Jakarta, – KABAR EKSPRES II Kamis 2 Mei 2024, sekitar pukul 17.00 WIB bertempat l. Adi Sucipto Gg. Amal No. 78, Kelurahan Sidumulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau, Tim Satuan Tugas Intelijen Reformasi dan Inovasi (Satgas SIRI) berhasil mengamankan Terpidana yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) asal Kejaksaan Tinggi Riau. (3/5/2024).
Identitas Terpidana yang diamankan, yaitu:
Nama : Hayati Gani
Tempat lahir : Binjai
Usia/tanggal lahir : 69 tahun/6 Agustus 1955
Jenis kelamin : Perempuan
Kewarganegaraan : Indonesia
Agama : Islam
Pekerjaan : Pensiunan
Alamat : Jl. Adi Sucipto Gg. Amal Nomor 78, Kelurahan Sidumulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau
Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 500K/Pid.Sus/2013 tanggal 26 Juni 2013, menyatakan bahwa Hayati Gani merupakan TERPIDANA pada tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan kegiatan program penanggulangan kemiskinan Kota Pekanbaru di lingkungan badan pemberdayaan masyarakat dan Keluarga Berencana Kota Pekanbaru Tahun Anggaran 2008.
Akibat perbuatannya, negara mengalami kerugian sebesar Rp146.630.000 (seratus empat puluh enam juta enam ratus tiga puluh juta rupiah).
Adapun Terpidana Hayati Gani dijatuhi hukuman pidana perjara selama empat tahun dan pidana denda sebesar Rp200.000.000 (dua ratus juta rupiah) dengan ketentuan apabila tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama empat bulan.
Satgas SIRI Mengamankan HG Buronan (DPO) Perkara Korupsi Bank BRI (KUR)
Saat diamankan, Terpidana Hayati Gani bersikap kooperatif sehingga proses pengamanannya berjalan dengan lancar. Selanjutnya, Terpidana Hayati Gani dilakukan serah terima ke Jaksa Eksekutor pada Kejaksaan Negeri Pekanbaru
Melalui program Tabur Kejaksaan, Jaksa Agung meminta jajarannya untuk memonitor dan segera menangkap buronan yang masih berkeliaran, guna dilakukan eksekusi demi kepastian hukum.
Jaksa Agung mengimbau kepada seluruh buronan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan RI, untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat bersembunyi yang aman. (K.3.3.1)
Jakarta, – KABAR EKSPRES IITim Satuan Tugas Intelijen Reformasi Inovasi (Satgas SIRI) bersama Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Riau berhasil mengamankan Terdakwa yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) asal Kejaksaan Negeri Rokan Hulu berdasarkan permohonan dari Kejaksaan Tinggi Riau. Kamis 2 Mei 2024 sekitar pukul 18.45 WIB bertempat di Jalan Simpang Baru, Tampan, Pekanbaru.
Identitas Terdakwa yang diamankan, yaitu:
Nama : Sudirman
Tempat lahir : Blangkejeren
Usia/tanggal lahir : 41 tahun/10 Oktober 1983
Jenis kelamin : Laki-laki
Kewarganegaraan : Indonesia
Agama : Islam
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : Aliantan RT.08/RW.03, Desa Aliantan, Kecamatan Kebun Rokan Hulu/Jalan Mulia Sari Nomor 21 RT.04/RW.06, Kelurahan Tangkerang Selatan, Bukit Raya, Kota Pekanbaru
Putusan Pengadilan : Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Pekanbaru Tanggal 11 Oktober 2021 Adapun Sudirman merupakan TERSANGKA pada tindak pidana korupsi dalam pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) Ritel dari tahun 2017 s/d 2018 pada Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Ujung Batu.
Satgas SIRI Berhasil Mengamankan Buronan (DPO) Perkara Korupsi Bank BRI (KUR)
Atas perbuatannya, Sudirman diancam dengan pidana Dakwaan Primer Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001, dengan menjatuhkan pidana penjara selama 9 (sembilan) tahun dan denda Rp500.000.000 (lima ratus juta rupiah) subsidair lima bulan kurungan dan uang pengganti sebesar Rp7.206.195.700 (tujuh milyar dua ratus enam juta seratus sembilan puluh lima ribu tujuh ratus rupiah).
Berdasarkan pemantauan, DPO awalnya terdeteksi di Kota Batam menuju Kota Pekanbaru, Riau. Sekitar pukul 18.45 WIB, DPO tepantau sedang melaksanakan salat maghrib di Masjid Riyadhul Jannah di Jalan Simpang baru, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Riau. Setelah itu, Tim melakukan pengamanan terhadap yang bersangkutan.
Saat diamankan, Terdakwa Sudirman berusaha melarikan diri dan bersikap tidak kooperatif sehingga proses pengamanannya berjalan dengan sedikit kendala.
Namun, Tim Satgas SIRI dan Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Riau berhasil mengamankannya. Selanjutnya, Terdakwa Sudirman dilakukan serah terima ke Jaksa Eksekutor pada Kejaksaan Negeri Rokan Hulu
Melalui program Tabur Kejaksaan, Jaksa Agung meminta jajarannya untuk memonitor dan segera menangkap buronan yang masih berkeliaran, guna dilakukan eksekusi demi kepastian hukum.
Jaksa Agung mengimbau kepada seluruh buronan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan RI, untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat bersembunyi yang aman. (K.3.3.1)
Jakarta, – KABAR EKSPRES IIBadan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong penerapan Mal Pelayanan Publik (MPP) berbasis digital di daerah, khususnya terkait perizinan dan layanan lainnya sesuai kebutuhan daerah.
Selama ini MPP diartikan berupa bangunan fisik, yang membuat tidak semua daerah mampu membangunnya terlebih bagi yang kapasitas fiskalnya rendah.
Demikian disampaikan oleh Pelaksana Harian (Plh.) Pusat Strategi Kebijakan (Pustrajakan) Kewilayahan, Kependudukan dan Pelayanan Publik (KKPP) BSKDN Faisal Syarif saat mewakili Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo dalam kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Setting Layanan Mal Pelayanan Publik Indonesia (MPPI) di Hotel The Acacia Jakarta pada Kamis, (2/5/2024).
Berdasarkan data Kemendagri, lanjut Faisal, saat ini baru ada 216 MPP yang sudah diresmikan dan beroperasi atau sekitar 43 persen dari total kabupaten/kota. Sementara itu, 64 persen atau 292 daerah yang tersisa belum mendirikan MPP. Berdasarkan catatan tersebut, ke depan BSKDN Kemendagri menargetkan pembentukan MPP di daerah meningkat.
BSKDN Kemendagri Dorong Penerapan Pelayanan Publik Berbasis Digital di Daerah
“MPP ini merupakan salah satu wujud nyata reformasi birokrasi pelayanan publik yang strategis, inovatif, kreatif, dan berdampak luas yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Peningkatan MPP ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo,” jelas Faisal.
Faisal menerangkan, daerah yang belum membentuk MPP didominasi oleh daerah dengan kemampuan fiskal yang sangat rendah. Kondisi tersebut menghambat target pembentukan MPP, khususnya pemenuhan secara fisik. Oleh karena itu, penyelenggaraan MPP didorong ke arah digital. Hal ini diharapkan dapat menjadi solusi mempercepat capaian target pembentukan MPP di daerah.
Dalam hal ini, lanjut Faisal, BSKDN bekerja sama dengan Plan-C Institute dan Ford Foundation menghadirkan Mal Pelayanan Publik Indonesia (MPPI) demi percepatan penyelenggaraan MPP digital di seluruh kabupaten/kota di Indonesia. MPPI sendiri merupakan sebuah arsitektur penyelenggaraan pelayanan publik secara elektronik yang dirancang dengan model cloud computing.
“MPPI ini dibangun untuk mengintegrasikan berbagai layanan yang ada di MPP dalam satu aplikasi agar memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan secara terpadu,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Plan C Institute Budi Raharjo mengatakan, MPPI sudah diuji coba dan diterapkan di Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu dan Kabupaten Sinjai Provinsi Sulawesi Selatan. Sejauh ini dalam penerapannya, MPPI mendapatkan respon yang positif karena pemakaiannya yang mudah dan dapat disesuaikan dengan ragam layanan yang ada di daerah.
