Tingkatkan Implementasi BLUD, Kemendagri Dorong Pemerintah Daerah Kembangkan Pengelolaan

Jakarta, – KABAR EKSSRES II Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) mendorong pemerintah daerah (Pemda) meningkatkan implementasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Langkah ini dilakukan dengan mengembangkan pengelolaan BLUD. Jumat, 17 Mei 2024

Hal ini disampaikan Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuda Kemendagri Horas Maurits Panjaitan dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk
“Menyusun Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA) BLUD Tahun 2025 Berbasis Kinerja Keuangan dan Rencana Pelayanan” yang berlangsung di Hotel Ciputra, Jakarta Barat, Kamis (16/5/2024).

Maurits mengatakan, kegiatan ini penting dan strategis guna menyinkronkan, menyelaraskan, dan mengharmonisasikan kebijakan Pemda dengan pemerintah pusat. Selain itu, untuk menyosialisasikan peraturan perundang-undangan, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan tata kelola keuangan BLUD berbasis sistem informasi terintegrasi.

“Kegiatan ini merupakan momentum bagi seluruh elemen pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan kabupaten/kota untuk bersinergi agar pelayanan publik dapat semakin semangat, inovatif, produktif, dan semakin trengginas dalam memberikan produk layanan publik yang bermutu, efektif, optimal, serta berdaya saing tinggi yang tentunya dapat berimplikasi maksimal bagi terwujudnya masyarakat yang semakin sejahtera,” jelas Maurits.

Tingkatkan Implementasi BLUD, Kemendagri Dorong Pemerintah Daerah Kembangkan Pengelolaan

Lebih lanjut, Maurits menekankan, Kemendagri memiliki tanggung jawab dari sisi pembinaan dan pengawasan terhadap segala aspek penyelenggaraan pemerintahan di daerah termasuk optimalisasi implementasi BLUD. Hal ini mengingat peran Kemendagri sebagai poros pemerintahan dan politik dalam negeri, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Karenanya, kata dia, berbagai langkah konkret dan solutif terus dilakukan Kemendagri untuk mendorong serta membantu Pemda dalam mengoptimalkan peran BLUD. Dengan demikian, BLUD mampu memberikan manfaat dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah, meningkatkan pelayanan, melaksanakan pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kemendagri mendorong Pemda untuk mengembangkan pengelolaan BLUD sebagai upaya meningkatkan pelayanan publik bagi masyarakat. Pasalnya, BLUD memiliki berbagai fleksibilitas [keleluasaan dalam pola pengelolaan keuangan BLUD], yang dapat dioptimalkan untuk meningkatkan efektivitas kinerja BLUD, khususnya rumah sakit daerah dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Hal ini sesuai dengan pengecualian dari ketentuan pengelolaan keuangan daerah yang diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 79 Tahun 2018 tentang BLUD,” tegas Maurits.

Maurits menyampaikan, penerapan BLUD hingga saat ini terus menunjukkan progres yang signifikan terutama di bidang kesehatan. Berdasarkan data Subdirektorat BLUD Direktorat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), BLUD, dan Barang Milik Daerah (BMD), implementasi BLUD menunjukkan angka total mencapai kurang lebih 6.343 BLUD dan terus bertambah. Rinciannya yaitu terdiri atas kurang lebih 610 dari total 920 rumah sakit daerah, 5.259 dari total 10.292 Puskesmas, 382 dari total 3.625 SMKN, dan 92 BLUD bidang lainnya di seluruh Indonesia. Persentase BLUD terbanyak terimplementasi pada sektor kesehatan.

“Berdasarkan data tersebut, pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan BLUD penting untuk dilakukan secara efektif dan berkelanjutan, yang dapat dilakukan melalui pendampingan, sosialisasi serta evaluasi ataupun penilaian terhadap hasil pengelolaan BLUD yang meliputi aspek kinerja keuangan maupun kinerja non-keuangan,” ujar Maurits.

