H.Ridhohul Khukam. S.T Bersilaturahim Dengan Unsur Elemen Aktivis Brebes, Di Bulan Ramadhan

Brebes, – KABAR EKSPRES II Dalam semangat silaturahim dan kebersamaan, seorang tokoh pemuda terkemuka di Brebes H. Ridhohul Khukam.S.T disapa( H. Ridho) menggelar acara buka puasa bersama (bukber) bersama para aktivis yang terdiri dari LSM, Ormas dan para pemuda inspiratif di daerah tersebut bertempat di Gedung Islamic Center. Minggu (24/03/2024).

Acara ini diinisiasi (H.Ridho) pria berusia 40 Tahun ini merupakan seorang tokoh pemuda Brebes dan juga pengusaha sukses.

Ia menjelaskan digelarnya acara ini dengan tujuan berbagi kebahagian di bulan Ramadhon yang penuh berkah dengan elemen Aktivis.

H.Ridhohul Khukam. S.T Bersilaturahim Dengan Unsur Elemen Aktivis Brebes, Di Bulan Ramadhan

“Alhamdulillah di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini saya bisa bersilaturahim dan berbagi kebahagian dengan unsur elemen Aktivis Brebes,” jelas H. Ridho.

Selain itu, menurut H.Ridho acara tersebut juga guna mempererat hubungan antar generasi dan memperkuat semangat kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan.

Dihadiri oleh sejumlah tokoh pemuda yang memiliki pengaruh besar di masyarakat, acara bukber ini juga dihadiri oleh aktivis-aktivis yang aktif dalam berbagai bidang, mulai dari lingkungan, sosial, hingga pendidikan.

Terpisah Mafudin salah satu aktivis yang aktif dibidang lingkungan sosial berharap dengan di gelarnya acara ini bisa memperkuat kolaborasi antar sesama aktivis.

“Acara bukber ini tidak hanya sekadar makan bersama, namun untuk memperkuat kolaborasi, dan membangun sinergi antar pemuda dan aktivis di Brebes. Kami percaya dengan kebersamaan dan kerja sama, kita dapat menciptakan perubahan positif yang signifikan,” ujar Mafudin.

Acara bukber bersama tokoh pemuda dan aktivis di Brebes mendapat sambutan hangat dari para peserta dibuktikan dengan banyaknya para aktivis yang hadir.

“Semangat kebersamaan dan kolaborasi yang tercipta diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda dan semua pihak untuk bergerak bersama dalam menciptakan perubahan yang positif bagi daerah Brebes,” jelas Tris Bregas salah satu aktivis yang hadirhadir, ” pungkasanya

Reporter : Agus (WN)

Polisi Lakukan Sterilisasi Untuk Memastikan Keamanan

BATANG, – KABAR EKSPRES II Personel Sat Samapta Polres Batang melaksanakan sterilisasi sejumlah Gereja di Kabupaten Batang. Hal ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan kegiatan ibadah dalam rangka peringatan wafat Isa Almasih berjalan aman dan lancar, Minggu (24/3/2024).

Tim sterilisasi Polres Batang tiba di Gereja, lalu berkoordinasi dengan petugas jaga gereja untuk melaksanakan sterilisasi. Setiap sudut ruangan maupun bangku diperiksa serta halaman sekitar dengan menggunakan metal dan mirror detector dan dibantu satwa K-9.

“Kami lakukan pengamanan dan sterilisasi untuk memastikan keamanan, dengan aman ini diharapkan para jemaat dapat melaksanakan ibadah dengan tenang dan nyaman,” jelas Kapolsek Batang Kota AKP Sapto Winengku.

Pastikan Aman, Polres Batang Lakukan Sterilisasi

Kapolsek menambahkan, hal ini merupakan kegiatan tahunan yakni kalander kamtibmas Polsek Batang Kota, sebagai aparat Kepolisian sesuai dengan tugas pokoknya melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.

“Harapanya, terciptanya kondusivitas keamanan di wilayah hukum Polsek Batang Kota, dengan kehadiran polisi ditengah mereka dapat langsung dirasakan,” imbuhnya.

