Dandim Brebes Percepat Buka Jalan Pengubung Antar Desa Citimbang – Gunung Sugih Yang Terputus

Brebes, – KABAR EKSPRES II Komandan Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, Letkol Inf Sapto Broto, S.E., M.Si bersama Forkopimca Salem serta relawan kembali mengecek titik lokasi longsor di Desa Citimbang, Kecamatan Salem, Brebes, Jawa Tengah. Jum’at (01/03/2024).

Jalan penghubung antara Desa Citimbang dan Desa Gunung Sugih longsor tergerus air hujan, hujan dengan intensitas tinggi dari pukul 21.00 hingga pagi hari. Jalan sepanjang 80 meter dengan lebar 4 meter terputus dan longsor kebawah sekitar 50 meter.

Menurut Kepala Desa Citimbang Idi Sutiono mengatakan bahwa 667 KK dari 1.971 Jiwa didesanya kini terisolir akibat jalan aspal tersebut putus. Dari jumlah jiwa yang nyata, ada 1.850 jiwa yang terisolir di Desa Citimbang.

“Alhamdulillah Pak Dandim bersama Forkopimca Salem hadir dilokasi dan melihat secara langsung desa kami, berkat kehadiran beliau, sudah turun 1 unit excavator yang langsung bekerja membuka jalan tersebut”. tutur Idi Setiono.

Dandim Brebes Percepat Buka Jalan Pengubung Antar Desa Citimbang – Gunung Sugih Yang Terputus

Selain Desa Citimbang, juga dampak yang sama dirasakan oleh Desa Gunung Sugih yang bersebelahan dengan Desa Citimbang.

Kepala Desa Gunung Sugih Durottun Nasihin mengungkapkan keluhannya kepada Dandim 0713 Brebes bahwa putusnya jalan penghubung Citimbang-Gunung Sugih sangatlah vital, sebab perekonomian warga tersendat.

“Ada 4 titik irigasi tersier yang rusak akibat longsoran, dan warga harus mengeluarkan biaya transportasi lebih, sebab harus memiliki 2 unit kendaraan roda dua, satu ditaruh diujung desa Citimbang, dan yang satunya diseberang Desa Gunung Sugih”. papar Kades Gunung Sugih.

“Alhamdulillah, kehadiran Pak Dandim Brebes bersama rombongan sudah mengupayakan alat berat untuk membuka jalan, yah sebelumnya hanya bisa dilewati pejalan kaki saja”. imbuhnya.

Dandim 0713 Brebes menghimbau kepada seluruh warga Citimbang dan Gunung Sugih untuk bersabar dan berhati-hati dalam beraktivitas, secepatnya Kodim dan Polres Brebes bersama Pemerintah Daerah segera menyelesaikan permasalahan pasca bencana Banjir dan Longsor di Kecamatan Salem, diantaranya Desa Ciputih, Desa Gandoang dan Kadungmanis serta Desa Citimbang dan Gunung Sugih.

“Saat ini Babinsa, Babhinkamtibmas dan relawan dari BGS, Bangbara, Nalaktat, KTM dan Batara membawa obat-obatan menggunakan motor trail ke tiga desa untuk dibagikan warga yang membutuhkan”. ungkap Dandim.

“Kebutuhan mendesak dilokasi longsor diantaranya Lampu Cell Solar Otomatis, Pempes, Obat-obatan, sembako dan susu untuk bayi dan anak-anak”. imbuh Letkol Sapto Broto.

Sampai dengan saat ini, ada 2 excavator membuka jalan agar kendaraan roda dua bisa melintas guna percepatan pengiriman obat-obatan dan logistik. (Pen0713)

Red

Polres Batang Bekuk Pelaku Pencurian Barang Elektronik di 11 Sekolah

BATANG, – KABAR EKSPRES II Kepolisian Resor (Polres) Batang berhasil membekuk pelaku pencurian alat elektronik di 11 Sekolah Dasar (SD) Negeri di empat kecamatan, yaitu Blado, Bawang, Reban, dan Tersono. Diduga pelaku berinisial S (31), warga Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang itu dibekuk di rumahnya.

“Tersangka jumlahnya tiga orang, satu sudah kita amankan berinisial S alamat Pecalungan Batang, kemudian dua lainnya masih dalam pengejaran, selanjutnya menjadi target kita,” kata Kapolres Batang AKBP Nur Cahyo Ari Prasetyo saat konferensi pers di lobi Mapolres Batang, Jumat (1/3/2024).

Perbuatan pelaku dilakukan dalam kurun Januari 2024 hingga Februari 2024. Mereka melakukan aksinya dengan motif ekonomi, mengincar barang-barang berharga di sekolah-sekolah dasar yang minim pengamanan.

“Sejumlah barang bukti berhasil diamankan oleh pihak kepolisian, termasuk sepeda motor, laptop, tablet, seperangkat komputer, speaker aktif berbagai ukuran, dan mesin ketik,“ terang Kapolres.

Polres Batang Bekuk Pelaku Pencurian Barang Elektronik di 11 Sekolah

Kasus ini terungkap awalnya dari laporan kasus pencurian di sekolah di wilayah Kecamatan Blado pada 8 Februari 2024. Lalu, pihak kepolisian melakukan penyelidikan, dari hasil penyelidikan didapatkan informasi dan fakta bahwa terhadap kejadian diduga dilakukan oleh resedivis, sehingga kemudian dilakukan penangkapan terhadap tersangka berikut barang bukti.

“Dari hasil pengembangan, terdapat 10 TKP lainnya, jadi terungkap 11 TKP. Pasal yang disangkakan terhadap para pelaku adalah Pasal 363 ayat 1 dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” tandas Kapolres.

Kepala SDN Tambakboyo 1, Ida, mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh anggota Polres Batang sehingga seluruh peralatan administrasi sekolah dapat ditemukan dan dikembalikan dengan cepat.
“Yang hilang termasuk tablet dan laptop, hal ini tentu mengganggu kegiatan administrasi sekolah karena di dalamnya terdapat data siswa,” ungkapnya

Reporter: Casroni

Polisi Akan Menindak Tegas, Para Pelaku Tindak Kejahatan di Kota Tegal

Kota Tegal, – KABAR EKSPRES II Sebuah video konvoi anak-anak remaja membawa senjata tajam viral di media sosial (Medsos) facebook. Dalam video berdurasi sekitar 1 menit 30 detik itu, terlihat para pelaku konvoi menenteng celurit, parang dan senjata tajam lainnya.

Menyikapi video viral tersebut, jajaran Polres Tegal Kota tidak tinggal diam. Sebab, pihak kepolisian langsung menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan terhadap para pelakunya.

Kapolres Tegal Kota AKBP Rully Thomas mengatakan, pihaknya sudah menurunkan anggota untuk mengusut siapa para pelaku dalam video viral tersebut. Selain itu juga sudah meningkatkan kegiatan-kegiatan Kepolisian berupa patroli untuk mencegah kejadian serupa.

“Terimakasih kepada masyarakat Kota Tegal, atas informasi dan kepeduliannya tentang perkembangan situasi di Kota Tegal. Dan terkait video yang sempat viral, kita sudah melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa saja para pelakunya,” ungkap Kapolres kepada awak media saat konferensi pers, Jum’at (1/3/2024).

Kapolres menjelaskan, kejadian video tersebut sebenarnya sudah agak lama. Namun baru viral kemarin pada Kamis (29/2) di sebuah media sosial. Dan dengan berbekal informasi serta data-data yang diperoleh dalam video tersebut, pihaknya langsung bergerak mencari para pelakunya.

Polisi Akan Menindak Tegas, Para Pelaku Tindak Kejahatan di Kota Tegal

“Dengan berbekal informasi yang ada, kami berhasil mengamankan sejumlah pelakunya. Mereka kita amankan berikut barang buktinya di wilayah Kabupaten Tegal,” terangnya.

Dan saat ini, lanjut Kapolres, pelaku sudah kita tahan guna penyidikan lebih lanjut. Dan untuk mengembangkan para pelaku lainya serta menggali motif dari perbuatan ini,” imbuhnya.

