Boyolali. – KABAR EKSPRES II Kegiatan bakti sosial sebagai bentuk sinergitas TNI dan Polri wilayah Boyolali menjelang Pemilu 2024 ditunjukkan Kodim 0724/Boyolali bersama Polres Boyolali terus berlanjut.
Hari ini Kodim 0724/Boyolali melakukan karya bhakti penanaman pohon di wilayah Kecamatan Klego tepatnya di sekitaran Waduk Bade Desa Bade Kecamatan Klego Kabupaten Boyolali. Selasa ( 9/01/24)
Kegiatan ini juga sesui perintah langsung bapak Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak yaitu TNI AD Bersama Rakyat bersatu Dengan Alam untuk NKRI.
Kodim Boyolali Laksanakan Baksos Di Wilayahnya
Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Wiweko Wulang Widodo, S Pd M Han mengatakan dalam upaya menanggulangi terjadinya bencana, Kodim 0724 Boyolali secara masif melaksanakan beberapa kegiatan karya bakti. Kali ini kegiatan yang dilaksanakan berupa penanaman pohon yang bertempat di Waduk Bade Kecamatan Klego Kabupaten Boyolali.
Penanaman pohon dilaksanakan dengan menggandeng TNI beserta Polri dan seluruh komponen masyarakat baik dari, Mahasiswa, pelajar, instansi pemerintahan, relawan, Karang Taruna dan warga.
“Sasarannya adalah lahan gundul yang berpotensi longsor, dan lahan kosong di pinggiran Waduk Bade yang dekat pemukiman,” ungkapnya
Tambah Dandim, tujuan dilaksanakan penanaman pohon adalah tidak terjadi tanah longsor maupun banjir.
Khusus untuk di pinggiran waduk, agar tidak terjadi abrasi atau pengikisan tanah dan menjadikan Waduk bade kedepannya menjadi tempat wisata yang menarik karena nantinya sudah banyak tumbuh pepohonan di sekitar Waduk.
CILACAP – KABAR EKSPRES II Kabarekspres ll Sejumlah Dua Desa yakni Desa Majingklak dan Desa Madusari Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap Jawa Tengah melaksanakan kegiatan Musyawarah Desa (Musdes), kegiatan untuk pagi di pendapa balai Desa Majingklak dan dilanjutkan siangnya bertempat di pendapa balai Desa Desa Madusari.
Hadir dalam kegiatan musyawarah Desa yakni Sekcam Wanareja, Babinsa Koramil Wanareja, Bhabinkamtibmas Polsek Wanareja, Pendamping Desa, Kepala dan Perangkat Desa, BPD, LPMD, RT, RW, Karang Taruna, PKK, Linmas dan Bumdes.
Kepala Desa Majingklak Tarsam mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir dan tentunya hasil dari musyawarah ini akan menjadi acuan rencana kerja di tahun anggaran 2024 mendatang.
“Tarsam berharap agar kita dapat bekerja sama penuh semangat dalam kebersamaan untuk pembangunan Desa kita serta bersama-sama mewujudkan desa yang lebih maju dan sejahtera”. Terangnya
Kepala Desa Madusari Sukrayatno menambahkan dan mengucapkan terima kasih atas kehadirannya sehingga kita berkumpul untuk bermusyawarah membahas berbagai hal yang berkaitan dengan pembangunan Desa dan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu saya mengajak untuk berperan aktif, saling mendukung agar apa yang menjadi harapan kita semua terealisasikan tandasnya.
Desa Majingklak dan Desa Madusari Gelar Musyawarah Desa (Musdes)
Camat Wanareja Irwan Arianto melalui Sekretaris Kecamatan Rita Mariana menegaskan terkait hasil musyawarah Desa (Musdes), dapat berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga apa yang kita pertanggung jawabkan dapat diterima dan semua anggaran benar benar terserap dan digunakan sebaik baiknya sesuai dengan regulasi maupun sesuai dengan perencanaan ujarnya.
Rita juga menyampaikan, penetapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari Dana Desa sebagai realisasi penggunaan DD prioritas pertama dan pelaporan pertanggung jawaban Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), sehingga kami harapkan Bumdes setiap Desa dapat semakin maju dan berkembang lebih baik lagi.
