Kutai Kartanegara. – KABAR EKSPRES II Bersama tim Basarnas Balikpapan dan instansi terkait lainnya, anggota Babinsa Koramil 06/Samboja Kodim 0906/Kutai Kartanegara, Serka Rahman dan Sertu Adriani turut membantu operasi pencarian korban laka air yang terjadi diwilayah kelurahan Teluk Pemedas kecamatan Samboja kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Kamis (07/03/2024)
Pencarian ini dilakukan tim gabungan setelah adanya laporan dari salah seorang warga setempat terkait terjadinya musibah kecelakaan air yang menimpa warga RT. 05 kelurahan Teluk Pemedas dengan lokasi diperkirakan empat kilometer dari bibir pantai Teluk Pemedas.
Babinsa Koramil Samboja Bantu Tim Basarnas Lakukan Pencarian Korban Laka Air
“Kami bersama tim Basarnas dan instansi terkait lainnya segera menuju lokasi kejadian untuk membantu mencari korban yang dikhawatirkan tenggelam akibat kejadian tersebut”, ungkap Serka Rahman.
“Menurut laporan yang kami terima, korban atas nama Amiruddin (L/39 tahun) berangkat untuk mengantar Exsa apung menggunakan kapal/perahu guna keperluan menggaruk lokasi empang miliknya pada hari Rabu, 06 Maret 2024 sekitar pukul 10.00 Wita namun pada saat dalam perjalanan tali untuk menarik exsa apung tersebut putus dan korban kaget langsung jatuh ke laut” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, upaya pencarian masih terus dilakukan dititik lokasi perkiraan korban hilang oleh tim gabungan yang terdiri dari anggota Koramil 0906-06/Samboja , Basarnas Balikpapan, Polsek Samboja, Damkar dan pihak PMI Samboja dengan dibantu para relawan dan masyarakat setempat tim gabungan menggelar Posko pencarian di dermaga Pelelangan Ikan kelurahan Kuala Samboja. Sumber Dim 0906/Kkr
Jakarta, – KABAR EKSPRES II Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1445 Hijriah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Badan Pengelola Masjid (BPM) An-Nuur menggelar acara siraman rohani bagi para pegawai di lingkungan Kemendagri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP). Kegiatan ini menghadirkan Ustaz Zaky Mubarok Al-Madinah sebagai penceramah.
Dalam sambutannya, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) La Ode Ahmad mengatakan, bulan suci Ramadan merupakan momentum untuk meningkatkan ketakwaan dan kedisiplinan dalam bekerja.
“Saya berharap agar pada hari ini kita dapat tumbuh semangat dan motivasi untuk menyambut bulan suci Ramadan,” kata La Ode mewakili Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Suhajar Diantoro saat membuka acara di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Kamis (7/3/2024).
Sambut Bulan Suci Ramadan, Kemendagri Gelar Acara Siraman Rohani bagi Pegawai
Selain kedisplinan dalam bekerja, La Ode juga meminta para ASN untuk menjaga produktivitas dengan cara memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperbaiki diri, termasuk dalam hal meningkatkan etos kerja.
“Saya juga berharap kepada kita semua pegawai di lingkungan Kemendagri, ya di mana pun bertugas tidak menurunkan produktivitas dan kinerja,” imbuhnya.
Lebih lanjut, La Ode berharap Ramadan dapat mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial antarsesama pegawai. Dengan demikian, diharapkan akan tercipta kerukunan dan keharmonisan antarpegawai di seluruh komponen di lingkungan Kemendagri.
Bali, – KABAR EKSPRES IISekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Donny Ermawan Taufanto, M.D.S., M.S.P., mewakili Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menghadiri acara Business Matching 2024 dengan tema “Kemandirian Produk Dalam Negeri Menuju Indonesia Emas”, di Bali, Kamis (7/3/2024).
