Peduli Kesehatan, Klinik Denma Koopsau I Melaksanakan Fogging

JAKARTA, – KABAR EKSPRES II NKlinik Denma Koopsau I melaksanakan fogging dengan sasaran seluruh ruangan di dalam gedung Mako, gedung-gedung pendukung lainnya, halaman, selokan juga sarana olahraga yang berada di sekitar lingkungan Makoopsud I, Jakarta, Sabtu, (18/5/2024).

Fogging atau pengasapan nyamuk yang dilakukan merupakan upaya untuk mengurangi populasi nyamuk, dan mencegah penyebaran penyakit demam berdarah yang disebabkan oleh virus melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti.

Menyadari terjadinya peningkatan kasus DBD di wilayah Jakarta dan sekitarnya, Panglima Koopsud I Marsda TNI Mohammad Nurdin menginstruksikan Klinik Denma Koopsau I untuk melaksanakan fogging atau pengasapan nyamuk guna mencegah terjadinya penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue di lingkungan Makoopsud I.

Peduli Kesehatan, Klinik Denma Koopsau I Melaksanakan Fogging

Melalui sambungan telepon seluler, Kaurdukkes Subsipers Sipers Denma Koopsud I, dr. Mariani, menyampaikan himbauan kepada seluruh anggota Koopsud I dan keluarga, untuk selalu menjaga kebersihan untuk memutus rantai perkembangan hidup nyamuk demam berdarah.

“Tolong 3 (tiga) hal yang harus selalu dilakukan di rumah maupun dilingkungan kita bekerja adalah: Menguras, menutup, dan mengubur”, pesan dr. Mariani.

Tiga langkah yang dimaksud adalah “menguras” dan menyikat bak mandi atau wc, drum, tempat penampungan air lainnya sekurang-kurangnya setiap satu minggu sekali, “menutup” tempat penampungan air seperti gentong air, tempayan, ember agar tidak digunakan nyamuk sebagai tempat untuk berkembang biak, dan terakhir adalah “mengubur” barang-barang bekas yang dapat menampung air seperti ban bekas, potongan bambu, tampungan air hujan, tutup botol terbuka dan lain sebagainya.

“Mari kita peduli lingkungan, peduli kesehatan, untuk masa depan yang sehat”, ajak dr. Mariani menutup sambungan telepon.

Reporter: Casroni

 

Sumber : Pen Koopsud I

Forum Diskusi Muda dan Pemimpin Muda Nusantara sukses gelar Talk Show Bertajuk “Spirit of Indonesia 2024”

Jakarta, – KABAR EKSPRES II Forum Diskusi Muda dan Pemimpin Muda Nusantara (Fodim dan PMN) menggelar Talkshow yang bertempat di Wisma Theater Kemenpora RI sebagai bagian dari momentum kepemimpinan indonesia dan belajar entreprenership bersama para expert dibidangnya.

Acara yang diselenggarakan dengan penuh semangat ini mengangkat tema “ Spirit of Indonesia 2024 : Mahakarya Pemuda Indonesia, Lahirkan Pemimpin Muda Penuh Inspirasi & Karya”, Sabtu (18/5/2024).

Talkshow ini berhasil menghadirkan pembicara expert dibidang kepemimpinan, kepemudaan dan entreprenership masing-masing Irfan Ahmad Fauzi (Komisaris PT Pupuk Aceh Iskandar Muda), Iman Nurakhmad Fajar (CEO PT Sinar Fajar Logistik), Andi Rukman Nurdin (Sekjen BPP Gapensi), Rescky Noereal Roma (Ketua Umum RCI, Ketua Umum FODIM), Aldi Imam Wibowo (Ketum CSR DKI Jakarta), Iqnal SSW (Direktur Eksekutif DPP Pemuda Perindo), Wigit Bagoes Prabowo (Ketum DPP RKB), Rionaldo Putra (Founder Hanglekiu Group), Jovanka Nabila (CEO PT Semesta Lautan Energi), Dr. Sitta Kusuma Freddy, SE., A.k, MM (Sri Rejeki Group), Kartika Nur Rakhman (Komisaris Utama PT Gapura Angkasa), Drg. Muh. Arief Rosyid, M.KM (Ketum PB HMI 2013-2015), William Heindrich (Ketua IKAL 6 Lemhanas RI), Ruslan (KADIN DKI Jakarta, Jupiter (Anggota DPRD DKI Jakarta), Didiet Mauludi (Director PT Global Bhakti Pradana), Rikal laowady lim (Komisaris PTWSB Investor Capital)

Forum Diskusi Muda dan Pemimpin Muda Nusantara sukses gelar Talk Show Bertajuk “Spirit of Indonesia 2024”

Talkshow ini membahas beberapa tema penting untuk generasi muda yang akan menghadapi tantangan besar dunia yang semakin maju kedepan, beberapa topik menarik seperti Memimpin dalam Inspirasi dan Karya, The Power of Network in Business, Menyongsong Digitalisasi untuk Indonesia Emas, Investasi, UMKM dan Business Matching, Serta Menggagas Masa Depan dari Daerah untuk Indonesia.

