Gelar TFG Saat Rakor Linsek Ops Ketupat Candi 2024, Polda Jateng Jamin Kenyamanan dan Kelancaran Saat Mudik di Jawa Tengah

Magelang, – KABAR EKSPRES II Guna memperkuat sinergitas dan kolaborasi antar fungsi dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1445 H dan arus mudik serta balik Lebaran 2024, Polda Jateng menggelar kegiatan Rapat Lintas Sektoral di Hotel Artos, Kabupaten Magelang. Kamis, (28/3/2024).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi serta Pangdam IV Diponegoro Mayjen Deddy Suryadi. Turut hadir para PJU Polda Jateng, para Dandim, Danrem, Kapolres serta Kepala Daerah se Jawa Tengah.

“Kegiatan ini menindaklanjuti Rakor Linsek tingkat Nasional yang telah digelar sebelumnya. Rakor ini untuk menyamakan persepsi dalam melayani masyarakat selama Ops Ketupat Candi 2024,” ujar Kapolda di hadapan pers.

Perkuat Sinergitas dan Kolaborasi Antar Instansi, Polda Jateng Gelar Rakor Linsek Ops Ketupat Candi 2024

Kapolda menyebut, Ops Ketupat Candi 2024 akan melibatkan sebanyak 12.506 personil gabungan TNI Polri dan stakeholder terkait. Personil tersebut akan terbagi di 196 Pos yang terdiri dari Pos Pengamanan, Pos Pelayanan dan Pos Terpadu.

“Kita juga siapkan Tim Strong Point yang terdiri dari Satlantas, Samapta dan TNI. Tim ini bergerak secara mobile untuk mengantisipasi kemacetan dan menciptakan Kamseltibcarlantas,” ujar Kapolda.

Sejumlah direktif juga disampaikan Kapolda terutama terkait antisipasi peredaran dan penggunaan petasan, pengamanan dan antisipasi kemacetan di tempat wisata, penanganan bencana, serta pengawasan bahan kebutuhan pokok masyarakat.

“Semua itu sebagai upaya menciptakan kestabilan harkamtibmas serta menjamin kelancaran, keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam ibadah puasa dan saat arus mudik Lebaran 2024,” tegas Kapolda.

Disebutnya, dalam rakor ini juga digelar tactical floor game untuk memetakan permasalahan dan solusi pengaturan arus lalu lintas pada mudik lebaran. Mengingat 193 juta warga diperkirakan akan masuk ke wilayah Jateng pada masa mudik mendatang

“Tactical floor game mensimulasikan solusi terhadap permasalahan lalu lintas yang terjadi di jalur tol, jalur tengah maupun jalur selatan – selatan. Sehingga nanti bila terjadi lonjakan arus kita sudah siap,” tegas Kapolda.

Reporter: Casroni

BBWSSO Dalam Paket Ngobaran Rp 22,8 Miliar Terkesan Takut Serta Membiarkan Kontraktor Molor dalam Pengerjaannya

Gunungkidul,DIY, – KABAR EKSPRES II Informasi yang digali di lapangan, Proyek Peningkatan Penyediaan Air Baku Sungai Bawah Tanah Ngobaran, di Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak pada Satker SNVT Pelaksanaan jaringan pemanfaatan air Serayu Opak selaku pengguna anggaran telah memilih PT. Tirta Restu Ayunda yang menyisihkan sekian rekanan yang ikut lelang.

Hasil penelusuran di lapangan sampai 23 Maret 2024 di lokasi proyek untuk pekerjaan masih belum selesai 100% seharusnya belum bisa serah terima pertama, serta ada beberapa temuan yang diduga tidak sesuai spek dan kontrak.

Pihak Kepala BBWSSO serta PPK hanya tenang-tenang saja dan terkesan membiarkan pihak PT. Tirta Restu Ayunda belum kunjung melakukan penyelesaian atau perbaikan.

BBWSSO Dalam Paket Ngobaran Rp 22,8 Miliar Terkesan Takut Serta Membiarkan Kontraktor Molor dalam Pengerjaannya

Sejumlah temuan itu adalah ; Pekerjaan yang sudah lewat tahun Anggaran yang belum terselesaikan 100% dikerjakan, padahal disyaratkan dalam kontrak dan gambar spek.

