Jaksa Agung: Gelar Halal Bihalal, Semangat Silaturahmi Membangun Kebersamaan dan Peningkatan Kinerja Kejaksaan yang Humanis

Jakarta, – KABAR EKSPRES II Jaksa Agung Prof. Dr. ST Burhanuddin memberikan sambutan pada Acara Halal Bihalal Idul Fitri 1445 H, yang dihadiri oleh Ketua Komisi Kejaksaan Prof. Dr. Pujiyono beserta jajarannya, Wakil Jaksa Agung Dr. Sunarta, Para Jaksa Agung Muda,

Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Kepala Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI, Para Staf Ahli Jaksa Agung, Para Pejabat Eselon II, dan seluruh pegawai Kejaksaan Agung. Senin (22/4/2024). bertempat di Halaman Gedung Utama Kejaksaan Agung,

Dalam sambutannya, Jaksa Agung mengucapkan puji syukur kehadirat Allah Subhanahu Watta’ala, atas rahmat dan hidayah-Nya, dapat berkumpul dan bersilaturahmi dalam kegiatan Halal Bihalal Idul Fitri 1445 Hijriah yang mengangkat tema “Semangat Silaturahmi Membangun Kebersamaan dan Peningkatan Kinerja Kejaksaan yang Humanis”, dengan suasana Lebaran dengan penuh keberkahan ini.

“Saya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada segenap penyelenggara dan semua pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Saya juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan partisipasi seluruh tamu undangan,” ujar Jaksa Agung.

Jaksa Agung menyampaikan bahwa melakukan kesalahan adalah kodrat manusia, meminta maaf adalah kewajiban kita, dan menuju fitrah adalah tujuan bersama. Oleh karenanya, atas nama pribadi dan selaku pimpinan Kejaksaan, Jaksa Agung mengucapkan Minal Aidin wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin kepada seluruh hadirin dan tamu undangan.

Jaksa Agung: Gelar Halal Bihalal, Semangat Silaturahmi Membangun Kebersamaan dan Peningkatan Kinerja Kejaksaan yang Humanis

“Pada kesempatan ini, saya mengajak kita semua mari melapangkan dada, membuka hati dengan penuh keikhlasan atas ridha Allah, untuk saling memberi maaf dari lubuk hati yang paling dalam atas kesalahan yang terjadi di antara kita, karena dengan saling memaafkan akan memperkuat tali persaudaraan diantara kita,” ujar Jaksa Agung.

Jaksa Agung berharap bulan Ramadhan yang baru saja dilalui, kita dapat mengambil hikmah dan manfaatnya, serta bukan hanya sebagai sarana merefleksikan diri dari sisi keimanan saja, melainkan juga sebagai sarana merefleksikan dan mengevaluasi pelaksanaan tugas, fungsi dan wewenang kita, apakah kita telah amanah dan paripurna dalam menjalankannya.

Jaksa Agung menuturkan ibadah puasa yang baru saja dilaksanakan kemarin, sejatinya tidak hanya melatih untuk menahan lapar dan haus, melainkan juga melatih menahan diri dari segala perbuatan tercela. Maka dari itu, ibadah puasa juga sekaligus melatih diri untuk dapat menahan diri, bersikap hati-hati dalam bertindak, dan tidak tergesa-gesa dalam mengambil suatu tindakan, atau kebijakan dalam pelaksanaan kinerja kita.

Mengenai kegiatan halal bihalal ini, Jaksa Agung mengatakan dalam rangkaian kegiatannya akan dilaksanakan pemberian santunan anak yatim piatu dan pembacaan ayat suci Al-Quran. Semoga pemberian santunan dan pembacaan ayat suci Al-Quran, semakin menambah keberkahan kegiatan ini serta memberikan manfaat dan mendatangkan kebahagiaan kepada para anak-anak kita penerima santunan.

Akhir kata, Jaksa Agung menyampaikan “Selamat Idul Fitri 1445 H, Minal Aidin wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin”. Jaksa Agung berharap semoga semangat hari kemenangan yang baru saja kita lewati dapat menjadi energi baru untuk semakin memperteguh kebersamaan dan meningkatkan kinerja Kejaksaan. (K.3.3.1)

Reporter: Casroni

Pemeriksaan Kesiapan Operasi Satgas TNI Kontingen Garuda BGC XXXIX-F Monusco Kongo oleh Waasops Panglima TNI

Bogor, – KABAR EKSPRES II Markas Besar Pusat Standby Operasi Pemeliharaan Perdamaian (PSOPP) PMPP TNI Bogor, telah dilaksanakan pemeriksaan kesiapan operasional oleh Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI terhadap Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) Batalyon Infanteri (Yonif) 406/Candra Kusuma, yang akan dikirim sebagai bagian dari Kontingen Garuda XXXIX-F untuk misi perdamaian Monusco Kongo. Minggu kemarin (21/4/2024).

Pemeriksaan ini merupakan bagian dari proses persiapan akhir sebelum pengiriman kontingen ke area operasi, yang bertujuan untuk memastikan kesiapan dan kelengkapan personel serta peralatan yang akan diterjunkan dalam misi perdamaian tersebut.

