OPM Kelompok Undius Kogoya Siksa Kepala Kampung Odiyai, Intimidasi Warga Papua.

Paniai Papua, – KABAR EKSPRES II Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali resahkan masyarakat dengan tindakan penyiksaan. (9/5/2024)

Kali ini giliran OPM Kelompok Undius Kogoya yang beroperasi di Komando Daerah Pertahanan (KODAP) VIII Kemabu Intan Jaya yang melakukan tindakan kekerasan. OPM Kelompok Undius Kogoya telah mengakui aksinya menangkap salah satu warga masyarakat Paniai pada hari Senin, 6 Mei 2024.

Dalam tayangan video yang beredar, terlihat kekejaman OPM terhadap seorang warga masyarakat sipil. Warga tersebut diyakini sebagai Elgo Gobai yang sehari-hari bertindak selaku Kepala Kampung Odiyai Distrik Paniai Timur. Pihak OPM, dalam sebuah postingan Media Sosial (Medsos), menyatakan bahwa alasannya menangkap Elgo Gobai dikarenanakan Elgo dianggap sebagai simpatisan Aparat Keamanan (Apkam).

Intimidasi Warga Papua, OPM Kelompok Undius Kogoya Siksa Kepala Kampung Odiyai

Dengan dalil tersebut, maka OPM Kelompok Undius Kogoya telah menangkap dan menyiksa Elgo guna mendapatkan pengakuannya mendukung Apkam. Tindakan kekerasan OPM ini merupakan salah satu dari sekian banyak daftar kebiadaban OPM dalam mengganggu keamanan wilayah Papua.

Seiring waktu, Papua semakin sakit dan gagal untuk sejahtera karena tindakan biadab OPM, yang menimbulkan rasa sakit serta tidak mendukung unsur kemanusiaan, khususnya bagi kalangan masyarakat sipil. Hal ini merupakan kesalahan moral OPM yang serius dalam menggunakan kekerasan serta intimidasi untuk mencapai niatnya memisahkan diri dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Reporter: Casroni

Ajak Belajar Anak Papua, Satgas Buaya Putih Bagikan Alat tulis

Puncak Papua, – KABAR EKSPRES II Dalam rangka menumbuhkan kecintaan dengan ilmu pengetahuan, Satgas Mobile Yonif 323/BP Pos Sinak memberikan bantuan buku tulis, ATK dan tas sekolah kepada siswa/i SD Inpres Sinak, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua, Kamis (09/05/2024).

Disamping menjalankan tugas pokok menjaga kedaulatan negara di pedalaman Papua, Satgas Pamtas Mobile Yonif 323/BP juga melaksanakan kegiatan yang bertujuan membantu pemerintah dalam mengatasi permasalahan yang ada dilingkungan masyarakat diantaranya adalah bidang pendidikan untuk anak-anak mereka.

Dansatgas Pamtas Mobile Yonif 323/BP Letkol Inf Tri Wiratno mengungkapkan bahwa kegiatan yang dilakukan Satgas merupakan wujud kepedulian membantu pemerintah dalam bidang pendidikan guna turut menyiapkan dan mencetak insan unggul yang cerdas.

Ajak Belajar Anak Papua, Satgas Buaya Putih Bagikan Alat tulis

“Dengan minimnya pendapatan para orang tua siswa-siswi membuat mereka kesulitan untuk mendapatkan buku, alat tulis maupun tas sekolah, satgas berharap para murid SD Sinak dapat belajar dengan baik, wawasan berkembang dengan harapan dapat tercipta insan-insan unggul berprestasi sebagai generasi penerus bangsa untuk melanjutkan cita-cita nasional, hal ini merupakan bentuk implementasi 8 Wajib TNI yaitu menjadi contoh dan mempelopori usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat disekelilingnya.

Reporter: Casroni

Autentikasi : Pen Satgas Mobile Yonif 323/BP Kostrad

Ringankan Duka Keluarga, Satgas Yonif 122/TS Bantu Proses Pemakaman Warga Kampung Kibay

Keerom, – KABAR EKSPRES II Bentuk perhatian belasungkawa, dan meringankan duka keluarga, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 122/TS Pos Kaliasin membantu prosesi pemakaman salah seorang warga Kampung Kibay, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Papua, (05/05/2024).

Dalam keterangan Danpos Kaliasin Lettu Inf Gatot Hanarto mangatakan, yang meninggal tersebut bernama Ibu Susana Venap (50) karenakan sakit yang di derita istri dari bapak Ondo Api Yosep Numbun.

“dengan adanya informasi kedukaan warga kampung binaan, kami langsung bergegas menuju kediaman duka untuk membantu dalam prosesi pemakaman bersama masyarakat Kampung Kibay” ujarnya.

Menurutnya ini merupakan suatu bentuk rasa turut berduka cita Prajurit TNI kepada masyarakat di wilayah penugasan, kepada pihak keluarga yang ditinggalkan khususnya Bapak Ondo Api Yosep Numbun (55) suami dari (alm) Ibu Susana venap.

“Kami dari keluarga besar Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 122/Tombak Sakti mengucapkan turut berduka cita semoga amal ibadahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, Kami yang hadir dari anggota pos semata-mata untuk meringankan beban duka warga,” Ucap Danpos.

Ringankan Duka Keluarga, Satgas Yonif 122/TS Bantu Proses Pemakaman Warga Kampung Kibay

Lebih lanjut disampaikan, adapun bantuan yang diberikan juga bertujuan untuk meningkat kebersamaan, kerukunan serta keharmonisan masyarakat dengan anggota pos Satgas.

“Kami membantu mulai menggali liang kubur, pemasangan tenda, dan mengantarkan jenazah sampai ke pemakaman,” tegas Danpos Kaliasin.

Selain membantu proses pemakaman, tambah Danpos, anggota Satgas Pamtas Yonif 122/TS Pos Kaliasin juga memberikan Sembako berupa beras, gula kopi kepada keluarga yang berduka untuk meringankan beban.

Seperti penekanan dansatgas Letkol inf Diki Apriyadi,S, hub.int tugas pokok Satgas Yonif 122 / Tombak Sakti menjaga keutuhan wilayah perbatasan darat RI-PNG, juga mempunyai tugas tambahan yaitu seluruh prajurit melaksanakan kegiatan teritorial yang bersifat membangun, melayani dan mengayomi masyarakat yang membutuhkan bantuan di tiap tiap pos masing-masing.

Sementara itu, Bapak Ondo Api Yosep Numbun selaku suami Almarhumah mengucapkan terimakasih atas bantuan dari anggota Satgas yang telah membantu mulai dari pemasangan tenda dan sampai ke pemakaman serta bantuan sembako yang diberikan.

“Sekali lagi terima Kasih atas partisipasi dalam kegiatan acara pemakaman sampai selesai dan bapak- bapak Pos Satgas Pamtas Yonif 122/Tombak sakti Pos Kaliasin telah mendukung melancarkan kegiatan pemakaman istri saya,” kata Yosep Numbun. (Yonif 122/TS)

Red

Pasukan TNI-Polri Berhasil Evakuasi Jenazah Alm Alexsander Parapak Korban Penembakan OPM

TIMIKA, – KABAR EKSPRES II Pasca Aparat Keamanan (Apkam) Gabungan TNI Polri merebut Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, dari Organisasi Papua Merdeka (OPM), selanjutnya Apkam Gabungan TNI Polri berhasil mengevakuasi jenazah Almarhum Alexsander Parapak, korban penembakan OPM. Proses evakuasi berhasil dilakukan pada hari Sabtu, 4 Mei 2024, atau sehari pasca perebutan wilayah Homeyo oleh Apkam Gabungan TNI Polri.

Sebelumnya pada tanggal 30 April 2024 yang lalu, OPM pimpinan Keni Tipagau melakukan penyerangan terhadap Polsek Homeyo dan mengakibatkan seorang remaja bernama Alexsander Parapak meninggal dunia. Almarhum Alexsander merupakan warga pendatang dari Suku Toraja yang lahir di Makale Sulawesi Selatan pada 20 tahun silam. Akibat penembakan OPM, Almarhum Alexsander meninggal dunia dan disemayamkan selama hampir 5 hari lamanya di Homeyo.