Kemudian, Ompak penyangga Jaringan pipa Galvanized Iron (GI) tidak di finishing serta banyak yang rusak namun dibiarkan begitu saja.

Bahkan sambungan pipa besi GI pun terlihat tidak di beri ring, hanya dilas saja serta hasil akhir pengelasan sudah ada yang berkarat/korosi.

Yang lebih fatal lagi pompa air belum terpasang serta untuk jaringan listrik buat kebutuhan pompa belum siap.

Pekerjaan Proyek Peningkatan Penyediaan Air Baku Sungai Bawah Tanah Ngobaran tahun anggaran 2023 tersebut sudah selesai masa kontraknya dan sekarang massa pemeliharaan akan tetapi dikerjakan diduga tidak sesuai aturan.

Sekadar diketahui, paket pekerjaan TA 2023-APBN ini dikerjakan PT Tirta Restu Ayunda, yang berkantor di Jalan Sido sermo PDK V-A No 21 Surabaya, dengan nilai kontrak Rp 22.800.000.000,00,-
dengan Waktu pelaksanaan 111 Hari Kalender Dimulai dari 11 September 2023 dan Harusnya Serah terima pertama 20 Desember 2023 akan tetapi sampai berita ini tayang pekerjaan belum 100% selesai dan dari pihak Kepala BBWSSO ,Satker, PPKom belum atau tidak mau dikonfirmasi.
Reporter.

Reporter: Eko londo

Pengurukan Tanah Siluman terjadi di Samping Kelurahan Keparakan,utara jl.kol.Sugiono barat jembat Tungkak Yogyakarta, Mau Bikin Cafe dan Tempat Billiard

Yogyakarta,DIY, – KABAR EKSPRES II  Pengurukan tanah diduga tanpa izin terjadi di wilayah kelurahan Parakan, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Perwakilan Warga akhirnya menyampaikan Uneg-unegnya kepada Pemerintah agar semua izin dilaksanakan. Dan menyayangkan pembangunan yang mepet kali code dan nutup selokan,bongkar plakat aikon Sentral Kerajinan kulit,Disampaikan bahwa Lahan yang sedang pengurukan ,serta dibikin talud tinggi yang jarak dengan sungai cuma 1,5meter apa tidak bahaya dan melanggaran kearifan lokal minimal jarak dari bibir talud 3 meter, apa tidak banjir nantinya karena uruknya mepet jalan padahal dulu ada selokan besar di sisi jalan,” jelas Krisna, saat ditemui wartawan di sekitar lokasi pengurukan, Jumat (22/3/2024).

Pemilik lahan melalu perwakilannya memberitahukan tujuan pengurukan tanah di pinggir sungai code Kelurahan Parakan , Mergangsan,Kota Yogyakarta itu. Menurut kabar yang beredar, lokasi itu akan dijadikan Bangunan Cafe dan Tempat Billiard.

Pengurukan Tanah Siluman terjadi di Samping Kelurahan Keparakan,utara jl.kol.Sugiono barat jembat Tungkak Yogyakarta, Mau Bikin Cafe dan Tempat Billiard

“Bangunan nanti seperti apa, dampak lalu lintas bagaimana,polusi dan tancapan pengambilan air bagaimana? Kalau hujan lebat air dari jalan tidak bisa masuk sehingga menggenang di jalan bagaiman, ada kekeringan di sumur warga seperti apa dan solusinya. Kami juga tidak meminta uang. Hanya saja harus ada set plan-nya, masyarakat ingin mengetahui dan ada paparan yang jelas,” kata Krisna.

Dengan tidak adanya perizinan yang sesuai aturan yang berlaku maka tidak boleh ada aktivitas apapun dilokasi proyek pengurukan tanah.

“Kami sudah terima [pengaduannya], kemudian saya telusuri perizinannya di [Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu] DPMPTSP dan di Dinas [Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat] PUPR terkait dengan [Persetujuan Bangunan Gedung] PBG-nya atau [izin mendirikan bangunan] IMB kalau zaman dulu, itu belum ada,” jelasnya.

