Yahukimo, – KABAR EKSPRES II Kebersamaan dan solidaritas merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Hal ini tercermin dalam aksi Satgas TMMD ke-119 Kodim 1715/Yahukimo yang melaksanakan makan malam bersama sebagai momentum mempererat hubungan sesama anggota.
Kegiatan makan malam bersama ini diadakan di Markas Satgas TMMD ke-119 Kodim 1715 Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa (27/02/2024) malam, di mana para anggota satgas berkumpul dalam suasana penuh keakraban, saling berbagi cerita, pengalaman, dan menikmati hidangan yang disajikan.
Letkol Inf Tommy Yudistyo, S.Sos.,M.Han., selaku Dansatgas TMMD ke-119 Kodim 1715/Yahukimo, menyatakan pentingnya kebersamaan dan kekompakan dalam menjalankan misi pembangunan di daerah tersebut. “Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mempererat tali persaudaraan sesama anggota satuan tugas agar semangat kerja dan kolaborasi tetap terjaga dengan baik,” ujarnya.
Satgas TMMD Ke-119 Kodim 1715/Yahukimo Mempererat Kebersamaan Melalui Makan Malam Bersama
Dalam suasana yang penuh kehangatan, anggota satgas saling menunjukkan rasa kebersamaan dan komitmen untuk bersatu demi mencapai tujuan bersama, yaitu mensejahterakan masyarakat setempat melalui program-program TMMD. “Makan malam bersama bukan hanya sebagai sarana untuk menikmati sajian makanan, tetapi juga sebagai momen untuk mempererat hubungan antar anggota,” kata Dansatgas.
Dansatgas berharap dengan kegiatan seperti ini dapat menciptakan kerja sama tim yang solid dan efektif dalam semua aspek pelaksanaan program TMMD. “Dengan semangat kebersamaan yang tinggi, Satgas TMMD ke-119 Kodim 1715/Yahukimo siap melanjutkan tugasnya dengan penuh dedikasi dan semangat untuk memberikan kontribusi yang terbaik bagi pembangunan di daerah tersebut,” tutupnya.
Di akhir acara, suasana kekeluargaan semakin terasa ketika para anggota satgas saling bersalaman dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan kerja sama yang telah terjalin. Dengan kebersamaan dan semangat yang kuat, Satgas TMMD ke-119 Kodim 1715/Yahukimo siap melangkah maju untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan desa-desa di wilayah Yahukimo, Papua.
Timika, – KABARBEKSPRES II Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1710-03/Kuala Kencana Koptu Johansyah gerakkan masyarakat di wilayah binaan Kp. Wangirja, Distrik Iwaka, Kab. Mimika, melaksanakan gotong royong membuat saluran air (parit) untuk mengantisipasi adanya bahaya luapan air sungai pada saat musim hujan, Selasa (27/02/2024).
Koptu Johansyah mengatakan, pembuatan parit ini untuk mengantisipasi datangnya banjir, yang selalu menggenangi jalan. Di samping itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk menjalin silaturahmi antara kami para Babinsa dengan masyarakat di wilayah binaan,” ucapnya.
Peduli Dengan Permasalahan Banjir Di Wilayah, Koptu Johansyah Gerakkan Warga Bangun Parit Secara Gotong Royong
“Kami benar-benar tulus dan ikhlas dalam membina dan membantu masyarakat, selain itu juga karena kesadaran dalam diri bahwa TNI berasal dari rakyat dan untuk rakyat sehingga kemanunggalan TNI bersama rakyat akan terus terjaga, dan semakin meningkat dengan selalu berbaur di tengah masyarakat melalui kerja bakti seperti ini,” ungkapnya.
Sementara itu, bapak Kogoya salah satu warga menyampaikan terima kasih atas inisiatif Babinsa menggerakkan warga untuk melaksanakan kerja bakti pembangunan parit tersebut. “Terima kasih bapak Babinsa, melalui gotong royong ini, tentu sangat membantu serta memberikan manfaat bagi masyarakat, dan pesan moral agar tetap menjaga kerukunan dan kerja sama secara bergotong royong,” ucapnya.
