Jayapura, – KABAR EKSPRES II Satuan tugas pengamanan perbatasan RI-PNG Yonif 122/TS menggelar pelaksanaan patroli jalur tikus yang berada di perbatasan RI-PNG, berhasil mengamankan Warga Negara Asing (WNA) yang melewati jalur ilegal tepatnya Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Minggu (09/03/2023).
Pasintel Satgas Yonif 122/TS Kapten Inf Alif Setiaji menerangkan “10 orang WNA asal PNG tiba di perbatasan RI-PNG Skouw dengan menggunakan mobil pick up dari arah Kota Jayapura dan turun di pasar batas Skouw, yang akan masuk melewati portal jalan tikus perbatasan RI-PNG Skouw menuju kampung Wutung PNG, melihat hal tersebut Anggota Pos Kout yang berjaga langsung mendatangi dan memeriksa ke 10 WNA tersebut mulai dari pasport dan data pribadi.” Terang Pasintel
Lewati Jalur Ilegal, Satgas Yonif 122/TS Berhasil Amankan 10 Warga Negara Asing di Perbatasan RI-PNG
“Setelah melaksanakan pemeriksaan, 10 Warga negara asing tersebut tidak memiliki kelengkapan serta tidak membawa dokumen lintas batas resmi dan langsung diamankan oleh personel jaga agar dilaksanakan pemeriksaan secara nyata, adapun tujuan mereka masuk ke Indonesia adalah untuk menjual emas serbuk seberat 18,5 (delapan belas koma lima) gram di Jayapura.” Ungkap Pasintel.
Seperti penekanan Dansatgas Mayor Inf Diki Apriyadi, S, Hub.Int, tugas pokok Satgas Yonif 122/Tombak Sakti menjaga keutuhan wilayah perbatasan darat RI-PNG, dengan mengedepankan bidang pengamanan dengan melaksanakan pemeriksaan jalan lintas, patroli patok dan patroli jalur perlintasan Ilegal untuk mencegah penyusupan dan penyeludupan.
Adapun tindakan yang diambil Satgas Yonif 122/TS melaporkan dengan Komando atas dan menyerahkan 10 warga negara asing tersebut dengan (Analisis Keimigrasian TPI Skouw) di dampingi Oliver Ferre (Pemeriksa Keimigrasian Pemula TPI Skouw) untuk diperiksa lebih lanjut.
Semarang, – KABAR EKSPRES IIPolda Jateng Pengoperasian ETLE drone menjadi andalan Ditlantas Polda Jateng dalam operasi keselamatan lalu lintas candi, yang digelar tanggal 4-17 Maret 2024 mendatang. Perangkat yang diterbangkan tanpa awak ini, disebut sanggup menjangkau lokasi dan mencatat pelanggaran yang tidak dapat dilakukan melalui ETLE statis maupun handheld.
Empat daerah atau wilayah hukum menjadi lahan pengoperasian perangkat ETLE drone milik Ditlantas Polda Jateng selama operasi keselamatan lalu lintas candi. Wilayah hukum tersebut antara antara Polrestabes Semarang, Polresta Banyumas, Polresta Magelang dan Polresta Surakarta.
Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Satake Bayu Setianto menerangkan, selama enam hari operasi berjalan, ETLE drone sudah berhasil meng-capture ribuan pelanggar lalu lintas.
“Data-data pelanggaran yang diperoleh selanjutnya divalidasi dan dikorfirmasi. Proses akhirnya dilakukan penerbitan tilang yang dikirim ke alamat pelanggar. Pembayarannya melalui Briva,” kata Kabidhumas, Minggu (10/3/2024).
Jadi Andalan Pada Operasi Keselamatan, Ditlantas Polda Jateng Operasikan ETLE Drone di Empat Daerah
“Adapun jumlah lengkap hasil capture pelanggaran melalui ETLE drone akan diketahui pada akhir operasi nanti. Saat ini masih dikompulir,” imbuhnya
Dijelaskan Kabidhumas, ETLE drone dioperasikan oleh seorang pilot yang telah dilatih dan memiliki sertifikat.
Dibanding ETLE statis dan manual, ETLE drone memiliki keunggulan detail, karena dilengkapi kamera yang dapat melihat jelas beberapa jenis pelanggaran lalu lintas.
“Bahkan, kamera ini dapat memperbesar gambar hingga 12 kali lipat,” kata Kabidhumas.
Menurut rencana, ETLE drone juga akan diterjunkan ke sejumlah wilayah Jawa Tengah untuk mendukung operasi Ketupat Candi yang akan digelar pada bulan April 2024 mendatang.
Perangkat ini akan digunakan untuk memantau situasi di jalan tol, titik-titik macet dan area black spot yang menjadi titik rawan kecelakaan lalu lintas.
“Dengan perangkat drone ini, kemacetan dan permasalahan lalu lintas lain dapat dipantau dengan lebih mudah. Meskipun jam pengoperasian tidak bisa terus menerus karena keterbatasan kapasitas baterai. Harus diganti atau di-charge ulang dulu,” ungkapnya.
JAKARTA, – KABAR EKSPRES IIDalam rangka meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit, TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam hal ini Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Karimun (TBK) melaksanakan latihan menembak di Kapal Angkatan Laut (Kal) Pelawan-1-4-67 yang sedang berpatroli di Perairan Pulau Petong, Batam Kepulauan Riau, Jumat kemarin (08/03/2024).
Pelaksanaan latihan menembak, menggunakan Mitraliur 12,7. 99 mm dan AK 47 KAL Pelawan serta JPMG dengan sasaran tembak drum bekas yang dihanyutkan dengan jarak tembak kurang lebih 250 Yard.
Kegiatan latihan menembak ini selaras dengan Perintah Harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhmmad Ali, yaitu untuk meningkatkan kesiapan operasional, baik alutsista maupun satuan-satuan operasi, diikuti dengan peningkatan kemampuan (Capability) dalam menjawab panggilan tugas yang saat ini selalu berkembang secara dinamis.
Tingkatkan Naluri Tempur, TNI AL Latihan Menembak di Perairan Pulau Petong Batam
Adapun latihan yang dipimpin oleh Komandan Kal Pelawan 1-4-67, Kapten Laut (P) Juli Prasongko ini diawali dengan simulasi peran-peran, diantaranya peran tempur bahaya permukaan dan tempur bahaya udara Dan dilanjutkan latihan menembak menggunakan senapan laras panjang dan mesin.
Kegiatan ini merupakan salah satu program pembinaan Komandan Lanal TBK Letkol Laut (P) Anro Casanova S.E, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme dalam mengaplikasikan ilmu dan pengetahuan yang telah dilatihkan
Kegiatan tersebut merupakan salah satu program pembinaan prajurit, guna meningkatkan kemampuan dan profesionalisme dalam mengaplikasikan ilmu dan keterampilan menembak yang telah dilatihkan sehingga apa yang menjadi tujuan dalam pembinaan kemampuan menembak prajurit baik secara individu.
JAKARTA, – KABAR EKSPRES IISetelah bertolak dari Jeddah pada tanggal 25 Februari 2024, KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 (KRI RJW-992) yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Port Visit Mesir 2024 akhirnya tiba di tanah air dan sandar di Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Sabtu (09/03/2024).
Satgas Port Visit Mesir 2024 yang membawa sebanyak 214 personel telah melaksanakan lintas laut selama 14 hari dari dermaga Jeddah, Arab Saudi.
Kedatangan KRI RJW-992 di Batam disambut oleh Dansatrol Lantamal IV Batam Letkol Laut (P) Tony Priyo Utomo, Komandan KRI Kapitan Patimura-371 Letkol (P) Oyu Mulia Sukmana, dan Komandan KRI Kerambit-627 Letkol Laut (P) Kurniawan.
Memasuki Tanah Air, KRI Radjiman Wedyodiningrat-992 Tiba di Batam
Selama sandar di Batam, KRI RJW-992 melaksanakan bekal ulang untuk perjalanan menuju pemberhentian terakhir yaitu Dermaga Kolinlamil, Jakarta yang direncanakan pada tanggal 15 Maret 2024.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh prajurit Jalasena yang telah menjalankan misi kemanusiaan untuk korban konflik di Gaza, selamat datang kembali di tanah air dan terima kasih telah memberikan yang terbaik dalam menjalankan tugas yang diamanahkan, dan menjaga nama baik TNI, khususnya TNI AL, bangsa, dan negara di kancah internasional.
PALU, – KABAR EKSPRES II Satuan Korem 132/Tdl memiliki sejarah yang tidak pernah sama dengan sejarah orang lain. Hal itu diutarakan Danrem 132/Tdl, Brigjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han saat memimpin Serah Terima Jabatan dan Tradisi Korps Kasrem 132/Tadulako, Dandim 1306/KP serta penyerahan jabatan Kasi Korem 132/Tadulako yang berlangsung di Aula Manggala Sakti Makorem 132/Tdl, Palu, Sabtu (9/3/2024).
“Allmarhum Brigjen TNI (Anumerta) Syaiful Anwar, Danrem 132/Tdl dan juga sebagai Dankolakops Tinombala Saat itu dalam tugas pada 20 Maret 2016 silam, ia tengah melaksanakan operasi bantuan kepada Polri yang sedang memberantas kelompok teroris Mujahiddin Indonesia Timur (MIT) di Poso, Sulawesi Tengah, gugur bersama 12 penumpang dan awak lainnya, setelah Helikopter Bell 412 milik TNI-AD yang ditumpanginya dalam perjalanan menuju Kota Poso dari Watutau, Lore Peore tersambar petir di Kelurahan Kasiguncu. Beliau rela berkorban untuk daerah kita ini,”terangnya.
Dalam kesempatan itu, Danrem mengajak untuk mendoakan para kusuma bangsa yang telah gugur mempertahankan kedaulatan bangsa dan keutuhan wilayah NKRI, khususnya di daerah Poso Sulawesi Tengah.
“Semoga amal ibadahnya diterima disisi Allah SWT, mereka yang telah berkorban untuk Sulawesi Tengah,”pintanya.
Pimpin Sertijab, Danrem 132/Tdl: Satuan Korem 132/Tdl Adalah Satuan Besar Yang Punya Sejarah Pengorbanan
Lebih lanjut, Danrem menyebut satuan Korem Petarung 132/Tdl juga telah melahirkan pemimpin-pemimpin TNI. Tiga mantan Danrem 132/Tdl menjadi pucuk pimpinan TNI dan pimpinan Kostrad. Setelah sebelumnya Jenderal TNI Agus Subiyanto menduduki jabatan KSAD, dan kini Panglima TNI, dan Letjen TNI Saleh Mustafa serta Mayjen TNI Farid Makruf saat ini menjabat sebagai Pangkostrad dan Kaskostrad.
“Pemimpin-pemimpin kita itu pernah berdiri disini,”ucap Jenderal Petarung itu dengan semangat membara memicu mental dan semangat Petarung para komandan dan Prajurit Petarung Jajaran Korem 132/Tdl untuk memberikan dedikasi terbaik kepada Bangsa, Satuan dan juga untuk Masyarakat sulawesi tengah.
Selain itu, Danrem juga mengucapkan selamat jalan dan sukses kepada Kolonel Czi Bambang Pranowo, Kolonel Inf Abi Kusniato, Kolonel Inf Kusnandar dan Kolonel Inf Endang Sumardi beserta istri, yang telah menyelesaikan tugas dan tanggung jawab sebagai Kasrem 132/Tdl, Kasiren, Kasiops Korem 132/Tdl dan Dandim 1306/KP.
Diketahui, serah terima jabatan dilingkungan TNI AD merupakan bagian dari dinamika organisasi yang berkaitan dengan pembinaan personel dan pembinaan satuan.
Setelah rangkaian acara pokok serah terima jabatan dan tradisi korps, dilanjutkan dengan acara tambahan, diantaranya Kesan Pesan dari Pejabat Lama dan Perkenalan dari Pejabat Baru.
Turut hadir, Forkopimda Sulteng, Kab/Kota., Para PJU Korem 132/Tdl serta tamu undangan lainnya. (Penrem_132).
Jakarta, – KABAR EKAPRES IIDitjen Bina Administrasi Kewilayahan gelar Rapat Koordinasi Identifikasi Pelaksanaan Kerjasama Daerah, yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 6-8 Maret 2024.
