Berita terkini Budaya Daerah DIY Yogyakarta Hari Raya Jawa Tengah Kesehatan Nasional News Populer PMI Politik Polri Populer Sosial

Kunjungan Wisatawan Obyek Wisata Pantai di Kabupaten Gunungkidul Alami Kenaikan Signifikan pada Libur Natal 2023

Gunungkidul РKABAR EKSPRES II Kunjungan wisatawan ke destinasi wisata pantai yang ada di Kabupaten Gunungkidul mengalami lonjakan yang cukup signifikan pada liburan Natal tahun ini dan jelang Tahun baru 2024.

Hal tersebut diungkapkan kepala bidang destinasi dinas pariwisata kabupaten Gunungkidul, Supriyanta saat dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (26/12/2023).

“Berdasarkan pemantauan kami terhadap kunjungan wisatawan dalam libur Natal dan tahun baru 2023-2024 ini cukup signifikan. Terutama destinasi pantai wilayah tengah, Pantai Baron sampai dengan Poktunggal (Indrayanti),” ungkapnya.

“Selanjutnya data total wisatawan yang kami dapatkan selama 2 hari kemarin sebagai berikut, tanggal 23 Desember 2023 sebanyak 21.666 wisatawan sedangkan tanggal 24 Desember 2023 sebanyak 53.628 wisatawan,” lanjutnya.

Lebih lanjut Ia menjelaskan untuk retribusi destinasi wisata libur Natal dan Tahun baru kali ini ada kenaikan retribusi Daerah, namun ada juga yang tetap.

Kunjungan Wisatawan Obyek Wisata Pantai di Kabupaten Gunungkidul Alami Kenaikan Signifikan pada Libur Natal 2023

“Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Gunungkidul No 9 Tahun 2023 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang akan berlaku Mulai Tanggal 1 Januari 2024, Khusus Retribusi Pelayanan Tempat Rekreasi, Pariwisata dan Olah Raga Tarif ada yang Turun, Tetap dan ada pula yang naik,” jelasnya.

Seperti tahun – tahun sebelumnya obyek wisata pantai masih menjadi magnet bagi para wisatawan, namun demikian banyak juga wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata alam lainya, seperti goa Pindul, gunung api purba Nglageran dan destinasi wisata lainnya.

Untuk antisipasi kemacetan arus lalulintas akibat membludaknya pengunjung, dinas pariwisata kabupaten Gunungkidul juga sebelumnya sudah berkoordinasi dengan lintas OPD.

“Sebenarnya sudah ada koordinasi sebelumnya dengan lintas OPD, termasuk rekayasa lalulintas,” terangnya.

Guna menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan, juga didirikan beberapa posko dititik – titik rawan, diantaranya posko terpadu Patuk dan Siyono, kemudian posko pelayanan jalur wisata yang meliputi; Baron,JJLS, Pule Gondes, Tepus dan Ngrenehan.

“Himbauan kami untuk pengelo daya tarik wisata agar memastikan keamanan, kenyamanan dan keselamatan wisatawan dengan meminimalisir kecelakaan di destinasi wisata. Selanjutnya bagi wisatawan persiapakan diri anda dengan memastikan kondisi dalam keadaan sehat dan selalu mentaati protokol kesehatan jangan memaksakan diri untuk memasuki destinasi wisata tertentu saat ini karena mungkin kapasitas daya dukung dan daya tampung serta taati informasi dari pengelola dan BMKG, serta waspada terhadap barang – barang bawaan anda,” pungkasnya.

Reporter: Eko Londo

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *