Sukses Lalui Pendidikan Komando Marinir Angkatan 173, Ratusan Siswa Resmi Jadi Prajurit Petarung

JAKARTA, – KABAR EKSPRES II Usai menempuh perjalanan panjang lintas medan (Limed), Siswa Pendidikan Komando (Dikko) Angkatan 173 Marinir akhirnya tiba di Pantai Baruna, Malang Selatan dan melaksanakan Upacara Pembaretan yang dipimpin oleh Komandan Korps Marinir, Mayjen TNI (Mar) Endi Supardi, Jumat (22/03/2024) kemarin.

Latihan Praktek (Lattek) Dikko yang bertujuan mendidik dan membekali para prajurit siswa Korps Marinir TNI Angkatan Laut (TNI AL) agar memiliki keterampilan untuk melaksanakan tugas sebagai Prajurit Komando ini terdiri dari 58 Taruna AAL Angkatan 71, 100 Siswa Dikmaba 43/1 dan 343 Siswa Dikmata 43/1 TA 2024.

Dankormar dalam amanatnya menyampaikan bahwa, upacara pembaretan merupakan momen penting dalam perjalanan karier bagi setiap Prajurit Petarung Korps Marinir sebagai upaya memberikan kebanggaan dan rasa percaya diri, serta menanamkan nilai-nilai luhur guna membangun karakter yang kuat, menumbuhkan disiplin, loyalitas, jiwa korsa dan kehormatan sebagai Prajurit Petarung Korps Marinir yang selalu siap sedia saat kapanpun negara memanggil.

Sukses Lalui Pendidikan Komando Marinir Angkatan 173, Ratusan Siswa Resmi Jadi Prajurit Petarung

Lebih lanjut, Dankormar menjelaskan keberhasilan bukan diperoleh dengan kemudahan tetapi dengan kerja keras dan motivasi yang tinggi dari setiap prajurit baret ungu dalam menjaga nama besar Korps Marinir TNI AL, mengingat sejarah panjang, perjuangan Korps Marinir sampai dengan hari ini, para senior dan pendahulu telah berhasil mengukir prestasi disetiap penugasan untuk menjaga keutuhan wilayah dan menegakkan kedaulatan NKRI.

“Banggalah menjadi Prajurit Korps Marinir, tumbuhkan semangat dan bangun kesadaran diri bahwa kita adalah Prajurit Jalasena yang profesional, modern dan tangguh serta sebagai pasukan pendarat yang berkarakter militan dan dicintai rakyat. Selalu tanamkan dalam diri bahwa setiap tugas adalah suatu kepercayaan dan kehormatan, serta merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada negara dan Allah SWT”, pesan Dankormar.

Sebelum Upacara Pembaretan, pada Kamis, 14 Maret 2024 lalu, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali berkesempatan melepas para Siswa Marinir melaksanakan Lintas Medan (Limed) Pendidikan Komando dengan berjalan kaki yang menggunakan pakaian tempur di Lautan Pasir Bromo, dengan rute Bromo (Probolinggo) – Wonorejo – Gondang Legi – Srigonco – Finish di Pantai Baruna untuk melaksanakan pembaretan Siswa Dikko Marinir.

Pelaksanaan kegiatan Pendidikan Komando Marinir selaras dengan program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yaitu menempatkan sumber daya manusia (SDM) TNI AL sebagai prioritas utama dengan melaksanakan latihan yang dapat menunjang profesionalitas guna mewujudkan prajurit yang profesional, modern, dan tangguh.

Reporter: Casroni

 

Sumber : Dinas Penerangan Angkatan Laut. 

Lantik 4 Anggota MRP Provinsi Papua Barat, Wamendagri Ingatkan Sejumlah Tugas Penting

Manokwari, – KABAR EKSPRES II Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo resmi melantik empat anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Barat di Hotel Aston Niu Manokwari, Papua Barat, Sabtu (23/3/2024).

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) Nomor 100.2.2.2-826 Tahun 2024 tentang Pengesahan Pengangkatan Anggota Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Barat Sisa Masa Jabatan Tahun 2023-2028.

Adapun 3 dari 4 orang yang dilantik kali ini merupakan perwakilan dari unsur adat, sementara 1 orang sisanya adalah perwakilan dari unsur agama. Dengan pelantikan ini, maka keanggotaan MRP Provinsi Papua Barat telah lengkap berjumlah 33 orang.

Dalam sambutannya, Wempi mengingatkan beberapa tugas penting yang akan menjadi tanggung jawab anggota MRP yang baru dilantik. Pertama, kata Wempi, anggota MRP harus dapat memberikan pertimbangan kepada gubernur terkait penetapan daerah pengangkatan dan alokasi kursi per daerah pengangkatan untuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) yang diangkat.