Menindaklanjuti situasi tersebut, maka pada hari Sabtu 4/5/2024 pagi hari, Apkam Gabungan TNI Polri berhasil mengevakuasi jenazah Almarhum Alexsander dari Distrik Homeyo menuju Timika Kabupaten Mimika. Proses evakuasi tersebut menggunakan sarana Helikopter gabungan TNI Angkatan Darat dan Polri serta pesawat TNI Angkatan Udara.

Pasukan TNI-Polri Berhasil Evakuasi Jenazah Alm Alexsander Parapak Korban Penembakan OPM

Apkam Gabungan TNI Polri tersebut melibatkan satuan jajaran Komando Operasi TNI (KOOPS TNI) HABEMA dan Satgas NANGGALA KOPASSUS Damai Cartenz, serta personel Puspenerbad dan TNI Angkatan Udara dibawah koordinasi KOGABWILHAN III. Dalam proses evakuasi tersebut, selain jenazah Almarhum Alexsander, Apkam Gabungan TNI Polri juga berhasil mengevakuasi 3 orang warga pendatang yang akan kembali ke kampung halamannya, yakni seorang guru dan dua orang anak-anak.

“Operasi Evakuasi dari wilayah Distrik Homeyo merupakan kegiatan kemanusiaan untuk mewujudkan situasi keamanan wilayah yang kondusif guna mendukung semua proses percepatan pembangunan Papua,” ucap Panglima KOGABWILHAN III, Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon, pasca operasi penindakan.

Reporter: Casroni

 

Autentikasi: Penerangan KOOPS HABEMA, Letkol Arh Yogi Nugroho

1 Pesawat Hancur Kena Bom di Sudan dan 1 Pesawat serta 5 Kru Ditahan 4 Bulan di Kongo

JAKARTA, – KABAR EKSPRES II Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan salah satu pendiri serta pemilik Black Stone Airline Bambang Soesatyo mengapresiasi kiprah Asia Cargo Network (ACN), grup kargo udara terkemuka di Asia Tenggara dengan wilayah operasi yang luas di Asia, Afrika, Eropa hingga Timur Tengah, yang telah turut menumbuhkembangkan industri kargo nasional. ACN memiliki 4 maskapai penerbangan di Asia Tenggara dan Timur Tengah, yakni Asia Cargo Airlines, Mena Cargo, Black Stone Airlines, dan World Cargo Airlines.

“ACN didirikan pada tahun 1970 sebagai pionir logistik regional di Asia Tenggara. ACN kini menjadi operator maskapai kargo udara terkemuka di kawasan Asia Tenggara dengan kehadiran yang berkembang di Singapura, Indonesia, Malaysia, Timur Tengah, Afrika dan Eropa. ACN mengoperasikan 12 unit pesawat pengangkut Boeing, dengan jumlah karyawan mencapai 800 orang lebih,” ujar Bamsoet dalam Halal Bihalal ACN Black Stone Airline, di Jakarta, Jumat malam (3/5/24).

Hadir antara lain, CEO ACN Marco Isaak, serta Presiden Director Black Stone Airlines Zack Isaak.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, setiap tahunnya ACN dan Black Stone Airline mengangkut 200 ribu ton kargo dari 64 jalur kargo udara. Pada 27 Oktober 2023, ACN menerima dua penghargaan industri terkemuka, “Best e-Commerce Carrier of the Year, Asia Pacific” untuk ACN Group dan “Express Provider of the Year, Asia Pacific” untuk World Cargo Airlines.

Hadiri Halal Bihalal Black Stone Airline, Ketua MPR RI Bamsoet Ungkap 1 Pesawat Tertembak di Papua.