Red

Lokasi Giat Safari ke-3 Pembagian Takjil DPD LSM-GMBI Brebes di Bulan Ramadhan 1445 H.

Brebes, KABAR EKAPRES II Di Bulan yang penuh hikmah, Sore ini Lembaga Swadaya Masyarakat Bawah Indonesia, GMBI-DPD Brebes bersama jajaran KSM Ketanggungan giat pembagian takjil di jalan K.H Wahid Hasyim, untuk masyarakat Desa Dukuh Tengah Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes.

LSM-GMBI DPD Brebes menyediakan takjil sejumlah 800 pcs, yang dibagikan untuk warga masyarakat setempat dan pengguna jalan lain yang melintas. Acara ini mulai dari pukul: 15:00 s/d selesai, Minggu (24/3/2024).

Pasalnya: momentum tersebut dipimpin langsung oleh Dimas Radiono Ketua LSM-GMBI KSM Ketanggungan. “setiap tahun di bulan ramadhan kami LSM GMBI KSM Ketanggungan dan seluruh keluarga besar LSM GMBI se-kabupaten brebes rutin untuk berbagi takjil maupun santunan anak yatim, dan berbagi takjil untuk meringankan warga saat hendak berbuka puasa,

Lanjut Dimas: sementara kalau giat santunan anak yatim itu supaya anak-anak tersebut merasakan nikmatnya hari lebaran, “Kami juga berhap untuk warga masyarakat yang merasa membutuhkan pendampingan permasalahan silahkan hubungi pasti kami bantu dengan ikhlas atas dasar kekeluargaan dan gotong royong.”Tandas Dimas

Lokasi Giat Safari ke-3 Pembagian Takjil DPD LSM-GMBI Brebes di Bulan Ramadhan 1445 H.

salah satu warga masyarakat yang tidak mau disebut namanya, menuturkan kami teman-teman kami merasa senang dan berterimakasih kepada LSM-GMBI yang sangat perhatian terhadap masyarakat bawah, dan kami yang tadinya cari penjual takjil, Allamdullilah saat lewat dikasih takjil buat sangu buka puasa kami,”Ucap Warga setempat dan pengguna jalan.

Saat di Hubungi Lewat WhatsApp: Syaeful Akbar, ST. selaku ketua GMBI Distrik Brebes, membenarkan betul hari ini adalah safari ke 3 giat berbagi takjil bertempat di KSM Ketanggungan, tepatnya di ruas jalan belakang Yogya Mall Ketanggungan, dan untuk kedepan Insya Allah pasti kami akan lakukan pembagian takjil di KSM-GMBI berikutnya yang ada di kabupaten Brebes,

Keikhlasan dan kepedulian Kami dan rekan-rekan, “Dengan giat berbagi takjil maupun santunan anak yatim yang diadakan oleh keluarga besar LSM GMBI Kabupaten Brebes tidak terafiliasi dengan partai politik maupun calon bakal bupati brebes Th 2024 tapi murni gerakan sosial yang dilakukan dengan azas kekeluargaan dan gotong royong dari rekan-rekan Keluarga besar GMBI se-Kabupaten Brebes, guna untuk mencari keberkahan di bulan Ramadhan.”Ucap Akbar

Kami selaku Ketua Distrik Brebres, tidak lupa ingin menyampaikan berterimakasih kepada seluruh Anggota GMBI yang telah istiqomah melaksanakan kegiatan seperti ini di setiap tahunnya dan para rekan-rekan media yang senantiasa meliput giat ini.”Imbuh Akbar, ST.

Reporter: Casroni

Mabes Polri Kirim Misi Kemanusiaan Ringankan Korban Banjir di Demak

Jateng, – KABAR EKSPRES II Guna meringankan beban masyarakat korban banjir di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Polri mengirimkan tim dukungan psikososial dan trauma healing ke Jawa Tengah sebagai bagian dari misi kemanusiaan.

Tim dipimpin oleh As SDM Kapolri Irjen Prof. Dr. Dedy Prasetyo, M.Hum., M.Si.,MM, dan melibatkan berbagai pihak, termasuk Polda Jateng, dan konselor dari Polres Demak.