Maurits berharap, manajemen BLUD dapat segera bertransformasi agar mampu menjalankan layanan yang berkualitas dan berkelanjutan (sustainable). Caranya dengan menerapkan prinsip efisiensi, value for money, pemberdayaan SDM yang profesional, unggul, inovatif, kreatif, dan berjiwa entrepreneurship. Sejalan dengan itu, dibutuhkan adanya kesamaan persepsi mengenai implementasi BLUD agar dapat dijalankan dengan lebih optimal.

“Terutama pemahaman secara teknis melalui pendampingan, asistensi, maupun sosialisasi berbagai pedoman pengelolaan BLUD serta memperbaiki tata kelola keuangan guna meningkatkan pelayanan terbaik, sehingga mampu bersaing dan semakin kompetitif,” pungkas Maurits.

Reporter: Casroni

JAM PIDSUS : Memeriksa 4 Orang Saksi Tindak Pindana Korupsi Terkait Perkara Komoditas PT Timah Tbk

Jakarta, – KABAR EKSPRES II Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa 4 (empat) orang saksi yang terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi. Jumat,(17/5/2024).

Dalam pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) di PT Timah Tbk tahun 2015 s/d 2022, berinisial, Y selaku Cabang Dinas ESDM untuk Wil. Bangka Tengah dan Bangka Selatan.

R selaku Inspektur Tambang Dinas ESDM Prov. Kep. Bangka Belitung.
HK selaku Inspektur Tambang Dinas ESDM Prov. Kep. Bangka Belitung.
S selaku Inspektur Tambang Dinas ESDM Prov. Kep. Bangka Belitung.

JAM PIDSUS : Memeriksa 4 Orang Saksi Tindak Pindana Korupsi Terkait Perkara Komoditas PT Timah Tbk

Adapun empat orang saksi diperiksa terkait dengan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) di PT Timah Tbk tahun 2015 s/d 2022 atas nama Tersangka TN alias AN dkk.

Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud. (K.3.3.1)

Reporter: Casroni

Jelang KTT World Water Forum, TNI Gelar Tactical Floor Game di Bali

Denpasar Bali, – KABAR EKSPRES II Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar Tactical Floor Game (TFG) terkait rencana pengamanan VVIP pada penyelenggaraan kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum ke-10 tahun 2024, bertempat di GOR Yudomo, Kepaon, Denpasar Bali Jumat (17/05/2024).

TFG dipimpin langsung oleh Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo serta dihadiri para Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TNI dan POLRI, instansi pemerintah serta pihak terkait lainnya untuk meyakinkan kesiapan masing-masing Satgas yang terlibat dalam pengamanan KTT World Water Forum, untuk dapat mengantisipasi setiap dinamika yang mungkin muncul selama KTT berlangsung.

Jelang KTT World Water Forum, TNI Gelar Tactical Floor Game di Bali

Dalam pengarahannya dihadapan seluruh Dansatgas, Menko Marves menyampaikan bahwa kegiatan TFG sebagai wahana koordinasi dalam perencanaan operasi agar masing-masing Satgas mengetahui tugas dan tanggung jawabnya untuk menyukseskan dan mendukung berjalannya kegiatan KTT Word Water Forum nantinya.

“Saya kira model TFG ini sangat baik untuk kita bisa memastikan prajurit serta komandan lapangan paham yang harus dilakukan. Pastikan siapa berbuat apa, tahu apa yang harus dilakukan. Jadi memang supaya betul-betul disiapkan dengan baik. TFG nya saya kira sudah bagus”. Tutup Menko Marves.

Reporter: Casroni

Ketua MPR, Bamsoet Dorong Peningkatan Prestasi Robotika Indonesia

JAKARTA, – KABAR EKSPRES II Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua Dewan Pembina Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) Bambang Soesatyo mengapresiasi diselenggarakannya Kejuaraan Nasional Turnamen Robotika Indonesia 2024 Piala Ketua MPR yang digelar di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Turnamen yang diikuti lebih dari 400 tim dari seluruh Indonesia diselenggarakan dari tanggal 17 Mei hingga 19 Mei 2024.

“Penyelenggaraan turnamen robotik ini dapat menjadi pintu masuk bagi lahirnya inovasi. Tidak jarang, berbagai penyelenggaraan turnamen
robotik berkontribusi pada lahirnya inovasi-inovasi baru yang sangat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat,” ujar Bamsoet saat membuka Kejuaraan Nasional Turnamen Robotika Indonesia 2024 Piala Ketua MPR RI Jakarta, Jumat (17/5/2024).