“Kesuksesan ACN Black Stone Airline diperoleh bukan tanpa hambatan. Tahun lalu, 2023 satu pesawat Black Stone Airline tertembak OPM ketika hendak menurunkan logistik di daerah pegunungan Papua. Kemudian, April di tahun yang sama, satu pesawat ACN black Stone Airline hancur di Bandara Khartoum Sudan terkena tembakan dan bom saat terjadi konflik. Alhamdulillah lima kru ACN berhasil kembali dengan selamat ke Indonesia, walaupun sempet terjebak selama dua pekan di zona perang Sudan. Belum lama ini, awal tahun 2024 lima kru ACN dan satu pesawat juga sempat ‘tertahan’ sekitar empat bulan dengan alasan tidak jelas oleh oknum berwenang di Kongo, sebelum akhirnya berkat intervensi pemerintah Indonesia melalui Menteri luar Negeri Indonesia Retno Marsudi dan Duta Besar RI di Nairobi, Kenya Mohamad Hery Saripudin, bisa pulang ke Indonesia,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Wakil Ketua Umum FKPPI ini juga mengungkap hambatan lain bisnis penerbangan kargo nasional adalah tingginya harga avtur di Indonesia. Untuk itu Bamsoet mendorong pemerintah bersama Pertamina untuk segera mengatasi tingginya harga avtur di Indonesia yang lebih tinggi 20 persen dibanding di Singapura dan Malaysia. Sehingga mengganggu mata rantai usaha sektor logistik dan kargo. Rata-rata biaya avtur berkontribusi sekitar 35 sampai 40 persen terhadap biaya operasi pesawat.

“Tidak hanya mengganggu penerbangan penumpang berjadwal, kenaikan harga avtur yang semakin tinggi ditambah menguatnya kurs dollar juga telah menyebabkan industri penerbangan kargo terkena dampaknya. Perusahaan kargo rata-rata telah menandatangani kontrak jangka panjang dengan perusahaan jasa pengiriman dalam negeri untuk mengangkut berbagai muatannya. Namun karena kondisi harga avtur yang terus melejit, membuat industri penerbangan kargo juga menjerit,” jelas Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Depinas SOKSI dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini menerangkan, jangan sampai karena masih tingginya harga avtur, dampaknya menyebabkan terjadinya pemangkasan lapangan pekerjaan. Terlebih industri penerbangan kargo merupakan bagian dari ekosistem pengembangan ekonomi digital Indonesia yang membantu UMKM memasarkan berbagai produknya secara digital.

“Sehingga pemasarannya tidak hanya di lokasi sekitar tempatnya berusaha, melainkan bisa menjangkau berbagai wilayah lain dari Sabang hingga Merauke melalui penerbangan kargo,” pungkas Bamsoet.

Repoeter: Casroni

Pimpin Sertijab, Pangdam Kasuari Harap Perwiranya Bijaksana Dalam Bertindak Dan Bersikap

Manokwari, – KABAR EKSPRES II Mutasi dan pergantian jabatan harus dimaknai sebagai bagian untuk memberikan ruang dan kesempatan kepada setiap Perwira agar memiliki sikap kepemimpinan yang teruji, karena telah dihadapkan dengan beragam tantangan pengalaman tugas dengan dimensi yang berbeda, sehingga diharapkan para Perwira semakin lebih matang dan bijaksana dalam bertindak dan bersikap, sekaligus bisa memperluas wawasan berpikir dan memandang segala sesuatu dalam perspektif yang lebih luas dan tidak lagi berpikir sempit.

Hal ini dikatakan Mayjen TNI Haryanto, S.I.P., M.Tr.(Han)., selaku Pangdam XVIII/Kasuari dalam sambutannya saat memimpin jalannya acara prosesi prosesi serah terima tugas dan tanggung jawab jabatan Asrendam XVIII/Kasuari dari Kolonel Inf Stefanus Satrio Ariwibowo, S.H. kepada Kolonel Inf Kohir, Aspers Kasdam XVIII/Kasuari dari Kolonel Inf Jatmiko Aryanto, S.E. kepada Kolonel Inf Teadi Aulia Mula Uji, S.E. Kahubdam XVIII/Kasuari dari Kolonel Cke Ony Prasetyawan kepada Letkol Cke Achmad Farid dan Dandeninteldam XVIII/Kasuari, di Aula Makodam, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, pada Rabu (1/5/2024).

Selaku Pangdam XVIII/Kasuari ia mengucapkan selamat dan turut berbangga kepada para pejabat baru beserta istri, atas kepercayaan yang telah diberikan untuk mengemban tugas dan tanggung jawab jabatan di lingkungan Kodam XVIII/Kasuari.

