3 PELAKU ILLEGAL MINNING BERIKUT TRUKNYA DITANGKAP SUBDIT IV TIPIDTER DITRESKRIMSUS POLDA SUMSEL, 88,2 TON BATUBARA ILLEGAL DISITA

Palembang, – KABAR EKSPRES II Tim Subdit IV Krimsus Polda Sumsel dipimpin Kasubdit AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K kembali berhasil menangkap tiga pelaku illegal minning di Ogan Komerimg Ulu pada Minggu dini hari (17/03/2024).

Bermula dari penyelidikan terhadap kendaraan yang diduga mengangkut batubara ilegal di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu. Tim melakukan pemeriksaaan terhadap dokumen yang dibawa oleh 1 (satu) unit kendaraan truk Hino plat nopol B 9604 BYU bermuatan batubara seberat 22 ton yang diduga hasil dari pertambangan illegal.

Kendaraan yang dibawa oleh sopir RS menyertakan dokumen tidak sesuai peruntukannya. RS membawa dokumen bertuliskan surat jalan ‘MANTAP 88 Logistics Express’.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Kombes Bagoes Suropratomo Oktobrianto melalui Kasubdit AKBP Bagus Suryo Wibowo mengatakan, berdasarkan keterangan sopir bahwa batubara yang di bawanya tersebut diperoleh dan dimuat dengan cara memindahkan muatan dari kendaraan lain.
“Mereka memindahkan muatan batubara ilegal ini dari sebuah truck Colt Diesel orange ke truck milik pelaku dilapangan Siba (lapangan parkir kendaraan truk ekspedisi SIBA) di Desa Tanjung Lalang Kecamatan Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim,” ujarnya.

“Barang bukti ini rencananya akan dibawa ke stockpile yang berada didaerah Cakung Timur Jakarta. RS ini mengaku tidak mengetahui siapa pemilik barang dan juga siapa penerimanya, hanya diarahkan oleh RN untuk mengambil muatan (batubara) dan mengantarnya ke Jakarta dengan upah Rp 430.000,- pertonnya,” lanjutnya.

3 Pelaku dan 88,2 Ton Batubara Ilegal Diamankan Subdit IV Tipiter Ditreskrimsus Polda Sumsel

Sejurus kemudian, tim melakukan pemeriksaan terhadap sebuah kendaraan truk hino plat nopol BE 8531 OU bermuatan 30 ton batubara yang dibawa sopir JR.

Didapati, dokumen yang sama dengan kendaraan pertama, yakni surat jalan ‘MANTAP 88 Logistics Express’ dan dimuat dari stockpile BSD Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim untuk tujuan ke Stockpile yang berada di Cilegon Banten.

“Yang kedua ini, sopir JR mengaku mengambil muatan dari stockpile BSD atas suruhan NN, untuk dibawa ke Stockpile yang berada di Cilegon dengan upah Rp 6 juta tiap ritase,” terangnya.

Tak lama berselang, tim kembali melakukan pemeriksaan terhadap sebuah kendaraan truk hino plat nopol B 9267 BIT bermuatan 30 ton batubara.

“Sopir atas nama SP yang ternyata juga membawa surat jalan ‘MANTAP 88 Logistics Express’ Memuat batubara dari stockpile pulau panggung Kecamatan Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim dan akan dibawa ke Stockpile yang berada di Cilegon Banten atas suruhan LN dengan upah uang jalan Rp 6 juta per ritase,” imbuhnya.

Bagus mengaku saat melakukan penyelidikan banyak ditemukan kendaraan yang mengangkut batubara yang dilengkapi dengan surat jalan resmi dengan barcode, timbangan dan asal barang yang berasal dari pemegang IUP.

“Keseluruhan barang bukti kendaraan dan batubara kami titipkan disebuah pabrik di Baturaja, sedang ketiga pelaku kita gelandang ke mapolda untuk proses hukum, dua kita nyatakan DPO,” tegasnya.

Para pelaku dikenakan pasal 161 UU No 3 tahun 2020 tentang perubahan UU No 4 tahun 1999 tentang mineral dan batubara (minerba) dengan ancaman hukuman lima tahun penjara dan denda paling banyak Rp 100 milyar,” tutupnya.

Reporter: Hendrikurniadi

Kapolda Jateng Berikan Bantuan Sembako Untuk waKorban Banjir di Juwana Pati

Jateng, – KABAR EKSPRES II Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi, bersama Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi mengunjungi korban banjir di wilayah Desa Doropayung Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Minggu (17/03/2024).

Kedatangan Kapolda Jateng bersama Pangdam IV Diponegoro diterima oleh Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama, Dandim 0718 Pati Letkol Inf Jon Young Saragi dan PJU Polresta Pati.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda Jateng bersama Pangdam IV Diponegoro memberikan bantuan paket sembako serta mengecek dapur umum dan Layanan kesehatan gratis oleh Sie Dokkes Polresta Pati.