Hadir antara lain Ketua Umum PRSI Wahyu Hidayat, Sekjen PRSI Dwi Nugroho Marsudianto, Direktur Aplikasi Permainan Televisi dan Radio Kemenkraf Iman Santosa, Kapuslitbang Polri Brigjen Pol Iswyoto Agoeng Lesmana Doeta, Kepala Pusat Jasmani dan Peraturan Militer Dasar (Kapusjaspermildas) TNI Brigjen TNI Machfud serta Plt. Dirjen Pendidikan Islam Abu Rokhmad.

Buka Turnamen Robotika Indonesia 2024 Piala Ketua MPR, Bamsoet Dorong Peningkatan Prestasi Robotika Indonesia

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menuturkan, turnamen robotik bisa dimaknai sebagai ajang adu kreativitas. Karena setiap peserta akan ditantang untuk mengeksplorasi kemampuan daya pikirnya, membangun kerjasama dan kolaborasi dalam sebuah tim, mengaktualisasikan pemikiran ke dalam desain rancang bangun, hingga akhirnya menghasilkan sebuah karya robotik yang aplikatif dan bermanfaat.

“Turnamen seperti ini turut berperan penting dalam mendorong kemajuan pada sektor pendidikan dan penelitian. Bahkan lebih jauh lagi, pengembangan teknologi robotik juga dapat merajut konektivitas antara dunia pendidikan dan dunia industri, sehingga bermakna penting bagi pembangunan. Sebagai gambaran, selama periode 2011 hingga 2021 saja, sudah ada sekitar 3,47 juta unit robot industri yang beroperasi secara global,” kata Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Depinas SOKSI (Ormas Pendiri Partai Golkar) dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini menerangkan, turnamen robotik dapat menjadi sebuah platform yang sangat efektif untuk meningkatkan daya saing generasi muda, sebagai sumber daya manusia pembangunan yang menjadi tulang punggung masa depan bangsa. Peningkatan kualitas sumberdaya manusia yang berdaya saing ini penting, karena ke depan tantangan yang akan dihadapi sebagai sebuah bangsa akan semakin kompleks dan dinamis. Dimana penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi faktor kunci untuk menjawab tantangan tersebut.

“Pesatnya kemajuan teknologi dan derasnya arus globalisasi, telah menempatkan kita pada pusaran tantangan global yang semakin kompetitif. Ketidaksiapan menjawab tantangan global tersebut, akan menempatkan kita sebagai negara yang tertinggal. Kita dapat bercermin dan sekaligus belajar dari negara-negara maju, seperti Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, di mana teknologi robotik memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan sektor industri dan menopang perekonomian negara,” urai Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Wakil Ketua Umum FKPPI ini mengapresiasi prestasi anak bangsa yang telah berhasil meraih prestasi pada berbagai ajang kompetisi robotik internasional. Terbaru, pada bulan April lalu, Divisi Robotika Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Robogames k-16 di San Fransisco, USA, dengan meraih 1 emas, 5 perak, dan 3 perunggu.

“Kejuaraan Nasional Turnamen Robotika Indonesia Piala Ketua MPR menjadi ajang pencarian talenta, sebagai seleksi menuju Turnamen Internasional World Robotic Center Competition tahun 2024 yang akan diselenggarakan bulan September di Singapura. Saya yakin diantara para peserta yang mengikuti Turnamen Robotik Indonesia Piala Ketua MPR ini, ada talenta-talenta berkualitas yang akan mampu bersaing di kompetisi robotik internasional,” pungkas Bamsoet.

Reporter: Casroni

Festival Adminduk Raja Ampat, Buka Pintu Kemudahan Urus Semua Dokumen Kependudukan

Raja Ampat, – KABAR EKSPRES II Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi memuji pelaksanaan Festival Administrasi Kependudukan Raja Ampat 2024. Sebab, festival pelayanan penerbitan dokumen kependudukan terlengkap ini baru pertama digelar di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya (PBD).

