Ditinggal ke Rumah Sakit, Dua Anak wartawan Hangus Terbakar

Surabaya, – KABAR EKSPRES II Komunitas Jurnalis Jawa Timur menyampaikan solidaritasnya atas tragedi kebakaran rumah yang sudah menelan 2 korban jiwa buah hati Petrus Gultom wartawan online di Batubara.

Dua korban itu masih anak-anak, bernama Miftahul Jannah Gultom 13th, dan Naya Azahra Gultom 10th, keduanya hangus terbakar di dalam kamar mandi dengan kondisi mengenaskan.

Tragedi itu masih menjadi misteri, dan terngiang bagi keluarga Gultom, belum genap satu tahun lalu di Desa Sukaramai, Kecamatan Air Putih Kabupaten Batubara, Provinsi Sumatera Utara, tepatnya pada hari Rabu, 28 Juni 2023.

Mendengar kisah pilu yang dialami teman seprofesinya, akhirnya Ade S.Maulana, Ketua Umum KJJT (Komunitas Jurnalis Jawa Timur) menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada rekan Gultom beserta keluarga.

“Kasus keluarga Gultom harus kita kawal, meski jarak yang membatasi kami, komunitas jurnalis jawa timur tetap konsisten akan selalu menggaungkan solidaritas rekan seprofesi. Mewakili rekan-rekan yang tergabung dalam komunitas jurnalis jawa timur, kami sampaikan turut berduka atas kejadian yang dialami dua putri rekan Gultom.” Ucap Ade sambil menghela nafas, pada Rabu (01/05/2024).

Sebelum Terbakar Hangus, Korban Sampaikan Firasat ke Ibunya Rumahnya Akan Dibakar

Dari cerita rekan Gultom kepada KJJT, pada Rabu, 28 Juni 2023 lalu. Pukul 02.00 Wib. Anaknya yang berusia 3,5 tahun bernama Classio Devano Gultom sakit, yang harus dibawah ke Rumah Sakit (RS) saat itu juga. Dengan terpaksa Gultom meninggalkan ke dua putrinya itu berada di rumah, Miftahul Jannah Gultom 13th, dan Naya Azahra Gultom 10th. Pintupun terkunci dari dalam saat Gultom dan istrinya membawa anaknya ke rumah sakit.

Dalam perjalanan pulang dari rumah sakit, Gultom terkejut rumahnya telah dilalap api. Berusaha untuk mencari ke dua putrinya dan terlihat ada di kamar mandi dengan kondisi hangus terbakar. Gultom pun tertegun dan menangis, dalam benaknya mengapa tetangganya tidak ada yang ‘menolong’.

Kepada Aparat Penegak Hukum (APH) yang menangani kasus itu. Ade berharap, pihaknya bisa mengungkap kasus yang di alami Gultom. Percayakan kepada Polri pada kasus ini, KJJT hanya meminta untuk segera disampaikan ke publik dan sampaikan ke awak media, hasil dari penanganan atas tewasnya dua putri Gultom.

“Petrus Gultom mengharap kepastian hukum untuk kedua putrinya. Dirinya menanti keadilan, namun sampai saat ini belum juga ada kepastian,” pintanya.

Masih menurut pengakuan Gultom, yang disampaikan Ade. “Misteri” kematian putri Gultom, satu bulan sebelum kejadian anaknya pernah bercerita kepada ibu nya bahwa rumahnya mau dibakar, dan dia tidak menyangka apa yang diucapkan anak nya itu benar terjadi.

Tragedi ini, akan dijadikan sebuah pelajaran dan pengalaman untuk kita semua yang menyandang profesi wartawan. Masih hangat-hangatnya “arus gelombang ombak” para pemangku dan pelaksana UU Pers No. 40 Tahun 1999. Belum lagi, krisis kepercayaan terhadap profesi yang menjadi alat kepentingan satu sama lain. Imbasnya nasib keluarga wartawan/jurnalis terabaikan.