Rescky Noereal Roma selaku Ketua Umum FODIM menyampaikan pentingnya generasi muda untuk belajar kepemimpinan dan entrepreneurship guna menyongsong indonesia emas 2045.

“forum diskusi muda hadir karena semangat dan kepedulian terhadap nasib bangsa Indonesia dimana kita harus menyiapkan generasi muda untuk bersiap akan tantangan apapun yang akan dihadapi oleh bangsa ini kedepan, persoalan kepemimpinan dan entrepreneurship menjadi hal yang penting untuk terus diasah agar generasi kedepan mampu menjawab tantangan zaman”

Dilengkapi oleh Fadly Idris Founder Pemimpin Muda Nusantara sekaligus Ketua Panitia agenda Spirit of Indonesia 2024, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. “Kami sangat bangga melihat antusiasme peserta serta para pihak yang mendukung dan keterlibatan dalam agenda hari ini.

Talkshow ini adalah bagian dari upaya kami untuk terus meningkatkan kualitas pemuda Indonesia dan pentingnya kita sebagai pemuda belajar dalam konteks era digital yang terus berubah,” ujarnya.

Peserta talkshow dengan antusias mengikuti presentasi dan diskusi yang diselenggarakan.Talkshow ini menghadirkan lebih dari seratus peserta dari berbagai kalangan. Mereka datang untuk mendapatkan wawasan baru tentang bagaimana teknologi, bisnis, dan kepemimpinan saling terkait dalam era digital yang terus berkembang.

Peserta seminar aktif dalam sesi tanya jawab, menyampaikan berbagai pertanyaan terkait topik yang diangkat. Diskusi yang berlangsung setelah presentasi narasumber menghasilkan pemikiran-pemikiran baru yang mendalam tentang bagaimana semangat untuk menjadi seorang entrepreneur yang kokoh dengan jiwa kepemimpinan yang kuat dapat mengubah cara kita berpikir tentang masa depan Indonesia.

Talkshow ini bukan hanya sukses dalam memberikan wawasan baru tetapi juga merupakan wadah untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman di masa depan. Komitmen Forum DIskusi Muda dan Pemimpin Muda Nusantara untuk terus menjadi bagian penting dalam melakukan peran perbaikan generasi masa depan Indonesia untuk menyambut Indonesia emas 2045.**

Reporter: Casroni

PT. Gadai Jadi Berkah Yang Mencekik dan Menjebak Peminjam

Tangerang, – KABAR EKSPRES II Pemerintah harus segera melarang praktek pegadaian swasta yang sangat mencekik rakyat. Karena itu, pengadaan Jawatan Pegadaian yang dikelola pihak pemerintah harus diperbanyak, agar masa sulit yang diderita oleh rakyat bisa dibantu serta diringankan.

Kesulitan ekonomi yang mendera Indonesia sekarang ini bisa memperbanyak rakyat menjadi korban mangsa pegadaian swasta yang sangat mencekik dan menjerat rakyat yang sedang terhimpit kesulitan ekonomi yang memang tengah parah di Indonesia. Konfirmasi kepada pihak pimpinan — karena tiga karyawan yang bertugas sebagai pelayan tidak mampu memberi jalan keluar — juga tetap berkukuh dengan prinsip dan pendapatnya, bahwa waktu jatuh tempo dalam perjanjian peminjaman tidak berdasarkan tanggal yang tertera pada surat perjanjian, tetapi dihitung 30 hari setiap bulan. Artinya, tanggal 18 Maret 2024 itu, dinyatakan telah jatuh tempo dan harus dikenakan bunga berbunga yang makin membengkak jumlahnya, tidak lagi sebesar Rp 165.000, tetapi harus dibayar sebesar Rp. 240.000.

Jacob Ereste : PT. Gadai Jadi Berkah Yang Mencekik dan Menjebak Peminjam
Jacob Ereste : PT. Gadai Jadi Berkah Yang Mencekik dan Menjebak Peminjam

Contoh dari praktek pegadaian swasta yang sangat mencekik rakyat yang membutuhkan pinjaman yang bersifat darurat itu seperti terjadi pada seorang peminjam dari pegadaian swasta PT. Gadai Jadi Berkah di Outlet Leo Baru, Tangerang. Untuk pinjaman sebesar Rp 1.500.000 saat peminjaman pun sudah dikenakan bunga sebesar 11 persen dengan pemotongan tunai dari jumlah pinjaman. Maka untuk pinjaman sebesar Rp 1.500.000 uang cash yang dapat diterima hanya sebesar Rp 1.336.000.

