Kota Tegal, – KABAR EKSPRES II Polres Tegal Kota untuk kesekian kalinya berhasil menggagalkan aksi tawuran di wilayah Kota Tegal. Kali ini Polsek Tegal Barat berhasil mengamankan 20 remaja yang diduga hendak melakukan aksi tawuran. Polisi mengamankan mereka berikut barang buktinya di wilayah Kelurahan Tegalsari, Tegal Barat, Kota Tegal, Sabtu (18/5/2024) dini hari.
Kapolres Tegal Kota melalui Kapolsek Tegal Barat Kompol Aris Heriyanto mengatakan, pihaknya telah berhasil menggagalkan aksi tawuran. Dengan mengamankan puluhan remaja berikut barang buktinya dalam kejadian tersebut.
“Kita berhasil menggagalkan aksi tawuran dan mengamankan 20 orang pelakunya. Mereka kita amankan berikut barang buktinya saat hendak tawuran di wilayah Tegalsari,” kata Kapolsek.
Polres Tegal Kota, Amankan Puluhan Remaja Yang Hendak Tawuran
Kapolsek menerangkan, pada Sabtu (18/5) sekitar pukul 23:30 Wib pihaknya menerima informasi tentang adanya segerombolan pemuda yang membawa sejumlah senjata tajam.
Berbekal informasi tersebut, kemudian anggota langsung bergerak menuju ke sasaran. Dan saat sampai di lokasi tepatnya di Jalan Blanak, petugas menjumpai sekelompok pemuda yang membawa senjata tajam.
“Setelah sampai di lokasi, kita jumpai sekelompok pemuda yang membawa sajam. Dan selanjutnya kita juga berhasil mengamankan 20 pemuda berikut barang buktinya 7 senjata tajam. Yaitu berupa 1 bilah clurit besar, 1 Gir dengan tali, 1 Golok, 1 Penggaris besi dan 3 besi,” terang Kapolsek.
Kapolsek menambahkan, untuk selanjutnya puluhan remaja yang berhasil petugas amankan langsung di bawa ke Mapolsek Tegal Barat. Mereka langsung di lakukan pemeriksaan guna penyelidikan dan proses lebih lanjut,” tuturnya.
JAKARTA, – KABAR EKSPRES IIKetua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo meresmikan Basko Auto Galery, milik Ketua Dewan Penasihat Motor Besar Indonesia (MBI) Basrizal Koto.
Tidak hanya menampilkan koleksi mobil dan motor Basrizal Koto, disini juga terdapat aula serbaguna. Menjadi tempat hangout baru bagi para anggota MBI maupun komunitas otomotif lainnya.
“Tidak ada yang salah dari memiliki hobi mengoleksi berbagai kendaraan, baik mobil maupun motor. Karena selain bisa melepaskan penat dari aktivitas keseharian, melalui hobi kita juga bisa berkumpul dengan kawan-kawan yang memiliki satu kegemaran, sekaligus merekatkan ikatan kebangsaan.
Kita juga bisa saling tukar informasi dan pengetahuan, bahkan tidak menutup kemungkinan juga bisa membuka usaha bersama dan menggerakkan ekonomi nasional,” ujar Bamsoet saat meresmikan Basko Auto Galery sekaligus Halal Bihalal dan Perayaan HUT ke-6 MBI, di Basko Auto Galery, Jakarta, Minggu (19/5/2024).
Hadiri HUT ke-6 Motor Besar Indonesia (MBI), Ketua Umum IMI Bamsoet Resmikan Basko Auto Galery
Hadir antara lain, Ketua Dewan Penasihat MBI Basrizal Koto, Ketua Umum MBI Rio Castello, dan selebgram John LBF.
Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini juga mengapresiasi langkah MBI yang selama bulan Ramadhan 2024 lalu aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan bakti sosial di berbagai daerah. Antara lain di Surabaya bekerjasama dengan Ditlantas Polda Jawa Timur, di Sukabumi bekerjasama dengan Yon Armed 13 Nanggal Sukabumi, di Bekasi bersama Pesantren Assyifa, serta di berbagai daerah lainnya.
“Berbagai kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa MBI selalu terus tumbuh sebagai komunitas otomotif yang semakin solid dan berkomitmen menjaga inklusifitas dengan semangat persaudaraan tanpa batas. Dengan menjunjung tinggi semangat persaudaraan, MBI telah menempatkan social brotherhood sebagai napas organisasi,” jelas Bamsoet.
Ketua Dewan Pembina Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini menerangkan, semangat kebersamaan yang dibangun dalam komunitas otomotif merupakan manifestasi dari nilai kebangsaan yang harus terus dirawat dan dipelihara. Mengingat ke depan, perkembangan zaman dan kemajuan teknologi akan mengubah paradigma, dinamika, dan kompleksitas berbagai tantangan kebangsaan yang dihadapi.
“Semangat persaudaraan yang tumbuh dan berkembang dalam komunitas otomotif harus dapat dimanifestasikan menjadi semangat dan komitmen kolektif oleh segenap elemen bangsa. Semangat brotherhood yang kuat dari komunitas otomotif, harus dapat dibangun dan dikembangkan agar menjadi modal sosial yang sangat penting untuk merekatkan kohesi ikatan kebangsaan,” pungkas Bamsoet.
Tangerang, – KABAR EKSPRES IINaas Pesawat Latih dengan Nomor Registrasi PK-IFP jatuh di kawasan BSD, Serpong, Tangerang Selatan, dan menewaskan 3 orang. Pesawat ini awalnya take off dari Bandara Pondok Cabe.
“Take off Bandara Pondok Cabe sekira pukul 11.36 WIB,” Ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, pada Minggu, (19/5/2024).
Kendatipun Ade Ary menyebut pesawat itu sempat landing di Bandara Khusus Salakanegara, Pandeglang, Banten. Lalu saat kembali ke Bandara Pondok Cabe, pesawat itu jatuh di sekitar Lapangan Sunburst, BSD.
“Landing Tanjung Lesung, Bandara Salakanegara (ground time, pemberitahuan sebelum take off dari Tanjung Lesung sekitar pukul 13.10 WIB,” Tukasnya.
“Lanjut take off kembali dari Tanjung Lesung ke Pondok Cabe,” tambahnya.
3 orang Tewas dalam Kecelakaan Jatuhnya Pesawat3 orang Tewas dalam Kecelakaan Jatuhnya Pesawat
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan penjelasan terkait insiden jatuhnya pesawat latih di BSD Tangsel. Kemenhub mengatakan pesawat itu berisi tiga orang yang terdiri dari penerbang hingga penumpang.
“Pesawat PK-IFP dengan 3 orang onboard (1 penerbang, 1 engineer dan 1 penumpang) dan saat ini masih dalam proses evakuasi di lokasi,” kata Jubir Kemenhub Adita Irawati dalam keterangan kepada Wartawan.
Kemenhub Ungkap Pesawat Jatuh di BSD Tangsel dari Indonesia Flying Club
Pesawat tersebut terjatuh di lokasi sekitar pukul 14.30 WIB. Kemenhub mengatakan pesawat latih itu milik Indonesia Flying Club.
“Direktorat Jenderal Perhubungan Udara telah menerima laporan terkait Pesawat Cessna 2006 dengan nomor registrasi PK-IFP milik Indonesia Flying Club (Perkumpulan Penerbang Indonesia) yang jatuh di daerah BSD Tangerang Selatan sekitar pukul 14.30 WIB, pada Minggu, 19 Mei 2024,” ujar Adita Irawati.
MAKASSAR, – KABAR EKSPRES II Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Prof Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan terima kasih kepada seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel, pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulsel, pimpinan DPRD Sulsel, para Bupati dan Wali Kota se-Sulsel, dan seluruh tokoh masyarakat serta tokoh agama di Provinsi Sulsel atas penjemputan yang begitu hangat dan meriah.
