GUNUNGKIDUL —Kabarekpres.co.id/ Sebuah perjalanan mengantarkan rekan menuju gerbang pernikahan berubah menjadi petualangan spektakuler yang menguji nyali. Berlatar jalur perbukitan Gunungkidul, Yogyakarta, yang terkenal ekstrem, rombongan pengantar mendapati diri mereka berada dalam situasi dramatis yang tak terlupakan pada Sabtu 23 sore, Mei 2026.
Perjalanan ini bukan sekadar iring-iringan biasa. Jalur ekstrem menanjak dan berliku tajam yang mereka lalui memberikan sensasi ketegangan luar biasa. Berada di atas ketinggian dengan jurang dan lembah di kanan-kiri, atmosfer perjalanan terasa seperti seorang atlet paralayang yang tengah bersiap lepas landas, menatap langsung bentangan hijau pegunungan yang megah di bawahnya.
Pesona Sunset di Wisata Starlet
Ketegangan tersebut sempat terobati saat rombongan memasuki wilayah wisata Starlet di ufuk barat Gunungkidul. Momentum sore hari menyuguhkan pemandangan yang magis. Matahari yang perlahan meredup memancarkan rona keemasan, membingkai siluet lembah dan pegunungan sekitarnya menjadi lanskap yang luar biasa indah.
Namun, di balik keindahan panorama tersebut, sebuah ujian berat tengah menanti kendaraan yang mereka tumpangi.
Perjuangan Terakhir Mobil Tua
Rombongan yang mengendarai mobil klasik Nissan tersebut harus berjuang keras menaklukkan medan yang terus menanjak. Deru mesin terdengar berat, seolah menggambarkan “napas” mobil tua yang dipaksa bekerja melewati batas maksimalnya demi mengantarkan sang rekan ke pelaminan.
Nahas, alam Gunungkidul rupanya memberikan tantangan yang terlalu tangguh. Di tengah kepungan bukit dan tanjakan yang semakin curas, mobil tua tersebut akhirnya menyerah. Mesinnya tidak sanggup lagi melanjutkan sisa perjalanan, memaksa rombongan berhenti di tengah jalur pegunungan yang sunyi.
Meski harus berakhir dengan mogoknya kendaraan, insiden ini justru menjadi bumbu dramatis yang menyempurnakan cerita perjalanan. Sebuah pengorbanan dan perjuangan spektakuler dari para sahabat, di mana mesin boleh saja berhenti bernapas, namun semangat untuk mengantarkan kebahagiaan rekan sejawat tetap menyala di puncak Gunungkidul.penulis:Ibin.


