Tim Intelijen Kejaksaan Agung (Satgas SIRI) Berhasil Mengamankan Buronan (DPO) Tindak Pidana Penipuan.

Sulsel,- KABAR EKSPRES II Tim Intelijen Kejaksaan Agung (Satgas SIRI) berhasil mengamankan Terpidana yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) asal Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Selasa (21/5/2024).

Sekitar pukul 15.20 WIB bertempat di Jalan Poros Pattallassang, Sunggumanai, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan,

Identitas Terpidana yang diamankan, yaitu:
Nama : Jumaliati Febriani alias Ani binti Hatuba Dg. Mangung
Tempat lahir : Makassar
Usia/tanggal lahir : 40 Tahun/28 Februari 1984
Jenis kelamin : Perempuan
Kewarganegaraan : Indonesia
Agama : Islam
Tempat Tinggal : Jl. Tentara Pelajar Lrg. 159 No. 27 RT.005/RW.001, Malimongan Tua, Kecamatan Wajo, Kota Makassar

Satgas SIRI Kejaksaan Agung Berhasil Mengamankan Buronan (DPO) Tindak Pidana Penipuan.

Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 1221 K/PID/2022 tanggal 5 Juli 2022, menyatakan Terpidana Jumaliati Febriani alias Ani terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dan diancam pada Pasal 378 KUHP dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun.

Saat diamankan, Terpidana bersikap kooperatif sehingga proses pengamanannya berjalan dengan lancar. Selanjutnya, Terpidana diserahterimakan kepada Tim Jaksa Eksekutor pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.

Melalui program Tabur Kejaksaan, Jaksa Agung meminta jajarannya untuk memonitor dan segera menangkap buronan yang masih berkeliaran, guna dilakukan eksekusi demi kepastian hukum.

Jaksa Agung mengimbau kepada seluruh buronan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan RI, untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat bersembunyi yang aman. (K.3.3.1)

Reporter: Casroni

Kuliah Umun Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum UIN Jakarta

TANGERANG, – KABAR EKSPRES II Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mengungkapkan, berdasarkan data Center for Strategic and International Studies (CSIS), Caleg muda berusia dibawah 40 tahun yang berpeluang mendapatkan kursi di DPR RI hanya sekitar 87 orang atau sekitar 15 persen dari jumlah kursi di DPR RI sebanyak 575 orang. Angka 15 persen sangat rendah, karena pada Pemilu 2009 saja Caleg muda yang terpilih bisa mencapai 23,2 persen.

Rendahnya keterpilihan Caleg muda juga sangat ironis. Mengingat 53-55 persen atau sekitar 107-108 juta pemilih dalam Pemilu 2024 berasal dari penduduk usia 40 tahun kebawah. Rendahnya keterpilihan Caleg muda yang hanya 15 persen tersebut, juga tidak lepas dari mahalnya biaya politik yang harus dikeluarkan para Caleg dalam bertarung di daerah pemilihan.

“Karena itu, perlu ada perbaikan menyeluruh terhadap sistem politik nasional, khususnya dalam hal penyelenggaraan Pemilu agar sesuai dengan Pancasila sebagai jati diri bangsa. Khususnya sila ke-4, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan,” ujar Bamsoet dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah, di Tangerang, Selasa (21/5/2024).

Kuliah Umun Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum UIN Jakarta, Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Kaji Sistem Pemilu

Hadir antara lain Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Prof. Muhammad Maksum, Wakil Dekan III Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Prof. Kamarusdiana, serta Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Ahmed Najhan Arrohim.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, selain permasalahan di politik, masalah ketersediaan lapangan pekerjaan juga menjadi tantangan yang harus dijawab dalam memaksimalkan potensi kalangan muda. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, hampir 10 juta atau sekitar 22,25 persen Generasi Z berusia 15-24 tahun berstatus tidak memiliki kegiatan, baik kegiatan di pekerjaan, pendidikan, maupun training/pelatihan.

