Berikan Kuliah Politik Hukum Program Doktor, Bamsoet Ingatkan Pentingnya Pembenahan Partai Politik

JAKARTA, – KABAR EKSPRES II Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo menuturkan partai politik memegang peran sangat penting dalam menentukan arah kebijakan negara. Baik di tingkat legislatif DPR RI maupun DPRD, eksekutif, hingga yudikatif. Karenanya, untuk membenahi berbagai persoalan bangsa, harus dimulai dengan pembenahan partai politik yang merupakan hulu demokrasi.

“Partai politik sebagai tulang punggung demokrasi menjadi titik pangkal paling penting bagi proses terciptanya penyelenggaraan negara yang baik. Semakin kuat dan sehatnya kondisi partai politik, semakin memudahkan terwujudnya hilir demokrasi berupa kemakmuran dan kesejahteraan rakyat,” ujar Bamsoet saat memberikan kuliah ‘Pembaharuan Hukum dan Politik Hukum’ Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur, di Jakarta, Sabtu (30/3/2024).

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menyinggung tingginya biaya politik sebagai akibat dari sistem politik secara terbuka yang diterapkan dan tidak jarang membuat para politisi terjebak dan berakhir pada kasus korupsi. Politik biaya tinggi ini rentan terhadap ketahanan nasional. Karena partai politik yang merupakan dapur kebijakan negara, dapat dikuasai oleh para pemilik modal yang bisa saja memiliki agenda di luar agenda NKRI dan meraih cita-cita nasional yang berparadigma Pancasila.

Berikan Kuliah Politik Hukum Program Doktor, Bamsoet Ingatkan Pentingnya Pembenahan Partai Politik

“Menjadi ketua umum partai politik saat ini tidak cukup hanya memiliki wawasan kebangsaan, kemampuan memimpin dan pengetahuan lebih, namun juga dituntut harus memiliki modal yang cukup untuk mendapat dukungan suara. Disinilah celah para pemilik modal untuk memiliki pengaruh melalui partai politik dengan memberikan dana politik kepada calon ketua umum partai poltik. Jika ketua umum partai politik tersebut sudah menjadi bagian dari jaringan kerajaan bisnisnya, maka secara tidak langsung dia akan memiliki pengaruh atau terhadap kebijakan partai politik tersebut atas pembahasan undang-undang di parlemen. Termasuk dalam hal ikut mewarnai, saat partai politik atau kumpulan partai akan memilih siapa calon pemimpin nasional maupun kepala daerah yang akan diusung,” kata Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Alumni Doktor Ilmu Hukum UNPAD dan Dosen Tetap Pascasarjana Universitas Trisakti serta Dosen Pascasarjana Universitas Pertahanan Nasional (UNHAN) RI ini menuturkan, jika pemilik modal yang membiayai seseorang menjadi ketua umum partai politik memiliki semangat yang sama yaitu meraih cita-cita nasional dengan paradigma Pancasila, maka hal itu tentu tidak masalah. Namun, jika pemilik modal hanya bertujuan mengeruk keuntungan pribadi atau membawa kepentingan asing yang bertentangan dengan cita-cita nasional akan sangat berbahaya.

Berdasarkan asumsi bahwa politik determinan atas hukum sehingga hukum adalah produk politik, maka tesis atau teori tentang politik hukum di Indonesia adalah konfigurasi politik yang demokratis akan melahirkan hukum responsif atau populistik. Begitu juga sebaliknya, konfigurasi politik yang otoriter akan melahirkan produk hukum yang konservatif atau ortodoks atau elitis.

“Secara das sein, ketika hukum diartikan sebagai undang-undang, maka hukum merupakan produk politik. Hukum dibentuk oleh lembaga legislatif sehingga dapat diartikan bahwa hukum merupakan kristalisasi, formalisasi atau legalisasi dari kehendak-kehendak politik. Sehingga perlu diperhatikan bahwa hukum bukanlah suatu lembaga yang otonom, melainkan saling berkaitan dengan sektor-sektor kehidupan lain dalam masyarakat, salah satunya adalah partai politik,” pungkas Bamsoet.

Reporter: Casroni

Hadiri Seribu Hari Wafatnya Harmoko, Ketua MPR RI Bamsoet Kenang Harmoko Sebagai Sosok Panutan

JAKARTA, – KABAR EKSPRES II Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mengenang almarhum mantan Menteri Penerangan dan mantan Ketua DPR/MPR RI Harmoko sebagai sosok panutan yang tidak terlupakan. Harmoko adalah politikus senior, guru sekaligus panutan banyak kader Partai Golkar.

“Salah satu idola saya di dunia politik dan jurnalistik adalah almarhum Harmoko. Sosok beliau tidak bisa dilupakan baik sebagai mantan Menteri Penerangan, Ketua DPR/MPR, ketua partai serta sebagai seorang wartawan. Ketika saya masih menjadi reporter, sosok Harmoko banyak memberikan inspirasi kepada saya,” ujar Bamsoet saat menghadiri acara seribu hari wafatnya Harmoko di Jakarta, Jumat malam (29/3/2024).