Waasops Panglima TNI, Brigjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, S.H., M.M memimpin langsung pemeriksaan kesiapan tersebut. Dalam pemeriksaan ini, dilakukan pengecekan terhadap berbagai aspek termasuk administrasi personel, kesiapan medis, logistik, dan persiapan taktis.

Dalam amanat Asops Panglima TNI Brigjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, S.H., M.M membacakan beberapa penekanan sbb;

1. Tingkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa;
2. Terus memonitor seluruh perkembangan situasi tempat penugasan;
3. ⁠Unsur pimpinan dari eselon terbawah agar terus menjaga kondisi moril Prajurit selama penugasan;
4. ⁠Selalu semangat, bahagia & iklas dalam menjalani setiap tugas yang diberikan;
5. ⁠Laksanakan tugas dan fungsi satgas sesuai kondisi di daerah misi;
6. ⁠Laksanakan koordinasi yang baik dengan komando atas ataupun satuan samping untuk menunjang pelaksanaan tugas;
7. ⁠Siapkan kontijensi plan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi.

Pemeriksaan Kesiapan Operasi Satgas TNI Kontingen Garuda BGC XXXIX-F Monusco Kongo oleh Waasops Panglima TNI

Para personel dari Satgas TNI Kontingen Garuda BGC XXXIX-F Monusco Kongo menunjukkan kesiapan dan semangat yang tinggi selama pemeriksaan tersebut. Mereka siap melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab untuk menjaga perdamaian dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kongo.

Pemeriksaan kesiapan operasional ini merupakan langkah penting dalam memastikan kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan misi perdamaian Kontingen Garuda di bawah bendera PBB. Satgas TNI Kontingen Garuda BGC XXXIX-F Monusco Kongo diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam menjaga perdamaian dan stabilitas di Kongo serta memperkuat citra positif Indonesia sebagai negara penjaga perdamaian dunia.

Dilaporkan dari PSOPP TNI, pelaksanaan pemeriksaan kesiapan operasional Satgas TNI Kontingen Garuda BGC XXXIX-F Monusco Kongo berjalan dengan lancar dan diharapkan kontingen siap untuk segera berangkat ke area operasi dalam waktu dekat.

Reporter: Casroni

Plh. Kapuspen Kemendagri Yudia Ramli Dilantik sebagai Pj. Bupati Sumedang

Bandung, – KABAR EKSPRES II Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yudia Ramli secara resmi dilantik sebagai Penjabat (Pj.) Bupati Sumedang oleh Pj. Gubernur Jawa Barat (Jabar) Bey Machmudin di Gedung Sate, Kota Bandung, Jabar, Sabtu (20/4/2024).

Yudia menggantikan Pj. Bupati Sumedang sebelumnya, Herman Suryatman, yang belum lama ini dilantik menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jabar. Yudia dilantik bersama dua Pj. kepala daerah lainnya di Jabar, yaitu Pj. Bupati Ciamis dan Pj. Wali Kota Bogor.

Ditemui awak media seusai acara, Yudia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kinerja para pendahulu yang telah memimpin Kabupaten Sumedang dengan baik. Dengan penuh dedikasi, kata Yudia, mereka telah membuat Kota Sumedang mampu mengukir sederet prestasi dan meraih beragam penghargaan.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Penjabat Bupati Sumedang sebelumnya atas prestasi dan kinerja yang baik,” imbuhnya.

Plh. Kapuspen Kemendagri Yudia Ramli Dilantik sebagai Pj. Bupati Sumedang

Karena itu, ia pun berkomitmen akan melanjutkan semua program prioritas dan mengajak seluruh stakeholder, termasuk media massa, untuk memajukan Kabupaten Sumedang menjadi semakin baik.

“Kami lakukan, dan kami mengajak kepada semua stakeholder dan insan pers terutama, mari kita majukan Kabupaten Sumedang agar semakin jaya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, selain Plh. Kapuspen Kemendagri, jabatan definitif Yudia Ramli adalah Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), dan Barang Milik Daerah (BMD) pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri.

Red

Ketua MPR RI Bamsoet Ajak Seluruh Elemen Bangsa Hormati Putusan MK Atas Perselisihan Hasil Pemilihan Umum

JAKARTA, – KABAR EKSPRES II Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Dosen Tetap Pascasarjana Universitas Borobudur, Universitas Trisakti, Universitas Pertahanan RI, dan Universitas Perwira Purbalingga (UNPERBA) Bambang Soesatyo mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersabar sekaligus menahan diri dalam menyikapi apapun hasil putusan Mahkamah Konstitusi atas Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pemilihan Presiden 2024.

Para hakim MK sedang menyelenggarakan Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH) secara maraton, dan akan membacakan putusannya pada esok hari, Senin (22/4/24) Pukul 09.00 WIB.

“Putusan MK akan menjadi akhir dari berbagai upaya hukum konstitusional yang dapat diambil oleh para pihak yang berperkara. Karenanya, apapun putusan yang dikeluarkan oleh MK, seluruh elemen bangsa wajib menghormatinya. Setelah putusan MK, kita harus kembali bersaudara, bergotong royong melanjutkan pemerintahan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan pekerjaan, serta mempersiapkan Indonesia Emas 2045,” ujar Bamsoet dalam orasi ilmiah pada wisuda Diploma Tiga, Sarjana, Magister, dan Doktor Universitas Borobudur, di Jakarta, Minggu (21/4/24).

Ketua MPR RI Bamsoet Ajak Seluruh Elemen Bangsa Hormati Putusan MK Atas Perselisihan Hasil Pemilihan Umum

Turut hadir antara lain, Kepala LLDIKTI Wilayah III Prof. Dr. Toni Toharudin, Asisten Kesejahteraan Rakyat (Askesra) Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Widyastuti, Rektor Universitas Borobudur Prof. Ir. Bambang Bernanthos, Direktur Pascasarja Fakultas Hukum Universitas Borobudur Prof. Dr. Faisal Santitiago, serta Ketua Fraksi Golkar MPR RI Idris Laena bersama 1500 wisudawan Diploma Tiga, Sarjana, Magister, dan Pascasarjana Universitas Borobudur.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, Visi Indonesia Emas memiliki 4 pilar utama, yaitu sumberdaya manusia unggul, demokrasi yang matang, pemerintahan yang baik, dan keadilan sosial yang merata. BAPPENAS memproyeksikan, pada era Indonesia emas 2045, diperkirakan jumlah penduduk Indonesia mencapai 324,05 juta jiwa, di mana 70 persen diantaranya adalah kelompok usia produktif.

Dengan komposisi demografi tersebut, bangsa Indonesia berada pada puncak bonus demografi, yang harus dikelola dengan baik dan optimal, agar tidak menjadi kemubaziran demografi. Dan itu hanya dapat diraih melalui jika sumberdaya manusia yang dimiliki adalah generasi yang unggul, mandiri, dan berkarakter.

“Penting disadari, bahwa membangun generasi unggul, mandiri, dan berkarakter, bukanlah semata bersandar pada kompetensi akademik ataupun kemampuan kognitif, melainkan juga harus memiliki pemahaman dan wawasan kebangsaan yang mumpuni. Nilai-nilai kebangsaan tersebut tercermin dari Empat Pilar MPR RI, yaitu Pancasila sebagai dasar negara, ideologi dan falsafah bangsa Indonesia; Undang-Undang Dasar Tahun 1945 sebagai konstitusi negara; Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai wadah dan bentuk negara, dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara,” jelas Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Alumni Doktor Ilmu Hukum UNPAD dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini menerangkan, untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 juga tidak lepas dari kesiapan bangsa Indonesia menghadapi pesatnya teknologi informasi. Saat ini di tingkat global, sekitar 5,35 miliar atau lebih dari 66 persen populasi dunia, terhubung ke internet. Internet yang menjadi trend global meniscayakan dua hal.

Di satu sisi, menciptakan perkembangan dunia tanpa batas. Desa, kampung, kota, bahkan dunia telah terhubung dalam sebuah jaringan. Internet memberikan peluang yang sama untuk berkembang. Di sisi lain, dunia tanpa batas dalam jaringan internet juga meniscayakan hadirnya kompetisi global.

“Tingkat penetrasi internet di Indonesia sudah mencapai 79,5 persen. Artinya, sekitar 222 juta masyarakat Indonesia sudah memiliki akses ke internet. Untuk itu, generasi muda khususnya mahasiswa, dituntut untuk selalu berpikir inovatif dan kreatif, serta memiliki analytical thinking terhadap data dan informasi. Dimasa depan generasi unggul, mandiri, dan berkarakter harus adaptif dengan perkembangan teknologi digital yang mendunia yang semakin tanpa batas,” pungkas Bamsoet.

Reporter: Casroni

Para Menteri, Ketum Parpol, Hadiri Resepsi Pernikahan Puteri Kelima Ketua MPR RI Bamsoet

JAKARTA, – KABAR EKSPRES II Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo dan keluarga berterima kasih atas doa restu dan kehadiran para tamu undangan dalam resepsi pernikahan puteri kelimanya, Saras Shintya Putri (Cacha) dengan Avicenna Athalla Zaki Ghani Alli (Athalla). Berbagai kerabat dan sahabat hadir, termasuk yang beberapa waktu lalu “terpisahkan” karena dukungan ke paslon 01, 02, maupun 03 dalam Pilpres 2024, kini sudah kembali bisa tertawa dan berangkulan. Acara dibuka oleh Ketua Umum Partai Golkar yang juga Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mewakili keluarga kedua mempelai dan doa oleh Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Habib Aboe Bakar Al-Habsyi.

“Sudah enam kali setia tahun saya menyelenggarakan resepsi pernikahan putra/putri saya, selalu mengirimkan undangan kepada para kerabat dan sahabat. Alhamdulilah mereka tidak pernah bosan menghadiri undangan tersebut untuk memberikan doa restu sekaligus memperkuat ikatan tali silaturahmi.