Pimpin Sertijab, Pangdam Kasuari Harap Perwiranya Bijaksana Dalam Bertindak Dan Bersikap

”Tradisi satuan merupakan suatu upaya untuk menanamkan rasa memiliki, bangga dan mencintai satuan bagi personel baru dan lama. Kondisi inilah yang perlu ditumbuh kembangkan dalam rangka memelihara hubungan emosional dan moril personel dalam pelaksanaan tugas serta tanggung jawabnya,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang baik ini, ia mengucapkan terima kasih yang tulus kepada para pejabat yang lama karena telah memberikan pengabdian terbaiknya selama berdinas di Kodam XVIII/Kasuari.

”Saya yakin, ketekunan, dan loyalitas yang telah ditunjukkan selama ini, saudara akan mampu menunjukkan karya dan kerja yang terbaik juga di tempat dinas yang baru. Ambillah hal-hal yang baik selama menjalankan tugas disini, untuk dikembangkan di satuan baru nanti. Saya berharap, dengan berbekal kemampuan dan pengalaman tugas yang beragam, bisa menjadi modal yang berharga untuk mengemban tugas yang baru. meski sudah pindah tugas di tempat yang baru, saya berharap tetaplah jalin komunikasi dan silaturahmi sebagai bagian dari Patriot Pembela Rakyat”.

”Selanjutnya, saya juga ucapkan selamat kepada Letkol Inf Lukman Permana beserta Ibu yang akan melanjutkan tugas sebagai Dandim 1803/Fakfak yang baru, segera lakukan adaptasi dengan lingkungan tugas yang baru, jalin hubungan kerja yang baik dengan unsur-unsur terkait dan saling komunikasi serta koordinasi guna mendukung tugas pokok Kodam XVIII/Kasuari ke depan,” kata Pangdam.

Mengakhiri sambutannya ia mengucapkan penghargaan kepada istri yang selalu setia mendampingi suami dalam melaksanakan tugas.

“Sebagai pendamping suami, mengurus keluarga dan anak-anak, ditambah juga mengurus organisasi Persit, merupakan peran yang harus bisa dilakukan dengan baik dan seimbang, peran istri sangatlah menentukan dalam merawat dan memelihara semangat dan moril suami di manapun bertugas,” katanya.

Ikut dalam kegiatan ini, Kasdam XVIII/Kasuari, Brigjen TNI Yusuf Ragainaga, Irdam, Kapoksahli, Danrem 181/PVT, Danrem 182/JO, Danrindam, para pejabat Kodam, Ketua Persit KCK Daerah XVIII/Kasuari, Ny. Rina Haryanto beserta para pengurus Persit lainnya. (Pendam XVIII/Ksr)

Red

Sastgas Yonkav 6/Naga Karimata Kembali Gagalkan Penyelundupan di Sekitar Patok Prov 51

Sunkaen, NTT. – KABAR EKSPRES II Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonkav 6/Naga Karimata yang dipimpin Letkol Kav Ronald Tampubolon, S.H., M.Han.(Dansatgas), kembali menggagalkan aksi penyelundupan Bahan Bakar Minyak Jenis Solar sebanyak 55 Liter, Rokok Thanos Bold sebanyak 2 Slop, Minuman Keras merk Napoleon 2 Dus,

Minuman Fanta sebanyak 24 Kaleng dan minuman Sprite sebanyak 24 Kaleng di sekitar Patok Prov 51 yang berada di Wilayah Yurisdiksi Indonesia tepatnya di Desa Sunkaen, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten TTU, Prov. NTT. Rabu (1/5/2024).

Menurut Danpos Baen Letda Kav Malik Hasibuan, kegiatan Patroli bermula adanya informasi dari warga saat Komsos tentang adanya aktivitas illegal disekitaran Jalan Tikus yang ada di Desa Sunkaen. Menyikapi informasi tersebut, sesuai perintah Dan SSK II, saya briefing Anggota untuk melaksanakan Patroli dan Ambush di sepanjang jalan tikus yang diduga berpotensi akan dilalui penyelundup.

