Ribuan Warga Padati Pengajian Akbar & Sedekah Bumi Parungkamal: Merawat Tradisi, Menggapai Sukses Dunia Akhirat
PARUNGKAMAL, LUMBIR, BANYUMAS – Minggu, 10 Mei 2026 menjadi hari yang penuh berkah dan semangat kebersamaan bagi warga Desa Parungkamal, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas. Ribuan warga dari berbagai penjuru, baik masyarakat setempat maupun yang datang dari desa-desa tetangga, memadati lokasi pelaksanaan acara Pengajian Akbar dan Sholawat dalam rangka Sedekah Bumi Tahun 2026, Kadus I. Suasana haru, gembira, dan kekhusyukan menyelimuti acara yang mengusung tema indah: “Merawat Tradisi, Menggapai Sukses Dunia Akhirat”.
Acara ini bukan sekadar kegiatan rutin tahunan, melainkan wujud nyata rasa syukur masyarakat atas limpahan rezeki, keselamatan, dan kemakmuran yang telah Allah SWT berikan sepanjang tahun. Sedekah Bumi yang dilestarikan turun-temurun ini menjadi sarana mempererat tali persaudaraan, menjaga nilai-nilai budaya luhur, serta mengokohkan iman dan takwa seluruh warga. Terlihat jelas antusiasme luar biasa—ribuan jamaah duduk berjejer, mengenakan pakaian rapi dan sopan, hadir dengan hati yang lapang untuk bersama-sama berdoa, mendengarkan nasihat, dan memohon keberkahan bagi desa, keluarga, dan diri sendiri.
Kegiatan dimulai dengan khidmat melalui pembukaan, dilanjutkan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh Ngaturohman, menyapa hati seluruh yang hadir dengan lantunan kalam Ilahi. Suasana makin syahdu saat seluruh jamaah bersatu suara menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, diikuti lagu Subhanal Wathon dan Perempuan Aswaja, yang menjadi bukti nyata persatuan, cinta tanah air, dan ketaatan pada ajaran agama yang lurus.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Agus Pratiknyo menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya. Ia mengungkapkan bahwa keberhasilan acara ini tak lepas dari kerja keras panitia, dukungan seluruh warga, serta doa dan partisipasi masyarakat luas. “Kehadiran ribuan saudara kita hari ini adalah bukti bahwa semangat merawat tradisi dan beragama di Parungkamal masih sangat kuat. Ini kekuatan besar kita untuk membangun desa yang maju, rukun, dan berkah,” ujarnya penuh haru.
Rangkaian sambutan pun berlangsung hangat dan penuh pesan bermakna. Wakil Kadus 1 sekaligus mewakili Kepala Desa Parungkamal,Sudianto, menyampaikan apresiasi tinggi atas antusiasme warga. Ia menegaskan bahwa tradisi Sedekah Bumi harus terus dijaga, karena di dalamnya terkandung nilai syukur, kebersamaan, dan doa demi kesejahteraan bersama.
Camat Lumbir,Wardoyo, S.IP., yang turut hadir mewakili Pemerintah Kecamatan, memuji semangat warga Parungkamal. “Apa yang dilakukan hari ini adalah contoh teladan. Merawat tradisi bukan berarti tertinggal, justru dengan menjaga akar budaya dan agama, kita akan semakin kokoh melangkah menuju kemajuan. Sukses dunia dan akhirat pasti kita raih jika kita selalu bersyukur dan saling menyayangi,” tegasnya.
Anggota DPRD Kabupaten Banyumas, Siswondo, juga hadir dan menyampaikan dukungan penuh. Ia berjanji akan terus berjuang membawa aspirasi masyarakat dan memastikan pembangunan di wilayah ini terus berjalan seiring dengan kemajuan spiritual dan sosial warganya.
Puncak acara menjadi momen paling dinanti, yaitu pengajian akbar yang disampaikan oleh ulama terkemuka KH. Muhammad Al-Muroqi. Dengan bahasa yang lugas, menyentuh hati, dan penuh hikmah, beliau menguraikan makna mendalam dari tema acara: merawat tradisi sebagai identitas bangsa dan agama, serta bagaimana cara menggapai sukses sejati—kesuksesan yang tidak hanya dirasakan di dunia, namun juga membawa bekal menuju akhirat yang abadi. Beliau mengajak seluruh jamaah untuk selalu menjaga persatuan, saling tolong-menolong, dan menjadikan agama sebagai kompas dalam setiap langkah kehidupan.
Acara ditutup dengan penampilan sholawat merdu yang dibawakan oleh Gus Farizun, membuat ribuan jamaah larut dalam kekhusyukan, berdoa bersama memohon ampunan, rahmat, dan keberkahan bagi Desa Parungkamal, Kecamatan Lumbir, serta seluruh masyarakat Banyumas.
Hari ini, ribuan orang pulang membawa hati yang tenang, pikiran yang terang, dan semangat baru. Sedekah Bumi Parungkamal tahun 2026 bukan hanya menjadi sejarah kebersamaan, melainkan janji bersama: untuk terus merawat tradisi luhur, menjaga persaudaraan, dan berjuang meraih sukses sejati—bersama, selamanya.
Selamat atas terselenggaranya acara yang luar biasa ini. Semoga Desa Parungkamal senantiasa diberkahi Allah SWT, makin maju, makin rukun, dan makin sejahtera.(Mugi ir)