Selain itu dia berpesan dalam menyambut pesta Demokrasi yang sebentar lagi dilaksanakan, tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Kita boleh berbeda pilihan tetapi tetap saling menghargai dan tentunya yang utama tetap guyub rukun agar tercipta suasana aman tertib dan damai pungkasnya.
Brebes – KABAR EKSPRES II Berbagai aspek kehidupan masyarakat dan permasalahannya tak lepas dari peran aktif Babinsa dalam proses penyelesaiannya. Dengan kondisi yang nyata, kehadiran Babinsa ditengah masyarakat dapat menjadi tempat terbaik untuk berkeluh kesah, serta guna menuangkan semua kendala yang sedang dihadapi warga binaannya. Selasa (09/01/2023).
Contoh kedekatan dialami oleh Serda Johan Prasetyo Babinsa Koramil 17 Songgom, Kodim 0713 Brebes, bersama petani di Desa Wanacala, Pihaknya mengaku sebagai seorang prajurit kewilayahan, ia harus mampu menjadi solusi terbaik dan mengedukasi warga masyarakat binaannya, sehingga bisa mendapatkan hidup yang lebih baik dan sejahtera.
Kali ini, Serda Johan Prasetyo sambangi petani binaan, dalam kesempatan tersebut, ia mengatakan bahwa seorang Babinsa harus cepat menyesuaikan diri dengan kondisi dan situasi yang ada. Karena di setiap permasalahan masyarakat harus mampu menguasai dan dapat memberikan solusi penyelesaiannya dengan bijaksana.
“Hari ini saya mendapat curhatan dari warga binaan, yaitu seorang petani Jagung dan Bawang Merah terkait sulitnya air sehingga kendala panen kerap dialami ketika musim kemarau, dikarenakan di daerah Wanacala sulit mendapatkan air untuk mengairi lahan pertanian dan kebutuhan masyarakat. Kendala yang dialami masyarakat tersebut akan kami kordinasikan dengan Instansi terkait dan perangkat desa untuk mencarikan solusinya,”tutur Serda Johan Prasetyo,
Ditambahkan Serda Johan Prasetyo, berkaca dari wilayah binaan Koramil Songgom beberapa hari yang lalu, disana sedang dilakukan pengerjaan pembuatan tandon yang dapat menampung air hujan maupun sumber air bersih. Sehingga mampu mensuplay kebutuhan air bagi warga masyarakat sekitar, termasuk digunakan untuk pengairan sawah ataupun lahan para petani disana, semoga didaerah ini juga akan di buatkan tandon air seperti di Kecamatan lainnya.” harapnya.
Sementara, Munawir (66) petani bawang merah menyampaikan, bahwa Babinsa di desa ini sangat membantu sekali dan kami lebih nyaman untuk bercerita atau curhat, karena benar-benar tidak ada batasan sehingga kami merasa nyaman.
“Apalagi pak Babinsa walaupun tentara tapi ndak ada kesan keras, malah santun dan merakyat. Yang kami sukai, apapun yang kami sampaikan pak Babinsa selalu memberikan masukan dengan baik dengan sudut pandang yang membuat kami para petani bisa tetap semangat,” ujar Munawir. (Pen0713)
Brebes – KSN II Koramil, Polsek, Kecamatan, Petugas Pasar, Pedagang, Warga dan Pelajar di Kecamatan Bulakamba melaksanakan Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias dengan melakukan Karya Bakti pembersihan sampah di Pasar tradisional, Kecamatan Bulakamba, Brebes, Jawa Tengah.Selasa, (09/01/2024).
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi terjadinya genangan air pada saluran air yang tersumbat akibat sampah maupun semak yang tumbuh liar yang dapat mengakibatkan munculnya wabah penyakit akibat berkembangbiaknya nyamuk.
Hal itu disampaikan Danramil 07 BUlakamba, Kapten Infanteri Sutarno saat memimpin pelaksanaan kegiatan Karya Bakti tersebut mengatakan “Kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk membantu warga sekitar dan petugas Pasar dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan di sekitar Pasar Bulakamba”, ungkapnya.
Harapannya, aktifitas ini dapat memberikan manfaat positif kepada warga sekitar, agar berkomitmen bersama dalam menjaga kebersihan.
Karya Bakti TNI Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias, Koramil Bulakamba Bersih-bersih Pasar
“Karya bakti ini juga melibatkan personil dari Polsek, Kecamatan, Petugas Pasar, Pedagang, Warga dan Pelajar sehingga kegiatan ini makin meningkatkan sinergitas dan kebersamaan”, imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Pasar Bulakamba Amirudin mengapresiasi kegiatan karya bakti Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias yang dilaksanakan di Pasar BUlakamba yang di inisiasi oleh Komandan Kodim 0713 Brebes.