“Bahkan bukan hanya di Raja Ampat tetapi ini pertama kali diselenggarakan di Tanah Papua. Hebatnya lagi, kabupaten/kota di Tanah Jawa pun belum banyak yang melaksanakan. Saya katakan wow keren serius benar Pak Bupati menyelenggarakan acara ini,” kata Dirjen Teguh saat membuka Festival Adminduk Raja Ampat 2024 dan Sosialisasi IKD di Gedung PARI Convention Centre, Kamis (16/5/2024).

Dirjen Dukcapil ini mengaku pertama ke Raja Ampat pada 2009. Ia menyebutkan Raja Ampat adalah surga kecil di bumi Papua yang menjadi kebanggaan bangsa Indonesia. “Namanya tidak hanya popular di level nasional, regional dan internasional. Yang kita harapkan bukan hanya terkenal karena keindahan alamnya, tetapi juga kinerja dan inovasi dari pemerintah daerah. Saya atas nama Kemendagri mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan event yang istimewa ini,” tutur Dirjen Teguh.

Festival Adminduk Raja Ampat, Buka Pintu Kemudahan Urus Semua Dokumen Kependudukan

Hadir di lokasi Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati, unsur forkopimda, pimpinan OPD, Kadis Dukcapil Provinsi PBD Adolof Kambuaya, Plt. Kadis Dukcapil Raja Ampat Ibu Sumiyati Gamtohe, para Kadis Dukcapil se-PBD, serta para camat dan lurah di Kabupaten Raja Ampat.

Dirjen Teguh Setyabudi menegaskan, yang tak kalah keren bukan hanya festivalnya. “Tapi ini adalah pelayanan administrasi kependudukan kepada seluruh warga Raja Ampat juga keren. Ini menandakan Dukcapil Raja Ampat bekerja dengan tagline PRIMA: Profesional, Responsif, Inovatif, Melayani dan Akuntabel. Itu yang harus kita  garis bawahi dan menjadi contoh baik bagi daerah lain,” kata Teguh.

Sementara Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati berterima kasih atas kehadiran Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi. “Festival Adminduk ini untuk memudahkan masyarakat di Raja Ampat dalam pengurusan administrasi kependudukan, sebagai pintu akses yang mudah dijangkau rakyat Raja Ampat,” kata Bupati Faris.

Lebih lanjut kata Bupati Faris Umlati, festival ini sebagai wujud syukur pemerintah daerah. Sebab dahulu sulit untuk membuat dokumen kependudukan seperti KTP-el dan dokumen lainnya lantaran kendala jaringan serta jarak.

“Sekarang pengurusan Adminduk itu sangat mudah apalagi dengan adanya festival ini. Sebab di sini bisa langsung mengaktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), selain perekaman KTP-el, perekaman Kartu Identitas Anak (KIA) dan launching VSAT Mobile Layanan Adminduk,” jelas Bupati Faris dengan bangga.

Red

HENDAK MENYELUNDUKAN 11 TON BBM ILEGAL MENGUNAKAN MOBIL TRUK DI TANGKAP INTEL BRIMOB POLDA SUMSEL

PALEMBANG, – KABAR EKSPRES II Hendak menyelundupkan 11 Ton BBM ilegal menggunakan mobil truk, 2 warga Banyuasin berhasil ditangkap personel Intel Brimob Polda Sumsel.

Kedua pelaku penyelundupan BBM ilegal tersebut bernama Darwin selaku sopir dan Darius selaku kernetnya, dimana kedua pelaku berasal dari Kelurahan Seterio, Kecamatan Banyuasin III.

Kapolda Sumsel Irjen A Rachmad Wibowo melalui Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Sunarto menerangkan, saat personel Intel Brimob Polda Sumsel sedang melakukan operasi hunting pada hari Kamis (16/5/2024) dini hari, mencurigai sebuah mobil truk Isuzu Elf dengan nomor polisi BG 8856 NY di jalan Soekarno Hatta Kota Palembang.

“Kemudian, personil melakukan pemeriksaan terhadap surat-surat kendaraan serta barang yang dibawa, setelah dilakukan pemeriksaan personil mendapati bahwa barang yang di bawa adalah BBM ilegal yang berasal dari Musi Banyuasin,” ujar Kombes Sunarto saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp, Jum’at (17/5/2024).