“Berdasarkan informasi laporan warga dia menyebut ada perusahaan yang akan berinvestasi.” Bahwa pada tahun sebelumnya warga masyarakat keparakan yang membuat kios diurt trotoar diatas selokan tidak menutup,selokan aja dilarang oleh Pemkot Kota Yogyakarta,kok sekarang giliran yang punya duit boleh,tutur Krisna.Apalagi itu juga bongkar plakat aikon Sentral Kerajin Kulit,ini apa tidak merugikan kampung & warga masyarakat perajin kulit,tas,sepatu,dan sabuk warga keparakan.

Krisna berharap usulan itu mendapat respons. Harapannya, investor datang, warga tidak terganggu serta ada kesepakatan kedua belah pihak. Tetapi tidak melupakan sisi administrasi perizinan.

Reporter: Eko

Kemendagri Dukung Sinergi Pembangunan Kelautan Indonesia

Yogyakarta, – KABAR EKSPRES II Dalam rangka mendukung pelaksanaan kebijakan ekonomi biru, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggagas Rapat Kerja Teknis di Yogyakarta belum lama ini di Hotel Tentrem, Yogyakarta.

Rakernis dibuka secara resmi oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dengan dihadiri peserta dari berbagai berbagai stakeholder, baik pusat, daerah maupun mitra KKP lainnya.

Dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat (22/3/2024), rangkaian kegiatan Rakenis KKP 2024 diawali dengan Seminar Blue Economy dengan narasumber yang berkompeten di bidangnya, kemudian dilanjutkan dengan penandatangan MoU dan penyerahan bantuan 10 ribu ikan kaleng untuk Pondok Pesantren Krapyak juga masjid Jogokariyan dan pathok negara.

Perlu Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Transformasi Tata Kelola Perikanan Nasional

Bantuan tersebut didistribusikan langsung menggunakan mobil truk dan diharapkan membantu pemenuhan gizi para santri juga jamaah di masjid-masjid yang ada di Yogyakarta. Kemudian acara dilanjutkan dengan bincang bersama Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono dalam buka bukaan Ekonomi Biru di Pancing Treng.

Kementerian Dalam Negeri, yang diwakili oleh Analis Kebijakan Ahli Muda pada Subdit Kelautan dan Perikanan Ditjen Bina Pembangunan Daerah Achmad Gestiadi Pasaribu menyampaikan dalam paparannya bahwa diperlukan sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam transformasi tata kelola perikanan nasional dalam rangka mendukung sasaran visi Indonesia Emas Tahun 2045 yaitu “Negara Nusantara Berdaulat, Maju, dan Berkelanjutan”.

“Menteri Dalam Negeri sebagai pembina dan pengawas umum penyelenggaraan pemerintahan daerah provinsi akan berkoordinasi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan selaku pembina dan pengawas teknis penyelenggaraan pemerintahan daerah provinsi sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah,” jelas Achmad.

Saat ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan sedang membuat model penangkapan ikan terukur untuk memastikan kuantitas dan kualitas ikan produksi Indonesia dan menargetkan bisa mengekspor ikan khas perairan tropis untuk negara-negara di Eropa.

Reporter: Krisna

Terjadi kecelakaan Diperempatan Taman siswa atau dikenal dengan Perempatan Tungkak.

Yogyakarta, DIY, – KABAR EKSPRES II Berawal dari pengendara anak muda yang meberabas lampu merah dari barat jalan. Kol. Sugiono, berbenturan dengan pengendara dari utara jalan. taman siswa yang lampu merah sedang nya hijau.

Pengendara dari barat anak muda yang diduga mabuk, jatuh tersungkur ditengah prapatan, dengan luka kepala berdarah, sempat tidak sadar beberapa menit.

sedang pengedara dari arah jalan tamsis hanya jatuh luka ringan seorang cewek.
Dan seketika keaadan pengendara anak muda yang jatuh ditengah prapatan tungkak tidak sadar beberapa menit, kami menghubungi rumah sakit terdekat pratama,untuk minta pertolongan,ternyata sesuai sop, perintah dinas kesehatan kota,rumah sakit tidak boleh mengeluarkan ambulan,harus lewat layanan 119.Ternyata ada yg hubungi layanan 119 dan selang 20 menit ambulan layanan pemkot yogyakarta datang dilokasi

Terjadi kecelakaan Diperempatan Taman siswa atau dikenal dengan Perempatan Tungkak.

