Konten Hoaks Meningkat, Polda Jateng Himbau Masyarakat Saring Sebelum Sharing

SEMARANG, – KABAR EKSPRES II Polda Jateng| Polda Jawa Tengah meminta masyarakat hati-hati terhadap banyaknya muatan berita palsu atau hoaks. Masyarakat dihimbau bertindak bijak dengan melakukan kroscek dan bersikap kritis terhadap berita yang beredar terutama di laman media sosial.

“Lakukan saring sebelum sharing berita ke orang lain, Karena orang yang ikut menyebar hoaks dapat diancam dengan segudang pasal, baik KUHP maupun UU ITE,” kata Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Satake Bayu Setianto, Senin (4/3/2024)

Kabidhumas menyebut, penyebaran hoaks meningkat pesat pada akhir 2023 dan awal 2024. Adapun konten terbanyak terkait dengan Pemilu 2024.

” Berdasar data Mafindo (LSM masyarakat anti fitnah Indonesia) disebutkan patform Youtube menjadi tempat ditemukan hoaks terbanyak, sejumlah 44.6%, diikuti oleh Facebook (34.4%), Tiktok (9.3%), Twitter atau X (8%), Whatsapp (1.5%), dan Instagram (1.4%),” jelasnya

Konten Hoaks Meningkat, Polda Jateng Himbau Masyarakat Saring Sebelum Sharing

Meski demikian, sambung Kabidhumas, konten hoaks yang bermuatan isu-isu lain seperti bencana alam hingga penawaran kredit perbankan, juga banyak ditemui.

Dirinya menghimbau agar masyarakat segera menghapus konten HOAX atau melaporkannya ke polisi atau Kemenkominfo. Secara tegas, dirinya juga meminta agar konten-konten hoax jangan sampai disebarkan sehingga berpotensi merugikan orang lain.

Untuk menangkal peredaran hoaks, Kabidhumas meminta masyarakat bersikap kritis dan berkonsultasi dengan orang lain terkait beredarnya konten-konten tertentu di media sosial.

“Ada baiknya bergabung dengan grup-grup diskusi anti hoaks sehingga bisa menambah wawasan dan update informasi terkini,” tuturnya

Menurutnya, sejumlah langkah bisa dilakukan masyarakat untuk mengenali apakah suatu konten hoaks atau tidak.

Langkah-langkah tersebut antara lain:
1. Mengidentifikasi sumber berita apakah itu berasal dari situs berita terkemuka, agen berita resmi, atau situs yang kurang dikenal. Waspadai situs web dengan domain yang tidak biasa atau meniru situs resmi dengan menambahkan perubahan kecil pada nama domainnya

2. Memeriksa Tanggal Publikasi: Periksa tanggal publikasi berita, beberapa hoaks sengaja disebar sehingga menjadi viral lagi setelah beberapa tahun berlalu.
3. Memeriksa Judul yang Sensasional: Jika judul berita terdengar sangat sensasional atau menggegerkan, agar masyarakat mempertimbangkan untuk mencari sumber lain yang dapat mengonfirmasi berita tersebut

4. Melakukan Verifikasi Fakta: Gunakan sumber-sumber terpercaya atau situs web verifikasi fakta untuk memeriksa apakah berita tersebut sudah diperiksa dan dikonfirmasi kebenarannya

5. Memeriksa Kesesuaian dengan Sumber Resmi: Jika berita mencantumkan pernyataan atau tindakan dari pejabat pemerintah atau organisasi resmi, perlu diperiksa apakah klaim tersebut sesuai dengan pernyataan resmi dari sumber tersebut.

6. Cek Foto dan Video: Periksa apakah foto atau video yang digunakan dalam berita tersebut telah disunting atau diedit dengan cara yang dapat memanipulasi konteksnya.

7. Mengevaluasi Gaya Bahasa: Perlu diperhatikan bahasa yang digunakan dalam berita. Hoaks sering kali menggunakan kata-kata berlebihan, emosi berlebihan, atau klaim yang tidak mendukung dengan bukti konkret

8. Memperhatikan Tanda-tanda Ciri-ciri Umum: Hoaks sering kali memiliki ciri-ciri umum seperti tautan ke situs web yang mencurigakan, ejaan dan tata bahasa yang buruk, atau klaim yang sangat tidak masuk akal.

