Kjabarekspres co.id/ Yogyakarta, 13 Maret 2026 Komunitas Arus Bawah PDI Perjuangan Kota Yogyakarta menyatakan komitmennya untuk turut serta menyukseskan berbagai program kerakyatan Pemerintah Kota Yogyakarta yang dipimpin oleh Walikota Hasto Wardoyo.
Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan buka puasa bersama dan dialog sehat yang digelar pada Jumat, 13 Maret 2026 di Rumah Dinas Walikota Yogyakarta.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan tersebut, 40 anggota Arus Bawah PDI Perjuangan menyatakan tekad untuk membantu ketugasan Walikota dalam mensosialisasikan sekaligus mengadvokasi berbagai program yang secara langsung menyentuh kepentingan rakyat kecil.
Koordinator Komunitas Arus Bawah PDI Perjuangan Yogyakarta, Jarot Kurniadi, menyampaikan bahwa Arus Bawah sebagai bagian dari kekuatan sosial politik yang lahir dari rahim rakyat memiliki tanggung jawab moral untuk ikut memastikan bahwa program-program kerakyatan pemerintah dapat dipahami, diakses, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
“Arus Bawah PDI Perjuangan siap menjadi bagian dari gerakan gotong royong untuk membantu Walikota Yogyakarta dalam menyosialisasikan sekaligus mengadvokasi berbagai program yang berpihak kepada rakyat. Kami akan bergerak sampai ke tingkat kampung agar masyarakat benar-benar mengetahui dan merasakan manfaat dari program-program tersebut,” ujar Jarot Kurniadi.
Beberapa program yang menjadi perhatian dan siap didukung oleh Komunitas Arus Bawah antara lain program beasiswa kuliah S1 bagi warga kurang mampu, program bedah rumah bagi masyarakat miskin, layanan kesehatan lansia, serta penguatan pelayanan kesehatan melalui bidan dan tenaga kesehatan di tingkat kampung.
Selain itu, Arus Bawah PDI Perjuangan juga menyatakan kesiapannya untuk membantu pemerintah dalam mengedukasi masyarakat terkait penanganan permasalahan sampah di Kota Yogyakarta, yang saat ini membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Menurut Jarot, penyelesaian berbagai persoalan perkotaan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata, melainkan memerlukan keterlibatan aktif masyarakat sipil dan kekuatan sosial yang ada di tengah rakyat.
“Kami percaya bahwa dengan semangat gotong royong dan partisipasi rakyat, program-program Walikota Yogyakarta dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Arus Bawah PDI Perjuangan Kota Yogyakarta menegaskan bahwa dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen ideologis untuk terus berada di barisan rakyat, sekaligus memastikan bahwa pemerintahan daerah benar-benar berjalan sesuai dengan semangat keberpihakan kepada wong cilik.
Ke depan, Arus Bawah PDI Perjuangan akan mengorganisir jaringan komunitasnya di berbagai wilayah Kota Yogyakarta untuk aktif membantu proses sosialisasi program, melakukan pendampingan warga, serta menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah daerah.
Kota Yogyakarta
repoter : nt