Dalam agenda Business Matching 2024, juga dilaksanakan pemberian Penghargaan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) bagi pengguna dan produsen produk dalam negeri. Kementerian Pertahanan menerima penghargaan terbaik pada kategori Lembaga Negara dan Kementerian/Lembaga dengan Anggaran Belanja Terbesar yang diserahkan langsung oleh Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. Selain Kementerian Pertahanan, dua kementerian lainnya yaitu Kementerian Keuangan dan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Berkaitan dengan pertahanan, dalam gelaran Business Matching 2024, juga telah dilaksanakan penandatanganan kontrak penggunaan produk dalam negeri oleh Kementerian Pertahanan bersama PT Len dan PT Pindad untuk pengadaan amunisi, senjata, kendaraan tempur, dan kendaraan taktis serta sistem alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam).
Sekjen Kemhan Hadiri Business Matching 2024 di Bali, Kementerian Pertahanan Terima Penghargaan Terbaik P3DN
Pelaksanaan Business Matching 2024 mencatat nilai komitmen pembelian produk dalam negeri pada pengadaan barang jasa pemerintah sebesar Rp 1.428,25 triliun. Angka ini berasal dari komitmen dari kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah sebesar Rp 585,69 triliun serta komitmen dari BUMN sebesar Rp 842,56 Triliun.
“Dalam pelaksanaan Business Matching 2024 Belanja Produk Dalam Negeri telah tercapai realisasi penyerapan produk dalam negeri sebesar Rp 213,68 triliun,” kata Menteri Perindustrian.
Selain itu, guna mendukung pembelian produk dalam negeri pada pengadaan barang jasa pemerintah, Kemenperin terus melakukan langkah-langkah percepatan melalui Digitalisasi Sertifikasi TKDN dan Fasilitasi Sertifikasi TKDN. “Untuk memperkuat implementasi program P3DN, tahun ini Kemenperin akan memulai penyusunan Rancangan Undang-Undang P3DN yang akan mengatur terkait pedoman pelaksanaan P3DN dari hulu ke hilir,” tambah Agus Gumiwang Kartasasmita.
Sementara itu, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, yang juga selaku Ketua Timnas P3DN mengingatkan agar tidak hanya menghabiskan anggaran, namun harus berkualitas. “Semua harus terukur dari setiap policy yang kita buat. Kita mau negeri ini ke depan makin transparan,” tegas Luhut.
Kegiatan yang digelar Kementerian Perindustrian (Kemenperin) ini dilaksanakan pada 4-7 Maret 2024 dan mendapat sambutan luar biasa. Ini terbukti dari besarnya partisipasi yang mencapai 4.437 peserta, terdiri dari perwakilan kementerian, lembaga, pemerintah daerah (K/L/PD), badan usaha, asosiasi, dan perusahaan industri. Selain itu, acara ini turut dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, PJ Gubernur Bali, Kepala Basarnas, Kepala BSSN, dan Pangkogabwilhan II.
Jakarta, – KABAR EKSPRES II Tim Jaksa Peneliti (P-16) pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (JAM PIDUM) telah menyatakan lengkap secara formil dan materiil (P-21) berkas perkara Tersangka 7 Anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur berinsial UF dkk, dengan sangkaan Pasal 545 dan/atau Pasal 544 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Rabu (6/3/2024).
Adapun berkas Tersangka 7 Anggota PPLN tersebut terkait dengan perkara dugaan tindak pidana kasus dugaan penambahan dan pemalsuan data Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pelaksanaan Pemilu di Kuala Lumpur.
Dugaan penambahan dan pemalsuan data tersebut terjadi setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengeluarkan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) sebanyak 493.856 suara untuk wilayah Kuala Lumpur.
JAM PIDUM Telah Menyatakan Lengkap (P-21) Berkas Perkara Atas Kasus Pemilu di Kuala Lumpur
Sedangkan sesuai Berita Acara Nomor: 009/PP/05. I-BA/078/2023 tanggal 21 Juni 2023, total Rekapitulasi DPT yang dilaporkan PPLN Kuala Lumpur sejumlah 447.258 pemilih. Sementara, data milik KPU yang telah dicocokan dan diteliti (Coklit) secara langsung oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) sebanyak 64.148 pemilih.
Sebagai informasi, Tim Jaksa Peneliti telah meneliti berkas selama 3 hari sejak diterimanya berkas perkara (Tahap I) pada Senin 4 Maret 2024. Tim tersebut terdiri dari 9 orang yang dipimpin oleh Kasubdit Pra Penuntutan pada Direktorat Tindak Pidana Terhadap Keamanan Negara, Ketertiban Umum dan Tindak Pidana Umum Lainnya Dr. Syahrul Juaksha Subuki, S.H., M.H.