Kegiatan yang bertajuk “Misi Kemanusiaan Polri Untuk Bencana Hydrometeorology di Wilayah Propinsi Jawa Tengah” dilaksanakan di Posko Pengungsian SDN 3 Ngaluran Kec. Karanganyar, Kab. Demak pada hari Sabtu, (23/3/2024).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kadiv Humas Polri, Kapusdokkes Polri, beberapa pejabat Mabes Polri, Kapolda Jateng dan sejumlah PJU Polda Jateng.

Tim tersebut memberikan layanan kesehatan mental kepada warga yang terdampak banjir melalui berbagai metode yaitu : mengidentifikasi keluhan warga, membangun hubungan baik melalui interaksi, permainan sederhana untuk memperbaiki suasana, serta memberikan motivasi dan semangat.

Polri Kirim Paket Bantuan dan Turunkan Tim Trauma Healing untuk Korban Banjir di Demak

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat membantu korban banjir untuk tetap sehat dan mampu mengelola stres serta kecemasan yang mereka alami.

“Alhamdulillah berkat sinergitas TNI Polri, Pemda dan seluruh relawan, para pengungsi dapat ditangani dengan baik. Kita juga berikan trauma healing untuk anak-anak. Dapur umum juga berfungsi dengan baik,” ujar Irjen Dedy Prasetyo usai meninjau dan berinteraksi dengan para pengungsi di posko pengungsian.

Dirinya berharap, melalui sinergi dan kerja keras yang telah dilakukan berbagai pihak dalam upaya mitigasi bencana, banjir di Kab. Demak dapat segera tertangani.

Selain kegiatan Psikososial dan Trauma Healing, turut diberikan bantuan kepada para pengungsi berupa ribuan paket bahan kebutuhan pokok baik makanan dan minuman, pakaian serta obat-obatan.

Di kesempatan yang sama, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menyebut bahwa wilayah yang terdampak banjir di Jateng kini tersisa 3 kabupaten yaitu Pati, Kudus, dan Demak.

“Di tiga kabupaten ini jumlah pengungsi 29 ribu yang tersebar di 31 titik pengungsian. Meski situasi banjir sudah berangsur pulih, tapi penanganan pasca bencana berupa recovery bagi para penduduk, perbaikan tempat tinggal dan sarana prasarana lainnya perlu dilakukan,” terang Kapolda.

Ditegaskan bahwa Polda Jateng bekerja sama dengan BNPB akan terus mengakselerasi upaya recovery tersebut sebagai bagian dari upaya pemulihan bencana banjir di Jawa Tengah.

Usai kegiatan, Kabidhumas Polda Jateng, Kombespol Satake Bayu, menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam memberikan bantuan psikologis kepada korban banjir merupakan wujud dari komitmen mereka dalam mengatasi dampak bencana secara menyeluruh.

Dengan demikian, Polri tidak hanya fokus pada evakuasi dan logistik, tetapi juga memperhatikan kesehatan mental korban untuk membantu mereka pulih dari traumanya.

“Semoga bantuan yang kita berikan dapat bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang terdampak banjir,” tandasnya.

Usai kegiatan, rombongan melanjutkan perjalanan mengecek perbaikan tanggul sungai di Tanggulangin, Kabupaten Demak.

Reporter: Tirto

Polsek Limbangan Amankan Seorang Wanita Penjual Miras

Kendal, – KABAR EKSPRES II Satgas Operasi Pekat Candi 2024 Polsek Limbangan Polres Kendal telah berhasil ungkap tindak pidana tanpa hak membawa menjual dan mengedarkan miras, pelaku seorang wanita berinisial CE (25) warga Desa Serang RT 03 RW 03 Desa Tambaksari Kecamatan Limbangan Kendal, Minggu (24/3/2024).

Operasi Pekat Candi ini memang dalam rangka menyikapi banyaknya warung dan tempat yang digunakan untuk mabuk-mabukan. Selain itu juga Polsek Limbangan sedang menjalankan agenda Kabupaten Kendal yang bersih dari penyakit masyarakat. Salah satunya adalah minuman keras.

Hasil dari kegiatan Operasi Pekat Candi 2024, Kapolsek Limbangan AKP Rasban dalam releasenya, Minggu (24/3/2024) menyampaikan, bahwa pihaknya telah berhasil mengamankan salah seorang wanita berinisial CE yang diduga memperjual belikan minuman keras (miras).

Polsek Limbangan Amankan Seorang Wanita Penjual Miras

Menindak lanjuti laporan dari masyarakat, kita dan personil Polsek Limbangan mendatangi rumah pelaku dan tim berhasil menyita beberapa botol minuman keras untuk sementara barang yang kita sita sudah kita amankan di Polsek,” ucap AKP Rasban.

Dari tempat pelaku petugas berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa sepuluh botol minuman keras cap tiga orang dan tiga botol merk kawa kawa anggur hijau serta pelaku kita amankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Selanjutnya Kapolsek Limbangan menambahkan bahwa tujuan digelarnya Operasi Pekat Candi 2024 untuk memberantas penyakit masyarakat di bulan ramadhan baik itu miras, petasan maupun prostitusi.

“Tujuan Operasi Pekat Candi tidak lain untuk menekan terjadinya gangguan Kamtibmas, Selain itu guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif pada bulan suci ramadhan khususnya di wilayah hukum Polsek Limbangan,” pungkasnya.

Reporter: A. Sugiarto

BBWSSO Dalam Paket Ngobaran Rp 22,8 Miliar Terkesan Takut Serta Membiarkan Kontraktor Molor dalam Pengerjaannya

Gunungkidul,DIY, – KABAR EKSPRES II Informasi yang digali di lapangan, Proyek Peningkatan Penyediaan Air Baku Sungai Bawah Tanah Ngobaran, di Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak pada Satker SNVT Pelaksanaan jaringan pemanfaatan air Serayu Opak selaku pengguna anggaran telah memilih PT. Tirta Restu Ayunda yang menyisihkan sekian rekanan yang ikut lelang.

Hasil penelusuran di lapangan sampai 23 Maret 2024 di lokasi proyek untuk pekerjaan masih belum selesai 100% seharusnya belum bisa serah terima pertama, serta ada beberapa temuan yang diduga tidak sesuai spek dan kontrak.

Pihak Kepala BBWSSO serta PPK hanya tenang-tenang saja dan terkesan membiarkan pihak PT. Tirta Restu Ayunda belum kunjung melakukan penyelesaian atau perbaikan.

BBWSSO Dalam Paket Ngobaran Rp 22,8 Miliar Terkesan Takut Serta Membiarkan Kontraktor Molor dalam Pengerjaannya

Sejumlah temuan itu adalah ; Pekerjaan yang sudah lewat tahun Anggaran yang belum terselesaikan 100% dikerjakan, padahal disyaratkan dalam kontrak dan gambar spek.

Kemudian, Ompak penyangga Jaringan pipa Galvanized Iron (GI) tidak di finishing serta banyak yang rusak namun dibiarkan begitu saja.

Bahkan sambungan pipa besi GI pun terlihat tidak di beri ring, hanya dilas saja serta hasil akhir pengelasan sudah ada yang berkarat/korosi.

Yang lebih fatal lagi pompa air belum terpasang serta untuk jaringan listrik buat kebutuhan pompa belum siap.

Pekerjaan Proyek Peningkatan Penyediaan Air Baku Sungai Bawah Tanah Ngobaran tahun anggaran 2023 tersebut sudah selesai masa kontraknya dan sekarang massa pemeliharaan akan tetapi dikerjakan diduga tidak sesuai aturan.

Sekadar diketahui, paket pekerjaan TA 2023-APBN ini dikerjakan PT Tirta Restu Ayunda, yang berkantor di Jalan Sido sermo PDK V-A No 21 Surabaya, dengan nilai kontrak Rp 22.800.000.000,00,-
dengan Waktu pelaksanaan 111 Hari Kalender Dimulai dari 11 September 2023 dan Harusnya Serah terima pertama 20 Desember 2023 akan tetapi sampai berita ini tayang pekerjaan belum 100% selesai dan dari pihak Kepala BBWSSO ,Satker, PPKom belum atau tidak mau dikonfirmasi.
Reporter.

Reporter: Eko londo

Inilah Pelukan Erat Warga Wadas Gumantung Diatas Jembatan Gantung Merah Putih

Brebes, – KABAR EKSPRES II Warga Dukuh Wadas Gumantung dan Dukuh Satir merasa lega dan bahagia, karena Jembatan Gantung Merah Putih sudah berdiri kokoh membentang panjang sudah bisa dilewati anak-anak sekolah, petani, pedagang dan warga pendatang yang ingin mengais rejekinya di Desa Kutamendala.

Dandim Brebes Letkol Inf Sapto Broto, S.E., M.Si berlinang air mata bahagia karena melihat warga Kutamendala memeluknya sambil mengucapkan “Terima Kasih Bapak Dandim, Warga Dukuh Wadas Gumantung kini tidak Terisolir lagi”. Itulah yang diucapkan warga Wadas Gumantung saat Dandim Brebes mengecek Jembatan Gantung Merah Putih 1 yang baru saja selesai dikerjakan oleh TNI, Polri dan warga serta Tangan tangan Tuhan lainnya.

Jembatan Gantung Merah Putih atas inisiasi Dandim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si dan PJ. Bupati Brebes Iwannudin Iskandar, S.H., M.Hum serta dukungan dari seluruh warga Desa Kutamendala, dalam waktu 2,5 bulan Jembatan Gantung sudah bisa dinikmati oleh warga.

Inilah Pelukan Erat Warga Wadas Gumantung Diatas Jembatan Gantung Merah Putih

Tampak terlihat betapa indahnya Jembatan Gantung berdiri, dan seperti mimpi hanya dalam waktu singkat kini warga sudah bisa berjalan diatas Jembatan.

Ini adalah hasil atas perjuangan yang dilakukan warga Wadas Gumantung dalam menggapai mimpinya memiliki akses jalan penghubung untuk menikmati kemerdekaan seperti di daerah-daerah lain.

Dandim, Bupati, Kapolres bersama Suntana Ketua Tim Pembangunan Jembatan Gantung di Wadasgumantung mensuport penuh untuk kelancaran pembanguna ini, dimana TNI-Polri dan Pemerintah Daerah sudah sepantasnya selalu bersinergi dalam membantu masyarakat diwilayah.

Semangat warga dan relawan melaksanakan Gotong Royong Gerakan Tangan Tuhan menuju Brebes Berhias dengan Tulus dan Ikhlas terwujud hari ini, Kini Tiang Pancang di Dukuh Wadas Gumantung berdiri menjulang nan kokoh. Jum’at (22/03/2024).

“Alhamdulillah Gotong Royong Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias dengan seluruh warga serta relawan, Jembatan Gantung Merah Putih sudah berdiri tegak antara Dukuh Satir dan Dukuh Wadas Gumantung, silahkan dipelihara dan dijaga dengan baik, Jembatan ini adalah milik Warga Wadas Gumantung”. Papar Dandim.

Dandim Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si mengatakan, melalui Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias Dengan Tulus Ikhlas Jembatan Gantung bersama dengan Pemerintah Daerah untuk membantu kesulitan rakyat hanya bisa dikerjakan oleh tangan tangan Tuhan yang rela memberikan pemikiran, materi dan tenaga tanpa imbalan apapun, kecuali mencari pahala dan rejeki serta keridhoan dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.

“Melalui Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias Dengan Tulus Ikhlas Kodim 0713 Brebes Korem 071 Wijayakusuma bersama Pemda Brebes kini sudah terpasang dan akan melanjutkan kembali pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih 2 di Desa Kalinusu Kecamatan Bumiayu dan Jembatan Gantung Merah Putih 3 di Dukuh Cisa’at, Desa Pengarasan, Kecamatan Bantarkawung yang akan menghubungnkan Kabupaten Brebes ke Kabupaten Tegal, Membangun Jembatan Gantung ini adalah agar anak-anak bisa menikmati sekolah dengan baik dan tidak ada kendala dalam transportasi jalan atau jembatan sebagai penghubung ke sekolah, berobat ke puskesmas dan Rumah Sakit, ke pasar dan lainnya”. Tutur Dandim Brebes.