Celakanya bunga setiap bulan yang harus dibayar tidak cuma sebesar Rp. 165.000,-, tetapi waktu pinjaman yang dianggap melewati satu bulan dengan bilangan 30 hari tak cuma sebesar Rp. 1.65.000, tetapi dikenakan bunga tambahan karena hitungan melebihi 1 hari dari jumlah 30 hari yang dianggap berlalu setiap bulan. Karena itu, brsaran bunga yang dikenakan menjadi sebesar R. 240.000.

Padahal, tanggal jatuh tempo yang tertera dalam surat perjanjian seharusnya tetap pada tanggal 18 setiap bulan seperti waktu peminjaman dimulai pada 17 Maret 2024. Padahal, saat peminjam hendak membayar bunga ketiga pada 18 Mei 2024, pihak pegadaian menganggap telah melewati waktu, (karena harus dihitung 30 hari setiap bulan), sehingga harus dikenakan denda bunga tambahan dari biasanya Rp 165.000 setiap bulan menjadi Rp 240.000 untuk pembayaran bunga bulanan pada 18 Mei 2024.

Praktek usaha pegadaian yang dikelola oleh pihak swasta seperti PT. Gadai Jadi Berkah Outlet Leo Baru, Tangerang ini tetap berkukuh dengan prinsip renten yang dipraktekkannya dengan mengenakan bunga berbunga denda atas dasar hitungan pinjaman yang melebihi 30 hari lamanya. Jadi pengabaian pada tanggal perjanjian seperti yang tertera dalam surat gadai itu dianggap tidak jadi pengikat dalam kesepakatan.

Karena itu, usaha PT. Gadai Jadi Berkah Outlet Leo Baru, Tangerang patut ditinjau ulang izin usahanya oleh pemerintah daerah setempat. Supaya tidak semakin banyak korban yang dijadikan mangsa pemerasan.

Red

Ketua MPR RI Bamsoet Kembali Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan

JAKARTA, – KABAR EKSPRES II Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Dosen Pascasarjana Universitas Borobudur, Universitas Pertahanan RI (UNHAN) serta Universitas Trisakti, Bambang Soesatyo mendorong agar kualitas pendidikan di Indonesia terus ditingkatkan.

Baik melalui perbaikan kurikulum ataupun peningkatan kapabilitas pengajar atau guru. Sehingga bisa melahirkan generasi Indonesia yang cerdas berkarakter, dan memiliki ketangguhan serta kecekatan dalam menghadapi perubahan zaman yang dinamis.

“Perlu peningkatan kualitas tenaga pengajar di Indonesia dengan mengadakan berbagai program bimbingan teknis (Bimtek) bagi para pengajar di tiap satuan pendidikan. Sehingga para pengajar bisa mendapatkan lisensi atau sertifikasi mengajar dan menerapkan tata ajar sesuai kurikulum serta menghasilkan generasi muda dan peserta didik yang berkualitas,” ujar Bamsoet usai mengikuti Ujian Pelatihan Peningkatan Ketrampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) Dosen di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta, Sabtu (18/5/2024).

Ikuti Ujian Pelatihan Peningkatan Ketrampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) Dosen

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan memaparkan, dirinya mengikuti PEKERTI Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka selama enam hari dari tanggal 13-18 Mei 2024. PEKERTI diselenggarakan sebagai pemenuhan persyaratan sertifikasi pendidik untuk dosen (Guru Besar) di Indonesia.

“Banyak hal baru yang saya dapatkan setelah mengikuti PEKERTI. Antara lain, kemampuan untuk meningkatkan mutu aktivitas instruksional dalam proses pembelajaran, peserta dapat rencana pembelajaran semester (RPS) untuk mata kuliah yang diasuh sesuai capaian pembelajaran program studi dan peserta dapat mengembangkan bahan ajar,” kata Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Alumni Doktor Ilmu Hukum UNPAD dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini juga mendorong Kemdikbudristek agar memetakan seluruh permasalahan yang ada saat ini di sektor pendidikan. Mulai dari permasalahan tenaga pengajar, seperti polemik guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja/PPPK, kurangnya tenaga pengajar di wilayah terluar, terdepan, tertinggal atau 3T, mutu dan kualitas pendidikan yang belum merata serta berbagai persoalan lainnya.

“Diharapkan dengan adanya pemetaan yang baik bisa ditemukan solusi terbaik untuk mengatasi berbagai masalah pendidikan di Indonesia. Termasuk peningkatan kualitas tenaga pengajar, guna mewujudkan pendidikan dengan peningkatan kualitas dari masa ke masa,” pungkas Bamsoet.