Hadir antara lain istri almarhum Harmoko Sri Harmoko, mantan Ketua DPR RI Agung Laksono, mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung dan Staf Khusus Presiden RI Sukardi Rinakit serta wartawan senior Kompas J.Osdar.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, Harmoko meninggal dunia pada tanggal 4 Juli 2021. Harmoko meninggal di usia 82 tahun. Sebelum meninggal Harmoko mengalami gangguan kesehatan karena kerusakan saraf motorik otak belakang sejak tahun 2016.

“Harmoko terjun ke dunia jurnalistik setelah lulus SMA pada awal tahun 1960-an. Beliau bekerja sebagai wartawan dan kartunis di Harian Merdeka dan Majalah Merdeka. Di tahun 1964, Harmoko bekerja sebagai wartawan di Harian Angkatan Bersenjata. Di tahun 1965 bekerja di Harian API dan menjabat sebagai pemimpin redaksi majalah berbahasa Jawa, Merdiko, di tahun yang sama,” kata Bamsoet.

Hadiri Seribu Hari Wafatnya Harmoko, Ketua MPR RI Bamsoet Kenang Harmoko Sebagai Sosok Panutan

Ketua Dewan Pembina Depinas SOKSI dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menuturkan, pada medio tahun 1966 sampai 1968, Harmoko menjadi pemimpin dan penanggungjawab Harian Mimbar Kita. Kemudian di tahun 1970, Harmoko menerbitkan Harian Pos Kota.

Harmoko pun didaulat sebagai ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan dipercaya Presiden Soeharto sebagai Menteri Penerangan pada Kabinet Pembangunan IV di tahun 1983. Posisi sebagai Menteri Penerangan terus dipegang hingga Kabinet Pembangunan VI yang berakhir pada tahun 1997.

“Di partai politik, Harmoko pernah menjabat sebagai Ketua Umum Golkar pada periode 1993-1998. Karir politiknya ditutup dengan menjabat sebagai Ketua DPR/MPR RI pada tahun 1997-1999,” urai Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Wakil Ketua Umum FKPPI ini menambahkan, saat menjadi Menteri Penerangan Harmoko mendirikan gerakan Kelompencapir (kelompok pendengar, pembaca, dan pemirsa). Kelompencapir ini dibentuk sebagai media untuk menyampaikan informasi dari pemerintah.

“Saat Menteri Penerangan di pegang Harmoko, harga-harga kebutuhan pokok rakyat cenderung stabil karena kerap diumumkan. Setiap hari Harmoko muncul di televisi mengumumkan harga-harga kebutuhan pokok rakyat, seperti harga cabe keriting dan lain-lain, untuk mencegah para spekulan bermain,” kenang Bamsoet.

Reporter: A. Sugiarto

Gekrafs Sumut akan kolaborasi dengan Pemerintah Daerah untuk mengembangkan Ekonomi Kreatif

Jakarta, – KABAR EKSPRES II Gekrafs Sumut dalam tahun ini mencanangkan dua Program Khusus yang akan menjadi prioritas untuk dilaksanakan yaitu membantu Pemerintah Daerah Sumatera Utara untuk menciptakan ruang khusus kepada para pelaku ekraf dengan “Rumah Kreatif Sumatera Utara” dan merepresentasikan semangat Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas).

Hal tersebut disampaikan Ketua Gekrafs Sumut Fadhullah, SE., M.Si., yang diwakili Sekretaris Gekrafs Sumut M. Ichsan Rouyas Sitorus, M.Psi., M.H (Acha) pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke 5 Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional dengan tema ” _Green Creative Economy for The Future_ ” di Golden Ballroom Hotel Sultan, Jakarta (27/3/2024).

Lebih lanjut Acha mengatakan bahwa Gekrafs Sumut tentang apa yang sudah diputuskan secara bersama dengan Pemerintah Pusat pada 24 Oktober 2023 lalu dengan menyelenggarakan “Sumut Ekraf Festival” yang akan berkolaborasi dengan Pemerintah Sumatera Utara dengan tujuan mempromosikan dan mendukung perkembangan ekonomi kreatif di Sumut. Festival Ini merupakan wadah bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk memamerkan karya-karya mereka kepada publik akan menjadi program prioritas Gekraf Sumut terang acha papa paparannya.

Gekrafs Sumut hadir di kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke 5 Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional

Diakhir paparannya Acha menyampaikan permohonan maaf dari Ketua Gekrafs Sumut Fadhullah, SE., M.Si atas ketidakhadiran beliau dikarenakan sesuatu hal, in sya allah pada pertemuan-pertemuan yang akan datang akan bisa bersama kita. Acha juga atas nama Ketua dan pengurus Gekrafs Sumut mengucapkan selamat atas terpilihnya Ketua Umum DPP Gekrafs Kawendra Lukistian beserta 22 pengurus DPP Gekrafs lainnya yang terpilih sebagai Anggota DPR RI periode 2024-2029 pada kontestasi pemilu tahun 2024 ini.

Acha juga menyampaikan bahwa Gekrafs Sumut Setelah kegiatan Gekrafs di Tumbuh Hejo, Sentul, Jawa Barat yang lalu, kami sudah menambahkan nomenklatur baru dikepengurusan sesuai instruksi DPP Gekrafs yaitu Dewan Penggerak Gekrafs yang kami mintakan kepada bapak Mayjend TNI (Purn.) Dr. Hassanudin yang saat ini menjabat Pj. Gubernur Sumatera Utara sebagai Ketua Dewan Penggerak Gekrafs Sumut” ujar Acha

Acara tersebut dihadiri oleh Menparekraf Sandiaga Uno serta tokoh-tokoh nasional seperti Donna Latief (Ketua Dewan Pakar DPP Gekrafs), Sugiono (Wakil Ketua Komisi I DPR RI yang juga Dewan Penasehat DPP Gekrafs), Dede Yusuf (Wakil Ketua Komisi X DPR RI), Zainal A. Paliwang (Gubernur Kalimantan Utara), serta Nihal Yazici, perwakilan MUSIAD yaitu NGO terbesar asal Turki, Perwakilan Pemerintah Provinsi dan seluruh DPW Gekrafs se Indonesia

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP Gekrafs Kawendra Lukistian menekankan pentingnya literasi dalam membumikan ekonomi kreatif di Indonesia, karena banyak masyarakat yang belum menyadari profesi mereka adalah bagian dari ekonomi kreatif.

Kawendra juga memaparkan berbagai kolaborasi yang dilakukan oleh Gekrafs, yang salah satunya 24 Oktober tahun lalu berhasil mencetuskan bersama pemerintah, legislatif dan pelaku ekraf lainnya Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas).

“Gekrafs secara aktif diminta ikut andil dan menjadi kolaborator dalam membentuk ekosisten ekraf di Ibu Kota Nusantara (IKN), serta dalam waktu dekat ini Gekrafs akan melantik perwakilannya di luar negeri” ujar Kawendra.

Dalam acara, Menparekraf Sandiaga Uno yang juga Dewan Pembina Gekrafs ikut menyaksikan deklarasi Gekrafs Kampus. Gekrafs Kampus disebutkan merupakan organisasi semi otonom di bawah Gekrafs untuk mendukung percepatan pengembangan ekonomi kreatif nasional berisikan pelajar dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

“Saya merasa bangga dan terharu dengan pencapaian Gekrafs yang telah hadir diberbagai provinsi tanah air dan saat ini hadir di perguruan tinggi terbaik untuk Indonesia, selamat untuk Gekrafs,” tutupnya.

Perwakilan DPW Gekrafs Sumut tampak hadir Mhd. Irsan, Alfatehan Septianta, Pradipta Anugerah Driatama dan Maher Syalal Gultom.

Reporter: Rizky Zulianda

Ketua MPR RI Bamsoet Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Berkelanjutan dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045

JAKARTA, – KABAR EKSPRES II Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo menuturkan gagasan Indonesia Emas 2045 adalah sebuah visi ideal dan cita-cita luhur yang tidak mungkin bisa digapai secara instan.

Tetapi membutuhkan proses serta menuntut kontribusi dari seluruh pemangku kepentingan. Saat ini, masih ada rentang waktu 21 tahun untuk menuju Indonesia Emas 2045. Artinya, untuk mewujudkan visi Indonesia Emas, setidaknya bangsa Indonesia masih harus melampaui hingga empat periodisasi pemerintahan.

Di sinilah pentingnya gagasan, kepemimpinan keberlanjutan. Pembangunan, khususnya dalam jangka panjang, harus diselenggarakan dengan mengedepankan aspek kesinambungan dan dibangun di atas visi bersama yang telah dirumuskan secara matang dan disepakati sebagai konsensus nasional oleh segenap pemangku kepentingan. Ini penting untuk menjamin bahwa tidak akan terjadi perubahan atau pergeseran orientasi pembangunan jangka panjang yang telah disepakati. “Termasuk ketika terjadi pergantian rezim pemerintahan,” ujar Bamsoet saat Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDHI), di Jakarta, Jumat (29/3/2024).

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDHI)

Hadir antara lain Ketua Umum Presidium Pusat Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (HIKMAHBUDHI) Wiryawan, Sekretaris Presidium Pusat HIKMAHBUDHI Agustina serta jajaran Pengurus dan keluarga besar HIKMAHBUDHI.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, sedemikian pentingnya konsep ‘kepemimpinan berkelanjutan’ sehingga survei Institutional Global EY tahun 2021 mencatat bahwa sekitar 74 persen investor akan mengalihkan investasi dari perusahaan yang memiliki nilai ‘kinerja keberlanjutan’ yang buruk. Senafas dengan hasil survei tersebut, survei Globe-Scan Sustainability yang dilakukan ERM tahun 2023 juga mengungkapkan persepsi para pakar global yang menganggap isu ‘keberlanjutan’ sebagai isu prioritas tinggi dalam jangka panjang.