“Kita punya target tahun ini artinya kalau kita mulai Mei, ada 200 daerah yang akan pakai MPPI. Tentu saja tidak bisa Kemendagri bekerja sendiri karena secara regulasi Mal Pelayanan Publik ini sudah didahului oleh KemenPAN-RB pasti kita juga (akan berkoordinasi),” tambahnya
Di lain pihak, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Sinjai Lukman Dahlan mengungkapkan, kendati kewenangan MPP Digital Nasional berada di KemenPAN-RB, tapi MPPI yang diterapkan di Sinjai berbeda dengan MPP Digital Nasional. MPPI memungkinkan daerah dapat memperbaiki atau melakukan penyesuaian dengan layanan di daerah secara mandiri.
“Kalau di MPP Digital itu harus dengan izin mereka (KemenPAN-RB) yang dibuat oleh developernya. Kalau kita di MPPI kita bisa ubah penyesuaian dengan amat mudah, dashboard-nya atau pilihan-pilihan menunya memungkinkan kita melakukan tambahan pengurangan setiap layanan yang ada,” tegasnya.
Jakarta, – KABAR EKSPRES IIDanpuspom TNI Mayor Jenderal TNI Yusri Nuryanto membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pom TNI dan Propam Polri Tahun 2024, bertempat di Aula Gatot Subroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. Kamis (02/05/2024).
Dalam amanatnya, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si yang dibacakan oleh Danpuspom TNI menjelaskan penyelenggaraan Rakornis Pom TNI – Propam Polri Tahun 2024 yang mengusung tema “Melalui Rakornis Pom TNI – Propam Polri TA 2024 Siap Mewujudkan Sinergitas Penegakkan Hukum Disiplin Tata Tertib di Lingkungan TNI – Polri Untuk Indonesia Maju”, dapat memberikan kontribusi positif dalam pelaksanaan peran, tugas dan fungsi kepolisian militer dalam mendukung tugas TNI dan Polri.
“Kegiatan yang sangat penting untuk lebih memantapkan sinergitas pelaksanaan pembinaan teknis Kepolisian Militer di lingkungan TNI dan Polri, terwujudnya koordinasi dan kerjasama antar satuan Polisi Militer, tegaknya supremasi hukum dan hak azasi manusia. Harapannya adalah terciptanya kondisi personel TNI dan Polri yang taat hukum, memiliki loyalitas, moralitas dan integritas yang tinggi dan militan dalam rangka mewujudkan TNI yang PRIMA dan Polri PRESISI,” ungkapnya.
Panglima TNI juga berharap setiap personel Pom TNI – Propam Polri dapat menjadi tauladan dalam aspek kesadaran hukum, disiplin, dan tata tertib tidak hanya bagi anggota TNI – Polri lainnya melainkan juga bagi masyarakat disekitarnya.
Turut hadir dalam rangkaian kegiatan diantaranya, Koorsahli Panglima TNI, para Asisten Panglima TNI, para Kabalakpus TNI, Danpom TNI, para Danpuspom Angkatan, dan Kadiv Propam Polri serta pejabat terkait lainnya.
JAKARTA, – KABAR EKSPRES II Selain untuk bersilaturahmi dengan seluruh anggota Lanud Hang Nadim, saya juga ingin mengetahui dan melihat secara langsung kasiapan dan kondisi satuan, demikian dikatakan Panglima Koops Udara I Marsda TNI Mohammad Nurdin dalam Kunjungan Kerja di Lanud Hang Nadim, Batam, Kamis (2/5/2024).
Pada Kunjungan Kerja ke Lanud Hang Nadim (HNM), Pangkoopsud I hadir didampingi Ketua PIA Ardhya Garini Daerah I Koopsud I Ny. Erin Mohammad Nurdin dan beberapa Pejabat Utama Koopsud I diantaranya Asintel, Aslog dan Askomlek Kaskoopsud I.
Dalam acara tatap muka yang diikuti oleh anggota dan keluarga Lanud HNM, Komandan Lanud HNM Letkol Pnb Sony Aji Pramono, S.T., M.I.Pol., dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian Pangkoopsud I dilanjutkan Paparan Komando.
Kunjungi Lanud Hang Nadim, Pangkoopsud I Ingin Ketahui Kesiapan dan Kondisi Satuan
Sementara Panglima dalam pengarahannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada Danlanud HNM beserta anggota atas terlaksananya tugas dengan penuh disiplin, dedikasi, motivasi dan semangat juang yang tinggi.