Reporter: Casroni

Berikan Kuliah Filsafat Hukum Tata Negara Program Doktor Ilmu Hukum (S3) Universitas Trisakti, Bamsoet Tegaskan Hukum Harus Adaptif Terhadap Dinamika Zaman

JAKARTA, – KABAR EKSPRES II Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo dan dosen pascasarjana program doktor ilmu hukum (S3) Fakultas Hukum Universitas Trisakti menuturkan bahwa hukum dari suatu negara pada hakikatnya terdiri dari himpunan gagasan (ideas) atau pemikiran mengenai perilaku manusia yang didasarkan pada suatu cita hukum (rechtsidee) seperti yang tertera dalam pokok-pokok pikiran Pembukaan UUD NRI 1945. Termasuk pilihan bentuk negara, apakah Monarki, Tirani, Aristokrasi, Oligarki, Politeia atau Demokrasi.

“Indonesia adalah negara demokrasi berbentuk republik Kesatuan bersusun tunggal (unitarian), tidak bersusun jamak, memiliki Parlemen. Daerah dibentuk dan diberikan otonomi, desentralisasi, dan dekonsentrasi dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan Semboyan Bhineka Tunggal Ika,” ujar Bamsoet saat memberikan kuliah Filsafat Hukum Tata Negara program doktor(S3) Fakultas Hukum Universitas Trisakti secara daring di Jakarta, Sabtu (18/5/2024).

Berikan Kuliah Filsafat Hukum Tata Negara Program Doktor Ilmu Hukum (S3) Universitas Trisakti, Bamsoet Tegaskan Hukum Harus Adaptif Terhadap Dinamika Zaman

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan memaparkan, Indonesia adalah negara demokrasi dan negara hukum menganut kontrak atau
bersifat langsung. Namun tidak seperti ajaran Hobbes, dimana rakyat langsung menyerankan dan melepaskan haknya
atau kemerdakaanya kepada penguasa secara mutlak, tetapi melalui pemilu sebagai mekanisme kontrak sosial dengan pembatasan kurun waktu kekuasaan.

“Indonesia menganut teori dan praktik kedaulatan rakyat sebagaimana terdapat dalam
UUD tahun 1945 dimana konstitusi negara mengatur prinsip pembagian kekuasan bukan pemisahan kekuasaan sebagaimana teori Montesquieu. Bentuk negara hukum ini terlihat pada adanya pembagian kekuasaan di pusat dan daerah provinsi, kabupaten/kota serta
diselenggarakannya Pemilu pada setiap lima tahun memilih anggota DPR, DPD, dan DPRD, serta Presiden/Wakil Presiden secara langsung. Indonesia selain mengenal cabang kekuasaan legislatif, eksekutif, dan yudikatif, juga terdapat
badan/lembaga/komisi yang sifatnya independen yang berada langsung di bawah
presiden dan independen yang dinamakan sebagai state auxiliary bodies. Dimana pembagian kekuasaan dipraktikkan sebagai perimbangan kekuasaan atau checks and balances,” ujar Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Alumni Doktor Ilmu Hukum UNPAD ini menekankan bahwa hukum harus adaptif terhadap dinamika zaman dan laju peradaban. Karena suatu norma hukum yang diinterpretasikan dan diterapkan pada hari ini bisa jadi akan dimaknai berbeda pada 30 atau 50 tahun ke depan. Norma hukum yang dianggap ideal pada hari ini, bisa jadi dipandang memiliki banyak celah di masa depan, sehingga harus disesuaikan, direvisi atau bahkan diganti.

“UUD 1945 juga memperingatkan untuk memperhatikan perkembangan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Dengan demikian UUD 1945 bersifat dinamis dan tidak berifat tertutup, Artinya. dalam rangka pelaksanaan atau aplikasinya, UUD 1945 terbuka bagi perkembangan atau terbuka bagi pemikiran dan berbagai teori baru,” jelas Bamsoet.

Dosen pascasarjana program doktor ilmu hukum Universitas Borobudur, Universitas Pertahanan (UNHAN) dan Universitas Jayabaya ini menegaskan, masyarakat Indonesia tidak homogen, tetapi bersitat mutiras dan multietnik, sehingga sangat majemuk. Walaupun demikian mereka adalah satu heluarga besar yang disebut bangsa Indonesia. Bhineka tunggal ika, berbeda tetapi satu.

“Jadi, bangsa Indonesia tidak menganut dialektikanya George Withelm Friedrich Hegel yang melebur antinomi-antinomi menjadi suatu sintesa, letapi lebih condong kepada dialektikanya Jean Pierre Proudhon yang mengkompromikan atau menyeimbangkan antinomi-antimoni itu. Sehingga dapat hidup berdampingan dengan segala perbedaan dan persamaannya,” pungkas Bamsoet.

Reporter: Casroni

Konvoi Sambil Tenteng Senjata Tajam, Tim Patroli perintis Presisi Polres Metro Jakarta Barat Amankan 7 Remaja dan Sajam

Jakarta Barat, – KABAR EKSPRES II Tim Patroli Perintis Presisi (TP3) Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengamankan sebanyak 7 remaja yang diduga hendak akan melakukan aksi tawuran di sekitar jalan Kalianyar Tambora, Jakarta Barat.

Selain itu petugas turut mengamankan 4 buah senjata tajam jenis celurit yang diduga akan digunakan dalam aksi tersebut.

Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat, AKBP M. Hari Agung Julianto, menjelaskan bahwa Tim 1 TP3 mendapat laporan adanya sekelompok pemuda yang merencanakan aksi tawuran dengan iring-iringan motor di Terminal Grogol, Grogol Petamburan Jakarta Barat.

“Kami segera melakukan patroli dan menuju ke lokasi setelah menerima laporan tersebut,” ujar AKBP M. Hari Agung Julianto saat dikonfirmasi, Sabtu, (18/5/2024).

Konvoi Sambil Tenteng Senjata Tajam, Tim Patroli perintis Presisi Polres Metro Jakarta Barat Amankan 7 Remaja dan Sajam

Sesampainya di lokasi, tim patroli langsung melakukan pendekatan dan pengintaian. Mereka menemukan sekelompok pemuda yang sedang beriringan atau konvoi motor dengan mengacungkan senjata tajam di jalan.

Tanpa ragu, tim segera melakukan pengejaran dan penangkapan.

Beberapa dari kelompok tersebut mencoba melarikan diri ke wilayah Jakarta Pusat, di wilayah Jl. Hasyim Asari.

“Setelah berhasil memberhentikan beberapa pemuda, kami melakukan penyisiran dan penggeledahan. Dari penggeledahan tersebut, kami berhasil menemukan beberapa senjata tajam yang dibawa para pemuda untuk digunakan dalam aksi tawuran,” tambah AKBP M. Hari Agung Julianto.

Para remaja yang diamankan selanjutnya dibawa ke Polsek Tambora Jakarta Barat dan Polsek Gambir Jakarta Pusat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Barang bukti berupa senjata tajam dan sisa pelaku lainnya diserahkan ke Polsek Tambora Jakarta Barat untuk proses penyelidikan dan tindak lanjut hukum.

“Kami berterima kasih atas kerja keras Tim 1 TP3 yang telah berhasil mengamankan remaja dan senjata tajam ini. Tindakan cepat dan tegas dari tim patroli ini sangat membantu dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kami,” tutup AKBP M. Hari Agung Julianto.

Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa keberadaan Tim Patroli Perintis Presisi (TP3) Polres Metro Jakarta Barat sangat efektif dalam melakukan antisipasi dan penanggulangan potensi gangguan kamtibmas, khususnya aksi tawuran yang dapat meresahkan masyarakat.

Red/Hms

Kemendagri Tekankan Peran Penting Sekretaris DPRD Jaga Hubungan Harmonis Legislatif dengan Kepala Daerah

Jakarta, – KABAR EKSPRES II Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menekankan peran penting Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di seluruh kabupaten/kota di Indonesia dalam menjaga hubungan harmonis antara anggota legislatif dengan kepala daerah. Peran ini krusial dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah yang lebih baik.

Demikian disampaikan Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri Yusharto Huntoyungo saat mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Tomsi Tohir menutup Seminar dan Musyawarah Nasional VIII Asosiasi Sekretaris DPRD Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia (ASDEKSI) di Hotel Millenium Jakarta pada Jumat, (17/5/2024).

Kemendagri Tekankan Peran Penting Sekretaris DPRD Jaga Hubungan Harmonis Legislatif dengan Kepala Daerah

“Kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan daerah diperlukan untuk diarahkan mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan, peran serta masyarakat dan peningkatan daya saing daerah,” ungkap Yusharto.

Tidak hanya itu, Yusharto juga menekankan keberhasilan Sekretaris DPRD dalam membangun hubungan baik dengan kepala daerah akan berdampak terhadap peningkatan kualitas hidup, penegakan hukum, hingga pembangunan berkelanjutan bagi masyarakat di daerah. Untuk itu, dirinya berharap ASDEKSI sebagai organisasi yang menghimpun para Sekretaris DPRD kabupaten/kota seluruh Indonesia dapat terus meningkatkan kinerjanya. Dengan begitu keberadaannya terus berdampak baik terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Ini menempatkan ASDEKSI sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong teraktualisasinya tri-fungsi DPRD dalam penyelenggaraan pemerintah daerah, yaitu fungsi anggaran, fungsi legislasi, dan fungsi pengawasan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yusharto juga mengajak ASDEKSI untuk mendukung penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024 yang akan dilaksanakan 27 November 2024 mendatang. Dukungan ini diberikan dengan memaksimalkan perannya sebagai mitra strategis bagi pemerintah.

