Gunungkidul, – KABAR EKSPRES II Curah hujan yang cukup lebat melanda Kabupaten Gunungkidul 4 hari terakhir menyebabkan amblesnya ruas Jalan Tawang – Ngalang sekmen 2 dan 3 tepatnya di Dusun Bubung Kalurahan Putat Kapanewon Patuk.
Pelaksana proyek PT. ADP – KSO dengan total anggaran RP. 99.200.000.000,00 dengan panjang jalan sekitar 2.5 km selesai dikerjakan akhir Tahun 2023. Belum genap 1 bulan setelah Peresmian dilakukan oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X pada 18 Januari 2024 lalu pondasi jembatan dan talud samping retak.
“Akibat curah hujan yang cukup lebat beberapa hari terakhir ruas jalan tersebut ambles dan talud ada yang retak, namun pekerjaan masih dalam tahap perawatan 1 tahun,” tutur salah satu pelaksana lapangan Apri Noviyanto saat ditemui dilokasi perbaikan jalan, pada (22/1/2024).
Jalan Tawang – Ngalang Kabupaten Gunungkidul Ambles Akibat Curah Hujan Lebat, PT ADP KSO Segera Lakukan Perbaikan
Lebih lanjut Apri Noviyanto mengatakan jika Jalan Tawang – Ngalang sekmen 2 dan 3 tersebut selesai dikerjakan akhir tahun 2023, namun masih dalam perawatan 1 tahun.
“Masih tahap perawatan dan memang curah hujan yang cukup lama dan deras membuat air dari sebelah barat jembatan semua mengarah dan meresap ke titik yang ambles,” jelas Apri.
Apri Noviyanto memaparkan bahwa 3 hari kedepan akan fokus pada perbaikan jalan. Diharap warga untuk memaklumi karena amblesnya jalan tersebut karena kejadian alam.
Reporter: Eko Londo
Jakarta, – KABAR EKSPRES IIekitar pukul 22.40 WIB bertempat di sekitar wilayah Taman Sari, Jakarta Barat, Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung berhasil mengamankan buronan Terpidana yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) asal Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur. Senin, (22/01/2024).
Identitas Terpidana yang diamankan, yaitu:
Nama : Muhammad Arbi Bakri bin (Alm) La Ucu Tempat lahir : Enrekang
Usia/tanggal lahir : 58 tahun / 12 Desember 1964
Jenis kelamin : Laki-laki
Pekerjaan : Swasta
Tempat Tinggal : Jl. Dermaga Gang Mawar Putih RT 006, Kelurahan Karang Ambun, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau.
Berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Tanjung Redeb Nomor: 62/Pid.B/LH/2023/PN.Tnr Terpidana melanggar Pasal 162 Undang-Undang RI Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana serta peraturan perundang-undangan lain yang bersangkutan.
Terpidana Muhammad Arbi Bakri bin (Alm) La Ucu dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Turut Serta Mengganggu Usaha Pertambangan dari Pemegang Izin Usaha Pertambangan Yang Sah” dan menjatuhkan pidana kurungan selama 11 bulan.
Tim Tabur Kejaksaan Agung Berhasil Mengamankan DPO Terpidana Muhammad Arbi Bakar bin (Alm) LA Ucu
Saat diamankan, Terpidana Muhammad Arbi Bakri bin (Alm) La Ucu bersikap kooperatif sehingga proses pengamanannya berjalan dengan lancar. Selanjutnya, Terpidana dibawa ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk proses selanjutnya.
Melalui program Tabur Kejaksaan, Jaksa Agung meminta jajarannya untuk memonitor dan segera menangkap buronan yang masih berkeliaran, guna dilakukan eksekusi demi kepastian hukum. Jaksa Agung mengimbau kepada seluruh buronan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan RI, untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat bersembunyi yang aman. (K.3.3.1)
Jakarta, 23 Januari 2024
KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM
Dr. KETUT SUMEDANA
Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi
Andrie Wahyu Setiawan, S.H., S.Sos., M.H. / Kasubid Kehumasan
Hp. 081272507936
Email: humas.puspenkum@kejaksaan.go.id
Medan, KABAR EKSPRES II Pasca ledakan pipa gas PGN di salah satu bangunan di jalan Sisingamangaraja Medan, dan menewaskan satu orang , Polrestabes medanpun lakukan autopsi, terhadap jenazah korban di rumah sakit Bhayangkara jalan Wahid Hasyim Medan, Senin siang (22/1/2024).
Petugas melakukan autopsi jenazah Korban yang belum diketahui identitasnya ini selama tiga jam lebih,sejak pukul 13.00 hingga pukul 15.15 wib.