Sastgas Yonkav 6/Naga Karimata Kembali Gagalkan Penyelundupan di Sekitar Patok Prov 51

Kegiatan Patroli dipimpin oleh Danpokpan I Pos Baen Serda R.Fauzi Batubara bersama anggota lainnya. Setelah memasuki Lokasi kedudukan, di TKP Tim Patroli menemukan adanya Cahaya Senter yang menandakan bahwasannya terdapat aktifitas disekitar Patok tersebut. Sekitar 50 Meter sebelum Sasaran, tiba tiba terdengar Gonggongan Anjing yang dibawa oleh sekelompok OTK yang membuat kelompok tersebut Melarikan diri menuju arah Passabe. Setelah dilaksanakan pengecekan di Lokasi, terdapat Barang yang berceceran dan 1 Karung tidak bertuan yang ditinggalkan di Lokasi, Danpokpan I Pos Baen segera perintahkan anggota untuk mengecek isi karung tersebut dan mendapatkan Barang Bukti. Barang tersebut diduga akan diselundupkan ke Daerah Timor Leste melalui Patok Prov 51, maka barang bukti tersebut untuk sementara kami bawa dan kami amankan di Pos Baen, ucap Danpos.

Mendapatkan hasil tersebut Pos Baen melaporkan kepada Dan SSK II Lettu Kav M. Buchori Fauzi dan barang hasil penyelundupan tersebut saat ini diamankan di Pos Baen untuk diserahkan ke Mako Satgas Yonkav 6/Naga Karimata untuk diproses selanjutnya. (Yonkav 6/NK)

Red

Bertemu Menkopolhukam, Pimpinan MPR RI Dorong Gunakan Dalil Keselamatan Rakyat Hukum Tertinggi Untuk Membasmi OPM di Papua

JAKARTA, – KABAR EKSPRES II Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mendukung Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan dibawah kepemimpinan Marsekal TNI (purn) Hadi Tjahjanto, menjadi leading sector dalam memaksimalkan berbagai potensi kekuatan TNI, Polri, hingga intelijen negara dalam mengatasi berbagai persoalan di Papua. Dari mulai permasalahan keamanan hingga kesejahteraan.

Salah satu dalil yang bisa dipegang selain Keselamatan Rakyat merupakan hukum tertinggi disuatu negara adalah ‘Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia’, yang merupakan salah satu tujuan bernegara sebagaimana diamanatkan dalam pembukaan UUD NRI Tahun 1945. Jika tidak dilaksanakan, maka sama saja tidak menjalankan amanat konstitusi.

Bertemu Menkopolhukam, Pimpinan MPR RI Dorong Gunakan Dalil Keselamatan Rakyat Hukum Tertinggi Untuk Membasmi OPM di Papua

“Instruksi dan koordinasi dari satu pintu, yakni dari kantor Kemenkopolhukam. Memastikan setiap pergerakan pasukan TNI-Polri hingga intelijen di lapangan termonitor dengan baik. Sehingga potensi kekuatan TNI, Polri, dan intelijen bisa dimaksimalkan untuk mewujudkan Papua yang aman dan damai, dengan tetap mengedepankan pendekatan kesejahteraan tanpa meninggalkan pendekatan penegakan hukum dan kedaulatan bangsa,” ujar Bamsoet usai Pertemuan Pimpinan MPR RI dengan Menkopolhukam Marsekal TNI (purn) Hadi Tjahjanto, di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Selasa (30/4/2024).

Hadir Wakil Ketua MPR RI Amir Uskara dan Fadel Muhammad, serta Ketua Komite II DPD RI sekaligus Ketua Forum Komunikasi dan Aspirasi Anggota MPR RI Papua (MPR RI For Papua) Yorrys Raweyai.

Turut hadir jajaran Kemenkopolhukam antara lain, Deputi I Politik Dalam Negeri Mayjen TNI Heri Wiranto, Deputi II Politik Luar Negeri Rina Prihtyasmiarsi Soemarno, Deputi III Hukum dan HAM Sugeng Purnomo, Deputi IV Pertahanan Negara Laksda TNI Kisdiyanto, dan Deputi V Keamanan Nasional Irjen Pol Rudolf Alert Rodja.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, MPR dalam kapasitasnya sebagai pengatur iklim dan suhu politik nasional senantiasa merasa terpanggil untuk membangun berbagai pemikiran yang konstruktif melalui musyawarah, dialog, dan diskusi dengan pemikiran yang terbuka. Sehingga dapat melihat setiap persoalan dari berbagai sudut pandang.