Red

Sumber Resmi : Disivisi Humas KJJT

Gerak Cepat TNI AL Evakuasi Korban Erupsi Susulan Gunung Ruang Dengan KRI Kakap-811

JAKARTA, – KABAR EKSPRES II TNI Angkatan Laut (TNI AL) mengerahkan unsur alustsistanya yakni KRI Kakap-811 Lantamal VIII Manado melaksanakan evakuasi warga korban bencana alam erupsi Gunung Ruang di Tagulandang, Sulawesi Utara, Selasa kemarin (30/04/2024),

di mana pada Rabu (01/05/2024) dini hari KRI Kakap-811 telah tiba di Dermaga Beaching Dissyahal Bitung, Lantamal VIII Manado.

Melihat situasi dan status awas Gunung Ruang, Danlantamal VIII Laksamana Pertama TNI Nouldy J. Tangka, S.A.P., M.Tr.Opsla., CHRMP, segera mengirimkan bantuan menggunakan KRI Kakap-811 dibawah pimpinan Mayor Laut (P) Kukuh Dwiyanto, S.M sebagai Komandan agar segera melaksanakan evakuasi warga Tagulandang.

Sebanyak 123 orang korban terdampak erupsi dengan rincian 74 orang wanita dan 49 orang pria telah berhasil dievakuasi oleh Tim Gabungan yang terdiri dari TNI AL, TNI AD, dan TNI AU.

Setibanya di Bitung, dilaksanakan debarkasi korban yang dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan (bagi korban yang sakit) dan pendataan oleh pihak Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bitung.

Sebanyak 47 orang langsung dijemput pihak keluarga, sedangkan 76 orang belum ada penjemputan dari pihak keluarga dan saat ini masih berada di BLK Kota Bitung di bawah pengawasan Dinsos dan Dinkes Kota Bitung.

Gerak Cepat TNI AL Evakuasi Korban Erupsi Susulan Gunung Ruang Dengan KRI Kakap-811

Selanjutnya pada Rabu siang sekitar pukul 11.55 WITA, KRI Kakap-811 segera melanjutkan evakuasi kembali menuju Tagulandang dengan membawa bantuan kemanusiaan yang berupa makanan dan minuman yang akan didistribusikan untuk korban terdampak bencana di Tagulandang.

Danlantamal VIII yang onboard di KRI Kakap-811 menyampaikan bahwa, “TNI AL akan terus membantu proses evakuasi korban terdampak bencana dan berkoordinasi dengan Stakeholder terkait dan memprioritaskan proses evakuasi dengan cepat korban terdampak Gunung Ruang”.

Dalam berbagai kesempatan, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh jajaran bahwa kehadiran TNI AL diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, khususnya dalam hal ini membantu evakuasi korban terdampak erupsi Gunung Ruang.

Reporter: Casroni

Sumber : Dinas Penerangan Angkatan Laut.

May Day 2024, Exco Partai Buruh Sumut Demonstrasi di DPRD Sumut

Medan, – KABAR EKSPRES II Peringati Hari Buruh Internasional atau May Day 2024, seratus dua puluhan massa dari Executive Comitee (Exco) Partai Buruh Provinsi Sumatera Utara (Sumut) gelar unjuk rasa yang dinamai Aksi Simpati May Day 2024 di 2 (dua) titik lokasi berbeda di Kota Medan, Rabu (01/05/2024).

Massa aksi memulai orasinya didepan Kantor Pos Medan dan dilanjut di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara (DPRD Prov Sumut), Jalan Imam Bonjol, Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan.

Dalam aksinya didepan Kantor DPRD Sumut, ratusan massa mengatakan, pasca berlakunya Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja, upah semakin murah, Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) semakin mudah, hak atas cuti-cuti berpotensi hilang, dan kebebasan berorganisasi semakin diberangus.

Bukan hanya itu, massa juga menyatakan Undang-Undang Cipta Kerja merupakan Undang-Undang perbudakan. Mereka menyebut kehidupan kaum buruh dan keluarganya dimiskinkan secara legal oleh wakil-wakil rakyat di Eksekutif maupun Legislatif melalui regulasi Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja maupun aturan-aturan turunannya.

Koordinator aksi, Tony Rickson Silalahi, dalam orasinya mewakili ratusan massa, mengancam, bila tuntutan mereka tidak ditindak lanjuti oleh DPRD Sumut maupun pihak terkait lainnya, maka akan dilakukan mogok kerja massal dan bahkan akan terus melakukan aksi demonstrasi secara estafet.