Menurut Keterangan dokter forensik rumah sakit Bhayangkara medan, dr.Edgar Saragih,Sp.F untuk hasil Autopsi Pemeriksaan luar didapat beberapa luka robek pada anggota gerak atas kanan dan kiri,dua luka robek pada anggota gerak kanan bawah,satu luka robek pada anggota gerak kiri bawah Didapat luka akibat suhu panas hampir seluruh tubuh.
Hasil Autopsi Korban Ledakan Pipa Gas PGN di Medan
Sedangkan untuk pemeriksaan dalam, didapat tanda tanda mati lemah dan didapat bintik Bintik perdarahan pada otak.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, dr.Edgar Saragih,Sp.F menyimpulkan Penyebab kematian korban karena luka akibat kekerasan suhu panas hampir seluruh tubuh.
Setelah dilakukan autopsi, jenazah korban kemudian dibawa petugas Polsek Medan kota untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum di Jalan Pendidikan Kelurahan Delitua Timur Kecamatan Sibiru-biru kabupaten Deli Serdang, dalam pemakaman tersebut juga dihadiri Kapolsek Medan kota Kompol Selvintriansih,SIK.,MH serta jajarannya, truet disaksikan juga oleh lurah kelurahan kota matsum III kecamatan Medan kota, Hendra Guswika,SE
KENDAL – KABAR EKSPRES IIJajaran Satbinmas Polres Kendal menggencarkan Polisi Go To School. Upaya itu dilakukan untuk mengantisipasi para pelajar agar tidak melakukan kenakalan remaja. Termasuk penggunaan knalpot brong, Senin (22/01/2024).
Dalam amanatnya, Kasat Binmas Polres Kendal menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para siswa-siswi untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Ia juga mengingatkan agar mereka tidak menjadi korban atau pelaku dari tindak kejahatan. “Jadilah pelopor keselamatan dalam berlalu lintas dengan cara mematuhi semua peraturan lalu lintas dan tidak menggunakan knalpot brong yang sangat mengganggu masyarakat dan pengguna jalan lain,” ujar AKP Beki.
“Pada intinya siswa diimbau untuk lebih fokus belajar dan mentaati tata tertib sekolah. Ini bentuk tanggungjawab kami sebagai Polri kepada para siswa,” jelasnya.
Beki juga mengajak para guru untuk bersama-sama melakukan pembinaan kepada para muridnya. “Kami ajak juga para guru untuk bersama-sama dengan kami memberikan pembinaan kepada para murid,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Sekolah SMK NU 06 MUALIMIN Budi Yulianto, S.Pd mengucapkan terimakasih kepada Polres Kendal khususnya Kasat binmas yang menyempatkan diri hadir disekolah kami selaku Pembina Upacara sekaligus memberikan Arahan terkait kenakalan remaja maupun penggunaan knalpot brong.
“Kami berterima kasih atas pembinaan yang diberikan oleh Kasat Binmas Polres Kendal. Semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi para siswa-siswi dan membentuk karakter yang baik untuk masa depan mereka.” jelasnya.
Batang – KABAR EKSPRES IIPolsek Reban Polres Batang menggelar kegiatan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) tentang sosialisasi tentang Larangan Penggunaan Knalpot Brong dan cegah Bullying bertempat di Halaman SMP N 02 Reban, Senin (22/1/2024).
Kapolsek Reban, AKP Daryanto mengatakan Sosialisasi mengenai larangan penggunaan knalpot brong juga menjadi bagian penting dari kegiatan ini.
“Siswa-siswi SMP N 02 Reban diingatkan untuk berlalu lintas dengan tertib dan menggunakan knalpot sesuai standar. Bukan hanya sekadar aturan, larangan ini didasarkan pada hukum yang berlaku,” ujarnya.
Binluh di SMP N 02 Reban: Langkah Tepat Cegah Bullying dan Knalpot Brong
Polsek Reban menunjukkan komitmen dalam menjaga ketertiban dan membentuk generasi muda yang tangguh.
“Melalui langkah-langkah seperti ini, kita melihat upaya keras untuk menciptakan masyarakat yang lebih sadar hukum dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Semoga kegiatan Binluh ini menjadi titik awal bagi perubahan positif dalam pola pikir dan perilaku generasi muda di Reban.
“Mari kita dukung bersama upaya-upaya yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang aman, hormat, dan bertanggung jawab bagi semua,” pungkas Kapolsek.