Dalam pelaksanaan rapat tersebut mengungkapkan sejumlah kendala yang masih menjadi hambatan dalam pelaksanaan kerja sama antardaerah. Sebagian besar kerja sama masih terhenti pada tingkat kesepakatan bersama dan belum dilanjutkan dengan penyusunan perjanjian kerja sama. Berbagai faktor diidentifikasi sebagai penyebab utama, dan dalam menghadapi tantangan tersebut, peran Direktorat Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan, dan Kerjasama menjadi penting.
“Pelaksanaan kerja sama daerah saat ini menghadapi beberapa hambatan yang memerlukan perhatian serius. Salah satunya seringkali kerja sama hanya dianggap sebagai seremoni kepala daerah, tanpa diikuti dengan langkah-langkah konkrit untuk implementasinya. Oleh karena itu, perlu adanya upaya lebih lanjut untuk mengubah paradigma ini dan menjadikan kerja sama sebagai langkah nyata menuju kemajuan daerah,” ungkap Edi Cahyono, S.STP, M.AP., Plh. Direktur Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan, dan Kerjasama.
Selain itu, fokus utama ditujukan pada pentingnya identifikasi dan pemetaan urusan pemerintahan yang akan dikerjasamakan.
Ditjen Bina Adwil Koordinasikan Pemda Terkait Identifikasi Kerja Sama Daerah
“Proses identifikasi ini merupakan tahap awal yang tidak boleh diabaikan. Kami melihat bahwa belum adanya identifikasi yang jelas menjadi kendala utama, sehingga perlu ditekankan bahwa identifikasi yang matang akan menjadi pondasi kokoh bagi pelaksanaan kerja sama yang berhasil,” tambah Edi.
Dalam menanggapi kurangnya pemahaman beberapa pemerintah daerah akan urgensi dan regulasi terkait kerja sama, Ditjen Bina Adwil menegaskan perlunya sosialisasi yang lebih luas akan urgensi kerja sama daerah dan siap memberikan dukungan dan bimbingan kepada pemerintah daerah untuk memastikan bahwa mereka memahami sepenuhnya peraturan perundang-undangan terkait.
“Kemampuan SDM dalam mengidentifikasi kebutuhan, melakukan pemetaan, dan menetapkan prioritas kerja sama adalah faktor kunci keberhasilan. Oleh karena itu, kami akan mengintensifkan pelatihan dan pembinaan untuk memastikan bahwa setiap tahapan kerja sama dilakukan dengan baik dan terintegrasi,” tutup Edi.
Dengan pemahaman tentang pentingnya identifikasi kerja sama melalui dukungan dekonsentrasi dan tugas pembantuan, diharapkan setiap program kerja sama dapat memberikan dampak positif bagi perbaikan pelayanan publik dan pembangunan daerah. Rapat Koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal yang signifikan untuk menciptakan kerja sama antardaerah yang lebih efektif dan berkelanjutan di Indonesia.
JAKARTA, – KABAR EKSPRES II Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mengapresiasi langkah PK Entertainment yang dipimpin keluarga Harjani dalam menjadikan Indonesia sebagai ‘Rumah Konser’ bagi berbagai musisi dunia. Setelah sebelumnya sukses menyelenggarakan konser Coldplay dan Ed Sheeran, PK Entertainment juga sukses menyelenggarakan konser musisi legendaris dunia, Tom Jones. Bertajuk ‘Ages and Stages Asia Tour 2024’.
“Tidak hanya memanjakan generasi masa kini melalui Coldplay dan Ed Sheeran, PK Entertainment juga sukses menyelenggarakan generasi senior dengan menghadirkan Tom Jones di Indonesia. Sepanjang karirnya, Tom Jones telah menjelajahi berbagai genre musik, termasuk pop, rock, R and B, dan bahkan musik dansa. Ia juga memenangkan berbagai penghargaan, termasuk Grammy Awards, Brit Awards, dan dianugerahi gelar Kesatria oleh Ratu Elizabeth II pada tahun 2006 atas jasanya dalam musik,” ujar Bamsoet usai menyaksikan konser Tom Jones di Ballroom Hotel Mulia, Jakarta, Jumat malam (8/3/2024).
Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, penyelenggaraan berbagai konser oleh PK Entertainment dari mulai Coldplay, Ed Sheeran, hingga Tom Jones, turut menggairahkan industri musik dalam negeri. Memancing semangat berkarya para musisi Tanah Air agar juga bisa menembus kancah internasional.
Ketua MPR RI Bamsoet Apresiasi Gelaran Konser Penyanyi Lawas Tom Jones di Jakarta
“Sekaligus membawa berkah bagi perekonomian nasional maupun daerah. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI memperkirakan konser Ed Sheeran di Jakarta mampu memberikan dampak ekonomi lebih dari Rp 100 miliar. Sebelumnya di konser Coldplay, perputaran uangnya mencapai Rp 1,2 triliun. Karenanya, PK Entertainment harus tetap konsisten menghadirkan para musisi Internasional ke Indonesia,” jelas Bamsoet.
Ketua Dewan Pembina Depinas SOKSI dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini menerangkan, pemerintah juga harus memberikan dukungan terhadap para promotor konser dalam negeri, sehingga kita bisa seperti Singapura, yang menjadikan konser sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru.
“Pemerintah Singapura sangat memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan konser musik dari berbagai musisi dunia. Melalui Dewan Pariwisata Singapura (Singapore Tourism Board), promotor dan penyelenggara konser di Singapura di dukung dengan stimulus, insentif, dan tax holiday. Sekaligus diberikan kemudahan berbagai proses perijinan dan birokrasi. Singapura menyadari bahwa potensi market penonton konser musisi dunia bukan hanya dari warga mereka saja, melainkan juga dari warga Asia Tenggara bahkan Asia pada umumnya,” pungkas Bamsoet.
KENDAL, – KABAR EKSPRES II Satreskrim Polres Kendal mengamankan tiga buah kardus yang berisi 5.100 petasan atau mercon yang berbahan peledak jenis black powder, Sabtu (09/03/2024) dinihari
Petugas juga mengamankan dua tersangka yakni Nur Singgih dan Irwan Adi Saputra.
“Tadi malam tepatnya Sabtu (09/03/2024) dinihari, resmob Kendal berhasil mengamankan dua tersangka penjual petasan. Petasan yang kami sita jumlahnya ada 5.100 petasan jenis bahan peledak black powder,” kata Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Untung Setiyahadi, Sabtu (09/03/2024).
Kasus tersebut terungkap adanya laporan dari masyarakat terkait adanya warga Sukorejo yang memiliki petasan dalam jumlah besar.
Polres Kendal Berhasil Amankan 5100 Petasan Bahan Peledak Black Powder
Setelah itu, tim resmob Kendal melakukan penyelidikan terhadap salah satu tersangka, Nur Singgih, warga desa Trimulyo kecamatan Sukorejo kabupaten Kendal.
Dalam rumah tersangka Nur Singgih, petugas menemukan satu dua besar berisi ribuan petasan.
“Kasus ini terungkap adanya laporan dari masyarakat bahwa ada warga Sukorejo yang memiliki petasan dalam jumlah besar. Saya perintahkan resmob untuk melakukan penyelidikan ke rumah tersangka dan benar saja kami dapati ribuan petasan yang dikemas dalam satu dus besar,” jelasnya.
Kasat Reskrim menerangkan petugas lalu melakukan pemeriksaan terhadap tersangka Nur Singgih.
Dari pengakuan tersangka Nur Singgih yang mengaku telah membeli ribuan petasan tersebut, petugas mengembangkan ke warga Batang bernama Irwan Adi Saputra yang diduga telah menjual ribuan petasan ke tersangka Nur Singgih.
“Kami lakukan pemeriksaan terhadap tersangka Nur Singgih dan kami tanyakan asal ribuan petasan tersebut. Tersangka Nur mengaku telah membelinya dari pembuat petasan yang beada di Batang,” terangnya.
Saat diamankan petugas, ternyata tersangka Nur Singgih masih melakukan pembelian lagi sebanyak dua dus lagi kepada tersangka Irwan Adi Saputra secara COD.
