BREBES, – KABAR EKSPRES IIKetua Umum Persatuan Binaraga dan Fitness Indonesia (PBFI) Jawa Tengah, Menthin Gunarto, menyatakan apresiasinya atas pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Tengah menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.
Kejurprov PBFI Jateng yang diadakan di Kabupaten Brebes ini, diharapkan dapat mempersiapkan atlet-atlet binaraga untuk berprestasi di ajang nasional.
“Terima kasih kepada seluruh Pengurus Cabang (Pengcab) PBFI yang telah bekerja keras mengikuti Kejurprov PBFI Jateng. Ini merupakan langkah penting menuju PON 2024,” ujar Menthin Gunarto dalam sambutannya, saat membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) PBFI Jateng, di Hotel Dedy Jaya Brebes, Minggu, (26/4/2024).
Kejurprov PBFI Jateng Menuju PON 2024 Resmi Dibuka di Brebes. Diharapkan Hasilkan Atlet Berprestasi
Ketua Pengcab PBFI Kabupaten Brebes, K. Yosep, merasa terhormat mendapatkan mandat untuk menjadi tuan rumah acara Kejurprov ini.
“Kami sangat mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk melaksanakan Kejurprov Jateng. Ini suatu kehormatan besar bagi Brebes. Kami berharap ajang ini dapat menghasilkan banyak prestasi dan mempererat persahabatan di antara Pengcab PBFI,” kata K. Yosep.
Menurutnya, Kejurprov PBFI Jateng ini mempertandingkan tujuh kelas. Beberapa di antaranya mens sport, mens physique, dan binaraga dengan kategori berat badan mulai dari 55 kg hingga 90 kg.
“Ada sebanyak 65 peserta dari 20 kabupaten dan kota di Jawa Tengah yang ikut berpartisipasi dalam Kejurprov PBFI Jateng 2024 ini. Untuk Kabupaten Brebes mengirimkan lima atlet terbaiknya,” terangnya.
Sementara itu, Ketua KONI Brebes, Abdul Aris Assaad, dalam sambutannya, menyampaikan ucapan selamat datang kepada jajaran pengurus PBFI Jawa Tengah dan dewan juri serta para atlet yang bertanding.
“Selamat datang kepada seluruh pengurus PBFI Jateng dan dewan juri serta para atlet. Kami berharap kejuaraan ini dapat menjadi olahraga unggulan dan melahirkan atlet-atlet berprestasi,” ujarnya.
Namun, Abdul Aris Assaad juga mengungkapkan rasa kecewanya, karena PBFI Brebes tidak masuk dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2023 lalu. “Kami berharap pada Porprov Jateng 2026 mendatang, PBFI Brebes bisa ikut serta dan tidak absen lagi,” harapnya.
Dengan mengucapkan “Bismillah,” Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Brebes, Abdul Aris Assaad secara resmi membuka Kejurprov PBFI Jawa Tengah 2024.
“Mari kita jaga sportivitas dan semoga kejuaraan ini menghasilkan atlet-atlet yang berprestasi di tingkat nasional,” tambahnya.
Adapun, beberapa dewan juri yang terlibat dalam Kejurprov PBFI Jateng 2024, ini berasal dari berbagai daerah, termasuk Ketua PBFI Jateng, Menthin Gunarto. Dewan juri lainnya, yakni perwakilan dari Boyolali, Cilacap, Salatiga, Demak, dan Kendal.
Hadir dalam Kejurprov PBFI Jateng, Ketua KONI Brebes, Abdul Aris Assaad, beserta sejumlah jajarannya, yakni Wakil Ketua Bambang Purwanto, Sekretaris Umum Tri Boedy Hermanto, Ketua Bidang Organisasi, Danang KZ, Ketua Bidang Kesehatan KONI Brebes dr, Sandy Waluyo dan sejumlah jajaran pengurus PBFI Jateng serta para dewan juri.
Kendal, – KABARBEKSPRES IIPolda Jateng, Hari ini semua tidak ada yang susah, semua harus bergembira, demikian di sampaikan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat membuka acara Trabas Kamtibmas serta Bhakti sosial dan Layanan Kesehatan bertempat di Lapangan Desa Kalilumpang Kecamatan Patean Kabupaten Kendal Minggu (26/5/2024).
