Berita terkini Daerah DIY Yogyakarta

Hari Kunjung Perpustakaan, Pemkab Sleman Apresiasi Pemustaka dan Pelestari Naskah Kuno

SLEMAN kabarekspres.co.id || – Pemerintah Kabupaten Sleman terus memperkuat budaya literasi masyarakat melalui pengembangan layanan perpustakaan dan berbagai kegiatan literasi yang inklusif, edukatif, dan menyenangkan. Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui peringatan Hari Kunjung Perpustakaan Kabupaten Sleman yang diselenggarakan di Pendopo Parasamya Sleman, Senin (14/9).

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Danang Maharsa menyerahkan penghargaan kepada tiga pemustaka sebagai bentuk apresiasi atas pemanfaatan layanan perpustakaan. Apresiasi tersebut diberikan bagi Pemustaka Penggerak Literasi, Pemustaka Berdampak, dan Pemustaka Cendekia. Penghargaan juga diberikan kepada pemilik naskah kuno sebagai bentuk penghormatan terhadap upaya masyarakat dalam menjaga, merawat dan melestarikan naskah sebagai sumber pengetahuan serta warisan budaya.

“Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, literasi menjadi semakin penting. Masyarakat tidak cukup hanya mampu membaca dan memperoleh informasi, tetapi juga harus mampu memahami, memilah, mengolah dan menyampaikan informasi secara bijaksana,” ujar Danang.

Pada kesempatan tersebut, Danang juga menerima buku berjudul Simponi Lereng Merapi: Keajaiban Punglor Sleman. Buku yang mengangkat kekhasan Kabupaten Sleman tersebut diterbitkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman.

Danang pun mengajak masyarakat untuk menjadikan perpustakaan sebagai rumah pengetahuan, ruang kreativitas, sekaligus ruang tumbuh bagi masyarakat Sleman. Ia juga mengapresiasi semakin berkembangnya kafe buku di Kabupaten Sleman yang dinilai dapat menjadi ruang alternatif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk membangun kebiasaan membaca.

“Mari kita bangun generasi yang tidak hanya cerdas membaca, tetapi juga cerdas berpikir, cerdas berbicara dan cerdas menggunakan pengetahuan untuk memberikan manfaat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Anton Sujarwa, menyampaikan bahwa peringatan Hari Kunjung Perpustakaan menjadi salah satu momentum untuk menumbuhkan semangat masyarakat agar semakin gemar membaca. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan perpustakaan dan memperluas budaya membaca di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat masyarakat untuk lebih gemar membaca dan menjadi komitmen kita dalam menggerakkan kegiatan layanan perpustakaan serta menyebarkan budaya membaca ke masyarakat,” ujar Anton.

Menurutnya, perpustakaan memiliki peran strategis sebagai ruang pembelajaran sepanjang hayat. Hal tersebut tercermin dari tingginya pemanfaatan layanan perpustakaan di Kabupaten Sleman.

“Dalam satu tahun terakhir, layanan perpustakaan tercatat telah dikunjungi 12.472 pengunjung, sementara layanan perpustakaan keliling menjangkau sekitar 128.000 pengunjung,” tambahnya.

Bunda Literasi Sleman, Parmilah Harda Kiswaya, menilai seorang pegiat literasi tidak cukup hanya memiliki kegemaran membaca, tetapi juga perlu memiliki kemampuan untuk menyampaikan pengetahuan, mengajak, menginspirasi, dan menggerakkan masyarakat.

“Berbicara adalah keterampilan yang bisa dilatih. Tidak harus langsung hebat, yang penting berani memulai,” ungkapnya.

Ia berharap gerakan literasi yang terus berkembang di Kabupaten Sleman dapat membentuk masyarakat yang semakin kritis, kreatif, mandiri, serta mampu memberikan manfaat dan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya. ** ( Suarspb )

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *