Polda Jateng terjunkan Personel Ditsamapta, Bantu Warga Terdampak Banjir di Pekalongan

PEKALONGAN, – KABAR EKSPRES II Polda Jateng| Untuk membantu warga terdampak banjir akibat luapan air Waduk PT. Hardeses di Desa Wangondowo Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan, Polda Jawa Tengah meluncurkan puluhan personel dari Direktorat Samapta, Kamis (14/3/2024).

Personel Dit Samapta di pimpin Kasubdit Gassum, AKBP Sumantri, sejumlah 21 personel ditugaskan untuk melakukan pembersihan sekaligus membantu mengevakuasi barang-barang milik warga ke tempat aman.

Direktur Samapta Polda Jateng Kombes Pol. Risto Samodra, membenarkan pengiriman personel tersebut dan menegaskan Dit Samapta Polda Jateng tengah berkordinasi dengan BPBD dan Pemda setempat untuk penanganan banjir di kawasan tersebut.

Polda Jateng terjunkan Personel Ditsamapta, Bantu Warga Terdampak Banjir di Pekalongan

“Benar, personel Direktorat samapta telah dikirimkan ke Pekalongan beserta truk dan alat-alat yang dibutuhkan untuk membantu evakuasi dan membersihkan lingkungan akibat luapan banjir. Selanjutnya penanganan banjir dikoordinasikan dengan Pemprov Jateng, BPBD dan Pemda Pekalongan ” kata KombesPol Risto Samodra, Jumat (15/3/2024).

Disebutnya, Polda Jateng saat ini tengah menyiapkan bantuan tenaga medis dan trauma healing yang siap diberangkatkan sewaktu-waktu dibutuhkan

Terkait pengamanan lingkungan sekitar lokasi banjir, Kombes Pol Risto Samodra menerangkan bahwa Polda Jateng memberdayakan personel Polsek dan Polres setempat

Pengamanan lingkungan ini, terangnya, adalah hal yang krusial untuk memberi rasa aman kepada warga yang terdampak banjir.

Personel Polres dan Polsek di sekitar lokasi akan diberdayakan untuk membantu kelancaran pemberian bantuan serta patroli untuk mencegah gangguan kamtibmas.

“Dalam situasi bencana , potensi kriminal tetap ada, Pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab bisa saja memanfaatkan situasi untuk mengambil barang-barang yang ditinggal warga. Untuk itu, patroli akan dilaksanakan intensif untuk mengeliminir potensi gangguan Kamtibmas,” terangnya

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Satake Bayu Setianto menambahkan bahwa Polda Jateng berupaya memberikan bantuan sebagai aksi tanggap terhadap bencana yang terjadi di seluruh provinsi Jateng.

“ Sebagai implementasi dari slogan Polda Jateng hadir, di siapkan personil beserta bahan bantuan yang di perlukan warga terdampak banjir, terkait penanganan nya di koordinasikan dengan stakeholder terkait “ ungkapnya

Terkait kondisi lalu lintas di cuaca hujan ekstrim seperti saat ini, Kombes Pol Satake menghimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan.Cuaca hujan ekstrim adalah faktor alam yang sering menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas.

“Dalam momen operasi keselamatan lalu lintas saat ini, masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati saat cuaca ekstrim. Hujan deras sering diiringi dengan tanah longsor dan pohon tumbang. Kurangi kecepatan saat berkendara, karena hujan deras membuat pandangan pengemudi menjadi terbatas. Genangan air yang ada di jalan juga dapat membuat kendaraan tergelincir, bila tidak berhati-hati,” tutupnya

Reporter : Agus (WN)

Utamakan Keselamatan, Satlantas Polres Batang Tandai Jalan Berlubang

BATANG, – KABAR EKAPRES II Guna menekan angka kecelakaan akibat jalan berlubang di sepanjang jalan pantura wilayah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, terlihat sejumlah anggota Satlantas Polres Batang bersama PUPR dan Dishub melakukan pemantauan terhadap titik titik kerawanan tersebut dengan memberikan tanda warna putih.

Kasatlantas Polres Batang AKP Wigiyadi menyampaikan, sejumlah titik di jalur Pantura rawan terjadi laka lantas akibat jalan rusak dan berlubang pasca hujan.

Jalan yang rusak di antaranya sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Urip Sumoharjo, Sambong, Tulis hingga wilayah Subah.

“Lubang itu menjadi ancaman bagi pengendara yang kurang berhati-hati, terlebih saat musim hujan. Yang terbaru di daerah Sambong terjadi laka tunggal yang disebabkan lubang yang cukup lebar,” jelasnya, saat menunjukkan lubang di Jalan Jenderal Sudirman Batang, Kabupaten Batang, Kamis (14/3/2024).

Dalam upaya mengatasi masalah tersebut, Satlantas Polres Batang tak hanya sekadar memasang tanda peringatan. Pihak Satlantas juga telah menggandeng Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Batang untuk melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi jalan yang bermasalah.

Satlantas Polres Batang Tandai Jalan Berlubang, Minimalisir Kecelakaan

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk PPK 1 dan 2, untuk segera melakukan perbaikan sementara. Hal ini dilakukan guna meminimalisir terjadinya kecelakaan,” tegas Wigiyadi.

Satlantas berharap agar perbaikan jalan secepatnya dilakukan, karena semakin dekat Operasi Ketupat Candi dalam rangka pengamanan arus mudik lebaran 2024.
“Dengan perbaikan jalan akan mengurangi angka kecelakaan di jalur Pantura,” tandasnya.

Wigiyadi menuturkan, jalan yang berlubang atau rusak berat telah diberi tanda oleh anggotanya dengan cat berwarna putih agar pengemudi berhati hati saat berkendara.
“Kami berikan tanda cat berwarna putih yang tujuanya agar pengemudi kendaraan mudah melihatnya sehingga bisa berhati hati ketika melajukan kendaraanya,” jelasnya.

Kendati demikian, kami mengimbau kepada pengendara untuk tetap waspada dan hati hati saat melintas jalan tersebut, serta mengingat intensitas curah hujan tinggi sehingga membuat jalan licin.

Red

Melalui KRYD, Polsek Subah Amankan Puluhan Botol Miras

BATANG, – KABAR EKSPRES II Puluhan botol minuman keras berhasil diamankan Polsek Subah Polres Batang melalui gelaran Kegiatan Rutin Yang ditingkatkan (KRYD) menjelang Ramadan pada Minggu hingga Senin dini hari lalu.

“Ya, hasil razia pada Minggu hingga Senin dini hari waktu lalu. Kami amankan puluhan botol miras total semua ada 70 miras dalam kemasan botol, terdiri dari 70 botol ukuran 600 ml berisi miras jenis ciu dan 1 (satu) buah jerigen isi minuman jenis Ciu ukuran 30 liter,” jelas Kapolres Batang AKBP Nur Cahyo Ari Prasetyo melalui Kapolsek Subah AKP Rofi’i saat ditemui pada Kamis (14/3/2024).

Dijelaskan, razia ini merupakan kegiatan rutin Kepolisian yang ditingkatkan dalam rangka menciptakan rasa aman dan nyaman selama Ramadan sehingga umat islam dapat menjalankan ibadah dengan khusuk.

Polse Subah Berhasil Amankan 70 Botol Miras Jelang Ramadan

Adapun sasaran operasi adalah pemberantasan penyakit masyarakat dengan menekan peredaraan miras, petasan, judi dan narkoba. Operasi menyasar disejumlah tempat hiburan malam, warung remang remang dan warung yang melayani jual beli miras.

Kami berharap peran aktif seluruh komponen masyarakat untuk sama-sama dalam pemberantasan minuman keras (miras).

“Barang bukti kita bawa ke Polsek, sementara para pemilik sudah kita lakukan pembinaan dan sidang tipiring nantinya,” tandasnya.

Ia pun mengimbau dan mengajak masyarakat untuk menjaga kondusivitas kamtibmas selama Ramadan hingga lebaran nanti.

“Kami minta masyarakat menghormati umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa dan ciptakan iklim sejuk guna kondusivitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Batang pada umumnya dan Kecamatan Subah khususnya,” imbau AKP Rofi’i.

Red

Semangat Gotong Royong, TMMD Sengkuyung Kodim 0713 Brebes Wujudkan Mimpi Pembagunan Jalan Warga Desa Buniwah

Brebes, – KABAR EKSPRES II Tidak pernah ada rasa lelah, para prajurit TNI Kodim 0713 Brebes (Satgas TMMD) bersama Masyarakat dengan gigih dan semangat berkerja mengangkat pasir dan batu split sebagai bahan untuk dijadikan pengecoran jalan dan pondasi pengerjaan pembangunan di warga Dukuh Gunung Puyuh, Desa Buniwah, Kecamatan Sirampog, Brebes, Jawa Tengah. Kamis (14/03/2024).

Kondisi medan yang sulit untuk merintis jalan maupun kegiatan pembangunan lain tidaklah menjadi halangan. Satgas TMMD tampak tidak kenal lelah dan pantang menyerah.

Dandim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, Letkol Inf Sapto Broto, S.E., M.Si mengatakan desa Buniwah merupakan desa yang letaknya disebelah barat Gunung Slamet, salah satu Dukuh yang membutuhkan jalan alternative ke Pemerintahan Desa, Sekolah dan Kota adalah jalan tembus atau penghubung agar lebih efektif dan dekat oleh karenanya para prajurit mengedepankan semangat gotong royong.

Untuk menjawab Impian masyarakat prajurit TNI bersama emak-emak warga Buniwah dengan penuh semangat tanpa rasa lelah terus bergotong royong bahu membahu demi mewujudkan harapan pembangunan dan impian warga.

“Saya mengapresiasi seluruh pihak yang turut bersinergi dalam pembangunan melalui program TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2024 yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, Berharap tugas mulia yang dilakukan para prajurit untuk kepentingan rakyat dapat membawa manfaat bagi warga Buniwah” ungkap Dandim.

Sementara Ibnu (56) warga Dukuh Gunung Sugih mengaku senang dengan TMMD yang dilakukan oleh Kodim 0713 Brebes untuk Desa Buniwah, karena 200 rumah yang berada di Dukuh Buniwah sudah lama berharap ada jalan tembus menuju Pemerintahan Desa yang sebelumnya berputar di 3 dukuh dan membutuhkan waktu 30 menit, sekarang hanya 5 menit.

“Alhamdulillah, sebentar lagi warga Dukuh Gunung Sugih akan memiliki jalan baru yang mempersingkat waktu dalam mengirim hasil panen, anak sekolah juga mudah serta biaya angkut hasil pertanian lainnya lebih murah”. tutur Ibnu. (pen0713).

Reporter: Rojak

TNI Polri Turun Ke Lokasi Rumah Warga Akibat Puting Beliung

Boyolali, – KABAR EKSPRES II Belasan atap rumah rusak akibat puting beliung menerjang tiga dukuh di dua desa di lereng Gunung Merapi, tepatnya di Desa Gedangan dan Sukabumi, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Rabu (13/3/2024) sore.

Babinsa Koramil 06/Cepogo Kodim 0724/Boyolali Serka Tri Wibowo bersama Babinkamtibmas Polsek Cepogo, Satpol PP dan tim terkait langsung turun ke lokasi

Babinsa Serka Tri Wibowo mengatakan kejadian puting beliung menimpa Dukuh Gunungmanik dan Dukuh Gendulan, Desa Gedangan serta Dukuh Ringin, Desa Sukabumi, Kecamatan Cepogo

Dia menambahkan dampak angin puting beliung di Dukuh Gunungmanik Desa Gedangan, ada lima rumah warga yang rusak ringan. Rata-rata kerusakan yaitu 5-20 genting rusak terbawa angin.

TNI Polri Turun Ke Lokasi Rumah Warga Akibat Puting Beliung

Lalu, di Dukuh Gendulan, Desa Gedangan, satu rumah warga rusak sedang dan lima rusak ringan. Satu rumah rusak sedang milik warga atas nama Tasliah dengan kerusakan atap asbes di ruangan keluarga dan dapur

Dampak angin puting beliung di Dukuh Ringin, RT 018/005, Desa Sukabumi, Kecamatan Cepogo, dengan kerusakan yang dialami 7 rumah warga termasuk kategori ringan dengan rata-rata kerusakan 5-20 genting rusak terbawa angin.

Sementara itu, dampak angin puting beliung di Dukuh Ringin, Desa Sukabumi yaitu tujuh rumah warga mengalami rusak ringan.

