KENDAL, – KABAR EKSPRES II Menindaklanjuti aduan masyarakat, Satreskrim Polres Kendal menggerebek tempat sabung ayam di dukuh Binangun Desa Wonosari RT: 01/RW: 01 Kecamatan Patebon Kendal, Penggerebekan sabung ayam di area perkebunan itu dilakukan pada Minggu (17/3/2024) sekira pukul 13:00 wib.
Dalam penggerebekan tersebut petugas berhasil menangkap dua orang yang ada di lokasi kejadian perkara, Yakni AT (26) warga Desa Wonosari Kecamatan Patebon dan S (47) warga Desa Korowelang anyar Kecamatan Cepiring.
Kasat Reskrim Polres Kendal AKP Untung Setiyahadi menyatakan bahwa penggerebekan ini didasari oleh informasi dari warga setempat tentang adanya judi sabung ayam.
“Dari informasi tersebut tim Resmob yang segera melakukan tindakan. Saat tiba di lokasi tim berhasil mengamankan dua pelaku bersama barang bukti dan pelaku saat ini telah diamankan di Mapolres Kendal untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut”, ucap AKP Untung Setiyahadi.
Gelar Perjudian, Kedua Pelaku Sabung Ayam Dirungkus Sat Reskrim Polres Kendal
Dari tangan pelaku diamankan barang bukti berupa dua ekor ayam aduan, dua buah Handphone dan uang tunai sebesar delapan ratus ribu rupiah.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kedua pelaku dikenakan Pasal 2(1) UU 9/ 1974 dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara serta dikenakan denda terbanyak itu 15jt.
Ogan Ilir, – KABAR EKSPRES IIBulan suci Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah. Banyak dari masyarakat, khususnya umat muslim yang berlomba-lomba melakukan kebaikan. Tak terkecuali bagi para jurnalis yang tergabung dalam Ikatan Wartawan online Indonesia (IWO-I) Pada Selasa (19/03/2024)
Ikatan wartawan online Indonesia (IWO-I) membagikan takjil kepada masyarakat yang lalu lalang dijalan lintas timur Km 34 Indralaya kabupaten Ogan Ilir provinsi Sumatra Selatan.
Kegiatan bagi bagi takjil merupakan kegiatan rutin yang diadakan oleh IWO Indonesia di setiap bulan ramadhan.
Peduli di Bulan Ramadhan, IWO Indonesia bagi – bagi Takjil.
Pada tahun ini IWO-I menyiapkan kurang lebih sebanyak 100 paket takjil (Nasi kotak) yang akan diberikan kepada kelompok masyarakat yang melewati jalan raya.
Ketua IWO Indonesia Kabupaten Ogan Ilir Yasandi didampingi sekretaris Edi Lestari dan wakil ketua kms Icksan bersama anggota menuturkan bagi-bagi takjil tersebut diberikan kepada masyarakat, Tukang becak, petugas kebersihan, satpam, tukang parkir, pengemudi ojek online dan pengemis.
Kegiatan Bagi bagi takjil merupakan realisasi grand design Ketua umum Aba Icang Rahardian.
Ketua IWO Indonesia kabupaten Ogan Ilir berharap bahwa kegiatan ini dapat bermanfaat di bulan ramadhan, maka kami melakukan kegiatan Bagi takjil harapannya bisa memberi manfaat dan juga bisa saling bersilaturahmi antar anggota.
“Kegiatan bagi-bagi takjil ini merupakan wujud kepedulian antar sesama kepada masyarakat, terutama bagi kaum muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa”. Harapannya bahwa kegiatan ini dapat membantu masyarakat yang masih beraktivitas untuk sekedar berbuka puasa. Selain itu, dengan adanya kegiatan ini juga diharapkan dapat membangun silaturahmi anggota Iwo Indonesia, tegas Yasandi.
