Cilacap, 21 Mei 2026 – Pemerintah Desa Bantarsari, Kecamatan Bantarsari, Kabupaten Cilacap, secara resmi menggelar kegiatan pembangunan rabat beton di Jalan Batas Bulureja – Rejasari. Proyek ini menjadi salah satu program prioritas yang didanai sepenuhnya melalui Alokasi Dana Desa Tahun Anggaran 2026, dengan nilai total mencapai Rp85.000.000 (delapan puluh lima juta rupiah), yang sudah mencakup Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penghasilan (PPH), serta Biaya Operasional dan Pemeliharaan (BOP).
Kepala Desa Bantarsari, Ngato Urohman, menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat akan akses jalan yang lebih baik, aman, dan nyaman. “Infrastruktur jalan adalah urat nadi perekonomian desa. Melalui pembangunan ini, kami berharap mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, dan aktivitas sehari-hari dapat berjalan lebih lancar. Ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk memajukan desa, sesuai semangat Sekarang Saatnya Desa Membangun Indonesia,” ujarnya.
Pekerjaan pembangunan ini memiliki volume sepanjang 176 meter, lebar 3 meter, dan ketebalan 0,13 meter. Pelaksanaannya menggunakan sistem swakelola, dengan pelaksana kegiatan adalah Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Bantarsari yang dipimpin oleh Gito Setiono. Proyek ini direncanakan berjalan selama 30 hari kerja, terhitung mulai bulan Mei 2026.
Gito Setiono selaku Ketua TPK menjamin pekerjaan akan dilaksanakan dengan standar kualitas tinggi dan pengawasan ketat. “Seluruh proses pembangunan akan kami jalankan secara transparan, akuntabel, dan melibatkan partisipasi warga. Kami pastikan dana yang digunakan tepat sasaran dan hasil bangunan kuat serta tahan lama, agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang,” tegasnya.
Masyarakat Desa Bantarsari menyambut baik kegiatan ini. Warga berharap pembangunan jalan ini tidak hanya memperbaiki kondisi fisik jalan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi desa, meningkatkan nilai aset warga, serta mempererat rasa kebersamaan dalam pembangunan desa.
Pemerintah Desa Bantarsari berkomitmen untuk terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan dasar warga, serta memastikan setiap rupiah anggaran desa dikelola secara bijak untuk kemajuan dan kesejahteraan seluruh masyarakat.(Mugi ir)