9. Menggunakan Akal Sehat: Perlu dianalisa apakah isi konten yang beredar itu masuk akal atau realistis. Bila tidak, kebenarannya perlu dipertanyakan.

Repoeter: Casroni

Miskomunikasi, Kades JA dan RP Sepakat Selesaikan Persoalan Secara Kekeluargaan

Sumatera Utara, – KABAR EKSPRES II Permasalahan antara Kepala Desa berinisial JA di Kecamatan Patumbak dengan seorang Caleg Deli Serdang terkait peroleh suara akhirnya terselesaikan secara kekeluargaan.

“Kami telah bertemu dan bersepakat dengan Caleg RP untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan,” kata Kepala Desa JA kepada wartawan, Senin (4/3/2024).

Ia menjelaskan, pertama kali persoalan itu muncul setelah adanya miskomunikasi diantara mereka berdua terkait minimnya perolehan suara RP di Desa Marindal II.

Miskomunikasi, Kades JA dan RP Sepakat Selesaikan Persoalan Secara Kekeluargaan

“Namun, setelah dilakukan pertemuan, akhirnya misomunikasi itu lebih kepada hal-hal yang detil, sehingga memunculkan perbedaan persepsi,” ungkapnya.

Sementara itu, RP membenarkan telah bertemu dengan Kades JA dan sudah bersepakat untuk tidak memeperpanjang persoalan.

“Kami sudah sepakat menyelesiakannya swcara kekeluargaan,” pungkasnya.

Reporter: Rizky/RI-1/Tim

Kodam I/BB Dukung Operasi Kewilayahan PAM F1 Powerboat Danau Toba 2024

Balige, – KABAR EKSPRES II Kodam I/Bukit Barisan beserta satuan jajarannya mendukung penuh Operasi Kewilayahan Pengamanan even internasional F1 Powerboat Danau Toba 2024 yang dilakukan Polda Sumut.

Hal ini disampaikan Pangdam I/BB, Mayjen TNI Mochammad Hasan melalui Danrem 023/KS, Kolonel Inf Lukman Hakim di Pelabuhan Muliaraja Napitupulu, Kota Balige, Kabupaten Toba, Sumut, Sabtu (2/3/2024).

Saat itu, Danrem 023/KS bersama Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Pj Gubsu, Hassanudin dan para pembalap F1 Powerboat dari berbagai negara, baru saja melakukan Flag Parade F1 Powerboat Danau Toba 2024.

Flag Parade dilakukan dengan mengitari lintasan di perairan Danau Toba yang menjadi rute lomba para peserta F1 Powerboat Danau Toba 2024.

Danrem 023/KS menyampaikan harapan Pangdam I/BB, agar masyarakat sekitar Danau Toba ikut menjaga ketertiban dan keamanan selama F1 Powerboat Danau Toba 2024 berlangsung.

“F1 Powerboat Danau Toba ini menjadi pembuktian kepada dunia luar bahwa kita bangsa Indonesia tidak hanya mampu menyelenggarakan even internasional, tetapi juga sanggup memberikan pengamanan secara menyeluruh,” ungkap Danrem.

Kodam I/BB Dukung Operasi Kewilayahan PAM F1 Powerboat Danau Toba 2024

Sementara, Kapolda Sumut menegaskan, pihaknya bertanggungjawab penuh atas keamanan terhadap penonton maupun atlet yang berlomba di ajang F1 Powerboat Danau Toba 2024 ini.

“Tentunya hal itu kami lakukan dengan dukungan dari Mabes Polri bersama Kodam I/BB serta satuan jajarannya,” ucap Irjen Agung.

“Kita berharap dengan Operasi Kewilayahan F1 Powerboat 2024 ini, para penonton, masyarakat serta para atlet merasa aman, nyaman dan terkesan selama berada di Toba, Sumatera Utara,” pungkasnya.

Reporter: Yani

 

PETI Kotanopan dikhawatirkan Ada Tenju Lojong Jilid 2.

Madina, – KABAR EKSPRES II Pemerintah daerah kabupaten Mandailing Natal ( Madina), Sumut dituntut cek lokasi Penambangan Emas Tanpa izin ( PETI) di kecamatan Kotanopan, pasalnya jikalau dibiarkan bisa menjadi konflik berkepanjangan. Usaha yang ilegal bisa berpotensi menimbulkan konflik disemua aspek.

Hal itu diucapkan ketua Kontras Madina Hamsar Lubis di sekretariatnya, Panyabungan, Sabtu, (02/03/2024).

” Banyak hal yang harus dikaji Pemerintah daerah Madina termasuk analisis dampak lingkungan (AMDAL) dan lainnya” ucap Hamsar

Dikatakannya, sangat disayangkan Forum komunikasi pimpinan kecamatan ( Forkopimcam) Kotanopan terkesan tutup mata.

” Dimana kinerja Forkopimcam itu” tanya Hamsar

” Bercermin dari tambang emas di kecamatan Batang Natal yang banyak makan korban termasuk kaum ibu serta lainnya. Seterusnya ada konflik tenju lojong ( Tenju Lari – bahasa Mandailing red). Sehingga ada pihak lain dari yang harus mendekam dipenjara. Apakah hal seperti ini yang diinginkan oleh Pemda Madina dan Forkopimcam Kotanopan?” Sambungnya

Masih Hamsar, pada akhirnya tambang emas itu ditutup.

PETI Kotanopan dikhawatirkan Ada Tenju Lojong Jilid 2.

Hamsar Lubis yang merupakan aktivitas pejuang Hak asasi manusia ( HAM) mengisyaratkan Pemda Madina untuk tutup PETI Kotanopan.

” Diluar dampak lingkungan yang perlu diperhatikan pemerintah HAM juga harus dikaji” terangnya

PETI Kotanopan itu tidak sampai 50 % warganya yang bisa menikmati hasil, nah selebihnya punya hak untuk keberatan dengan aktivitas PETI.

” PETI Kotanopan pernah ditutup, namun kini kian banyak beco ( alat berat) beroperasi dan terkesan makin menjadi, siapa yang bermain” lanjutnya

Harapnya, forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda) tutup total PETI Kotanopan. Pemerintah yang bijak akan sahuti keberatan rakyatnya.

Reporter : Magrifatulloh.

Polres Batang Bekuk Pelaku Pencurian Barang Elektronik di 11 Sekolah

BATANG, – KABAR EKSPRES II Kepolisian Resor (Polres) Batang berhasil membekuk pelaku pencurian alat elektronik di 11 Sekolah Dasar (SD) Negeri di empat kecamatan, yaitu Blado, Bawang, Reban, dan Tersono. Diduga pelaku berinisial S (31), warga Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang itu dibekuk di rumahnya.

“Tersangka jumlahnya tiga orang, satu sudah kita amankan berinisial S alamat Pecalungan Batang, kemudian dua lainnya masih dalam pengejaran, selanjutnya menjadi target kita,” kata Kapolres Batang AKBP Nur Cahyo Ari Prasetyo saat konferensi pers di lobi Mapolres Batang, Jumat (1/3/2024).

Perbuatan pelaku dilakukan dalam kurun Januari 2024 hingga Februari 2024. Mereka melakukan aksinya dengan motif ekonomi, mengincar barang-barang berharga di sekolah-sekolah dasar yang minim pengamanan.

“Sejumlah barang bukti berhasil diamankan oleh pihak kepolisian, termasuk sepeda motor, laptop, tablet, seperangkat komputer, speaker aktif berbagai ukuran, dan mesin ketik,“ terang Kapolres.

Polres Batang Bekuk Pelaku Pencurian Barang Elektronik di 11 Sekolah

Kasus ini terungkap awalnya dari laporan kasus pencurian di sekolah di wilayah Kecamatan Blado pada 8 Februari 2024. Lalu, pihak kepolisian melakukan penyelidikan, dari hasil penyelidikan didapatkan informasi dan fakta bahwa terhadap kejadian diduga dilakukan oleh resedivis, sehingga kemudian dilakukan penangkapan terhadap tersangka berikut barang bukti.

“Dari hasil pengembangan, terdapat 10 TKP lainnya, jadi terungkap 11 TKP. Pasal yang disangkakan terhadap para pelaku adalah Pasal 363 ayat 1 dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” tandas Kapolres.

Kepala SDN Tambakboyo 1, Ida, mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh anggota Polres Batang sehingga seluruh peralatan administrasi sekolah dapat ditemukan dan dikembalikan dengan cepat.
“Yang hilang termasuk tablet dan laptop, hal ini tentu mengganggu kegiatan administrasi sekolah karena di dalamnya terdapat data siswa,” ungkapnya

Reporter: Casroni

Polisi Akan Menindak Tegas, Para Pelaku Tindak Kejahatan di Kota Tegal

Kota Tegal, – KABAR EKSPRES II Sebuah video konvoi anak-anak remaja membawa senjata tajam viral di media sosial (Medsos) facebook. Dalam video berdurasi sekitar 1 menit 30 detik itu, terlihat para pelaku konvoi menenteng celurit, parang dan senjata tajam lainnya.

Menyikapi video viral tersebut, jajaran Polres Tegal Kota tidak tinggal diam. Sebab, pihak kepolisian langsung menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan terhadap para pelakunya.

Kapolres Tegal Kota AKBP Rully Thomas mengatakan, pihaknya sudah menurunkan anggota untuk mengusut siapa para pelaku dalam video viral tersebut. Selain itu juga sudah meningkatkan kegiatan-kegiatan Kepolisian berupa patroli untuk mencegah kejadian serupa.

“Terimakasih kepada masyarakat Kota Tegal, atas informasi dan kepeduliannya tentang perkembangan situasi di Kota Tegal. Dan terkait video yang sempat viral, kita sudah melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa saja para pelakunya,” ungkap Kapolres kepada awak media saat konferensi pers, Jum’at (1/3/2024).

Kapolres menjelaskan, kejadian video tersebut sebenarnya sudah agak lama. Namun baru viral kemarin pada Kamis (29/2) di sebuah media sosial. Dan dengan berbekal informasi serta data-data yang diperoleh dalam video tersebut, pihaknya langsung bergerak mencari para pelakunya.

Polisi Akan Menindak Tegas, Para Pelaku Tindak Kejahatan di Kota Tegal

“Dengan berbekal informasi yang ada, kami berhasil mengamankan sejumlah pelakunya. Mereka kita amankan berikut barang buktinya di wilayah Kabupaten Tegal,” terangnya.

Dan saat ini, lanjut Kapolres, pelaku sudah kita tahan guna penyidikan lebih lanjut. Dan untuk mengembangkan para pelaku lainya serta menggali motif dari perbuatan ini,” imbuhnya.

Kapolres juga menegaskan, dalam upaya menciptakan kamtibmas yang kondusif pihaknya akan bertindak tegas. Polres Tegal Kota tidak akan memberikan ruang gerak sedikitpun kepada para pelaku pelanggar hukum.

“Perlu kami sampaikan, Polres Tegal Kota akan menindak tegas kepada para pelaku kejahatan. Kami tidak akan memberikan ruang gerak sekecil apapun kepada para pelanggar hukum, untuk melakukan aksinya di Kota Tegal,” tegas nya.

Hal ini kita lakukan, demi terwujudnya Kota Tegal yang aman dan kondusif paska tahap pemungutan suara Pemilu dan menjelang datangnya bulan Ramadhan 1445 H.

“Sebentar lagi kita memasuki bulan Suci Ramadhan 1445 H. Untuk itu kami berupaya memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Karena dengan situasi yang kondusif maka masyarakat khususnya umat muslim dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan baik,” tuturnya.

Kapolres mengimbau kepada masyarakat, untuk tidak merasa cemas atau resah. Karena pihaknya sudah melakukan kegiatan-kegiatan Kepolisian untuk mewujudkan Kota Tegal yang kondusif.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak resah. Karena kami sudah melakukan upaya-upaya dalam mewujudkan situasi yang kondusif. Dan berharap peran aktif masyarakat dalam mewujudkan semua itu. Karena tanpa kerjasama yang baik antara Kepolisian dengan masyarakat, apa yang kita lakukan hasilnya tidak akan maksimal,” harap Kapolres.

Reporter: Casroni

Dibangun Dengan Danais DIY tahun 2021 Senilai Rp 35,9 Miliar, Baru Tiga Tahun Jalan dan Bahu Jalan Ada Yang Rusak

Gunungkidul, DIY. – KABAR EKSPRES II Dibangun Dengan Dana Keistimewaan (Danais) DIY tahun 2021 Senilai kurang lebih Rp 35,9 Miliar, mengalami kerusakan di beberapa titik. Ruas jalan Tawang-Ngalang di kabupaten Gunungkidul ni direncanakan akan tembus ke wilayah kabupaten Sleman.

Ketika awak media kamis 29/02/2024 ke lokasi melihat adanya kerusakan di beberapa titik jalan dan bahu jalan,rata-rata kerusakan jalan bergelombang tidak rata dan ada yang udah berlobang.Di sisi timur jembatan sudah terlihat penurunan dan retak cor bahu jalannya,serta kondisi aspal jalan sudah retak 2cm.

Eko Londo Koordinator wilayah Jateng-DIY LSM WGAB saat ditemui di kantornya juga menjelaskan ada beberapa aspek yang bisa menyebabkan masalah kerusakan jalan. Di antaranya karena kualitas pekerjaannya, kualitas materialnya dan juga karena beban. Tapi, katanya, kalau suatu jalan itu rusak karena beban, itu biasanya terjadinya tidak segera.

Dibangun Dengan Danais DIY tahun 2021 Senilai Rp 35,9 Miliar, Baru Tiga Tahun Jalan dan Bahu Jalan Ada Yang Rusak

“Jadi, misalnya jalan yang baru saja diperbaiki kemudian dalam waktu 2-3 bulan sudah rusak, itu hampir dipastikan bukan karena beban. Itu hampir dipastikan karena kualitas pekerjaan atau juga penggunaan material yang buruk, atau dua-duanya. Sudah materialnya buruk, kualitas pekerjaannya juga jelek,” katanya.

Tapi, untuk masyarakat awam,mereka tidak memahami bahwa jalan-jalan berlubang itu bukan otomatis karena beban yang berlebih tapi juga bisa karena kualitas pekerjaan dan material yang digunakan. Dia mengatakan bahwa hampir semua jalan-jalan yang ada di daerah-daerah itu rusak bukan karena beban tapi karena kualitasnya yang buruk. “Nah, hampir semua jalan-jalan daerah itu rusaknya bukan karena beban, tapi terutama karena kualitas pekerjaan dan juga materialnya yang jelek,” ungkapnya.

Dia mencontohkan soal penggunaan spesifikasi batu pecah dalam pembangunan jalan misalnya. Menurutnya, bisa terjadi spesifikasi yang seharusnya digunakan itu adalah yang kelas A karena banyak kendaraan berat yang melaluinya, itu diganti dengan batu pecah kualitas B.

“Ini bisa terjadi karena pengawasannya yang rendah atau memang kontraktornya yang pintar sehingga bisa lolos dari pengawasan. Itu salah satu penyebab materialnya jelek dan jalannya akan cepat rusak,” ucapnya.

Aspal kalau dalam jalan itu fungsinya sebagai perekat batuan dan pengisi rongga untuk membuat jalan menjadi stabil, aspal itu bisa bekerja efektif kalau dihamparkan pada suhu di atas 100 derajat Celsius. Tapi sering dalam pengerjaannya aspal itu dipanaskan di suhu 60 derajat,tambahnya.

Sudah jelas pengerasannya akan jelek,Belum lagi kalau misalnya aspal itu dioplos dengan oli bekas oleh kontraktornya yang nakal. Nah, yang kayak gitu banyak terjadi di daerah sehingga jalan menjadi cepat rusak.

Begitu juga tentang timbunan, itu juga ada spesifikasinya agar tanahnya stabil sehingga tidak terjadi amblas dan retak. Dia mengatakan terkadang harus dipadatkan terlebih dulu.

“Jadi, sebenarnya kalau misalnya ditanya kesimpulannya, hampir sebagian besar kerusakan jalan di Indonesia itu karena kualitas pekerjaan dan kualitas materialnya yang jelek dan bukan karena faktor tanah bergerak,faktor beban,karena sebelumnya pasti sudah ada perencanaan serta studi lapangan,” tutupnya.

Red

PERANGKAT DESA DI DUGA ANIAYA ANAK DIBAWA UMUR KARNA MELINTAS JALAN DEPAN RUMAHNYA

OGAN ILIR, – KABAR EKSPRES II Kekerasan pada anak dibawah umur kembali terjadi yang diduga dilakukan oleh Perangkat Desa Payakabung Kabupaten Ogan Ilir.

Diketahui dari Leni, Ibunda sang anak menceritakan kepada awak media bahwa terjadinya penganiayaan putra nya pada malam Minggu pada tanggal 24 Februari 2024.

Diduga pelaku yang merupakan Perangkat Desa Payakabung tersebut melakukan penganiayaan terhadap AL (15) berawal dari bermain games.

Diduga Perangkat Desa Payakabung Aniaya Anak Dibawah Umur, GRIB Jaya OI Siap Kawal Kasus Ini

“Lewat depan rumah anak buahnyo, Caro budak pak sambil main game, mungkin seru teriak-teriak, dak tau ngapo2 mungkin dibentak, keluar langsung nabokin anak aku sampe tesungkur-sungkur”, ujar ibu Anak kepada Tim GRIB Jaya Ogan Ilir.

Ditambahkannya, kejadiannya di depan rumah pelaku di Payakabung pada malam Minggu ini.

“Awalnyo aku dak tau, Kejadiannya malam Minggu, pas pagi aku ke pasar (Senin pagi) tetanggo ngomong ke aku, kamu dak tau apo anak kamu digebukin oleh Fai (diduga perangkat desa Payakabung)”, ujarnya, Senin (26/02).

Robert Macan selaku Ketua DPC GRIB Jaya Kab. Ogan Ilir angkat bicara terkait permasalahan tersebut, bahwa akan terus mengawal permasalahan anak dibawah umur yang diduga dianiaya perangkat desa Payakabung.

“Saya selaku Ketua DPC GRIB Jaya Ogan Ilir, sangat prihatin dengan kejadian seorang anak laki-laki umur 15 tahun yang diduga ditampar perangkat Desa Payakabung sampai tersungkur-sungkur”, ujar Robert kepada awak media.

Ditambahkan Robert, akan terus mengawal permasalahan ini sampai tuntas dan akan melaporkan ke Bapak Bupati Ogan Ilir sampai ke Komisi Nasional Perlindungan Anak RI”, tegas Robert.

Reporter: Hendrik

Puluhan Suporter PSS Sleman Nekat Bawa Miras Diamankan Polisi, Hendak Nonton Sepak Bola di Stadion Manahan Solo

Jateng, – KABAR EKSPRES II Kepolisian Resor Kota ( Polresta) Surakarta mengamankan sedikitnya 30 suporter PSS Sleman karena kedapatan membawa minuman keras atau miras di sekitar Stadion Manahan Solo, Selasa (27/2/2024).

Kapolresta Surakarta Kombes.Pol. Iwan Saktiadi, SIK.MH.MSi mengatakan para suporter tersebut diamankan saat hendak menonton laga lanjutan liga 1 antara PSS Sleman melawan Persita Tangerang di Stadion Manahan Solo.

“Puluhan suporter tersebut diamankan oleh anggota Polresta Surakarta yang bersiaga di sekitar Stadion Manahan Solo dan mendapati sejumlah suporter membawa miras.Bahkan dari mereka telah menenggak miras di area parkir Stadion Manahan Solo,” ucap Kombes.Pol. Iwan.

“Ini sudah kesepakatan panitia pelaksana pertandingan. Tidak diperbolehkan membawa miras di area venue. Jumlah suporter yang ditangkap sekitar 30 orang asal Sleman saat hendak menonton pertandingan sepakbola,” ungkapnya.

Nekat Bawa Miras, Puluhan Suporter PSS Sleman Diamankan Polisi di Area Stadion Manahan Solo

“Para suporter yang membawa miras kita angkut menggunakan truk Dalmas ke Mapolresta Surakarta. Mereka dikumpulkan di halaman Mapolresta Surakarta untuk diberi pembinaan agar tak mengulangi perbuatannya lagi. Sedangkan miras yang berhasil kita amankan dan kami sita untuk dijadikan barang bukti,” jelasnya.

Setelah diberi pembinaan dan didata, mereka lantas dipulangkan ke daerah asal.

“Dengan tidak mengurangi rasa hormat dan permohonan maaf, kesepakatan di area pertandingan harus dipatuhi semua pihak. Mereka langsung dipulangkan setelah dibina di Mapolresta Surakarta,” pungkas Kapolresta.

Red

Kapolres Madina dan KBR Polda Sumut Olah TKP di Sumur V-1 PT.SMGP

MADINA, – KABAR EKSPRES II Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP Arie Sofandi Paloh SH SIK beserta tim Kimia dan Bahan Beracun (KBR) Gegana Polda Sumatera Utara (Sumut) olah TKP di Sumur V-1 Welpad V PT. Sorik Marapi Geotermal Power (SMGP), Selasa (27/2/2024).

Kapolres dan pejabat utama, KBR Gegana, tim Labolatorium Forensik (Labfor) Polda Sumut serta tim EBTKE Kementerian ESDM berada di Sumur V-1 Welpad V pukul 16.00 Wib.

Tujuan dilakukannya olah TKP untuk melakukan pemeriksaan dalam hal Penyelidikan penyebab 105 warga Sibanggor Kecamatan Puncak Sorik Marapi dirawat di RSUD Panyabungan dan RS Permata Madina pasca uji alir Sumur V-1 Welpad V pada Kamis (22/2/2024).

Tim Labfor dan KBR Gegana Polda Sumut telah mengambil sampel untuk dilakukan pemeriksaan laboratoris apakah ada kandungan gas beracun (H2S) yang terhirup warga dari sumur tersebut.

Kapolres Madina dan KBR Polda Sumut Olah TKP di Sumur V-1 PT.SMGP

Butuh waktu empat jam dalam pengambilan sampel tersebut. Polri didampingi pihak PT.SMGP dan EBTKE Kementerian ESDM bergeser dari Sumur V-1 Welpad V pukul 20.00 Wib.

Kapolres Madina mengatakan, sampel yang telah diambil oleh tim dari sumur tersebut akan dibawa ke Laboratorium Polda Sumut untuk dilakukan pemeriksaan.

Upaya tersebut, kata Arie, sebagai langkah Polri dalam hal ini Polres Madina dan Polda Sumut dalam melakukan penyelidikan.

“Polres Madina dan Polda Sumut telah turun ke Sumur V-1 Welpad V Sibanggor Julu melakukan penyelidikan. Sampel yang telah diambil tersebut nantinya akan kita ketahui setelah diperiksa di laboratorium,” katanya.

“Apakah ada hubungannya kandungan gas beracun (H2S) yang dihirup warga sehingga dilarikan dan sempat dirawat di rumah sakit. Nanti akan kita sampaikan,” sambung AKBP Arie.

Alumni Akademi Kepolisian Tahun 2005 itu juga menyebut, langkah hukum tetap ditempuh atas peristiwa tersebut.

“Langkah pertama sudah kita lakukan yaitu mengevakuasi warga dan sterilisasi di Sibanggor dan perusahaan. Langkah keduanya adalah penegakan hukum,”

Reporter: Magrifatulloh