OGAN ILIR, – KABAR EKDPRES IIKapolda Sumsel Irjen A Racmad Wibowo mengunjungi anak anak yang sedang dilakukan pembinaan di Panti Sosial Rehabilitasi Anak Berhadapan dengan Hukum (PSRABH) di Ogan Ilir Senin petang (18/3/2024).
Hal tersebut dilakukan pucuk pimpinan Polda Sumsel tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan generasi muda bangsa dari pengaruh dan perbuatan negatif dan salah pergaulan.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Polda Sumsel beserta Polrestabes Palembang POM TNI, Kodim, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan instansi terkait lainnya telah menggelar kegiatan razia gabungan dengan tujuan mencegah aksi tawuran, balap liar dan potensi gangguan kamtibmas lainnya. Pada kegiatan tersebut telah berhasil mengamankan 54 orang (46 pelaku tawuran dan minuman keras, 2 pelaku pembawa sajam, 4 pelaku pencurian ranmor dan HP serta penadahnya serta 2 pelaku penganiayaan). Barang bukti yang turut diamankan diantaranya 115 unit kendaraan R2 dan R4, 100 buah knalpot brong dan tanpa dokumen lengkap, 3 bilah sajam jenis pisau dan parang, 7 liter tuak, 2 ikat mercon dan 5 ikat sarung yang digunakan tawuran.
KAPOLDA SUMSEL IRJEN RACHMADWIBOWO KUNJUNGIN PANTI SOSIAL REHABILITASI ABH DI OGAN ILIR
Sebanyak 35 anak usia remaja (12 hingga 17 tahun) diserahkan ke Panti Sosial Rehabilitasi Anak Berhadapan dengan Hukum (PSRABH) di Ogan Ilir untuk dilakukan pembinaan.
Sehari berselang, Kapolda Irjen Rachmad Wibowo mengunjungi anak anak tersebut dengan memberikan takjil buka puasa dan bantuan pakaian ganti.
Kapolda Sumsel Irjen Rachmad Wibowo memberikan wejangan dan nasehat kepada anak anak remaja tersebut menjelang waktu berbuka puasa.
“Adik adik jangan lagi membuat orang tua kalian menjadi kepikiran ya,” pinta Irjen Rachmad Wibowo.
“Kasihan mereka ini ada yang masih ujian kenaikan kelas, saya minta pak Dirbinmas, tolong diurus agar mereka bisa ikut ujian susulan,” ujarnya.
Sementara itu Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Narto mengatakan kegiatan yang dilakukan sebagai bentuk kepedulian pimpinan terhadap generasi muda.
“Ini sebagai bentuk kepedulian pimpinan Polda Sumsel dalam hal ini bapak Kapolda Sumsel Irjen Rachmad Wibowo dalam upaya menciptakan kamtibmas diwilayah kita di Sumatera Selatan ini. Tidak semata-mata penegakan hukum tapi juga dengan memberikan pembinaan. Anak-anak ini harus kita bina, harus kita luruskan apabila mereka salah. Mereka potensi menjadi pelaku ataupun korban dari kriminal jika salah pergaulan,” tuturnya.
Dirinya berpesan dan mengajak semua pihak terutama orang tua untuk mengawasi anak anaknya agar tidak terjerumus ke hal hal negatif yang bisa merugikan diri dan keluarga.
Turut hadir pada kegiatan tersebut Irwasda Kombes Ferry Handoko Soenarso, Dirintelkam Kombes Iskandar F Sutisna, Dirbinmas Kombes Sofyan Hidayat, Kabidhumas Kombes Sunarto, Dirreskrimum Kombes M.Anwar Reksowidjojo, Kapolrestabes Palembang Kombes Harryo Sugiahartono, Kapolres Ogan Ilir AKBP.l Andi Rahman Baso, Kepala UPTD PSRABH Dian Arif Kusnadi dan Kasi Rehabilitasi Darwin Mukodongan.
Mataram, – KABAR EKDPRES IIPembangunan desa menjadi topik penting sejak era Presiden Joko Widodo yang termuat dalam program Nawacita. Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Selasa, 19 Maret 2024
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus mendukung program pembangunan tersebut. Upaya ini salah satunya melalui penguatan peran kecamatan agar menjadi penghubung keselarasan program pemerintah daerah (Pemda) dengan pemerintah desa.
Hal tersebut disampaikan Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Adwil Amran saat membuka pelatihan aparatur camat di Hotel Lombok Raya, Senin (18/3/2024).
Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Aceh, dengan total peserta lebih dari 954 orang yang berasal dari Kantor Kecamatan, Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan, dan UPTD Kesehatan.
“Pemerintah kecamatan memiliki peran strategis. Kalau di tingkat yang lebih tinggi ada Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat (GWPP) yang menghubungkan pemerintah dengan pemerintah daerah kabupaten/kota, maka kecamatan juga memiliki peran penting menjadi penghubung antara pemerintah desa dengan pemerintah daerah,” ujar Amran.
Ditjen Bina Adwil Perkuat Kecamatan sebagai Poros Pembangunan Desa
Amran menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pembangunan desa dapat dilihat dari anggaran Dana Desa yang setiap tahun dikucurkan. Anggaran Dana Desa, kata dia, selalu mengalami kenaikan kecuali pada saat adanya wabah Covid-19.
“Komitmen pemerintah untuk mendukung pembangunan desa jelas, dari jumlah anggaran Dana Desa yang setiap tahun mengalami kenaikan. Di tahun 2024 saja, jumlah yang dianggarkan senilai Rp71 triliun rupiah, sehingga total anggaran Dana Desa di era pemerintahan Presiden Jokowi dari 2015-2024 mencapai Rp609 triliun,” jelas Amran.
Dirinya berharap, setelah pelatihan ini aparatur kecamatan mempunyai keahlian dalam menganalisis persoalan desa khususnya terkait pelayanan dasar, serta mampu memperkuat pola koordinasi dengan berbagai pihak.
Selain itu, para aparatur kecamatan diharapkan mampu menyusun agenda secara terpadu untuk melakukan pembinaan dan pengawasan ke desa, untuk mendukung tata kelola pemerintahan desa/frontline service delivery. Dengan begitu, nantinya mampu mencetak pemerintahan desa yang kompeten dalam rangka membangun kemandirian desa melalui berbagai program dan kegiatan tepat sasaran yang dijalankan.
Bandung, – KABAR EKSPRES IIDirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi mengucapkan selamat memperingati hari jadi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), yang ber-Dies Natalis ke-68 di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Senin (18/3/2024).
Dirjen Teguh berharap IPDN terus berjaya dan sukses sebagai sekolah pencetak kader Pamong Praja yang smart dan adaptif terhadap perkembangan zaman. “Yakni, IPDN yang memiliki daya saing untuk mengabdikan diri bagi negara dan masyarakatnya di tengah era digital,” kata Dirjen Teguh.
Yang tak kalah penting, tambah Teguh Setyabudi, IPDN yang juga terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan demi menghadapi perkembangan yang dinamis baik di tingkat regional, nasional, hingga global.
Hal senada ditegaskan Rektor IPDN, Prof. Dr. H. Hadi Prabowo, agar seluruh kader pemerintahan selalu siap dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi.
Dirjen Dukcapil Dorong Lulusan IPDN Berdaya Saing Hadapi Era Digital
Hadi menuturkan, hal ini selaras dengan fenomena bahwa transformasi pemerintahan digital terus berkembang. Menurutnya, transformasi pemerintahan digital merupakan tuntutan perkembangan global yang mengharuskan seluruh pemerintahan negara di dunia untuk dapat menyesuaikan diri dan mengadopsi sistem baru yang dihasilkan oleh perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat.