Selanjutnya, Tim Jaksa Peneliti meminta kepada Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri untuk menyerahkan tanggung jawab Tersangka dan Barang Bukti ke Penuntut Umum (Tahap II), guna menentukan apakah perkara tersebut sudah memenuhi persyaratan untuk dilimpahkan ke pengadilan. (K.3.3.1)
BREBES, – KABAR EKSPRES IIDewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Brebes melaporkan sejumlah dugaan tindakan kecurangan Pemilu 2024 ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).
PKB melalui kuasa hukum, Ahmad Soleh, SH menyerahkan berkas laporan ke Bawaslu Kabupaten Brebes, Jawa Tengah pada, Rabu (6/3/2024).
Adapun beberapa dugaan pelanggaran yang dilaporkan yakni, berkaitan dengan proses rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Di mana, didapat banyak suara Calon Legislatif (Caleg) dari PKB yang berkurang atau hilang.
“Lalu, adanya dugaan penggelembungan suara di beberapa kecamatan. Selain itu, ditemukan adanya ketidak sesuaian data partai PKB dengan rekapitulasi KPU Kabupaten Brebes,” jelas Ahmad Soleh.
Sehubungan adanya tindakan-tindakan di atas, menurut Soleh, maka dari pihak PKB merasa dirugikan
“Jadi dugaan-dugaan tindak pidana pemilu mungkin terjadi. Apalagi kemarin ada media yang menyampaikan tentang adanya dugaan oknum PPK yang menerima sejumlah uang,” kata Soleh.
“Nah itu harus diproses harus diperiksa semuanya. Terus adanya dugaan penggelembungan suara. Ya memang di situ beda antara data partai dengan pleno sudah jelas,” tegasnya.
Kuasa Hukum Partai PKB, Menyerahkan berkas Laporan ke Bawaslu Kabupaten Brebes.
Meskipun suara caleg PKB banyak yang hilang. Namun kata Soleh, pihaknya tidak hanya mementingkan PKB, namun untuk keseluruhan partai peserta Pemilu.
“Menurut saya bukan hanya PKB yang dirugikan tapi semua partai. Untuk itu, kami segera mungkin akan menindaklanjuti. Baik itu tindak pidana pemilu maupun aduan pelanggaran pemilu lainnya,” katanya.
Meski demikian, ia belum bisa menuding dari tingkatan pihak penyelenggara Pemilu mana yang melakukan dugaan kecurangan tesebut.
“Entah itu yang melakukan PPS, PPK atau juga KPU makanya kita laporkan,” ujarnya.
Disebutkan, terkait dengan bukti pelanggaran, pihaknya baru melaporkan hanya dengan menyerahkan data petunjuk dari pemberitaan.
“Meskipun bukti-bukti data kita sudah lengkap, besok kita lampirkan bukti data beserta rekaman-rekaman,” pungkasnya.
Sementara itu, Karnodo selaku Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Brebes membenarkan bahwa pihaknya kedatangan tamu dari kuasa hukum PKB yakni, Ahmad Soleh, SH.
“Tadi telah menyampaikan terkait dugaan pelanggaran, pada prinsipnya Bawaslu menerima dugaan-dugaan laporan itu. Kami Bawaslu Brebes nanti akan melakukan kajian karena ini baru informasi awal dari teman-teman,” kata Karnodo.
Dikatakan, pihaknya memastikan akan melakukan kajian dan akan menyampaikan ke jajaran pimpinan lain.
“Dan kebetulan hari ini pimpinan ada kegiatan di Provinsi, nanti tetap kami kaji pelanggaran kode etik atau pelanggaran lainnya. Kita punya pimpinan lain, nanti hasil pleno itu menjadi keputusan Bawaslu,” katanya.
Jakarta, – KABAR EKSPRES IIAparatur Sipil Negara (ASN) harus siap menghadapi transformasi birokrasi pemerintahan dari struktural ke fungsional. Upaya ini penting dilakukan karena masyarakat saat ini didominasi oleh generasi milenial dan generasi Z yang menginginkan pelayanan pemerintahan makin berkualitas.