Lebih lanjut Pangkoopsud I menghimbau agar seluruh personel Lanud Hang Nadim, memiliki kepedulian terhadap berbagai permasalahan aktual yang dihadapi TNI AU dewasa ini, baik dalam pelaksanaan tugas, program pemantapan satuan, dan program pembinaan personel dalam rangka peningkatan disiplin anggota agar terhindar dari pelanggaran disiplin dan juga terhindar dari permasalahan hukum.
“Jangan membiasakan yang sudah biasa, tapi biasakan yang benar sesuai dengan Standard Operational Procedure (SOP)” tegasnya terkait pelaksanaan tugas yang mengandung risiko tinggi.
Menutup pengarahannya, Pangkoopsud I menyampaikan penekanan antara lain pengendalian diri terhadap kehidupan sosial terkait hiburan dan minuman keras, maraknya penyelundupan narkoba, perdagangan bebas, juga adanya akses ilegal jalur TKI.
Pada kesempatan itu, Pangkoopsud I beserta rombongan didampingi Komandan Lanud HNM dan staf, meninjau lahan yang akan dibangun komplek Rajawali dan Apron Lanud HNM, sementara Ketua PIA Ardhya Garini Daerah I Koopsud I beserta pengurus didampingi Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 21/D.I Lanud HNM meninjau kantor PIA Ardhya Garini Lanud HNM, dan memberikan santunan kepada anggota Lanud HNM yang memiliki anak berkebutuhan khusus.
Kota Bandung, – KABAR EKSPRES II Fuad Rinaldi atau Kang Fuad resmi mendaftar untuk masuk bursa Bakal Calon Walikota Bandung dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan).
Panitia Pendaftaran dan Penjaringan Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Pemilu Kepala Daerah Kota Bandung 2024 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Bandung menyatakan pengumuman resmi itu pasca Kang Fuad menyerahkan kelengkapan data pendaftaran di Kantor DPC PDI Perjuangan, Arcamanik Kota Bandung, belum lama ini.
Panitia Pendaftaran dan Penjaringan hadir pada saat itu, Paul Harold dan Ari Setiasakti.
Tampak mengikuti penerimaan berkas calon walikota tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terpilih pada Pemilu 2024 Kota Bandung, H. Sutaya dan sejumlah Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) sekota Bandung.
Paul Harold mengemukakan, bahwa pihaknya berinisiatif membantu proses penerimaan pendaftaran tersebut sebagai bagian dari pelaksanaan tugas dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Barat.
Menurut Paul Harold, setelah berkas pendaftaran masuk, selanjutnya Panitia akan menganalisa segala bentuk persyaratan pendaftaran hingga segala sesuatunya mendapat penilaian layak.
Fuad Rinaldi: Resmi Masuk Bursa Calon Walikota Bandung Melalui PDI Perjuangan
Tentunya, hal ini berlaku kepada seluruh kontestan Bakal Calon Walikota Bandung yang resmi maju dalam kontestasi Pemilu Kepala Daerah melalui kendaraan partai PDI Perjuangan.
Selebihnya, saat hasil analisa panitia usai, kepada para kandidat mendapat kesempatan sama untuk melakukan sosialisasi dengan berbagai macam perangkat sosialisasi sesuai aturan berlaku.
Sementara itu, Ari Setiasakti menyatakan, bahwa pilihan Kang Fuad memilih PDI Perjuangan sebagai kendaraan politik jelang Pilkada kota Bandung 2024, merupakan suatu kehormatan bagi partai.
Pihaknya memberi apresiasi atas inisiatif diri Kang Fuad sehingga bersedia mengabdikan dirinya bagi kemajuan Kota Bandung melalui jalur politik.
PDI Perjuangan selama ini merupakan partai relevan bagi warga Kota Bandung dalam menyalurkan aspirasinya karena partai ini telah memiliki pengalaman serta teruji dalam perhelatan politik nasional berpuluh-puluh tahun.
Demikian halnya, menurut Ari Setiasakti, bahwa PDI Perjuangan mumpuni dalam hal jejaring massa. Kekuatannya pun sangat jelas sehingga pas apabila menjadi pijakan pasti dalam pengusungan bakal calon kepala daerah.
Ari Setiasakti menyambut baik kehadiran sosok Kang Fuad, terutama karena ia figur anak muda, akademisi, serta memiliki jejaring organisasi luas dan memiliki tekad kuat.
Keterpanggilan
Kang Fuad saat berbicara kepada potensinetwork.com bahwa dirinya bertekad maju dalam perhelatan Pilkada Serentak tingkat Kota Bandung 2024, tiada lain karena dasar keterpanggilan dirinya terutama usai menganalisa mengenai keberadaan Kota Bandung dari masa ke masa.
Cara pandang anak muda ini relatif kritis namun tetap ada dalam pijakan realistis terutama saat melihat dari sisi pengalaman.
Jelas, label anak muda, mau berbicara pengalaman dari mana, pasti semuanya penuh dengan keterbatasan.
Namun, cara pandang baru melihat Kota Bandung ke depan, hal inilah yang secara argumentatif mutlak menjadi milik generasi muda sebagai penerus bangsa.
Hari ini, begitu banyak influence mengenai partisipasi anak muda dalam dunia politik.
Banyak pihak sudah menyaksikan fenomena ini dan hasilnya begitu signifikan terhadap perubahan di daerah.
Kang Fuad memandang pemuda harus merebut ruang-ruang sosial politik seperti itu demi terwujudnya perubahan Kota Bandung ke arah lebih baik.
Menyoroti realitas sosial kemasyarakatan, Kang Fuad cukup getol menyuarakan gerakan anti korupsi di Kota Bandung serta setia melakukan perkaderan generasi muda dalam berbagai kesempatan.
Aktivitasnya itu terus tersambung sejak masa kuliah dulu, melalui berbagai macam organ kemahasiswaan baik intra maupun ekstra kampus.
Segala perjalanan dirinya seperti mengkristal dan menumbuhkan tekad untuk maju membenahi Kota Bandung.
Bertolak dari angka-angka krusial Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Bandung, dari sana cukup jelas bagaimana secara kuantitatif sudah seharusnya anak-anak muda ini memiliki keterwakilan relevan dalam kepemimpinan daerah.
Angka-angka kemudian akan ia dorong menjadi suatu capaian kualitas sehingga Kota Bandung dapat tampil lebih sempurna pembangunannya dalam balutan atau sentuhan anak-anak muda.
Jakarta Barat, – KABAR EKSPRES II Kehadiran Polisi Goes To School di SDN Duri Kepa 07 Jakarta Barat pada hari Kamis, 2/5/2024, memberikan kesan positif dan edukatif bagi para pelajar.
Program ini bukan hanya sekadar penjelasan tentang tugas dan fungsi polisi, tetapi juga membawa pesan-pesan moral dan pendidikan tentang pentingnya keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Ridha Aditya mengatakan, Dalam kegiatan ini, Iptu Yeni S. H. dan anggota Satlantas Polres Metro Jakarta Barat memberikan materi-materi yang sangat relevan dengan kebutuhan keselamatan di jalan raya.
Pertama-tama, mereka memberikan materi tentang cara aman kesekolah.
Edukasi Keselamatan Jalan Raya dan Anti Kenakalan Remaja, Satlantas Jakbar Goes To School di SDN Duri Kepa 07 Jakarta Barat
” Hal ini penting karena perjalanan menuju sekolah merupakan momen rawan bagi siswa dan siswi. Dengan memahami cara aman kesekolah, para pelajar dapat menghindari berbagai risiko seperti kecelakaan lalu lintas atau bahaya lainnya yang mungkin terjadi selama perjalanan, ” Ujar Ridha Aditya saat dikonfirmasi, Kamis, 2/5/2024.
Selanjutnya Ridha menjelaskan, penyuluhan juga mencakup pengenalan rambu-rambu lalu lintas.
Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa dan siswi tentang tata cara berlalu lintas yang benar sesuai dengan rambu-rambu yang ada.
Dengan memahami arti dan fungsi rambu lalu lintas, diharapkan mereka dapat menjadi pengguna jalan yang lebih disiplin dan bertanggung jawab.
Tidak hanya itu, penyuluhan juga menyampaikan materi mengenai tertib berlalu lintas.
Hal ini mencakup pentingnya mengikuti aturan lalu lintas, menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor, menggunakan seatbelt bagi pengendara mobil, dan perilaku tertib lainnya yang harus diterapkan saat berada di jalan raya.
Dengan memahami pentingnya tertib berlalu lintas, siswa dan siswi diharapkan dapat menjadi contoh yang baik bagi lingkungan sekitarnya.
Selain masalah keselamatan berlalu lintas, kegiatan ini juga menyentuh isu-isu kenakalan remaja seperti bullying, intoleransi, dan anti narkoba.
Materi ini disampaikan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa dan siswi tentang pentingnya menjaga sikap sopan, menghargai perbedaan, dan menjauhi segala bentuk perilaku negatif seperti penggunaan narkoba.
Di kesempatan yang sama Iptu Yeni S. H. dan anggota Satlantas Polres Metro Jakarta Barat berharap bahwa melalui kegiatan Police Goes to School ini, para siswa dan siswi dapat lebih memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas dan perilaku positif di lingkungan sekitar.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk membangun kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga keselamatan dan kesejahteraan bersama di jalan raya dan lingkungan sekitar sekolah.
Kegiatan Polisi Goes To School ini tidak hanya memberikan pemahaman kepada pelajar tentang peran polisi, tetapi juga membangun kemitraan antara polisi dan masyarakat, khususnya generasi muda.
Dengan demikian, diharapkan akan tercipta rasa saling percaya dan menghargai antara polisi dan masyarakat, serta terwujudnya lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua.
Jakarta, – KABAR EKSPRES IIWakil Jaksa Agung Dr. Sunarta: “Fakultas Hukum Universitas Padjajaran Telah Menanamkan Nilai-Nilai Keluhuran Budi, Kejujuran, dan Keteguhan Dalam Rangka Kontribusi Bagi Negara dan Masyarakat” Selasa 30 April 2024
Bertempat di Ruang Rapat Lantai 6 Gedung Utama Kejaksaan Agung, Wakil Jaksa Agung Dr. Sunarta memberikan sambutan pada acara “Silaturahmi Pengurus Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Padjajaran dengan Alumni Fakultas Hukum Universitas Padjajaran di Kejaksaan RI”.
Dalam sambutannya, Wakil Jaksa Agung menyampaikan bahwa Fakultas Hukum Universitas Padjajaran telah menanamkan nilai-nilai keluhuran budi, kebersihan, kejujuran, kesucian, keteguhan, dan ketabahan hati yang tentunya bisa terwujud berkat sinergi serta kolaborasi antar alumni Fakultas Hukum Universitas Padjajaran dari berbagai latar belakang profesi.
“Saya berharap melalui acara ini akan meneguhkan nilai-nilai yang ditanamkan di Universitas Padjajaran serta meningkatkan tali silaturahmi, sehingga ke depan Alumni Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran dapat memberikan kontribusi yang cukup signifikan baik kepada kampus kita tercinta maupun kepada nusa, bangsa dan negara,” imbuh Wakil Jaksa Agung.
Dalam kesempatan ini, Wakil Jaksa Agung juga memperkenalkan beberapa Alumni dari total 93 Alumni Fakultas Hukum Universitas Padjajaran yang berkarier di Kejaksaan, antara lain: Azhari dari satuan kerja Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen. Herry Hermanus Horo selaku Asisten Umum Jaksa Agung RI. Dandeni Herdiana selaku Kasubdit Lapdumas pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus.
Yudhi Kurniawan selaku Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon. Riyo Syaputra selaku Kepala Sub Bagian Tata Usaha Wakil Jaksa Agung. Erwin Widihantono dari satuan kerja Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen. Lia Pratiwi selaku Jaksa yang dikaryakan di Kementerian Politik, Hukum dan Keamanan RI.
Fengki Indra selaku Jaksa yang dikaryakan di Komisi Pemberantasan Korupsi, Roland Ritonga dari satuan kerja Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.
Adam dari satuan kerja Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.
Alvi dari satuan kerja Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.
Vidya dari satuan kerja Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum, Tjejep Saepul Hidayat dari satuan kerja Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen.
Kejaksaan Agung RI Menggelar Silaturahmi Bersama Alumni Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran
Selanjutnya, Wakil Jaksa Agung menyampaikan bahwa Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Padjajaran memiliki nilai strategis untuk menjadi jembatan bagi antar alumni maupun bagi civitas akademika Fakultas Hukum Universitas Padjajaran.
Wakil Jaksa Agung juga mendorong agar kiranya Pengurus Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Padjajaran dapat merencanakan dan melaksanakan program-program yang nyata guna mempersatukan dan memperkuat jalinan silaturahmi antar alumni yang akan memberikan manfaat bagi individu maupun bagi sesama.