“Gagasan ‘kepemimpinan berkelanjutan’ meniscayakan bahwa kepemimpinan harus berfokus pada terciptanya nilai jangka panjang dan tidak tergiur untuk mengejar keuntungan atau pragmatisme sesaat. Artinya, dibutuhkan pandangan visioner agar mampu melihat masa depan yang berkelanjutan, memiliki komitmen dan tanggungjawab sosial, serta kepedulian pada kondisi lingkungan,” kata Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Depinas SOKSI dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menambahkan, untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, dibutuhkan tahapan-tahapan pembangunan yang berproses secara berkesinambungan. Dalam kaitan ini, penting dibangun sebuah komitmen kebangsaan, bahwa ketika implementasi pembangunan jangka panjang akan melampaui batasan-batasan periodisasi pemerintahan, maka segenap pemangku kepentingan harus tetap menghormati orientasi pembangunan yang telah menjadi konsensus bersama.

“Komitmen kebangsaan ini penting agar kita memiliki wawasan, cara pandang dan persepsi yang sama. Baik dalam memetakan dan merespon berbagai persoalan kebangsaan, maupun dalam mengimplementasikan berbagai program pembangunan untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” pungkas Bamsoet.

Reporter: Casroni

Catatan Ketua MPR RI: Melayani dan Melindungi Pemudik Lebaran 2024

Jakarta, – KABAR EKSPRES II Pemerintah hendaknya segera memastikan kesiapan seluruh moda angkutan umum, baik darat, laut maupun udara, untuk melayani hampir 200 juta orang yang akan melakukan perjalanan mudik guna merayakan lebaran tahun 2024 ini. Semua ruas jalan yang akan dilalui kendaraan pemudik pun hendaknya dipastikan bebas dari berbagai hambatan untuk menghindari kemacetan.

Tidak kalah pentingnya adalah layanan informasi tentang perkiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Perjalananan arus mudik-arus balik tahun ini dibayangi oleh cuaca dengan kecenderungan tidak menentu. Belum lagi faktor gangguan alam seperti banjir, tanah longsor hingga gempa bumi. Karena itu, sangat penting bagi masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik maupun saat arus balik untuk selalu waspada dan cermat memaknai informasi perkiraan cuaca dari BMKG.

Selasa (26/3) lalu, BMKG secara resmi telah mengingatkan semua komunitas bahwa cuaca ekstrem akan terjadi di beberapa wilayah sepanjang masa mudik Lebaran 2024. BMKG pun telah mengimbau para pemudik untuk berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan mudik maupun arus balik Lebaran. Peringatan ini hendaknya benar-benar digarisbwahi semua komunitas untuk menghindar hal-hal yang tidak diinginkan.

Imbauan yang sama juga dialamatkan kepada penyedia jasa transportasi, dan operator transportasi. Sebab, menurut BMKG, atmosfer di Indonesia sangat dinamis dan perubahan bisa terjadi dengan tiba-tiba. Maka, untuk meningkatkan kepedulian masyarakat, BMKG diharapkan semakin intens menghadirkan perkiraan cuaca untuk semua daerah.

Mobilitas masyarakat untuk kepentingan perayaan lebaran tahun ini diproyeksikan meningkat cukup signifikan. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan jumlah pemudik sepanjang periode Hari Raya Idulfitri tahun 2024 ini mencapai 193,6 juta orang.

Terjadi lonjakan cukup besar, karena peningkatan pergerakan masyarakat itu terindikasi dari hasil survei bersama Badan Kebijakan Transportasi (BKT), Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta para pakar dan akademisi di bidang transportasi.

Berdasarkan hasil surveinya, BKT pun memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2024 diproyeksikan terjadi pada H-2 atau Senin, 8 April 2024. Pada hari itu, ada potensi pergerakan atau mobilitas orang yang jumlahnya diperkirakan mencapai 26,6 juta orang, sekitar 13,7 persen dari total pemudik.

Demi tertib umum, kenyamanan dan keamanan bersama, tentu saja layanan dan perlindungan publik harus mendapatkan perhatian lebih di sepanjang periode mudik dan arus balik lebaran tahun ini. Layanan dan perlindungan itu meliputi kemudahan akses untuk pergi dan pulang, serta nyaman dan aman selama perjalanan. Maka, sangat penting untuk memastikan bahwa semua moda trasportasi publik (darat, laut, udara) siap memenuhi permintaan komunitas pemudik dengan kualitas layanan yang mumpuni.

Dalam konteks itu, keluh kesah masyarakat atas lonjakan tarif tiket pesawat udara, akhir-akhir ini, patut direspons dengan penuh kebijaksanaan. Benar bahwa menjelang hari besar agama seperti halnya Idul Fitri, permintaan masyarakat akan ragam kebutuhan bisa dipastikan meningkat, termasuk meningkatnya permintaan pada jasa layanan angkutan udara. Wajar juga jika maskapai penerbangan ingin mendapat untung dari lonjakan permintaan itu. Namun, kenaikan tarif tiket pesawat hari-hari ini mestinya pada tingkat yang wajar. Kalau masyarakat sampai berkeluh kesah, pasti skala kenaikannya dirasakan sangat memberatkan.