Transformasi organisasi tersebut merupakan bagian dari semangat reformasi birokrasi yang saat ini digalakkan.
Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro saat menjadi keynote speaker pada Webinar Series 9 KORPRI Menyapa (KOMEN) dengan tema “ASN Dewasa Berdemokrasi, Merajut Persatuan Pasca-Pemilu” yang digelar secara hybrid dari Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP), Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Rabu (6/3/2024).
ASN Harus Siap Hadapi Transformasi Struktural ke Fungsional
“Bagaimana Anda menghadapi perubahan dunia hari ini, bahkan di negara-negara maju sekarang kalau Anda pergi ke Negara Bagian New York sudah tidak ada lagi jabatan-jabatan [struktural] itu, semua sudah sangat fungsional,” ujarnya.
Suhajar mengakui saat ini birokrasi masih banyak dipimpin oleh generasi X bahkan generasi baby boomers. Karena itu, dirinya selalu berpesan kepada generasi baby boomers dan generasi X agar memberi ruang yang lebih luas kepada ASN muda untuk memainkan peran dalam menciptakan inovasi pelayanan pemerintahan.
“Jangan sampai terjebak, generasi baby boomers dan X nyaman dengan cara dia memimpin, tidak ada perubahan, lebih parah lagi generasi milenial yang ada di garis tengah ke bawah menikmati pula cara generasi baby boomers, lalu kapan perubahannya? Tidak ada,” terangnya.
Dia menyadari adanya kegundahan dalam diri ASN yang telah menduduki jabatan fungsional lantaran masih ingin menjadi pejabat struktural. Kondisi ini karena konsep birokrasi lama ala Max Weber yang menekankan pada jabatan struktural menular ke generasi sekarang. Padahal, saat ini dunia sudah berubah menuju new public service dan jabatan fungsional lebih menekankan pada keahlian.
“Generasi milenial dan generasi Z kalau tidak hati-hati akan terperangkap dengan cara-cara generasi di atasmu, sehingga perubahan nanti akan terlambat,” jelasnya.
Dalam berbagai kesempatan, Suhajar juga mengimbau kepada ASN agar mulai belajar bagaimana mengembangkan kariernya sebagai pejabat fungsional. Begitu pula dengan para pegawai yang saat ini masih menduduki jabatan struktural agar mulai belajar mengembangkan kariernya ke arah fungsional.
JAKARTA, – KABAR EKSPRES IIKetua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengajak produsen kopi Kapal Api menjadi bagian dalam menggelorakan olahraga dan mobilitas otomotif di Indonesia.
Berawal dari perbincangan kecintaan akan dunia otomotif, Vincent Mergonoto juga sebagai founder brand lampu ternama di Indonesia @saber.industries yang tergabung juga dalam group @yoong_motor_indonesia sehingga ada ketertarikan dengan hobby otomotif yang sama dengan Bamsoet. Banyak peluang yang bisa digarap. Salah satunya dengan menjadi sponsorship pembangunan Museum Otomotif Indonesia (MOI) by IMI di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Maupun menjadi sponsor berbagai kegiatan balap dan gathering hingga touring yang diselenggarakan komunitas otomotif.
“Sudah bukan menjadi rahasia lagi, Kopi Kapal Api telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia. Tidak heran karena rasanya yang khas, kopi Kapal Api dikonsumsi 60 persen lebih masyarakat Indonesia, serta sukses di ekspor ke berbagai negara ASEAN dan Timur Tengah sebagai produk kebanggaan Indonesia,” ujar Bamsoet usai menerima perwakilan Kapal Api Group, di Jakarta, Rabu (6/3/2024).
Perwakilan Kapal Api Group yang hadir antara lain, Deputy Managing Director Vincent Mergonoto, dan Direktur Utama – PT. Excelso Multirasa Kevin Mergonoto.
Terima Perwakilan Kapal Api Grup, Bamsoet Ajak Dukung Pengembangan Dunia Otomotif Indonesia
Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, kopi Kapal Api memiliki sejarah panjang dalam kehidupan bangsa Indonesia.