Puncak Jaya, – KABAR EKSPRES IIMenjelang pelaksanaan rapat sidang pleno tingkat Kabupaten, Aparat Gabungan TNI-POLRI di Kab. Puncak Jaya terus mengintensifkan kegiatan patroli berskala besar dan razia sajam serta alat perang, Selasa (27 Februari 2024).
Dalam pelaksanaan kegiatan patroli gabungan berskala besar dan razia sajam yang dipimpin oleh Kabag Ops Kompol R. Ahmad Hari Junianto, S.Kom dan Pasi Ops Kodim 1714/PJ Kapten Inf. Daniel Sine pagi tadi berhasil mengamankan berbagai macam jenis Sajam maupun alat perang.
Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara, S.H., S.I.K., M.H melalui Kabag Ops Kompol R. Ahmad Hari Junianto, S.Kom saat dikonfirmasi mengatakan bahwa guna memastikan situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif menjelang pelaksanaan sidang pleno tingkat Kabupaten, pagi ini kami aparat keamanan kembali menggelar kegiatan patroli gabungan berskala besar dan razia dengan sasaran sajam maupun alat perang.
Jelang Rapat Sidang Pleno Tingkat Kabupaten, Aparat Gabungan TNI-POLRI di Kab. Puncak Jaya Terus Intensifkan Giat Patroli dan Razia Sajam serta Alat Perang
” Untuk hasil yang kami dapatkan dalam pelaksanaan tugas razia hari ini berupa 32 buah parang, 4 buah sangkur, 69 buah kertapati, 14 buah busur panah dan 138 buah anak panah serta untuk keseluruhan sajam tersebut telah kami amankan di Mapolres Puncak Jaya ” ucap Kompol Hari.
” Kami juga terus berupaya memberikan himbauan-himbauan kepada seluruh masyarakat yang ada agar kedepannya jangan lagi membawa alat tajam maupun alat perang karena dapat memicu gangguan Kamtibmas serta membuat takut warga masyarakat lainnya yang ingin beraktivitas sehari-hari, cukuplah barang tersebut disimpan saja di rumah masing-masing dan gunakan sesuai dengan peruntukannya ” jelas Kabag Ops.
” Mari kita bersama-sama menjaga kondusifitas Sitkamtibmas yang ada agar kedepannya tetap aman dan kondusif karena menjaga situasi ini bukan hanya tugas kami TNI-POLRI saja namun sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama ” tutup Kompol R. Ahmad Hari Junianto, S.Kom.
PALU, – KABAR EKSPRES IIDirektur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Restuardy Daud membuka pertemuan pusat dan daerah dalam rangka asistensi dan supervisi penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2024, beberapa waktu lalu di Best Western Plus Coco Palu Hotel.
Pada kesempatan itu, Restuardy mengatakan arah kebijakan pembangunan sistem pengupahan menekankan pada aspek pelindungan upah bagi pekerja/buruh untuk mencapai kesejahteraan dengan memperhatikan kemampuan perusahaan dan kondisi perekonomian nasional. Dengan dasar tersebut, maka diharapkan terwujud sistem pengupahan yang berkeadilan.
“Pemerintah menetapkan kebijakan pengupahan, salah satunya untuk mewujudkan hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan. Kebijakan pengupahan tersebut antara lain mencakup kebijakan penetapan upah minimum oleh gubernur setiap tahun dan kebijakan penyusunan dan penerapan struktur dan skala upah di perusahaan,” jelas Restuardy, dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (26/2/2024).
Berlakunya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang, telah mengubah beberapa ketentuan pengupahan, khususnya yang terkait dengan upah minimum. Perubahan pokok dalam ketentuan upah minimum tersebut mengenai formula yang digunakan untuk menghitung upah minimum. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 mengatur bahwa formula penghitungan upah minimum mempertimbangkan variabel pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan indeks tertentu. Ketiga variabel tersebut dimaksudkan untuk dapat menjaga daya beli pekerja/buruh dan di sisi lain juga dapat memberikan peluang bagi dunia usaha agar tetap mempunyai daya saing.
Restuardy menambahkan kebijakan pengupahan merupakan salah satu Program Strategis Nasional dan pemerintah daerah dalam melaksanakan kebijakan pengupahan wajib berpedoman pada kebijakan pemerintah pusat. Hal ini disebabkan keberadaan upah berkaitan erat dengan penghidupan yang layak bagi pekerja dan keluarganya. Upah juga berkaitan erat dengan perluasan kesempatan kerja, pemenuhan dasar pekerja, dan pertumbuhan ekonomi.
“Kebijakan pengupahan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, dalam implementasinya perlu mendapat dukungan dari dewan pengupahan di daerah, baik yang terkait dengan upah minimum maupun struktur dan skala upah. Oleh karena itu, upaya penguatan dewan pengupahan di daerah dengan menambahkan kewenangannya menjadi penting, yaitu tidak hanya terkait dengan upah minimum tetapi juga mengenai pelaksanaan struktur dan skala upah,” imbuh Restuardy.
Berdasarkan PP Nomor 51 Tahun 2023, gubernur wajib menetapkan dan mengumumkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2024 paling lambat tanggal 21 November 2023 dan gubernur dapat menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2024 dan mengumumkannya paling lambat tanggal 30 November 2023. Penyesuaian nilai upah minimum berpedoman pada formula perhitungan yang tercantum dalam PP Nomor 51 Tahun 2023 dan menggunakan data yang bersumber dari Badan Pusat Statistik.
Dirjen Bina Bangda Apresiasi Pemda yang Tetapkan Upah Minimum Sesuai Ketentuan yang Berlaku
Kementerian Dalam Negeri bersama Kementerian Ketenagakerjaan melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan penetapan upah minimum tahun 2024 dengan hasil sebanyak 38 (tiga puluh delapan) provinsi telah menetapkan UMP tahun 2024 dengan rincian: a) 35 (tiga puluh lima) provinsi telah menetapkan UMP tahun 2024 sesuai dengan formula perhitungan dalam PP Nomor 51 Tahun 2023; dan b) 3 (tiga) provinsi menetapkan UMP tahun 2024 tidak sesuai dengan PP Nomor 51 Tahun 2023 yaitu Provinsi D.I Yogyakarta, Jawa Timur, dan Sulawesi Utara; serta sebanyak 28 (dua puluh delapan) provinsi telah menetapkan UMK tahun 2024 di 249 kabupaten/kota dengan rincian: a) 16 (lima belas) provinsi menetapkan UMK tahun 2024 di 98 kabupaten/kota yang seluruhnya sesuai dengan formula perhitungan dalam PP Nomor 51 Tahun 2023; dan b) 12 (dua belas) provinsi menetapkan UMK tahun 2024 di 151 kabupaten/kota dengan rincian sebanyak 103 kabupaten/kota ditetapkan sesuai PP Nomor 51 Tahun 2023 dan 48 kabupaten/kota ditetapkan tidak sesuai PP Nomor 51 Tahun 2023.
“Saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah daerah yang telah menetapkan upah minimum sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan diharapkan tetap konsisten dalam penetapan upah minimum di tahun-tahun berikutnya,” ungkap Restuardy.
Pertemuan pusat dan daerah ini dibuka oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Ma’mun Amir serta dihadiri secara luring oleh pejabat/staf yang mewakili dari Bappenas, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Polpum dan Ditjen Bina Bangda), perangkat daerah yang membidangi urusan tenaga kerja dari Provinsi Sumut, Babel, Bengkulu, Riau, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Maluku, Papua Tengah, Papua Selatan dan dihadiri secara daring oleh pejabat/staf dari Bappenas, Kementerian Ketenagakerjaan, perangkat daerah yang membidangi urusan tenaga kerja dari Provinsi Aceh, Kepri, Jambi, Sumsel, Jawa Barat, D.I Yogyakarta dan Papua Barat Daya.