“Kami sangat terbantu dengan karya bakti Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias dalam upaya bersama-sama mengantisipasi bahaya banjir dan penyakit yang diakibatkan oleh penumpukan sampah. Iya berharap kegiatan ini dapat berlanjut secara berkesinambungan kedepannya,” ujar Amirudin. (Pen0713).
Brebes – KABAR EKSPRES II Bau busuk yang menyengat mungkin semua orang akan mengnhindari hal itu, seperti di Kandang Kambing, Kandang Bebek dan Selokan atau got dan lainnya, pasti akan mengeluarkan bau tak sedap atau bau busuk.
Pagi ini, Sertu Ali Fauzan, Babinsa Koramil 04 Tanjung, Kodim 0713 Brebes, menanggapi seacra serius untuk menghilangkan bau tersebut dengan melakukan penyemprotan cairan Mikroba PA 63 Garuda 0713 disalah satu kandang kambing milik warga Desa Kubangputat, Kecamatan Tanjung, Brebes, Jawa Tengah. Selasa (09/01/2024).
Penyemprotan kandang kambing yang bau kotoran menyengat didemprot Mikroba PA 63 Garuda 0713 dengan Handsprayer langsung membuahkan hasil, dimaan sebelumnya berbau menyengat, kini sudah tidak ada bau sama sekali.
Babinsa Kodim 0713 Brebes Lakukan ini, Bau Busuk di Kandang Kambing Hilang
Dikatakan oleh pemilik kandang kambing Bapak Nino (32) warga RT 01 RW 01 Desa Kubangputat, perbedaan sebelum dan sesudah penyemprotan Mikroba sangat berbeda, sebelumnya sangat bau kotoran kambing, bahkan bau kencingnya yang khas.
“Sebelumnya kandang kambing sangat bau, kini setelah disemprot oleh Pak Babinsa, bau yang tidak enak hilang seketika”. Ungkap Nino.
“Saya merasa senang dan betah sekarang berlama-lama tinggal di kandang, terasa nyaman”. Imbuhnya.
Babinsa Sertu Ali Fauzan saat memberikan penyemprotan mikroba mengatakan “Kami bekerja dengan Tangan Tuhan, Tukus dan Ikhlas sesuai semboyan yang disampaikan oleh Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si, bilamana ada kesulitan rakyat, maka kami sebagai Babinsa harus membantu sesuai dengan kemampuan”. Ucap Babinsa Sertu Ali Fauzan.
“Perlu diketahui, bahwa penyemprotan dan pemanfaatan mikroba bertujuan mengurai polutan kimia mengandalkan mikroorganisme”. Imbuhnya.
Sementara itu, penemu Mikroba PA 63 Garuda Imam Untung Slamet atau dikenal dengan Prof Jiun mengatakan, pemanfaatan mikroba PA 63 Garuda menjadi solusi pemulihan pencemaran secara alami. Sebab, tidak menggunakan bahan kimia tapi justru memanfaatkan mikroorganisme untuk mengurai bahan polutan. Bahkan, penggunaan mikroba sebagai pengurai bisa digunakan untuk pertanian, tambak maupun perkebunan dan juga peternakan.
“Seiring perkembangan teknologi modern, pemanfaatan mikroba justru menjadi inovasi yang ramah lingkungan. Sebab, bukan mengandalkan bahan kimia tapi pengurai alami yang lebih efektif menetralisir pencemaran,” kata Prof Jiun. (Pen0713)
BATANG – KABAR EKSPRES II Dalam suasana yang penuh semangat, Wakapolres Batang Polda Jateng, Kompol Raharja memberikan arahan kepada seluruh personel dan ASN di lingkungan Polri.
Wakapolres menekankan pentingnya menjadi contoh baik di tengah masyarakat. Dalam melaksanakan tugas, seluruh personel diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Pelayanan terbaik kepada masyarakat menjadi fokus utama, dengan sinergi bersama instansi dan stakeholder lain untuk menciptakan keamanan dan ketertiban,” kata Kompol Raharja, Senin (8/1/2024).