Sebagaimana diketahui, bahwa peristiwa banjir di Desa Doropayung 438 Rumah dan sebanyak 1.249 orang terdampak Banjir, dengan Ketinggian air dalam rumah 5 cm sampai 75 cm.

Kapolda Jateng Berikan Bantuan Sembako Untuk waKorban Banjir di Juwana Pati

Kapolda menyampaikan, bahwa Polda Jateng beserta Kodam IV Diponegoro memprioritaskan wilayah yang terdampak banjir dengan membuat beberapa dapur umum, fasilitas fasilitas umum, pendistribusian bantuan sembako, termasuk peralatan peralatan bantuan yang lainya seperti perahu dan lain-lain, sehingga dapat mengurangi penderitaan masyarakat yang terdampak banjir.

“Polda Jateng beserta Kodam IV Diponegoro melaksanakan cek ricek dan final cek wilayah terdampak banjir, kami laporkan bahwa di wilayah Polda Jateng 42 Kecamatan dengan 222 desa dengan jumlah pengungsi 4.200 orang yang terdampak banjir,” ujarnya.

Irjen. Pol. Ahmad Luthfi menambahkan, Untuk wilayah Kabupaten Pati para stakeholder Kapolresta, Bupati, Dandim 0718 dan BNPB Pati telah berkoordinasi untuk melakukan rapat, mana wilayah wilayah yang sering terdampak banjir musiman, mana yang tidak sehingga banjir dapat tertanggulangitertanggulangi, “pungkasnya

Reporter : Agus (WN)

Menjelang Akhir Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2024, Polresta Cilacap Telah Tindak Ribuan Pelanggar

Cilacap, – KABAR EKSPRES II Menjelang akhir Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2024 yang berakhir pada tanggal 17 Maret 2024, Sat Lantas Polresta Cilacap telah secara tegas menindak ribuan pelanggaran lalu lintas. Data terakhir yang dihimpun mulai tanggal 4 hingga 16 Maret 2024 menunjukkan upaya keras Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Cilacap dalam menegakkan aturan-aturan lalu lintas.

Kasi Humas Polresta Cilacap Ipda Galih Soecahyo mengatakan dari data yang terhimpun, tercatat bahwa Satlantas Polresta Cilacap telah melaksanakan berbagai tindakan penindakan pelanggaran. Antara lain, tilang manual dilakukan sebanyak 1323 kali, sementara tilang elektronik (e-tle) mencapai 21 tilang. Selain itu, sebanyak 1700 teguran juga diberikan kepada pelanggar lalu lintas.

Menjelang Akhir Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2024, Polresta Cilacap Telah Tindak Ribuan Pelanggar

Namun demikian, upaya penegakan aturan lalu lintas tersebut tidak terlepas dari kenyataan bahwa masih terjadi kecelakaan di jalan raya. Selama periode operasi, terjadi 5 kejadian kecelakaan dengan korban sebanyak 2 orang mengalami luka berat dan 3 orang luka ringan.

Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2024 yang akan segera berakhir ini menegaskan komitmen Polresta Cilacap dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman bagi seluruh pengguna jalan. Masyarakat diharapkan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama di jalan raya.

Red

Tak Kenal Usia, Saebah 70 Tahun Ikut Andil di TMMD Desa Buniwah

Brebes, – KABAR EKSPRES II Kalangan ibu-ibu dari Desa Buniwah, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, sangat mendukung pelaksanaan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Sengkuyung Tahap I Tahun 2024 di desa mereka.

Hal itu dibuktikan dengan keterlibatan mereka dalam pengerjaan fisik membangun jalan.

Puluhan ibu-ibu warga Dukuh Buniwah turut andil dalam pembangunan sasaran fisik cor blok dengan panjang 420 meter, lebar 2,5-3 meter dan tebal 0,20 meter yang menghubungkan Dukuh Tengah ke Dukuh Gunung Puyuh, Desa Buniwah. Sabtu (16/03/2024).

Salah satunya, Saebah (70). Dia terlihat sumringah dan paling aktif membantu melangsir pasir tugas yang biasanya dilakukan kaum laki-laki, seperti menaikkan bantu cor ke arko, melangsir adukan semen maupun membantu penyiapan material cor.

“Saya bersama ibu-ibu yang lain merasa terpanggil membantu bapak-bapak TNI ini karena mereka datang untuk membangun desa kami,” kata Saebah dengan senyum khasnya.