“Fakta inilah yang membuat kita harus mempersiapkan diri dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi yang berubah sangat cepat dan radikal, khususnya dalam menghadapi dinamika pemerintahan dan pelayanan publik di era revolusi industri 4.0 dan society 5.0,” kata Hadi saat memberikan orasi ilmiah bertema “Pengembangan Kompetensi Kader Pemerintahan di Era Digitalisasi Guna Memperkuat Daya Saing serta Memantapkan Persatuan dan Kesatuan”.
Ia menambahkan, di era gempuran teknologi ini, diperlukan kader pemerintahan yang handal dan adaptif serta dapat memberikan implikasi terhadap cara bekerja yang cepat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kompetensi tersebut diperlukan seluruh kader pemerintahan untuk menghadapi tantangan di era digital. Selain itu diperlukan pula beberapa strategi di antaranya transformasi infrastruktur digital, transformasi pemerataan ASN, transformasi integrasi aplikasi, transformasi kepemimpinan digital dan transformasi pengembangan kolaborasi,” kata Hadi.
Ucapan selamat Dies Natalis IPDN pun datang dari Wakil Presiden RI. “IPDN diharapkan dapat terus menjadi institusi tumpuan yang melahirkan pelayan masyarakat yang handal dan berintegritas. Hal ini karena dunia berubah dengan sangat cepat sehingga tantangan yang dihadapi pun sangat besar. Untuk itulah kepandaian beradaptasi dan berinovasi sangat dibutuhkan untuk bertahan dan terus maju. Namun ingat, meskipun perubahan zaman tidak bisa dihindari, tapi praja IPDN harus tetap memegang erat karakter dan jati diri sebagai Bangsa Indonesia karena hal prinsip itulah yang akan menentukan keberlangsungan NKRI”, tutur Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin.
Selaras dengan yang disampaikan oleh Wakil Presiden, pada saat bersamaan Mendagri Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, yang diwakilkan oleh Irjen Kemendagri, Komjen. Pol. Drs. Tomsi Tohir, berharap IPDN dapat terus memantapkan diri menjadi lembaga pendidikan kedinasan yang berperan sebagai Think Tank Center of Excellent dalam bidang pemerintahan.
Tito mengatakan bahwa momentum ini menjadi momen untuk berkontemplasi, evaluasi dan merencanakan langkah-langkah strategis kedepan guna memastikan diri sebagai lembaga pendidikan yang inovatif dan berdaya saing.
Tito yakin praja IPDN dapat menjadi aktor pelaku dalam percaturan global. “Yang terpenting adalah praja IPDN harus mampu meningkatkan kompetensi dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama teknologi komunikasi, karena sekarang seluruh sektor kehidupan menerapkan digitalisasi, termasuk didalamnya dalam sektor pemerintahan,” ujarnya.
Sebagai calon aparatur sipil negara yang kompeten, praja IPDN diharapkan mampu membangun jembatan antara berbagai kelompok dan lapisan masyarakat. “Sampai saat ini, saya yakin praja IPDN dapat mengedepankan dialog, toleransi dan kerjasama sebagai landasan dalam menjalankan tugasnya terutama sebagai jembatan antara berbagai kelompok dan lapisan masyarakat,” demikian Mendagri Tito Karnavian.
TEGAL, – KABAR EKSPRES II Kurang dari seminggu sebelum masa jabatannya selesai, Wali Kota Tegal melantik sebanyak 43 Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal yang terdiri dari 35 PNS dalam jabatan struktural dan 8 PNS Kepala Puskesmas di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal
“Pada kesempatan yang baik ini, saya melantik dan mengambil sumpah sejumlah 35 PNS dalam jabatan struktural dan 8 PNS Kepala Puskesmas di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal,” ujar Wali Kota Tegal saat Upacara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Administrasi dan Kepala UPTD Puskesmas di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal di Ruang Adipura Komplek Balai KotaTegal, Senin (18/3/2024).