Pentingnya kelengkapan surat-surat berkendara menjadi sorotan Wakapolres. Dalam upaya menciptakan lingkungan yang aman dan tertib, seluruh anggota Polri dilarang menggunakan knalpot brong.
Selain itu, Wakapolres mengajak anggota untuk menyosialisasikan aturan ini kepada keluarga mereka di rumah, sebagai wujud kesadaran dalam memberikan contoh yang baik di tengah masyarakat.
Wakapolres Batang: Fokus pada Kedisiplinan dan Nilai Positif untuk Lingkungan Kondusif
Wakapolres tidak hanya memberikan arahan tetapi juga melakukan pengecekan langsung terhadap personel.
“Kelengkapan diri, sikap tampang, dan kendaraan bermotor yang digunakan menjadi perhatian utama. Hal ini sebagai langkah nyata dalam menjaga integritas dan disiplin di kalangan Polri,” tegasnya.
Melalui pesan-pesan yang disampaikan, Wakapolres Batang memberikan arahan yang tidak hanya bersifat tugas rutin, namun juga merangkul nilai-nilai kehidupan sehari-hari.
“Sikap positif dan disiplin yang terpancar dari setiap personel diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang lancar, aman, dan kondusif,” tambahnya.
Dalam upaya menciptakan lingkungan yang kondusif, Polres Batang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pada kedisiplinan dan nilai-nilai positif.
Pesan dari Wakapolres tidak hanya menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga menggambarkan komitmen mereka untuk menjadi teladan yang baik di tengah masyarakat.
“Dengan demikian, harapan untuk masyarakat yang lancar, aman, dan kondusif dapat menjadi kenyataan melalui upaya bersama Polri dan seluruh warganya,” tandasnya.
Kota Tegal – KABAR EKSPRES II Awal tahun, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tegal Kota kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba jenis Psikotropika di wilayah Kota Tegal.
Dalam pengungkapan kasus tersebut, Satresnarkoba berhasil menangkap seorang pengedar narkoba AL alias Pilak (26) warga Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal. Dari tangan tersangka petugas dapat menyita barang bukti berupa 9.475 (sembilan ribu empat ratus tujuh puluh lima) butir obat Psikotropika dan obat berbahaya lainnya.
Selain barang bukti berupa barang haram tersebut, petugas juga menyita satu unit Handphone Merk OPPO A77S warna hitam berikut Sim Card nya. Kemudian uang tunai sebesar Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah) milik dari pada tersangka.
Kapolres Tegal Kota melalui Kasat Resnarkoba Iptu Andi Susanto, S.H, M.H menyampaikan, bahwa semua barang bukti tersebut mereka sita dari tangan tersangka.
“Tersangka berikut barang buktinya kami tangkap di TKP, masuk dalam wilayah Kelurahan Debong Kulon, Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal,” ungkap Kasat Resnarkoba, Selasa (9/1/2024) di Mapolres Tegal Kota.
Satu Lagi Pengedar Narkoba di Kota Tegal, Berhasil Diamankan Polisi
Kejadian bermula, lanjut Kasat Resnarkoba, pada hari Minggu (7/1) sekitar pukul 05.00 WIB, anggotanya melaksanakan tugas Kepolisian dan telah mengamankan seorang pelaku yang tertangkap tangan memiliki, menyimpan dan atau membawa Psikotropika berupa 107 (seratus tujuh) butir MERLOPAM, 14 (empat belas) butir RIKLONA, 110 (seratus sepuluh) butir ALPRAZOLAM dan 10 (sepuluh) butir DUMOLID.
Selain itu juga ditemukan 4.196 (empat ribu seratus sembilan puluh enam) butir obat warna kuning tanpa identitas bertuliskan “mf” dan 5.017 (lima ribu tujuh belas) butir obat dalam kemasan warna silver bertuliskan AM ORIGINAL ASLI.
“Kemudian setelah kita interogasi, pelaku menyampaikan bahwa sebelumnya telah menjual obat warna kuning tanpa identitas berlogo ”mf” kepada seseorang. Untuk itu selanjutnya pelaku kita tangkap dan kita bawa ke Mapolres berikut barang buktinya guna penyidikan lebih lanjut,” terangnya.
Atas perbuatannya, sambung Kasat Resnarkoba, pelaku kita sangkakan dengan Pasal 62 UU RI No. 5 Tahun 1997, tentang Psikotropika dan
Jo Pasal 435 Jo 436 UU RI No. 17 tahun 2023, tentang Kesehatan.