Pengalaman tahun-tahun terdahulu juga menunjukan bahwa jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi pun terus meningkat. Konsekuensinya, ketika komunitas pemudik mulai melakukan perjalanan, akan banyak ruas jalan padat kendaraan. Para petugas dari Dinas Perhubungan di semua daerah, bekerja sama dengan polisi lalu lintas dan pengelola jalan tol setempat, harus antisipatif. Dibutuhkan kesigapan untuk mengatur dan mengendalikan arus kendaraan guna menghindari kemacetan panjang atau penumpukan.

Lengah atau lamban mengantisipasi lonjakan arus kendaraan pemudik bisa berakibat fatal. Setidaknya, semua pihak perlu belajar dari insiden bulan Juli tahun 2016, saat arus kendaraan pemudik terjebak kemacetan teramat panjang dan berdurasi selama puluhan jam, akibat adanya hambatan di pintu keluar Tol Brebes Timur.

Akibat insiden itu, jatuh korban jiwa. Insiden serupa tak boleh terulang. Dan, belajar dari insiden itu, sangat penting juga untuk mendorong para petugas dari dinas kesehatan daerah untuk memantau dan antisipatif, agar bisa memberi respons yang segera ketika pemudik yang terjebak kemacetan panjang butuh bantuan layanan medis.

Faktor keamanan lingkungan atau pemukiman pun patut mendapat perhatian. Sebab, ketika komunitas pemudik mulai melakukan perjalanan, hampir semua wilayah kota di lingkungan Jabodetabek, misalnya, tampak begitu lengang. Saat komunitas pemudik bergerak meninggalkan rumah kediaman, lingkungan pemukiman setempat pun biasanya menjadi lengang.

Situasi lengang untuk periode waktu yang relatif lama bisa menjadi peluang bagi pelaku kejahatan. Para pengurus rukun warga, bekerja sama dengan kantor kepolisian setempat, didorong untuk peduli pada potensi masalah ini. Perayaan Hari Raya Idul Fitri memang berlangsung dua hari, dan tahun ini jatuh pada 10-11 April 2024. Namun, total hari libur bisa lebih dari 10 hari, karena ada cuti bersama terhitung sejak 8 hingga 15 April 2024.

Target utama dari pelayanan dan perlindungan kepada komunitas pemudik lebaran tahun ini relatif sederhana, tidak muluk-muluk. Para pemudik, selama melakukan perjalanan pergi-pulang, idealnya merasakan aman dan nyaman serta tanpa kecelakaan (zero accident). Dan, rumah yang kosong karena ditinggal mudik tetap utuh karena tidak dibobol maling.

Reporter: A. Sugiarto

Ciptakan Social Bonding yang Kuat, DWP Ditjen Dukcapil Gelar Baksos Bagi-bagi Sembako

Jakarta, – KABAR EKAPRES II Ramadhan mengajarkan solidaritas dan kepedulian terhadap sesama. Di bulan suci ini, praktik bersedekah dan memberi bantuan sosial kepada sesama semakin meningkat. Sebab, umat Islam sadar akan pentingnya berbagi rezeki kepada mereka yang membutuhkan, sehingga menciptakan ‘Social Bonding’ atau ikatan sosial yang lebih kuat dalam masyarakat.

Demikian disampaikan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Ditjen Dukcapil Ibu Ika Oktaviana Teguh Setyabudi pada acara Bakti Sosial Ramadhan 1445 H DWP Unit Ditjen Dukcapil Kemendagri di Jakarta, Kamis (28/3/2024).

“Penyelenggaraan baksos ini sesuai dengan tema: ‘Ramadhan Berbagi Berkah untuk Kesejahteraan Bersama dan Persaudaraan’. Persis yang diajarkan Nabi Besar Muhammad SAW bahwa selain berpuasa, di bulan yang penuh berkah dan ampunan kita ini sekaligus momentum sangat istimewa untuk berbagi kebahagiaan dan memupuk rasa persaudaraan kepada sesama,” tutur Ketua DWP Ditjen Dukcapil.

Ciptakan Social Bonding yang Kuat, DWP Ditjen Dukcapil Gelar Baksos Bagi-bagi Sembako

Adapun bakti sosial diwujudkan dengan paket sembako sebanyak 77 kantong dan uang tunai. Semuanya dibagikan, antara lain kepada para Guru TK Pertiwi Binaan DWP Ditjen Dukcapil, anak-anak yatim, pramubakti, tukang kebun, driver dan petugas pengamanan dalam (Pamdal).

Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi, Ketua DWP Ditjen Dukcapil Ibu Ika Oktaviana, Plh. Sesditjen Dukcapil Adel Trilius, dan Ibu Handayani Ningrum, Direktur PIAK sekaligus Kepala Bidang Sosial Budaya DWP Ditjen Dukcapil secara bergiliran didaulat untuk menyerahkan paket sembako tersebut secara simbolis.

