Berita terkini Budaya Daerah Kesehatan Nasional News Populer Olaraga Opini Peristiwa PMI Politik Polri Populer Religi Sosial Teknologi TNI

POLSEK TANJUNG RAJA MELAKSANAKAN GIAT RUTIN MENINGKATKAN KRYD DIWILAYAH HUKUM POLSEK TANJUNG RJA

Ogan Ilir, – KABAR EKSPRES II Polsek Tanjung Raja melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna terciptanya situasi Kamtibma’s yang kondusif di Wilayah hukum Polsek Tanjung Raja Resor Ogan Ilir, Jumat (26/01/2024) mulai pukul 20.30 Wib.

Kapolsek Tanjung Raja AKPHermansyah, S.IP, M.Si mengatakan, pelaksanaan KRYD dilaksanakan untuk mengantisipasi dan penindakan terhadap pelaku tindak pidana 3C, penyalahgunaan senpi / sajam, penyalahgunaan Narkoba dan Premanisme.

POLSEK TANJUNG RAJA MELAKSANAKAN GIAT RUTIN MENINGKATKAN KRYD DIWILAYAH HUKUM POLSEK TANJUNG RJA

“Kegiatan juga menyasar kepada kendaraan yang menggunakan knalpot brong yang sangat meresahkan masyarakat,” ujar AKP Hermansyah.

Pesan dari kapolsek AKP hermansyah kepada pesonil dan masarakat ususnya wilayah hukum tanjung raja kita jaga bersama sama untuk meningkatkan keamanaan dan kesejateraan bersama ususnya wilaya hukum polsek tanjung raja

Kapolsek menambahkan, dalam giat KRYD di pimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Tanjung Raja Ipda Dede Maulana Malik Ibrahim, SH diikuti personil Polsek Tanjung Raja yang tesprin.

Untuk hasil kegiatan tersebut yaitu :
– Kendaraan R2 : Nihil
– Kendaraan R4 : Nihil
– Kendaraan R6 : Nihil
– Narkotika : Nihil
– Sajam : Nihil
– Teguran R2 : 4 (empat) unit
– Teguran R4 : Nihil

“Kami lakukan teguran terhadap pengendara R2 yang tidak memakai helm. Dan dalam kegiatan tersebut tidak ditemukan orang yang menguasai sajam maupun Narkotika

Reporter: Hendrik

Anda mungkin juga suka...

Berita terkini Daerah DIY Yogyakarta

KPK Kawal Program Makan Bergizi Gratis di Yogyakarta, Cegah Celah Korupsi Sejak Dini YOGYAKARTA Kabarekpres.co.id/Pemerintah terus mematangkan implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia. Namun, di balik misi mulia meningkatkan kualitas sumber daya manusia tersebut, terdapat potensi risiko besar terkait tata kelola dan integritas,tutur KRISNA TRIWANTO S.H., Ketua Panitia Diskusi Publik Nasional,juga selaku Ketua DPW ARIES DIY,yang akan diselenggarakan Sabtu,7 Februari 2026 sampe j 14.00 wib,digedung DPRD DIY. Menyikapi hal ini, sebuah forum diskusi publik bertajuk “Sosialisasi, Edukasi, dan Diskusi Publik: Tantangan serta Pencegahan Korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis” digelar di Yogyakarta pada Sabtu (7/2/2026). Hadir sebagai narasumber utama, Jhonson Widwan Ginting, S.T., M.M., perwakilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI,dan narasumber lainya,keterangan Ketum ALIANSI RAKYAT INDONESIA EMA ( ARIES) Identifikasi Hambatan dan Gangguan Dalam paparannya, Jhonson Ridwan Ginting menyoroti bahwa proyek berskala nasional dengan anggaran besar selalu menjadi magnet bagi praktik maladminstrasi maupun korupsi. Ia memetakan empat klaster masalah yang harus diwaspadai: Hambatan Logistik: Distribusi pangan di wilayah geografis yang sulit yang berpotensi menyebabkan pembengkakan biaya tak terduga. Gangguan Data: Akurasi data penerima manfaat (siswa) yang seringkali tumpang tindih atau tidak diperbarui (update). Tantangan Kualitas: Standar gizi yang tidak seragam akibat permainan dalam pemilihan vendor atau penyedia jasa boga. Ancaman Korupsi: Adanya potensi kickback (setoran) dalam penunjukan vendor lokal serta pemotongan jatah volume makanan di lapangan. “Program ini adalah investasi masa depan bangsa. Jangan sampai anggaran yang seharusnya lari ke piring anak sekolah, justru belok ke kantong oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujar Jhonson di hadapan para peserta diskusi. Strategi Pencegahan dan Solusi KPK menekankan bahwa pencegahan korupsi tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus melibatkan ekosistem pengawasan yang ketat. Beberapa solusi strategis yang ditawarkan dalam diskusi tersebut meliputi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *