Komitmen Bangun Pertanian Babel, Pj Gubernur Safrizal Terima Bantuan 200 Milyar dari Mentan

Jakarta, – KABAR EKAPRES II Geliat pertanian di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung begitu terasa beberapa bulan belakangan ini. Hal ini tidak terlepas dari prakarsa aktif dan berbagai kebijakan yang diterbitkan oleh Pj Gubernur Safrizal. (22/3/2024).

Tingginya komitmen dan masifnya pembangunan bidang pertanian di era Pj Gubernur Safrizal ternyata sampai ke telinga Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman. Tidak sampai disitu, Menteri Pertanian memberikan apresiasi sekaligus bantuan sebesar 200 Milyar untuk kemajuan pertanian Babel.

“Alhamdulillah, kabar baik di bulan suci, Provinsi Babel mendapat bantuan alat mesin pertanian, benih dan berbagai sarpras pertanian yang besarnya mencapai 200 Milyar sebagaimana disampaikan Bapak Mentan tadi” ungkap Safrizal yang ditemui selepas audiensi bersama Mentan.

Lebih lanjut, Safrizal juga menyampaikan bahwa Mentan akan mendukung program kemandirian pangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hal ini sejalan dengan upaya penuh optimalisasi lahan pertanian dan cetak sawah baru yang disertai pembangunan embung, pembangunan saluran irigasi tersier dan pembangunan jalan usaha tani di Babel.

Apresiasi Pemprov Babel, Mentan Bantu Alsintan 200 Milyar

“Berbagai program pembangunan pertanian seiring sejalan dengan Gerakan Semangat Menanam Rakyat Bangka Belitung (Semarak Babel) yang tidak semata menjadi bagian integral dalam upaya pengendalian inflasi, namun juga menjadi soko guru dalam kebijakan ketahanan pangan di Provinsi Babel. Perhatian Pemerintah Pusat melalui Bapak Mentan akan semakin memperkuat program ini dan menjadi cambuk semangat bagi segenap rakyat Babel”, sambung Safrizal.

Hal ini sangat beralasan mengingat tingginya bahan komoditi pertanian seperti cabai dan sayuran di Babel sangat dipengaruhi dengan didatangkannya komoditi tersebut dari luar pulau. Dengan upaya swasembada pertanian, diharapkan ketercukupan pangan di Babel dapat terwujud, bahkan lebih jauh lagi dapat memberi nilai tambah ekonomis untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Pembangunan pertanian menjadi hal fundamental karena menyangkut hajat hidup rakyat, saya berharap bantuan dari Kementerian Pertanian ini nantinya dapat membawa sebesar-besarnya manfaat dan tentunya mohon doa masyarakat Babel agar hal ini terlaksana dengan baik dan lancar”, pungkas Safrizal.

Red

CALON. WALIKOTA SILATURAHMI KE MARKAS BESAR DPD GRIB JAYA .CHARMA AFRIANTO DI SAMBUT DENGAN BAIK KEPADA KETUA GRIB DPD SATRIA AMRI RAMADHAN

PALEMBANG, – KABAR EKSPRES II Bacawako Palembang, Charma Afrianto, SE (CA), didampingi Bacawawako Palembang, H. Novembriono, mengunjungi markas DPD GRIB Jaya Sumsel, pada Jumat (22/03/2024).

Bakal Calon Wali Kota (Bacawako) Palembang, Charma Afrianto, SE (CA), didampingi Bakal Calon Wakil Wali Kota (Bacawawako) Palembang, H. Novembriono (Boy_red) mengunjungi markas besar (Mabes) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Sumatera Selatan (Sumsel).

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Ketua DPD GRIB Jaya Sumsel, Satria Amri Ramadhan, SIP.,MM beserta jajaran, yang berlokasi di Jalan HM Ryacudu Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Palembang, Sumsel, pada Jumat (22/03/2024) malam.

Berdasarkan informasi yang didapat, bahwa sudah lebih dari satu tahun diketahui, Charma Afrianto mensosialisasikan dirinya sebagai Bakal Calon Walikota Palembang, pada kontestasi Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) kota Palembang tahun 2024. Dan CA juga digadang-gadangkan akan maju sebagai Cawako melalui jalur non Partai (Independen_red).