Bawa 11 Ton Bahan Bakar Minyak Ilegal, Sopir dan Kernet Diamankan Patroli Satuan Brimob

“Setelah mengetahui bahwa yang di bawa adalah BBM ilegal, kedua pelaku kemudian diamankan berikut barang bukti truk. Petugas juga menyita 2 unit handphone android, 1 KTP atas nama Darwin, dan muatan minyak sebanyak 11.000 liter,” jelasnya.

Alumni Akpol 92 ini juga menambahkan, dari keterangan Darwin, minyak tersebut milik seseorang yang bernama Kartika dan hendak dikirim ke Lampung.

“Darwin mengaku juga sudah 10 kali mengirimkan minyak kepada Kartika di Lampung,” bebernya.

Menurut mantan Kabid Humas Polda Riau, saat ini kedua tersangka beserta truk dan barang bukti telah diamankan serta diserahkan ke Ditreskrimsus Polda Sumsel untuk proses lebih lanjut.

“Operasi ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum serta komitmen bersama bapak Kapolda Sumsel dan Pangdam II Sriwijaya dalam memberantas ilegal drilling dan ilegal refenery serta perdagangan BBm ilegal.

Reporter: Hendrik

Sepanjang 2024 Tercatat Khasus TBC Sebanyak 214

Bengkulu, – KABAR EKSPRES II Sepanjang tahun 2024 dari Januari hingga Mei, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu mencatat sebanyak 214 orang melakukan pengobatan akibat terinfeksi penyakit tuberkulosis (TBC).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kota Bengkulu Joni Haryadi Thabrani di Bengkulu mengatakan 214 orang yang terinfeksi TBC tersebut masih dalam proses penyembuhan hingga saat ini.

“Pada tahun 2024 kasus TBC tercatat sebanyaj 214 kasus dan mereka ini masih dalam proses penyembuhan dengan mengkonsumsi obat dengan jangka waktu yang berbeda-beda, ada yang enam bulan dan ada yang satu tahun,” ujar Joni, Jumat (17/5/2024).

Joni meyebutkan, pihaknya terus melakukan pemantauan dengan memberikan obat-obatan yang disediakan pemerintah secara gratis selama 6 bulan hingga 1 tahun tanpa jeda.

Sepanjang 2024 Tercatat Khasus TBC Sebanyak 214

“Untuk yang terinfeksi TBC jangan berhenti mengkonsumsi obat, karena apabila berhenti maka akan memulai kembali. Kami juga akan terus mengimbau untuk masyarakat jika ada keluarga yang terinfeksi TBC untuk memperhatikan orang tersebut, supaya tidak batuk sembarangan, tidak meludah sembarangan, selalu menggunakan masker, dan rajin melakukan kontrol kesehatan ke puskesmas atau rumah sakit terdekat,” kata Joni.

Joni juga mengimbau masyarakat apabila memiliki gejala TBC, seperti batuk yang tidak berkesudahan, sesak nafas, dan lainnya, agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat sulaya penyakit TBC ini bisa disembuhkan dalam waktu dekat.

“Petugas Dinkes terus melakukan deteksi dini dengan melakukan pemeriksaan dan membawa alat-alat kesehatan, seperti pot dahak untuk memeriksa kesehatan masyarakat, kami juga terus melakukan edukasi agar masyarakat mengenali gejala penyakit TBC ini,” tutupnya.

Reporter : Team Kabar Ekpress Bengkulu

Disebut Tidak Bisa Lagi Maju Pilgub 2024, Begini Respon Rohidin Mersyah

Bengkulu, – KABAR EKSPRES II Terkait Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dengan Komisi II DPR RI mengenai Rancangan Peraturan KPU pencalonan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 dan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 02/PUU-XXI/2023. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah pun merespon hasil RPD tersebut.

“Saya belum menerima hasilnya, kedepan kita lihat dulu perkembangan. Intinya kita menghormati regulasi yang telah disepakati,” kata Gubernur Rohidin saat di wawancarai di Balai Semarak, Jumat (17/05/2024).