Saat mau digotong diambulan, korba laka yg sedang setengah mabjk bangun meronta ronta, info tim medis ambulan, diduga kepala pengendara gagar otak.

Selang berapa menit tim polantas polsek Kecamatan Mergangsan hadir untuk mendata kecelakaan tersebut.

selanjut tim medis ambulan layanan pemkot yogyakarta menolong pengendara,terpaksa pengendara harus diikat badannya krn ga sadar merontak rontak dan melawan petugas tim medis.akhir dibantu kerumunan masa warga jogja untuk mengaman pengandara yg diduga mabuk,demi keslamatan jiwanya dan kepalanya yg gagar otak.

Reporter : Tri.

Demo Warga Sidomulyo Bantul Tuntut Transparansi Penggunaan Dana Desa

BANTUL, DIY. – KABAR EKPRES II Sejumlah warga Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Bambanglipuro, Bantul, melakukan unjuk rasa terkait transparansi penggunaan dana, di halaman Pemerintah Kalurahan Sidomulyo di halaman Pemerintah Kalurahan Sidomulyo pada Selasa (19/3/2024) siang, tampak sejumlah kritikan dari masyarakat yang ditulis di kertas maupun spanduk yang kemudian dipasang di tiang, dinding pendopo, hingga dinding mobil Kalurahan Sidomulyo.

Koordinator aksi sekaligus warga Sidomulyo, Ervin Tri Susanto, mengatakan selama ini Pemerintah Kalurahan Sidomulyo tidak transparan terhadap penggunaan anggaran 2023 kepada masyarakat.

“Karena sampai saat ini, masih ada pembangunan yang tidak merata. Tapi, di sisi lain, pemerintah itu malah membeli mobil yang tidak tahu anggarannya diambil dari mana dan peruntukannya untuk apa,” terang dia kepada awak media.

Demo Warga Sidomulyo Bantul Tuntut Transparansi Penggunaan Dana Desa

Tidak hanya itu, vitalitas peran Bamuskal juga dipertanyakan oleh masyarakat Kalurahan Sidomulyo.

Pasalnya, Bamuskal memiliki fungsi sebagai perwakilan masyarakat dalam hal perencanaan, pengawasan, pelaksanaan pembangunan dan pengambilan keputusan di tingkat kalurahan.

“Itu hal-hal yang kami pertanyaan. Selama ini, memang sering diadakan diskusi terkait sejumlah masalah. Tapi, setiap diskusi, pihak kalurahan tidak mau koorporatif, tidak menerima masukan,” beber Ervin.

“Jadi kami gelar aksi itu untuk menjawab apa yang menjadi keresahan kami, Kami ingin semua itu transparan,etika dan moralnya juga ada,” ucap dia.

Sementara itu, Lurah Sidomulyo, Susanta, mengatakan kalurahan diibaratkan rumah tangga yang notabene diatur dengan Undang-Undang Daerah, Undang-Undang Sosial dan lain sebagainya.

“Kalau kita sedang mengatur rumah tangga. Apabila ada kekeliruan kalau kita sedang berbenah. Artinya, itu internal kalurahan, kalau kita sedang berbenah,” ucapnya.

Ia menambahkan, sebelum melangkah, kata Susanta, pihaknya selalu melakukan koordinasi dan konfirmasi.
Namun, memang tidak semua hal disampaikan ke publik.

“Dan saya membutuhkan stabilitas politik yang ada di kalurahan saya. Itu tidak perlu saya jelaskan. Karena kalurahan punya kepentingan. Bukan saya, tapi kalurahan loh ya,” jelas Susanta.

Lalu, terkait dengan pembelian mobil, kata Susanta, hal itu sudah disepakatkan dan dianggarkan sejak 2022. Kemudian, realisasinya ada pada 2023.

“Perlu saya tegaskan, mobil itu bukan mobil operasional lurah. Itu mobil siaga kesehatan, bidang pak Kesra Kamituwo. Anggarannya lewat pintu pak Kamituwo dan anggaran dasarnya dari dana desa,” terang dia.

