Kabarekspres.co id/Yogyakarta — Penyelenggaraan acara budaya di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta pada peringatan Hari Buruh Internasional, 1 Mei, menuai sorotan dari berbagai kalangan. Sejumlah pihak menilai kegiatan tersebut bukan semata perayaan kebudayaan, melainkan memiliki tujuan politis untuk meredam atau mengalihkan perhatian dari rencana aksi demonstrasi buruh. Acara yang dikemas dengan pertunjukan seni tradisional, musik, dan aktivitas komunitas itu berlangsung hampir bersamaan dengan momentum peringatan May Day. Di satu sisi, pemerintah daerah menyebut kegiatan tersebut sebagai upaya merawat ruang publik …