Tak Kenal Usia, Saebah 70 Tahun Ikut Andil di TMMD Desa Buniwah

Menurut dia, dengan adanya program TMMD akan mampu merubah kondisi desa tempat tinggalnya menjadi lebih baik terutama pembangunan yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain itu akan memperlancar akses perkembangan ekonomi dan pendidikan bagi warga.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak TNI dari Kodim dan pemerintah yang telah memperhatikan dengan membangun jalan untuk warga Desa Buniwah. Ini sangat bermanfaat untuk kam,” ujar Saebah.

Sementara itu, Dandim 0713 Brebes Letkol Inf Sapto Broto, S.E., M.Si yang sudah 5 hari bersama anggota dan masyarakat Desa Buniwah dalam mengerjakan pengecoran jalan setapak menjadi jalan lebar memberi apresiasi terhadap antusias masyarakat yang sangat luar biasa, khususnya pada ibu-ibu.

“Ini merupakan bukti adanya sinergitas dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Kegiatan sasaran TMMD di Desa Buniwah ini sangat tepat dan sudah diharapkan sejak lama oleh masyarakat di sini,” ungkap Dandim.

Menurut Dandim, ibu-ibu di Desa Buniwah ini sudah ditempa oleh alam dengan kondisi wilayah yang sulit, sehingga tenaganya melebihi orang yang kebanyakan yang hidup di perkotaan. Tanpa memandang status sosial, mereka bekerja tanpa pamrih untuk mensukseskan TMMD Sengkuyung.

“Saya optimis TMMD di Desa Buniwah ini akan tercapai sesuai target lebih cepat dari apa yang sudah kita rencanakan,” pungkas Dandim. (Pen0713)

Reporter: Rojak

Kejaksaan Agung Republik Indonesia Perkuat Manajemen Talenta Jaksa Melalui Benchmarking ke Supreme Prosecution Office Korea Selatan

Jakarta, – KABAR EKSPRES II Sabtu 2 Maret s/d Kamis 7 Maret 2024, Delegasi Kejaksaan Agung Republik Indonesia dari Biro Kepegawaian pada Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan melaksanakan benchmarking ke Supreme Prosecution Office (SPO) Korea Selatan, dalam rangka pengayaan materi dalam penyusunan manajemen talenta kepegawaian Jaksa sebagai jabatan fungsional yang memiliki kekhususan. Jakarta, (17/3/2024).

Adapun pelaksanaan benchmarking dilatarbelakangi pentingnya penguatan dominus litis Jaksa sebagai officieren van justitie atau magistraat, sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Kejaksaan, yang berdampak pada perlunya perubahan sistem kepegawaian jaksa yang menekankan status Jaksa sebagai Aparatur Sipil Negara yang memiliki kekhususan.

Sebagaimana diketahui, SPO Korea Selatan juga menganut sistem inquisitorial seperti Indonesia, yang menempatkan Jaksa dan hakim sebagai pengendali perkara pidana (dominus litis) juga mewakili kepentingan masyarakat umum dalam rangka penegakan hukum. Hal ini yang kemudian menjadi dasar Jaksa Agung Muda Pembinaan Dr. Bambang Sugeng Rukmono mengirimkan delegasi untuk melakukan benchmarking dengan SPO Korea Selatan.

Kejaksaan Agung Republik Indonesia
Perkuat Manajemen Talenta Jaksa Melalui Benchmarking ke Supreme Prosecution Office Korea Selatan

Kegiatan Delegasi ini diawali dengan kunjungan ke museum sejarah Kejaksaan Korea Selatan untuk belajar sejarah perkembangan Kejaksaan dan sistem peradilan pidana dari zaman kerajaan Joseon, penjajahan Jepang masa revolusi hingga Kejaksaan Korea di masa modern.

Jika dibandingkan dan ditelusuri, Jaksa Indonesia pun berakar dari Adhyaksa/dhyaksa dari zaman Majapahit yang se-zaman dengan Kerajaan Joseon, kemudian kedua negara sama-sama bertransformasi menganut sistem Inquisitorial pasca penjajahan Belanda. Hal yang menarik, Presiden Korea saat ini Yoon Suk Yeol adalah mantan Jaksa Agung Korea Selatan periode 2019 s/d 2022.

Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi National Digital Forensic Center (NDFC), badan khusus di bawah SPO Korea Selatan yang bertugas memastikan alat bukti elektronik dapat dijadikan alat bukti yang kuat di pengadilan. NDFC ini didukung oleh pegawai forensik yang mumpuni lulusan PhD forensik, ilmu komputer dan ilmu lain yang relevan.

Terakhir, Delegasi mendapatkan kesempatan bertatap muka dan berdiskusi dengan Bagian Perencanaan dan Kerjasama Internasional di Kejaksaan Agung Korea Selatan.

Delegasi Kejaksaan Agung Republik Indonesia yang berkunjung ke SPO Korea Selatan beranggotakan Eko Adhyaksono, S.H., M.H., Dr. Andre Abraham, Ibnu Sahal, S.H., M.H., dan turut didampingi oleh Tenaga Ahli Jaksa Agung Fachrizal Afandi, Ph.D serta Konsultan dari PT Arofrasa. (K.3.3.1)

Reporter: Casroni

Jakarta, 17 Maret 2024
Sumber: KEPALA PUSAT PENERANGAN HUKUM

 

Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2024, ini Tiga Program Unggulannya

Semarang, – KABAR EKSPRES II Polda Jateng|Ditlantas Polda Jateng mengedepankan upaya preemtif dan preventif dalam melaksanakan operasi Keselamatan Lalulintas Candi 2024. Operasi yang dilaksanakan menjelang operasi ketupat ini ditujukan untuk meningkatkan disiplin dan kesadaran masyarakat tentang aturan lalu lintas serta keselamatan di jalan raya.

Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Satake Bayu Setianto mengatakan, ada sejumlah kegiatan yang menjadi unggulan Polda Jateng dalam implementasi upaya preemtif dan preventif di lapangan pada operasi keselamatan ini.

“Kegiatan-kegiatan ini menjadi ciri khas atau unggulan jajaran Polda Jateng dalam operasi keselamatan Lalu Lintas. Sasarannya prioritasnya adalah kalangan muda dan awak angkutan umum,” kata Kabidhumas, Minggu (17/3/2024)

“Adapun kegiatan unggulan ini, dilaksanakan menyeluruh di 35 Polres yang ada di Jawa Tengah,” tambahnya

Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2024, ini Tiga Program Unggulannya

Dijelaskan Kabidhumas, kegiatan unggulan Polda tersebut antara lain :

1. Ramp Check Kendaraan Umum

Ramp check kendaraan adalah kegiatan memeriksa kelengkapan kendaraan, untuk mengetahui kesiapan kendaraan untuk beroperasi di jalan raya.

Pada kegiatan ini, jajaran Polda Jateng tidak bekerja sendirian. Mereka bekerjasama dengan dinas perhubungan di masing-masing kota.

“Adapun kegiatan menyasar ke terminal angkutan umum atau garasi kendaraan baik angkutan barang maupun penumpang,” terang Kabidhumas

Dalam kegiatan ramp check ini dilakukan pemeriksaan terhadap kendaraan angkutan umum berupa sejumlah komponen penting antara lain kelengkapan kendaraan dan teknis laik jalan kendaraan yang terdiri dari :

– Unsur Administrasi berupa Bukti Lulus Uji, Kartu Pengawasan Izin Operasional, SIM dan STNK

– Unsur Teknis Utama berupa sistem penerangan, sistem pengereman, kondisi kaca depan, ban dan sabuk keselamatan

– Unsur Teknis Penunjang berupa pengukur kecepatan, sistem penerangan, spion, wiper, klakson, kapasitas tempat duduk, perlengkapan kendaraan, perlengkapan tanggap darurat

” Seluruh dokumen kendaraan harus ada, dan semua peralatan kendaraan harus lengkap dan bisa dioperasikan dengan baik. Bila tidak, maka kendaraan akan dinyatakan tidak laik jalan dan tidak diijinkan beroperasi sampai ada perbaikan,” tegasnya

2. Pemeriksaan Kesehatan Awak Angkutan Umum

Dalam kegiatan ini, jajaran Polda Jateng menggandeng Dinas Kesehatan di masing-masing kota / kabupaten. Adapun kegiatan dilakukan di terminal-terminal dan garasi angkutan umum

” Dalam kegiatan ini, petugas medis akan memeriksa kesehatan dan memberi vitamin serta obat-obatan pada awak kendaraan mulai sopir hingga penumpang. Adapun cek kesehatan yang biasa dilakukan adalah cek tensi dan pemeriksaan secara umum lainnya,” jelas Kabidhumas

Selain itu, petugas juga akan melaksanakan tes urine pada sopir untuk mengetahui apakah sebelumnya para pengemudi angkutan umum tersebut mengkonsumsi narkoba atau tidak.

3. Sosialisasi Keselamatan di Pesantren

Jumlah pesantren di Jawa Tengah yang terdaftar di Kementerian Agama berkisar 5000 pesantren dengan jumlah santri mencapai ratusan ribu orang. Komunitas santri merupakan kumpulan generasi muda yang akan turut membawa perubahan di Indonesia.