Reporter: Eko Londo

Terima Pengurus JCI, Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Gelaran International Business Solution Expo di Yogyakarta

JAKARTA, – KABAR EKSPRES II Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mendukung penyelenggaraan International Business Solution Expo (IBSE) pada 22-24 April 2024 di Jogja Expo Center (JEC). Mengundang perwakilan dari 20 negara, 200 lebih eksibitor, dan 90 komunitas. Target pengunjung diperkirakan mencapai 35 ribu orang.

“IBSE 2024 lebih dari sekadar pameran. Karena selain mempertemukan para pengusaha juga mempertemukan perusahaan dengan potensial angkatan kerja, potensial pemagang internasional, serta membentuk ekosistem wirausaha baru,” ujar Bamsoet usai menerima pengurus Junior Chamber Indonesia (JCI), di Jakarta, Kamis (14/3/2024).

Pengurus JCI yang hadir antara lain, National President M. Adib Fikri, Senator Coach Wulan, National Treasure Natasha, dan National General Legal Council Athika.

Terima Pengurus JCI, Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Gelaran International Business Solution Expo di Yogyakarta

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, dunia sudah semakin bergerak ke arah digitalisasi. Interaksi manusia, perputaran ekonomi, hingga dunia pendidikan akan lebih banyak berada di ruang digital seperti media sosial hingga metaverse. Sebagai gambaran, lembaga akuntan publik dan lembaga riset bisnis Price Waterhouse Cooper (PwC) melaporkan, potensi ekonomi dari dunia metaverse pada 2019 mencapai USD 46,4 miliar. Berpotensi meningkat menjadi USD 476,4 miliar pada 2025 dan meningkat lagi menjadi USD 1,5 triliun pada 2030.

“Di Indonesia, pada tahun 2022 lalu saja, Google Temasek, Bain and Company mencatat pertumbuhan ekonomi digital kita mencapai 22 persen dengan nilai ekonomi sebesar USD 77 miliar, menyumbang 40 persen dari total transaksi digital ASEAN. Proyeksi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dinilai sangat menjanjikan. Pada tahun 2025 diproyeksikan mencapai USD 130 miliar,” jelas Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Depinas SOKSI dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini menerangkan, Indeks Daya Saing Digital Indonesia juga terus mengalami peningkatan. Dari tahun 2020 tercatat sebesar 27,9, menjadi 32,1 di tahun 2021. Kemudian di tahun 2022 kembali meningkat menjadi 35,2, dan tahun 2023 meningkat lagi menjadi 38,5. Artinya selama kurun waktu 3 tahun terakhir, indeks daya saing digital Indonesia telah mengalami peningkatan signifikan sebesar 37,3 persen.

“Pesatnya pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia juga didukung tingginya tingkat penetrasi internet yang hingga awal Maret 2023, menurut data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) telah menyentuh angka 215,6 juta user atau sekitar 78,2 persen dari total populasi. Besarnya potensi ekonomi digital dan ekosistemnya ini, tidak boleh luput dibahas dalam IBSE 2024. Karena masa depan Indonesia, salah satunya terletak pada sejauh mana kita mampu melakukan digitalisasi,” pungkas Bamsoet.

Reporter: Eko Londo

Sukseskan UKW Gratis Dewan Pers, PWO Dwipa Lakukan Bimbingan UKW

Jakarta, – KABAR EKSPRES II Perkumpulan Wartawan Online Dwipantara (PWO Dwipa) melakukan Program Bimbingan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), Sabtu (9/3/2024) melalui Zoom Meeting. Bimbingan ini bertujuan untuk menyambut program baik Dewan Pers yang akan melakukan UKW gratis di sejumlah provinsi se-Indonesia.

Sesi bimbingan UKW ini diisi oleh tim dari MZK Institute. Sebuah lembaga yang sudah terbukti melatih banyak wartawan yang berkompeten setelah UKW. Pematerinya Martha Syaflina, S.E., CAHR. selaku mentor dari Sekolah Wartawan MZK Institute.

Materi-materi UKW yang disampaikan sesuai dengan materi beberapa lembaga uji UKW. Seperti, Solopos, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Lembaga Pers Dr. Sutomo, dan UPN “Veteran” Yogyakarta.