May Day 2024, Exco Partai Buruh Sumut Unjuk Rasa di DPRD Sumut

Adapun tuntutan aksi yang dibacakan oleh Tony dihadapan personil Kepolisian yang mengawal dan melakukan pengamanan pada aksi itu adalah:
1. Cabut/batalkan Omnibus Law UU “perbudakan” Cipta Kerja;
2. Hostum: Hapuskan Outsourching – Tolak Upah Murah;
3. Segera selesaikan kasus-kasus Ketenagakerjaan yang mandeg penanganannya selama bertahun-tahun di Wasnaker-SU;
4. Segera selesaikan kasus buruh PT. SAMAWOOD dan menolak keras PHK sepihak di perusahaan tersebut;
5. Bayarkan dan selesaikan segera THR di PT. Bahruny Langkat;
6. Agar Disnaker Sumut selesaikan kasus Perburuhan di PT. Starindo Prima yang sudah 10 tahun lebih;
7. Tambah Personil dan Anggaran bagi Wasnaker-SU untuk penguatan dan penegakkan hukum Ketenagakerjaan.
8. Segera selesaikan kasus perburuhan yang terjadi di: PT. SAMROCK, PT. ERAMAS, PT. SRI RAHHAYU AGUNG, PT. BINTANG MUTIARA CEMERLANG, PT. GCS dan PT. CIPTA PRIMA.

Ironisnya, aksi tersebut tidak mendapat respon dari pihak DPRD Sumut. Pasalnya, satupun anggota DPRD Sumut tidak terlihat menyambut ataupun menemui massa yang sedang memperjuangkan haknya didepan kantor wakil rakyat Sumut itu.

Ditemui usai aksi, Tony mengaku pihaknya sangat kecewa terhadap DPRD Sumut yang tidak peduli dengan aksi perjuangan yang mereka lakukan.

“Kami sangat kecewa dengan wakil rakyat di DPRD Sumatera Utara, mereka wakil rakyat yang dipilih oleh rakyat tapi pada saat rakyat datang di kantor DPRD mereka tidak datang, mereka tidak ada yang muncul. Mereka tahu bahwa ini ada aksi demonstrasi karena kita sampaikan surat tembusan kepada DPRD, tapi sangat disayangkan DPRD tidak respon terhadap aspirasi-aspirasi rakyat,” ucap Tony dengan nada kecewa.

Dengan ketidakperdulian DPR dan juga pemerintah saat ini terhadap nasib buruh, Tony berharap, DPR maupun pemerintah yang telah terpilih benar-benar bisa menampung dan memperjuangkan aspirasi kaum buruh.

“Karena nanti ada pergantian pemerintahan, kami berharap pemerintahan yang baru bisa mendengar, menampung dan menindaklanjuti tuntutan kami khususnya tentang cabut dan batalkan Omnibus Law Cipta Kerja,” harap Tony.

Pantauan awak media, sebelum massa membubarkan diri, tampak perwakilan massa memberikan setangkai bunga kepada tiap-tiap personil Kepolisian yang hadir sebagai rasa simpati terhadap kinerja Polri dalam melakukan pengamanan terhadap aksi buruh.

Wakil Ketua Partai Buruh Sumut, Anggiat Pasaribu, mengatakan, pemberian bunga tersebut merupakan wujud apresiasi kaum buruh terhadap Kepolisian khusunya Polda Sumut yang telah menjadi garda terdepan dalam mengawal dan melakukan pengamanan aksi yang dinamai Aksi Simpati May Day 2024 itu.

“Selama kita berjuang di lapangan bahkan berpuluh-puluh tahun Polda Sumut selalu bersama kita, mereka sangat akrab dan sangat bersatu dengan buruh apabila melakukan aksi. Kita tadi sudah menyampaikan bunga ke Kepolisian, dimana bunga itu sebagai apresiasi setinggi-tingginya terhadap Polri khususnya Polda Sumatera Utara yang telah mengamankan dan mengawal kegiatan ini. Bunga itu juga sebagai lambang keakraban dan lambang kecintaan buruh yang ada di Sumatera Utara terhadap Polda Sumut,” ucap Anggiat.