Pejabat struktural yang dilantik terdiri dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, yang merupakan hasil seleksi terbuka tahun 2023 lalu, jabatan administrator (Eselon III/a dan Eselon III/b) sebanyak 14 PNS, dan Jabatan Pengawas (Eselon IV/a dan IV/b) sebanyak 20 PNS.
Jelang Akhir Masa Jabatan, Walkot Lantik 43 Pejabat di Lingkungan Pemkot Tegal
Dedy Yon mengucapkan selamat kepada pejabat yang telah dipercaya mengemban tugas baru. Ia juga menyampaikan menitipkan kepercayaan kepada pejabat yang baru dilantik untuk menjalankan tugas baru dengan baik dan penuh tanggung jawab.
“Saya menyampaikan ucapan selamat kepada Bapak Ibu yang telah dipercaya mengemban tugas baru. Saya menitipkan kepercayaan kepada Bapak dan Ibu untuk menjalankan tugas baru dengan baik dan penuh tanggung jawab,” pesan Dedy Yon.
Terkait pelantikan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tegal, yang terpilih merupakan hasil seleksi terbuka dan kompetitif pengisian JPTP di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal tahun 2023.
Dengan keluarnya rekomendasi KASN Nomor : b-4769/jp.00.00/12/2023 tanggal 20 Desember 2023 lalu, dilanjutkan dengan proses wawancara pada Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri.
Terbitnya Keputusan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 800.1.3.3-617 tahun 2024 tentang Pengangkatan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Selaku Kepala Disdukcapil Kota Tegal sesuai dengan mekanisme yang ditentukan.
Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kepala Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang dilantik adalah Zaenal Alimukti yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Tegal.
Mohammad Suharto, yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga, dan Pariwisata, kini menerima amanah baru menjabat Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Tegal.
Tercatat ada lima posisi Sekretaris Dinas yang dilantik, Khusnul Hidayati menjabat Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga, dan Pariwisata, Trysnawati menjabat Sekretaris Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Denny Anggoro menjabat Sekretaris Dinas Koperasi Usaha Kecil, dan Menengah, dan Perdagangan, Dinar Marnoto menjabat Sekretaris Dinas Sosial Kota Tegal dan Teguh Prihatno menjabat Sekretaris Dinas Perhubungan.
Selain itu, ada delapan PNS Kepala Puskesmas di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal, yakni dr. Elsita Lisnawati menjabat Kepala UPTD Puskesmas Tegal Selatan, dr. Emy Haryati menjabat Kepala UPTD Puskesmas Slerok, dr. Destina Dyah Astuti menjabat Kepala UPTD Puskesmas Margadana, dr. Wahidin menjabat Kepala UPTD Puskesmas Bandung, dr. Susan menjabat Kepala UPTD Puskesmas Debong Lor, dr. Bambang Kuswanto menjabat Kepala UPTD Puskesmas Tegal Timur, dr. Rini Marini menjabat Kepala UPTD Puskesmas Kaligangsa dan drg. Evi Sukaesih menjabat Kepala UPTD Puskesmas Tegal Barat.
Jakarta, – KABAR EKSPRES IIKejaksaan Agung mengapresiasi putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas gugatan praperadilan yang diajukan oleh BS , terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi penjualan emas logam mulia PT Antam (19/3/2024).