“Materi kita teruji dan sudah pernah kita sampaikan kepada para wartawan yang akan melakukan UKW. Sehingga, mereka tidak grogi lagi di kelas ujian nanti,” ujar Martha.

Selain itu, Martha menjelaskan, wartawan yang ikut bimbingan UKW ini dilatih juga menulis esai untuk UKW. Kebanyakan yang membuat nilai kurang ini di bidang menulis. Baik menulis esai maupun berita saat ujian.

Sukseskan UKW Gratis Dewan Pers, PWO Dwipa Lakukan Bimbingan UKW

“Kebanyakan saya lihat selama UKW itu, peserta susah sekali menuangkan ide dalam bentuk esai. Apalagi menuliskan berita. Sebab, kebiasaan mereka menerima rilisan, jadinya begitu,” lanjut Martha.

Senada dengan Martha, Ketua Umum PWO Dwipa Feri Rusdiono juga menyampaikan, program bimbingan ini gunanya untuk melatih wartawan terlebih dahulu sebelum UKW dilaksanakan. Ini sangat bermanfaat sekali bagi yang bingung menuliskan idenya.

“Ya, baik buat yang masih bingung menuliskan ide esai dan berita untuk UKW. Saya rasa program ini harus selalu dijalan,” ungkap Feri.

Harapan Feri, seluruh wartawan yang mau UKW ini dinyatakan berkompeten. Ia pun mendukung terlaksananya UKW gratis yang diadakan Dewan Pers ini.

“Kita dukung UKW gratis ini. Demi kemajuan pers di Indonesia,” tutup Feri.

Reporter: Casroni

Dibangun Dengan Danais DIY tahun 2021 Senilai Rp 35,9 Miliar, Baru Tiga Tahun Jalan dan Bahu Jalan Ada Yang Rusak

Gunungkidul, DIY. – KABAR EKSPRES II Dibangun Dengan Dana Keistimewaan (Danais) DIY tahun 2021 Senilai kurang lebih Rp 35,9 Miliar, mengalami kerusakan di beberapa titik. Ruas jalan Tawang-Ngalang di kabupaten Gunungkidul ni direncanakan akan tembus ke wilayah kabupaten Sleman.

Ketika awak media kamis 29/02/2024 ke lokasi melihat adanya kerusakan di beberapa titik jalan dan bahu jalan,rata-rata kerusakan jalan bergelombang tidak rata dan ada yang udah berlobang.Di sisi timur jembatan sudah terlihat penurunan dan retak cor bahu jalannya,serta kondisi aspal jalan sudah retak 2cm.

Eko Londo Koordinator wilayah Jateng-DIY LSM WGAB saat ditemui di kantornya juga menjelaskan ada beberapa aspek yang bisa menyebabkan masalah kerusakan jalan. Di antaranya karena kualitas pekerjaannya, kualitas materialnya dan juga karena beban. Tapi, katanya, kalau suatu jalan itu rusak karena beban, itu biasanya terjadinya tidak segera.

Dibangun Dengan Danais DIY tahun 2021 Senilai Rp 35,9 Miliar, Baru Tiga Tahun Jalan dan Bahu Jalan Ada Yang Rusak

“Jadi, misalnya jalan yang baru saja diperbaiki kemudian dalam waktu 2-3 bulan sudah rusak, itu hampir dipastikan bukan karena beban. Itu hampir dipastikan karena kualitas pekerjaan atau juga penggunaan material yang buruk, atau dua-duanya. Sudah materialnya buruk, kualitas pekerjaannya juga jelek,” katanya.

Tapi, untuk masyarakat awam,mereka tidak memahami bahwa jalan-jalan berlubang itu bukan otomatis karena beban yang berlebih tapi juga bisa karena kualitas pekerjaan dan material yang digunakan. Dia mengatakan bahwa hampir semua jalan-jalan yang ada di daerah-daerah itu rusak bukan karena beban tapi karena kualitasnya yang buruk. “Nah, hampir semua jalan-jalan daerah itu rusaknya bukan karena beban, tapi terutama karena kualitas pekerjaan dan juga materialnya yang jelek,” ungkapnya.

Dia mencontohkan soal penggunaan spesifikasi batu pecah dalam pembangunan jalan misalnya. Menurutnya, bisa terjadi spesifikasi yang seharusnya digunakan itu adalah yang kelas A karena banyak kendaraan berat yang melaluinya, itu diganti dengan batu pecah kualitas B.

“Ini bisa terjadi karena pengawasannya yang rendah atau memang kontraktornya yang pintar sehingga bisa lolos dari pengawasan. Itu salah satu penyebab materialnya jelek dan jalannya akan cepat rusak,” ucapnya.

Aspal kalau dalam jalan itu fungsinya sebagai perekat batuan dan pengisi rongga untuk membuat jalan menjadi stabil, aspal itu bisa bekerja efektif kalau dihamparkan pada suhu di atas 100 derajat Celsius. Tapi sering dalam pengerjaannya aspal itu dipanaskan di suhu 60 derajat,tambahnya.

Sudah jelas pengerasannya akan jelek,Belum lagi kalau misalnya aspal itu dioplos dengan oli bekas oleh kontraktornya yang nakal. Nah, yang kayak gitu banyak terjadi di daerah sehingga jalan menjadi cepat rusak.

Begitu juga tentang timbunan, itu juga ada spesifikasinya agar tanahnya stabil sehingga tidak terjadi amblas dan retak. Dia mengatakan terkadang harus dipadatkan terlebih dulu.

“Jadi, sebenarnya kalau misalnya ditanya kesimpulannya, hampir sebagian besar kerusakan jalan di Indonesia itu karena kualitas pekerjaan dan kualitas materialnya yang jelek dan bukan karena faktor tanah bergerak,faktor beban,karena sebelumnya pasti sudah ada perencanaan serta studi lapangan,” tutupnya.

Red

BBWS Serayu Opak Terima Audiensi dan Koordinasi Badan Bappeda Kulon Progo

Yogyakarta, DIY. – KABAR EKSPRES II Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak menerima audiensi dan koordinasi dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kulon Progo, (29/2/2024).

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan (OP) Antyarsa Ikana Dani, Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Andi Arwik, dan Kepala Satuan Non Vertikal Tertentu (SNVT) PJSA Aris Fajar Suryono, beserta jajaran. Sementara, rombongan Bappeda Kulon Progo dipimpin oleh Kepala Bappeda Muh. Aris Nugroho, Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Eko Susanto, beserta jajaran.

BBWS Serayu Opak Terima Audiensi dan Koordinasi Badan Bappeda Kulon Progo

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai hal terkait rencana pembangunan dan pengembangan di Kabupaten Kulon Progo. Salah satunya adalah rencana penataan di kawasan jetty dan pantai Glagah.

Sebagai catatan, Pantai Glagah merupakan penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) Kulon Progo bidang pariwisata. Namun, saat ini di kawasan Pantai Glagah terutama di area pengaman pantai (jetty), terdapat pedagang yang mendirikan kios tanpa izin. Keberadaan pedagang ini tentunya perlu ditata sesuai dengan masterplan yang telah disusun.

Sehingga, kualitas Pantai Glagah sebagai objek wisata dapat ditingkatkan tanpa mengganggu keberadaan dan fungsi dan jetty itu sendiri.

Selain itu, dalam forum audiensi, dibahas pula perlunya penataan dan penyusunan masterplan untuk kawasan Bendungan Sermo. Seperti halnya Pantai Glagah, Bendungan Sermo memiliki potensi wisata yang sangat besar. Saat ini, di kawasan Sermo terdapat beberapa titik camping ground yang keberadaannya perlu ditata. Hal ini dimaksudkan agar keberadaan camping ground dapat selaras dan tidak mengganggu fungsi dan manfaat dari Bendungan Sermo.

BBWS Serayu Opak dan Pemkab Kulon Progo ke depan siap untuk selalu berkoordinasi dan berkolaborasi guna pembangunan di Kabupaten Kulon Progo, khususnya terkait infrastruktur SDA. Kedua belah pihak juga sepakat pentingnya upaya pengamanan aset yang sudah terbangun, sehingga pemanfaatan dan penggunaan aset SDA haruslah sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Reporter: Eko Londo