Kapolres juga menegaskan, dalam upaya menciptakan kamtibmas yang kondusif pihaknya akan bertindak tegas. Polres Tegal Kota tidak akan memberikan ruang gerak sedikitpun kepada para pelaku pelanggar hukum.

“Perlu kami sampaikan, Polres Tegal Kota akan menindak tegas kepada para pelaku kejahatan. Kami tidak akan memberikan ruang gerak sekecil apapun kepada para pelanggar hukum, untuk melakukan aksinya di Kota Tegal,” tegas nya.

Hal ini kita lakukan, demi terwujudnya Kota Tegal yang aman dan kondusif paska tahap pemungutan suara Pemilu dan menjelang datangnya bulan Ramadhan 1445 H.

“Sebentar lagi kita memasuki bulan Suci Ramadhan 1445 H. Untuk itu kami berupaya memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Karena dengan situasi yang kondusif maka masyarakat khususnya umat muslim dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan baik,” tuturnya.

Kapolres mengimbau kepada masyarakat, untuk tidak merasa cemas atau resah. Karena pihaknya sudah melakukan kegiatan-kegiatan Kepolisian untuk mewujudkan Kota Tegal yang kondusif.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak resah. Karena kami sudah melakukan upaya-upaya dalam mewujudkan situasi yang kondusif. Dan berharap peran aktif masyarakat dalam mewujudkan semua itu. Karena tanpa kerjasama yang baik antara Kepolisian dengan masyarakat, apa yang kita lakukan hasilnya tidak akan maksimal,” harap Kapolres.

Reporter: Casroni

Antisipasi Kejahatan, Piket Mako Polsek Patean Rutin Laksanakan Patroli BLP

KENDAL, – KANAR EKSPRES II Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Piket Mako Polsek Patean melaksanakan Blue Light Patrol (BLP) seputaran Kecamatan Patean, Jumat (01/3/2024).

Dalam kegiatan Blue Light Patrol (BLP) tersebut, petugas menyasar obyek obyek Vital dan tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan kerawanan gangguan kamtibmas seperti Perbankan, Pertokoan, SPBU dan pemukiman penduduk.

Dalam kesempatan tersebut, petugas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga masyarakat yang dijumpai dalam rangka bersama-sama mencegah tindak kriminal dan tindak kejahatan lainya.

Antisipasi Kejahatan, Piket Mako Polsek Patean Rutin Laksanakan Patroli BLP

Saat dikonfirmasi Kapolsek Patean AKP Toyib Suharnomo mengatakan bahwa, “Saya selalu menekankan kepada seluruh anggota terutama untuk selalu memantau kegiatan masyarakat yang ada di wilayah hukum Polsek Patean. Begitu juga saat sambang dan patroli selalu sampaikan pesan Kamtibmas kepada masyarakat agar tercipta Kamtibmas tetap aman dan Kondusif,” ucap Kapolsek.

AKP Toyib Suharnomo menambahkan, dengan kehadiran Polri di tengah tengah masyarakat ini mampu mencegah terjadinya tindak kejahatan 3C yakni Curat, Curas dan Curanmor.

“Kegiatan patroli dialogis ini juga dulakukan sebagai salah satu cara untuk menciptakan situasi yang kondusif baik unyuk mencegah gangguan Kamtibmas ataupun untuk lebih mempererat tali silaturahmi antara Polri dengan masyarakat,” pungkasnya.

Red

Dibangun Dengan Danais DIY tahun 2021 Senilai Rp 35,9 Miliar, Baru Tiga Tahun Jalan dan Bahu Jalan Ada Yang Rusak

Gunungkidul, DIY. – KABAR EKSPRES II Dibangun Dengan Dana Keistimewaan (Danais) DIY tahun 2021 Senilai kurang lebih Rp 35,9 Miliar, mengalami kerusakan di beberapa titik. Ruas jalan Tawang-Ngalang di kabupaten Gunungkidul ni direncanakan akan tembus ke wilayah kabupaten Sleman.

Ketika awak media kamis 29/02/2024 ke lokasi melihat adanya kerusakan di beberapa titik jalan dan bahu jalan,rata-rata kerusakan jalan bergelombang tidak rata dan ada yang udah berlobang.Di sisi timur jembatan sudah terlihat penurunan dan retak cor bahu jalannya,serta kondisi aspal jalan sudah retak 2cm.

Eko Londo Koordinator wilayah Jateng-DIY LSM WGAB saat ditemui di kantornya juga menjelaskan ada beberapa aspek yang bisa menyebabkan masalah kerusakan jalan. Di antaranya karena kualitas pekerjaannya, kualitas materialnya dan juga karena beban. Tapi, katanya, kalau suatu jalan itu rusak karena beban, itu biasanya terjadinya tidak segera.

Dibangun Dengan Danais DIY tahun 2021 Senilai Rp 35,9 Miliar, Baru Tiga Tahun Jalan dan Bahu Jalan Ada Yang Rusak

“Jadi, misalnya jalan yang baru saja diperbaiki kemudian dalam waktu 2-3 bulan sudah rusak, itu hampir dipastikan bukan karena beban. Itu hampir dipastikan karena kualitas pekerjaan atau juga penggunaan material yang buruk, atau dua-duanya. Sudah materialnya buruk, kualitas pekerjaannya juga jelek,” katanya.

Tapi, untuk masyarakat awam,mereka tidak memahami bahwa jalan-jalan berlubang itu bukan otomatis karena beban yang berlebih tapi juga bisa karena kualitas pekerjaan dan material yang digunakan. Dia mengatakan bahwa hampir semua jalan-jalan yang ada di daerah-daerah itu rusak bukan karena beban tapi karena kualitasnya yang buruk. “Nah, hampir semua jalan-jalan daerah itu rusaknya bukan karena beban, tapi terutama karena kualitas pekerjaan dan juga materialnya yang jelek,” ungkapnya.

Dia mencontohkan soal penggunaan spesifikasi batu pecah dalam pembangunan jalan misalnya. Menurutnya, bisa terjadi spesifikasi yang seharusnya digunakan itu adalah yang kelas A karena banyak kendaraan berat yang melaluinya, itu diganti dengan batu pecah kualitas B.

“Ini bisa terjadi karena pengawasannya yang rendah atau memang kontraktornya yang pintar sehingga bisa lolos dari pengawasan. Itu salah satu penyebab materialnya jelek dan jalannya akan cepat rusak,” ucapnya.

Aspal kalau dalam jalan itu fungsinya sebagai perekat batuan dan pengisi rongga untuk membuat jalan menjadi stabil, aspal itu bisa bekerja efektif kalau dihamparkan pada suhu di atas 100 derajat Celsius. Tapi sering dalam pengerjaannya aspal itu dipanaskan di suhu 60 derajat,tambahnya.

Sudah jelas pengerasannya akan jelek,Belum lagi kalau misalnya aspal itu dioplos dengan oli bekas oleh kontraktornya yang nakal. Nah, yang kayak gitu banyak terjadi di daerah sehingga jalan menjadi cepat rusak.

Begitu juga tentang timbunan, itu juga ada spesifikasinya agar tanahnya stabil sehingga tidak terjadi amblas dan retak. Dia mengatakan terkadang harus dipadatkan terlebih dulu.

“Jadi, sebenarnya kalau misalnya ditanya kesimpulannya, hampir sebagian besar kerusakan jalan di Indonesia itu karena kualitas pekerjaan dan kualitas materialnya yang jelek dan bukan karena faktor tanah bergerak,faktor beban,karena sebelumnya pasti sudah ada perencanaan serta studi lapangan,” tutupnya.

Red

Dandim dan Forkopimca Tinjau 3 Lokasi Bencal Longsor di Salem

Brebes, – KABAR EKSPRES II Komandan Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si bersama dengan Forkopimca Salem meninjau langsung lokasi bencana alam banjir dan longsor di 3 desa di Kecamatan Salem, Brebes, Jawa Tengah. Kamis (29/02/2024).