Lantik 4 Anggota MRP Provinsi Papua Barat, Wamendagri Ingatkan Sejumlah Tugas Penting

“Pertimbangan yang disampaikan paling lama 30 hari sejak menerima permintaan dari Gubernur,” kata Wempi.

Kedua, anggota MRP harus mengusulkan tiga nama yang merupakan keterwakilan masyarakat adat untuk menjadi calon anggota Panitia Seleksi (Pansel) provinsi dan calon anggota Pansel masing-masing kabupaten yang ditunjuk oleh MRP berdasarkan Keputusan MRP.

Kemudian, guna menyukseskan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada akhir tahun mendatang, ia pun meminta dukungan dari seluruh stakeholder di wilayah setempat, mulai dari Penjabat (Pj.) Gubernur Papua Barat, Panglima Daerah Militer (Pangdam) Kasuari, hingga Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Barat.

“Mohon dukungan dari Bapak Kapolda, Pangdam, Bapak Pj. Gubernur dan jajaran untuk mendukung pelaksanaan pilkada yang akan datang dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Reporter: Casroni

 

Puspen Kemendagri

5 Kali Residivis, Pemuda Ini Tak Kapok Beraksi Lakukan Curas Diringkus Polsek Tambora

Jakarta Barat, – KABAR EKSPRES II Pemuda Gempal berperawakan bak algojo dengan badan bertato tak berkutik saat diringkus personel Polsek Tambora Jakarta Barat

Pemuda berinisial ATJ (33) Residivis berbagai kasus itu ditangkap usai melancarkan aksinya melakukan pencurian dengan kekerasan mengambil handphone milik korban Hirgal S di di Jln Sawah Lio Jembatan Lima Kec. Tambora Jakarta Barat

setelah korban membuat laporan polisi. Penyidik kemudian menelusuri melalui cctv yang ada hingga akhirnya pelaku ditangkap.

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol Donny Agung Harvida didampingi Kanit reskrim Akp Rahmat Wibowo mengatakan modus pencurian pelaku yakni memposting barang melalui facebook.

Konsumen yang tertarik kemudian diajak untuk Cash On Delivery (COD)

“Saat COD itu pelaku melakukan ancaman kepada korban dengan menggunakan senjata tajam,” katanya saat press confrence di Mapolsek, Sabtu (23/3/2024).

Pemuda Gempal Bertato, Residivis Berbagai Kasus Beraksi Kembali Curas Modus COD Diringkus Polsek Tambora

Menurut Donny, pelaku biasanya beraksi dengan mengajak dua temannya agar aksinya mulus dan cepat.

Saat ini teman pelaku berinisial M dan A masih dalam pengejaran (DPO).

“Pelaku yang kita tangkap ini pentolannya dari kawanan Curas ini,” ungkap Donny.

Lebih lanjut, Donny menceritakan aksi curas yang terakhir dilakukan pada Senin, 4 Maret 2024 lalu.

Saat itu pelaku akan melakukan COD dengan calon korbannya yang ingin membeli Hp.

Tiba di lokasi, pelaku yang sudah bertemu korbannya di tempat sepi itu tanpa basa basi langsung melakukan pengancaman kepada korban dengan menggunakan senjata tajam.

“Pelaku sempat mengancam korban agar jangan berteriak, jika bahkan diancam dibunuh jika berteriak,” tukasnya.

Pelaku diketahui sudah berurusan dengan polisi sebanyak lima kali dengan berbagai kasus.

Pelaku ATJ (33) merupakan residivis dengan berbagai kasus, diwilayah Jakarta Barat terdapat 5 kasus yakni Polsek Tambora pasal 351 pada tahun 2012 divonis 5 bulan, kedua Polsek Tambora pasal 365 pada tahun 2016 divonis 8 bulan, ketiga di Polsek Tambora kasus Narkoba pada tahun 2017 divonis 4 tahun kemudian di polsek metro Taman sari pasal 378 pada tahun 2020 pelaku divonis 8 Bulan dan terakhir di polsek metro Taman Sari kasus pasal 368 pada tahun 2021 dan pelaku di vonis 3 Tahun penjara

Duda beranak satu ini nekat kembali berulah untuk memenuhi hasrat dan kebutuhan ekonomi.

“Uang hasil kejahatan untuk kebutuhan sehari-hari. Pelaku juga menggunakan uang itu salah satunya untul beli narkoba jenis sabu,” tuturnya.

Atas perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 365 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) jo Pasal 2 Ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman 9 tahun penjara

Red

 

Humas Polres Metro Jakarta Barat

Hadiri Kongres Desa Indonesia 2024, Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Peningkatan Pembangunan Desa

JAKARTA, – KABAR EKSPRES II Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo menuturkan secara rasio saat ini diperkirakan jumlah penduduk di perkotaan lebih banyak jika dibandingkan jumlah penduduk yang tinggal di pedesaan, atau sekitar 52 persen penduduk tinggal diperkotaan. Kondisi ini salah satunya disebabkan masih belum seimbangnya pembangunan di pedesaan.

Sehingga kota masih menjadi magnet yang penuh daya tarik mendorong laju urbanisasi.

Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan pada tahun 2035, jumlah penduduk yang tinggal di perkotaan akan meningkat menjadi 66,6 persen. Bahkan menurut proyeksi Bank Dunia, jumlah penduduk Indonesia yang tinggal di perkotaan akan mencapai 70 persen pada tahun 2045.

“Jika tidak diantisipasi maka daya tahan kota akan semakin melemah, sehingga tidak mampu lagi untuk menopang perkembangan populasi yang bertumbuh menurut deret ukur. Sementara di sisi lain, kehidupan desa akan semakin tertinggal dalam laju peradaban karena tidak tersentuh oleh pembangunan,” ujar Bamsoet dalam Kongres Desa Indonesia 2024 di Jakarta, Sabtu (23/3/2024).

Hadir antara lain Koordinator Nasional Desa Bersatu M. Asri Anas, Ketua Umum DPP Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia Surta Wijaya, Ketua Umum DPP Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional Indra Utama, Ketua Umum DPP Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia Irawadi, Ketua Umum DPP Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia Ferry Radiansyah, Ketua Umum Persatuan Perangkat Desa Indonesia Moh. Tahrir, Ketua Umum DPN Persatuan Perangkat Desa Indonesia Widhi Hartono, Ketua Umum DPN Persatuan Rakyat Desa Nusantara Arya Jaya Wardana dan Ketua Umum DPP Komunitas Purna Bakti Kepala Desa dan Lurah Seluruh Indonesia Dadang Holilluddin

Hadiri Kongres Desa Indonesia 2024, Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Peningkatan Pembangunan Desa

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, realita tersebut harus menjadi pijakan berfikir mengenai urgensi memprioritaskan pembangunan desa. Percepatan pembangunan desa yang menurut BPS tahun 2022 jumlahnya mencapai 83.794 desa, adalah sebuah keniscayaan. Mengingat potensi desa sebagai lumbung pangan yang memiliki kontribusi penting dalam mengatasi kerawanan pangan. Indonesia adalah negara agraris, di mana lahan pertanian hanya dapat ditemukan di daerah pedesaan.

“Kita boleh sedikit merasa lega karena berdasarkan data Badan Pangan dan Pertanian (FAO), Indonesia memiliki skor indeks ketahanan pangan 60,2 dan menempati rangking 63 dari 113 negara. Kondisi ini relatif aman. Namun kita tidak boleh melupakan bahwa ketahanan pangan di tahun 2024 akan menghadapi tantangan besar di tengah kondisi ketidakpastian global. Disamping dampak perubahan iklim yang ekstrim, serta lonjakan harga energi dan pangan dunia,” kata Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Depinas SOKSI dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini menegaskan penting disadari bahwa pembangunan desa haruslah bersifat holistik. Tanpa menegasikan pentingnya pembangunan fisik material, pembangunan desa juga tidak boleh melupakan aspek non-fisik. Seperti nilai-nilai kearifan lokal dan wawasan kebangsaan.

“Selain kontribusinya dalam menopang ketahanan pangan, desa adalah sumber peradaban yang kaya akan beragam kearifan lokal. Nilai-nilai gotong royong, kerjasama dan saling tolong menolong, adab sopan santun serta penghormatan terhadap norma sosial, adalah nilai-nilai jati diri ke-Indonesiaan yang sudah tergerus di kehidupan perkotaan. Namun, masih tumbuh dan berkembang di pedesaan,” urai Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Wakil Ketua Umum FKPPI ini menambahkan, dari desa nilai-nilai luhur Pancasila dapat ditemukan rujukan nyatanya. Kehidupan masyarakat desa yang lekat dengan kehidupan ilahiah, menjunjung tinggi harkat dan martabat kemanusiaan, guyub rukun dalam kebersamaan, penuh toleransi dan tepa selira, adalah kristalisasi nilai-nilai luhur kearifan lokal yang menjadi inspirasi rumusan sila-sila Pancasila. Dari kehidupan di pedesaan juga dapat diambil pembelajaran untuk hidup bersama dalam keberagaman, dimana nilai-nilai sosial telah menjadi kebiasaan dalam kehidupan keseharian masyarakat desa.

“Ketahanan sosial dalam kehidupan masyarakat desa inilah yang menjadi cikal bakal dan simpul penguat ketahanan nasional. Dimana desa-desa menjadi himpunan unit pemerintahan terkecil yang akan menjadi perangkai keutuhan NKRI, sekaligus ujung tombak dalam mencegah dan menangkal paham yang menggerus nilai-nilai nasionalisme,” pungkas Bamsoet.

Reporter: Casroni

Komitmen Bangun Pertanian Babel, Pj Gubernur Safrizal Terima Bantuan 200 Milyar dari Mentan

Jakarta, – KABAR EKAPRES II Geliat pertanian di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung begitu terasa beberapa bulan belakangan ini. Hal ini tidak terlepas dari prakarsa aktif dan berbagai kebijakan yang diterbitkan oleh Pj Gubernur Safrizal. (22/3/2024).

Tingginya komitmen dan masifnya pembangunan bidang pertanian di era Pj Gubernur Safrizal ternyata sampai ke telinga Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman. Tidak sampai disitu, Menteri Pertanian memberikan apresiasi sekaligus bantuan sebesar 200 Milyar untuk kemajuan pertanian Babel.

“Alhamdulillah, kabar baik di bulan suci, Provinsi Babel mendapat bantuan alat mesin pertanian, benih dan berbagai sarpras pertanian yang besarnya mencapai 200 Milyar sebagaimana disampaikan Bapak Mentan tadi” ungkap Safrizal yang ditemui selepas audiensi bersama Mentan.

Lebih lanjut, Safrizal juga menyampaikan bahwa Mentan akan mendukung program kemandirian pangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hal ini sejalan dengan upaya penuh optimalisasi lahan pertanian dan cetak sawah baru yang disertai pembangunan embung, pembangunan saluran irigasi tersier dan pembangunan jalan usaha tani di Babel.

Apresiasi Pemprov Babel, Mentan Bantu Alsintan 200 Milyar

“Berbagai program pembangunan pertanian seiring sejalan dengan Gerakan Semangat Menanam Rakyat Bangka Belitung (Semarak Babel) yang tidak semata menjadi bagian integral dalam upaya pengendalian inflasi, namun juga menjadi soko guru dalam kebijakan ketahanan pangan di Provinsi Babel. Perhatian Pemerintah Pusat melalui Bapak Mentan akan semakin memperkuat program ini dan menjadi cambuk semangat bagi segenap rakyat Babel”, sambung Safrizal.

Hal ini sangat beralasan mengingat tingginya bahan komoditi pertanian seperti cabai dan sayuran di Babel sangat dipengaruhi dengan didatangkannya komoditi tersebut dari luar pulau. Dengan upaya swasembada pertanian, diharapkan ketercukupan pangan di Babel dapat terwujud, bahkan lebih jauh lagi dapat memberi nilai tambah ekonomis untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Pembangunan pertanian menjadi hal fundamental karena menyangkut hajat hidup rakyat, saya berharap bantuan dari Kementerian Pertanian ini nantinya dapat membawa sebesar-besarnya manfaat dan tentunya mohon doa masyarakat Babel agar hal ini terlaksana dengan baik dan lancar”, pungkas Safrizal.

Red

CALON. WALIKOTA SILATURAHMI KE MARKAS BESAR DPD GRIB JAYA .CHARMA AFRIANTO DI SAMBUT DENGAN BAIK KEPADA KETUA GRIB DPD SATRIA AMRI RAMADHAN

PALEMBANG, – KABAR EKSPRES II Bacawako Palembang, Charma Afrianto, SE (CA), didampingi Bacawawako Palembang, H. Novembriono, mengunjungi markas DPD GRIB Jaya Sumsel, pada Jumat (22/03/2024).

Bakal Calon Wali Kota (Bacawako) Palembang, Charma Afrianto, SE (CA), didampingi Bakal Calon Wakil Wali Kota (Bacawawako) Palembang, H. Novembriono (Boy_red) mengunjungi markas besar (Mabes) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Sumatera Selatan (Sumsel).

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Ketua DPD GRIB Jaya Sumsel, Satria Amri Ramadhan, SIP.,MM beserta jajaran, yang berlokasi di Jalan HM Ryacudu Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Palembang, Sumsel, pada Jumat (22/03/2024) malam.

Berdasarkan informasi yang didapat, bahwa sudah lebih dari satu tahun diketahui, Charma Afrianto mensosialisasikan dirinya sebagai Bakal Calon Walikota Palembang, pada kontestasi Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) kota Palembang tahun 2024. Dan CA juga digadang-gadangkan akan maju sebagai Cawako melalui jalur non Partai (Independen_red).

Jalin Silaturahmi, CA – Boy Kunjungi Markas DPD GRIB Jaya Sumsel, Ini yang Dibahas!