“Melalui program-program yang nyata, apa yang diamanahkan kepada kita semua bahwa Universitas Padjajaran adalah Pembina Nusa Bangsa tentunya dapat kita laksanakan. Saya berharap slogan UNPAD, GO, FIGHT, WIN bukanlah slogan semata melainkan semangat untuk dapat mewujudkannya,” ujar
Wakil Jaksa Agung. Mengakhiri sambutannya, Wakil Jaksa Agung atas nama pribadi dan mewakili seluruh alumni Fakultas Hukum Universitas Padjajaran di Kejaksaan RI mengucapkan Mohon Maaf Lahir dan Batin dalam suasana bulan syawal ini. Wakil Jaksa Agung berharap pertemuan ini dapat mempererat tali silaturahmi sebagai Alumni Fakultas Hukum Universitas Padjajaran dalam rangka memberikan kontribusi terbaik bagi negara dan masyarakat.
“Acara silaturahmi ini merupakan wujud dari rasa persaudaraan, persahabatan yang secara emosional, kita semua terikat dalam satu wadah Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran. Untuk itu saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua rekan-rekan alumni khususnya kepada Pengurus Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Padjajaran atas terselenggaranya acara pada hari ini,” pungkas Wakil Jaksa Agung. (K.3.3.1)
Jakarta, – KABAR EKSPRES IIKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pengamanan peringatan aksi Hari Buruh Internasional atau May Day di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu, 1 Mei 2024.
Dalam tinjauannya, Sigit memastikan bahwa seluruh pelaksanaaan penyampaian aspirasi hari buruh se-Indonesia, berjalan aman dan damai.
“Saya berterima kasih bahwa dari rangkaian kegiatan teman-teman serikat buruh yang kita ikuti dari tadi pagi sampai sore ini. Semuanya berjalan dengan lancar, aman, dan tertib,” kata Sigit kepada wartawan didampingi PJU Polri dan petinggi elemen buruh Indonesia.
Di peringatan May Day, Sigit juga menegaskan komitmen dari Polri yang turut berperan aktif dalam memperjuangkan hak-hak dari seluruh elemen buruh Indonesia. Hal itu dituangkan dengan dibentuknya tim khusus (timsus) yang fokus membela serta melindungi para buruh.
“Dan saat ini sudah berjalan. Akan terus kita kembangkan untuk mengawal terkait dengan masalah-masalah yang terjadi di keluarga besar atau terkait dengan perburuhan, ketenagakerjaan, dan sengketa-sengketa yang ada. Sehingga kemudian semuanya bisa berjalan dengan tertib dan hak buruh bisa diperjuangkan,” ujar Sigit.
Sigit menyebut, pembelaan dan perlindungan hak tersebut juga berlaku untuk para buruh yang bekerja di luar negeri atau buruh migran. Polri terus mengembangkan peran dari Atase Kepolisian untuk bekerja sama dengan otoritas negara setempat.
Komitmen Kapolri di Aksi May Day: Bentuk Timsus untuk Lindungi dan Kawal Hak Buruh
“Untuk bisa memberikan perlindungan terhadap buruh migran kita yang ada di sana. Yang mungkin terdampak oleh masalah hukum, kemudian tertipu, ada penganiayaan dan hal-hal lain yang harus kita perjuangkan dan Alhamdulillah saat ini itu terus kita kerjakan,” ucap Sigit.
Demi semakin memantapkan komitmen mengawal hak buruh, Sigit menyampaikan bahwa, telah disepakati bahwa Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea, akan diangkat menjadi Staf Ahli Kapolri Bidang Ketenagakerjaan.
“Ini saya ucapkan selamat dan kita harapkan tentunya menjadi hadiah spesial untuk teman-teman buruh. Sehingga ke depan kesejahteraan buruh, apa yang diperjuangkan buruh, keselamatan buruh dan hal-hal lain yang tentunya saat ini diperjuangkan bisa dikomunikasikan dengan baik, dan tentunya harapan kita buruh semakin sejahtera,” papar Sigit.
Disisi lain, Sigit mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh elemen buruh yang tetap berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurut Sigit, buruh adalah motor penggerak pembangunan yang memengaruhi terjadinya pertumbuhan perekonomian Indonesia di angka lima persen.
“Dan ini salah satunya adalah karena kerja keras dari teman-teman buruh. Dan tentunya ini juga membuka ruang investasi bagi Indonesia, saat ini investasi kita bertumbuh kurang lebih 1.400 triliun dan juga menambah lapangan kerja 1,8 juta,” kata Sigit.
“Tentunya kita harapkan ini semua bisa terus bertumbuh, hilirisasi bertumbuh. Kalau stabilitas kamtibmas berjalan dengan baik. Oleh karena itu, terima kasih atas kolaborasi seluruh stakeholder, seluruh teman-teman buruh dalam menjaga stabilitas kamtibmas yang ada,” tambah Sigit sekaligus mengakhiri.
Surabaya, – KABAR EKSPRES IIKomunitas Jurnalis Jawa Timur menyampaikan solidaritasnya atas tragedi kebakaran rumah yang sudah menelan 2 korban jiwa buah hati Petrus Gultom wartawan online di Batubara.
Dua korban itu masih anak-anak, bernama Miftahul Jannah Gultom 13th, dan Naya Azahra Gultom 10th, keduanya hangus terbakar di dalam kamar mandi dengan kondisi mengenaskan.
Tragedi itu masih menjadi misteri, dan terngiang bagi keluarga Gultom, belum genap satu tahun lalu di Desa Sukaramai, Kecamatan Air Putih Kabupaten Batubara, Provinsi Sumatera Utara, tepatnya pada hari Rabu, 28 Juni 2023.
Mendengar kisah pilu yang dialami teman seprofesinya, akhirnya Ade S.Maulana, Ketua Umum KJJT (Komunitas Jurnalis Jawa Timur) menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada rekan Gultom beserta keluarga.
“Kasus keluarga Gultom harus kita kawal, meski jarak yang membatasi kami, komunitas jurnalis jawa timur tetap konsisten akan selalu menggaungkan solidaritas rekan seprofesi. Mewakili rekan-rekan yang tergabung dalam komunitas jurnalis jawa timur, kami sampaikan turut berduka atas kejadian yang dialami dua putri rekan Gultom.” Ucap Ade sambil menghela nafas, pada Rabu (01/05/2024).
Sebelum Terbakar Hangus, Korban Sampaikan Firasat ke Ibunya Rumahnya Akan Dibakar
Dari cerita rekan Gultom kepada KJJT, pada Rabu, 28 Juni 2023 lalu. Pukul 02.00 Wib. Anaknya yang berusia 3,5 tahun bernama Classio Devano Gultom sakit, yang harus dibawah ke Rumah Sakit (RS) saat itu juga. Dengan terpaksa Gultom meninggalkan ke dua putrinya itu berada di rumah, Miftahul Jannah Gultom 13th, dan Naya Azahra Gultom 10th. Pintupun terkunci dari dalam saat Gultom dan istrinya membawa anaknya ke rumah sakit.
Dalam perjalanan pulang dari rumah sakit, Gultom terkejut rumahnya telah dilalap api. Berusaha untuk mencari ke dua putrinya dan terlihat ada di kamar mandi dengan kondisi hangus terbakar. Gultom pun tertegun dan menangis, dalam benaknya mengapa tetangganya tidak ada yang ‘menolong’.
Kepada Aparat Penegak Hukum (APH) yang menangani kasus itu. Ade berharap, pihaknya bisa mengungkap kasus yang di alami Gultom. Percayakan kepada Polri pada kasus ini, KJJT hanya meminta untuk segera disampaikan ke publik dan sampaikan ke awak media, hasil dari penanganan atas tewasnya dua putri Gultom.
“Petrus Gultom mengharap kepastian hukum untuk kedua putrinya. Dirinya menanti keadilan, namun sampai saat ini belum juga ada kepastian,” pintanya.
Masih menurut pengakuan Gultom, yang disampaikan Ade. “Misteri” kematian putri Gultom, satu bulan sebelum kejadian anaknya pernah bercerita kepada ibu nya bahwa rumahnya mau dibakar, dan dia tidak menyangka apa yang diucapkan anak nya itu benar terjadi.
Tragedi ini, akan dijadikan sebuah pelajaran dan pengalaman untuk kita semua yang menyandang profesi wartawan. Masih hangat-hangatnya “arus gelombang ombak” para pemangku dan pelaksana UU Pers No. 40 Tahun 1999. Belum lagi, krisis kepercayaan terhadap profesi yang menjadi alat kepentingan satu sama lain. Imbasnya nasib keluarga wartawan/jurnalis terabaikan.