“Pada hakikatnya penyelesaian setiap konflik harus mendahulukan cara-cara damai dan pendekatan humanis. Di sisi lain, mengedepankan soft approach tidak kemudian dimaknai mengabaikan langkah tegas dan terukur, khususnya ketika hidup dan kehidupan rakyat yang menjadi taruhannya. Negara harus hadir untuk memastikan bahwa hak rakyat Papua untuk hidup aman dan damai, tidak tercederai oleh adanya aksi kekerasan yang menghantui kehidupan mereka,” jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Wakil Ketua Umum FKPPI/Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menerangkan, sejak awal taun 2024 saja, hingga saat ini setidaknya sudah terjadi 12 tindak kekerasan di Papua. Antara lain, pada 4 April 2024, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali melakukan aksinya menyerang pos keamanan TNI-Polri Bank Papua di Intan Jaya, Papua Tengah. Akibat dari serangan KKB tersebut terdapat dua anak-anak yang tertembak.

“Pada 18 Maret 2024, prajurit Korps Marinir, Sertu (Mar) Ismunandar gugur ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Muara, Puncak Jaya, Papua Tengah. Pada 6 Februari 2024, terjadi aksi penembakan oleh gerombolan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang mengakibatkan 1 orang polisi dan 1 warga sipil terluka, bertempat di Bandara Perintis Banyubiru Kabupaten Paniai, Papua Tengah,” terang Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Depinas SOKSI dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini menambahkan, dari aspek ekonomi, UU No. 2/2021 tentang Perubahan Kedua atas UU No.21/2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua, harus difokuskan pada keberlanjutan pemberian dana Otsus serta perbaikan tata-kelolanya. Serta pemekaran wilayah Papua, dapat menjadi pintu masuk bagi penyelesaian berbagai persoalan yang masih mengemuka.

“Sebagai gambaran, pada tahun 2024, dana Otsus Papua mencapai Rp 9,62 triliun. Meningkat jika dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp 8,91 triliun. Besarnya dana otsus ini harus diimbangi dengan mekanisme evaluasi untuk mengukur efektivitas dan akuntabilitasnya. Khususnya dalam memajukan Papua yang aman, damai, dan sejahtera. Dengan mengedepankan pendidikan dan kesehatan gratis bagi para penduduk Papua,” pungkas Bamsoet.

Reporter: Casroni

Wamendagri: Musrenbang Papua Barat Tahun 2024 Jadi Momentum Perbaikan Pelayanan kepada Rakyat

Manokwari, – KABAR EKSPRES II Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo menegaskan, Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Papua Barat Tahun 2024 menjadi momentum perbaikan pelayanan kepada rakyat. Selasa, 30 April 2024

Menurutnya, urusan yang menyangkut kemaslahatan rakyat tak bisa dikompromikan. Lagi pula, hakikat kekuasaan yang diberikan oleh rakyat kepada pemerintah adalah untuk kepentingan rakyat, bukan personal.

Dia melanjutkan, setelah puluhan tahun Provinsi Papua Barat terbentuk, pemerintahan di dalamnya perlu melakukan evaluasi terkait apa yang sudah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan melalui Musrenbang. Termasuk salah satunya memaksimalkan kebijakan Otonomi Khusus (Otsus), sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh rakyat Papua Barat khususnya.

“Sehingga sampai dengan hari ini, itu ada anggapan masyarakat kalau mereka itu sebenarnya [menganggap] Otsus [ada], tapi kita belum merasakan Otsus,” katanya pada awak media usai Musrenbang Provinsi Papua Barat Tahun 2024 di Ballroom Meridien Hotel Aston Viu Manokwari, Papua Barat, Senin (29/4/2024).