Menyikapi Polda Sumut yang telah menjadi benteng utama dalam pengamanan yang humanis ditiap aksi yang dilakukan, Tony berharap, hal tersebut terus dilakukan dan dipertahankan oleh Polda Sumut. Sebab hal itu, ia nilai sebagai wujud keberpihakan terhadap rakyat.

“Kami mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Kepolisian khususnya Polda Sumatera Utara dan Polrestabes Medan yang setiap kami melakukan aksi, kita selalu berkoordinasi dengan baik. Kami berharap hubungan ini terus berjalan dengan baik,” kata Tony.

Reporter: Rizky

Penyidik Polsek Medan Area Tidak Profesional, Kasus Penganiayaan di SP3kan

Medan, – KABAR EKAPRES II Korban penganiayaan atas nama David Chandra (40) dan atas nama lina warga Jalan Sutomo kecewa dengan kinerja penyidik Polsek Medan Area.

Pasalnya, mereka menjadi korban penganiayaan di sebuah Cafe di Jalan Pasir Putih, Kelurahan Sukaramai ll, Kecamatan Medan Area pada hari Selasa, 19 Maret 2024, sekitar pukul 00:30 wib.

Atas peristiwa tersebut David Chandra dan Lina membuat laporkan ke Polsek Medan Area,sesuai dengan laporan Polisi No LP/197/B/Iii/2024/SPKT Sektor Medan Area.setelah laporan tersebut David Chandra dan Lina melakukan visum et repertum ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan. dan sudah memberikan keterangan di hadapan penyidik Polsek Medan Area,

Kuasa hukum David Chandra, Zoelfikar, SH menceritakan kronologinya bermula pada saat kliennya bersama korban lain dan rekan – rekan datang ke cafe 38 yang berada di Belakang Central Land.

Polsek Medan Area Tidak Merespon Laporan Korban Penganiayaan, Bahkan Laporan Di SP3 Oleh Polsek Medan Area

“Klien kami dan para pengunjung lainnya sedang menikmati minuman beralkohol dengan berbagai jenis sesuai pesanan masing – masing para pengunjung di Cafe tersebut,” ucap Zoelfikar.

Singkat cerita, lanjut Zoelfikar, kliennya ingin melakukan pembayaran. Namun pada saat itu ada seorang wanita yang tidak dikenal bertanya kepada kliennya.

“Kapan kita minum di Amapi,” ucap Zoelfikar menirukan ucapan wanita tersebut.

Sontak kliennya menjawab kalau soal minum gampang, tapi siapa yang mau bayar, sambil meninggalkan wanita yang tidak dikenal tersebut.

“Setelah itu, klien saya kembali ke tempat duduknya, dan oleh seorang pria yang tadinya duduk bersama wanita yang menanyakan tadi sambil berkata kalau banyak duit minum di Amapi dong, jangan minum disini sampai botolnya dibarisi,” jelas Zoelfikar.

Tidak hanya pria itu menghempaskan sandal di hadapan korban (David Chandra), sehingga terjadi cekcok.

“Karena sendal yang di hempaskan di hadapan, Klien saya langsung respon dan menghempas kursi didudukinya kelantai. Selanjut terjadi cekcok klien saya dengan pria tersebut, dimana pria tersebut menarik kerah baju klien kami dan pria tersebut memukul klien kami, yang klien kami berusaha melepaskan cengkraman tangan pria tersebut mengakibatkan kalung klien kami terputus, selain itu pria tersebut juga memukul klien kami, atas kejadian itu klien kami berusaha membela diri.

Berdasarkan kejadian itu, David Chandra melaporkan pelaku ke Polsek Medan Area. Namun sangat disayangkan laporannya tidak direspon bahkan laporannya di SP3 oleh Polsek Medan Area.

Merasa tidak mendapatkan keadilan, Kantor Pengacara Banjar Deli akan melayangkan laporan ke Wasidik dan Bidpropam Polda Sumatera Utara.

Zoelfikar, SH berharap kliennya mendapat keadilan karena menjadi korban penganiyaan yang belakang diketahui pelaku bernama Tjang Sun Sin.