“Kedatangan saya kali ini adalah bentuk dari keseriusan dan komitmen saya untuk mendengarkan serta memahami aspirasi dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk dari teman-teman di GRIB Jaya Sumsel, yang telah dikenal luas sebagai salah satu motor penggerak perubahan dan pembangunan di daerah kita tercinta ini,” ujar Charma didampingi Kak Boy sapaan akrab H. Novembriono, kepada Jumat (22/03/2024) malam.

Dikatakan Charma, bahwa pihaknya datang langsung ke markas DPD GRIB Jaya Sumsel, terutama untuk menjaga silaturahmi yang selama ini terjalin dan berdialog, bertukar pikiran, serta menyatukan visi dan misi demi terwujudnya Palembang yang lebih baik lagi ke depannya.

“Saya percaya, dengan dukungan, masukan, serta sinergi yang kuat antara pemerintah dan semua elemen masyarakat, termasuk GRIB Jaya Sumsel maupun DPC GRIB Jaya Palembang. Kita bisa menciptakan inovasi dan terobosan baru untuk memajukan kota Palembang, baik dari segi ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, maupun aspek-aspek lainnya,” ucap CA yang juga Ketua Umum Gerakan Cinta Rakyat (GENCAR) Indonesia.

Menurut CA, pihaknya menginginkan agar kota Palembang bisa meningkatan kualitas infrastruktur dan fasilitas publik untuk mendukung aktivitas warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Penguatan sektor pendidikan dan kesehatan, sebagai pondasi utama pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

“Saya menyadari, bahwa perjalanan untuk mewujudkan semua itu tidaklah mudah dan tidak bisa dilakukan sendirian. Oleh karena itu, saya dan Kak Boy mengajak GRIB Jaya Sumsel dan DPC GRIB Jaya kota Palembang, serta seluruh elemen masyarakat. Untuk bersama-sama bergandengan tangan, bahu-membahu, dalam membangun Palembang menjadi lebih baik lagi,” imbuhnya.

Charma menyebut, pihaknya ingin menekankan bahwa keterlibatan dan partisipasi aktif dari semua pihak, sangat mereka harapkan.

“Mari kita tunjukkan bahwa dengan semangat kebersamaan dan kerja keras ini, tidak ada hal yang tidak mungkin bisa kita capai. Untuk kemajuan kota kita tercinta ini, Palembang,” ungkapnya.

Sementara Itu, Ketua DPD GRIB Jaya Sumsel, Satria Amri Ramadhan, S.IP.,MM mengatakan pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Bung Charma Afrianto yang telah berkenan mengunjungi dan bersilaturahmi di markas DPD GRIB Jaya Sumsel.

“Kehadiran Bung CA dan Kak Boy telah memberikan semangat dan inspirasi bagi kami semua di DPD GRIB Jaya Sumsel untuk terus berkontribusi dan bekerja keras demi kemajuan kota Palembang,” tutur Amri.

Amri menambahkan, bahwa pertemuan ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi saja, namun juga sebagai momen penting untuk menjalin kerjasama dan sinergi positif antara DPD GRIB Jaya Sumsel dengan Bung CA dan Kak Boy, dalam rangka mewujudkan visi dan misi untuk kemajuan Palembang.

“Kami berharap, ini merupakan langkah awal dari kolaborasi produktif yang akan terus berlanjut di masa yang akan datang, demi kepentingan masyarakat dan kemajuan kota Palembang. Semoga kota Palembang dapat menjadi kota yang semakin jaya di bawah kepemimpinan yang amanah dan inovatif. Menuju Indonesia emas 2045 mendatang,” tandasnya.
Bacawako2024#CA-BOY CharmaAfrianto

Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu#GRIB Jaya Sumsel#H.Novembriono#PilkadaPalembang2024.

Reporter: Hendrik

RAYAKAN ULTAH ANGGOTA, PANGDAM II/SWJ GELAR BUKA BERSAMA

Palembang, – KABAR EKSPRES II Panglima Kodam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Yanuar Adil merayakan Hari Ulang Tahun bagi Prajurit dan PNS Makodam II/Sriwijaya yang berulang tahun di Bulan Maret 2024 dengan menggelar Buka Puasa Bersama.

Hal itu disampaikan Kapendam II/Swj Kolonel Arh Saptarendra P, S.T., M.M dalam rilisnya, Palembang, Sumsel, Jum’at (22/03/2024).

“Selain Kasdam, Irdam dan Kapok Sahli juga dihadiri para pejabat Kodam II/Swj dan Pengurus Persit serta organisasi Keluarga Besar (KB) TNI di Palembang,” ujar Sapta.

Dalam acara tersebut, kata Sapta, Pangdam II/Sriwijaya mengucapkan selamat dan mendo’akan bagi yang berulang tahun di bulan Maret ini.