Acara di awali sambutan dari Kades Kalilumpang Imam Waluyo, dirinya mengucapkan terima kasih beserta harapannya untuk Kapolda Jateng
“ Saya mewakili masyarakat Desa Kalilumpang mengucapkan terima kasih atas kunjungan bapak Kapolda, Semoga ini berbuah Positif untuk desa kami, saya yakin kalau di hadiri orang penting (Irjen Pol Ahmad Luthfi) Desa Kalilumpang akan berkembang pesat “ ungkapnya
Irjen Pol Ahmad Luthfi adakan Bhakti Sosial dan Layanan Kesehatan di Kendal
Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi dalam sambutan nya menyampaikan terima kasih kepada masyarakat
“ Saya ucapkan terima kasih atas kehadiran bapak ibu sekalian, hari ini semuanya tidak ada yang Susah, semua harus Bergembira” kata Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi, “ ayo semuanya tertawa bergembira” dan di sambut gelak talak gembira seluruh masyarakat
“ Sebagai wujud Polda Jateng hadir hari ini saya adakan Bhakti Sosial Layanan Kesehatan serta Penyaluran Bansos, juga menjadi sarana Cooling System untuk menjalin Persatuan dan Kesatuan pada masyarakat, memberikan Kedamaian bagi kita semua “ tambah nya
Dalam kegiatan tersebut juga di adakan jalan sehat di lanjutkan dengan Senam dan pengundian Doorprize berupa Sepeda motor, Kulkas, Sepeda, TV dan lain hadian lainnya
TANGERANG, – KABAR EKSPRES II Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengungkapkan nilai perdagangan jasa bengkel dan komponen otomotif di Indonesia diproyeksikan mencapai Rp 325,51 triliun per tahun. Mengingat hingga saat ini terdapat sekitar 400.000 unit usaha toko dan bengkel dengan 95 persennya merupakan UMKM.
Besarnya perputaran uang dalam industri toko dan jasa perbengkelan tidak lepas karena besarnya jumlah kendaraan yang beroperasi di jalan raya Indonesia. Data Korlantas Polri pada Februari 2024 mencatat populasi berbagai jenis kendaraan bermotor di semua wilayah Indonesia sudah mencapai 160.652.675 unit. Antara lain terdiri dari mobil pribadi sebanyak 19.906.353 unit, dan sepeda motor mencapai 134.181.607 unit.
Ketua Umum IMI Bamsoet Apresiasi Dua Tahun Kiprah On3 Motoshop
“Biaya service mobil rata-rata minimal Rp 10 juta pertahun, dengan potensi transaksi jasa dan sparepart diprediksi mencapai Rp 104,25 triliun. Sedangkan untuk motor minimal Rp 2 juta, dengan potensi transaksi jasa dan toko sparepart mencapai Rp 112,77 triliun,” ujar Bamsoet dalam perayaan HUT ke-2 On3 Motoshop, di Tangerang Selatan, Minggu (26/5/2024).
Hadir antara lain, Owner On3 Motoshop Benny Saputra, Deputi Wakil Ketua Umum Hubungan Antar Lembaga IMI Pusat Erwin MP, Komisi Sosial IMI Pusat Brigjen Pol Putu Putera serta Komunikasi dan Media Hasbi Zamri.
Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini turut mengapresiasi 2 tahun perjalanan On3 Motoshop. Menyediakan one stop solution berupa toko, bengkel, dan cafe bagi para penggemar modifikasi motor dan mobil. Kehadiran On3 Motoshop maupun para pelaku usaha toko dan bengkel lainnya merupakan bagian dari penggerak ekonomi nasional.
“On3 Motoshop berdiri di lahan 550 meter2 dengan bangunan tiga lantai. Lantai satu digunakan untuk workshop dan spare part mobil, serta apparel shop. Lantai dua untuk toko dan bengkel motor. Sedangkan lantai tiga digunakan untuk cafe sebagai tempat nongkrong pecinta otomotif,” jelas Bamsoet.
Ketua Dewan Pembina Motor Besar Indonesia (MBI) dan Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) serta Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini menerangkan, On3 Motoshop juga menyiapkan after market mobil. Menampilkan deretan merek papan atas seperti BBK Brembo, AP Racing, pelek off-road Method, ban BF Goodrich. Kemudian ada Coolant Engine Ice, oli Motul, pelapis Inozetek, produk perawatan aki CTEK, klakson PIAA, filter K&N, kap mesin serat karbon, sokbreker YSS Auto, dan lainnya.
“Untuk komponen motor mulai produk Arrow, SW-Motech, HKS, Motodemic, Austin Racing, Ohlins, OZ Racing, R9, Spirit Filter, Accosato Racing, EK chain, Marus, Suter Racing, R&G racing, dan lainnya. Khusus untuk bengkel motor, juga terdapat pit LV8 yang digunakan untuk perawatan motor membuat workshop ini setara dengan bengkel-bengkel resmi APM besar di Asia,” pungkas Bamsoet.
Sukoharjo, – KABAR EKSPRES II Interaksi sosial adalah naluri mahkluk sosial dimanapun berada, demikian halnya dengan para anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke – 120 Kodim 0726/Sukoharjo TA. 2024, (26/05/2024).
Saat istirahat siang lepas kerja pembuatan Talud jalan di sasaran fisik TMMD, mereka manfaatkan untuk melakukan komunikasi sosial (Komsos) dengan warga Desa dukuh Pabrik, Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban yang turut membantu penyelesaian pekerjaan TMMD Sengkuyung tersebut.
Meskipun anggota Satgas TMMD dari Kesatuan Yonif Raider 408/Sbh maupun dari Kompi Brimob Polri adalah Pasukan Non Kowil, namun kemampuan Pembinaan Teritorial terbatas harus dimiliki sehingga anggota dituntut untuk mampu berkomunikasi sosial dengan warga. Dimana Metode Komunikasi sosial merupakan salah satu metode Pembinaan Teritorial yang sudah tidak asing lagi bagi para Babinsa di wilayah selalu dilaksanakan setiap waktu.
Manfaatkan Istirahat Siang, Anggota Satgas TMMD Reg Komsos dengan Warga desa Wirun
“Ini merupakan kesempatan bagi adik-adik dari Batalyon, meskipun mereka berasal dari Satuan Tempur dan Non Kowil namun harus tetap memiliki kemampuan Pembinaan Teritorial terbatas,TMMD ini juga merupakan tempat latihan bagi mereka untuk belajar Metode Binter dengan melakukan Komunikasi Sosial,” terang Babinsa Wirun Serma Siswanto.
Tampak para anggota Satgas yang terdiri dari anggota Yonif Raider 408/Sbh dan Kompi Brimob berbincang-bincang dengan warga disela istirahat. Dengan terciptanya suasana santai ini akan terbangun kekompakan antara masyarakat dengan anggota Satgas. Karena TNI lahir dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, nantinya akan kembali lagi ke tengah masyarakat maka hubungan TNI dengan Rakyat harus terjalin dengan baik.
“Ibarat TNI Ikan maka rakyat adalah Airnya, filosofi ini mengandung makna bahwa hubungan antara TNI dengan Rakyat tidak bisa dipisahkan”, tutup Serma Siswanto.
Tegal, – KABAR EKSPRES IIKapolres Tegal AKBP Mochammad Sajarod Zakun, S.H., S.I.K., menerapkan strategi jitu sebagai upaya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Tegal dalam rangka libur panjang Hari Raya waisak yang bertepatan tanggal 23 – 26 Mei 2024.
146 orang dilibatkan dalam pengamanan yang berfokus pada tempat ibadah dan lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi destinasi wisata favorit dari masyarakat baik dari dalam maupun luar Kabupaten Tegal.
Pada tempat ibadah, terdapat 1 Vihara Budda Sasana Dipa Slawi yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman Slawi mendapatkan pelayanan sterilisasi dari Unit Satwa Satsamapta dan dijadikan sebagai titik Patroli antisipasi gangguan keamanan yang mungkin terjadi.
4 Hari Longweekend Hari Waisak 2024, Polres Tegal Siagakan 146 Anggota
Pada obyek wisata, Kapolres Tegal menerangkan “Untuk Jalur menuju obyek Wisata guci yang diperkirakan akan mengalami peningkatan volume arusnya, kami menyiagakan 146 orang yang bertugas selama 23-16 Mei 2024 melakukan pengaturan dan penguraian arus lalu lintas serta patroli di jalur lintas menuju (Obyek Wisata) Guci Kabupaten Tegal,” terangnya.
Wakapolres Tegal Kompol M. Iskandarsyah, S.P., S.I.K., M.M., menambahkan “Pada obyek wisata lain, 18 Kapolsek Jajaran Polres Tegal telah bersiaga sebagai kepala pengamanan wilayahnya seperti di Pantai Purwahamba Indah, Waduk Cacaban dan Rodjo Tater yang menjadi alternatif favorit masyarakat di Kabupaten Tegal maupun maupun obyek-obyek vital sesuai dengan surat perintah Kapolres Tegal (Sprin/ 706/ V/ PAM.3.3./ 2024 tanggal 22 Mei 2024 tentang pengamanan libur panjang Peringatan Hari Raya Waisak 2024),” tambahnya.
Brebes, – KABAR EKSPRES II Semakin bertambah dewasa, usia Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) PGRI sudah ke-74 tahun. Tentu saja, kedewasaan ini akan semakin memotivasi dan semangatnyapun yang lebih besar dalam pengabdian dan karyanya di sektor pendidikan. Maka teruslah belajar, berkarya dan berkreasi, sebagai upaya untuk mencetak generasi muda Kabupaten Brebes yang cerdas, handal dan tawakal.
Demikian pesan yang disampaikan Plh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Brebes Ananto Heriwibowo SH Msi mewakili Penjabat Bupati Brebes saat membuka lomba HUT IGTKI-PGRI KE-74 tahun 2024 di Pendopo Brebes,Rabu (22/5/2024).
Bowo mengaku bangga melihat antusiasme para guru dan siswa Taman Kanak-kanak (TK) dalam memeriahkan HUT nya. Termasuk antusias anak-anak mengikuti lomba, yang diharapkan bisa menjadi sosok yang cerdas, mandiri, kreatif, dan kompetitif, serta bermanfaat bagi pengembangan bakat anak yang mungkin telah dimilikinya sejak lahir.
IGTKI PGRI Brebes Makin Besar Pengabdiannya
Pemkab Brebes, lanjut Bowo, mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada ketua beserta jajaran pengurus IGTKI-PGRI Kabupaten Brebes, atas kerja keras, kesabaran serta pengabdiannya yang telah tercurahkan selama ini. Dia berharap guru TK dapat terus meningkatkan kompetensi serta bersikap visioner, agar semakin maju dengan mangikuti perkembangan teknologi dan informasi saat ini. Sebagai wujud dharma bhaktinya bagi upaya meningkatkan kualitas sumber daya insan, demi menyongsong masa depan kehidupan masyarakat yang lebih cerah.
Guru sebagai pendidik adalah salah satu penentu kualitas sumber daya manusia dalam bidang pendidikan memiliki peran yang sangat strategis. Karena itulah, diperlukan guru yang benar-benar profesional dan berorientasi ke depan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Menghadapi tantangan globalisasi dan perubahan. Perubahan yang terjadi dewasa ini diperlukan daya kreativitas dan semangat juang yang tinggi dari segenap pelaku Pembangunan.
“Saya sungguh berbahagia dan berbangga hati, menyaksikan semangat dan keceriaan anak-anak usia belia yang tumbuh dalam suasana penuh kasih sayang orang tua dan limpahan ilmu tenaga pendidik khususnya yang telah mencurahkan tenaga dan waktunya dalam mengajar, memberikan ilmu yang terbaik untuk anak-anakku,” ungkap Bowo.
Apabila kondisi seperti ini dapat terus diciptakan, maka masa depan generasi penerus kita akan sangat cerah, sebab memiliki sumber daya manusia yang cerdas, kreatif dan mampu menjalani hidup dengan penuh optimistis.
Maka dari sekarang, tumbuhkan terus semangat kreatifitas anak-anak, ajarkan nilai-nilai bekerja sama, berjuang dan bersaing secara sehat sedari dini agar tumbuh tunas-tunas bangsa terbaik yang mampu membawa kejayaan masa depan bangsa serta memiliki mental dan akhlak mulia.
Ketua Panitia HUT IGTKI PGRI ke 74 Kabupaten Brebes Darsiti menjelaskan, kegiatan hari ini bertujuan untuk meningkatkan kopetensi peserta didik maupun guru. Karena digelar berbagai lomba yang melibatkan guru dan peserta didik. Disamping itu menjadi ajang silaturahmi bagi guru-guru TK se Kabupaten Brebes. Lebih dari 560 peserta ikut andil dalam kegiatan yang berasal dari 17 Kecamatan.
“Hari ini adalah momentum yang istimewa dimana kita berkumpul merayakan HUT IGTKI PGRI ke 74 dengan tema “Berkarya bersama meningkatkan kesejahteraan solideritas dan kompetensi guru taman kanak-kanak untuk mewujudkan pendidikan anak usia dini yang berkualitas menuju Indonesia Emas,” pungkas Dasini.
Pada kesempatan tersebut juga diserahkan pemberian apresiasi prestasi kepada guru TK yang berprestasi pada lomba porseni IGTKI PGRI Tingkat Provinsi Jawa Tengah, yaitu Nur Khalim sebagai juara 1 lomba MTQ Porseni IGTKI PGRI, Umi Salamah sebagai juara 3 lomba MTQ Porseni MTQ PGRI.
hadir pada acara tersebut antara lain Kepala Dinas Pendidiknan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes Caridah MPd, Ketua PGRI Kabupaten Brebes Sutikno, Ketua TP PKK Kabupaten Brebes, Ketua HIMPAUDI dan Ketua serta Pengurus IGTKI Kabupaten Brebes.
Penulis: Agus Awaludin
Editor: Wasdiun
Jakarta, – KABAR EKSPRES IIJaksa Agung ST Burhanuddin telah menerbitkan Surat Keputusan Nomor 121 Tahun 2024 pada tanggal 21 Mei 2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia. Sabtu (25/5/2024).
Adapun dalam Surat Keputusan yang tertuang di atas tersebut, Jaksa Agung merotasi sejumlah 78 pejabat eselon II yakni sebagai berikut:
Raden Febrytriyanto, S.H., M.H. sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejaksaan Agung;
Edy Birton, S.H., M.H. sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda PErdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung;
Dr. I Made Suarnawan, S.H., M.H. sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Pidana Militer Kejaksaan Agung;
Ponco Hartanto, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah;
Ahelya Abustam, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi D.I. Yogyakarta;
Yuni Daru Winarsih, S.H., M.Hum. sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Banten;
I Gde Ngurah Sriada, S.H., M.H. sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung;
Dr. Jefferdian, S.H., M.H. sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku;
Abdullah Noer Deny, S.H., M.H. sebagai Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung;
Ade Tajudin Sutiawarman, S.H., M.H. sebagai Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Republik Indonesia;
Katarina Endang Sarwestri, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat;
Dr. Patris Yusrian Jaya, S.H., M.H. sebagai Direktur Pengamanan Pembangunan Strategis pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung;
Hendro Dewanto, S.H., M.Hum. sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara di Kendari;
Dr. Abd Qohar AF, S.H., M.H. sebagai Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung;
Dedie Tri Hariyadi, S.H., M.H. sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat;
Hari Wibowo, S.H., M.H. sebagai Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung;
Dr. Mukri, S.H., M.H. sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung;
Rina Virawati, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan;
Syaifudin Tagamal, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu;
Dr. Emilwan Ridwan, S.H., M.H. sebagai Kepala Pemulihan Aset Kejaksaan Agung;
Dr. Transiswara Adhi, S.H., M.Hum. sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara;
Sugiyanta, S.H., M.H. sebagai Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung;
Dr. Tanti Adriani Manurung, S.H., M.H. sebagai Kepala Pusat Strategi Kebijakan Penegakan Hukum Kejaksaan Agung;
Darmawel Aswar, S.H., M.H. sebagai Direktur Eksekusi, Upaya Hukum Luar Biasa dan Eksaminasi pada Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer Kejaksaan Agung;
Drs. Muhammad Naim, S.H. sebagai Inspektur III pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung;
Andi Darmawangsa, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat;
Sugeng Hariadi, S.H., M.H. sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat;
Anang Supriatna, S.H., M.H. sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara;
Suwandi, S.H., M.Hum. sebagai Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung;
Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum sebagai Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung;
Muhammad Syarifuddin, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat;
Rudy Irmawan, S.H., M.H. sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara;
Muhibuddin, S.H., M.H. sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh;
Sukarman Sumarinton, S.H., M.H. sebagai Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung;
Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, S.H., M.H. sebagai Inspektur V pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung;
Dr. Siswanto, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Banten;
Roch Adi Wibowo, S.H., M.H. sebagai Kepala Pusat Data Statistik Kriminal dan Teknologi Informasi pada Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Kejaksaan Agung;
Jaksa Agung ST Burhanuddin Rotasi Jabatan 78 Pejabat Eselon II, Berikut Nama-namanya
Victor Antonius Saragih Sidabutar, S.H., M.H. sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur;
Setiawan Budi Cahyono, S.H., M.Hum. sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu;
Yuliana Sagala, S.H., M.H. sebagai Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung;
Wahyudi, S.H., M.H. sebagai Direktur Narkotika dan Zat Adiktif Lainnya pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung;
I Dewa Gede Wirajana, S.H., M.H. sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat;
Dr. Lila Agustina, S.H., M.H., M.Kn. sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Bali;
I Made Sudarmawan, S.H., M.H. sebagai Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung;
Herry Hermanus Horo, S.H. sebagai Direktur Teknologi Informasi dan Produksi Intelijen pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung;
Dr. Iman Wijaya, S.H., M.Hum. sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimatan Timur;
Dr. Bambang Gunawan, S.H., M.Hum. sebagai Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan pada Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI;
Enen Saribanon, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat;
Riono Budisantoso, S.H., M.A. sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi;
N Rahmat R, S.H., M.H. sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur;
I Putu Gede Astawa, S.H., M.H. sebagai Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung;
Zet Tadung Allo, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur;
Dr. Teuku Rahman, S.H., M.H. sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan;
Dr. Muslikhuddin, S.H., M.H. sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat;
Edi Handojo, S.H. sebagai Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung;
Dr. Hermon Dekristo, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi;
Sri Kuncoro, S.H. M.Si. sebagai Kepala Biro Kepegawaian pada Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Kejaksaan Agung;
Nurcahyo Jungkung Madyo, S.H., M.H. sebagai Asisten Khusus Jaksa Agung pada Kejaksaan Agung;
Edyward Kaban, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat;
Budi Hartawan Panjaitan, S.H., M.H. sebagai Inspektur IV pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung;
Herry Ahmad Pribadi, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara;
Pipuk Firman Priyadi, S.H., M.H. sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan;
Yudi Triadi, S.H., M.H. sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah;
Erich Folanda, S.H., M.Hum. sebagai Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung;
Hendrizal Husin, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Papua;
Rini Hartatie, S.H., M.H. sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Riau;
Sufari, S.H., M.Hum. sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau;
Roberthus Melchisedek Tacoy, S.H., M.H. sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Papua;
Zullikar Tanjung, S.H., M.H. sebagai Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung;
Ardito Muwardi, S.H., M.H. sebagai Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung;
Danang Suryo Wibowo, S.H., LL.M. Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan;
Ikhwan Nul Hakim, S.H., sebagai Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung;
Sumurung Pandapotan Simaremare, S.H., M.H. sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara;
Taufan Zakaria, S.H., M.H. sebagai Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung;
Sofyan S, S.H., M.H. sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo;
Nur Asiah, S.H., M.Hum. sebagai Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung;
Dr. Prima Idwan Mariza, S.H., M.Hum. sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat;
Dr. Dwi Antoro, S.H., M.H. sebagai Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung.
Tak hanya itu, Jaksa Agung juga menerbitkan Surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: KEP-IV-523/C/05/2024 tanggal 21 Mei 2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia, yang berisikan 328 jumlah pejabat eselon III yang dirotasi jabatannya.
“Mutasi, rotasi, dan promosi di tubuh Kejaksaan adalah hal yang biasa sebagai bentuk penyegaran dan pengisian jabatan yang kosong, sehingga akselerasi kinerja Kejaksaan akan lebih baik dan lebih adaptif ke depannya,” ujar Kapuspenkum. (K.3.3.1)
JAKARTA, – KABAR EKSPRES II Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang menuturkan bangsa Indonesia saat ini tengah dihadapkan pada tantangan kebangsaan yang semakin kompleks dan dinamis. Bahkan, kondisi dunia sedang ‘tidak baik-baik saja’. Dari perspektif ekonomi, pertumbuhan ekonomi global masih belum sepenuhnya pulih usai badai pandemi Covid-19 melanda dunia. Pada tahun 2024 dan 2025, IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global masih cenderung melambat dan datar pada kisaran 3,2 persen.
“Dari perspektif geo-politik global, masih belum selesainya konflik Rusia dan Ukraina, agresi Israel ke Palestina, eskalasi ketegangan di beberapa kawasan di berbagai belahan dunia, semakin memperburuk kondisi perekonomian global. Ketidakstabilan geo-politik global akan berdampak pada terganggunya aktivitas perdagangan, melonjaknya harga komoditas, krisis energi berkepanjangan, dan kebijakan moneter yang agresif,” ujar Bamsoet saat menghadiri Peringatan HUT ke-70 Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IP-KI) di Jakarta, Sabtu (25/5/2024).
Hadir antara lain Ketua Dewan Pembina Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IP-KI) Bambang Sulistomo, Ketua Dewan Pakar IP-KI Hadi Poernomo, Ketua Dewan Pertimbangan IP-KI Edy Gunawan, Ketua Umum DPP IP-KI Baskara Sukarya dan Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno.
Ketua MPR RI Bamsoet Ajak Perkuat Benteng Ideologi Melalui Wawasan Kebangsaan
Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, kompleksitas dan dinamika tantangan kebangsaan tersebut, mengisyaratkan bahwa bangsa Indonesia harus memperkuat ketahanan dan kedaulatan dalam berbagai aspek. Setidaknya pada tiga dimensi, yaitu ketahan dan dan kedaulatan di bidang politik, ekonomi, dan ideologi.
Pada dimensi politik, bangsa Indonesia memiliki landasan pijak yang kokoh dan posisi yang tegas dalam menentukan orientasi politik luar negeri. Sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD Tahun 1945 bahwa bangsa Indonesia adalah negara yang merdeka dan berdaulat, dan menjunjung tinggi kemerdekaan dan kedaulatan bangsa-bangsa lain, serta menempatkan ketertiban dan perdamaian dunia sebagai komitmen kebijakan luar negeri.
“Namun kita tidak boleh melupakan, bahwa ketahanan dan kedaulatan politik juga dibangun oleh pondasi politik dalam negeri yang kondusif, tidak saling mencederai, dan dilandasi oleh kedewasaan dan kematangan berdemokrasi. Kontestasi politik jangan dijadikan pintu masuk bagi perpecahan, atau menempatkan rakyat pada kutub-kutub yang berseberangan,” kata Bamsoet.
Ketua Dewan Pembina Depinas SOKSI (Ormas Pendiri Partai Golkar) dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini memaparkan, pada dimensi ekonomi, kemampuan bangsa Indonesia untuk mengurangi ketergantungan terhadap pengaruh dan dominasi perekonomian global, khususnya dari negara-negara maju, tidak hanya ditentukan oleh kemampuan membangun daya saing. Namun, tidak kalah pentingnya adalah kemampuan untuk membangun kemandirian.
“Misalnya dalam aspek ketahanan pangan. Tentunya menjadi ironi bahwa sebagai salah satu negara agraris terbesar di dunia, dan dengan segala sumberdaya agraria yang berlimpah, namun bangsa Indonesia masih memiliki ketergantungan impor bahan pangan,” jelas Bamsoet.
Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Wakil Ketua Umum FKPPI ini menguraikan, dari aspek ketahanan ideologi, bangsa Indonesia harus menyadari bahwa ancaman geo-politik global tidak hanya bersifat fisik material semata, namun juga berdimensi ideologis. Ancaman berdimensi ideologis ini tidak mungkin disikapi dengan membangun benteng-benteng yang berjajar di sepanjang gugusan kepulauan Nusantara.
Saat ini, di tengah derasnya arus globalisasi yang ditopang oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya teknologi informasi, batas-batas teritorial negara semakin kabur. Akses informasi global, baik ataupun buruk, dapat diakses oleh siapa pun, kapan pun, di manapun, sedemikian mudahnya, hanya sebatas sentuhan jari pada layar gawai (gadget).
“Dalam konsepsi ini yang kita perlu bangun adalah benteng-benteng ideologi, melalui penanaman wawasan kebangsaan kepada segenap anak bangsa. Pemahaman terhadap wawasan kebangsaan inilah yang akan menjadi benteng moral untuk menyaring arus informasi global yang bersifat merusak, mempromosikan faham-faham radikal serta nilai-nilai yang melenceng dari kearifan lokal dan jatidiri bangsa. Selain menegaskan Pancasila sebagai dasar negara, landasan ideologi, falsafah, dan rujukan etika moral dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” pungkas Bamsoet.
JAKARTA, – KABAR EKSPRES II Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan dosen pascasarjana program doktor ilmu hukum Fakultas Hukum Universitas Trisakti Bambang Soesatyo menuturkan pasca reformasi 1998 banyak dibentuk lembaga negara independen atau state auxiliary agency. Pembentukan lembaga negara independen ini berfungsi untuk memastikan pemerintah bertindak sesuai dengan peraturan dan kebijakan yang telah ditetapkan.
“Lembaga negara independen berada di luar struktur pemerintah. Namun, keberadaannya walaupun bersifat publik, karena prosesnya dilakukan secara politik, tidak jarang kita temui mereka terpolarisasi kepentingan politik sehinggga menjadi tidak independen. Saat ini ada puluhan lembaga negara atau komisi independen yang dibentuk untuk mengefektifkan pelaksanaan fungsi dan tugas para aparatur negara,” ujar Bamsoet saat memberikan kuliah filsafat hukum tata negara (HTN) dan Hukum Administrasi Negara (HAN) program doktor (S3) ilmu hukum di FH-Universitas Trisakti secara daring di Jakarta, Sabtu (25/5/2024).
Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, pembentukan lembaga negara independen ada yang didasari oleh UUD NRI 1945, semisal, Komisi Yudisial dan Komisi Pemilihan Umum. Selain itu, ada pula yang dibentuk oleh TAP MPR, undang-undang ataupun peraturan dibawahnya. Seperti KPPU, Komnas HAM, Komisi Informasi Publik, Komisi Hukum Nasional, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Berikan Kuliah Pascasarjana Program Doktor Ilmu Hukum Trisaksi,
“Dasar pembentukan lembaga negara independen tersebut karena munculnya tuntutan masyarakat atas prinsip demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintah melalui lembaga akuntabel, independen dan dapat dipercaya. Sumber pendanaan lembaga negara independen berasal dari anggaran negara,” kata Bamsoet.
Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Alumni Doktor Ilmu Hukum UNPAD dan dosen pascasarjana di Universitas Pertahanan RI (UNHAN), Borobudur serta Jayabaya ini menilai keberadaan lembaga negara independen pada pemerintahan Presiden Terpilih Prabowo Subianto nanti layak dikaji ulang. Jumlah lembaga negara independen yang sangat ‘gemuk’ perlu dirampingkan agar tidak terjadi tumpang tindih dalam kebijakan dan kewenangan serta mencegah pemborosan anggaran negara.
“Perlu adanya road map yang jelas saat dibentuknya lembaga negara independen. Keberadaan lembaga negara independen yang tumpang tindih dengan lembaga negara yang lain perlu dipertimbangkan untuk dihapus. Sehingga, kinerja lembaga negara independen bisa lebih maksimal,” kata Bamsoet.
Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Wakil Ketua Umum FKPPI ini menambahkan, lembaga negara independen harus mampu bekerja secara independen dan bebas dari pengaruh partai politik ataupun kepentingan pribadi. Karena tidak sedikit lembaga negara independen yang pimpinannya dipilih melalui proses di DPR RI.
“Lembaga negara independen harus mampu bekerja secara transparan dan independen, tanpa ada intervensi dari pihak manapun. Sehingga dapat meningkatkan akuntabilitas dan transparansi kinerja pemerintah,” pungkas Bamsoet.
Jakarta, – KABAR EKSPRES IIJaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intelijen) Prof. Dr. Reda Manthovani menghadiri Rapat Kerja dengan Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dalam rangka membahas penegakan hukum di daerah pada Selasa 21 Mei 2024 di Ruang Rapat Sriwijaya Gedung DPD RI. Jakarta, (24/5/2024).
Adapun dalam kegiatan ini turut dihadiri oleh Staf Ahli Jaksa Agung Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Kerja Sama Internasional Leonard Eben Ezer Simanjuntak, S.H., M.H., dan Komite I DPD RI yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komite I DPD RI Prof. Dr. Hj. Sylviana Murni. Dalam rapat ini juga membahas mengenai kesiapan Pilkada Serentak Tahun 2024.
Terkait hal tersebut, Komite I DPD RI mendorong Kejaksaan Agung untuk lebih berperan aktif dalam menangani kecurangan Pilkada terutama terkait money politic dan pelanggaran pilkada melalui Sentra Gakkumdu guna mewujudkan pilkada yang berkualitas, aman, tertib, adil, dan damai.
Jaksa Agung Muda Intelijen, Prof. Dr. Reda Manthovani menghadiri Rapat Kerja dengan Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI
Dari hasil rapat tersebut, Komite I DPR RI meminta Kejaksaan Agung untuk terus meningkatkan pelaksanaan Restorative Justice dalam melaksanakan penegakan hukum. Selain itu, Kejaksaan juga diminta untuk melakukan penuntutan yang tepat terhadap pelaku korupsi hingga mendorong perampasan aset para koruptor.
Kemudian, Kejaksaan juga diminta untuk berkolaborasi dengan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam pencegahan pelanggaran hukum dengan mengedepankan pendekatan asistensi di desa. (K.3.3.1)