Keerom, – KABAR EKSPRES II Berbagai upaya terus dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan dan pendekatan kepada masyarakat khususnya di wilayah perbatasan Papua, salah satunya dengan melakukan kegiatan anjangsana serta memberikan kesehatan keliling yang dilakukan oleh Pos Kalilapar Satgas Yonif 122/TS di Kampung Sach, Distrik waris, Kabupaten Keerom, Papua Senin (26/02/2024).
Dipimpin oleh Serda Adi Mora Panjaitan berserta 7 orang anggota melaksanakan anjangsana guna untuk membantu masyarakat yang membutuhkan cek-up kesehatan, dalam keterangan tertulis Danpos Kalilapar Lettu lnf. Hadi suroto menyampaikan “Kegiatan anjangsana serta kesehatan keliling ini bertujuan untuk bersilaturahmi dan mempererat hubungan antara Personel Satgas dengan masyarakat Kampung Sach yang sedang membutuhkan penanganan kesehatan atau perobatan gratis,” ucap Danpos.
Satgas Yonif 122/TS Anjangsana Dan Berikan Pelayanan Kesehatan ke Masyarakat Perbatasan RI-PNG
Seperti penekanan Dansatgas Mayor Inf Diki Apriyadi, S, Hub.Int, tugas pokok Satgas Yonif 122/Tombak Sakti menjaga keutuhan wilayah perbatasan darat RI-PNG, juga mempunyai tugas tambahan yaitu seluruh prajurit melaksanakan kegiatan teritorial yang bersifat membangun, melayani, dan mengayomi masyarakat serta memberikan bantuan terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan personil pos.
Kegiatan anjangsana serta kesehatan keliling ini akan sering di lakukan di karenakan cuaca yang extrim dengan curah hujan yang sangat tinggi kami personil satgas 122/TS akan selalu memberikan cek-up kesehatan keliling untuk masyarakat di perbatasan,” ungkap Lettu Inf Hadi Suroto.
Sementara itu Bapak Domianud Ibe selaku kepala kampung di Kampung Sach merasa senang terhadap personil satgas Yonif 122/TS yang telah memperhatikan dan membantu berupa kesehatan keliling di perbatasan Papua dan mengucapkan rasa terima kasih kepada personil pos yang selalu memperhatikan masyarakat Papua yang ada di Kampung Sach.
“Saya senang bapak TNI melihat dan memperhatikan kami disini serta memberikan kesehatan keliling, saya mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh personil Pos Kalilapar karena selalu peduli dengan masyarakat Papua,” ungkap bapak Domianus Ibe. (Yonif 122/TS)
CIANJUR, – KABAR EKSPRES IISebanyak 350 orang Anggota Raider 300/BJW kembali ke Cianjur setelah sembilan bulan bertugas di Papua. Sementara 100 anggota lainnya direncanakan menyusul pulang menggunakan kapal laut.
Hal tersebut disampaikan oleh Komandan Satgas Mobile Raider 300/Brajawijaya Kodam III/Siliwangi, Letnan Kolonel Infanteri Afri Swandi Ritonga S.I.P dalam rilis tertulisnya di Cianjur. Sabtu kemarin (24/02/2024).
Dansatgas Mobile 300 Siliwangi, Letkol Inf Afri Swandi Ritonga S.I.P , mengatakan, selama sembilan bulan anggota Raider 300/BJW bertugas di Papua, yaitu kabupaten Puncak 3 Distrik Beoga, Sinak, dan Ilaga.
“Selama kami melaksanakan Satgas di sana, selama sembilan bulan banyak kegiatan yang kami kerjakan. Untuk di bidang pertempuran Alhamdulillah enam KKB tewas di Satgas 300, 2 tawanan, kemudian 2 senjata organik moser, dan beberapa perlengkapan KKB seperti drone, teropong dan lainnya,” ucap Dansatgas.
Dia mengungkapkan, juga membawa misi kemanusiaan selama operasi di Papua terdiri dari mengajar, seruan kesehatan, perduli stunting, bantuan sosial (Bansos) dan lainnya.