Jalin Silaturahmi, CA – Boy Kunjungi Markas DPD GRIB Jaya Sumsel, Ini yang Dibahas!

“Kedatangan saya kali ini adalah bentuk dari keseriusan dan komitmen saya untuk mendengarkan serta memahami aspirasi dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk dari teman-teman di GRIB Jaya Sumsel, yang telah dikenal luas sebagai salah satu motor penggerak perubahan dan pembangunan di daerah kita tercinta ini,” ujar Charma didampingi Kak Boy sapaan akrab H. Novembriono, kepada Jumat (22/03/2024) malam.

Dikatakan Charma, bahwa pihaknya datang langsung ke markas DPD GRIB Jaya Sumsel, terutama untuk menjaga silaturahmi yang selama ini terjalin dan berdialog, bertukar pikiran, serta menyatukan visi dan misi demi terwujudnya Palembang yang lebih baik lagi ke depannya.

“Saya percaya, dengan dukungan, masukan, serta sinergi yang kuat antara pemerintah dan semua elemen masyarakat, termasuk GRIB Jaya Sumsel maupun DPC GRIB Jaya Palembang. Kita bisa menciptakan inovasi dan terobosan baru untuk memajukan kota Palembang, baik dari segi ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, maupun aspek-aspek lainnya,” ucap CA yang juga Ketua Umum Gerakan Cinta Rakyat (GENCAR) Indonesia.

Menurut CA, pihaknya menginginkan agar kota Palembang bisa meningkatan kualitas infrastruktur dan fasilitas publik untuk mendukung aktivitas warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Penguatan sektor pendidikan dan kesehatan, sebagai pondasi utama pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

“Saya menyadari, bahwa perjalanan untuk mewujudkan semua itu tidaklah mudah dan tidak bisa dilakukan sendirian. Oleh karena itu, saya dan Kak Boy mengajak GRIB Jaya Sumsel dan DPC GRIB Jaya kota Palembang, serta seluruh elemen masyarakat. Untuk bersama-sama bergandengan tangan, bahu-membahu, dalam membangun Palembang menjadi lebih baik lagi,” imbuhnya.

Charma menyebut, pihaknya ingin menekankan bahwa keterlibatan dan partisipasi aktif dari semua pihak, sangat mereka harapkan.

“Mari kita tunjukkan bahwa dengan semangat kebersamaan dan kerja keras ini, tidak ada hal yang tidak mungkin bisa kita capai. Untuk kemajuan kota kita tercinta ini, Palembang,” ungkapnya.

Sementara Itu, Ketua DPD GRIB Jaya Sumsel, Satria Amri Ramadhan, S.IP.,MM mengatakan pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Bung Charma Afrianto yang telah berkenan mengunjungi dan bersilaturahmi di markas DPD GRIB Jaya Sumsel.

“Kehadiran Bung CA dan Kak Boy telah memberikan semangat dan inspirasi bagi kami semua di DPD GRIB Jaya Sumsel untuk terus berkontribusi dan bekerja keras demi kemajuan kota Palembang,” tutur Amri.

Amri menambahkan, bahwa pertemuan ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi saja, namun juga sebagai momen penting untuk menjalin kerjasama dan sinergi positif antara DPD GRIB Jaya Sumsel dengan Bung CA dan Kak Boy, dalam rangka mewujudkan visi dan misi untuk kemajuan Palembang.

“Kami berharap, ini merupakan langkah awal dari kolaborasi produktif yang akan terus berlanjut di masa yang akan datang, demi kepentingan masyarakat dan kemajuan kota Palembang. Semoga kota Palembang dapat menjadi kota yang semakin jaya di bawah kepemimpinan yang amanah dan inovatif. Menuju Indonesia emas 2045 mendatang,” tandasnya.
Bacawako2024#CA-BOY CharmaAfrianto

Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu#GRIB Jaya Sumsel#H.Novembriono#PilkadaPalembang2024.

Reporter: Hendrik

RAYAKAN ULTAH ANGGOTA, PANGDAM II/SWJ GELAR BUKA BERSAMA

Palembang, – KABAR EKSPRES II Panglima Kodam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Yanuar Adil merayakan Hari Ulang Tahun bagi Prajurit dan PNS Makodam II/Sriwijaya yang berulang tahun di Bulan Maret 2024 dengan menggelar Buka Puasa Bersama.