Dikatakannya, rancangan peraturan KPU tentang pencalonan Pilkada 2024 masih dalam tahapan pembahasan dan belum final diputuskan atau diundang-undangkan.

“Prinsipnya kita menyambut baik Pilkada. Keputusan apapun yang diambil itu, kita patuhi, Kalau sekarang kan masih pembahasan,” jelasnya.

Disebut Tidak Bisa Lagi Maju Pilgub 2024, Begini Respon Rohidin Mersyah

Dalam hal ini, Gubernur Rohidin belum bisa menyimpulkan apakah dirinya maju lagi dalam pemilihan Pilgub Bengkulu 2024 atau tidak, karena masih menunggu regulasi PKPU pencalonan Pilkada.

“Kita belum bisa menyimpulkan maju atau tidak. Karena masih menunggu regulasi PKPU pencalonan dan tahapan pendaftaran juga dimulai,” Tutupnya.

Reporter : Team Kabar Ekpress Bengkulu

Catatan Ketua MPR RI : Gotong Royong dan Menghidupi Kewajiban Check and Balances

Jakarta, – KABAR EKSPRES II Bambang Soesatyo Ketua MPR RI/Dosen Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Borobudur dan Universitas Pertahanan RI (UNHAN)

Ragam persoalan baru yang menjadi tantangan riel, utamanya di sektor ekonomi, terus tereskalasi akibat ketidakpastian global yang berlarut-larut sekarang ini.

Jika tidak ditangani dengan bijaksana, semua tantangan riel itu pada gilirannya akan menyentuh langsung aspek kesejahteraan bersama. Karena itulah semua elemen bangsa dipanggil dan diajak bergotong royong untuk menanggapi ragam tantangan riel saat ini.

Namun, keterlibatan semua elemen bangsa untuk merespons ragam tantangan itu tentu saja tidak boleh menghilangkan fungsi dan kewajiban bersama melaksanakan check and balances. Sebaliknya, mekanisme checks and balances harus selalu hidup dan dihidupkan oleh dinamika negara-bangsa yang demokratis. Bahkan, lebih dari itu, mekanisme checks and balances harus berfungsi dan bekerja efektif. Dengan demikian, akan terwujud tata kelola negara-bangsa yang akuntabel.

Dengan mekanisme checks and balances yang efektif, tata kelola negara-bangsa yang dilaksanakan oleh tiga cabang kekuasaan, meliputi legislatif, eksekutif dan yudikatif, pun akan berjalan dengan efektif pula. Efektivitas tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) legislatif, ekesekutif dan yudikatif akan terwujud karena mekanisme check and balances mewajibkan masing-masing lembaga negara saling mengawasi dan memelihara keseimbangan sehingga kekuasaan tidak terpusat pada satu lembaga. Aspek pengawasan semakin diperkuat karena juga dilaksanakan oleh publik.

Lazim jika fungsi checks and balances dijalankan oleh kekuatan oposisi. Sebaliknya, wajar juga jika pemerintah yang berkuasa mengajak semua elemen masyarakat, termasuk elemen kekuatan politik, untuk bekerjasama (koalisi) dalam tata kelola negara-bangsa. Ajakan untuk berkoalisi selalu dilandasi kebutuhan, bahkan termasuk pertimbangan atau alasan sangat strategis. Misalnya, tantangan riel yang tidak ringan yang sedang atau akan dihadapi negara. Pertimbangan strategis lainnya adalah demi terwujudnya harmoni antar-elemen masyarakat pasca pemilihan umum (Pemilu).

Dua kebutuhan dan pertimbangan strategis seperti itulah yang melandasi keputusan dan langkah politik Presiden Joko Widodo – sebagai pemenang Pilpres 2019 – mengajak lawannya, sosok Prabowo Subianto, untuk berkoalisi dalam pemerintahan sekarang ini. Berkat langkah itu, rivalitas antar-kelompok masyarakat bisa direduksi, dan stabilitas nasional serta ketertibangan umum bisa dirawat dan dijaga dengan baik.

Catatan Ketua MPR RI : Gotong Royong dan Menghidupi Kewajiban Check and Balances

Sebagai Wakil Ketua Umum Partai Golkar, anggota koalisi dari pemenang Pilpres 2024, saya memahami dan merasakan bahwa pasangan presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, ingin mengajak semua elemen masyarakat untuk bergotong royong menghadapi tantangan riel yang sedang mengemuka saat ini. Indonesia pun tak bisa menghindar dari ragam tantangan itu. Kesediaan semua elemen masyarakat untuk bekerjasama menghadapi tantangan sekarang ini, dengan sendirinya, akan menjadi faktor pendorong bagi terwujudnya harmoni antar-elemen masyarakat pasca Pemilu.

Adalah fakta bahwa masyarakat sempat terkotak-kotak karena perbedaan pilihan politik. Kecenderungan seperti ini tentu saja tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Untuk mereduksi potensi masalah di kemudian hari, Saya sampai pada kesimpulan bahwa tatanan politik Indonesia saat ini hingga beberapa waktu ke depan belum membutuhkan oposisi di parlemen. Sebaliknya, seluruh partai politik termasuk Golkar seyogyanya sepakat dan mendukung inisiatif pasangan presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, untuk mengajak semua kekuatan politik berkoalisi dan membangun kerja sama bergotong royong melanjutkan pembangunan nasional, sambil menghadapi dan menanggapi ketidakpastian global saat ini.

Ada dua pertimbangan utama mengapa Saya sebagai Ketua MPR RI menyampaikan hal ini. Pertama, semua tokoh dan elit politik dari semua kekuatan politik idealnya fokus pada upaya bersama memulihkan harmoni di antara sesama anak bangsa. Pemilu telah usai. Kini, saatnya memulihkan silahturahmi di antara semua dan sesama elemen bangsa. Pihak-pihak yang belum dapat menerima keputusan resmi atas hasil Pemilu diberi peluang untuk mengajukan keberatan melalui jalur hukum. Pertimbangan kedua, tantangan riel di bidang ekonomi saat ini cukup berat. Demikian beratnya sehingga diperlukan kesediaan semua elemen masyarakat untuk bergotong royong menghadapi ragam tantangan itu.

Sebagaimana telah diungkap sebelumnya, ketidakpastian global akibat konflik dan perang di beberapa kawasan menimbulkan gangguan cukup serius terhadap dinamika perekonomian dunia. Ada faktor suku bunga acuan yang naik, gangguan rantai pasok, naiknya harga minyak mentah di pasar dunia hingga faktor melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Oleh faktor utang luar negeri dan faktor ketergantungan dari impor minyak, Indonesia otomatis terdampak oleh tingginya suku bunga dan naiknya harga minyak mentah dunia, serta menguatnya nilai tukar dolar AS.

Tak hanya para ekonom, sebagian masyarakat pun sudah paham bahwa APBN tahun berjalan sedang mengalami tekanan lumayan berat karena naiknya harga minyak mentah, tingginya suku Bunga acuan dan faktor melemahnya rupiah terhadap dolar AS. Nilai atau belanja impor minyak menjadi lebih mahal. Subsidi bahan bakar minyak (BBM) ikut membengkak. Menguatnya nilai tukar dolar AS di tengah suku bunga acuan yang tinggi menyebabkan pengeluaran untuk membayar pokok dan bunga utang luar negeri menjadi lebih besar dari sebelumnya.

Sebagian masyarakat pun tahu bahwa bahwa pemerintah saat ini memilih kebijakan menahan harga BBM bersubsidi yang dijual Pertamina pada tingkat yang sekarang, walaupun di saat yang sama produsen BBM lainnya sudah menaikkan harga jual. Sudah dipastikan bahwa pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM hingga Juni 2024 nanti. Terkait BBM bersubsidi itu, hanya pemerintah yang tahu apa yang akan terjadi di bulan Juni mendatang.

Pilihannya memang tidak mudah. Pasalnya, ketika harga energi dinaikan, dampaknya sangat signifikan. Biaya produksi naik. Mau tak mau, harga barang dan jasa ikut naik. Laju inflasi menjadi sulit dikenalikan. Kenaikan harga barang dan jasa akan memperlemah daya beli atau konsumsi masyarakat. Kalau sudah begitu, taruhannya adalah prospek pertumbuhan ekonomi.

Untuk mereduksi semua potensi masalah itulah dibutuhkan kesediaan semua elemen masyarakat untuk bergotong royong. Bekerjasama atau koalisi tidak otomatis mengeliminasi kewajiban bersama melaksanakan fungsi checks and balances. Kritik atau koreksi kebijakan pun bisa dilakukan dari dalam organisasi satuan kerja.

Red

Kapolri Beri Penghargaan Casis Bintara Jari Putus Dibegal Masuk Bintara Polri

Jakarta, – KABAR EKSPRES II Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan penghargaan kepada calon siswa Bintara Polri yang menjadi korban begal hingga jari tangannya putus di Kebun Jeruk, Jakarta Barat (Jakbar), Satrio Mukhti (18). Jenderal Sigit merekrut Satrio untuk ikut pendidikan Bintara Polri melalui jalur khusus disabilitas.

“Bapak Kapolri prihatin dengan kejadian yang dialami casis tersebut. Namun Bapak Kapolri pun bangga, casis tersebut memiliki keberanian melawan komplotan begal, dan casis tersebut tetap semangat ingin mengikuti rekrutmen,” kata Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulis, Jumat (17/5/2024).

“Sehingga Bapak Kapolri memberikan penghargaan kepada adik kita, Satrio Mukhti, diterima sebagai anggota Polri,” lanjut Irjen Dedi.

Kapolri Beri Penghargaan Casis Bintara Jari Putus Dibegal Masuk Bintara Polri

Seperti diketahui, Satrio Mukhti dibegal di Jalan Arjuna, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Satrio sempat berduel melawan pelaku bersenjata golok.

“Awalnya saya tidak melihat dia bawa senjata tajam, jadi berantem pertama tidak membawa senjata tajam. Sempat satu lawan satu,” ujar Satrio saat ditemui detikcom di rumahnya di Tanjung Duren Utara, Grogol, Jakarta Barat, Rabu (15/5).

Satrio mengungkapkan, awalnya, pada Sabtu (11/5), dia tengah berangkat untuk tes psikotes bintara Polri di SMK Media Informatika Pasanggrahan, Jakarta Selatan. Dia berangkat pukul 04.00 WIB karena tes dilakukan pada pukul 05.00 WIB.

“Pelaku itu satu motor tapi tiga orang. Pas berantem itu orang pertama kalah, tapi temannya yang tengah langsung turun dan ngeluarin senjata tajam,” kata Satrio.

Pelaku yang membawa golok langsung mengayunkan senjatanya hingga ditangkis oleh Satrio. Akibatnya, jari kelingking korban hampir putus.

“Pertama pas dibacok saya nggak merasa tangan saya kena, karena saya merasa nangkisnya pegangan goloknya. Dua kali dibacok, tangan dan kaki, alhamdulillah saya pakai helm jadi kepala nggak kena,” ujar Satrio.

Akibat pembegalan ini, Satrio mengalami luka parah di tangan. Jari kelingkingnya hampir putus karena menangkis golok.

“Kalau luka yang parah tangan, kaki juga cukup parah. Tulang kelingkingnya putus, tapi masih nyantel, pas operasi saya masih pegang jari saya,” ucap Satrio.

Satrio akhirnya terjatuh. Sementara para pelaku berhasil membawa kabur motor dan ponsel miliknya.

Dengan kejadian yang dialaminya, Satrio berharap masih bisa mengikuti rangkaian tes bintara Polri. Satrio mengaku telah dua kali mengikuti tes bintara Polri. Menurut dia, menjadi polisi adalah cita-citanya sejak kecil.

“Dengan kejadian ini, jika mimpi saya harus terkubur saya ikhlas. Tapi kalau dengan kejadian ini saya bisa jadi anggota Polri, saya siap,” tegas Satrio.

Pada kesempatan berbeda, Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Sutrisno menuturkan korban telah menjalani operasi penyambungan jari. “Sudah, sudah dioperasi. Sudah disambung,” Ujarnya, Selasa (15/5).

Reporter: Casroni