Selain itu, ada korban lain selain David Chandra yang bernama Lina juga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh wanita bernama Sunny.

“Sudah jelas klien kami David Chandra dan korban lain bernama Lina mendapatkan hasil visum et revertum yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Bhayangkara Medan dan terdapat tanda kekerasan terhadap klien kami, namun kenapa laporannya di SP3,” kesal Zoelfikar.

Disisi lain, ternyata pelaku yang dilaporkan Davit Chandra membuat laporan juga di Polrestabes Medan, laporan Tjan Sun Sin diterima dan langsung diproses sehingga klien Zoelfikar ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Adanya kejanggalan itu membuat tanda tanya besar bagi kuasa hukum dan keluarga David Chandra.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Harles Gultom saat di temuin awak media di ruang kerjanya, Selasa (30/4/2024) malam mengatakan,
tidak ada keterangan saksi- saksi baik itu dari satpam,pemilik dan karyawan cafe, yang mendukung keterangan korban dan di dukung oleh rekaman vidio dan cctv,bahwa tidak di aniaya.

Setelah di gelar perkara sebanyak 3 kali di Polrestabes Medan hasilnya tidak dapat di tingkatkan ke proses penyelidikan dan dihentikan penyelidikannya.

Reporter: Rizky/Tim/RI-1

Maju Pilgub Jateng, Irjen Pol. Ahmad Luthfi Terima Dukungan Komunitas Trail Pati

PATI, – KABAR EKSPRES II Bursa Pemilihan Gubernur Jawa Tengah tahun 2024 semakin ramai, beberapa nama mulai bermunculan dan beredar di masyarakat, Seperti salah satunya adalah Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, Rabu (1/5/2024).

Dukungan terhadap Irjen Pol Ahmad Luthfi untuk maju menjadi calon gubernur Jateng bermunculan dari berbagai lapisan dan komunitas yang ada di masyarakat.

Tidak ketinggalan komunitas trail di Pati yang menamakan dirinya “BOLONE LUTFI” menyatakan siap mendukung pencalonan Irjen Pol Ahmad Luthfi sebagai Calon Gubernur Jateng.

Disampaikan langsung oleh Koordinator Komunitas trail “BOLONE LUTFI” Pati Aceng Sutiyono menyatakan, bahwa pihaknya bersama seluruh anggota komunitas siap mendukung Irjen Pol Ahmad Lutfi sebagai Gubernur Jateng.

Aceng menambahkan, Ahmad Lutfi adalah merupakan sosok Pemimpin yang sederhana dan dekat dengan masyarakat, apalagi dengan kalangan komunitas trail.

Komunitas Trail Pati Hantarkan Irjen Pol. Ahmad Luthfi Menjadi Gubernur Jateng

Di beberapa event Ahmad Lutfi sering menyempatkan diri untuk hadir mengikuti kegiatan trabas baksos.” Memang hampir bisa dipastikan bahwa event trabas yang sering diselenggarakan oleh komunitas trail disamping sebagai sarana olah raga dan hiburan.

Tetapi juga sebagai sarana untuk melakukan kegiatan-kegiatan sosial, diantaranya pembangunan masjid atau tempat-tempat ibadah, pemberian sembako kepada masyarakat kurang mampu, pelayanan kesehatan gratis dan penanaman pohon pada beberapa lahan kritis.

Kebersamaan Ahmad Lutfi dengan komunitas trail bukan hal yang asing lagi, ia di kalangan komunitas trail ibarat di rumah sendiri.

Sehingga tidak heran jika komunitas trail di Pati siap mendukung Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi untuk maju menjadi Kandidat Calon Gubernur Jateng”, tutup Aceng Sutiyono.

Reporter: Imam/GK

16 Pucuk Senpi Rutan Rengat Diperiksa, Ini Kata Sat Intelkam Polres Inhu

INHU, – KABAR EKSPRES II Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Dody Wirawijaya melalui melalui Sat Intelkam kunjungi Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rengat, Kanwil Kemenkum HAM Riau, Selasa (30/4/2024) siang.