Atas putusan praperadilan tersebut ,dapat dijelaskan bahwa tindakan penegakan hukum yang dilakukan Tim penyidik Kejaksaan Agung dalam perkara ini ,telah sesuai dengan prosedur formal baik proses penyidikan, penggeledahan dan penyitaan sebagaimana diatur dalam KUHAP dan UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Kejaksaan Agung Apresiasi Putusan PN Jakarta Selatan Atas Gugatan Praperadilan Tersangka BS
Dalam perkara ini, Tm Penyidik telah memeriksa 52 orang saksi dan menetapkan dua orang sebagai Tersangja, salah satu yaitu BS. Meski telah ditetapkan dua orang tersangka namun tidak menutup kemungkinan bahwa perkara ini akan berkembang terus mengerah pada pihak-pihak yang menerima keuntungan dari perkara ini. Tim Penyidik saat ini sedang mendalami dan mengembangkan terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi penjualan emas logam mulia PT Antam.(K.3.3.1)
Reporter: Casroni
Jakarta, 19 Maret 2024 KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM
Sumut, – KABAR EKSPRES IIRatusan warga Desa Padang Malakka dan Aek simanap Kecamatan Dolok sigopulon Kabupaten padang lawas Utara melakukan aksi demo,
dan melakukan pemblokiran dengan cara membakar sejumlah ban bekas tepat di tengah jalan masuk menuju perusahaan perkebunan kelapa sawit swasta PT tindoan bujing Kecamatan dolok sigopulon kabupaten padang lawas Utara. Senin pagi (18/03/2024).
Suasana sempat terus memanas saat pihak perusahaan sempat tidak mau menemui warga yang melakukan orasi di depan kantor perusahaan , suasana yang sempat memanas dapat di redam setelah pihak kepolisian yang melakukan penjagaan di depan perusahaan berusaha., terus melakukan mediasi antara pihak perwakilan masyarakat dengan pihak perusahaan yang akhirnya mau menemui warga.
Dalam aksi ini warga menuntut kepada perusahaan. PT .tindoan bujing yang sudah berdiri kurang lebih 36 tahun di desa mereka tidak pernah memberikan hasil 20 persen dari perkebunan plasma untuk warga di dua desa yang berada di sekitar lokasi perkebunan kelapa sawit millik PT. Tindoan bujing
Retusan warga dua desa blokir pintu masuk PT Tindaon Bujing perusahaan perkebunan kelapa sawit
Selain itu perusahaan perkebunan sawit ini tidak pernah menyalurkan dana CSR untuk masyarakat desa sekitar perusahaan , perusahaan juga selalu mengunakan alat berat yang kerap merusak jalan dan membuat warga resah, yang lebih parah perusahaan kebun sawit ini tidak ada sama sekali memperkerjakan warga setempat.
Ilham Siregar salah seorang kordinator aksi menyampaikan kepada awak media , pihaknya selama ini sudah cukup kecewa dengan pihak perusahaan yang selama berdiri kurang lebih 36 tahun tidak pernah peduli kepada warga setempat .
” Kami warga dari dia desa yang berada di seputaran lahan perkebunan kelapa sawit PT tindoan bujing merasa cukup kecewa dengan perusahaan , hak hak warga desa yang di atur dalam undang undang selama 30 tahun perusahaan ini berdiri ,tidak pernah di penuhi perusahaan ” tegas Ilham
Sementara itu dari pihak perusahaan yang di pimpin Nur Hidayat selaku askep perusahaan kebun kelapa sawit PT tindoan bujing mengakui pihaknya belum ada memberikan hasil lahan plasma yang seharusnya di keluarkan , namun terkait perkebunan plasma perusahaan masih melakukan proses pengadaan untuk perkebunan Plasma tersebut , untuk bantuan CSR perusahaan mengaku sudah pernah menyalurkan bantuan CSR namun jumlahnya terbatas .
” Kami mengakui perusahaan ini belum memiliki perkebunan plasma yang di atur dalam undang undang , namun kedepanya kami akan melakukan proses agar tuntutan warga dapat terwujud. Selain itu untuk bantuan CSR kami hanya mampu memberi sesuai kemampuan kami ” ujar nur Hidayat
Setelah melakukan aksi di depan kantor perkebunan massa membubarkan diri namun massa mengancam bila apa yang di janjikan perusahaan tidak di wujudkan massa mengancam akan melakukan aksi yang sama dengan massa yang lebih banyak lagi .