“Karena bulan puasa, maka tidak ada pemotongan kue ulang tahun, dan gantinya adalah tausiyah dari ustad Haji Arwandi,” tandas Sapta.

RAYAKAN ULTAH ANGGOTA, PANGDAM II/SWJ GELAR BUKA BERSAMA

Saat memberikan sambutan, lanjut pria abituren Akmil 1996 itu, selain ucapan selamat menjalankan ibadah puasa, Pangdam II/Swj menyampaikan kepada anggota dan KB TNI yang hadir untuk meningkatkan amal dan ibadah di bulan yang penuh berkah ini.

“Juga meminta seluruh jajaran untuk memperhatikan dinamika lingkungan pasca pengumuman KPU, karena di beberapa daerah terdapat riak-riak,” ujar Sapta.

Untuk itu, lanjutnya, kepada semua yang hadir, termasuk KBT yang hadir untuk turut menjaga kondusifitas dan mengajak orang di sekitar untuk tidak mudah terprovokasi maupun terjebak dengan berita hoax.

“Kita bersyukur di wilayah Kodam II/Swj tidak ada aksi-aksi yang menonjol,” kata dia tirukan ucapan Pangdam II/Swj.

Sementara itu, Ustadz Haji Arwandi S.Sos.I dalam ceramah Kultum menjelang buka puasa menyampaikan bahwa dalam suasana apapun agar selalu bersyukur kepada Allah SWT.

“Kata Nabi ada tiga sifat menjadi manusia tidak bersyukur, yang pertama hawa nafsu yang diikuti, yang kedua sifat bakhil yang diikuti dan yang ketiga kekaguman pada diri sendiri atau sombong,” terang ustadz.

Untuk itu, lanjut Ustadz, dalam hidup ini kita hanya bisa berusaha dan berdoa, bekerjalah untuk duniamu seolah-olah engkau akan hidup selama-lamanya dan berbuat baiklah untuk akhiratmu seolah-olah engkau akan mati besok.

 

“Mudah-mudahan kegiatan hari ini mendapat Rahmat dan Ridho dari Allah SWT,” pungkasnya.

Selesai kegiatan Ceramah Kultum, acara dilanjutkan Buka Puasa Bersama di Lapangan Apel Makodam, shalat magrib, Isya dan Tarawih.

Buka puasa yang dilakukan juga sederhana namun tidak kalah nikmat karena menu makan yang disiapkan oleh Dapur Lapangan Bekangdam II/Swj.

Reporter: Hendrikurniadi

BBWSSO Dalam Paket Ngobaran Rp 22,8 Miliar Terkesan Takut Serta Membiarkan Kontraktor Molor dalam Pengerjaannya

Gunungkidul,DIY, – KABAR EKSPRES II Informasi yang digali di lapangan, Proyek Peningkatan Penyediaan Air Baku Sungai Bawah Tanah Ngobaran, di Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak pada Satker SNVT Pelaksanaan jaringan pemanfaatan air Serayu Opak selaku pengguna anggaran telah memilih PT. Tirta Restu Ayunda yang menyisihkan sekian rekanan yang ikut lelang.

Hasil penelusuran di lapangan sampai 23 Maret 2024 di lokasi proyek untuk pekerjaan masih belum selesai 100% seharusnya belum bisa serah terima pertama, serta ada beberapa temuan yang diduga tidak sesuai spek dan kontrak.

Pihak Kepala BBWSSO serta PPK hanya tenang-tenang saja dan terkesan membiarkan pihak PT. Tirta Restu Ayunda belum kunjung melakukan penyelesaian atau perbaikan.

BBWSSO Dalam Paket Ngobaran Rp 22,8 Miliar Terkesan Takut Serta Membiarkan Kontraktor Molor dalam Pengerjaannya

Sejumlah temuan itu adalah ; Pekerjaan yang sudah lewat tahun Anggaran yang belum terselesaikan 100% dikerjakan, padahal disyaratkan dalam kontrak dan gambar spek.

Kemudian, Ompak penyangga Jaringan pipa Galvanized Iron (GI) tidak di finishing serta banyak yang rusak namun dibiarkan begitu saja.

Bahkan sambungan pipa besi GI pun terlihat tidak di beri ring, hanya dilas saja serta hasil akhir pengelasan sudah ada yang berkarat/korosi.

Yang lebih fatal lagi pompa air belum terpasang serta untuk jaringan listrik buat kebutuhan pompa belum siap.

Pekerjaan Proyek Peningkatan Penyediaan Air Baku Sungai Bawah Tanah Ngobaran tahun anggaran 2023 tersebut sudah selesai masa kontraknya dan sekarang massa pemeliharaan akan tetapi dikerjakan diduga tidak sesuai aturan.

Sekadar diketahui, paket pekerjaan TA 2023-APBN ini dikerjakan PT Tirta Restu Ayunda, yang berkantor di Jalan Sido sermo PDK V-A No 21 Surabaya, dengan nilai kontrak Rp 22.800.000.000,00,-
dengan Waktu pelaksanaan 111 Hari Kalender Dimulai dari 11 September 2023 dan Harusnya Serah terima pertama 20 Desember 2023 akan tetapi sampai berita ini tayang pekerjaan belum 100% selesai dan dari pihak Kepala BBWSSO ,Satker, PPKom belum atau tidak mau dikonfirmasi.
Reporter.

Reporter: Eko londo

Inilah Pelukan Erat Warga Wadas Gumantung Diatas Jembatan Gantung Merah Putih

Brebes, – KABAR EKSPRES II Warga Dukuh Wadas Gumantung dan Dukuh Satir merasa lega dan bahagia, karena Jembatan Gantung Merah Putih sudah berdiri kokoh membentang panjang sudah bisa dilewati anak-anak sekolah, petani, pedagang dan warga pendatang yang ingin mengais rejekinya di Desa Kutamendala.

Dandim Brebes Letkol Inf Sapto Broto, S.E., M.Si berlinang air mata bahagia karena melihat warga Kutamendala memeluknya sambil mengucapkan “Terima Kasih Bapak Dandim, Warga Dukuh Wadas Gumantung kini tidak Terisolir lagi”. Itulah yang diucapkan warga Wadas Gumantung saat Dandim Brebes mengecek Jembatan Gantung Merah Putih 1 yang baru saja selesai dikerjakan oleh TNI, Polri dan warga serta Tangan tangan Tuhan lainnya.

Jembatan Gantung Merah Putih atas inisiasi Dandim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si dan PJ. Bupati Brebes Iwannudin Iskandar, S.H., M.Hum serta dukungan dari seluruh warga Desa Kutamendala, dalam waktu 2,5 bulan Jembatan Gantung sudah bisa dinikmati oleh warga.

Inilah Pelukan Erat Warga Wadas Gumantung Diatas Jembatan Gantung Merah Putih

Tampak terlihat betapa indahnya Jembatan Gantung berdiri, dan seperti mimpi hanya dalam waktu singkat kini warga sudah bisa berjalan diatas Jembatan.

Ini adalah hasil atas perjuangan yang dilakukan warga Wadas Gumantung dalam menggapai mimpinya memiliki akses jalan penghubung untuk menikmati kemerdekaan seperti di daerah-daerah lain.

Dandim, Bupati, Kapolres bersama Suntana Ketua Tim Pembangunan Jembatan Gantung di Wadasgumantung mensuport penuh untuk kelancaran pembanguna ini, dimana TNI-Polri dan Pemerintah Daerah sudah sepantasnya selalu bersinergi dalam membantu masyarakat diwilayah.

Semangat warga dan relawan melaksanakan Gotong Royong Gerakan Tangan Tuhan menuju Brebes Berhias dengan Tulus dan Ikhlas terwujud hari ini, Kini Tiang Pancang di Dukuh Wadas Gumantung berdiri menjulang nan kokoh. Jum’at (22/03/2024).

“Alhamdulillah Gotong Royong Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias dengan seluruh warga serta relawan, Jembatan Gantung Merah Putih sudah berdiri tegak antara Dukuh Satir dan Dukuh Wadas Gumantung, silahkan dipelihara dan dijaga dengan baik, Jembatan ini adalah milik Warga Wadas Gumantung”. Papar Dandim.

Dandim Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si mengatakan, melalui Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias Dengan Tulus Ikhlas Jembatan Gantung bersama dengan Pemerintah Daerah untuk membantu kesulitan rakyat hanya bisa dikerjakan oleh tangan tangan Tuhan yang rela memberikan pemikiran, materi dan tenaga tanpa imbalan apapun, kecuali mencari pahala dan rejeki serta keridhoan dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.

“Melalui Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias Dengan Tulus Ikhlas Kodim 0713 Brebes Korem 071 Wijayakusuma bersama Pemda Brebes kini sudah terpasang dan akan melanjutkan kembali pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih 2 di Desa Kalinusu Kecamatan Bumiayu dan Jembatan Gantung Merah Putih 3 di Dukuh Cisa’at, Desa Pengarasan, Kecamatan Bantarkawung yang akan menghubungnkan Kabupaten Brebes ke Kabupaten Tegal, Membangun Jembatan Gantung ini adalah agar anak-anak bisa menikmati sekolah dengan baik dan tidak ada kendala dalam transportasi jalan atau jembatan sebagai penghubung ke sekolah, berobat ke puskesmas dan Rumah Sakit, ke pasar dan lainnya”. Tutur Dandim Brebes.

Kepala Desa Kutamendala H. Fathuri S.Ag. langsung merangkul dan memeluk Dandim bersama warga dan melakukan sujud syukur diatas Jembatan Gantung karena 270 Kepala Keluarga (1.000 jiwa) yang berada di Dukuh Wadas Gumantung tidak lagi terisolir.

“Saya hanyut dalam kebahagiaan dengan meneteskan air mata sambil memeluk Bapak Dandim, Terima Kasih Pak Dandim, Terima Kasih Pak Bupati Brebes, Jembatan Gantung Merah Putih sudah berdiri untuk kami”. Tutup Kades terisak-isak dipelukan Dandim.

Jembatan Gantung Merah Putih sudah bisa digunakan sebelum Idul Fitri 1445 H/2024 M, bahkan setiap sore banyak warga yang mengunjungi sambil menunggu waktu berbuka puasa.

Jembatan Gantung Merah Putih 1 Dukuh Wadas Gumantung akan menjadi saksi betapa sulitnya daerah yang terisolir dan banyak anak-anak yang ingin meraih mimpi hingga menjadi Bupati, Gubernur, TNI, Polri dan juga Menteri. (Pen0713)

Reporter: Rojak

Pengurukan Tanah Siluman terjadi di Samping Kelurahan Keparakan,utara jl.kol.Sugiono barat jembat Tungkak Yogyakarta, Mau Bikin Cafe dan Tempat Billiard

Yogyakarta,DIY, – KABAR EKSPRES II  Pengurukan tanah diduga tanpa izin terjadi di wilayah kelurahan Parakan, Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Perwakilan Warga akhirnya menyampaikan Uneg-unegnya kepada Pemerintah agar semua izin dilaksanakan. Dan menyayangkan pembangunan yang mepet kali code dan nutup selokan,bongkar plakat aikon Sentral Kerajinan kulit,Disampaikan bahwa Lahan yang sedang pengurukan ,serta dibikin talud tinggi yang jarak dengan sungai cuma 1,5meter apa tidak bahaya dan melanggaran kearifan lokal minimal jarak dari bibir talud 3 meter, apa tidak banjir nantinya karena uruknya mepet jalan padahal dulu ada selokan besar di sisi jalan,” jelas Krisna, saat ditemui wartawan di sekitar lokasi pengurukan, Jumat (22/3/2024).

Pemilik lahan melalu perwakilannya memberitahukan tujuan pengurukan tanah di pinggir sungai code Kelurahan Parakan , Mergangsan,Kota Yogyakarta itu. Menurut kabar yang beredar, lokasi itu akan dijadikan Bangunan Cafe dan Tempat Billiard.

Pengurukan Tanah Siluman terjadi di Samping Kelurahan Keparakan,utara jl.kol.Sugiono barat jembat Tungkak Yogyakarta, Mau Bikin Cafe dan Tempat Billiard

“Bangunan nanti seperti apa, dampak lalu lintas bagaimana,polusi dan tancapan pengambilan air bagaimana? Kalau hujan lebat air dari jalan tidak bisa masuk sehingga menggenang di jalan bagaiman, ada kekeringan di sumur warga seperti apa dan solusinya. Kami juga tidak meminta uang. Hanya saja harus ada set plan-nya, masyarakat ingin mengetahui dan ada paparan yang jelas,” kata Krisna.

Dengan tidak adanya perizinan yang sesuai aturan yang berlaku maka tidak boleh ada aktivitas apapun dilokasi proyek pengurukan tanah.

“Kami sudah terima [pengaduannya], kemudian saya telusuri perizinannya di [Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu] DPMPTSP dan di Dinas [Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat] PUPR terkait dengan [Persetujuan Bangunan Gedung] PBG-nya atau [izin mendirikan bangunan] IMB kalau zaman dulu, itu belum ada,” jelasnya.

“Berdasarkan informasi laporan warga dia menyebut ada perusahaan yang akan berinvestasi.” Bahwa pada tahun sebelumnya warga masyarakat keparakan yang membuat kios diurt trotoar diatas selokan tidak menutup,selokan aja dilarang oleh Pemkot Kota Yogyakarta,kok sekarang giliran yang punya duit boleh,tutur Krisna.Apalagi itu juga bongkar plakat aikon Sentral Kerajin Kulit,ini apa tidak merugikan kampung & warga masyarakat perajin kulit,tas,sepatu,dan sabuk warga keparakan.

Krisna berharap usulan itu mendapat respons. Harapannya, investor datang, warga tidak terganggu serta ada kesepakatan kedua belah pihak. Tetapi tidak melupakan sisi administrasi perizinan.

Reporter: Eko