Kunjungan tersebut dipimpin Kanit IV Sat Intelkam, Iptu Agus Ferinaldi, bersama tiga orang personil lainnya. Kunjungan kali ini guna memastikan kelayakan pemakaian serta izin penggunaan senjata api (senpi) oleh personil penjagaan Rutan Kelas IIB Rengat.

Tidak sebatas pengecekan dan pemeriksaan izin penggunaan senpi, tim dari Sat Intelkam Polres Inhu juga melakukan cek fisik dan nomor seri senpi yang digunakan personil Rutan Rengat.

Hal itu tentunya menjadi dasar pembaharuan maupun perpanjangan Buku Kepemilikan Senjata Api (BPSA) di Polda Riau. Sedikitnya, ada 6 unit senpi laras panjang dan 10 unit laras pendek yang diperiksa kelayakan nya.

“Satu persatu senjata api dan dokumen dikeluarkan untuk dicek, termasuk amunisi yang tersedia. Al hasil semuanya berjalan sesuai SOP yang ada,” kata Kepala Rutan Rengat, Julius Barus didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR), Wan Rezwanda, menjawab wartawan di kantornya.

16 Pucuk Senpi Rutan Rengat Diperiksa, Ini Kata Sat Intelkam Polres Inhu

Penggunaan senpi oleh petugas Rutan Rengat menjadi salah satu perhatian khusus, karena merupakan jenis alat pengamanan dan pertahanan terakhir bagi petugas dalam menjalankan tugas.

Dengan demikian lanjut Julius Barus, pemeriksaan yang dilakukan oleh jajaran Polres Inhu, tentu menjadi sarana kontrol terkait pemeliharaan serta pengadministrasian senjata api yang digunakan pihak Rutan.

“Pemeriksaan ini akan dilakukan secara rutin dan berkala. Oleh karena itu, diharapkan Pihak Polres Inhu dapat menjadi institusi kontrol dalam hal pemeliharaan, pengadministrasian maupun inventarisir senjata api milik Rutan Rengat,” tutur Julius Barus.

Dilanjutkan Julius Barus, pemeriksaan senpi oleh jajaran Polres inhu ini juga merupakan wujud hubungan baik antara insan pemasyarakatan dengan kepolisian, dalam mewujudkan situasi aman dan kondusif di lingkungan Rutan Rengat.

Tujuan lain yang tersirat dalam pengecekan senpi ini, merupakan wujud implementasi dan salah satu kunci Pemasyarakatan maju yang di gagas oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), yakni melakukan sinergitas dengan Aparat Penegak Hukum (APH), baik itu dalam hal pengamanan dan menjaga keamanan serta ketertiban yang ada di lapas maupun rutan.

Kedepan sambung lulusan Magister Ilmu Hukum Sumatera Utara itu, pihaknya akan terus menjalin komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dengan Polres Inhu, dalam hal keamanan dan ketertiban, serta dalam hal-hal lain.

“Semoga sinergitas ini terus terbangun dengan baik dan berkesinambungan. Dan atas nama Rutan Rengat saya mengucapkan terimakasih kepada jajaran Polres Inhu,” singkat Julius Barus.

Sementara itu, Kanit IV Sat Intelkam Polres Inhu, Iptu Agus Ferinaldi menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu tugas kepolisian dibidang intelejen khususnya perizinan, pengawasan dan pengendalian senjata api non organik TNI/Polri.

“Dan alhamdulillah, dari pemeriksaan dan pengecekan yang kita lakukan terhadap senpi yang dipergunakan pihak Rutan Rengat, semua sudah sesuai ketentuan dan SOP yang berlaku,” singkat Agus.

Reporter: Casroni

Lindu Aji Purbalingga Mengukuhkan Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak pada Hari Buruh Sedunia

Purbalingga, – KABAR EKSPRES II Pada Hari Buruh Sedunia yang diperingati setiap tanggal 1 Mei, DPC Lindu Aji Kabupaten Purbalingga menggelar acara pengukuhan Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Acara ini digelar di Gedung Sekretariat Lindu Aji, Babakan, Kalimanah, Purbalingga pada Rabu, 1 Mei 2024.