Bermula sejak sekitar tahun 1927 atas inisiasi tiga orang bersaudara yaitu Go Soe Loet, Go Bi Tjong dan Go Soe Bin, yang memulai bisnis kopi bubuk merk Hap Hoo Tjan dan dijual kepada pekerja kapal di sekitar Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
“Salah satu anak dari Go Soe Lot, yakni Soedomo turut membantu memasarkan produk kopi ayahnya tersebut. Pada 1979, Soedomo kemudian mendirikan PT. Santos Jaya Abadi sebagai upaya melanjutkan usaha kopi yang sudah dirintis sang ayah. Ia kemudian menghasilkan brand kopi Kapal Api yang diilhami dari para pelanggan setia kopi ayahnya yang kebanyakan pekerja kapal di sekitar Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya,” jelas Bamsoet.
Wakil Ketua Umum FKPPI dan Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila serta Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini menerangkan, lambang Kapal Api juga dipakai untuk mencerminkan penggabungan antara harapan baru, semangat juang, dan teknologi. Sehingga berhasil menghasilkan cita rasa dan aroma kopi yang khas, rasa kopi yang mantap dan kaya rasa, dan memberikan sensasi kepuasan tersendiri bagi para pecinta kopi.
“Meminum kopi bukan lagi sekadar aktifitas rutin. Melainkan juga menjadi gaya hidup. Tidak sebatas menyeruput, meminum kopi juga memiliki berbagai makna dan filosofis mendalam. Melalui kopi, kita bisa merekatkan silaturahmi, bercanda, bahkan menjadi media untuk menyelesaikan berbagai permasalahan,” pungkas Bamsoet.
JAKARTA, – KABAR EKSPRES II Tidak hanya menyampaikan arah kebijakan, dalam acara Rapim Kodam II/Swj TA 2024 juga dilaksanakan pembekalan _Public Speaking_ kepada para Dansat, yang merupakan salah satu realisasi kerja sama antara TNI AD dengan Tribun Network dan Kompas Group.
Hal itu disampaikan Kapendam II/Swj Kolonel Arh Saptarendra P, S.T., M.M dalam keterangan tertulisnya, Rabu (6/3/2024).
Diungkapkan Kapendam, agenda kegiatan Rapim, yang dibuka Pangdam II/Swj Mayjen TNI Yanuar Adil kali ini, dirasakan sedikit berbeda dibanding sebelumnya
“Tahun ini selain ada pembahasan tentang penertiban tata kelola keuangan dan penanganan kebakaran hutan, juga disertakan pembekalan _Public Speaking_ dari Tribun Sumsel dan Kompas Palembang,” ujar Sapta.
Lanjut dikatakan dia, _Public Speaking_ diberikan kepada para Dansat jajaran Kodam II/Swj, agar para pimpinan dapat menyelami cara berpikir publik dan media.
“Serta tentunya mendukung transparansi infomasi publik. Ini merupakan salah satu realisasi keinginan Kasad (Jenderal TNI Maruli Simanjuntak), agar para Dansat juga paham dan mahir dalam _public speaking_,” jelas lulusan Akmil 1996 itu.
Realisasi Kerja Sama TNI AD, Tribun Network dan Kompas Group, Kodam II/Swj Bekali Dansat Public Speaking
Sebagaimana yang telah dilakukan oleh TNI AD dalam hal ini Dispenad, lanjut Sapta, Kodam II/Swj memanfaatkan kerja sama yang dibangun TNI AD dengan Tribun Network dan Kompas Group untuk memuaskan kedahagaan publik akan informasi kegiatan militer yang menarik.
“Selama ini, militer menyampaikan berita yang sifatnya protokoler yang cenderung monoton. Padahal banyak sisi lain dari kegiatan dan kehidupan prajurit yang bisa diulas dari sisi humanis, dan ingin diketahui Publik,” imbuhnya.
“Secara khusus, pemateri yaitu Presenter Senior Tribun Sumsel, Euis Ratnasari, yang telah berkecimpung sebagai jurnalis selama 10 tahun. Selain _Public Speaking_ juga dibahas tentang _Bad Management News_,” ujar pria kelahiran Brebes, Jateng itu.
Dalam acara yang berlangsung setelah ishoma itu, para peserta terlihat antusias mengikuti paparan dari Pemateri.