Jajaran Ditlantas Polda Jateng menyasar komunitas ini dengan menggandeng para pimpinan pesantren pada kegiatan yang dilabeli Gebyar Keselamatan Lalu Lintas di Pesantren atau Police Goes To Pesantren

“Dengan hadir di tengah komunitas santri diharap gaung kesadaran terhadap disiplin berlalu lintas dan keselamatan di jalan raya akan semakin meluas. Karena mereka akan kembali ke masyarakat untuk berdakwah. Diharap dalam perjalanan dakwahnya, mereka akan memberikan himbauan pada masyarakat tentang pentingnya keselamatan dan disiplin berlalulintas,” tutur Kabidhumas

Pada kunjungan di pesantren, personel satlantas memberikan penyuluhan tentang aturan-aturan berlalu lintas, etika berkendara di jalan raya serta cara mengendarai kendaraan yang aman dan benar.

” Ada pengenalan terhadap aturan-aturan berlalu lintas etika dan juga safety riding. Materi yang diberikan tidak hanya teori tapi juga ada praktek berkendara di lapangan. Sehingga para santri mengetahui cara membawa kendaraan secara benar dan tidak menimbulkan resiko yang dapat membahayakan diri maupun orang lain,” terang Kabidhumas

Kabidhumas juga mengungkapkan bahwa selain melaksanakan tiga program unggulan di atas, jajaran Ditlantas Polda Jateng juga memberikan edukasi terhadap komunitas pengendara maupun masyarakat umum.

Komunitas pengendara yang dijadikan sasaran edukasi antara lain komunitas motorist seperti skuter, trail dan kendaraan sport serta komunitas ojek pangkalan dan ojek online (ojol).

“Sedangkan untuk masyarakat umum dilakukan sosialisasi melalui pembagian brosur, leaflet maupun pemasangan spanduk. Selain itu ada juga himbauan langsung pada pengguna jalan di tempat keramaian dan lokasi-lokasi strategis,” pungkasnya.

Red

Ketua Umum IWO Indonesia Instruksikan Anggota Dirikan Posko Informasi di Lokasi Banjir Demak

JAKARTA, – KABAR EKSPRES II  Ketua Umum Ikatan Wartawan Online Indonesia, NR Icang Rahardian memerintahkan anggota yang berada di lokasi banjir Demak untuk mendirikan Posko Informasi, Sabtu (16/3/2024).

Sebagaimana diberitakan media ini, banjir yang terjadi di Kabupaten Demak yang diakibatkan curah hujan tinggi sejak hari Rabu. Akibat air sungai yang melimpah dan jebolnya tanggul mengakibatkan banjir di beberapa titik di enam kecamatan di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

https://kabarekspres.co.idco.id/44-desa-di-kabupaten-demak-terendam-banjir-polisi-evakuasi-korban-ketempat-aman/

“Buka posko informasi mas, kalau ada pengurus DPD tolong buka posko,” ucap Icang Rahardian kepada pengurus melalui pesan whatsapp, Sabtu (16/3).

Ketua Umum IWO Indonesia Instruksikan Anggota Dirikan Posko Informasi di Lokasi Banjir Demak

Ketua Umum organisasi wartawan online se Infonesia itu tengah mengadakan agenda Ramadhan Road Show. Saat ini dalam perjalanan ke arah Jambi melewati beberapa DPD yang berada di daerah Lampung dan Sumatera Selatan.

44 Desa di Kabupaten Demak Terendam Banjir, Polisi Evakuasi Korban Ketempat Aman

“Ok segera buka posko informasi dari Jambi saya meluncur ke Demak,” kata Baba Icang (sapaan akrabnya).

Menanggapi instruksi Ketua Umum IWO Indonesia tersebut, pengurus daerah Semarang dan Pekolangan menyambut dengan kesiapan untuk betgerak.

Reporter: Casroni

Saksi Sebut Edi Suranta Gurusinga Tak Berada Dilokasi, Senpi Itu Milik Oknum TNI Yang Diamankan Brimob, Tapi Dilepas, Kok Godol Jadi Tersangka.?

Medan, – KABAR EKSPRES II Edi Suranta Gurusinga alias Godol diamankan di objek wisata Desa Durin Jangak, Dusun Pulau Sari Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deli Serdang atas kepemilikan senjata api.

Saat itu, anggota Brimob Polda Sumut melakukan penggerebekan di objek wisata itu tepatnya Rabu 13 Maret 2024 sekira pukul 01:00 WIB.

Akan tetapi, sejumlah saksi dengan tegas mengatakan bahwa senjata api itu ditemukan disemak belukar dan bukan di badan atau ditangan Godol. Apalagi, jarak ditemukan senjata api itu dengan Godol berkisar 50 meter.

Rahmat Tarigan salah satu saksi dengan tegas mengatakan bahwa senjata api atau senpi itu ditemukan di semak belukar setelah ditemukannya anggota TNI.

“Jadi, saat ditemukan senpi itu. Tidak ada Godol disitu. Yang ada hanya saya, anggota saya, anggota Brimob dan diduga anggota TNI yang diamankan dari semak belukar,” kata Rahmat kepada awak media di lokasi kejadian, Sabtu (16/3/2024) siang.

Diakui Rahmat Tarigan, saat itu dia dan anggotanya dipaksa keluar dari mobil. Bahkan, oknum Brimob bersenjata laras panjang menendang pintu mobil Rahmat Ginting.

“Saya dan anggota saya keluar dari mobil. Lalu saya di todongkan senjata,” ungkapnya.

Selajutnya, anggota Brimob lainnya menemukan seorang pria dari semak belukar. Setelah itu, barulah didapati senjata api dimaksud.

“Jadi, setelah saya diamankan. Brimob itu menangkap anggota TNI, kenapa saya bilang anggota TNI, karena dia sendiri yang mengatakan dia anggota. Bahkan dompetnya juga diperiksa oleh oknum Brimob itu. Saat itu jugalah ditemukan senpi itu dari semak belukar tadi,” tegasnya.

Setelah senjata itu ditemukan, lalu oknum Brimob itu mengambil senjata itu dari semak belukar dan membawanya dihadapan Rahmat Tarigan dan yang lainnya.

“Jadi, di hadapan saya, anggota saya dan anggota TNI itu. Oknum Brimob itu dengar keras mempertanyakan kepemilikan senjata itu kepada anggota TNI itu juga. Namun, anggota TNI itu tidak mengakuinya. Saya tahunya dia anggota TNI karena dia mengaku sebagai anggota TNI,” tambahnya.

Saksi lainnya bernama Mbera Sitepu dengan tegas mengatakan bahwa oknum anggota Brimob menemukan senjata dari semak belukar.

“Tapi, saat diamankan senjata itu. Saya tidak menemukan Godol. Saat itu saya yakin bahwa Godol tidak ditangkap,” terangnya.

Saksi bernama Jakup Sembiring mengatakan bertemu dengan Edi Suranta Gurusinga sebelum ditangkap atau adanya penggerebekan di lokasi kejadian.

“Jadi, saat itu saya sedang berdiskusi atau berbicara seloroh dengan Bang Dogol. Akhirnya bang Godol mengangkat bajunya dan tidak ditemukan senjata di badannya,” ucapnya.

Pertemuan keduanya hanya beberapa menit. Setelah itu keduanya bubar dan setelah itu Edi alias Godol diamankan oleh pihak kepolisian.

“Jadi, saya yakin bahwa sebelum diamankan itu. Godol tidak memiliki atau tidak membawa senpi seperti yang dimaksudkan oleh pihak kepolisian itu,” terangnya.

Kuasa hukum Edi Suranta Gurusinga bernama Thomas Tarigan SH MH bersamaan dengan Suhandri Umar SH menegaskan bahwa proses penangkapan dan pemeriksaan sampai penetapan tersangka terhadap kliennya penuh kejanggalan.

“Sangat janggal penangkapan dan proses pemeriksaan sampai penetapan tersangka terhadap klien kami. Penangkapan tidak sesuai prosedur,” kata Thomas.

Edi Suranta ditangkap di lokasi disangkakan memilik senpi. Tapi senpi itu ditemukan oleh Brimob jaraknya jauh dari Edi dan mencapai 50 meter.

“Senjata itu ditemukan disemak belukar, sedangkan klien kami itu berada diatas bukit yang jaraknya 50 meter. Selain itu, penetapan tersangka itu juga sangat janggal. Satu hari diamankan langsung naik status menjadi tersangka. Lalu, senjata itu katanya sudah di cek di inafis dan hasilnya didapatkan dalam tempo satu hari. Ini sangat janggal,” tuturnya.

Kemudian, Edi ditangkap dari lokasi dan dibawa ke Polrestabes Medan tanpa adanya penjelasan dari pihak Brimob dan tanpa adanya surat penangkapan.

“Kami pertanyaan proses penangkapan, klien kami tidak tahu terkait apa ditangkap karena tidak dijelaskan. Brimob itu tidak tunjukan identitas diri sebagai aparat tapi dari uniform saja. Brimob itu juga tidak sebutkan terkait apa klien kami ditangkap. Sampai di Polrestabes Medan barulah dijelaskan terkait dengan senjata api. Jelas kepemilikan senjata api itu dibantah oleh klien kami,” tambahnya.

Pengacara menegaskan bahwa ketentuan dalam Kuhap Pasal 17 bahwa seseorang disangkakan dalam proses penanganan atau perbuatan pidana harus mempunyai dua alat bukti.

“Jadi ini tidak ada. Klien kami hanya tahu ditodong senjata lalu dibawah naik mobil Brimob dan dibawa ke Polrestabes. Keesokan harinya ditetapkan sebagai tersangka karena memiliki senjata api. Padahal, klien kami tidak pernah diperiksa memiliki senjata api. Kelihatan kejanggalan dari mulai proses penangkapan. Sampai penetapan tersangka penuh kejanggalan,” tegasnya.

Selain itu, penangkapan seharusnya memakai surat penangkapan agar yang ditangkap bisa mengabarkan keluarnya. Tapi, oknum Brimob itu tidak melewati proses itu.

“Kami sedang melakukan proses untuk membela hak klien. Kami akan melakukan prapid dan sudah laporkan ke Propam Polda Sumut,” ucapnya.

Umar menambahkan menurut oknum Brimob bahwa senjata itu milik Edi. Namun faktanya, senjata itu ditemukan berjarak 50 meter dari Edi Suranta Gurusinga.

“Menurut oknum Brimob itu, klien kami yang melempar senjata api itu. Tapi faktanya yang mengambil senjata itu oknum Brimob itu sendiri. Seharusnya Brimob itu jelaskan kepada klien kami. Tapi, faktanya sampai di Polrestabes Medan barulah dikasih tahu bahwa klien kami terlibat kepemilikan senjata api. Sangat anehkan,” ungkapnya.

Selanjutnya, sejumlah saksi yang melihat menyebutkan bahwa penangkapan oknum tentara dan senjata api berdekatan

“Namun sayangnya anggota TNI itu tidak dibawah ke Polrestabes Medan. Sehingga kami keberatan, kami menuntut agar oknum TNI itu diperiksa terlebih dahulu barulah kami akan memberikan keterangan kepada penyidik. Karena terjadi kejanggalan,” terangnya.

Kapolrestabes Medan dan Kasatreskrim Polrestabes Medan ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp mengenai kasus kepemilikan senpi itu belum memberikan jawaban.

Kapandam I BB Kolonel Riko ketika dikonfirmasi awak media mengenai kepemilikan senjata api itu diduga milik anggota TNI belum memberikan jawaban

Sebagaimana diketahui, beredar kabar bahwa Edi Suranta Gurusinga diamankan di lokalisasi perjudian di
Desa Durin Jangak, Dusun Pulau Sari Kecamatan Pancurbatu. Akan tetapi, itu dibantah oleh tim kuasa hukum.

Reporter: RizkTim/RI-1

44 Desa di Kabupaten Demak Terendam Banjir, Polisi Evakuasi Korban Ketempat Aman

Demak, – KABAR EKSPRES II Ratusan personel Polres Demak menggunakan perahu karet mengevakuasi warga yang terkena banjir di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Ribuan rumah terdampak banjir akibat hujan yang terus mengguyur wilayah Demak.

“Berdasarkan data, ada 44 Desa terendam air akibat tanggul jebol dan luapan sungai di 8 Kecamatan. Petugas gabungan sedang mengevakuasi warga yang rumahnya terkena banjir,” kata Kapolres Demak AKBP Muhammad Purbaya, Sabtu (16/3/2024) di Desa Merak, Kecamatan Dempet, Demak.

Selain mengevakuasi warga yang rumahnya terendam banjir, para petugas gabungan juga membantu mengangkat barang-barang milik warga untuk diamankan ke tempat lain.

“Kami terjunkan ratusan personel beserta tiga perahu karet untuk membantu korban banjir di Kabupaten Demak. Saat ini kami fokus evakuasi korban banjir di Desa Merak akibat tanggul jebol,” ungkapnya.

44 Desa di Kabupaten Demak Terendam Banjir, Polisi Evakuasi Korban Ketempat Aman

Lanjut Purbaya, intensitas hujan yang tinggi dan berkepanjangan yang mengguyur Kabupaten Demak beberapa hari ini membuat aktivitas masyarakat terhambat karena sebagian besar wilayah Demak terendam banjir dengan ketinggian lutut hingga dada orang dewasa.

Dampak lain adalah, arus lalu lintas di sepanjang jalan pantura Demak – Semarang lumpuh hingga sepanjang 13 kilometer dari pertigaan Genuk Semarang dampai depan SMA N 3 Demak.

“Kami bekerjasama dengan Polrestabes Semarang untuk mengurai ketersendatan arus lalulintas di jalan pantura. Sedangkan untuk evakuasi korban banjir di Kabupaten Demak kami bersinergi dengan TNI, BPBD, PMI dan relawan,” terangnya.

Dia menambahkan, puluhan personel Polres Demak juga disiagakan untuk berpatroli ke rumah-rumah warga yang terendam banjir untuk mencegah terjadinya penjarahan.