“Selama operasi di sana 70 persen kegiatan kami adalah misi kemanusiaan. Kemudian 20 persen misi tempur, dan 10 persennya kami misi intelijen yang berkaitan dengan bagaimana kami merubah kegiatan masyarakat untuk cinta NKRI yaitu merah putih,” katanya.
Sembilan Bulan Tugas di Papua, Ratusan Anggota Raider 300/BJW Kembali Ke Cianjur
“Adapun hasil yang kami peroleh dari teritorial Alhamdulillah masyarakat Papua khususnya di Kabupaten Puncak yang begitu tertutup dengan kedatangan kamu mereka sangat terbuka,” sambung Dansatgas.
Selain itu,Dansatgas Raider 300/BJW juga mendapat dua penghargaan, yaitu dari suku besar Dani dengan diberi gelar Kogoya, kemudian dari Suku Damal yaitu Ilaga Utara diberi gelar yaitu Dangmagai.
“Pada saat terakhir kami juga di lepas oleh bapak Bupati diberi penghargaan oleh Bupati dan seluruh Pemda yang ada di Kabupaten Puncak, Papua,” katanya.
Dia mengungkapkan, sebelumnya ada sebanyak 450 anggota Raider 300/BJW yang diberangkatkan oleh Bupati Cianjur Herman Suherman untuk ditugaskan di Papua.
“Namun pulangnya kami baru sampai tiga gelombang menggunakan pesawat Citilink, sekarang di Timika masih sisa 100 orang, rencananya nanti naik kapal karena memuat barang-barang yang kami bawa,” katanya.
“Alhamdulillah kondisi anggota selama kami Satgas di 300 tidak ada yang sakit, karena Bapak Pangdam III/Siliwangi Mayjen Erwin Djatniko selalu memberikan moril setiap minggu memberikan jam pimpinan,” pungkasnya.
Yahukimo, – KABAR EKSPRES IISatgas TMMD ke-119 Kodim 1715/Yahukimo memberikan kontribusi positif pada masyarakat setempat dengan melakukan program “Minggu Berkah”, dengan membagikan makanan kepada masyarakat yang selesai melaksanakan ibadah di Gereja Maranatha Dekai, Kab. Yahukimo, Papua Pegunungan, Minggu (25/02/2024).
Dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan, para anggota Satgas TMMD ke-119 Kodim 1715/Yahukimo turun langsung ke lapangan untuk menyambut para warga yang keluar dari Gereja Maranatha setelah melaksanakan ibadah. Para anggota Satgas TMMD menyajikan makanan berupa nasi kotak dan makanan ringan sebagai bentuk kepedulian dan kebaikan kepada masyarakat setempat.
Satgas TMMD Ke-119 Kodim 1715/Yahukimo Sumbang Kebaikan Dengan “Minggu Berkah” Bagi Jemaat Gereja Maranatha Dekai
Dansatgas TMMD ke-119 Kodim 1715/Yahukimo Letkol Inf Tommy Yudistyo, S.Sos.,M.Han. menyampaikan bahwa program “Minggu Berkah” ini merupakan salah satu bentuk kegiatan sosial yang dilakukan oleh Satgas TMMD sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat sekitar. “Dengan program “Minggu Berkah” ini, kami ingin memberikan semangat dan kebahagiaan kepada masyarakat setelah melaksanakan ibadah di gereja. Kami berharap kegiatan ini dapat mempererat tali persaudaraan antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.
“Tak hanya itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat sekitar untuk saling peduli dan memberikan manfaat bagi sesama dalam kehidupan sehari-hari. Satgas TMMD ke-119 Kodim 1715/Yahukimo berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat di sekitar wilayahnya,” sambung Dansatgas.
Menurut Dansatgas, program “Minggu Berkah” ini pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang merasa terbantu dan dihargai atas kehadiran Satgas TMMD ke-119 Kodim 1715/Yahukimo dalam mendukung kegiatan positif dan keagamaan di wilayah tersebut. “Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, Satgas TMMD ke-119 Kodim 1715/Yahukimo terus melanjutkan misinya untuk memberikan kontribusi positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di daerah Yahukimo, Papua,” katanya.