SEMARANG – KABAR EKSPRES II Pold Jateng|Lima orang tersangka anggota sindikat penadahan dan penjualan mobil bodong ditangkap aparat Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Selain menangkap para tersangka, Dua puluh mobil dan sejumlah barang bukti yang digunakan dalam kejahatan tersebut, turut disita.
Keberhasilan ungkap kasus tersebut digelar Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi, pada sebuah konferensi pers yang dilaksanakan di Mapolda Jateng, Semarang, Selasa (9/1/2024).
Menurut Kapolda, lima yang tersangka yang ditangkap berinisial AP (38) asal Pati, SJ (36) asal Pati, PT (29) asal Pati, AP (37) asal Pati dan MNS asal Jepara.
” Mereka merupakan bagian dari kelompok yang bernama “Lengek Squad” yang berpusat di Pati, jelasnya
Sindikat Penadah dan Penjual Mobil Bodong Dibekuk Polda Jateng, Lima Tersangka Ditangkap
Ditambahkannya, para anggota Lengek Squad berjumlah sekitar 30 orang dan sudah beroperasi sejak 2017.
Mereka saling membantu dan berkoordinasi untuk melakukan penjualan mobil bodong melalui pertemuan yang dikemas dalam bentuk arisan rutin bulanan.
“Mereka cari mobil yang murah lalu dijual lagi dengan harga jauh dibawah pasaran umum, dalam hal ini, yang dirugikan adalah Corporate perusahaan-perusahaan leasing ,” jelas Kapolda
Sementara itu, Direktur Reskrimum Polda Jateng Kombes Johanson Ronald Simamora menuturkan kasus ini terbongkar berawal dari laporan sejumlah warga yang curiga dengan adanya aktivitas penjualan mobil bodong di Kabupaten Pati
Berangkat dari laporan tersebut, aparat Ditreskrimum melakukan pengembangan dan menemukan fakta aktivitas mencurigakan yang dilakukan kelompok Lengek Squad.
” Setelah penyelidikan dan pendalaman akhirnya diketahui aktivitas kejahatan yang dilakukan kelompok ini, Kita lakukan pengejaran dan penangkapan. Di Jepara dan Pati kita tangkap empat tersangka. Lalu berselang hari, kita tangkap satu tersangka lagi yang berinisial MNS di Jawa Barat,” jelasnya.
Aktivitas para tersangka, adalah membeli mobil-mobil bodong dengan harga murah lalu dijual kembali melalui media sosial WhatsApp dan Facebook untuk mengambil margin keuntungan yang tinggi.
“Misal, pajero harga Rp 180 juta lalu dijual 210 juta. Mereka sebenarnya tahu kalau tidak ada BPKB nya, mobil tersebut ditampung di Pati dan dijual lagi, Keuntungan sekitar 30 juta” bebernya.
Atas kejahatannya, para tersangka dijerat dengan pasal 481 KUHP dan atau 480 KUHP juncto pasal 55 dan atau 56 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.
Lebih lanjut, Kombes Johanson mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah membeli kendaraan dengan harga jauh dibawah pasaran apalagi tidak ada dilengkapi surat-surat kendaraan yang sah
” Dapat diduga itu hasil kejahatan,” tandasnya.
Terhadap masyarakat yang telah terlanjur membeli kendaraan seperti di atas, dirinya menghimbau agar mereka segera lapor polisi atau berkoordinasi dengan pihak lembaga pembiayaan bila terjadi over kredit.
“Adapun penyidikan kasus ini masih berjalan dan akan terus dikembangkan kepada orang-orang yang dicurigai terafiliasi kepada kelompok ini,” pungkasnya
TEGAL – KABAR RKSPRES II Kapolres Tegal, AKBP Mochammad Sajarod Zakun, S.H., S.I.K. pimpin langsung pengamanan sortir dan pelipatan surat suara Pemilu 2024 di Gudang Logistik KPU Kabupaten Tegal, Jalan Raya Slawi-Jatibarang, Desa Blubuk, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, Senin (8/1/2024) kemarin.
Kegiatan pengamanan tersebut bertujuan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif pada kegiatan sortir dan pelipatan surat suara yang sudah berlangsung selama 3 hari dari hari Sabtu yang diawali dengan pemeriksaan jumlah surat suara yang masih baik dan surat suara rusak sampai dengan perekapan.