Kami turut serta dalam kegiatan ini untuk memastikan keamanan dan koordinasi antara warga dan pihak terkait. Kami juga mendata warga yang terdampak musibah. Kami mengimbau warga untuk waspada dan berhati-hati saat cuaca buruk. Jika ada situasi darurat, segera melapor kepada pihak terkait,” ujar Babinsa

Kegiatan peninjauan ini mendapat apresiasi dari warga yang terdampak musibah. Kegiatan ini menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab Babinsa dan pihak terkait terhadap warga di wilayahnya.

Red/Ak

Polres Brebes Merazia Tempat Kos, Amankan 5 Pasangan Tak Resmi

Brebes, – KABAR EKSPRES II Personel gabungan Polres Brebes Jawa Tengah mengamankan sebayak 5 pasangan bukan suami istri dalam sebuah kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) yang digelar pada Rabu (13/4/2024) malam tadi.

Kelima pasangan tidak resmi tersebut diamankan Polisi dari beberapa tempat kos dan Guest House yang berlokasi diwilayah Kota Brebes.

Kegiatan tersebut dilaksanakan merupakan bagian dari upaya untuk menciptakan kondisi yang kondusif selama bulan suci Ramadan.

Kapolres Brebes AKBP Guntur M Tariq melalui Kasubsi PIDM Humas Polres Brebes Iptu Indra Prasetyo mengungkapkan bahwa KRYD ini bertujuan untuk menekan dan meminimalisir penyakit masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Brebes.

Polres Brebes Merazia Tempat Kos, Amankan 5 Pasangan Tak Resmi

Iptu Indra yang juga memimpin langsung kegiatan mengatakan, dari razia yang dilakukan di 2 tempat kos dan 1 Homestay tersebut, petugas mengamakan 5 pasangan bukan suami istri yang tengah berada didalam kamar.

“Dari 3 lokasi, kami mengamankan sebanyak 5 pasangan tak resmi/bukan suami istri,” terang Iptu Indra Prasetyo, Kamis (14/4).

Lanjut Indra, ke 5 pasangan tidak resmi tersebut, selanjutnya dibawa ke Polres untuk dilakukan pendataan dan mendapatkan pembinaan lebih lanjut.

“Karena mereka bukan sumai istri dan tidak dapat menunjukan bukti sah selanjutnya dibawa ke Mapolres Brebes untuk pendataan dan mendampatkan pembinaan lebih lanjut,” lanut Indra.

Iptu Indra menyebutkan bahwa kegiatan razia dan KRYD ini akan terus dilaksanakan selama bulan suci Ramadan untuk menciptakan kondisi yang kondusif dan kenyamanan masyarakat selama bulan suci Ramadan.

“Sebagai upaya cipta kondisi yang kondusif dan kenyaman masyarakat, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan selama bulan suci Ramadhan,” ppungkasnya

Reporter : Agus (WN)

Kunjungi Korban Banjir di Pekalongan, Kapolda Jawa Tengah Berikan Bantuan

Pekalongan, – KABAR EKSPRES II Polda Jateng| Kapolda Jawa Tengah Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi, S.St.Mk., S.H bersama PJU Polda Jawa Tengah mengunjungi korban banjir di wilayah Desa Wangandowo Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Kamis (14/03/2024).

Kedatangan Irjen Pol. Ahmad Luthfi ini untuk memberikan bantuan sembako dan memastikan kebutuhan pokok bagi korban banjir tercukupi.

Sebagaimana diketahui, bahwa peristiwa banjir terjadi pada Rabu (13/03) sore sekitar pukul 17.00 wib, dimana saat itu hujan deras mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Pekalongan, tak terkecuali wilayah Bojong.

Irjen. Pol. Ahmad Luthfi dalam kesempatan itu, mengunjungi tempat pengungsian, tepatnya di kediaman bapak Rifani selaku sekretaris desa Wangandowo.

Kunjungi Korban Banjir di Pekalongan, Kapolda Jawa Tengah Berikan Bantuan

Kepada para awak media, Kapolda menyampaikan, bahwa saat ini Kapolres, Dandim, dan sekda sudah melakukan identifikasi masalah terkait banjir bandang yang terjadi di Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan. Selain itu, juga sudah dilakukan pendataan rumah yang rusak.

“Ada sekitar 70 rumah yang rusak. Brimob, Sabhara, TNI dan masyarakat saat ini masih pembersihan rumah,” ujarnya.