“Tersangka Nur Singgih ini ternyata masih proses beli petasan lagi sebanyak dua dus. Beli petasan lagi dengan cara COD kepada tersangka Irwan Adi,” ujarnya.
Saat bertransaksi itulah, petugas menangkap tersangka Irwan Adi Saputro warga desa Sumurbanger kecamatan Tersono, Batang. Dua dus berisi 3.400 petasan ditemukan petugas didalam mobil milik tersangka Irwan Adi.
“Jadi tersangka Irwan Adi ini kami tangkap saat bertransaksi untuk kedua kalinya dengan tersangka Nur Singgih. Kami temukan dua dus besar berisi 3.400 mercon renteng,” paparnya.
Kasat Reskrim mengungkapkan bahwa tersangka Nur Singgih tersebut melakukan pembelian sebanyak dua kali.
Yang pertama membeli satu dus besar berisi 1700 mercon renteng seharga 1 juta melaksanakan secara COD kepada tersangka Irwan Adi Saputra.
Dilanjutkan pembelian kedua sebanyak dua dus berisi 3.400 mercon renteng.
“Jadi tersangka Nur beli ribuan petasan ini secara COD dari tersangka Irwan Adi. Belinya dua kali, pertama satu dus dulu yang isinya 1.700 mercon renteng dengan harga Rp 1 juta. Lalu beli lagi dua dus berisi 3.400 mercon renteng,” ungkapnya.
Kedua tersangka saat ini masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Kendal dan dari tangan kedua tersangka petugas mengamankan tiga dus berisi 5.100 mercon.
“Kedua tersangka masih kami periksa dan kami amankan tiga dus besar berisi 5.100 mercon renteng sebagai barang bukti,” tambahnya.
Kedua tersangka bakal dijerat dengam pasal 1 ayat 1 UU Darurat RI nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.
“Keduanya kami kenakan pasal pasal 1 ayat 1 UU Darurat RI nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” pungkasnya.
Jakarta, – KABAR EKSPRES II Jumat 8 Maret 2024 bertempat di Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada perkara Dugaan Penambahan dan Pemalsuan Data Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu di Kuala Lumpur, telah menerima Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti (Tahap II) dari Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri atas Tersangka 7 Anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur.
Adapun ketujuh tersangka tersebut yaitu:
UF selaku Dosen/Ketua PPLN Kuala Lumpur.
TOCR selaku Mahasiswa/Anggota PPLN Kuala Lumpur.
DS selaku Anggota PPLN Kuala Lumpur (Anggota Divisi Data dan Informasi).
APJ selaku Dosen/Anggota PPLN Kuala Lumpur.
Jaksa Telah Melimpahkan Berkas Perkara Tahap II (Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti) dari Penyidik ke Pengadilan Atas 7 Anggota PPLN Kuala Lumpur
PS selaku Dosen/Anggota PPLN Kuala Lumpur. AK selaku Wiraswasta/Anggota PPLN (Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu).
MKM selaku Dosen/Mantan Anggota PPLN Kuala Lumpur (Tersangka saat ini masih masuk dalam Daftar Pencarian Orang/DPO).
Tersangka 7 Anggota PPLN disangkakan melanggar Kesatu Pasal 544 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP atau Kedua Pasal 545 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.
Setelah menerima Tahap II dari Penyidik, para Tersangka dilakukan penahanan sebagai Tahanan Kota selama 20 (dua puluh) hari terhitung sejak tanggal 8 Maret 2024 s/d 27 Maret 2024.
Pada hari yang sama, Tim JPU yang diketuai oleh Dr. Syahrul Juaksha Subuki, S.H., M.H. dari Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum juga melimpahkan berkas perkara atas Tersangka 7 Anggota PPLN ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan jadwal sidang yang akan digelar pada tanggal 13 Maret 2024.
