Sepanjang 2024 Tercatat Khasus TBC Sebanyak 214

Bengkulu, – KABAR EKSPRES II Sepanjang tahun 2024 dari Januari hingga Mei, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu mencatat sebanyak 214 orang melakukan pengobatan akibat terinfeksi penyakit tuberkulosis (TBC).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kota Bengkulu Joni Haryadi Thabrani di Bengkulu mengatakan 214 orang yang terinfeksi TBC tersebut masih dalam proses penyembuhan hingga saat ini.

“Pada tahun 2024 kasus TBC tercatat sebanyaj 214 kasus dan mereka ini masih dalam proses penyembuhan dengan mengkonsumsi obat dengan jangka waktu yang berbeda-beda, ada yang enam bulan dan ada yang satu tahun,” ujar Joni, Jumat (17/5/2024).

Joni meyebutkan, pihaknya terus melakukan pemantauan dengan memberikan obat-obatan yang disediakan pemerintah secara gratis selama 6 bulan hingga 1 tahun tanpa jeda.

Sepanjang 2024 Tercatat Khasus TBC Sebanyak 214

“Untuk yang terinfeksi TBC jangan berhenti mengkonsumsi obat, karena apabila berhenti maka akan memulai kembali. Kami juga akan terus mengimbau untuk masyarakat jika ada keluarga yang terinfeksi TBC untuk memperhatikan orang tersebut, supaya tidak batuk sembarangan, tidak meludah sembarangan, selalu menggunakan masker, dan rajin melakukan kontrol kesehatan ke puskesmas atau rumah sakit terdekat,” kata Joni.

Joni juga mengimbau masyarakat apabila memiliki gejala TBC, seperti batuk yang tidak berkesudahan, sesak nafas, dan lainnya, agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat sulaya penyakit TBC ini bisa disembuhkan dalam waktu dekat.

“Petugas Dinkes terus melakukan deteksi dini dengan melakukan pemeriksaan dan membawa alat-alat kesehatan, seperti pot dahak untuk memeriksa kesehatan masyarakat, kami juga terus melakukan edukasi agar masyarakat mengenali gejala penyakit TBC ini,” tutupnya.

Reporter : Team Kabar Ekpress Bengkulu

Disebut Tidak Bisa Lagi Maju Pilgub 2024, Begini Respon Rohidin Mersyah

Bengkulu, – KABAR EKSPRES II Terkait Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dengan Komisi II DPR RI mengenai Rancangan Peraturan KPU pencalonan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 dan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 02/PUU-XXI/2023. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah pun merespon hasil RPD tersebut.

“Saya belum menerima hasilnya, kedepan kita lihat dulu perkembangan. Intinya kita menghormati regulasi yang telah disepakati,” kata Gubernur Rohidin saat di wawancarai di Balai Semarak, Jumat (17/05/2024).

Dikatakannya, rancangan peraturan KPU tentang pencalonan Pilkada 2024 masih dalam tahapan pembahasan dan belum final diputuskan atau diundang-undangkan.

“Prinsipnya kita menyambut baik Pilkada. Keputusan apapun yang diambil itu, kita patuhi, Kalau sekarang kan masih pembahasan,” jelasnya.

Disebut Tidak Bisa Lagi Maju Pilgub 2024, Begini Respon Rohidin Mersyah

Dalam hal ini, Gubernur Rohidin belum bisa menyimpulkan apakah dirinya maju lagi dalam pemilihan Pilgub Bengkulu 2024 atau tidak, karena masih menunggu regulasi PKPU pencalonan Pilkada.

“Kita belum bisa menyimpulkan maju atau tidak. Karena masih menunggu regulasi PKPU pencalonan dan tahapan pendaftaran juga dimulai,” Tutupnya.

Reporter : Team Kabar Ekpress Bengkulu

Catatan Ketua MPR RI : Gotong Royong dan Menghidupi Kewajiban Check and Balances

Jakarta, – KABAR EKSPRES II Bambang Soesatyo Ketua MPR RI/Dosen Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Borobudur dan Universitas Pertahanan RI (UNHAN)

Ragam persoalan baru yang menjadi tantangan riel, utamanya di sektor ekonomi, terus tereskalasi akibat ketidakpastian global yang berlarut-larut sekarang ini.