“Pertama-tama saya bersama istri mengucapkan terima kasih atas sambutan hangatnya. Alhamdulillah semoga ini menjadi berkah bagi kita semuanya dan langkah kita semua ke depan mendapat rahmat dan ridho Allah SWT,” tutur Prof Zudan kepada awak media, di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggu, (19/5/2024).
Dijemput Forkopimda, OPD dan Tokoh Masyarakat, Pj Gubernur Sulsel: Terima Kasih Sambutan Hangatnya
“Sekali lagi terima kasih banyak atas sambutan yang hangat, sambutan yang meriah dari seluruh Forkopimda yang hadir, tokoh-tokoh masyarakat, para kepala OPD, para bupati, hadir juga pimpinan DPRD. Terima kasih banyak ini membesarkan hati saya bersama istri untuk bekerja di Sulawesi Selatan,” lanjutnya.
Prof Zudan merasa begitu semangat memulai bekerja pasca pelantikan hari Jumat, 17 Mei 2024 kemarin. Bahkan katanya, sudah melakukan rapat bersama Penjabat Sekda Sulsel, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulsel, di Mess Pemprov Sulsel, Jakarta Pusat.
“Bismillahirrahmanirrahim, kita mulai bekerja untuk melayani masyarakat di Sulawesi Selatan. Kita sudah mulai bekerja di hari Jumat sudah habis pelantikan, kita langsung rapat dengan Pak Sekda dengan kepala OPD, dilanjutkan kemarin di hari Sabtu (18 Mei 2024),” ungkap Prof Zudan.
Sementara agenda pertama berkantor di Kantor Gubernur Sulsel, Jl. Urip Sumoharjo Makassar, ia akan langsung memimpin apel pagi sekaligus memperingati Hari Kebangkitan Nasional (HKN).
“Besok mulai berkantor di hari pertama di Sulawesi Selatan, dan dibuka melalui upacara Hari Kebangkitan Nasional,” ujarnya.
Tegal, – KABAR EKSPRES IIHari ini 19 Mei 2024, Anggota Komisi IX DPR-RI Fraksi PDI-P, Dr. Dewi Aryani, M.Si menggelar acara Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, bertempat di rumah aspirasi di Desa Sidaharja, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal.
Ratusan peserta hadir dari berbagai desa dari Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal.
Pada kesempatan ini Dewi Aryani menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan sekaligus jiwa gotong-royong.
Dewi Aryani Tekankan Persatuan dan Gotong-royong
Persatuan dan kesatuan bangsa sangat penting bagi bangsa Indonesia karena dapat menjaga keutuhan serta keamanan negara. Adanya persatuan dan kesatuan dapat menghindari Indonesia dari terjadinya konflik dan perpecahan di semua lapisan masyarakat. Selain itu, persatuan dan kesatuan merupakan salah satu prinsip dasar negara Indonesia.
Setelah pelaksanaan acara Dewi Aryani juga mengajak peserta sosialisasi untuk ikut serta menyambut pembawa obor perjuangan yang di bawa oleh atlet marathon yang berangkat dari Semarang.
“Obor perjuangan, obor kemenangan,” tandas Dewi Aryani di akhir sambutannya.
Bengkulu, – KABAR EKSPRES IIKepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Provinsi Bengkulu Dr. Hariyadi, S.Pd, MM, M.Si, beberapa waktu lalu digadang bakal maju dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Bengkulu Utara tahun 2024.
Hariyadi mengakui bahwa dirinya akan ikut serta dalam kontestasi Pilbup Bengkulu Utara tahun 2024. Dirinya ingin mengabdikan diri untuk memajukan Kabupaten Bengkulu Utara.
“Sebagai manusia pasti semua orang mempunyai impian dan mempunyai cita-cita yang mulia, termasuk lah untuk menjadi pemimpin atau kepala daerah di manapun dan siapapun orangnya, termasuk kami” kata Hariyadi saat di wawancarai, Sabtu (18/05/2024).
Digadangkan Maju Pilbup Bengkulu Utara, Ini Tanggapan Heriyadi Kepala BPKD Provinsi Bengkulu
Hariyadi juga menegaskan jika keputusannya untuk maju dalam Pemilihan Bupati Bengkulu Utara tidak hanya didasari keinginan pribadi, tapi juga mengacu pada aspirasi dan keinginan masyarakat Bengkulu Utara.
“Jadi kedaulatan ada di tangan rakyat, untuk rakyat menghendaki maka saya siap, karena suara rakyat adalah suara tuhan,” ujarnya.
Dikatakan Haryadi, saat ini timnya masih dalam proses pengumpulan dukungan atau formulir pendaftaran dari partai politik yang ada di Bengkulu Utara.
“Saya juga masih menunggu survei dari partai, Niat awal saya kalau ditakdirkan oleh Allah, saya siap,”tutupnya.
https://kabarekspres.co.idco.idIIKesaksian I-Tsing pun menyebutkan Ariyawijaya di Sriwijaya telah menjadi semacam perguruan tinggi agama Budha yang aktif melakukan pembinaan kehidupan beragama untuk memberi dukungan kepada Kedatuan Sriwijaya sebagai pusat Agama Budha.
Seorang Bhiku yang cukup terkenal ketika itu adalah Sakyakirti yang memiliki ilmu dan pengetahuan yang luas, karena memang telah menjelajah sejumlah negeri yang terbilang paling tersohor ketika itu, termasuk India yang sudah lebih dahulu terkenal karena ada perguruan tinggi agama Budha yang bernama Nalanda.
Bhiku Sakyakirti adalah penulis Kitab Hastadandasastra . Bersama dengan itu ada juga Bhiku Dharmapala dan Dharmakirti yang menyusun kritik untuk kitab Abhisamayalamkara yang tak banyak dipahami oleh sembarang orang. Syahdan, antara tahun 1011-1023, Pendeta Attisa dari Tibet baru bisa berkunjung ke Sriwijaya untuk menimba berbagai ilmu pengetahuan maupun keahlian dan keterampilan, utamanya “ngangsu kauruh” kepada Bhiku Dharmakitri. Semua tokoh yang datang ke Sriwijaya dahulu itu ditempatkan secara khusus, jika tak bisa disebut istimewa — yang menandai bahwa situasi dan kondisi Kedatuan Sriwijaya ketika sudah makmur, nyaman dan tenteram dalam arti kesejahteraan maupun keamanannya.
Sejarah mencatat kunjungan pertama I-Tsing ke Kedatuan Sriwijaya terjadi pada tahun 671-672. Dia pun sempat belajar bahasa Melayu dengan serius untuk lebih memahami budaya masyarakat setempat dan sekitarnya yang mampu membangun Candi Muara Takus dan Candi Muara Jambi yang lebih indah dan menakjubkan seni arsitekturnya karena dibuat dari batu bata merah. Setidaknya, Candi Muara Takus dan Candi Muara Jambi, diperkirakan jauh jauh lebih dahulu dibangun dari Candi Borobudur maupun Candi Prambanan yang diperkirakan baru dibangun semasa Kerajaan Majapahit.
Dari keberadaan Kedatuan Sriwijaya dan Kerajaan Majapahit yang telah mewariskan peninggalan sejarah seperti yang diekspresikan dari apa yang diungkapkan oleh sejumlah Candi, lebih dari cukup untuk membuktikan bahwa peradaban Suku Bangsa Nusantara telah maju, seperti yang ditandai sejumlah kitab yang tertulis dalam bahasa — bahkan aksaranya khas — bukan cuma Sansekerta, tapi juga aksara dari masyarakat setempat, seperti kitab Ila Galigo yang justru kurang mendapat serta perhatian maupun penghargaan yang memadai dari Bangsa Indonesia sendiri.