Kepala Desa Kutamendala H. Fathuri S.Ag. langsung merangkul dan memeluk Dandim bersama warga dan melakukan sujud syukur diatas Jembatan Gantung karena 270 Kepala Keluarga (1.000 jiwa) yang berada di Dukuh Wadas Gumantung tidak lagi terisolir.

“Saya hanyut dalam kebahagiaan dengan meneteskan air mata sambil memeluk Bapak Dandim, Terima Kasih Pak Dandim, Terima Kasih Pak Bupati Brebes, Jembatan Gantung Merah Putih sudah berdiri untuk kami”. Tutup Kades terisak-isak dipelukan Dandim.

Jembatan Gantung Merah Putih sudah bisa digunakan sebelum Idul Fitri 1445 H/2024 M, bahkan setiap sore banyak warga yang mengunjungi sambil menunggu waktu berbuka puasa.

Jembatan Gantung Merah Putih 1 Dukuh Wadas Gumantung akan menjadi saksi betapa sulitnya daerah yang terisolir dan banyak anak-anak yang ingin meraih mimpi hingga menjadi Bupati, Gubernur, TNI, Polri dan juga Menteri. (Pen0713)

Reporter: Rojak

Kecamatan Tanjung Menjadi tempat ke 2 Safari berbagi Takjil, Oleh GMBI-DPD Brebes

Brebes, – KABAR EKSPRES II Indahnya Berbagi di Bulan Suci Ramadhan, Sore ini Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) melalui Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Tanjung giat membagikan takjil untuk masyarakat yang melintas dan masyarakat setempat, bertempat di Desa Luwungbata Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes pada sore ini, (22/3/2024).

LSM-GMBI membagikan takjil sejumlah 1000 pcs, dalam acara safari pembagian takjil kali ini.

“Slamet selaku warga Luwugbata dan Doni selaku pengguna jalan yang melintas saat ditanya awak media, beliau menuturkan, kami merasa senang dengan adanya giat pembagian takjil ini. dan kami berterimakasih kepada LSM-GMBI atas pemberian takjilnya.

Jumani selaku Ketua GMBI – KSM Tanjung dan yang memimpin dalam pembagian takjil kali ini menyampaikan “Berbagi kebaikan di bulan suci ini adalah kewajiban bagi kami dan “kami berkomitmen untuk terus melakukan giat ini setiap minggu pada bulan suci Ramadhan 1445 H.”Bebernya

Indahnya Berbagi di Bulan Ramadhan, LSM GMBI – KSM Tanjung Giat Berbagi Takjil.

hal itu apabila ada masyarakat yang terdzolimi dan membutuhkan pendampingan tentunya kami siap me
nerima aduan tersebut, dan kami akan terus berusaha serta berjuang untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Lanjuntnya

dan tidak lupa ketua Akbar menyampaikan terima kasih kepada seluruh Anggota GMBI yang telah istiqomah melaksanakan kegiatan seperti ini di setiap tahunnya dan kepada awak media yang senantiasa meliput kegiatan-kegiatan GMBI di kabupaten Brebes.”Imbuh Jumani

Syaeful Akbar, ST. selaku ketua DPD LSM – GMBI Kabupaten Brebes, Membenarkan, ya Bahwa giat bagi-bagi takjil merupakan agenda rutin dan wajib yang dilakukan LSM GMBI setiap tahun, Alhamdulillaah sampai Bulan suci ramadhan 1445 H ini masih dilakukan dengan istiqomah.

Lanjut Akbar: Untuk di wilayah kecamatan Tanjung ini termasuk tempat yang ke dua dalam safari berbagi takjil di bulan suci Ramadhan 1445 H, sebelumnya minggu lalu kami adakan di Kecamatan Wanasari yang bertempat di Desa Keboledan kali ini kami adakan di Desa Luwungbata Kecamatan Tanjung,”Insya Allah sampai dengan penutup bulan ramadhan tahun ini kami masih bisa istiqomah untuk keliling berbagi takjil.”Ungkapnya

Reporter: Casroni

Kemendagri Dukung Sinergi Pembangunan Kelautan Indonesia

Yogyakarta, – KABAR EKSPRES II Dalam rangka mendukung pelaksanaan kebijakan ekonomi biru, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggagas Rapat Kerja Teknis di Yogyakarta belum lama ini di Hotel Tentrem, Yogyakarta.