Dalam arahannya, Dirjen Dukcapil sebagai Pembina DWP Unit Ditjen Dukcapil mengapresiasi dan berterima kasih kepada Ibu Ketua dan segenap jajaran DWP Ditjen Dukcapil atas penyelenggaraan acara yang sangat berarti dan momen yang sangat baik ini.

“Di bulan Ramadhan banyak sekali keutamaan berbuat amal kebaikan. Bantuan kepada para penerima sangat berarti dan membawa kebahagiaan untuk menyongsong Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah,” kata Dirjen Teguh Setyabudi.

Dirinya pun berharap acara serupa ini bisa terus berlanjut ke depannya dan dikembangkan dengan menggandeng sejumlah pihak utamanya para vendor.

“Sebab ini untuk kebaikan kita bersama. Apalagi di bulan Ramadhan pahalanya akan berlipat. Sehingga di waktu yang lain juga bisa membantu masyarakat dan sesama untuk lebih bisa menikmati hidup lebih baik lagi,” demikian kata Teguh Setyabudi, Dirjen Dukcapil Kemendagri.

Reporter: Casroni

YAKES GO GREEN, Program Yakes Telkom Lakukan Langkah Kecil untuk Perubahan Besar

Bandung, – KABAR EKSPRES II Mengawali tahun 2024, Yakes Telkom terus bertransformasi untuk menjadi lebih baik, salah satunya dengan melaksanakan Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai bagian dari value creation pada planet dengan fokus di pilar Environmental.

Melalui program “YAKES GO GREEN” yang diresmikan pada beberapa waktu lalu, Yakes Telkom berkomitmen untuk semakin fokus dalam pengelolaan dan penerapan ESG dengan didasari oleh ‘langkah kecil untuk perubahan besar’.

Peresmian program dilakukan langsung oleh Direktur Utama Yakes Telkom Tri Priyo Anggoro didampingi Direktur Layanan Kesehatan Yakes M. Suny Arifianto, Direktur Investasi Keuangan dan Umum Notje Rosanti, serta VP Corporate Strategy Aldevira. Momen ini merupakan bagian dalam rangkaian kegiatan Strategic Leadership Briefing Yakes Telkom 2024 yang diselenggarakan di Bandung.

YAKES GO GREEN, Program Yakes Telkom Lakukan Langkah Kecil untuk Perubahan Besar

Direktur Utama Yakes Telkom Tri Priyo Anggoro berharap implementasi ESG di lingkungan Yakes dapat terus dioptimalkan sehingga dapat memberikan dampak positif, tidak hanya bagi yayasan namun juga untuk kepentingan bangsa dan negara.

“Implementasi ESG dalam lingkungan Yakes ini merupakan bagian dari peran serta yayasan sebagai bagian dari TelkomGroup untuk mendorong kebijakan pemerintah yang mencanangkan net-zero emissions pada tahun 2060 mendatang. Implementasi ESG ini juga untuk memastikan bisnis yang dijalankan dapat berkelanjutan dengan melakukan ‘langkah kecil untuk perubahan besar’,” jelas Priyo

YAKES GO GREEN menjadi semangat Yakes Telkom dalam mewujudkan masa depan yang mengimplementasikan ESG guna mewujudkan bisnis berkelanjutan dengan menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Sejalan dengan semangat tersebut, Yakes mencanangkan gerakan penanaman pohon yang secara simbolis telah dilaksanakan oleh direksi Yakes Telkom di Klinik Yakes Gegerkalong, Bandung beberapa waktu lalu. Filosofi pohon yang mengajarkan tentang memberikan manfaat pada lingkungan sekitarnya sejalan dengan prinsip-prinsip ESG.

Penanaman pohon ini juga disaksikan langsung oleh Senior General Manager Telkom Corporate Univ. Center M. Subhan Iswahyudi yang juga merupakan Dewan Pengawas dari Yakes Telkom.

“Tujuan penanaman pohon dalam acara simbolis implementasi ESG adalah untuk menggambarkan konsep kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan (ESG). Dalam konteks filosofi pohon, ini mencerminkan tujuan memberikan manfaat pada lingkungan sekitarnya dan menciptakan keseimbangan kehidupan,” jelas Priyo.

Selanjutnya, Priyo juga menyampaikan proses pelaksanaan program Yakes Go Green ini akan diikuti oleh seluruh Yakes Regional di seluruh Indonesia. “Kegiatan penanaman pohon dalam acara simbolis ESG dapat dilakukan di berbagai lokasi seperti poliklinik, kantor dan lokasi lainnya di lingkungan Yakes yang mencerminkan kesadaran akan kebutuhan untuk melibatkan komunitas secara luas dalam upaya keberlanjutan. Lokasi-lokasi ini mungkin dipilih untuk menciptakan dampak positif pada lingkungan dan memberikan pelajaran tentang kepedulian terhadap kehidupan,” pungkas Priyo.