Jacob Ereste : Kekayaan Alam, Budaya Serta Agama Suku Bangsa Nusantara Potensi Indonesia Menjadi Pusat Peradaban Dunia
Kehebatan dari peradaban Suku Bangsa Nusantara tampak ditandai oleh aksara dan bahasanya yang unik dan beragam. (Jacob Ereste, 5 April 2024). Karena pada masa itu pun — antara abad 10 hingga abad 15 — Kerajaan Tidore yang bercorak Islam di Maluku sudah tampil dan banyak berperan sejak awal kelahirannya pada tahun 1081. Lalu menyusul kemudian Kerajaan Ternate pada 1257 yang dibangun oleh Baab Mashur Malamo. Padahal Islam baru datang pada abad ke-7 Masehi di Aceh dan Barus yang diterima baik oleh Sultan Pasai, seperti di daerah Aceh Utara dan Peurelak serta Aceh Timur yang dapat dirujuk dari prasasti khas Islam yang terdapat pada batu nisan tokoh dan penduduk setempat. Sebaran prasasti khas Islam yang unik dan indah itu banyak terdapat di Utara Sumatra, Aceh dan Aru, Semenanjung Melayu — Johor Malaysia dan Patani, Thailand serta Kepulauan Sulu.
Dari catatan perjalanan Bhiku I-Tsing dapat diketahui pula tak kurang 1000 orang Bhiku yang datang untuk belajar Agama Budha di Sriwijaya. Dalam prasasti yang terdapat di Talang Tuo menyebutkan Dapunta Hyang Sri Jaya Naga adalah perintis Kerajaan Sriwijaya menjadi pusat pendidikan, ilmu pengetahuan serta pusat pendalaman agama Buddha yang setara dengan Nalanda di India. Padahal, perguruan Nalanda sudah muncul sejak abad pertama Masehi seperti yang ditandai oleh situs Piprahwa dan pada abad ke-3 dengan situs Nagarjunakonda dan situs Ganwaria pada abad ke-4 hingga situs Nalanda pada abad ke-5 Masehi.
Jadi, potensi Suku Bangsa Nusantara yang kemudian bersatu menjadi Bangsa Indonesia sejak proklamasi kemerdekaan pads 17 Agustus 1945 — atau dapat juga disebut sejak Soempah Pemoeda tahun 1928, sungguh patut dan memadai untuk menjadi pusat peradaban dunia dengan potensi dari keragaman siku bangsa, agama serta kekayaan dari kearifan genius lokal maupun kekayaan alam serta flora dan fauna yang ada. ***
JAKARTA, – KABAR EKSPRES II Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengapresiasi keberhasilan HOGERS Indonesia Drag Race of National Event 2 (HI- DRONE2), di Community Park, Pantai Indah Kapuk 2, pada 17-18 Mei 2024. Balapan drag race/balap trek lurus, ketangkasan dan keterampilan menggunakan Harley Davidson yang diselenggarakan komunitas Harley Davidson, HOGERS Indonesia.
“Melanjutkan kesuksesan pada acara serupa di tahun 2023 lalu, HI-DRONE seri ke-2 ini kembali menggabungkan dua trek lomba yang diadakan dalam dua event berbeda, yaitu 201 dan 402 sedangkan total jarak panjang sirkuit yang dipergunakan adalah 900 meter,” ujar Bamsoet di Jakarta, Minggu (19/5/2024).
Hadir antara lain Deputi Wakil Ketua Umum Hubungan Antar Lembaga IMI Pusat Erwin MP, serta Direktur HOGERS Indonesia Yudi Djadja.
Ketua IMI Bamsoet Apresiasi Gelaran HOGERS Indonesia Drag Race of National Event 2
Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, sebelum mengikuti perlombaan, semua peserta diwajibkan mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan oleh pelaksana HI-DRONE seri ke-2. Yaitu melakukan scrutineering atau tahap pemeriksaan menyeluruh, setiap peserta juga wajib memiliki KIS (kartu izin start) yang dikeluarkan IMI termasuk penggunaan safety gear.