Peninjauan ke lokasi bencana alam banjir dan tanah longsor juga didampingi ADM Perhutani Prastyo Lukito S.Hut, Camat Salem Wartoid S.IP., M.Si, Danramil 13 Salem diwakili Peltu Rahmat Wahyudin, Kapolsek Salem, Tokoh Masyarakat Heru Irawan, Komunitas Trabas, relawan dan masyarakat.

Bencana alam banjir dan tanah longsor dampak dari hujan dengan intensitas tinggi dimana mengakibatkan 3 desa terisolir.

Dandim dan Forkopimca Tinjau 3 Lokasi Bencal Longsor di Salem

Desa yang terisolir dampak dari bencana alam tanah longsor Desa Kedumanis, Desa Ganggawang dan Desa Citimbang dimana jalan yang menghubungkan 3 desa tersebut sebagian hanyut terbawa arus banjir dan tertimbun tanah longsor serta jembatan putus terbawa tanah longsor.

Menurut Dandim 0713 Brebes, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si mengatakan ada sekitar KK 210 KK, sedikitnya ada 883 orang terisolir.

“Ada 9 (Sembilan) Unit sepeda motor hanyut terbawa longsor, aliran listrik yang menghubungkan 3 desa terputus hingga saat ini”. papar Dandim.

“Selain itu, saluran air bersih/Pancimas terbawa air hingga 1 kilometer, dan setelah dicek dilapangan, adanya akses Jalan Kabupaten 8 titik baik yang terputus, tertutup longsor “. Imbuhnya.

” Satu buah jembatan yang menghubungkan tiga desa juga putus, kurang lebih panjang 29 meter dan lebar 3 meter, dikarenakan hanyut”. tutup Dandim.

Diakhir peninjauannya, Dandim mengecek dapur umum sekaligus memberikan bantuan sosial berupa sembako dan lampu penerangan jalan tenaga surya. (Pen0713)

Red

Komonitas Sepakat Brebes bermartabat (SBB) Giat Mendonasi yang Terdampak Banjir.

Brebes, – KABAR EKSPRES II Aksi turun ke jalan mendonasikan sedikit tenaga dan sedikit materi ke korban banjir yang terjadi di sekitar wilayah kecamatan Brebes yang di mulai dari tanggal 27 Februari 2024,

Kami dari Komonitas Sepakat Brebes bermartabat (SBB). Rescue ikut tergugah dan tanggap turun membagikan sedikitnya 600 nasi bungkus ke warga Desa Wangandalem, pemaron, krasak, dan Desa Gandasuli, di hari pertama. dan di hari kedua pada Rabu (28/2/2024).

Kami bersama Rekan-rekan SBB turun langsung dan bersinergi dengan Karang Taruna Kecamatan Brebes, serta unsur pemuda lainnya untuk giat mendonasikan 500 nasi bungkus dan Pampers di wilayah Desa Limbangan wetan dan Limbangan kulon,

Komonitas Sepakat Brebes bermartabat (SBB) Giat Mendonasi yang Terdampak Banjir.

hari ini (kamis 29 februari 2024) kami turun ke bawah lagi membagikan 1000 nasi bungkus dan Obat-obatan serta pakaian layak pakai untuk dibagikan ke mereka yang terdampak banjir, dengan sasaran Warga Masyarakat Desa Krasak, Colotan, dan Desa Pulosari. “Kami juga ikut berterima kasih kepada seluruh para donatur yang peduli”.Pungkasnya

Kegiatan ini merupakan langkah yang dilakukan rasa empati dan bentuk kepedulian kita sebagai manusia sosial, duka mereka duka kita juga, ambil langkah kecil yang baik ke arah yang benar, tetap semangat tebar manfaat.Tandasnya

Red

BBWS Serayu Opak Terima Audiensi dan Koordinasi Badan Bappeda Kulon Progo

Yogyakarta, DIY. – KABAR EKSPRES II Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak menerima audiensi dan koordinasi dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kulon Progo, (29/2/2024).

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan (OP) Antyarsa Ikana Dani, Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Andi Arwik, dan Kepala Satuan Non Vertikal Tertentu (SNVT) PJSA Aris Fajar Suryono, beserta jajaran. Sementara, rombongan Bappeda Kulon Progo dipimpin oleh Kepala Bappeda Muh. Aris Nugroho, Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Eko Susanto, beserta jajaran.

BBWS Serayu Opak Terima Audiensi dan Koordinasi Badan Bappeda Kulon Progo

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai hal terkait rencana pembangunan dan pengembangan di Kabupaten Kulon Progo. Salah satunya adalah rencana penataan di kawasan jetty dan pantai Glagah.

Sebagai catatan, Pantai Glagah merupakan penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) Kulon Progo bidang pariwisata. Namun, saat ini di kawasan Pantai Glagah terutama di area pengaman pantai (jetty), terdapat pedagang yang mendirikan kios tanpa izin. Keberadaan pedagang ini tentunya perlu ditata sesuai dengan masterplan yang telah disusun.

Sehingga, kualitas Pantai Glagah sebagai objek wisata dapat ditingkatkan tanpa mengganggu keberadaan dan fungsi dan jetty itu sendiri.

Selain itu, dalam forum audiensi, dibahas pula perlunya penataan dan penyusunan masterplan untuk kawasan Bendungan Sermo. Seperti halnya Pantai Glagah, Bendungan Sermo memiliki potensi wisata yang sangat besar. Saat ini, di kawasan Sermo terdapat beberapa titik camping ground yang keberadaannya perlu ditata. Hal ini dimaksudkan agar keberadaan camping ground dapat selaras dan tidak mengganggu fungsi dan manfaat dari Bendungan Sermo.

BBWS Serayu Opak dan Pemkab Kulon Progo ke depan siap untuk selalu berkoordinasi dan berkolaborasi guna pembangunan di Kabupaten Kulon Progo, khususnya terkait infrastruktur SDA. Kedua belah pihak juga sepakat pentingnya upaya pengamanan aset yang sudah terbangun, sehingga pemanfaatan dan penggunaan aset SDA haruslah sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Reporter: Eko Londo

Polres Mandailing Natal menerima kunjungan rombongan anak-anak didik dari TK Bhayangkari 14 Cabang Madina

Madina, – KABAR EKSPRES II Kunjungan anak TK tersebut diterima oleh Kapolres Madina AKBP Arie Sofandi Paloh SH SIK didampingi Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Madina Nyonya Yolanda Arie Sofandi Paloh dan pejabat utama (PJU) Polres Madina. Rabu (28/02/2024).

Kapolres Madina mengatakan, tujuan kedatangan anak-anak didik TK Bhayangkari didampingi para tenaga pendidik tersebut untuk memperkenalkan profesi Polri kepada anak-anak tersebut.

Sebab, TK Bhayangkari 14 Cabang Madina itu merupakan TK binaan Polri yang bertempat di sebelah Selatan Rumah Dinas Polsek Panyabungan atau Pasar Lama.

“Kita perkenalkan bagaimana sebenarnya profesi Polri itu kepada anak-anak TK. Itu bertujuan agar mereka mengetahui sejak dini fungsi anggota Polri itu apa,” katanya.

Sebagai taman kanak-kanak yang melatarbelakangi profesi Polri, murid TK Bhayangkari juga dikenal memakai pakaian sekolah mirip pakaian polisi. Anak TK tersebut juga disebut “Polisi sahabat anak”.

Kapolres Madina berdoa semoga anak-anak tersebut menjadi generasi penerus bangsa yang baik.

“Suasana riang gembira bersama anak-anak TK Bhayangkari saat mereka berkunjung. Semoga anak-anak kita ini menjadi generasi penerus bangsa, utamanya menjadi penerus Polri ke depannya,” ucap Arie.

Reporter: Magrifatulloh .

Tingkat Partisipasi Pemilih Kota Tegal, Capai 78,9 Persen

TEGAL, – KABAR EKSPRES II Hasil penghitungan Suara Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024, Kota Tegal mencatatkan tingkat partisipapsi pemilih pada pemilu 2024 sebesar 78,9 persen.

Hal tersebut disampaikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tegal saat Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilu Tahun 2024 Tingkat Kota Tegal di Hotel Bahari Inn, Selasa (27/02/2024).

Dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 212.800 pemilih, sebanyak 168.086 pemilih yang menggunakan hak suaranya. Ini menunjukan tingkat partisipasi pemilih Kota Tegal pada Pemilu 2024 ada 78,9 persen. Data DPT 212.800 pemilih terdiri dari DPT laki-laki sejumlah 106.317 pemilih dan DPT perempuan sejumlah 106.483 pemilih.

Sedangkan jumlah Pemilih yang menggunakan hak suaranya 168.086 terdiri dari pemilih yang menggunakan hak suara yang terdaftar di DPT sejumlah 164.444 pemilih, ditambah pemilih yang di luar DPT, atau Daftar Pemilih Tambahan (DPTB) sejumlah 2.423 pemilih serta Pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK) sebanyak 1.219 pemilih.

Jika dibandingkan dengan tingkat partisipasi pada pemilu sebelumnya yakni tahun 2019, tingkat partisipasi pada Pemilu tahun 2019 sebesar 77,84 persen, sedangkan di tahun 2024 ini ada kenaikan 1,15 persen menjadi 78,9 persen.

Tingkat Partisipasi Pemilih Kota Tegal, Capai 78,9 Persen

Dan jika perbandingan tingkat partisipasi per kecamatan secara umum juga terjadi peningkatan jumlah pemilih yang menggunakan hak suaranya, terdiri dari Kecamatan Tegal Selatan pada Pemilu 2019, sebesar 80,98 persen, di pemilu tahun 2024 naik menjadi 82,80 persen.
Kecamatan Margadana pada Pemilu 2019 sebesar 62,85 persen, di pemilu tahun 2024 naik menjadi 67,58 persen,
Kecamatan Tegal Barat pada Pemilu 2019, sebesar 83,34 persen, di pemilu tahun 2024 turun menjadi 80,92 persen.
Kecamatan Tegal Timur pada Pemilu 2019, sebesar 82,26 persen, di pemilu tahun 2024 turun menjadi 82,47 persen.

Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon yang hadir bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tegal dan Sekretaris Daerah Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono tersebut menyampaikan, secara umum ada peningkatan tingkat partisipasi pemilih, meskipun kenaikan belum signifikan namun pihaknya bersama KPU dan pihak-pihak terkait sudah berupaya untuk mendorong kenaikan tingkat partisipasi pemilih, bahkan pihaknya menargetkan capaian tingkat partisipasi pemilih diangka 80 persen.

Khusus untuk Kecamatan Margadana, yang setiap penyelenggaraan pemilu tingkat partisipasi pemilihnya menjadi perhatian bersama, untuk pemilu 2024 ini ada kenaikan yang cukup signifikan. Yakni sebesar 4,73 persen. Pada Pemilu 2019, sebesar 62,85 persen, di pemilu tahun 2024 naik menjadi 67,58 persen.

Dedy Yon mengapresiasi semua pihak yang telah bekerja keras untuk terselenggaranya pemilu 2024, sehingga bisa berjalan lancar dan kondusif.

Ketua KPU Kota Tegal, Elvi Yuniarni dalam kesempatan yang sama menyampaikan rasa syukur, karena secara umum pelaksanaan pemilu 2024 di Kota Tegal bisa berjalan lancar.

Menurut Elvi hal tersebut berkat dukungan semua pihak, baik penyelenggara, pengawas dan calon dari tingkat kota sampai kelurahan.

Saat rekapitulasi tingkat kota tersebut Elvi Yuniarni menghimbau kepada para saksi agar dalam melakukan keberatan disampaikan berdasarkan data, agar dapat disinkronkan,.

“Jadi keberatan harus berdasarkan data, bukan asumsi,” ujar Elvi Yuniarni.

Reporter: Casroni