CILACAP – KABAR EKSPRES IIKabarekspres ll Ditengah hiruk pikuk nya modernisasi berdiri dengan semangat luar biasa sebuah Rumah Budaya Padopokan Klapa Pitu yang merupakan sebuah tempat untuk belajar berbagai jenis seni tari berbasis tradisional jawa dan karya karya baru tradisional Jawa maupun alat gamelan kesenian tradisional Jawa.
Rumah Budaya Padopokan Klapa Pitu setiap sore dan hari libur selalu ramai dan memang untuk berlatih menari maupun belajar kesenian tradisional, dimana dirumah budaya tersebut bisa belajar berbagai macam seni tari jawa dan juga berbagai jenis tetabuhan gamelan Jawa.
Dari pantauan Kabar Ekpres Puluhan anak anak dan remaja setiap sore berdatangan sangat antusias untuk belajar yang langsung di bimbing langsung oleh ahlinya, bahkan dari kalangan dewasa dan generasi tua banyak juga yang datang sekedar ikut menari ataupun hanya untuk menyalurkan hobi saja.
Tepatnya di jalan Argosunyo Timur, Kampung Lengkong, Kelurahan Mertasinga, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap Jawa Tengah, dengan keterbatasan sarana dan prasarana berupaya menjaga kesenian tradisi agar tetap eksis.
Bambang Listiono menjelaskan Rumah Budaya Padopokan Klapa Pitu berasal dari Padopokan itu diambil dari kata Dopok artinya ngobrol dalam bahasa Banyumas, dan Klapa Pitu merupakan ikon ditempat kami dimana ada pohon kelapa yang jumlahnya tujuh sehingga kami beri nama itu.
Rumah Budaya Padopokan Klapa Pitu, Ajarkan Tari Berbasis Tradisional Jawa
” Kami berdiri sejak tahun 2017, kita terus aktif didalam melestarikan dan menjaga warisan budaya para leluhur, supaya dapat dinikmati dan di minati oleh masyarakat terutama anak anak sebagai penerus “.tuturnya
Selanjutnya dikatakan Rumah Budaya Padompokan Klapa Pitu bukan hanya untuk belajar kesenian tradisi saja namun kita juga mengajarkan nilai nilai budaya dengan harapan kesenian tradisional ini tidak punah dan karakter anak bangsa untuk meneruskannya dimasa depan pungkasnya.
Jateng, – KABAR RKSPRES IISi Humas Polresta Banyumas Polda Jateng gencarkan sosialisasi dan edukasi larangan penggunaan knalpot brong dengan membagikan stiker larangan knalpot brong dikalangan Pelajar.
Kegiatan ini dilakukan oleh personil Si Humas Polresta Banyumas bersama Bhabinkamtibmas Polsek Purwokerto Selatan di SMK Telkom Purwokerto usai pelaksanaan apel pagi di sekolah tersebut, Senin (22/1/24).
“Kami bagikan stiker larangan penggunaan knalpot brong dengan sasaran para siswa/ pelajar, sekaligus mengedukasi agar tidak memasang knalpot brong karena dapat menganggu ketentraman dan kenyamanan masyarakat,” kata Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu, SIK, MH, melalui Kasi Humas AKP Siti Nurhayati saat dikonfirmasi.
Menurut Kasi Humas, pelajar itu rawan dengan penggunaan knalpot brong. Oleh karena itu pihaknya menggencarkan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Harapannya, pelajar di Kabupaten Banyumas dapat menjadi Pelopor Keselamatan Berlalulintas.
Edukasi Pelajar, Humas Polresta Banyumas Bagikan Stiker Larangan Knalpot Brong di Sekolah
Selain itu, hal ini juga sebagai upaya menyikapi situasi politik yang telah memasuki tahapan kampanye terbuka pemilu 2024, sebagai mana telah dilakukan deklarasi oleh perwakilan parpol, masyarakat serta pelajar tentang larangan knalpot brong.
“Dengan adanya edukasi yang semakin masiv, diharapkan penggunaan Knalpot Brong di wilayah Banyumas semakin berkurang dan masyarakat semakin sadar bahwa penggunaan knalpot itu sangat membuat tidak nyaman dan meresahkan masyarakat”, ujarnya.
Jakarta – KABAR EKSPRES IIPemilu 2024 yang berlangsung pada 14 Februari tinggal 22 hari lagi. Untuk mewujudkan pesta demokrasi yang aman dan damai tanpa perpecahan, Kepala Operasi Nusantara Cooling System (Kaops NCS) Irjen Asep Edi Suheri mengunjungi tiga tokoh lintas agama.
Tiga tokoh yang disambangi yakni Ustaz Adi Hidayat (UAH), Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) dan Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Pendeta Gomar Gultom. Kepada tiga tokoh tersebut, Irjen Asep meminta mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Selain itu memberikan imbauan untuk menghindari polarisasi yang menggunakan isu SARA.