Irjen. Pol. Ahmad Luthfi menambahkan, rumah-rumah yang rusak itu, nantinya akan dibangun kembali.

“Akan kita bangun kembali rumah-rumah yang rusak. Dari pihak perusahaan akan merecovery semua rumah warga yang rusak sehingga mereka bisa kembali ke rumah masing-masing,” ungkapnya.

Lanjutnya, posko kesehatan juga sudah didirikan, dan yang di perlukan saat ini adalah antisipasi apabila timbul banjir susulan.

Menurutnya, di wilayah Jawa Tengah saat ini hampir rata-rata terdampak banjir.

“ di Semarang ada 17 titik banjir, sedangkan untuk Pekalongan Kota juga nanti akan saya cek ” pungkas Kapolda.

Red

Hendak Perang Sarung, 16 Remaja di Cilacap Diamankan Polisi

Cilacap, – KABAR EKSPRES II Sebanyak 16 remaja diamankan tim Patroli Kota Presisi Sat Samapta Polresta Cilacap saat akan perang sarung di Jalan Kalisapu Kelurahan Donan Kecamatan Cilacap Tengah Kabupaten Cilacap.

Kapolresta Cilacap Kombes Pol Ruruh Wicaksono melalui PS Kasi Humas Polresta Cilacap Ipda Galih Soecahyo mengatakan belasan remaja dibawah umur tersebut diamankan dalam patroli yang dilaksanakan oleh personil Sat Samapta Polresta Cilacap, Rabu (13/03/2024) malam.

“Mereka kami data dan diminta menghubungi pihak keluarga untuk membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi kembali perbuatannya,” kata Galih, Kamis (14/3/2024)

Galih menerangkan, menurut keterangan saksi kedua kelompok remaja tersebut sedang duduk duduk di warung jalan Masjid Kelurahan Sidanegara Kecamatan Cilacap Tengah Kabupaten Cilacap.

Hendak Perang Sarung, 16 Remaja di Cilacap Diamankan Polisi

“Kedua kelompok tersebut saling pandang dan saling menantang melalui HP kemudian salah satu kelompok menuju ke jalan Kalisapu Kelurahan Donan Kecamatan Cilacap Tengah diikuti oleh kelompok lain” Ujar Galih

Galih menambahkan sesaat kemudian datang Patroli Kota Presisi Sat Samapta Polresta Cilacap, “mengetahui beberapa remaja sedang berkumpul, petugas menghampiri dan diketahui kedua kelompok remaja tersebut sudah saling menantang yang disinyalir berpotensi terjadi tawuran/perang sarung” Ujarnya

Ke 16 remaja tersebut akhirnya dibawa ke Polresta Cilacap untuk dilakukan pendataan dan pembinaan dengan menghadirkan orangtua serta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi kembali perbuatanya

Kasi Humas menghimbau kepada seluruh Masyarakat, terutama anak remaja, untuk menghindari kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum dan dapat membahayakan diri sendiri serta orang lain.

“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan damai. Mari kita saling mendukung dan bekerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kita,” Ujarnya

Red

Polda Jateng Tegaskan Pelaku Perang Sarung Bisa Dipidana

Semarang, – KABAR EKSPRES II Polda Jateng menegaskan tidak mentolerir aksi perang sarung dan akan memproses hukum bila terbukti menyalahi KUH Pidana. Fenomena yang kerap muncul di bulan puasa ini sangat meresahkan dan bukan lagi dianggap kenakalan remaja biasa

Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Satake Bayu Setianto mengatakan aksi perang sarung mengganggu ketertiban umum.

Para pelaku sengaja memasukkan batu, Gir motor, Besi, atau benda lain dalam buntalan sarung dengan tujuan untuk mencederai lawannya. Oleh karena itu, hal ini tidak bisa dibiarkan dan dianggap sebagai kenakalan remaja biasa.

Proses pidana siap menjerat bila para pelaku terbukti menyalahi pasal perundang-undangan, khususnya KUH Pidana.