“Kelas yang dipertandingkan antara lain bracket (16, 15, 14, 13, 12, 11, 10 dan 09), type twin cam (Sporster Non S, Softail, Dyna, Touring), type Milwaukee 8 (Sportster S, Cruiser, dan Touring), serta free for all (FFA) untuk semua tipe Harley Davidson dan FAST (Free All Self Throttle) untuk semua tipe,” jelas Bamsoet.
Ketua Umum Keluarga Olahraga Tarung Derajat (KODRAT) dan Ketua Dewan Pembina Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) ini menerangkan, tidak hanya mengedepankan spirit kompetesi dalam balap, event ini juga sebagai ajang silaturahmi bagi para pecinta Harley. Sebagaimana prinsip HOGERS Indonesia melalui semangat Stand For Unity, yang berdiri diatas persatuan, kesetaraan, saling menghormati, tidak membedakan warna kulit, agama, suku, ras, gender, senioritas, maupun club.
“HI-DRONE seri ke-2 juga kembali menumbuhkan ekonomi masyarakat melalui industri UMKM karena melibatkan banyak bengkel dan usaha jasa pengangkutan motor yang terlibat (towing). Termasuk mengajak para pelaku UMKM kuliner yang tergabung dalam komunitas BARBAZAR untuk berpartisipasi membuka stand usaha di lokasi acara,” pungkas Bamsoet.
Brebes, – KABAR EKSPRES II Sedikitnya ada 90 orang yang harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit maupun puskesmas, setelah mereka menyantap makanan yang dibagikan usai pengajian di rumah Ibu Dayati di Desa Kubang Jati, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jumat 17 Mei 2024 siang. Mereka diduga mengalami keracunan dari makanan yang disajikan oleh tuan rumah.
Sumber informasi menyebut, kejadian berawal saat puluhan warga yang sebagian besar ibu-ibu datang untuk mengikuti pengajian rutinan Jamiyah Syubaniyah yang dilangsukan di rumah Ibu Dayati.
Pengajian yang dimulai pukul 1 siang itu awalnya tidak menunjukan hal yang aneh. Seperti biasa, di sele acara berlangsung pengunjung kemudian disuguhkan hidangan makan. Kali ini tuan rumah membagikan nasi box dengan menu nasi telor plus sayur tahu.
Usai menyantap makanan itu, mereka pun pulang ke kediaman masing-masing. Namun esok harinya, warga yang menyantap makanan nasi box itu kemudian merasakan pusing-pusing, mual dan diare. Oleh warga lainnya, mereka pun langsung dilarikan ke puskesmas terdekat dan rumah sakit yang ada di wilayah setempat pada Sabtu, 18 Mei 2024 sekitar pukul 19.00 WIB.
90 Orang di Desa Kubangjati, Brebes Alami Gejala Keracunan, Usai Santap Hidangan Pengajian Rutin
Dari data yang diterima oleh awak media yang bersumber dari camat setempat, tercatat ada 70an orang yang harus menjalani perawatan medis. Mereka sebagian besar warga Desa Kubangjati, Ketanggungan.
Adapun korban yang dirawat sementara sebagai berikut: RSUD Ir Sukarno 36 orang, RS Derra Asyifa 6 orang, Puskesmas Ketanggungan 5 orang dan 24 orang rawat jalan. Tasriah, salah satu korban kepada awak media mengaku kalau ia mengalami mual-mual dan pusing usai menyantap nasi box. Ia yang juga sebagai ketua jamiyah pun harus mendapatkan perawatan medis.
Sementara, Kepala Desa Kubang Jati, Abdul Qodir saat dihubungi awak media membenarkan adanya dugaan keracunan yang dialami oleh warganya. Dari data yang telah dihimpun, ada 90 orang mengalami gejala keracunan. Adapun yang harus menjalani rapat inap di rumah sakit sebanyak 67 orang. Sedang 2 orang lainnya sudah diperbolehkan pulang.
Dikatakan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab yang dialami oleh warganya itu. Pasalnya, hasil diagnosa hingga saat ini belum keluar. “Hasil lab hari senin baru bisa diketahui,”tandas Abdul Qodir.
Jawa Barat, – KABAR EKSPRES II Program Studi Sarjana (S1) Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PG-PAUD) Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) berhasil meraih akreditasi “UNGGUL” yang dilakukan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK).
Penetapan predikat akreditasi Unggul ini berdasarkan Surat Keputusan Nomor 566/SK/LAMDIK/Ak/S/V/2024.
Dekan FKIP UMC, Dr. Dewi Nurdiyanti, M.Pd mengatakan kerja keras pada 26-27 April menjadi moment of the truth. Secara filsafat, capaian ini menunjukkan kemampuan, keberanian, atau kualitas tertentu untuk membuktikan nilai yang diyakini.
Dewi pun mengutip hadist Rasulullah SAW, “Sesungguhnya Allah SWT mencintai seorang hamba yang apabila ia bekerja, dia itqan (menyempurnakan) pekerjaannya. “ (HR. Thabrani).
Begitupun dengan pencapaian unggul yang diraih oleh PG-PAUD yang merupakan hasil dari kerja sama dan dukungan luar biasa seluruh pihak, baik pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa hingga alumni.
Prestasi ini, kata Dewi, membuktikan bahwa PG-PAUD siap mencetak guru pendidikan anak usia dini yang berkualitas lewat program studi yang terakreditasi unggul, sehingga menjamin kompetensi para sarjana tenaga pendidik yang dihasilkan.
“Alhamdulillah, Program Studi Pendidikan Guru PAUD telah meraih akreditasi Unggul oleh (LAMDIK). Haturnuhun kepada semua pihak, ” ucap Dewi, Ahad (19/5/2024).
Sementara itu, Kaprodi PG-PAUD UMC, Dr. Cucu, Sopiah M.Pd mengaku bangga dengan kerja keras tim. Betapa tidak, upaya meraih predikat unggul tak lepas dari dukngan seluruh pihak.
Menurut Cucu, hasil akreditasi unggul mesti disyukuri sebagai anugerah dari Allah SWT dan menjadi motivasi serta memacu semangat untuk lebih berprestasi, terutama dalam implementasi Tri Dharma, yakni Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat.
“Terima kasih kepada seluruh pihak,Kepala Lamdik, Tim Asesor, Rektor UMC, Bapak/Ibu Warek, Dekan FKIP, Wadek FKIP, Bapak/Ibu Kaprodi di FKIP, dosen-dosen PG-PAUD, tendik, mahasiswa,alumni dan mitra yang sudah bahu-membahu meraih akreditasi yang diharapan sekian lama,” ucap Cucu.
Cucu juga berpesan agar capaian ini tidak membuat puas diri, karena tugas kedepan adalah mempertahankan akreditasi keunggulan, maka prodi harus memenuhi standar yang tinggi yang ditetapkan oleh badan akreditasi, mencakup aspek seperti kualitas pendidikan, fasilitas, dosen, kurikulum, dan dukungan mahasiswa.
” kita menyadari bahwa meraih keunggulan butuh kerja keras, tapi mempertahakan jauh lebih kerja keras lagi. Capaian ini tidak serta merta membuat puas diri, karena quality maintenance ini yang harus jadi concern Utama,” ujar Cucu.
Lebih lanjut, Cucu bertekad untuk mengalokasikan sumber daya tambahan guna meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan. Hal ini bisa meliputi investasi dalam pengembangan staf, perbaikan infrastruktur, pengadaan peralatan atau teknologi terbaru, atau peningkatan program penelitian dan pengembangan.
Selain itu, Cucu kembli mengingatkan, mempertahankan akreditasi keunggulan juga memerlukan evaluasi terus-menerus terhadap semua aspek seperti kinerja dosen, efektivitas kurikulum, dan lain-lain.
“Proses evaluasi yang komprehensif dan berkelanjutan ini membutuhkan waktu dan upaya yang signifikan,” pungkas cucu.