Kunjungan pertama Kaops NCS ke Kantor Quantum Akhyar Institute (QAI) di Kota Bekasi Jawa Barat, Senin (22/1/2024). Jenderal bintang dua yang menjabat Wakabareskrim bersilaturahmi dengan pendiri QAI, Ustaz Adi Hidayat.
Kaops lalu menyampaikan maksud dan tujuan Operasi NCS. Dikatakannya kepada UAH, bahwa operasi ini membawa pesan untuk menjaga keamanan dan ketertiban sebagai upaya preemtif dan preventif. Dengan kunjungan ke Ustaz Adi Hidayat dan tokoh-tokoh agama dan masyarakat sebelumnya, Polri berharap pelaksanaan pemilu bisa berjalan aman dan damai.
Wujudkan Pemilu Damai, Kaops NCS Polri Kunjungi Tiga Tokoh Lintas Agama
“Alhamdulillah, ustaz Adi Hidayat mendukung Polri dalam Operasi Nusantara Cooling System. Beliau mengatakan bahwa tugas Polri dalam mewujudkan keamanan dan kedamaian sesuai dengan peran ulama dalam memberikan kedamaian, ketentraman dan keteguhan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Irjen Asep dalam keterangan tertulis.
Usai bertemu UAH, Kaops beserta rombongan bertolak menuju kantor PHDI di Palmerah, Jakarta Barat. Asep disambut Ketua Umum PHDI, Wisnu Bawa Tenaya beserta pengurus. Di sana, Asep meminta dukungan dari para tokoh-tokoh Hindu untuk mengajak untuk menjaga persatuan.
Sehingga lanjut, Asep bila terjadi kericuhan pihak PHDI bisa menenangkan umat. Namun, dirinya optimistis dengan kunjungan ke tokoh-tokoh agama dan masyarakat, isu polarisasi dan SARA bisa diredam.
“Alhamdulillah PHDI siap bekerjasama dengan Polri untuk wujudkan pemilu damai dan mengajak seluruh umat siapa pun pemimpinnya, pemilu ini harus berjalan dengan aman dan damai,” tandasnya.
Sementara kunjungan ketiga dilakukan ke Kantor Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Salemba, Jakarta Pusat. Asep dan rombongan disambut oleh Ketua Umum PGI, Pendeta Gomar Gultom dan pengurus PGI.
Asep juga meminta dukungan kepada PGI untuk dapat mengajak jemaat gereja turut menjaga pelaksanan pemilu yang aman dan damai. “Puji syukur PGI yakin dengan kehadiran Operasi Nusantara Cooling System percayakan kepada Polri untuk keberlangsungan jalannya pemilu dengan baik,” pungkasnya.
Puncak Jaya – KABAR EKSPRES IIBertempat di Ruang Aula Sasana Kawonak Kantor Bupati Puncak Jaya, Kepala Kepolisian Resor Puncak Jaya AKBP Kuswara, S.H., S.I.K., M.H menghadiri pelaksanaan kegiatan acara penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Pemerintah Daerah dengan Lembaga Pemerintahan dan Lembaga Sosial Kemasyarakatan, Senin (22 Januari 2024).
Turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan penandatanganan NPHD siang tadi yakni Pj. Bupati Puncak Jaya H. Tumiran, S.Sos., M.Ap, Ketua DPRD Puncak Jaya Zakaria Telenggen, Dandim 1714/PJ Letkol Inf. Irawan Setya Kusuma, S.Hub.Int, Pj. Sekda Yubelina Enumbi, S.E., M.M., Ketua KPUD yang diwakili Komisioner Yemias Wonda, Ketua Bawaslu Marinus Wonda serta seluruh penerima hibah daerah.
Pj. Bupati Puncak Jaya H. Tumiran, S.Sos., M.Ap dalam sambutannya mengatakan bahwa hari ini kita telah bersama-sama menyaksikan acara penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Pemerintah Daerah dengan Lembaga Pemerintahan dan Lembaga Sosial Kemasyarakatan Tahun Anggaran 2024.
Kapolres Puncak Jaya Hadiri Acara Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah Tahun 2024
Lebih lanjut Pj. Bupati Puncak Jaya juga menjelaskan bahwa untuk Tahun ini kita sudah salurkan semua dana hibah terutamanya terkait pelaksanaan Pemilu Umum sehingga nominal untuk tahun ini agak besar, ini semua untuk mendukung setiap kegiatan guna terselenggaranya program Pemerintah Daerah Kab. Puncak Jaya dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Sementara itu ditempat yang sama Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara, S.H., S.I.K., M.H mengatakan bahwa dengan pelaksanaan penandatanganan NPHD ini agar dipergunakan dengan sebaik mungkin dan untuk peruntukannya.