Polda Jateng Tegaskan Pelaku Perang Sarung Bisa Dipidana

“Para pelaku tawuran perang sarung dapat dijerat dengan UU RI No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak sebagaimana dimaksud dalam pasal 76 C Pasal 80 ayat 1 dan 2, dan Pasal 170 KUH Pidana tentang Pengeroyokan dengan ancaman hukuman penjara diatas 5 tahun penjara,” kata Kabidhumas, Kamis (14/3/2024)

Bila aksi perang sarung berakibat pada meninggalnya orang lain, maka pelaku dapat dijerat dengan pasal Pasal 338 KUHP pidana, yang mempunyai ancaman hukuman penjara paling lama lima belas tahun.

“Jadi aksi perang sarung bukan lagi kenakalan biasa. Orang tua, guru dan perangkat desa akan dilibatkan untuk mengatasi fenomena ini dengan mengedepankan aspek pembinaan. Tapi bila ada pelaku yang betul-betul terbukti melakukan perbuatan pidana apalagi di rencanakan, maka dia akan diproses hukum” tandasnya.

Di sisi lain, Kabidhumas mengapresiasi masyarakat yang melaporkan aksi perang sarung yang terjadi di wilayahnya. Dengan laporan yang cepat ke pihak kepolisian, maka sejumlah aksi perang sarung dapat digagalkan.

“Setiap laporan akan direspon cepat, Patroli polisi digerakkan secara maksimal di bulan Ramadhan ini, untuk menjaga kekhusyukan warga yang menjalankan ibadah puasa,” terangnya

Kabid Humas menghimbau agar para orang tua dan keluarga lebih peduli terhadap kegiatan anak anak nya

” Selain itu sekarang masih masa ops keselamatan lalu lintas, para orang tua hendaknya lebih mengawasi anak anak nya dalam penggunaan kendaraan bermotor terlebih saat keluar rumah jangan sampai melakukan konvoi dengan teman teman nya dan berujung perang sarung, ini sangat berbahaya ” pungkas Kabid Humas.

Reporter : Agus (WN)

Dandim Brebes Dorong Gerobak bersama Warga, Harap TMMD Jadi Semangat Gotong Royong

Brebes, – KABAR EKSPRES II Komandan Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si dorong Gerobag bersama warga, Harap TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2024 di Dukuh Gunung Puyuh, Desa Buniwah, Kecamatan Sirampog, Brebes, Jawa Tengah jadi semangat gotong royong. Rabu (13/03/2024).

Menurutnya, program TMMD merupakan program lintas sektoral yang melibatkan unsur-unsur TNI, pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat dalam kegotong royongan dan kebersamaan dalam melaksanaan pembangunan desa.

“Bangga yang setinggi-tingginya kepada seluruh warga di lapangan yang bekerja luar biasa, membantu, gotong royong membangun pengecoran jalan serta pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) yang sudah dilakukan,” ujar Dandim.

Dandim Brebes Dorong Gerobak bersama Warga, Harap TMMD Jadi Semangat Gotong Royong

Dandim menambahkan, pelaksanaan TMMD menjadi semangat menumbuhkan sifat gotong royong yang mulai pudar di tengah-tengah masyarakat. Sejatinya, TNI bisa melakukan sendiri dalam program pembangunan desa itu, tetapi semangat gotong royong tidak bisa tercapai tanpa melibatkan masyarakat.

Sementara Kepala Desa Buniwah Mahfudin mengatakan,”TMMD sebagai bagian dari kegiatan yang luar biasa ini, besar harapan saya bisa merajut kesetiakawanan dan kebangsaan antar kita semua, terutama warga saya yang berjibaku bekerja dengan TNI.”Tandasnya.

“TMMD sebagai wujud kongkrit dari kesetiakawanan dan kegotong royongan itu. Bukan hanya teman-teman TNI yang membangun, tetapi melibatkan semua stakeholder,” Ungkapnya.

“Suatu contoh dan kebanggan untuk warga desa Buniwah, seorang Dandim ikut terjun mendorong gerobag bersama-sama dengan warga, ini positif sekali dan dapat memberikan support langsung kepada para warga dan anggota TNI yang bekerja dilapangan”. imbuh Kepala Desa.

“Atas nama Pemerintah Desa dan warga Buniwah, saya sampaikan terimakasih setinggi-tingginya, terimakasih atas kerja luar biasa Komandan Kodim Letkol Sapto Broto bersama anggota yang bekerja tak mengenal lelah walau diguyur hujan dan bersamaan dengan melaksanakan ibadah puasa di bulan suci ramadhan”. pungkasnya.(Pen0713).

Red