Hal itu disampaikan Kapendam II/Swj Kolonel Arh Saptarendra P, S.T., M.M dalam rilisnya, Palembang, Sumsel, Jum’at (22/03/2024).

“Selain Kasdam, Irdam dan Kapok Sahli juga dihadiri para pejabat Kodam II/Swj dan Pengurus Persit serta organisasi Keluarga Besar (KB) TNI di Palembang,” ujar Sapta.

Dalam acara tersebut, kata Sapta, Pangdam II/Sriwijaya mengucapkan selamat dan mendo’akan bagi yang berulang tahun di bulan Maret ini.

“Karena bulan puasa, maka tidak ada pemotongan kue ulang tahun, dan gantinya adalah tausiyah dari ustad Haji Arwandi,” tandas Sapta.

RAYAKAN ULTAH ANGGOTA, PANGDAM II/SWJ GELAR BUKA BERSAMA

Saat memberikan sambutan, lanjut pria abituren Akmil 1996 itu, selain ucapan selamat menjalankan ibadah puasa, Pangdam II/Swj menyampaikan kepada anggota dan KB TNI yang hadir untuk meningkatkan amal dan ibadah di bulan yang penuh berkah ini.

“Juga meminta seluruh jajaran untuk memperhatikan dinamika lingkungan pasca pengumuman KPU, karena di beberapa daerah terdapat riak-riak,” ujar Sapta.

Untuk itu, lanjutnya, kepada semua yang hadir, termasuk KBT yang hadir untuk turut menjaga kondusifitas dan mengajak orang di sekitar untuk tidak mudah terprovokasi maupun terjebak dengan berita hoax.

“Kita bersyukur di wilayah Kodam II/Swj tidak ada aksi-aksi yang menonjol,” kata dia tirukan ucapan Pangdam II/Swj.

Sementara itu, Ustadz Haji Arwandi S.Sos.I dalam ceramah Kultum menjelang buka puasa menyampaikan bahwa dalam suasana apapun agar selalu bersyukur kepada Allah SWT.

“Kata Nabi ada tiga sifat menjadi manusia tidak bersyukur, yang pertama hawa nafsu yang diikuti, yang kedua sifat bakhil yang diikuti dan yang ketiga kekaguman pada diri sendiri atau sombong,” terang ustadz.

Untuk itu, lanjut Ustadz, dalam hidup ini kita hanya bisa berusaha dan berdoa, bekerjalah untuk duniamu seolah-olah engkau akan hidup selama-lamanya dan berbuat baiklah untuk akhiratmu seolah-olah engkau akan mati besok.

 

“Mudah-mudahan kegiatan hari ini mendapat Rahmat dan Ridho dari Allah SWT,” pungkasnya.

Selesai kegiatan Ceramah Kultum, acara dilanjutkan Buka Puasa Bersama di Lapangan Apel Makodam, shalat magrib, Isya dan Tarawih.

Buka puasa yang dilakukan juga sederhana namun tidak kalah nikmat karena menu makan yang disiapkan oleh Dapur Lapangan Bekangdam II/Swj.

Reporter: Hendrikurniadi

BBWSSO Dalam Paket Ngobaran Rp 22,8 Miliar Terkesan Takut Serta Membiarkan Kontraktor Molor dalam Pengerjaannya

Gunungkidul,DIY, – KABAR EKSPRES II Informasi yang digali di lapangan, Proyek Peningkatan Penyediaan Air Baku Sungai Bawah Tanah Ngobaran, di Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak pada Satker SNVT Pelaksanaan jaringan pemanfaatan air Serayu Opak selaku pengguna anggaran telah memilih PT. Tirta Restu Ayunda yang menyisihkan sekian rekanan yang ikut lelang.

Hasil penelusuran di lapangan sampai 23 Maret 2024 di lokasi proyek untuk pekerjaan masih belum selesai 100% seharusnya belum bisa serah terima pertama, serta ada beberapa temuan yang diduga tidak sesuai spek dan kontrak.

Pihak Kepala BBWSSO serta PPK hanya tenang-tenang saja dan terkesan membiarkan pihak PT. Tirta Restu Ayunda belum kunjung melakukan penyelesaian atau perbaikan.