“Masyarakat juga harus waspada terhadap kemungkinan terjadinya tindak kejahatan yang memanfaatkan situasi banjir. Kami juga akan menjaga dan berpatroli untuk menciptakan kenyamanan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Red/Az

Musrenbang RKPD Kota Kediri Tahun 2025, Kemendagri Sampaikan Sejumlah Arahan

KEDIRI, – KABAR EKSPRES II Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Restuardy Daud menjadi narasumber pada Musrenbang RKPD Kota Kediri tahun 2025 dan Musrenbang RPJPD 2025-2045, beberapa waktu lalu di Ballroom Hotel Grand Surya Kota Kediri, Jawa Timur.

Dalam keterangannya diterima redaksi, Sabtu (16/3/2024), kegiatan tersebut dibuka oleh Pj. Walikota Kediri serta dihadiri oleh Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah, Restuardy Daud, Pj. Gubernur Jawa Timur yang diwakili oleh Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur, Wakil Ketua DPRD Kota Kediri, Sekretaris Daerah Kota Kediri, Kepala Bappedalitbang Kota Kediri, para Kepala OPD kabupaten/kota sekitar, para Forkopimda, PKK, akademisi, dan tokoh masyarakat.

Pj. Walikota Kediri pada sambutannya menyampaikan beberapa permasalahan yang ada di Kota Kediri di antaranya kebutuhan sarana transportasi massal dalam kota seperti trem atau kereta commuter; peningkatan tata kelola bidang persampahan yang belum berjalan dengan baik; serta peningkatan transformasi berbasis ekonomi dari manufaktur baru (berbasis industri rokok) menjadi kota maju yang berbasis jasa.

Pada kesempatan itu, Restuardy Daud menyampaikan arahan mengenai sinkronisasi pembangunan pusat dan daerah serta capaian pembangunan Kota Kediri tahun 2023.

Musrenbang RKPD Kota Kediri Tahun 2025, Kemendagri Sampaikan Sejumlah Arahan

Selain itu, Restuardy menyampaikan isu pembangunan tahun 2024 dan 2025 yang mana hal tersebut perlu menjadi perhatian, khusus pemerintah daerah, antara lain: stabilitas politik dan pemerintahan pasca Pilpres dan Pilkada Serentak Tahun 2024; ekonomi inklusif dan berkeadilan (inflasi terjaga); melanjutkan pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan; daya saing dan digitalisasi; peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), pembangunan rendah karbon dan berketahanan iklim; ketahanan air, pangan, dan (transisi) energi; masyarakat inklusif dan berbudaya; serta tata kelola pemerintahan adaptif dan inovatif.

Restuardy mengatakan forum Musrenbang dapat dijadikan sebagai forum dalam menampung aspirasi dan masukan dari berbagai stakeholders guna memperdalam berbagai perumusan kebijakan perencanaan daerah yang solutif atas permasalahan dan isu pembangunan tahun 2025 serta mengoptimalkan pengelolaan potensi daerah sebagai bagian pertimbangan strategis dalam penentuan solusi permasalahan pembangunan daerah.

“Selain itu, kolaborasi berbagai pihak termasuk non pemerintahan (Pentahelix) dengan komitmen yang tinggi dalam pembangunan dapat diwujudkan dengan kerja sama dengan pembagian peran yang jelas menjadi kunci penyelesaian permasalahan dan isu pembangunan yang kompleks serta memperhatikan dengan aktif berbagai dinamika kebijakan dan arahan pembangunan nasional dan provinsi tahun 2025 sebagai bagian dari menjamin sinkronisasi, keselarasan, dan kesinambungan pembangunan pusat dan daerah,” imbuh Restuardy.

Sementara itu, Pj. Gubernur Jatim yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur, menyampaikan terkait dengan angka pengangguran terbuka (TPT) di Provinsi Jawa Timur rata-rata sebesar 4,88% menurut perhitungan BPS tahun 2023 yang sebagian besar justru disumbang oleh lulusan SMK yang memiliki keahlian khusus dikarenakan ketidaksesuaian lapangan pekerjaan dan keahlian lulusan.

Tujuan pelaksanaan Musrenbang RKPD dan RPJPD Kota Kediri tahun 2025 untuk menyepakati permasalahan dan prioritas pembangunan daerah; menyepakati program, kegiatan, pagu indikatif, indikator dan target kinerja serta lokasi; penyelarasan program dan kegiatan pembangunan daerah dengan sasaran dan prioritas pembangunan nasional dan provinsi; serta klarifikasi program dan kegiatan yang merupakan kewenangan kota dengan program dan kegiatan nasional dan provinsi.

Keluaran dari Musrenbang RKPD dan RPJPD Kota Kediri tahun 2025 yaitu Berita Acara Kesepakatan yang ditandatangani oleh perwakilan Musrenbang RKPD dan RPJPD 2025 serta dijadikan sebagai bahan penyempurnaan Rancangan RKPD dan RPJPD menjadi Rancangan Akhir RKPD Tahun 2025 dan RPJPD tahun 2025-2045.

Red