Sebagai informasi, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang akan mengadili perkara tersebut yaitu Hakim Ketua Buyung Dwikora, S.H., M.H., Hakim Anggota I Arlen Veronica, S.H., M.H., dan Hakim Anggota II Budi Prayitno, S.H., M.H. (K.3.3.1)
Jakarta, 9 Maret 2024
KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM
Dr. KETUT SUMEDANA
Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi
Andrie Wahyu Setiawan, S.H., S.Sos., M.H. / Kasubid Kehumasan
Hp. 081272507936
Email: humas.puspenkum@kejaksaan.go.id
Jakarta, – KABAR EKSPRES II Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berkomitmen menjalankan tugas dan fungsi (tusi) memperkuat rekomendasi kebijakan berbasis data. Hal itu diungkapkan Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo saat memberi sambutan dalam penutupan Focus Group Discussion (FGD) terkait Pedoman Penyusunan Strategi Kebijakan Bidang Pemerintahan Dalam Negeri di Grand Dafam Ancol pada Jumat, 8 Maret 2024.
“Terima kasih sejumlah pakar yang telah memberikan masukan kepada kita terkait pedoman penyusunan strategi kebijakan bidang pemerintahan dalam negeri. Kami selalu berkomitmen merumuskan kebijakan yang berbasis pada data,” ungkap Yusharto.
Guna menghasilkan rekomendasi kebijakan yang berkualitas, BSKDN bekerja sama dengan berbagai pihak salah satunya Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kerja sama ini terkait dengan upaya BSKDN dalam menjaring isu strategis pemerintahan dalam negeri untuk dianalisis yang hasilnya menjadi acuan dalam merumuskan kebijakan. Dia menjelaskan pada tahun 2023, BSKDN dan BRIN berhasil menjaring 49 isu strategis lintas komponen Kemendagri.
“Kita diskusikan dengan BRIN, lalu mereka menangkap isu yang penting yang ada dari 49 usulan (isu strategis) itu mana saja yang ada pada skala nasional, yang akan dibantu (diteliti) oleh BRIN dan hasil penelitiannya itu akan diberikan untuk menjadi policy brief,” jelasnya.
BSKDN Kemendagri Berkomitmen Perkuat Rekomendasi Kebijakan Berbasis Data
Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Madya pada Pusat Kebijakan Ekonomi Makro Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Aep Soleh yang hadir sebagai narasumber memberikan pandangannya terkait strategi merumuskan kebijakan. Strategi itu diperlukan agar rekomendasi kebijakan dapat diterapkan dan sesuai permasalahan di lapangan. Adapun salah satu strategi itu adalah dengan memperkuat konsep kebijakan yang ingin dihasilkan. Konsep yang kuat, kata dia, akan mengarahkan pada hasil yang lebih baik. Aep juga menekankan pentingnya pemerintah memegang teguh prinsip good government dalam setiap kebijakannya.
“(Dalam menyusun rekomendasi kebijakan) kita harus melihat bagaimana kondisi saat ini, kita juga perlu melihat kondisi ke belakang seperti apa, dan kita juga melihat perkembangan dunia luar seperti apa, sehingga kita bisa menyusun, mengeluarkan surat atau rekomendasi itu benar-benar bisa dijalankan dan good secara tata kelola,” ungkapnya.
Narasumber lainnya, yakni Kepala Bagian Program dan Pelaporan Badan Strategi Kebijakan (BSK) Hukum dan HAM Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia (Kemenkumham RI) Evi Setyowati Handayani mengungkapkan, pentingnya meningkatkan upaya optimalisasi tusi organisasi dalam merekomendasikan kebijakan. Hal ini agar kebijakan yang dihasilkan dapat menyelesaikan permasalahan, baik yang dihadapi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
Evi menjelaskan, pihaknya berupaya menciptakan wadah bagi para analis kebijakan untuk saling bertukar informasi dan pengetahuan terkait analisis kebijakan, baik di lingkungan internal maupun eksternal. Tidak hanya itu, pihaknya juga menyelenggarakan workshop terkait analisis kebijakan untuk memberi pemahaman yang tepat bagi para analis kebijakan agar kinerjanya terus meningkat.
“Ini upaya juga bagi kami untuk mengubah paradigma dari penelitian ke analisis kebijakan di antaranya kami menyelenggarakan kegiatan BSK Cerdas yang kami laksanakan setiap hari Rabu bagi seluruh bukan hanya pegawai di BSK Hukum dan HAM, tetapi juga teman-teman di kantor wilayah serta unit kerja Eselon 1 (di lingkungan Kemenkumham RI),” pungkasnya.