Jika tidak ditangani dengan bijaksana, semua tantangan riel itu pada gilirannya akan menyentuh langsung aspek kesejahteraan bersama. Karena itulah semua elemen bangsa dipanggil dan diajak bergotong royong untuk menanggapi ragam tantangan riel saat ini.

Namun, keterlibatan semua elemen bangsa untuk merespons ragam tantangan itu tentu saja tidak boleh menghilangkan fungsi dan kewajiban bersama melaksanakan check and balances. Sebaliknya, mekanisme checks and balances harus selalu hidup dan dihidupkan oleh dinamika negara-bangsa yang demokratis. Bahkan, lebih dari itu, mekanisme checks and balances harus berfungsi dan bekerja efektif. Dengan demikian, akan terwujud tata kelola negara-bangsa yang akuntabel.

Dengan mekanisme checks and balances yang efektif, tata kelola negara-bangsa yang dilaksanakan oleh tiga cabang kekuasaan, meliputi legislatif, eksekutif dan yudikatif, pun akan berjalan dengan efektif pula. Efektivitas tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) legislatif, ekesekutif dan yudikatif akan terwujud karena mekanisme check and balances mewajibkan masing-masing lembaga negara saling mengawasi dan memelihara keseimbangan sehingga kekuasaan tidak terpusat pada satu lembaga. Aspek pengawasan semakin diperkuat karena juga dilaksanakan oleh publik.

Lazim jika fungsi checks and balances dijalankan oleh kekuatan oposisi. Sebaliknya, wajar juga jika pemerintah yang berkuasa mengajak semua elemen masyarakat, termasuk elemen kekuatan politik, untuk bekerjasama (koalisi) dalam tata kelola negara-bangsa. Ajakan untuk berkoalisi selalu dilandasi kebutuhan, bahkan termasuk pertimbangan atau alasan sangat strategis. Misalnya, tantangan riel yang tidak ringan yang sedang atau akan dihadapi negara. Pertimbangan strategis lainnya adalah demi terwujudnya harmoni antar-elemen masyarakat pasca pemilihan umum (Pemilu).

Dua kebutuhan dan pertimbangan strategis seperti itulah yang melandasi keputusan dan langkah politik Presiden Joko Widodo – sebagai pemenang Pilpres 2019 – mengajak lawannya, sosok Prabowo Subianto, untuk berkoalisi dalam pemerintahan sekarang ini. Berkat langkah itu, rivalitas antar-kelompok masyarakat bisa direduksi, dan stabilitas nasional serta ketertibangan umum bisa dirawat dan dijaga dengan baik.

Catatan Ketua MPR RI : Gotong Royong dan Menghidupi Kewajiban Check and Balances

Sebagai Wakil Ketua Umum Partai Golkar, anggota koalisi dari pemenang Pilpres 2024, saya memahami dan merasakan bahwa pasangan presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, ingin mengajak semua elemen masyarakat untuk bergotong royong menghadapi tantangan riel yang sedang mengemuka saat ini. Indonesia pun tak bisa menghindar dari ragam tantangan itu. Kesediaan semua elemen masyarakat untuk bekerjasama menghadapi tantangan sekarang ini, dengan sendirinya, akan menjadi faktor pendorong bagi terwujudnya harmoni antar-elemen masyarakat pasca Pemilu.

Adalah fakta bahwa masyarakat sempat terkotak-kotak karena perbedaan pilihan politik. Kecenderungan seperti ini tentu saja tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Untuk mereduksi potensi masalah di kemudian hari, Saya sampai pada kesimpulan bahwa tatanan politik Indonesia saat ini hingga beberapa waktu ke depan belum membutuhkan oposisi di parlemen. Sebaliknya, seluruh partai politik termasuk Golkar seyogyanya sepakat dan mendukung inisiatif pasangan presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, untuk mengajak semua kekuatan politik berkoalisi dan membangun kerja sama bergotong royong melanjutkan pembangunan nasional, sambil menghadapi dan menanggapi ketidakpastian global saat ini.

Ada dua pertimbangan utama mengapa Saya sebagai Ketua MPR RI menyampaikan hal ini. Pertama, semua tokoh dan elit politik dari semua kekuatan politik idealnya fokus pada upaya bersama memulihkan harmoni di antara sesama anak bangsa. Pemilu telah usai. Kini, saatnya memulihkan silahturahmi di antara semua dan sesama elemen bangsa. Pihak-pihak yang belum dapat menerima keputusan resmi atas hasil Pemilu diberi peluang untuk mengajukan keberatan melalui jalur hukum. Pertimbangan kedua, tantangan riel di bidang ekonomi saat ini cukup berat. Demikian beratnya sehingga diperlukan kesediaan semua elemen masyarakat untuk bergotong royong menghadapi ragam tantangan itu.

Sebagaimana telah diungkap sebelumnya, ketidakpastian global akibat konflik dan perang di beberapa kawasan menimbulkan gangguan cukup serius terhadap dinamika perekonomian dunia. Ada faktor suku bunga acuan yang naik, gangguan rantai pasok, naiknya harga minyak mentah di pasar dunia hingga faktor melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Oleh faktor utang luar negeri dan faktor ketergantungan dari impor minyak, Indonesia otomatis terdampak oleh tingginya suku bunga dan naiknya harga minyak mentah dunia, serta menguatnya nilai tukar dolar AS.

Tak hanya para ekonom, sebagian masyarakat pun sudah paham bahwa APBN tahun berjalan sedang mengalami tekanan lumayan berat karena naiknya harga minyak mentah, tingginya suku Bunga acuan dan faktor melemahnya rupiah terhadap dolar AS. Nilai atau belanja impor minyak menjadi lebih mahal. Subsidi bahan bakar minyak (BBM) ikut membengkak. Menguatnya nilai tukar dolar AS di tengah suku bunga acuan yang tinggi menyebabkan pengeluaran untuk membayar pokok dan bunga utang luar negeri menjadi lebih besar dari sebelumnya.

Sebagian masyarakat pun tahu bahwa bahwa pemerintah saat ini memilih kebijakan menahan harga BBM bersubsidi yang dijual Pertamina pada tingkat yang sekarang, walaupun di saat yang sama produsen BBM lainnya sudah menaikkan harga jual. Sudah dipastikan bahwa pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM hingga Juni 2024 nanti. Terkait BBM bersubsidi itu, hanya pemerintah yang tahu apa yang akan terjadi di bulan Juni mendatang.

Pilihannya memang tidak mudah. Pasalnya, ketika harga energi dinaikan, dampaknya sangat signifikan. Biaya produksi naik. Mau tak mau, harga barang dan jasa ikut naik. Laju inflasi menjadi sulit dikenalikan. Kenaikan harga barang dan jasa akan memperlemah daya beli atau konsumsi masyarakat. Kalau sudah begitu, taruhannya adalah prospek pertumbuhan ekonomi.

Untuk mereduksi semua potensi masalah itulah dibutuhkan kesediaan semua elemen masyarakat untuk bergotong royong. Bekerjasama atau koalisi tidak otomatis mengeliminasi kewajiban bersama melaksanakan fungsi checks and balances. Kritik atau koreksi kebijakan pun bisa dilakukan dari dalam organisasi satuan kerja.

Red

Kapolri Beri Penghargaan Casis Bintara Jari Putus Dibegal Masuk Bintara Polri

Jakarta, – KABAR EKSPRES II Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan penghargaan kepada calon siswa Bintara Polri yang menjadi korban begal hingga jari tangannya putus di Kebun Jeruk, Jakarta Barat (Jakbar), Satrio Mukhti (18). Jenderal Sigit merekrut Satrio untuk ikut pendidikan Bintara Polri melalui jalur khusus disabilitas.

“Bapak Kapolri prihatin dengan kejadian yang dialami casis tersebut. Namun Bapak Kapolri pun bangga, casis tersebut memiliki keberanian melawan komplotan begal, dan casis tersebut tetap semangat ingin mengikuti rekrutmen,” kata Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulis, Jumat (17/5/2024).

“Sehingga Bapak Kapolri memberikan penghargaan kepada adik kita, Satrio Mukhti, diterima sebagai anggota Polri,” lanjut Irjen Dedi.

Kapolri Beri Penghargaan Casis Bintara Jari Putus Dibegal Masuk Bintara Polri

Seperti diketahui, Satrio Mukhti dibegal di Jalan Arjuna, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Satrio sempat berduel melawan pelaku bersenjata golok.

“Awalnya saya tidak melihat dia bawa senjata tajam, jadi berantem pertama tidak membawa senjata tajam. Sempat satu lawan satu,” ujar Satrio saat ditemui detikcom di rumahnya di Tanjung Duren Utara, Grogol, Jakarta Barat, Rabu (15/5).

Satrio mengungkapkan, awalnya, pada Sabtu (11/5), dia tengah berangkat untuk tes psikotes bintara Polri di SMK Media Informatika Pasanggrahan, Jakarta Selatan. Dia berangkat pukul 04.00 WIB karena tes dilakukan pada pukul 05.00 WIB.

“Pelaku itu satu motor tapi tiga orang. Pas berantem itu orang pertama kalah, tapi temannya yang tengah langsung turun dan ngeluarin senjata tajam,” kata Satrio.

Pelaku yang membawa golok langsung mengayunkan senjatanya hingga ditangkis oleh Satrio. Akibatnya, jari kelingking korban hampir putus.

“Pertama pas dibacok saya nggak merasa tangan saya kena, karena saya merasa nangkisnya pegangan goloknya. Dua kali dibacok, tangan dan kaki, alhamdulillah saya pakai helm jadi kepala nggak kena,” ujar Satrio.

Akibat pembegalan ini, Satrio mengalami luka parah di tangan. Jari kelingkingnya hampir putus karena menangkis golok.

“Kalau luka yang parah tangan, kaki juga cukup parah. Tulang kelingkingnya putus, tapi masih nyantel, pas operasi saya masih pegang jari saya,” ucap Satrio.

Satrio akhirnya terjatuh. Sementara para pelaku berhasil membawa kabur motor dan ponsel miliknya.

Dengan kejadian yang dialaminya, Satrio berharap masih bisa mengikuti rangkaian tes bintara Polri. Satrio mengaku telah dua kali mengikuti tes bintara Polri. Menurut dia, menjadi polisi adalah cita-citanya sejak kecil.

“Dengan kejadian ini, jika mimpi saya harus terkubur saya ikhlas. Tapi kalau dengan kejadian ini saya bisa jadi anggota Polri, saya siap,” tegas Satrio.

Pada kesempatan berbeda, Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Sutrisno menuturkan korban telah menjalani operasi penyambungan jari. “Sudah, sudah dioperasi. Sudah disambung,” Ujarnya, Selasa (15/5).

Reporter: Casroni

Brigjen TNI Dany Rakca Pimpin Upacara 17an Bulan Mei 2024 di Makorem

PEKANBARU, – KABAR EKSPRES II Komandan Korem (Danrem) 031/Wira Bima Brigjen TNI Dany Rakca S.A.P., M. Han, memimpin upacara bendera 17-an bulan Mei yang digelar di Makorem 031/WB Jl. Mayor Ali Rasyid, Kota Tinggi, Kec. Pekanbaru Kota, Kota Pekanbaru. Jumat (17/05/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Brigjen TNI Dany Rakca. S.A.P., M.Han, membacakan Amanat tertulis KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M. Sc., yang intinya Tingkatkan semangat persatuan dan kesatuan, mempertegas komitmen TNI AD sebagai penjaga kedaulatan negara. Meningkatkan efektivitas dan produktivitas kinerja satuan, serta peningkatan profesionalisme prajurit dalam mendukung tugas pokok TNI AD.

Dalam menanggapi tantangan yang semakin meningkat, TNI AD diharuskan untuk terus meningkatkan kapabilitasnya dalam beradaptasi dan berinovasi.
integritas merupakan kunci utama dalam menjalankan tugas-tugas penting dan mulia.

Danrem 031/WB Pimpin Upacara 17an Bulan Mei 2024 di Makorem.

Profesionalisme dalam melaksanakan setiap tugas adalah cerminan dan dedikasi untuk bangsa dan negara.

Beberapa program kegiatan TNI AD diantaranya pembangunan rumah untuk prajurit dan program unggulan TNI AD, seperti TNI manunggal air dan ketahanan pangan, merupakan inisiatif vital yang mendukung usaha pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Upacara bendera ini diikuti oleh seluruh prajurit dan PNS Korem 031/Wira Bima serta Satuan Dinas Jawatan Jajaran Korem 031/Wira Bima.

Red

5 PPPK TerkendalaPenetapan NIP, BKD Tunggu Kebijakan BKN

Bengkulu, – KABAR EKSPRES II Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu menyebut, proses penetapan NIP (Nomor Induk Pegawai) untuk pengadaan 5 orang PPPK tahun 2023 terkendala administrasi. Terkait hal ini, BKD Provinsi Bengkulu masih menunggu kebijakan BKN.

Kepala BKD Provinsi Bengkulu Gunawan Suryadi, mengatakan Informasi di dapat dari BKN memang ada dari 678 formasi itu atau lebih dari setengahnya yang ditetapkan NIP terdapat lima orang yang masih butuh kelengkapan administrasi.

“Ini masih kita usahakan dan lengkapi. Andai pun dibutuhkan yang bersangkutan untuk dipanggil karena ada hal yang bersifat prinsip dari persyaratan itu maka yang bersangkutan akan kita panggil untuk melengkapi,” ungkapnya.

Dikatakan Gunawan, jika pihaknya masih menunggu petunjuk dari BKN terkait dengan kelengkapan berkas administrasi apa saja yang nantinya diperlukan.

5 PPPK TerkendalaPenetapan NIP, BKD Tunggu Kebijakan BKN

“Selagi BKD masih bisa mengantisipasi, artinya memenuhi kekurangan itu, ini akan kita lakukan,” ujarnya.

Untuk diiketahui, ada sebanyak 678 orang PPPK yang dinyatakan lulus pengadaan ASN di lingkungan Pemprov Bengkulu pada tahun 2023 oleh Kemenpan-RB  dan diusulkan mendapatkan NIP. Rincian ASN PPPK tersebut yakni 616 tenaga pendidikan (Tendik) atau fungsional guru, 55 orang tenaga kesehatan (Nakes), dan 7 orang tenaga teknis penyuluh pertanian.

Reporter : Team Kabar Ekpress Bengkulu

Ketua DPRD Kota Bengkulu Sebut Pandangan di Parlemen Jelang Pilkada Hal Lumrah

Bengkulu, – KABAR EKSPRES II Fenomena polarisasi atau pengkubuan di tubuh parlemen mendekati pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2024 merupakan hal yang lumrah dan wajar.

“Namanya juga parlemen jadi isinya orang-orang politik semua, saat ini isi DPRD Kota Bengkulu 100 persen orang-orang dengan backcground dari Partai Politik (Parpol), hal seperti ini tentunya kawan-kawan akan tegak lurus dengan arah perjuangan partainya masing-masing, ini menurut pengamat saya,” ujar Ketua DPRD Kota Bengkulu, Suprianto, Jumat (17/5/2024).

Suprianto mengatakan, terjadinya dominan dari polarisasi di parlemen disebabkan Undang-undang pemilu di Indonesia yang menetapakan batas minimal pengajuan calon kepala daerah yang akan diusung oleh suatu partai politik.

“Dengan aturan Pilkada minimal harus memiliki 7 kursi, jadi mau tidak mau bagi partai yang masih belum mencukupi jumlah kursi maka harus melakukan koalisi dan komunikasi dengan partai lainya, sehingga secara alamiah terciptalah polarisasi untuk mensukseskan cakada yang akan diusung koalisi partai nantinya,” katanya.

Suprianto menyebutkan integritas dan loyalitas anggota DPRD Kota dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat khusunya kontituennya di Kota Bengkulu tidak akan terganggu karena hal seperti ini merupakan kewajiban seorang anggota DPRD Kota Bengkulu.

“Jabatan dewan ini merupakan mandat rakyat yang harus diprioritaskan, jadi ini merupakan kewajiban sebagai anggota DPRD kota Bengkulu tentunya masih berjalan baik dan maksimal,” singkatnya.

Reporter : Team Kabar Ekpress Bengkulu

Harapan Satrio Mukti Casis Bintara Polri Korban Begal Bertemu Idola Aipda Ambarita Akhirnya Terwujud

Jakarta Barat, – KABAR EKSPRES II Keinginan dan harapan Satrio Mukti Raharjo, calon siswa Bintara Polri yang menjadi korban begal di Arjuna Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Sabtu (11/5/2024) pukul 04.00 WIB, untuk bertemu dengan sosok idamannya, Aipda Ambarita, akhirnya terkabul.

Sosok inspiratif yang menjadi motivasi Satrio untuk menjadi seorang Bintara Polri ini, akhirnya hadir di hadapannya berkat tim dari Humas Polres Metro Jakarta Barat bersama Polsek Kebon Jeruk pada Kamis sore, 16 Mei 2024.

Satrio pun tidak menyangka dengan kedatangan personel Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Kebon Jeruk yang tiba-tiba mendatangi kediamannya di Jalan Alpukat 2, RT 002/002, Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

“Awalnya tak menyangka, bahkan saya sempat dikerjai. ‘Ini lho sosok idaman kamu,’ kata Ashari dari Humas Polres Metro Jakarta Barat,” ujar Satrio sambil tersenyum mengingat kejadian tersebut.

Namun, sosok yang diperlihatkan bukanlah Aipda Ambarita, melainkan salah satu tim dari Perintis Presisi Polda Metro Jaya.

“Bukan pak, bukan ini. Ini temannya Bang Ambarita,” jawab Satrio dengan sedikit kebingungan.

Tangis Haru, Casis Bintara Korban Begal Di Jakbar Dapat Surprize Bertemu Sosok Inspiratif Aipda Ambarita

Dengan suasana penuh canda, Ashari kemudian mengatakan, “Iya ini Bang Ambarita, tapi Bang Ambarita junior,” sambil tersenyum.

Selama pertemuan, tim Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Kebon Jeruk juga memberitahukan bahwa pelaku yang melukai Satrio dan mengambil motornya sudah berhasil diamankan.

“Saya sangat bersyukur mendengar hal tersebut. Ya Allah, Alhamdulillah sekali pak, akhirnya para pelaku sudah berhasil diamankan,” ucap Satrio dengan penuh rasa syukur.

Awalnya, Satrio dan ibunya sempat kecewa karena mengira Aipda Ambarita tidak datang.

Namun, tidak lama kemudian, sosok idolanya, Aipda Ambarita, muncul dari belakang memberikan kejutan.

“Ya Allah, tidak menyangka banget pak. Sampai saya dan ibu saya tertawa girang dan sempat meneteskan air mata karena kekaguman saya,” ungkap Satrio dengan haru.

Pertemuan ini tidak hanya menjadi momen yang membahagiakan bagi Satrio, tetapi juga menjadi bukti nyata dukungan dan perhatian dari Polres Metro Jakarta Barat terhadap korban kejahatan.

Aipda Ambarita, dengan dedikasi dan inspirasinya, terus memberikan motivasi kepada generasi muda untuk bergabung dan berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat sebagai Bintara Polri.

” Jangan patah semangat, banyak berdoa ingat ada tuhan dan doa orang tua,” ujar ambarita memberi semangat

Red

Kegiatan Gabungan Bersama TNI Polri dan Pemda, Bongkar Gudang dan Lokasi Penyulingan Minyak Ilegal di Banyuasin dan Muratara

PALEMBANG, – KABAR EKSPRES II Kabar Expres II. Pembongkaran gudang minyak ilegal dilakukan tim gabungan diwilayah Banyuasin dan Muratara sepanjang Kamis, (16/5/2024).

Dikecamatan Suak Tapeh kabupaten Banyuasin, terdapat dua lokasi gudang minyak ilegal yang dibongkar oleh tim gabungan yakni didesa Lubuk Lancang dan deda Sukaraja. Tim dari Ditreskrimsus Polda Sumsel, Pomdam II Sriwijaya, Polres Banyuasin, Subdenpom Sekayu dan Sat Pol PP Kabupaten Banyuasin melakukan pembongkaran gudang penimbunan BBM ilegal milik Aldi dan milik Indra.

Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa yang memimpin tim pembongkaran mengatakan sesuai keputusan rapat bersama dan adanya komitmen pak Kapolda Irjen A Rachmad Wibowo dengan Pangdam II sriwijaya Mayjen TNI Naudi Nurdika untuk menindak tegas dan secara hukum terhadap kegiatan illegal drilling dan illegal refinery diseluruh wilayah hukum Polda Sumsel.

Kegiatan Gabungan Bersama TNI Polri dan Pemda, Bongkar Gudang dan Lokasi Penyulingan Minyak Ilegal di Banyuasin dan Muratara

“Kami bersama unsur TNI dari Pomdam II Sriwijaya dan juga Subdenpom Sekayu, Sat Pol PP Kabupaten Banyuasin dan diback up dari Ditreskrimsus Polda Sumsel, tim yang berjumlah 96 personel melakukan pembongkaran di dua lokasi dikecamatan Suak Tapeh kita bongkar dan tertibkan. Ini tindaklanjut dari komitmen bersama bapak Kapolda dan bapak Pangdam,” tegasnya.

Sementara itu di Muratara, hal yang sama dilakukan Kapolres AKBP AKBP Koko Arianto Wardani. Pada hari yang sama, Kapolres memimpin pembongkaran di 4 lokasi penyulingan atau pengolahan (masakan) minyak ilegal diwilayah Muratara, yaitu di Dusun I, Dusun II, Dusun V Desa Pantai kecamatan Rupit dan di Dusun VII Desa Kertasari Kecamatan Karang Dapo kabupaten Musirawas Utara (Muratara).

Reporter: Hendri

Kunjungan Kerja Danrem 071 Wijayakusuma di Kodim 0713 Brebes

Brebes, – KABAR EKAPRES II Komandan Korem 071 Wijayakusuma, Kolonel Infanteri Jamaluddin, S.I.P. didampingi Ketua Persit KCK (Kartika Chandra Kirana) Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro melaksanakan Kunjungan Kerja Perdana ke Makodim 0713 Brebes, Jalan Jenderal Soedirman 107 Brebes, Jawa Tengah. Jum’at (17/05/2024).

Kedatangan Komandan Korem baru 071 Wijayakusuma beserta rombongan disambut langsung oleh Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXIII Ny. dr. Novi Sapto, Sp.M. beserta seluruh Perwira jajaran Kodim dan pemberian santunan kepada anak yatim piatu.

Kedatangan orang nomer satu di Korem 071, kali ini merupakan kunjungan yang pertama kalinya beliau menjabat sebagai Danrem yang baru dalam rangka perkenalan diri kepada seluruh Prajurit, Persit dan PNS Kodim 0713 Brebes.

Sebelum memberikan arahan Komandan Korem terlebih dahulu menerima paparan satuan Kodim 0713 Brebes diruang Yudha.

Kunjungan Kerja Danrem 071 Wijayakusuma di Kodim 0713 Brebes

Selanjutnya meberikan pengarahan dilapangan Indoor tennis dengan mengawali perkenalan diri sebagai pejabat baru di Korem 071 Wijayakusuma. Dalam arahannya Danrem menyampaikan. Kita sebagai prajurit Korem 071 Wijayakusuma memiliki Santi Aji “Musthi Cakra Sukarno Aji” dengan makna prajurit bersenjata yang peka dan mampu melaksanakan tugas dengan baik. Dan “Wijayakusuma” dengan makna bunga kemenangan atau sarinya kemenangan, “ungkap Danrem”.

Pengarahan selanjutnya, Danrem mengajak kepada seluruh prajurit harus tetap bersukur dan nikmati tugas dengan baik. Tanamkan dalam hati dalam bekerja untuk membantu kepentingan rakyat. Berbuatlah dengan baik maka kalian akan di sukai oleh rakyat. Siapa tau kelak setelah pensiun dari TNI kalian bisa menjadi kepala desa karena baik dengan rakyat.

Babinsa hadir sebagai solusi dari masyarakat, terkait permasalahan di desa seorang Babinsa harus mampu dan bisa membantu dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat.

Danrem juga menambahkan, “Prajurit harus bisa memelihara keharmonisan keluarga, sehingga antara suami dan istri terjalin kerjasama yang baik. Bijak dalam menghapi persoalan dalam rumah tangga, komunikasi yang baik antara suami dan istri harus terjalin harmonis. Persiapkan anak-anak untuk bisa berprestasi sehingga nanti mudah untuk mencari cita cita mereka “tutur Danrem selesai memberikan pengarahannya.

Sebelum melaksanakan foto bersama dengan seluruh anggota merupakan agenda terakhir dalam kunjungan Kerjanya Kodim 0713 Brebes, Komandan Korem 071 Wijayakusuma, Kolonel Infanteri Jamaluddin, S.I.P. dan Ketua Persit KCK (Kartika Chandra Kirana) Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro memberikan bantuan kepada anak berkebutuhan khusus.

Kesan dan Pesan Kunjungan Kerja di Kodim 0713 Brebes Danrem 071 Wiajakusuma menulis Kesan “ Prajurit Semangat, Pertahankan dan Tingkatkan, Pesan “Jadilah satuan yang dapat bermanfaat dan menjadi teladan bagi masyarakat diwilayah”.

Sedangkan Ibu Ketua Persit Koorcab Rem 071 menulis Kesan dan Pesan “Selalu menjadi teman yang baik, Selalu menjadi senior yang baik, Seklalu menjadi ibu yang bahagia, Utamakan keluarga, Mendampingi suami dimanapun bertugas”. (Pen0713).

Reporter: Casroni