Kehadiran para sahabat dari berbagai lapisan politik yang hadir dengan keceriaan, juga menandakan bahwa Indonesia baik-baik saja dan tak terpengaruh dengan apa apa yang sedang mereka tunggu besok Senin, 22 April soal keputusan sengketa pilpres di MK,” ujar Bamsoet usai resepsi pernikahan Cacha dan Athalla, di Hotel Mulia, Jakarta, Sabtu malam (20/4/2024).

Para Menteri, Ketum Parpol, Hadiri Resepsi Pernikahan Puteri Kelima Ketua MPR RI Bamsoet

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini berpesan kepada Cacha dan Athalla maupun pasangan muda lainnya, jika suatu saat badai datang menerpa rumah tangga, jangan cepat menyerah dan putus asa. Setiap persoalan sesulit apapun, akan ada jalan keluarnya jika dihadapi bersama.

“Merawat cinta dalam rumah tangga tak ubahnya menanam pohon. Pohon tidak akan tumbuh subur jika tidak telaten memberikan pupuk dan menyiram air. Semakin tinggi pohon, semakin kencang angin yang menerpa. Tapi kelak jika sudah berbuah dan rindang daunnya, barulah bisa dirasakan nikmatnya memelihara pohon tersebut,” tutur Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Depinas SOKSI dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini menerangkan, dalam sistem sosial kebangsaan, keluarga adalah jiwa masyarakat sekaligus tulang punggungnya. Keluarga yang harmonis, kuat, dan bahagia, pada akhirnya akan menopang kedaulatan dan kekuatan sosial bangsa Indonesia.

“Untuk menjadi bangsa yang besar, harus dimulai dengan menciptakan keluarga yang berkualitas, mengingat keluarga adalah unit terkecil dalam sistem sosial kemasyarakatan dan kebangsaan. Sebagai pasangan muda, Insya Allah Cacha dan Athalla dapat menjadi teladan dan inspirasi bagi pasangan muda lainnya,” pungkas Bamsoet.

Hadir dalam Resepsi pernikahan ini dua mantan wakil presiden, jajaran menteri kabinet, ketua umum partai politik, duta besar, anggota dewan, politisi, Rektor, pengusaha hingga para tokoh organisasi dan masyarakat. Antara lain Wakil Presiden RI ke-6 Try Sutrisno, Wapres RI ke-10 dan ke-12 Muhammad Jusuf Kalla, Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani dan Amir Uskara, Wakil Ketua DPR (Sekjen Partai Golkar) Lodewijk F. Paulus dan Rahmat Gobel, Wakil Ketua DPD Nono Sampono dan Sultan Baktiar Najamudin. Rektor UNPAD, UI, UNHAN, Trisakti dan Borobudur. Pimpinan MA, KY, BPK, OJK, LPS, KPK, KPU, Bawaslu, TNI/Polri, BIN, BAIS, Dewan Pers, pengurus Kadin, Hipmi, Ardin Indonesia, Pemuda Pancasila, FKPPI, Golkar, SOKSI, Kosgoro, MKGR, IMI, Perbakin, Perikhsa, Tarung Derajat dan Kejaksaan RI.

Dari pimpinan Partai Politik, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, Sekjen PAN Eddy Soeparno, Ketua PDIP Utut Adianto, Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra, Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono, Ketua Umum Partai Gelora Muhammad Anis Matta, Ketua Umum PKS Ahmad Syaikhu, Ketua Umum Partai Demokrat/Menteri ATR/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono.

Menko Polhukam Hadi Tjahjanto, Menteri PUPR Mochamad Basoeki Hadimoeljono, Menteri PAREKRAF Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Menkop UKM Teten Masduki, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Menteri Perhubungan Budi Karya, Menteri BUMN Erick Tohir, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menpora Ario Ariotedjo, serta Wakil Menteri Pertahanan Herindra, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Wakil Menteri Luar Negeri Pahala Nugraha Mansury dan Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga.

Hadir pula Duta Besar Bahrain Ahmed Abdulla Alharmasi Alhajeri, Duta Besar Maroko Qawadie Benabdellah, Duta Besar Yunani Stella Bezirtzoglou, Duta Besar Swiss Olivier Zehnder, Duta Besar Jepang Masaki Yasushi, Duta Besar India Sandeep Chakravorty.

Hadir juga Ketua BPK Ismayatun, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan. Mahendra Siregar, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Kabarhakam POLRI Komjen Pol. Mohammad Fadil Imran, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Karyoto, Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa, Kabakamla Laksamana Masya TNI Dr. Irvansyah, mantan Kepala BIN AM Hendropriyono, Ketum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno, Ketum FKPPI Ponco Sutowo, mantan Menaker Abdul Latief, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo serta para pimpinan fraksi, komisi dan anggota DPR RI. Dari kalangan pengusaha antara lain James Riady, Boy Tohir, Djoko Chandra, Maruarar Sirait.

Reporter: Casroni

Pangkostrad Pimpin Acara Lepas Sambut Kaskostrad

Jakarta, – KABAR EKSPRES II Bertempat di Markas Kostrad, Jakarta, Jumat (19/4/24) Prajurit dan PNS Makostrad melaksanakan acara penyambutan calon Kepala Staf Kostrad Mayor Jenderal TNI Ilyas Alamsyah dan pelepasan mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.

Kegiatan yang telah menjadi tradisi dan agenda khusus di lingkungan Kostrad ini dipimpin oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa.

Mayor Jenderal TNI Ilyas Alamsyah yang sebelumnya menjabat Pangdam XVIII/Kasuari mendapat kepercayaan serta kehormatan dari pimpinan TNI AD untuk menjabat sebagai Kepala Staf Kostrad yang baru menggantikan Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.. yang mendapat jabatan baru sebagai TA Pengkaji Bidang Sumber Kekayaan Alam Lemhannas.

Pangkostrad Pimpin Acara Lepas Sambut Kaskostrad

Acara penyambutan ini dilaksanakan dengan penuh Khidmat, dimulai dengan penyambutan di depan gerbang utama Markas Kostrad dilanjutkan rangkaian acara tradisi yang meliputi pernyataan penerimaan sebagai keluarga besar Kostrad, dilanjutkan laporan korps dan penyematan tanda jabatan oleh Pangkostrad.

Puncaknya adalah penciuman Pataka Kostrad sebagai tanda kesiapan serta kesungguhan pengabdian di satuan Kostrad, sedangkan Mayjen TNI Farid Makruf, M.A.. beserta ibu memohon doa restu kepada seluruh hadirin serta elemen lainnya dalam mengemban tugas yang baru. Harapan besar juga disampaikannya kepada Kaskostrad yang baru, untuk melanjutkan dan melaksanakan tugas barunya.

Sejumlah pejabat jajaran Kostrad hadir pada kesempatan tersebut, antara lain Pangdivif 1, 2 dan 3 Kostrad, para Asisten Kaskostrad dan para Dan/Kabalak Kostrad. (Penkostrad).

Red
.
#tniprima #tni #tniad #kostrad #Cakra #Pangkostrad #Kaskostrad  #pendivif1kostrad #pendivif2kostrad #pendivif3kostrad #kostradpeduli #kostradberbagi #kostradhadiruntukrakyat #Divif1kostrad #Divif2kostrad #Divif3kostrad #lintasprajurit #TNIADMengabdiDanMembangunBersamaRakyat #Penkostrad

@salehmustafa91 @faridmakrufma @puspentni @tni_angkatan_darat @divif_1_kostrad @divif2_kostrad @divif3kostrad @lintasprajurit @sergeant.picture @indomiliter @info.tni @indonesia_armedforces @tentara_nasionalindonesia @tnipicture
@true_love_indonesian_army

Presiden Joko Widodo dan Wapres Maruf Amin Menjadi Saksi Nikah Puteri Kelima Ketua MPR RI Bamsoet

JAKARTA, – KABAR EKSPRES II Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo menikahkan puteri kelimanya, Saras Shintya Putri (Chacha) dengan Avicenna Athalla Zaki Ghani Alli (Athalla). Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden RI KH Maruf Amin menjadi saksi pernikahan kedua mempelai. Sementara Watimpres HR Agung Laksono dan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni, mewakili keluarga kedua mempelai menyambut para tamu.

“Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat. Dengan Chacha yang menikah pagi ini, sudah enam dari delapan putera puteri saya yang menikah. Rasanya baru kemarin mengantarkan mereka masuk gerbang sekolah dasar, kini tidak terasa sudah mengantarkan mereka ke gerbang pernikahan. Mohon doa restu, agar Chacha dan Athalla bisa menjalankan pernikahan mereka dengan baik. Menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warrahmah, sekaligus dikarunia keturunan yang berguna bagi agama, negara, nusa, dan bangsa,” ujar Bamsoet usai akad nikah Chacha dan Athalla, di Hotel Mulia, Jakarta, Sabtu (20/4/2024).

Presiden Joko Widodo dan Wapres Maruf Amin Menjadi Saksi Nikah Puteri Kelima Ketua MPR RI Bamsoet

Hadir antara lain Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah, Sjarifuddin Hasan, Amir Uskara, Fadel Muhammad dan Yandri Susanto, Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi, Ketum Partai Nasdem Surya Paloh, Wantimpres Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya, Kabaintelkam POLRI Komjen Pol Suntana, Kabareskrim POLRI Wahyu Widada, Atta Halilintar, Tokoh senior Partai Golkar Agung Laksono dan Cicip Sutardjo.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, selain doa restu, dirinya juga telah memberikan bekal nasihat untuk Chacha, bahwa di dunia ini jangan pernah engkau mencari kesempurnaan. Karena sampai kapanpun dan kemanapun kamu mencarinya tidak akan pernah engkau temukan itu di dunia ini.