BBWSSO Dalam Paket Ngobaran Rp 22,8 Miliar Terkesan Takut Serta Membiarkan Kontraktor Molor dalam Pengerjaannya

Sejumlah temuan itu adalah ; Pekerjaan yang sudah lewat tahun Anggaran yang belum terselesaikan 100% dikerjakan, padahal disyaratkan dalam kontrak dan gambar spek.

Kemudian, Ompak penyangga Jaringan pipa Galvanized Iron (GI) tidak di finishing serta banyak yang rusak namun dibiarkan begitu saja.

Bahkan sambungan pipa besi GI pun terlihat tidak di beri ring, hanya dilas saja serta hasil akhir pengelasan sudah ada yang berkarat/korosi.

Yang lebih fatal lagi pompa air belum terpasang serta untuk jaringan listrik buat kebutuhan pompa belum siap.

Pekerjaan Proyek Peningkatan Penyediaan Air Baku Sungai Bawah Tanah Ngobaran tahun anggaran 2023 tersebut sudah selesai masa kontraknya dan sekarang massa pemeliharaan akan tetapi dikerjakan diduga tidak sesuai aturan.

Sekadar diketahui, paket pekerjaan TA 2023-APBN ini dikerjakan PT Tirta Restu Ayunda, yang berkantor di Jalan Sido sermo PDK V-A No 21 Surabaya, dengan nilai kontrak Rp 22.800.000.000,00,-
dengan Waktu pelaksanaan 111 Hari Kalender Dimulai dari 11 September 2023 dan Harusnya Serah terima pertama 20 Desember 2023 akan tetapi sampai berita ini tayang pekerjaan belum 100% selesai dan dari pihak Kepala BBWSSO ,Satker, PPKom belum atau tidak mau dikonfirmasi.
Reporter.

Reporter: Eko londo

Inilah Pelukan Erat Warga Wadas Gumantung Diatas Jembatan Gantung Merah Putih

Brebes, – KABAR EKSPRES II Warga Dukuh Wadas Gumantung dan Dukuh Satir merasa lega dan bahagia, karena Jembatan Gantung Merah Putih sudah berdiri kokoh membentang panjang sudah bisa dilewati anak-anak sekolah, petani, pedagang dan warga pendatang yang ingin mengais rejekinya di Desa Kutamendala.

Dandim Brebes Letkol Inf Sapto Broto, S.E., M.Si berlinang air mata bahagia karena melihat warga Kutamendala memeluknya sambil mengucapkan “Terima Kasih Bapak Dandim, Warga Dukuh Wadas Gumantung kini tidak Terisolir lagi”. Itulah yang diucapkan warga Wadas Gumantung saat Dandim Brebes mengecek Jembatan Gantung Merah Putih 1 yang baru saja selesai dikerjakan oleh TNI, Polri dan warga serta Tangan tangan Tuhan lainnya.

Jembatan Gantung Merah Putih atas inisiasi Dandim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si dan PJ. Bupati Brebes Iwannudin Iskandar, S.H., M.Hum serta dukungan dari seluruh warga Desa Kutamendala, dalam waktu 2,5 bulan Jembatan Gantung sudah bisa dinikmati oleh warga.

Inilah Pelukan Erat Warga Wadas Gumantung Diatas Jembatan Gantung Merah Putih

Tampak terlihat betapa indahnya Jembatan Gantung berdiri, dan seperti mimpi hanya dalam waktu singkat kini warga sudah bisa berjalan diatas Jembatan.

Ini adalah hasil atas perjuangan yang dilakukan warga Wadas Gumantung dalam menggapai mimpinya memiliki akses jalan penghubung untuk menikmati kemerdekaan seperti di daerah-daerah lain.

Dandim, Bupati, Kapolres bersama Suntana Ketua Tim Pembangunan Jembatan Gantung di Wadasgumantung mensuport penuh untuk kelancaran pembanguna ini, dimana TNI-Polri dan Pemerintah Daerah sudah sepantasnya selalu bersinergi dalam membantu masyarakat diwilayah.

Semangat warga dan relawan melaksanakan Gotong Royong Gerakan Tangan Tuhan menuju Brebes Berhias dengan Tulus dan Ikhlas terwujud hari ini, Kini Tiang Pancang di Dukuh Wadas Gumantung berdiri menjulang nan kokoh. Jum’at (22/03/2024).

“Alhamdulillah Gotong Royong Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias dengan seluruh warga serta relawan, Jembatan Gantung Merah Putih sudah berdiri tegak antara Dukuh Satir dan Dukuh Wadas Gumantung, silahkan dipelihara dan dijaga dengan baik, Jembatan ini adalah milik Warga Wadas Gumantung”. Papar Dandim.

Dandim Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si mengatakan, melalui Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias Dengan Tulus Ikhlas Jembatan Gantung bersama dengan Pemerintah Daerah untuk membantu kesulitan rakyat hanya bisa dikerjakan oleh tangan tangan Tuhan yang rela memberikan pemikiran, materi dan tenaga tanpa imbalan apapun, kecuali mencari pahala dan rejeki serta keridhoan dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.

“Melalui Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias Dengan Tulus Ikhlas Kodim 0713 Brebes Korem 071 Wijayakusuma bersama Pemda Brebes kini sudah terpasang dan akan melanjutkan kembali pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih 2 di Desa Kalinusu Kecamatan Bumiayu dan Jembatan Gantung Merah Putih 3 di Dukuh Cisa’at, Desa Pengarasan, Kecamatan Bantarkawung yang akan menghubungnkan Kabupaten Brebes ke Kabupaten Tegal, Membangun Jembatan Gantung ini adalah agar anak-anak bisa menikmati sekolah dengan baik dan tidak ada kendala dalam transportasi jalan atau jembatan sebagai penghubung ke sekolah, berobat ke puskesmas dan Rumah Sakit, ke pasar dan lainnya”. Tutur Dandim Brebes.

Kepala Desa Kutamendala H. Fathuri S.Ag. langsung merangkul dan memeluk Dandim bersama warga dan melakukan sujud syukur diatas Jembatan Gantung karena 270 Kepala Keluarga (1.000 jiwa) yang berada di Dukuh Wadas Gumantung tidak lagi terisolir.

“Saya hanyut dalam kebahagiaan dengan meneteskan air mata sambil memeluk Bapak Dandim, Terima Kasih Pak Dandim, Terima Kasih Pak Bupati Brebes, Jembatan Gantung Merah Putih sudah berdiri untuk kami”. Tutup Kades terisak-isak dipelukan Dandim.

Jembatan Gantung Merah Putih sudah bisa digunakan sebelum Idul Fitri 1445 H/2024 M, bahkan setiap sore banyak warga yang mengunjungi sambil menunggu waktu berbuka puasa.

Jembatan Gantung Merah Putih 1 Dukuh Wadas Gumantung akan menjadi saksi betapa sulitnya daerah yang terisolir dan banyak anak-anak yang ingin meraih mimpi hingga menjadi Bupati, Gubernur, TNI, Polri dan juga Menteri. (Pen0713)

Reporter: Rojak

Pengurukan Tanah Siluman terjadi di Samping Kelurahan Keparakan,utara jl.kol.Sugiono barat jembat Tungkak Yogyakarta, Mau Bikin Cafe dan Tempat Billiard

Yogyakarta,DIY, – KABAR EKSPRES II  Pengurukan tanah diduga tanpa izin terjadi di wilayah kelurahan Parakan, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Perwakilan Warga akhirnya menyampaikan Uneg-unegnya kepada Pemerintah agar semua izin dilaksanakan. Dan menyayangkan pembangunan yang mepet kali code dan nutup selokan,bongkar plakat aikon Sentral Kerajinan kulit,Disampaikan bahwa Lahan yang sedang pengurukan ,serta dibikin talud tinggi yang jarak dengan sungai cuma 1,5meter apa tidak bahaya dan melanggaran kearifan lokal minimal jarak dari bibir talud 3 meter, apa tidak banjir nantinya karena uruknya mepet jalan padahal dulu ada selokan besar di sisi jalan,” jelas Krisna, saat ditemui wartawan di sekitar lokasi pengurukan, Jumat (22/3/2024).

Pemilik lahan melalu perwakilannya memberitahukan tujuan pengurukan tanah di pinggir sungai code Kelurahan Parakan , Mergangsan,Kota Yogyakarta itu. Menurut kabar yang beredar, lokasi itu akan dijadikan Bangunan Cafe dan Tempat Billiard.

Pengurukan Tanah Siluman terjadi di Samping Kelurahan Keparakan,utara jl.kol.Sugiono barat jembat Tungkak Yogyakarta, Mau Bikin Cafe dan Tempat Billiard

“Bangunan nanti seperti apa, dampak lalu lintas bagaimana,polusi dan tancapan pengambilan air bagaimana? Kalau hujan lebat air dari jalan tidak bisa masuk sehingga menggenang di jalan bagaiman, ada kekeringan di sumur warga seperti apa dan solusinya. Kami juga tidak meminta uang. Hanya saja harus ada set plan-nya, masyarakat ingin mengetahui dan ada paparan yang jelas,” kata Krisna.

Dengan tidak adanya perizinan yang sesuai aturan yang berlaku maka tidak boleh ada aktivitas apapun dilokasi proyek pengurukan tanah.

“Kami sudah terima [pengaduannya], kemudian saya telusuri perizinannya di [Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu] DPMPTSP dan di Dinas [Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat] PUPR terkait dengan [Persetujuan Bangunan Gedung] PBG-nya atau [izin mendirikan bangunan] IMB kalau zaman dulu, itu belum ada,” jelasnya.

“Berdasarkan informasi laporan warga dia menyebut ada perusahaan yang akan berinvestasi.” Bahwa pada tahun sebelumnya warga masyarakat keparakan yang membuat kios diurt trotoar diatas selokan tidak menutup,selokan aja dilarang oleh Pemkot Kota Yogyakarta,kok sekarang giliran yang punya duit boleh,tutur Krisna.Apalagi itu juga bongkar plakat aikon Sentral Kerajin Kulit,ini apa tidak merugikan kampung & warga masyarakat perajin kulit,tas,sepatu,dan sabuk warga keparakan.

Krisna berharap usulan itu mendapat respons. Harapannya, investor datang, warga tidak terganggu serta ada kesepakatan kedua belah pihak. Tetapi tidak melupakan sisi administrasi perizinan.

Reporter: Eko

Kecamatan Tanjung Menjadi tempat ke 2 Safari berbagi Takjil, Oleh GMBI-DPD Brebes

Brebes, – KABAR EKSPRES II Indahnya Berbagi di Bulan Suci Ramadhan, Sore ini Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) melalui Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Tanjung giat membagikan takjil untuk masyarakat yang melintas dan masyarakat setempat, bertempat di Desa Luwungbata Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes pada sore ini, (22/3/2024).

LSM-GMBI membagikan takjil sejumlah 1000 pcs, dalam acara safari pembagian takjil kali ini.

“Slamet selaku warga Luwugbata dan Doni selaku pengguna jalan yang melintas saat ditanya awak media, beliau menuturkan, kami merasa senang dengan adanya giat pembagian takjil ini. dan kami berterimakasih kepada LSM-GMBI atas pemberian takjilnya.

Jumani selaku Ketua GMBI – KSM Tanjung dan yang memimpin dalam pembagian takjil kali ini menyampaikan “Berbagi kebaikan di bulan suci ini adalah kewajiban bagi kami dan “kami berkomitmen untuk terus melakukan giat ini setiap minggu pada bulan suci Ramadhan 1445 H.”Bebernya

Indahnya Berbagi di Bulan Ramadhan, LSM GMBI – KSM Tanjung Giat Berbagi Takjil.

hal itu apabila ada masyarakat yang terdzolimi dan membutuhkan pendampingan tentunya kami siap me
nerima aduan tersebut, dan kami akan terus berusaha serta berjuang untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Lanjuntnya

dan tidak lupa ketua Akbar menyampaikan terima kasih kepada seluruh Anggota GMBI yang telah istiqomah melaksanakan kegiatan seperti ini di setiap tahunnya dan kepada awak media yang senantiasa meliput kegiatan-kegiatan GMBI di kabupaten Brebes.”Imbuh Jumani

Syaeful Akbar, ST. selaku ketua DPD LSM – GMBI Kabupaten Brebes, Membenarkan, ya Bahwa giat bagi-bagi takjil merupakan agenda rutin dan wajib yang dilakukan LSM GMBI setiap tahun, Alhamdulillaah sampai Bulan suci ramadhan 1445 H ini masih dilakukan dengan istiqomah.

Lanjut Akbar: Untuk di wilayah kecamatan Tanjung ini termasuk tempat yang ke dua dalam safari berbagi takjil di bulan suci Ramadhan 1445 H, sebelumnya minggu lalu kami adakan di Kecamatan Wanasari yang bertempat di Desa Keboledan kali ini kami adakan di Desa Luwungbata Kecamatan Tanjung,”Insya Allah sampai dengan penutup bulan ramadhan tahun ini kami masih bisa istiqomah untuk keliling berbagi takjil.”Ungkapnya

Reporter: Casroni

Dua Hari Kunjungan Presiden di Kalbar Berlangsung Aman, Pangdam XII/Tpr Pimpin Langsung Pengamanan VVIP

Pontianak, – KABAR EKSPRES II Kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo selama dua hari di Provinsi Kalimantan Barat berjalan aman dan lancar. Masyarakat Kalbar sangat gembira dan antusias menyambut kedatangan kerja Presiden RI. Kamis (21/3/2024).

Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., bersama dengan Kapolda Kalbar, Irjen Pol Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., turut langsung memastikan keamanan dengan menerjunkan langsung personel Satgas Pengamanan VVIP dari TNI-Polri.

Agar situasi kondusif, pemantauan tiap-tiap sasaran dilakukan langsung oleh Pangdam Tanjungpura mulai menjelang kedatangan Presiden, saat berlangsungnya kegiatan kunjungan, sampai dengan rangkaian kegiatan kunjungan selesai dilaksanakan.

Dua Hari Kunjungan Presiden di Kalbar Berlangsung Aman, Pangdam XII/Tpr Pimpin Langsung Pengamanan VVIP

Adapun agenda kunjungan kerja Presiden, hari pertama, Presiden Joko Widodo meresmikan pembangunan Bandara Udara Singkawang dilanjutkan menyerahkan bantuan pangan kepada masyarakat di Komplek Pergudangan Bulog, Kota Singkawang.

Dari Kota Singkawang, Presiden meninjau Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di PT BAI Kabupaten Mempawah. Dilanjutkan melaksanakan operasi pasar di Pasar Sebukit Rama dan meninjau RSUD Rubini serta meresmikan sejumlah ruas jalan di Provinsi Kalbar.

Selanjutnya hari kedua, Presiden meninjau fasilitas dan pelayanan BPJS di RSUD Sultan Syarif Abdulrahman Pontianak dan meresmikan duplikasi Jembatan Kapuas I. Kemudian Presiden Jokowi melakukan peninjauan ke RSUD Kabupaten Sekadau. (Pendam XII/Tpr)

Reporter: Casroni

Kemendagri Dukung Sinergi Pembangunan Kelautan Indonesia

Yogyakarta, – KABAR EKSPRES II Dalam rangka mendukung pelaksanaan kebijakan ekonomi biru, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggagas Rapat Kerja Teknis di Yogyakarta belum lama ini di Hotel Tentrem, Yogyakarta.

Rakernis dibuka secara resmi oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dengan dihadiri peserta dari berbagai berbagai stakeholder, baik pusat, daerah maupun mitra KKP lainnya.

Dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat (22/3/2024), rangkaian kegiatan Rakenis KKP 2024 diawali dengan Seminar Blue Economy dengan narasumber yang berkompeten di bidangnya, kemudian dilanjutkan dengan penandatangan MoU dan penyerahan bantuan 10 ribu ikan kaleng untuk Pondok Pesantren Krapyak juga masjid Jogokariyan dan pathok negara.

Perlu Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Transformasi Tata Kelola Perikanan Nasional

Bantuan tersebut didistribusikan langsung menggunakan mobil truk dan diharapkan membantu pemenuhan gizi para santri juga jamaah di masjid-masjid yang ada di Yogyakarta. Kemudian acara dilanjutkan dengan bincang bersama Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono dalam buka bukaan Ekonomi Biru di Pancing Treng.

Kementerian Dalam Negeri, yang diwakili oleh Analis Kebijakan Ahli Muda pada Subdit Kelautan dan Perikanan Ditjen Bina Pembangunan Daerah Achmad Gestiadi Pasaribu menyampaikan dalam paparannya bahwa diperlukan sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam transformasi tata kelola perikanan nasional dalam rangka mendukung sasaran visi Indonesia Emas Tahun 2045 yaitu “Negara Nusantara Berdaulat, Maju, dan Berkelanjutan”.

“Menteri Dalam Negeri sebagai pembina dan pengawas umum penyelenggaraan pemerintahan daerah provinsi akan berkoordinasi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan selaku pembina dan pengawas teknis penyelenggaraan pemerintahan daerah provinsi sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah,” jelas Achmad.

Saat ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan sedang membuat model penangkapan ikan terukur untuk memastikan kuantitas dan kualitas ikan produksi Indonesia dan menargetkan bisa mengekspor ikan khas perairan tropis untuk negara-negara di Eropa.

Reporter: Krisna

Jembatan Gantung Merah Putih 3 Juga Sudah Mulai Dikerjakan

Brebes, – KABAR EKSPRES II Berawal dari laporan warga yang ditanggapi serius oleh Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Inf Sapto Broto, S.E., M.Si dan PJ. Bupati Brebes Iwannudin Iskandar, S.H., M.Hum bahwa ada warga yang sakit ditandu dengan kain sarung melintasi sungai Glagah untuk berobat diwilayah Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal, hal ini disampaikan salah satu warga Dukuh Cisa’at bahwa saat warga ada yang sakit dan ingin berobat harus melintasi sungai, itulah satu-satunya jalan yang harus dilewati karena dianggap paling dekat dengan pusat kesehatan.

Bukan hanya warga yang sakit saja, hasil pertanian, perkebunan dan peternakan juga harus melintasi sungai serta anak-anak yang memiliki cita-cita tinggi terhambat dengan derasnya air sungai Glagah yang akhirnya harus kembali terpaksa belajar dirumah
Karena banjir.

Kodim 0713 Brebes, Polres dan Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes terketuk akan hal ini, dengan Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias dan bekerja Tulus dan Ikhlas, hari ini sudah dimulai pengerjaan penggalian untuk pondasi tiang pancang Jembatan Gantung yang dinamakan Jembatan Gantung Merah Putih 3. Kamis (21/03/2024).

Jembatan Gantung Merah Putih 3 Juga Sudah Mulai Dikerjakan

Sebelumnya Kodim, Polres dan Pemda Brebes sudah membangun Jembatan Gantung Merah Putih 1 di Dukuh Wadas Gumantung Kecamatan Tonjong saat ini sudah bisa digunakan oleh warga, selanjutnya Jembatan Gantung Merah Putih 2 yang berada di Desa Kalinusu Kecamatan Bumiayu dan sekarang Pembangunan Jembatan Merah Putih 3 di Desa Pengarasan Kecamatan Bantarkawung sudah memasuki pembuatan lubang tiang pancang.

Menurut Dandim 0713 Brebes, Letkol Inf Sapto Broto, S.E., M.Si bahwa saat ini sudah ad 3 Jembatan Gantung yang dibangun dengan menggunakan system Karya Bhakti TNI bersama Polri dan masyarakat dalam pembuatan akses jalan Jembatan Gantung sungai Glagah sebagai akses untuk melayani warga Dukuh Cisa’at, Desa Pengarasan, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes menuju Desa Kesambi Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal.

“Bismillah, warga Dukuh Cisa’at nantinya akan dipermudah dalam mengevakuasi apabila ada yang sakit dan anak-anak sekolah bisa kejenjang lebih tinggi lagi dengan akses jalan melalui Jembatan Gantung”. Papar Dandim Letkol Sapto Broto.

“Jembatan Gantung Merah Putih 3 ini yang nantinya sebagai akses untuk mempermudah perjalanan warga Dukuh Cisa’at menuju pasar guna memenuhi kebutuhan ekonomi, sekolah tingkat SMP dan SMA serta Puskesmas untuk berobat atau bagi ibu hamil yang akan melahirkan”. Imbuhnya.

Sesuai data sensus BPS Kabupaten Brebes tahun 2020, Desa Pengarasan memiliki 11.945 jiwa, sehingga apabila Jembatan Gantung Merah Putih 3 ini terwujud maka warga Dukuh Cisa’at yang berjumlah 302 KK terselamatkan dari keterisoliran. (Pen0713).

Reporter: Rojak