“Bapak dan Ibu menjadi bagian dari yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan Pilkada. Untuk itu, harapan kami pengetahuan-pengetahuan yang telah diperoleh selama musyawarah nasional ini dapat diterapkan di tempat kerja Bapak/Ibu masing-masing,” pungkasnya.

Reporter: Casroni

Lyodra & Nassar Tampil Memukau Hibur Ibu Negara Hingga Ribuan Kader di HKG PKK ke-52

Solo, – KABAR EKSPRES II Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama ribuan kader PKK dihibur dua penyanyi Ibu Kota yaitu Lyodra dan Nassar dalam Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-52 dan Jambore Nasional Kader PKK di Taman Balekambang, Solo, Kamis (16/5/2024) malam.

Suara emas Lyodra berhasil membuat para penonton meleleh mendengarnya, ditambah suara cengkok dangdut khas Nassar yang melengking tinggi berhasil menghipnotis Ibu Negara dan semua yang hadir ikut joget ke depan panggung.

Keduanya membawakan sejumlah lagu hits andalannya dan berhasil tampil memukau, hingga Ibu Negara request langsung kepada Nassar untuk membawakan lagu “Seperti Mati Lampu”. Ibu Negara dan Ibu Wakil Presiden serta para pengurus Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) dan kader PKK pun turut bergoyang saat Nassar dan Lyodra menyanyikan lagu itu. Lyodra juga tampil total membawakan lagu-lagu andalannya seperti “Sang Dewi”, “Pesan Terakhir”, dan “Tak Dianggap”. Lagu populer lainnya yang dinyanyikan Lyodra ialah “Rungkad” dan “Ojo Dibandingke”.

Puncak Peringatan HKG PKK ke-52 ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ibu Negara Iriana Jokowi dan ucapan selamat HKG kepada seluruh kader PKK di seluruh Indonesia yang disampaikan Ibu Negara bersama istri Wakil Presiden Wury Ma’ruf Amin.

Lyodra & Nassar Tampil Memukau Hibur Ibu Negara Hingga Ribuan Kader di HKG PKK ke-52

“Pertama saya ucapkan selamat Hari Kesatuan Gerak PKK ke-52 ke penggerak PKK dan kader PKK, saya tidak banyak bicara,” ucapnya.

Sementara itu, dalam laporannya, Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian mengatakan, kader PKK yang hadir sebanyak 8.083 orang. Mereka datang dari Aceh sampai Merauke.

“HKG PKK ke-52 tahun 2024 ini dilaksanakan pada tanggal 14-16 Mei dengan tema ‘Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Keluarga Sejahtera untuk Indonesia Maju’. Dan Kader PKK telah hadir di Solo sejak tanggal 13 Mei,” ungkap Tri di Taman Balekambang, Solo, Kamis (16/5/2024) malam.

Puncak Peringatan HKG ini dihadiri langsung Ibu Negara Iriana Joko Widodo didampingi istri Wakil Presiden RI Wury Ma’ruf Amin, bersama pengurus OASE KIM. Wali Kota Solo sekaligus Wakil Presiden terpilih 2024-2029 Gibran Rakabuming Raka juga hadir dalam puncak peringatan HKG PKK dan Jambore Nasional Kader PKK tersebut.

Sementara itu, Puncak Peringatan HKG PKK ke-52 dan Jambore Nasional Kader PKK juga digelar sejumlah lomba seperti lomba paduan suara, lomba memasak menu pangan lokal sumber karbohidrat non-beras, lomba senam kreasi dan enam langkah cuci tangan, lomba parade budaya nusantara, lomba cerdas cermat, serta lomba kreasi jingle galeri pelangi.

Ibu Negara Iriana Jokowi dalam sambutannya tidak memberikan arahan melainkan menyapa para kader, memberikan pertanyaan, dan memberikan hadiah sepeda serta menanyakan makanan apa di Solo yang disukai kepada para peserta yang hadir. Iriana Jokowi juga meminta kepada peserta untuk tidak lupa membeli oleh-oleh di Solo sebelum kembali ke wilayahnya masing-masing. “Apa makanan yang disukai ibu-ibu semuanya? Dan jangan lupa beli oleh-oleh,” kata Iriana Jokowi.

Reporter: Casroni

Sejumlah Agenda Aspirasi Emak-emak Indonesia Dari Acara Halal Bi Halal Hingga Calon Gubernur DKI Jakarta & Mukernas

Menteng, – KABAR EKSPRES II Acara halal bi halal Aspirasi Emak-emak Indonesia yang berlangsung pada hari Jum’at, 17 Mei 2024 di Sekretariat Jl. Pati No. 26, Menteng, Jakarta Pusat, dihadiri sejumlah pengurus daerah mulai Banten, Bogor, Bekasi hingga Depok serta Jawa Tengah dan Sumatra Selatan termasuk dari Bangka dan Belitung.