“Maka sekali lagi saya ingatkan, terimalah ia apapun adanya. Mulailah menata awal kisah cinta ini dengan pria pilihanmu yang baru saja mengucapkan lafaz qabul. Jangan pernah bandingkan suamimu dengan lelaki mana pun. Karena ia juga sedang menahan diri agar tidak membandingkanmu dengan wanita manapun. Sesungguhnya mulai saat ini, surgamu kini telah berpindah ke lelaki pilihanmu, maka Jadilah istri yang taat, bertanggung jawab dan menggapai ridhaNya sebagai jalan menuju ke Surga. Pasang surut pernikahan tidak akan bisa dihindari, tinggal bagaimana mereka menghadapinya. Insya Allah karena niat pernikahan untuk menyempurnakan ajaran agama dengan dilandasi merawat cinta dan kasih sayang, maka seberat apapun cobaan yang dihadapi pasti akan selalu ada jalan keluarnya,” jelas Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Alumni Doktor Ilmu Hukum UNPAD dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini juga mengingatkan bahwa pernikahan bukan sekadar tentang tinggal bersama dalam satu rumah. Melainkan tentang hidup bersama membangun rumah dengan penuh cinta dan dibentengi iman yang kokoh agar senantiasa mampu memegang komitmen untuk saling menguatkan satu sama lain, serta senantiasa berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Satu hal yang perlu diingat, bahwa pernikahan bukanlah pengekangan, melainkan penguatan. Jangan karena menikah, banyak hobi maupun aktifitas positif yang biasa dilakukan dikala single malah menjadi terhambat. Justru setiap pasangan harus saling mensupport satu sama lain,” pungkas Bamsoet.

Reporter: Casroni

Kasad Terima Penyerahan Jabatan Ka RSPAD dan Pimpin Sertijab 7 Jabatan Strategis TNI AD

JAKARTA, – KABAR EKSPRES II Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menerima penyerahan jabatan Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (Ka RSPAD) Gatot Soebroto dari Letjen TNI dr. Albertus Budi Sulistya, Sp. THT-KL., Mars. yang akan memasuki masa purna tugas (pensiun), serta memimpin serah terima tujuh jabatan strategis lainnya di lingkungan TNI AD, Jumat (19/4/2024).

Ketujuh jabatan yang diserahterimakan tersebut terdiri dari jabatan Pangdam II/Sriwijaya dari Mayjen TNI Yanuar Adil kepada Mayjen TNI Mohammad Naudi Nurdika, S.I.P., M.Si., jabatan Pangdam XVIII/Kasuari dari Mayjen TNI llyas Alamsyah kepada Mayjen TNI Haryanto, S.I.P., M.Tr.(Han).

Selanjutnya jabatan Komandan Pusat Kesenjataan Artileri Medan (Danpussenarmed) diserahterimakan dari Mayjen TNI Mohammad Naudi Nurdika kepada Brigjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo,S.Sos., M.M., jabatan Kepala Pusat Peralatan Angkatan Darat (Kapuspalad) dari Mayjen TNI Kuswara Harja kepada Brigjen TNI R.D. Epi Setiadi, jabatan Direktur Hukum Angkatan Darat (Dirkumad) dari Brigjen TNI Dr. Mokhamad Ali Ridho, S.H., M.Hum., kepada Kolonel Chk A. Agung Widi Wandono, S.H., M.H., jabatan Kepala Dinas Psikologi Angkatan Darat (Kadispsiad) dari Brigjen TNI Heny Setyono, S.Psi., M.Si. kepada Brigjen TNI Sony Hendayana, S.Psi., M.Si., serta jabatan Kepala Dinas Pengadaan Angkatan Darat (Kadisadaad) dari Brigjen TNI Hari Pahlawantoro kepada Kolonel Cpl Halomoan Rajagukguk, S.E.

Kasad Terima Penyerahan Jabatan Ka RSPAD dan Pimpin Sertijab 7 Jabatan Strategis TNI AD

Pada kesempatan tersebut, Kasad menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pejabat lama yang telah memberikan dedikasi dan kontribusi besar bagi kemajuan organisasi dan kinerja TNI AD. Ia juga berharap kepada para pejabat yang baru agar dapat mengembangkan inovasi untuk kemajuan TNI AD supaya lebih baik lagi ke depannya.

“Mudah-mudahan ke depannya kita bisa terus kompak. Saya selalu menyampaikan bahwa yang terpenting adalah _teamwork_ dan komunikasi. Kalau dua hal ini bisa kita jalankan, saya yakin kita bisa berbuat banyak di Angkatan Darat. Khususnya dalam memanfaatkan peluang-peluang yang ada untuk kita jalankan, yang muaranya dapat memunculkan _history_ baru selama kita menjabat,” tegasnya.

Dengan pergantian kepemimpinan dan penyegaran jabatan strategis ini, TNI AD diharapkan semakin siap menghadapi berbagai tantangan dan tugas ke depan, serta meningkatkan kinerja, profesionalitas prajurit dan satuan, juga membantu kesulitan masyarakat di sekitar satuannya.

Reporter: Casroni

Ketua Umum IMI Bamsoet Dukung Gelaran Pecah VW 2024 Dapatkan Rekor MURI

JAKARTA, – KABAR EKSPRES II Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mematangkan persiapan acara pemecahan Rekor MURI, “Pecah VW 2024” yang akan diselenggarakan serentak di 10 kota besar Indonesia pada 10 November 2024. Diantaranya Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Palembang, Medan, Balikpapan, Makasar, dan Manado. Pusat kegiatan akan dilakukan di Black Stone Yacht Bali dan di Gedung MPR RI Jakarta yang juga akan diselenggarakan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI.

“Event ini akan melibatkan berbagai komunitas VW di Indonesia seperti Volkswagen Indonesia Association (VIA), Volkswagen Beetle Club (VBC), Volkswagen Thing Club (VTC), Volkswagen Van Club (VVC), dan lainnya. Termasuk melibatkan komunitas VW dari berbagai negara dunia. Ditargetkan lebih dari seribu kendaraan VW mengikuti acara ini, sehingga dapat memecahkan rekor MURI,” ujar Bamsoet usai menerima panitia Pecah VW 2024, di Jakarta, Kamis (18/4/2024).

Ketua Umum IMI Bamsoet Dukung Gelaran Pecah VW 2024 Dapatkan Rekor MURI

Panitia Pecah VW 2024 yang hadir antara lain Ketua sekaligus wakil dari VBC Julius, serta Penasihat Rino, dan Penasihat sekaligus Ketua VTC Ray. Hadir pula Arief dari VVC.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, target lebih dari seribu kendaraan VW sangat realistis. Mengingat dalam acara Road to Pecah VW 2024 yang diselenggarakan pada November 2023 di Gedung MPR RI saja, mampu mendatangkan dua ratus lebih mobil VW dari berbagai varian seperti Safari, Kodok, dan Combi. Jika diselenggarakan di 10 kota, bisa mendatangkan total lebih dari seribu VW.

“Panitia akan menggunakan sistem SIB Scanning. Sehingga bisa mengetahui jumlah pasti berapa banyak kendaraan VW yang mengikuti acara Pecah VW 2024. Perhitungan akan dimulai serentak pada pukul 13.00 WIB, dengan daerah lain menyesuaikan,” jelas Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Depinas SOKSI dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini menerangkan, melalui event ini diharapkan mendapatkan big data tentang berapa banyak jumlah VW yang ada di Indonesia, termasuk jenis, tipe, dan tahunnya. Dalam event ini juga akan diselenggarakan berbagai kegiatan menarik seperti bazaar UMKM yang menyediakan kuliner, merchandise, hingga sparepart untuk VW. Serta akan ada festival musik menghadirkan para band dan musisi nasional maupun lokal.

“Selain diliput media dalam negeri, event ini juga akan melibatkan liputan dari berbagai media internasional, sehingga sekaligus bisa mempromosikan sektor pariwisata Indonesia,” pungkas Bamsoet.

Reporter: Casroni

Komplotan Oknum Koruptor di PWI Segera Dilaporkan ke APH, Wilson Lalengke Minta Hendry dan Sayid Dicekal

Jakarta, – KABAR EKSPRES II Sejumlah pihak yang konsern dengan pemberantasan tindak pidana korupsi berencana segera melaporkan para oknum pengurus pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke aparat penegak hukum. Alumni PPRA-48 Lemhannas RI, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, meminta agar pihak terkait mempertimbangkan untuk mencegah-tangkal (cekal) ke luar negeri para oknum PWI terduga koruptor, Hendry Ch Bangun, Sayid Iskandarsyah, dan gerombolannya.

Dari informasi yang diterima media ini, Presiden LIRA (Lumbung Informasi Rakyat), Drs. KRH HM. Jusuf Rizal, S.H., S.E., M.Si, melalui pesan WhatsApp-nya menyampaikan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Mabes Polri untuk melaporkan dugaan tindak pidana penggelapan dan korupsi yang dilakukan oleh para oknum pengurus pusat PWI. “Kami akan segera bergerak ke Mabes Polri untuk menindaklanjuti temuan dan informasi tentang kasus penyelewengan dana hibah BUMN ini,” ujar Jusuf Rizal yang juga adalah Ketua Umum PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia).

Komplotan Oknum Koruptor di PWI Segera Dilaporkan ke APH, Wilson Lalengke Minta Hendry dan Sayid Dicekal

Menurut dia, dugaan pelanggaran pidana yang dapat dipersangkakan adalah pasal 374 KUHPidana tentang penggelapan dan UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. “Dugaan pelanggaran pidannya adalah penggelapan jo korupsi karena ini dana BUMN,” tambahnya.

Dalam kasus korupsi oleh para oknum pengurus pusat PWI yang santer diberitakan ribuan media di tanah air, negara dirugikan hampir 3 miliar rupiah. Hal ini sesuai pernyataan yang disampaikan oleh Dewan Kehormatan kepada publik dan Dewan Penasehat PWI kepada Menteri BUMN.

Dugaan telah terjadi tindak pidana korupsi oleh Hendry Ch Bangun dan kawan-kawannya semakin menguat manakala Bendahara Umum PWI, Marthen Selamet Susanto, telah memberikan informasi terkait kronologi dana cash back bantuan BUMN untuk UKW yang ditransfer ke rekening PWI. Dalam keterangan yang telah menyebar luas itu, Marthen menjelaskan bahwa dirinya terkaget-kaget ketika mendapat kabar ada uang keluar dalam jumlah besar dari rekening PWI tanpa sepengetahuan dirinya sebagai Bendaraha Umum.