Program “Minggu Berkah” menjadi tonggak berharga dalam upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sambil menyebarkan kebaikan dan kedamaian. “Mari kita bersama-sama meneruskan semangat kebaikan dan kepedulian untuk menciptakan lingkungan yang harmonis dan saling mendukung di tengah-tengah masyarakat kita,” ucap Dansatgas.
“Semoga program “Minggu Berkah” dari Satgas TMMD ke-119 Kodim 1715/Yahukimo dapat menginspirasi kegiatan positif dan kepedulian serupa di berbagai daerah lainnya. Semoga kebaikan dan kebersamaan senantiasa mengalir dalam setiap langkah menuju kemajuan bersama,” pungkasnya.
BELU, NTT. – KABAR EKSPRES II Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY terus melaksanakan berbagai program sosial di daerah tugas. Terbaru adalah renovasi rumah warga binaan yang dilakukan dalam rangka memperingati HUT ke-59 Batalyon Infanteri 742/SWY melalui Pos Nananoe.
Danpos Nananoe Kipam III Yonif 742/SWY Letda Inf. Mahandiva Archi, S.Tr.Han mengatakan bahwa telah dilakukan peresmian sekaligus penyerahan kunci rumah hasil renovasi kepada pemiliknya yang berlokasi di Dusun Wedare, Desa Nananoe, Kecamatan Nanaet Dua Besi, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
“Hari ini, Sabtu 24 Februari 2024 pukul 13.00 WITA, dalam rangka memperingati HUT ke-59 Yonif 742/SWY, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif 742/ SWY Mayor Inf. Trijuang Danarjati melalui prosesi potong pita, menyerahkan kunci rumah hasil renovasi kepada Bapak Ino Sensius Viktor,” ujar Letda Inf Mahandiva Archi dalam keterangannya pada media ini, Sabtu (24/2/2024) sore.
Peringati HUT Ke-59 Yonif 742/SWY, Satgas Pamtas RI-RDTL Pos Nananoe Renovasi Rumah Warga Binaan
Sementara itu, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif 742/ SWY Mayor Inf. Trijuang Danarjati berharap acara peresmian renovasi rumah masyarakat ini menjadi ajang memperkuat hubungan sosial antara TNI dan masyarakat.
“Kami sangat bersyukur, berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa dan sinergi dengan semua elemen, acara berjalan aman dan lancar dan berharap bahwa kegiatan ini bisa menjadi wadah dan momentum meningkatkan komunikasi sosial sebagai perwujudan manunggaling TNI dan rakyat,” tegas Mayor Inf. Trijuang Danarjati yang juga merupakan Komandan Batalyon Infanteri 742/SWY itu.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Nananoe sebagai perwakilan masyarakat Desa Nananoe mengucapkan terimakasih kepada Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif 742/SWY dan personel Pos Nananoe atas kegiatan peresmian renovasi rumah masyarakat.
Untuk diketahui, selain dihadiri Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif 742/ SWY Mayor Inf. Trijuang Danarjati, acara peresmian renovasi rumah masyarakat tersebut turut dihadiri pula Dankipam III, Sekretaris Bapenda Kabupaten Belu, Kades Nananoe, Danpos-danpos Kipam III, perwakilan TV Belu Bapak Komang dan rombongan serta masyarakat Desa Nananoe.
Puncak Jaya, – KABAR EKSPRES IIGuna memastikan situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif khususnya menjelang pelaksanaan Sidang Pleno Tingkat Kabupaten, Aparat Gabungan TNI-POLRI di Kab. Puncak Jaya kembali menggelar kegiatan patroli berskala besar yang dilanjutkan dengan kegiatan razia sajam dan alat perang, Sabtu (24 Februari 2024).
Dalam pelaksanaan kegiatan patroli dan razia yang dipimpin oleh Wakapolres Puncak Jaya Kompol Sarifudin Ahmad bersama Pasi Ops Kodim 1714/PJ Kapten Inf. Daniel Sine siang tadi juga diikuti oleh personel Polres Puncak Jaya, Brimob Yon A Pelopor Polda Papua BKO Puncak Jaya, Kodim 1714/PJ, Satgas Raider 115/ML dan Satgas Yonif Raider 753/AVT.
Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara, S.H., S.I.K., M.H melalui Wakapolres Kompol Sarifudin Ahmad saat diwawancarai oleh awak media seusai pelaksanaan kegiatan mengatakan bahwa hari ini kami aparat keamanan kembali menggelar kegiatan patroli berskala besar yang dilanjutkan dengan kegiatan razia alat tajam maupun alat perang diseputaran Kota Mulia dan sekitarnya.
Pastikan Sitkamtibmas Aman Kondusif Jelang Sidang Pleno Kabupaten, Aparat Gabungan TNI-POLRI di Kab. Puncak jaya Jaya Kembali Gelar Patroli Skala Besar dan Razia Sajam
Lanjut orang nomor dua di Kepolisian Resor Puncak Jaya juga menambahkan bahwa untuk hasil yang kami peroleh pada hari ini yakni kami berhasil mengamankan sebanyak 22 parang, 2 badik, 1 sangkur, 66 kertapel dan 50 ikat karet pentil bahan pembuat kertapel yang kami sita dari pedagang.
” Ini semua kami raih berkat kerjasama dari Polres Puncak Jaya, qKodim 1714/PJ, Brimob dan rekan-rekan Satgas yang ada serta kami berharap apa yang telah kami lakukan dapat membuat efek jera kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat beraktivitas normal tanpa membawa alat tajam ” ucap Kompol Sarifudin Ahmad.
” Kami juga berharap kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama dengan kami menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif terutamanya menjelang Sidang Pleno Tingkat Kabupaten ” tutup Wakapolres Puncak Jaya.
Yahukimo, – KABAR EKSPRES II Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-119 Kodim 1715/Yahukimo telah memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Kampung Kali Biru dengan pembangunan MCK (Mandi, Cuci, Kakus). Kampung Kali Biru, yang terletak di Kabupaten Yahukimo, Papua, merupakan salah satu daerah yang membutuhkan fasilitas MCK yang layak.
Dalam kerangka program TMMD Ke-119, TNI bersama warga setempat bekerja sama untuk membangun sarana MCK yang lebih baik. Proses pembangunan MCK ini melibatkan kerja sama antara anggota TNI, warga masyarakat, serta pemerintah setempat guna menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan layak huni.
Satgas TMMD Ke-119 Kodim 1715/Yahukimo Buatkan MCK Untuk Masyarakat Kali Biru
Dandim 1715/Yahukimo Letkol Inf Tommy Yudistyo, S.Sos.,M.Han., Sabtu (24/02/24) menuturkan bahwa program TMMD merupakan salah satu upaya TNI dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil atau pedalaman. Pembangunan MCK di Kampung Kali Biru tidak hanya sekedar infrastruktur fisik semata, namun juga menjadi simbol dari sinergi dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.
“Dengan adanya fasilitas MCK yang lebih baik, diharapkan akan memberikan dampak positif terhadap kesehatan masyarakat dan juga meningkatkan kualitas kehidupan mereka sehari-hari,” ucapnya.
“Selain pembangunan MCK, Satgas TMMD Ke-119 Kodim 1715/Yahukimo juga melakukan berbagai kegiatan sosial dan infrastruktur lainnya, seperti pembangunan jalan. Semua upaya ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedalaman Papua,” kata Dandim.
Melalui program TMMD, TNI tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan pertahanan negara, namun juga turut serta aktif dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di daerah terpencil. “Kerja sama antara TNI dan masyarakat setempat dalam membangun fasilitas penting seperti MCK di Kampung Kali Biru menjadi contoh konkret dari upaya bersama dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik dan layak huni bagi semua pihak yang terlibat,” tutup Dandim.