Rakernis dibuka secara resmi oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dengan dihadiri peserta dari berbagai berbagai stakeholder, baik pusat, daerah maupun mitra KKP lainnya.

Dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat (22/3/2024), rangkaian kegiatan Rakenis KKP 2024 diawali dengan Seminar Blue Economy dengan narasumber yang berkompeten di bidangnya, kemudian dilanjutkan dengan penandatangan MoU dan penyerahan bantuan 10 ribu ikan kaleng untuk Pondok Pesantren Krapyak juga masjid Jogokariyan dan pathok negara.

Perlu Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Transformasi Tata Kelola Perikanan Nasional

Bantuan tersebut didistribusikan langsung menggunakan mobil truk dan diharapkan membantu pemenuhan gizi para santri juga jamaah di masjid-masjid yang ada di Yogyakarta. Kemudian acara dilanjutkan dengan bincang bersama Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono dalam buka bukaan Ekonomi Biru di Pancing Treng.

Kementerian Dalam Negeri, yang diwakili oleh Analis Kebijakan Ahli Muda pada Subdit Kelautan dan Perikanan Ditjen Bina Pembangunan Daerah Achmad Gestiadi Pasaribu menyampaikan dalam paparannya bahwa diperlukan sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam transformasi tata kelola perikanan nasional dalam rangka mendukung sasaran visi Indonesia Emas Tahun 2045 yaitu “Negara Nusantara Berdaulat, Maju, dan Berkelanjutan”.

“Menteri Dalam Negeri sebagai pembina dan pengawas umum penyelenggaraan pemerintahan daerah provinsi akan berkoordinasi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan selaku pembina dan pengawas teknis penyelenggaraan pemerintahan daerah provinsi sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah,” jelas Achmad.

Saat ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan sedang membuat model penangkapan ikan terukur untuk memastikan kuantitas dan kualitas ikan produksi Indonesia dan menargetkan bisa mengekspor ikan khas perairan tropis untuk negara-negara di Eropa.

Reporter: Krisna

Terjadi kecelakaan Diperempatan Taman siswa atau dikenal dengan Perempatan Tungkak.

Yogyakarta, DIY, – KABAR EKSPRES II Berawal dari pengendara anak muda yang meberabas lampu merah dari barat jalan. Kol. Sugiono, berbenturan dengan pengendara dari utara jalan. taman siswa yang lampu merah sedang nya hijau.

Pengendara dari barat anak muda yang diduga mabuk, jatuh tersungkur ditengah prapatan, dengan luka kepala berdarah, sempat tidak sadar beberapa menit.

sedang pengedara dari arah jalan tamsis hanya jatuh luka ringan seorang cewek.
Dan seketika keaadan pengendara anak muda yang jatuh ditengah prapatan tungkak tidak sadar beberapa menit, kami menghubungi rumah sakit terdekat pratama,untuk minta pertolongan,ternyata sesuai sop, perintah dinas kesehatan kota,rumah sakit tidak boleh mengeluarkan ambulan,harus lewat layanan 119.Ternyata ada yg hubungi layanan 119 dan selang 20 menit ambulan layanan pemkot yogyakarta datang dilokasi

Terjadi kecelakaan Diperempatan Taman siswa atau dikenal dengan Perempatan Tungkak.

Saat mau digotong diambulan, korba laka yg sedang setengah mabjk bangun meronta ronta, info tim medis ambulan, diduga kepala pengendara gagar otak.

Selang berapa menit tim polantas polsek Kecamatan Mergangsan hadir untuk mendata kecelakaan tersebut.

selanjut tim medis ambulan layanan pemkot yogyakarta menolong pengendara,terpaksa pengendara harus diikat badannya krn ga sadar merontak rontak dan melawan petugas tim medis.akhir dibantu kerumunan masa warga jogja untuk mengaman pengandara yg diduga mabuk,demi keslamatan jiwanya dan kepalanya yg gagar otak.

Reporter : Tri.