” Kami juga menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat baik itu Pemerintah Daerah dan Para Tokoh agar bersama-sama menjaga kondusifitas Sitkamtibmas agar tetap aman dan kondusif terutamanya menjelang Pemilu 2024 ” tutup AKBP Kuswara.
BANJARNEGARA – KABAR EKSPRES II Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mengingatkan bahwa isu terkait suku, ras dan agama (SARA) selalu menjadi isu yang sensitif. Terlebih dalam setiap penyelenggaraan Pemilu yang jika tidak disikapi dengan bijaksana, dapat menimbulkan kesalahpahaman, memantik konflik sosial, bahkan menjadi pintu masuk bagi radikalisme. Karena itu, eksistensi ormas keagamaan harus tetap bisa berperan menjadi filter untuk menetralisir isu-isu tersebut agar tidak kontra-produktif.
“Organisasi keagamaan seperti Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDIII), adalah entitas sosial yang cenderung lebih mudah diterima dan dipatuhi oleh masyarakat. Karena di dalam kepengurusannya diisi oleh tokoh-tokoh agama yang menjadi panutan. Merujuk pada hasil survei LSI, tingkat kepatuhan masyarakat terhadap himbauan tokoh agama memiliki persentasi yang cukup tinggi, mencapai 51,7 persen, lebih tinggi dibandingkan kepatuhan terhadap seruan yang disampaikan politisi yang hanya mencapai 11 persen,” ujar Bamsoet dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI hari ke-5 kunjungannya ke Dapil-7 Jawa Tengah bersama LDII Jawa Tengah serta DPD dan DPC LDII Kabupaten Banjarnegara, di
Banjarnegara, Senin (22/1/2024).
Temui Kader LDII Banjarnegara, Ketua MPR RI Bamsoet Ajak Tolak Isu SARA dalam Pemilu
Turut hadir antara lain, Ketua DPD LDII Jawa Tengah Prof. Singgih Sulistiyono, Ketua Wanhat DPD LDII Kabupaten Banjarnegara Farid Abdurohman, Ketua DPD LDII Kabupaten Banjarnegara Wahyuiyanto, dan Sekretaris DPD LDII Kabupaten Banjarnegara Suko.
Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, setiap ormas keagamaan di Indonesia juga harus memiliki wawasan kebangsaan yang komprehensif, dan senantiasa mengedepankan sikap nasionalisme. Harus ada kesadaran dan komitmen kolektif, bahwa Indonesia bukan negara agama, bukan juga negara sekuler, melainkan negara yang berketuhanan.
“Dalam konteks wawasan kebangsaan, LDII adalah salah satu ormas keagamaan yang memiliki pandangan visioner. Tidak hanya tercermin dari visi organisasi yang inklusif dan nasionalis, bahkan LDII secara eksplisit menjadikan wawasan kebangsaan sebagai salah satu program prioritas pengabdian organisasi. Pandangan yang inklusif dan nasionalis ini penting menjadi jati diri ormas keagamaan, mengingat ormas keagamaan memiliki peran sentral dan strategis dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” jelas Bamsoet.
Ketua Dewan Pembina Depinas SOKSI dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini menerangkan, suara umat Islam Indonesia sangat punya andil terhadap berbagai penyelesaian permasalahan intoleransi maupun diskriminasi, khusunya yang mengatasnamakan agama yang kini tengah dihadapi masyarakat dunia. Dalam The Future of World Religions: Population Growth Projections 2010-2050 yang dikeluarkan lembaga think tank asal Amerika Serikat PEW Research Center, memperlihatkan 87 persen atau sekitar 229.620.000 jiwa penduduk Indonesia beragama Islam. Menempatkan umat Islam di Indonesia sebagai yang terbesar di dunia.
“Indonesia merupakan generator mercusuar peradaban Islam dunia. Besarnya jumlah umat Islam di Indonesia tersebar ke berbagai organisasi massa, salah satunya LDII. Sebagai lima besar ormas Islam, LDII harus terus menjadi rujukan umat dalam menjawab problematika kebangsaan. Khususnya dalam menyemai toleransi dan menghilangkan diskriminasi. Tuhan Yang Maha Esa menciptakan satu bumi untuk ditempati agar umat manusia bisa saling berbagi. Bukan justru saling berebut dan menyingkirkan satu sama lain,” pungkas Bamsoet.