“Pangdam berharap agar pembekalan ini dapat meningkatkan dan mengembangkan kemampuan komunikasi sosial Dansat dan unsur penerangan, serta tentunya bisa berinteraksi dengan para jurnalis secara baik,” tutur mantan Kasipers Kasrem 143/Halu Oleo itu.
Selain Kasdam II/Swj, para Danrem, dan Asisten Kasdam, acara juga dihadiri Dan/Ka Sat/Balak, serta Dandim dan Danyon jajaran Kodam II/Swj di seluruh Sumbagsel.
Terkait tindak lanjut kerja sama antara TNI AD dan Tribun Sumsel, Sapta menyampaikan bahwa saat ini masih proses pembuatan draft kerja sama yang akan segera dibahas bersama Pangdam II/Swj.
“Nantinya akan disosialisasikan ke seluruh jajaran Kodam II/Swj,” tandas Kapendam.
Sementara itu, Euis Ratnasari mengatakan sangat senang mendapatkan kesempatan untuk memberikan pengetahuan terkait _public speaking_ kepada jajaran Kodam II/Swj.
“Memang masih ada sudut pandang yang perlu diselaraskan, pemahaman tentang kesetaraan para jurnalis dengan narasumber, termasuk dalam hal penanganan _bad news_, karena media sangat terikat dengan kode etik jurnalistik,” ujar Euis.
“Beberapa masukan dari peserta juga kami catat, dan saat ini Tribun Sumsel masih menyusun Perjanjian Kerja Samanya,” pungkasnya.
Surabaya,- KABAR EKSPRES IIRapat pimpinan TNI-AD yang berlangsung di Gedung Balai Prajurit Makodam V/Brawijaya, Kota Surabaya, Rabu (06/03/2024) turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di wilayah teritorial Kodam V/Brawijaya.
Rapim yang dipimpin langsung oleh Pangdam Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay itu, merupakan tindaklanjut dari pelaksanaan rapim yang sebelumnya digelar di Mabesad pada bulan Februari lalu.
Beberapa pesan penting disampaikan Pangdam terkait kebijakan Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang nantinya dijadikan landasan dalam pelaksanaan tugas di Satuan jajaran TNI-AD, khususnya Kodam Brawijaya.
“Rapat bertemakan Kodam Brawijaya Siap Mewujudkan Pertahanan yang Tangguh Untuk Indonesia Maju ini, sejalan dengan komitmen Kodam Brawijaya dalam menjaga kekuatan pertahanan yang Tangguh demi kemajuan bangsa dan negara,” tegas Pangdam.
Mayjen TNI Rafael menegaskan jika dirinya bertekad untuk melaksanakan tugas pembinaan pertahanan wilayah, operasi militer, ketahanan pangan, penghijauan untuk menjaga alam, TNI manunggal air, serta tugas-tugas lainnya untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program program tersebut diatas untuk membantu mewujudkan Jawa Timur sebagai daerah yang potensial harus bisa menyuplai kebutuhan Pangan Indonesia. Kodam V/Brawijaya bertekad menjadi yg terdepan dalam program ketahanan panganTegas Pangdam.
“Itu semua perlu diimplementasikan dalam pelaksanaan program kerja dan anggaran Kodam Brawijaya tahun ini,” jelas Pangdam.
Gelar Rapim, Mayjen TNI Rafael Sampaikan Kebijakan KASAD
Predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP yang disandang TNI-AD selama ini menjadi tolak ukur keberhasilan dalam pengelolaan berbagai hal, termasuk diantaranya pengelolaan anggaran, peningkatan kemampuan hingga peningkatan kesiapan Satuan TNI-AD, baik dalam rangka tugas operasi dalam dan luar negeri.
“Termasuk mengawal pesta demokrasi untuk mewujudkan stabilitas wilayah, serta membantu program Pemerintah dalam percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim. Kebijakan-kebijakan tersebut, menjadi atensi dan prioritas di seluruh jajaran Kodam Brawijaya,” tegas Mayjen TNI Rafael.
Pangdam berharap, berbagai kebijakan yang disampaikan oleh dirinya saat ini, bisa disosialisasikan di jajaran TNI-AD, khususnya Kodam Brawijaya dengan tujuan tebentuknya kesamaan visi, misi, persepsi dan meningkatnya soliditas dan solidaritas antar prajurit.
“Kalau semua itu sudah terbentuk, pasti kita semua mampu menghadapi setiap tantangan dengan lebih baik,” pungkasnya.
Jakarta, – KABAR EKSPRES IISekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bersama-sama mengawal demokrasi dalam rangka merajut persatuan pasca-Pemilu 2024. Sesuai Undang-Undang (UU) ASN, dia menekankan soal netralitas dan imparsialitas ASN dalam politik praktis.
Hal itu disampaikan Suhajar saat menjadi keynote speaker pada Webinar Series 9 KORPRI Menyapa (KOMEN) dengan tema “ASN Dewasa Berdemokrasi, Merajut Persatuan Pasca-Pemilu” yang digelar secara hybrid dari Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP), Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Rabu (6/3/2024).
“Tema kita hari ini, hari ini kita bicara tentang demokrasi, tentang pemilihan umum. Kalau kita melihat dari awal maka saat Indonesia didirikan, pendiri negara itu bersidang berhari-hari, berbulan-bulan, dan waktu yang paling panjang mereka gunakan untuk membahas banyak hal. Ada dua hal yang sangat panjang yaitu bentuk negara dan dasar negara,” katanya.
Suhajar melanjutkan, tujuan bernegara yang tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 di antaranya untuk melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Untuk mencapai tujuan itu, harus ada pemerintahan atau organisasi yang menjalankan, termasuk memilih pemimpin-pemimpin yang dipilih secara demokratis melalui Pemilu.
Rajut Persatuan Pasca-Pemilu, Sekjen Kemendagri Dorong ASN Kawal Demokrasi
Dia menambahkan, untuk masuk ke dalam politik, rakyat mengorganisasikan diri dengan cara membentuk partai. Fungsi partai politik (parpol) yaitu menjadi jembatan penghubung antara rakyat yang berdaulat dengan pemerintah yang mengemban amanah kekuasaan. Kemudian, partai menyiapkan orang untuk dicalonkan sebagai pemimpin. Parpol juga harus menjalankan tugas utamanya untuk mendidik rakyat agar cerdas dalam berpolitik.
“Semakin memperkuat ini, dalam arti kata melahirkan parpol yang kuat dan benar. Karena itu tugas parpol itu ada dua paling tidak, kalau menurut saya minimal dua tugas utamanya. Pertama, tugas mendidik rakyat agar cerdas, karena itulah kami berusaha mengatakan bahwa parpol ini harus ditambah anggarannya untuk pendidikan politik rakyat,” ungkapnya.
Di sisi lain, Suhajar dalam kesempatan itu juga menyinggung terkait kepemimpinan generasi milenial di kalangan ASN hari ini. Dirinya mendorong agar generasi milenial bisa memimpin dengan cara-cara yang baru. Sebab, menurutnya, saat ini rakyat menginginkan cara-cara pemerintahan dan pelayanan publik yang sesuai semangat zaman.
Ia mewanti-wanti, jangan sampai pemerintahan terjebak pada kenyamanan generasi baby boomers atau generasi X yang sedang memimpin hari ini.
“Saya selalu berpesan kepada generasi saya, baby boomers dan generasi X agar memberi ruang yang luas kepada generasi milenial dan generasi Z untuk memainkan peran dalam penciptaan upaya-upaya inovasi pelayanan dan sebagainya dalam pemerintahan,” ujarnya.
Selain itu, di dalam reformasi birokrasi, Suhajar mengingatkan pada generasi hari ini untuk menghadapi perubahan jabatan-jabatan struktural yang perlahan beralih menjadi fungsional. Untuk itu, adaptasi dibutuhkan dengan cara meningkatkan keterampilan.
“Bahkan di negara-negara maju sekarang kalau Anda pergi ke Negara Bagian New York sudah tidak ada lagi jabatan-jabatan [struktural] itu, semua sudah sangat fungsional,” tuturnya.
Sebagai informasi, webinar kali ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Muhammad Asrorun Ni’am Sholeh yang hadir secara online, dan Guru Besar Bidang Ilmu Pemerintahan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Muhadam Labolo yang hadir secara offline.