Dalam pemaparannya, Penasehat Lindu Aji Purbalingga sekaligus Lawyer, Senentyo, SH., menyampaikan bahwa era globalisasi membawa dampak signifikan terhadap kerjasama antarnegara dan meningkatnya ketergantungan. Hal ini menimbulkan isu-isu mendasar terkait hak asasi manusia, khususnya terhadap perempuan dan anak. Pendirian Bidang PPA Lindu Aji sebagai langkah konkret dalam menanggapi permasalahan ini, yang diinisiasi oleh Lawyer Pak Lukman LHH Lindu Aji.

Lindu Aji Purbalingga Mengukuhkan Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak pada Hari Buruh Sedunia

Ketua DPC Lindu Aji Purbalingga, Imam Yahdi SF, S. Pd., menyoroti pentingnya pembentukan Bidang PPA sebagai respons terhadap jumlah masalah yang melibatkan lembaga hukum. Kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menangani masalah perlindungan perempuan dan anak secara komprehensif.

Dalam kesempatan yang sama, Dinsos Purbalingga, yang diwakili oleh Bidang PPPA, Brianda Astro Diaz, S. STP, M. Si., menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Lindu Aji dalam memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak-anak.

Kegiatan pengukuhan Bidang PPA Lindu Aji diisi dengan materi dari Lawyer Dany Sakti Anggraeni, SH., dan Lawyer Diana Prabandari, SH. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Ketua DPC Lindu Aji, Penasehat, Dinsos Purbalingga, dan Koordinator LHH, Lawyer Lukman, SH., serta Srikandi LA.

Melalui langkah-langkah ini, Lindu Aji DPC Purbalingga menunjukkan komitmen yang kuat dalam melindungi hak dan keamanan perempuan serta anak-anak di wilayah Purbalingga.

Reporter: Imam

Upacara Kenaikan Pangkat Wakapolres OKU Selatan AKBP Hardan Hs dari Kompol ke AKBP

Oku selatan, – KABAR EKSPRES II Dalam sebuah upacara yang penuh semangat dan khidmat, Kompol Hardan Hs dipromosikan dari pangkat Kompol menjadi AKBP. Upacara yang berlangsung di halaman markas Polres Okuselatan ini menjadi momen yang bersejarah bagi perjalanan karier Kompol Hardan Hs dalam dinas Kepolisian Republik Indonesia.

Inspektur upacara, AKBP Listiyono Dwi Nugroho S.I.K M.H., mengarahkan jalannya upacara dengan penuh tata tertib dan kehormatan. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya dedikasi dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai seorang polisi.

Upacara Kenaikan Pangkat Wakapolres OKU Selatan AKBP Hardan Hs dari Kompol ke AKBP

Kapolres Okuselatan, dalam ucapan selamatnya, menggambarkan Kompol Hardan Hs sebagai figur yang layak dijadikan teladan. “Pak Waka kita ini ibarat pati Gajah Mada, dari postur tubuh hingga perilaku merupakan role model: Satya Haprabu,” ujar beliau dengan penuh penghargaan. “Memang benar-benar sebagai contoh terbaik bagi kita, sehingga memang pantas negara memberikan penghargaan kenaikan pangkat.”

Kenaikan pangkat Kompol Hardan Hs menjadi AKBP tidak hanya merupakan penghargaan atas prestasi individualnya, tetapi juga sebuah pengakuan akan dedikasi dan kontribusinya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Reporter: UDIN IWO I

Gagalkan Aksi Tawuran, Polres Tegal Kota Berhasil Mengamankan 10 Remaja Bersenjata Tajam

Kota Tegal, – KABAR EKSPRES II Hendak melakukan aksi tawuran, sekelompok remaja diamankan Patroli Sat Samapta Polres Tegal Kota, Rabu (1/5/2024) dinihari dari sejumlah lokasi di Kota Tegal

Polisi juga menyita belasan senjata tajam dan kendaraan yang digunakan. Saat ini mereka telah berada di Mapolres untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Tegal Kota melalui Kasat Samapta AKP Bambang SD, mengatakan aksi tawuran ini kerap membuat resah warga. “Bahkan sebelumnya sempat ramai di grup WA anak-anak muda yang konvoi dan indikasinya akan melakukan tawuran,” ujar AKP Bambang

Dari informasi tersebut, lanjutnya Polisi melakukan langkah-langkah preventif atau pencegahan aksi tawuran pada dua lokasi yang berbeda, yakni di jalan Surabayan, Panggung

Gagalkan Aksi Tawuran, Polres Tegal Kota Berhasil Mengamankan 10 Remaja Bersenjata Tajam

“Sebanyak 10 orang remaja berikut 8 bilah senjata tajam celurit dan 5 sepeda motor kita amankan. Kemudian di gedung Ex Marina Plaza kita amankan 4 clurit dan 5 SPM, namun para pelaku berhasil kabur,” jelasnnya

Kasat Samapta menambahkan, pihaknya terus meningkatkan patroli, selain mengantisipasi aksi tawuran juga untuk mencegah terjadinya aksi kejahatan lainnya. Seperti C3 (curas, curat, curanmor), premanisme, balapan liar dan geng motor.

Polres Tegal Kota akan terus menggelar kegiatan patroli seperti ini. Sekaligus sebagai upaya Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” imbuhnya.

Lebih lanjut Kasat Samapta mengatakan, saat ini seluruh remaja berikut barang buktinya masih berada di Mapolres Tegal Kota. Untuk dimintai keterangan dan penyelidikan lebih lanjut oleh Satreskrim.

Reporter: Ahmad S

Sastgas Yonkav 6/Naga Karimata Kembali Gagalkan Penyelundupan di Sekitar Patok Prov 51

Sunkaen, NTT. – KABAR EKSPRES II Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonkav 6/Naga Karimata yang dipimpin Letkol Kav Ronald Tampubolon, S.H., M.Han.(Dansatgas), kembali menggagalkan aksi penyelundupan Bahan Bakar Minyak Jenis Solar sebanyak 55 Liter, Rokok Thanos Bold sebanyak 2 Slop, Minuman Keras merk Napoleon 2 Dus,

Minuman Fanta sebanyak 24 Kaleng dan minuman Sprite sebanyak 24 Kaleng di sekitar Patok Prov 51 yang berada di Wilayah Yurisdiksi Indonesia tepatnya di Desa Sunkaen, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten TTU, Prov. NTT. Rabu (1/5/2024).

Menurut Danpos Baen Letda Kav Malik Hasibuan, kegiatan Patroli bermula adanya informasi dari warga saat Komsos tentang adanya aktivitas illegal disekitaran Jalan Tikus yang ada di Desa Sunkaen. Menyikapi informasi tersebut, sesuai perintah Dan SSK II, saya briefing Anggota untuk melaksanakan Patroli dan Ambush di sepanjang jalan tikus yang diduga berpotensi akan dilalui penyelundup.

Sastgas Yonkav 6/Naga Karimata Kembali Gagalkan Penyelundupan di Sekitar Patok Prov 51

Kegiatan Patroli dipimpin oleh Danpokpan I Pos Baen Serda R.Fauzi Batubara bersama anggota lainnya. Setelah memasuki Lokasi kedudukan, di TKP Tim Patroli menemukan adanya Cahaya Senter yang menandakan bahwasannya terdapat aktifitas disekitar Patok tersebut. Sekitar 50 Meter sebelum Sasaran, tiba tiba terdengar Gonggongan Anjing yang dibawa oleh sekelompok OTK yang membuat kelompok tersebut Melarikan diri menuju arah Passabe. Setelah dilaksanakan pengecekan di Lokasi, terdapat Barang yang berceceran dan 1 Karung tidak bertuan yang ditinggalkan di Lokasi, Danpokpan I Pos Baen segera perintahkan anggota untuk mengecek isi karung tersebut dan mendapatkan Barang Bukti. Barang tersebut diduga akan diselundupkan ke Daerah Timor Leste melalui Patok Prov 51, maka barang bukti tersebut untuk sementara kami bawa dan kami amankan di Pos Baen, ucap Danpos.

Mendapatkan hasil tersebut Pos Baen melaporkan kepada Dan SSK II Lettu Kav M. Buchori Fauzi dan barang hasil penyelundupan tersebut saat ini diamankan di Pos Baen untuk diserahkan ke Mako Satgas Yonkav 6/Naga Karimata untuk diproses selanjutnya. (Yonkav 6/NK)

Red