Sortir dan pelipatan dilakukan oleh 500 orang petugas KPU, dengan jenis surat suara yang disortir dan dilipat berupa surat suara DPR RI, DPRD Provinsi Jawa Tengah, DPRD Kabupaten Tegal, DPD RI dan Capres-Cawapres.
Kapolres Tegal menegaskan “Kita melakukan monitoring dan pengamanan secara langsung di Gudang Logistik KPU sehingga harapannya Pemilu dapat dilaksanakan tepat waktu sesuai timeline yang telah dijadwalkan pusat,” ujarnya ketika ditemui awak media.
Selain itu, Polres Tegal juga telah bersinergi bersama KPU Kabupaten Tegal dengan selalu mengedepankan komunikasi dan kolaborasi yang baik sehingga sampai hari ini tidak ada kendala dari seluruh rangkaian kegiatan termasuk sortir serta pelipatan surat suara.
Salah satu tugas yang diemban Polres Tegal adalah pemeliharaan keamanan dan ketertiban, dengan membentuk satgas pengamanan melekat yang bertugas mengamankan obyek dan rangkaian kegiatan menuju Pemilu 2024 kelak agar dapat dilaksanakan dengan sukses serta sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan dari pusat. Langkah ini merupakan tujuan dilaksanakannya Operasi Mantap Brata.
“Dalam hal ini, kami menugaskan anggota Polres Tegal untuk menggelar pengamanan melekat yang berjaga selama 1×24 jam pada obyek-obyek penyelenggara Pemilu, sehingga dapat melakukan pengamanan sewaktu-waktu ada jadwal mendadak seperti distribusi Pemilu dari pihak ke-3”.
Purwokerto – KABAR EKSPRES II Tiga pilar Banyumas, TNI, Polri, Pemda beserta masyarakat, lakukan kepedulian membantu kesulitan masyarakat sekelilingnya dan peduli kebersihan lingkungan.
Kepedulian membantu kesulitan masyarakat dan kepedulian akan kebersihan lingkungan itu, dikemas dalam kegiatan bakti sosial dan karya bakti mengkampayekan Pemilu Damai dalam menghadapi Pemilu mendatang kepada masyarakat.
Hal itu diutarakan Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Czi Mohammad Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., saat meninjau pelaksanaan kegiatan tersebut menyampaikan, kegiatan yang dilaksanakan ini sebagai wahana kita untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa tiga pilar diwilayah ini khususnya TNI dan Polri siap bersinergi, berkolaborasi dan bekerjasama untuk mengawal dan mengamankan kondusifitas wilayah yang aman dan damai pada Pemilu yang akan datang.
Disamping itu, kegiatan ini juga sebagai wahana untuk memberikan contoh dan suri tauladan kepada masyarakat akan kebersihan lingkungan, dimana kebersihan lingkungan merupakan modal utama dalam menjaga kesehatan masyarakat.
Sinergi Tiga Pilar Banyumas Peduli Kesulitan dan Kebersihan Lingkungan Masyarakat
Ia menerangkan, sampah atau tanaman liar akan mengganggu apabila tidak terkelola dengan baik dapat menyebabkan kerusakan lingkungan dan mengancam kesehatan serta merusak keindahan.
“Karenanya, untuk menjaga dan merawat lingkungan, diperlukan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan”, paparnya.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan dengan kegiatan bakti sosial bersama membersihkan lingkungan sekitar.
“Dengan kita menggandeng masyarakat, dalam kegiatan ini, masyarakat dapat melihat langsung dampak dari kebersihan lingkungan dan terciptanya kesadaran dalam menjaga lingkungannya dan sebagai upaya agar masyarakat lebih peduli lingkungan sekitar”, lanjutnya.
“Kebersihan merupakan tanggung jawab semua orang, karena lingkungan yang bersih akan menjadi tempat nyaman bagi masyarakat sekitar. Karenanya, mari kita tanamkan dalam jiwa kita masing-masing akan kebersihan lingkungan kita, untuk bersama-sama menjaga kesehatan”, pungkasnya.
Terkait dengan bakti sosial penyerahan bantuan kepada masyarakat, Danrem mengatakan, kegiatan itu merupakan kepedulian TNI dalam hal ini Korem 071/Wijayakusuma beserta Kodim 0701/Banyumas untuk membantu meringankan beban masyarakat.