“Desas-desus cash back BUMN sudah merebak di beberapa kalangan pengurus PWI sebelum peringatan HPN 20 Februari 2024. ⁠Kabar ini saya redam dulu hingga peringatan HPN pada 20 Februari 2024 usai. Saya sebagai Ketua Pelaksana HPN tentu harus konsentrasi ke HPN agar acara berjalan lancar,” ungkap Marthen dalam prenyataan pers-nya setebal 2 halaman yang beredar beberapa hari ini.

Selesai HPN, sambungnya, dirinya sebagai Bendahara Umum PWI mencari tahu kebenaran kabar desas-desus cash back tersebut. “Bagaimana bisa saya sebagai Bendahara Umum PWI tidak mengetahui (kalau benar) ada dana keluar dalam jumlah besar,” kata pimpinan redaksi harian Koran Jakarta itu.

Marthen Selamet Susanto kemudian menanyakan soal hal-ihwal uang hibah dari BUMN itu ke staf sekretariat PWI bagian keuangan, bernama Lia. “Menurut Lia, dari Rp 6 miliar dana BUMN tersebut sudah masuk ke rekening PWI sebesar 3,6 M. Rinciannya pada akhir Desember 1,3 M dan 500 juta, kemudian pada 12 Februari masuk 1,8 M,” terangnya.

⁠Berdasarkan penuturan Lia, dari 3,6 M dana yang sudah masuk itu, sudah keluar dari rekening PWI sebagai cash back sebesar 540 juta pada akhir Desember, 540 juta pada 13 Februari. “Ada juga fee kepada yang dianggap berjasa disetujuinya bantuan BUMN tersebut (Syarif) sebesar 691 juta (19 persen dari dana masuk). Total dana yang keluar 1,771 M atau sekitar 49 persen dari 3,6 M,” imbuh Marthen lagi.

Di bagian kesimpulannya, pria berusia 57 tahun ini mengatakan bahwa dana sponsorship BUMN untuk UKW yang sudah disetor ke rekening PWI adalah Rp 4,6 Miliar. Sebesar 1,5 M telah digunakan untuk UKW di 10 provinsi. ⁠Dikeluarkan untuk cash back kepada orang BUMN Rp 1,080 M.

“⁠Ditransfer untuk fee Syarif karena dianggap berjasa menggolkan bantuan BUMN tersebut sebesar Rp 691 juta. Apa benar Syarif ini yang berjasa menggolkan dana bantuan BUMN. Bukankah ini atas perintah Presiden Jokowi saat menerima pengurus PWI di Istana?” ujar Marthen dengan nada sewot.

⁠Yang lebih mengherankan, ternyata Kementerian BUMN mengatakan bahwa tidak satu pun orang BUMN yang menerima cash back dari PWI. “⁠Uang sudah keluar Rp 1,080 M dari rekening PWI untuk cash back, tapi pihak BUMN membantah menerima cash back tersebut. Kemana larinya uang Rp 1,080 M tersebut. Lantas siapa yang terima cash back Rp 540 juta akhir Desember 2023 dan kemana larinya cash back Rp 540 juta pada 13 Februari 2024 dengan tanda terima yang ditandatangani Sekjen tersebut?” pungkas Marthen Selamet Susanto.

Mencermati kasus tersebut dan rencana LIRA melaporkan para pengurus pusat PWI ke aparat berwajib, Wilson Lalengke mengatakan bahwa pihaknya mendorong penyelesaian kasus korupsi ini ke ranah hukum sesegera mungkin. Selain itu, dia berharap kepada para terduga koruptor dana rakyat yang bercokol di organisasi pers PWI agar bertanggung jawab dan tidak melarikan diri.

“Melihat keterangan dari Bendahara Umum PWI, Marthen Selamet Susanto, sudah terang-benderang adanya tindak pidana korupsi dan penggelapan uang rakyat oleh gerombolan oknum bertameng wartawan di PWI itu. Saya mendukung Presiden LIRA dan semua pihak yang anti korupsi untuk segera melaporkan para oknum wartawan korup tersebut ke aparat penegak hukum. Dan kepada terduga koruptor Hendry Ch Bangun, Sayid Iskandarsyah, dan teman-temannya yang menikmati uang haram tersebut harus secara jantan berani mempertanggungjawabkan perbuatan tercelanya, jangan lari ke luar negeri ya,” beber Wilson Lalengke, Kamis, 18 April 2024.

Kepada aparat yang menangani kasus ini nanti, lulusan pasca sarjana dari tiga universitas ternama di Eropa itu berharap agar menerapkan juga pasal terkait pencucian uang yang di-junto-kan pada Pasal 55 KUHPidana. “Mohon kepada aparat berwajib yang menangani kasus dugaan korupsi Hendry Ch Bangun, dan kawan-kawannya itu nanti, perlu diterapkan UU money laundry dan di-junto-kan ke Pasal 55, ikut serta melakukan kejahatan,” pungkas trainer jurnalistik yang sudah melatih ribuan anggota TNI, Polri, wartawan, guru, PNS, mahasiswa, dan berbagai kalangan ini.

Red/APL