Tidak hanya penanaman pohon, akan ada serangkaian program Go Green yang akan dilakukan di lingkungan Yakes Telkom di sepanjang tahun 2024 seperti Plant Swap (bertukar tanaman), Waste Reduction, edukasi mendaur ulang bahan organik dan masih banyak lagi.

Reporter: A. Sugiarto

Dirjen Dukcapil Ingatkan Nuzulul Quran Bukan Business as Usual Tanpa Dampak Positif

Jakarta, – KABAR EKSPRES II Bulan Ramadan menjadi bulan yang mulia bagi umat Islam di seluruh dunia. Salah satunya, bertepatan dengan peristiwa Nuzulul Quran, yaitu peristiwa pertama kali diturunkannya wahyu Allah SWT berupa Al-Quran di bumi kepada Nabi Muhammad SAW.

“Kami berharap acara seperti ini jangan sekadar rutinitas semacam ‘business as usual’ yang tidak berbekas melainkan harus berdampak positif. Peringatan Nuzulul Quran bukan hanya sekadar simbol turunnya kitab suci Al-Quran, melainkan menjadi momentum kebangkitan umat dengan banyak makna terkandung di dalamnya. Al-Quran sebagai sumber hukum agama hendaknya dapat dijadikan sebagai dasar dan pedoman hidup umat Islam,” kata Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi yang hadir dalam Peringatan Nuzulul Quran Masjid Nurul Falah Ditjen Bina Pemdes dan Ditjen Dukcapil Kemendagri, Kamis (28/3/2024).

Kegiatan bertema “Al Quran Sebagai Pedoman dan Sumber Sukses Kehidupan Dunia dan Akhirat” juga dihadiri Direktur Bina Aparatur Dukcapil Andi Kriarmoni, Plh. Sesditjen Dukcapil Ade Trilius, Direktur Evaluasi Perkembangan Desa Ditjen Bina Pemdes Muhammad Noval, Ketua DKM Masjid Nurul Falah Wawan Gunawan, para pejabat fungsional dan operasional serta ratusan pegawai di lingkup Ditjen Dukcapil dan Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri.

Dirjen Dukcapil Ingatkan Nuzulul Quran Bukan Business as Usual Tanpa Dampak Positif

Dirjen Dukcapil berharap peringatan Nuzulul Quran ini dapat memperkuat ideologi dan wawasan kebangsaan serta membangun karakter bangsa dan stabilitas dalam negeri. “Semoga semangat kecintaan terhadap Al-Quran terus mengalir dalam setiap langkah kita,” katanya.

Ketua DKM Masjid Nurul Falah Wawan Gunawan menyampaikan kegiatan Nuzul Al Quran bagian kegiatan rutin masjid, antara lain tausiyah usai solat Dzuhur, menyediakan makanan berbuka puasa serta kegiatan amaliyah Ramadhan lainnya. Selain itu pengurus tengah melakukan pengembangan sarana dan prasara masjid seperti toilet dan tempat wudhu perempuan, penambahan penyejuk ruangan, perbaikan sound system, pengadaan mimbar, dan lainnya.

“Kami ucapkan terima kasih pada Pak Dirjen Dukcapil yang telah membantu sarana perlengkapan Masjid Nurul Falah ini,” kata Wawan.

Sementara penceramah KH Anas Kurdi mengantarkan tausiyah bahwa dengan Nuzulul Quran diharapkan ASN mampu menyerap nilai-nilai terbaik dari Al-Quran.

“Kita harus mmpu membaca nilai-nilai tersirat dan tersurat dari Al Quran. Kekurangan kita banyak orang yang kurang membaca, sehingga keimanan tauhid tidak tertanam dan manusia tidak mengenal siapa dirinya,” kata Kiai Anas Kurdi.

Reporter: Casroni

MPR Gelar Bukber Bersama 11 Ulama Palestina, HNW: Ramadan Penuh Berkah Mengokohkan Ukhuwah Islamiyah Dan Mendukung Kemerdekaan Palestina

Jakarta, – KABAR EKSPRES II Di Gedung Nusantara IV, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta; MPR, MUI, dan Baznas, pada 1 April 2024, berencana menggelar ‘Silaturahim dan Buka Puasa Bersama (Bukber) dengan 11 Ulama dari Palestina’.

Menanggapi rencana bukber tersebut, Wakil Ketua MPR Dr. H. Muhammad Hidayat Nur Wahid Lc, MA (HNW) mengatakan secara prinsip umat Islam di Indonesia mempunyai tradisi yang unik yakni bukber.

Tradisi ini menurut Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu merupakan suatu hal yang sangat bagus karena bukber tidak hanya diselenggarakan di masjid tetapi juga di rumah. “Bahkan bukber dilakukan secara berpindah-pindah dari rumah ke rumah, dari kantor ke kantor”, ujarnya kepada wartawan di sela-sela dirinya menggelar bukber bersama MUI Jakarta Selatan, ormas Islam, Forum RT/RW. mahasiswa, dan pemuda di rumah dinas di Kemang, Jakarta, 28 maret 2024.