Jakarta, – KABAR EKSPRES II Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara serah terima jabatan Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan (Dankodiklat) TNI, dari Letjen TNI Eko Margiyono kepada Laksdya TNI Maman Firmansyah, yang berlangsung di Aula Yos Sudarso Markas Komando Kodiklat TNI, Serpong, Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Senin (18/3/2024).
Berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1470/XII/2023 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI, tertanggal 18 Desember 2023, dimana Dankodiklat TNI yang sebelumnya dijabat oleh Letjen TNI Eko Margiyono, digantikan oleh Laksdya TNI Maman Firmansyah. Selanjutnya, Letjen TNI Eko Margiyono menjadi Wakil Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).
Dalam sambutannya Panglima TNI menyampaikan ucapan terima kasih kepada pejabat lama dan ucapan selamat bertugas Kepada pejabat baru, “Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Letjen TNI Eko Margiyono atas pengabdian dan baktinya dalam memimpin dan memajukan Kodiklat TNI, Saya juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Ibu Retno Eko Margiyono, yang telah mendampingi dan memberikan dukungan penuh dalam pelaksanaan tugas suami serta dalam memimpin dan membina IKKT Pragati Wira Anggini Cabang BS IX Kodiklat TNI,” ujarnya.
Panglima TNI Pimpin Serah Terima Jabatan Dankodiklat TNI
“Kepada Laksdya Maman Firmansyah, saya ucapkan selamat atas kepercayaan dan amanah yang diberikan TNI dan Pemerintah sebagai Komandan Kodiklat TNI. Hal ini tentunya tidak terlepas dari penilaian terhadap prestasi yang telah dicapai serta kinerja yang telah ditunjukkan selama ini, lakukan terobosan-terobosan, inovatif dan kreatif agar TNI dapat menjawab perkembangan zaman dengan cepat dan tepat,” pungkas Panglima TNI.
Turut hadir diantaranya para Asisten Panglima TNI, Kabalakpus Mabes TNI, Pejabat Utama Kodiklat TNI, Ketua Umum dan Pengurus IKKT PWA Cabang BS IX Kodiklat TNI serta Istri para pejabat yang melaksanakan Sertijab.
Reporter: Casroni
Autentikasi : Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi
Yahukimo, – KABAR EKSPRES IISatgas TMMD ke-119 yang berada di bawah Kodim 1715/Yahukimo, kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat setempat. Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap masalah stunting dan memberikan akses pengobatan yang mudah, Satgas TMMD ke-119 Kodim 1715/Yahukimo melaksanakan kegiatan penyuluhan stunting dan pengobatan gratis di Desa Aplim, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin (18/03/2024).
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan informasi penting mengenai stunting, dampaknya terhadap pertumbuhan anak, serta cara pencegahannya. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Yahukimo, kondisi stunting cukup serius di daerah tersebut dan dibutuhkan peran aktif masyarakat dalam pencegahan masalah kesehatan tersebut.
Dansatgas TMMD Ke-119 Kodim 1715/Yahukimo, Letkol Inf Tommy Yudistyo, S.Sos., M.Han. menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap stunting. “Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat dapat lebih memahami dampak buruk stunting serta cara-cara untuk mencegahnya. Kesehatan anak merupakan investasi bagi masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Selain penyuluhan stunting, dalam kegiatan ini juga disediakan layanan pengobatan gratis bagi masyarakat setempat. Tim medis dari Pos Kesehatan Terpadu Kodim 1715/Yahukimo memberikan pelayanan kesehatan secara cuma-cuma kepada masyarakat yang membutuhkan. Dengan adanya pelayanan kesehatan yang mudah diakses, diharapkan masyarakat dapat lebih peduli terhadap kesehatan mereka serta mengurangi angka stunting di daerah tersebut.
Kegiatan penyuluhan stunting dan pengobatan gratis oleh Satgas TMMD ke-119 Kodim 1715/ Yahukimo mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Mereka merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini dan berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan di masa mendatang untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.