Segenap hadirin yang hadir sepakat untuk lebih menggencarkan perjuangan Aspirasi Emak-emak Indonesia untuk meneruskan Resolusi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) tentang Anti Islamophobia yang diserukan pada tanggal 15 Maret 2022.

Karena itu, tanggal tersebut diharap oleh Aspirasi Emak-emak Indonesia dapat segera diterima oleh pemerintah untuk masuk dalam kalender nasional dan dijadikan hari libur nasional.

Setiap Tanggal 15 Maret perlu dapat diperingati Sebagai Hari Anti Islamophobia, agar dapat diingat oleh setiap orang, bahwa sikap ketakutan terhadap Islam tidak perlu dieksploitasi sehingga terus mengesankan buruk terhadap Islam.

Karena sejatinya Islam yang sesungguhnya adalah rachmatan lil alamin bagi seluruh umat manusia, ungkap Wati Imhar Burhanudin yang memimpin langsung acara halal bi halal yang cukup meriah dan mengesankan ini.

Karena menurut Wati Imhar Burhanudin, Ketua Umum Aspirasi Emak–emak Indonesia yang akan segera melaksanakan Musyawarah Kerja Nasional dalam waktu dekat, bahwa penetapan hari libur nasional pada setiap tanggal 15 Maret akan mengingatkan juga bagi umat agama lain bila sikap memberi kesan buruk terhadap agama yang ada di Indonesia tidak sepatutnya terjadi dan dilakukan oleh siapa pun terhadap agama apapun.

Islam sebagai agama mayoritas di Indonesia, tentu dapat dijadikan standar rujukan bila masih harus dikesankan yang buruk dan jahat. “Apalagi untuk agama yang terbilang minoritas, pasti akan lebih rentan mendapat perlakuan yang tidak baik dan akan terus dikesankan selalu buruk dan jahat”.

Tampil juga Toiyibah, Ketua Aspirasi Provinsi Banten, Titik Hariyati, Rosalinda wakil Aspirasi Sumatra Barat, Royaningrum, dari Aspirasi perwakilan Cibubur, Hasanah Wakil Aspirasi dari Sumatra Selatan. Lalu Maisyaroh mewakili Aspirasi Jakarta Pusat, dan Kanti mewakili Aspirasi Jawa Tengah.

Sejumlah Agenda Aspirasi Emak-emak Indonesia Dari Acara Halal Bi Halal Hingga Calon Gubernur DKI Jakarta & Mukernas

Wardah mewakili Aspirasi Emak-emak Indonesia dari Bekasi, siap untuk mensosialisasikan hari libur nasional dapat segera resmi diberlakukan di Bekasi. Demikian juga Zubaidah, Aspirasi Emak-emak Indonesia perwakilan Cirebon, sehingga sikap inti Ku Islam tidak terulang seperti yang pernah dialami oleh umat Islam dengan berbagai stempel atau stigma teroris dan sebagainya itu.

Hadir juga perwakilan Aspirasi dari Bangka dan Belitung. Menyusul kemudian wakil Aspirasi dari Sumatra Selatan. Hingga akhirnya pernyataan sikap untuk memperjuangkan hari libur nasional pada setiap tanggal 25 Maret dilontarkan juga oleh Aspirasi dari Jakarta Pusat.

Dalam kebulatan tekat Aspirasi Emak-emak Indonesia ini, hadir juga Prof. Dr. Eggy Sujana, Benz Jons Sastranegara serta sejumlah aktivis lain yang konsen mendukung perjuangan Aspirasi. Dan gagasan untuk referendum tentang rencana kepindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, dikemukakan Prof. Dr
Eggy Sujana yang disambut antusias oleh segenap hadirin sekaligus mendaulatnya untuk menjadi kandidat calon Gubernur DKI Jakarta.

Gagasan Bunda Jatiningsih ini, mendapat sambutan positif untuk segera mensosialisasikan dan menghimpun dukungan sebagai calon gubernur DKI Jakarta dari bilik independen seperti yang sedang dilakukan Komjen Pol. (Purn) Dharma Pongrekun.

Menurut Jatiningsih,
Anti Islamophobia, seperti yang sudah digaungkan oleh Perserikatan Bangsa-bangsa dapat menjadi muatan kampanye sekaligus kewajiban dukungan kepada calon kandidat Gubernur DKI Jakarta. Karena itu, Eggy Sujana berjanji akan mengutamakan pemberlakuan hari libur nasional untuk memperingati hari Anti Islamophobia di mulai dari Jakarta dan sekitarnya.

Menurut Benz Jons Sastranegara, sebenarnya tidaklah sulit bagi Presiden untuk menerbitkan ketetapan hari Anti Islamophobia pada setiap tanggal 15 Maret dijadikan hari libur nasional, imbuh Benz Jons Sastranegara meyakinkan. Maka itu, mau atau tidak Presiden melakukan penetapan hari libur nasional agar warga masyarakat luas bisa terus mengenang resolusi yang telah dikeluarkan oleh PBB itu, tandasnya.

Red

Tingkatkan Implementasi BLUD, Kemendagri Dorong Pemerintah Daerah Kembangkan Pengelolaan

Jakarta, – KABAR EKSSRES II Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) mendorong pemerintah daerah (Pemda) meningkatkan implementasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Langkah ini dilakukan dengan mengembangkan pengelolaan BLUD. Jumat, 17 Mei 2024

Hal ini disampaikan Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuda Kemendagri Horas Maurits Panjaitan dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk
“Menyusun Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA) BLUD Tahun 2025 Berbasis Kinerja Keuangan dan Rencana Pelayanan” yang berlangsung di Hotel Ciputra, Jakarta Barat, Kamis (16/5/2024).

Maurits mengatakan, kegiatan ini penting dan strategis guna menyinkronkan, menyelaraskan, dan mengharmonisasikan kebijakan Pemda dengan pemerintah pusat. Selain itu, untuk menyosialisasikan peraturan perundang-undangan, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan tata kelola keuangan BLUD berbasis sistem informasi terintegrasi.

“Kegiatan ini merupakan momentum bagi seluruh elemen pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan kabupaten/kota untuk bersinergi agar pelayanan publik dapat semakin semangat, inovatif, produktif, dan semakin trengginas dalam memberikan produk layanan publik yang bermutu, efektif, optimal, serta berdaya saing tinggi yang tentunya dapat berimplikasi maksimal bagi terwujudnya masyarakat yang semakin sejahtera,” jelas Maurits.

Tingkatkan Implementasi BLUD, Kemendagri Dorong Pemerintah Daerah Kembangkan Pengelolaan

Lebih lanjut, Maurits menekankan, Kemendagri memiliki tanggung jawab dari sisi pembinaan dan pengawasan terhadap segala aspek penyelenggaraan pemerintahan di daerah termasuk optimalisasi implementasi BLUD. Hal ini mengingat peran Kemendagri sebagai poros pemerintahan dan politik dalam negeri, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Karenanya, kata dia, berbagai langkah konkret dan solutif terus dilakukan Kemendagri untuk mendorong serta membantu Pemda dalam mengoptimalkan peran BLUD. Dengan demikian, BLUD mampu memberikan manfaat dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah, meningkatkan pelayanan, melaksanakan pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kemendagri mendorong Pemda untuk mengembangkan pengelolaan BLUD sebagai upaya meningkatkan pelayanan publik bagi masyarakat. Pasalnya, BLUD memiliki berbagai fleksibilitas [keleluasaan dalam pola pengelolaan keuangan BLUD], yang dapat dioptimalkan untuk meningkatkan efektivitas kinerja BLUD, khususnya rumah sakit daerah dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Hal ini sesuai dengan pengecualian dari ketentuan pengelolaan keuangan daerah yang diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 79 Tahun 2018 tentang BLUD,” tegas Maurits.

Maurits menyampaikan, penerapan BLUD hingga saat ini terus menunjukkan progres yang signifikan terutama di bidang kesehatan. Berdasarkan data Subdirektorat BLUD Direktorat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), BLUD, dan Barang Milik Daerah (BMD), implementasi BLUD menunjukkan angka total mencapai kurang lebih 6.343 BLUD dan terus bertambah. Rinciannya yaitu terdiri atas kurang lebih 610 dari total 920 rumah sakit daerah, 5.259 dari total 10.292 Puskesmas, 382 dari total 3.625 SMKN, dan 92 BLUD bidang lainnya di seluruh Indonesia. Persentase BLUD terbanyak terimplementasi pada sektor kesehatan.

“Berdasarkan data tersebut, pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan BLUD penting untuk dilakukan secara efektif dan berkelanjutan, yang dapat dilakukan melalui pendampingan, sosialisasi serta evaluasi ataupun penilaian terhadap hasil pengelolaan BLUD yang meliputi aspek kinerja keuangan maupun kinerja non-keuangan,” ujar Maurits.

Maurits berharap, manajemen BLUD dapat segera bertransformasi agar mampu menjalankan layanan yang berkualitas dan berkelanjutan (sustainable). Caranya dengan menerapkan prinsip efisiensi, value for money, pemberdayaan SDM yang profesional, unggul, inovatif, kreatif, dan berjiwa entrepreneurship. Sejalan dengan itu, dibutuhkan adanya kesamaan persepsi mengenai implementasi BLUD agar dapat dijalankan dengan lebih optimal.

“Terutama pemahaman secara teknis melalui pendampingan, asistensi, maupun sosialisasi berbagai pedoman pengelolaan BLUD serta memperbaiki tata kelola keuangan guna meningkatkan pelayanan terbaik, sehingga mampu bersaing dan semakin kompetitif,” pungkas Maurits.

Reporter: Casroni