Otsus, menurut Wempi, bukagn hanya persoalan anggaran, tetapi yang lebih penting adalah memastikan bahwa program pemerintah di Papua berasal dari aspirasi masyarakat. Sebab, program nyata inilah yang diperlukan oleh masyarakat. Pihaknya juga berharap melalui pemekaran wilayah Provinsi Papua Barat pelayanan publik menjadi lebih mudah.

“Berarti [dengan Otsus] Provinsi Papua Barat ini bisa fokus memikirkan tujuh kabupaten di sekitarnya,” ujarnya.

Untuk itu, dia meminta berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai pelaksana program pemerintahan di Papua Barat harus mampu memahami tugasnya secara baik di bawah kepemimpinan Penjabat (Pj.) Gubernur Papua Barat.

“Kalau hari ini Musrenbang, itu kan tidak ada gubernur definitif karena memang belum ada. Tapi saya berharap dengan Musrenbang hari ini, yang akan fokus yang dibahas dan dirumuskan itu paling tidak mungkin diterjemahkan sedikit dengan visi-misinya gubernur yang akan datang,” tandasnya.

Reporter: Casroni

Bakamla RI Evakuasi ABK Kapal Tanzania Terbakar di Perairan Pulau Timor

Pulau Timor, – KABAR EKSPRES II Kapal Negara (KN) Pulau Marore – 322 Bakamla RI di bawah komando Letkol Bakamla Adi Poetra Sitanggang berhasil melakukan evakuasi kru kapal berbendera Tanzania, MV. Da HaoHao di Perairan Pulau Timor, Senin (29/04/2024).

Diketahui bahwa kru kapal tersebut merupakan korban kapal terbakar, dan berhasil diselamatkan oleh kapal yang sedang melintas, yaitu MT. Maran Gas Psara.

Kronologis kejadian dimulai ketika KN. Pulau Marore – 322 menerima laporan kebakaran kapal MV. Da Hao di posisi 06° 29.9″ S – 125°33.1″ T. Laporan ini kemudian diteruskan oleh ATC Dili kepada Basarnas Command Center dan Puskodal Bakamla RI pada pukul 17.44 WITA. Berkat koordinasi yang baik, 10 kru kapal MV. Da Hao berhasil dievakuasi oleh MT. Maran Gas, yang kemudian berkoordinasi dengan Basarnas untuk diserahterimakan di Perairan Kupang.

Pada pukul 18.00 WITA, KN. Pulau Marore – 322 menerima informasi dari Puskodal Bakamla RI untuk melakukan evakuasi korban dari MT. Maran Gas Psara. Kemudian, pada tanggal 29 April pukul 08.20 WITA, KN. Pulau Marore – 322 melakukan kontak dengan MV. Maran Gas Psara di Perairan Timor, dan berhasil melaksanakan evakuasi terhadap ABK MV Da Hao di posisi 09° 18.7″ S – 123° 41.3″ T.

Bakamla RI Evakuasi ABK Kapal Tanzania Terbakar di Perairan Pulau Timor

Evakuasi tersebut melibatkan 10 orang kru, terdiri dari 8 orang Warga Negara Indonesia dan 2 orang Warga Negara Tiongkok. Setelah proses evakuasi selesai, pada pukul 10.55 WITA dilakukan penyerahan kepada pihak berwenang sesuai dengan prosedur yang berlaku. Dari dokumen kapal yang didapatkan, menyebutkan bahwa MV. Da Hao merupaka kapal kargo semen, dengan rute terakhir dari Dili menuju Manokwari.

Tindak lanjut dari kejadian ini melibatkan pelaporan kepada Kapuskodal Bakamla RI dan Kasubditgaropsla, pembuatan berita acara serah terima dengan MV. Maran Gas Psara, serta penyerahan kepada KN. SAR Antareja. Ditegaskan bahwa kegiatan evakuasi berlangsung dengan aman dan lancar.

Hingga berita ini diturunkan, MV. Da Hao masih mengapung tanpa awak di barat daya perairan Wetar, sehingga diharap menjadi perhatian agar pengguna pelayaran di wilayah tersebut dapat berhati-hati.

Autentifikasi : Pranata Humas Ahli Muda Kapten Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd.

red