MPR Gelar Bukber Bersama 11 Ulama Palestina, HNW: Ramadan Penuh Berkah Mengokohkan Ukhuwah Islamiyah Dan Mendukung Kemerdekaan Palestina

Bukber yang digelar menurut Ketua Badan Wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor itu tidak hanya di rumah para pejabat namun juga di rumah-rumah warga. “Ini merupakan tradisi yang menjadikan Islam dipahani oleh bangsa Indonesia sebagai agama yang menggembirakan, bisa menjadikan hidup rukun, dan mengokohkan silaturahim”, ungkapnya.

Tradisi seperti itu menurut alumni Universitas Madinah, Arab Saudi, itu suatu hal yang diperlukan apalagi bangsa ini selepas menggelar pemilu yang menegangkan serta di tengah sidang gugatan pilpres di MK yang menghangat. ”Dengan adanya bukber, kita bisa saling berbagi dan menguatkan dan cooling down juga”tuturnya.

Pria asal Klaten, Jawa Tengah, itu bersyukur tahun ini MUI, bekerjasama dengan Baznas mengundang 11 Ulama dari Palestina untuk menjadi imam di Indonesia. Mengundang 11 Ulama dari Palestina selain mengokohkan silaturahim, ukhuwah islamiyah, juga untuk saling mendekatkan hubungan Indonesia – Palestina. “Dari sini kedua negara bisa meningkatkan kerja sama dan saling dukung mendukung dengan cara yang terbaik”, tuturnya.

Terkait rencana bukber MPR, MUI, Baznas, dan 11 Ulama Palestina, HNW bercerita Ketua MUI Bidang Luar Negeri Prof. Soedarnoto Abdul Hakim menghubungi dirinya untuk menawarkan bagaimana kalau dalam penutupan kegiatan 11 Ulama dari Palestina di Indonesia diselenggarakan bukber di MPR. “Saya menyambut baik dan mengkomunikasikan dengan Ketua MPR Bambang Soesatyo”, ungkapnya. “Beliau ternyata sangat mendukung kegiatan ini”, tambahnya.

Bukber MPR, MUI, Baznas dan 11 Ulama Palestina menurut HNW satu kesempatan di mana kita akan membuktikan bahwa silaturahim dengan bukber bisa dilakukan oleh seluruh pihak bahkan bisa dilakukan di MPR. “Akan kita undang Pimpinan MPR, DPR, Badan2 dan alat kelemgkapan Majlis, pimpinan Ormas2 Islam dan Menteri Luar Negeri”, ucapnya. Dirinya bergembira Ramadhan tahun ini kita bisa mendekatkan hubungan Indonesia –Palestina.

HNW berharap bukber di MPR bisa menegaskan kembali bahwa agama Islam itu membawa rahmat, bukber membawah keberhakan yang sangat banyak. Di antara keberkahan itu semain mengokohkan ukhuwah, kerja sama, saling memahami dan menguatkan semuanya. “Itu satu hal yang dipentingkan di mana saat ini umat islam di Palestina dan Rohingnya tengah mengalami penderitaan”, paparnya.

“Kita berharap dengan bukber kita bisa sekaligus meng-cooling down kan suasana politik di tanah air untuk kemudian bisa mengokohkan silaturahim dan menguatkan kepedulian terhadap sesama Umat Islam yang kesusahan seperti di Palestina/Gaza dan Rohingya”, pungkasnya.

Reporter: A. Sugiarto

Kapuspen TNI: TNI dan Media Bersinergi Sampaikan Informasi Yang Akurat dan Tepat

Jakarta, – KABAR EKSPRES II Kepala Pusat Penerangan TNI (Kapuspen TNI) Mayjen TNI Dr. Nugraha Gumilar, M.Sc., didampingi Kabidpenum Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi, Kabid MC Kolonel Sus Aidil dan Kabidpeninter Letkol Cba Tedi Rudianto melaksanakan kunjungan kerja ke kantor tribunnews.com yang berlokasi di Jl. Gelora X C No.29 Gelora Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/3/2024).

Kedatangan Kapuspen TNI beserta rombongan dalam rangka mempererat hubungan dan kerja sama di bidang penyiaran berita. Kunjungan ini merupakan upaya untuk meningkatkan sinergi antara TNI dan media dalam menyampaikan informasi yang akurat dan tepat kepada masyarakat.

Kapuspen TNI: TNI dan Media Bersinergi Sampaikan Informasi Yang Akurat dan Tepat

Dalam pertemuan tersebut, Kapuspen TNI mengungkapkan pentingnya peran media dalam memberikan informasi yang benar dan berimbang kepada publik. “Saya menyampaikan apresiasi atas kontribusi tribunnews.com dalam memberitakan berbagai kegiatan TNI,” ucap Mayjen TNI Gumilar.

“Saya berharap silaturahmi ini dapat menjadi awal yang baik dalam memperkuat kerja sama antara TNI dan tribunnews.comdalam menyajikan berita yang bermanfaat dan informatif bagi masyarakat,” pungkas Kapuspen TNI.

Red

 

Autentikasi : Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi