CILACAP, Kabarekspres.co.id || Warga Desa Bulupayung, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap, menyambut positif pelaksanaan pekerjaan normalisasi saluran irigasi BKG 1 Kalen Gundu Bulupayung. Pekerjaan dengan panjang 460 meter konstruksi lening tersebut mulai dilaksanakan sekitar tanggal 17 Oktober 2026.
Sejak pekerjaan dimulai, aktivitas di sepanjang saluran terlihat ramai. Warga antusias memantau jalannya pekerjaan, karena saluran tersebut merupakan urat nadi pengairan sawah mereka. Selama ini, saluran yang mengalami pendangkalan dan kerusakan lening membuat aliran air tidak maksimal, terutama saat musim tanam.
Saat dikonfirmasi wartawan, Arif selaku pelaksana pekerjaan menyampaikan komitmennya untuk melaksanakan pekerjaan dengan baik sesuai petunjuk teknis yang sudah direncanakan.
“Kami berkomitmen untuk melakukan pekerjaan yang baik sesuai petunjuk teknis yang sudah direncanakan. Kami ingin hasilnya benar-benar bermanfaat untuk petani dan warga,” ujar Arif, Rabu (4/11/2026).
Untuk memaksimalkan hasil pekerjaan, Arif juga memperkerjakan warga Desa Bulupayung, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap, sebagai tenaga kerja di lapangan. Langkah tersebut mendapat apresiasi dari warga, karena selain pekerjaan berjalan lebih cepat, warga juga mendapatkan penghasilan tambahan dan merasa ikut memiliki terhadap pembangunan di desanya.
“Kami libatkan warga setempat, karena mereka yang paling tahu kondisi saluran dan mereka juga yang akan merasakan manfaatnya. Kalau dikerjakan bersama warga, hasilnya insya Allah lebih maksimal,” tambah Arif.
Kepala Desa Berharap Lebih Banyak Titik yang Direhab
Kepala Desa Bulupayung, Sudir, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Citanduy atas pelaksanaan normalisasi saluran irigasi di wilayahnya. Menurutnya, pekerjaan ini sangat dibutuhkan petani dan sudah lama dinantikan warga.
“Kami dari pemerintah desa sangat menyambut baik dan berterima kasih. Saluran ini sangat vital untuk pertanian warga Bulupayung. Kami berharap ke depan lebih banyak lagi titik saluran yang direhab, karena masih banyak saluran di wilayah kami yang juga membutuhkan perbaikan,” ujar Sudir.
Sudir berharap, dengan adanya perhatian dari pemerintah melalui program rehabilitasi irigasi ini, seluruh saluran di Bulupayung bisa berfungsi optimal, sehingga petani tidak lagi kesulitan mendapatkan air dan hasil panen bisa meningkat.
Ketua P3A Minta Kualitas Dipertahankan
Sementara itu, Ketua P3A Bulupayung, Kadar, juga menyampaikan tanggapan positif terhadap jalannya pekerjaan. Ia menilai pekerjaan yang melibatkan warga setempat membuat komunikasi di lapangan menjadi lebih baik dan pekerjaan bisa diawasi bersama.
“Kami dari P3A mengapresiasi rekanan yang sudah melibatkan warga desa. Harapan kami, rekanan penyedia jasa tetap mempertahankan kualitas pekerjaan yang baik ini sampai selesai. Jangan sampai di tengah jalan kualitasnya menurun,” ujar Kadar.
Kadar menegaskan, P3A sebagai perkumpulan petani pemakai air siap mendukung dan mengawasi pekerjaan, agar hasilnya benar-benar sesuai petunjuk teknis dan bisa dimanfaatkan petani dalam jangka panjang.
Warga Bulupayung pun terlihat antusias. Sejumlah warga ikut mengawasi dan memberikan masukan di lapangan, agar pekerjaan lening sepanjang 460 meter tersebut dapat selesai tepat waktu dan berkualitas.
“Kami senang, saluran diperbaiki. Semoga airnya lancar, sawah kami tidak lagi kekurangan air,” ujar salah seorang warga Bulupayung.
Dengan adanya normalisasi saluran irigasi BKG 1 Kalen Gundu ini, warga berharap ketahanan pangan di Desa Bulupayung semakin kuat dan petani dapat bertani dengan lebih tenang.
Siswanto