“Data lain dari Litbang Kompas, jika data Gen Z ditambah kelompok usia 25-29 tahun, maka terdapat 66 persen kalangan muda yang tidak memiliki kegiatan. Artinya, 2 dari 3 kaum muda produktif berusia dibawah 30 tahun justru sedang menganggur atau tidak memiliki kegiatan,” jelas Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Alumni Doktor Ilmu Hukum UNPAD dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini menerangkan, berbagai permasalahan tersebut tidak boleh diabaikan. Menjadi pekerjaan rumah yang harus mendapat prioritas untuk diselesaikan oleh pemerintahan Prabowo – Gibran.

“Melimpahnya jumlah penduduk usia produktif usia 16 sampai 30 tahun yang mencapai 64,16 juta orang atau setara 23,18 persen, jika tidak diimbangi dengan ketersediaan lapangan pekerjaan yang memadai justru dapat menghasilkan petaka. Demikian juga ketika besarnya jumlah penduduk usia produktif tersebut adalah sumberdaya-sumberdaya manusia yang tidak berkualitas dan tidak memiliki daya saing, yang justru akan menjadi beban bagi pembangunan,” pungkas Bamsoet.

Reporter: Casroni

Terima Panitia Lomba Asah Keterampilan Penggunaan Senjata Api Beladiri PERIKHSA 2024, Bamsoet Dorong Peningkatan Ketrampilan Penggunaan Senjata Api Beladiri

JAKARTA, – KABAR EKSPRES II Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua Umum Perkumpulan Pemilik Izin Khusus Senjata Api Beladiri (PERIKHSA) Bambang Soesatyo menuturkan PERIKHSA akan menggelar Lomba Asah Keterampilan Penggunaan Senjata Api Beladiri PERIKHSA 2024, pada tanggal 27 Juli 2024 di Lapangan Tembak Perbakin, Senayan, Jakarta. Tujuan utama asah keterampilan PERIKHSA adalah untuk menguji pengetahuan, keterampilan, perilaku dan kemampuan individu serta peralatan yang dirancang dan digunakan oleh anggota PERIKSHA sehari-hari.

“Kegiatan asah keterampilan PERIKHSA adalah kegiatan menembak secara taktis terhadap sasaran tertentu dengan menggunakan senjata api dan peralatan yang aman serta efisien untuk menguji pengetahuan, keterampilan, perilaku dan kemampuan individu dengan mengutamakan safety dan non-lethal. Semisal, pelaksanaan menembak dengan perlindungan/cover/barikade, atau menembak dari posisi menembak tertentu, seperti gaya bebas berdiri, retensi, berjongkok, berlutut, duduk, atau tengkurap,” ujar Bamsoet usai menerima panitia Lomba Asah Keterampilan Penggunaan Senjata Api Beladiri PERIKHSA 2024 di Jakarta, Selasa (21/5/2024).

Terima Panitia Lomba Asah Keterampilan Penggunaan Senjata Api Beladiri PERIKHSA 2024, Bamsoet Dorong Peningkatan Ketrampilan Penggunaan Senjata Api Beladiri

Hadir panitia Lomba Asah Keterampilan Penggunaan Senjata Api Beladiri PERIKHSA 2024 antara lain Heru Prakoso, Lukas Simanjuntak, Kombes (Pol) Firman Lukmanul Hakim dan Charles Wicaksana.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, Lomba Asah Keterampilan Penggunaan Senjata Api Beladiri Perikhsa 2024 mengusung tema “Deffensive Shooting”. Tema tersebut menekankan pentingnya untuk terus meningkatkan keterampilan dalam penggunaan senjata api dengan bijak serta menjadikannya sebagai bagian integral dari praktik bela diri yang
bertanggung jawab. Dengan memprioritaskan keselamatan dan terus memperbaiki keterampilan, anggota PERIKHSA dapat mengasah keahlian dengan penuh kebijaksanaan.

“Asah keterampilan PERIKHSA adalah keterampilan bela diri berbasis skenario, dengan membuat arena asah keterampilan yang memanfaatkan atau membuat bangunan, dinding, jendela, pintu ataupun kendaraan. Para peserta asah keterampilan menembak bela diri menggunakan senjata bela diri yang dibawa sehari-hari dan tersembunyi serta memenuhi standar ijin IKSHA,” kata Bamsoet.

Dewan Penasehat Pengurus Besar Persatuan Menembak Indonesia (PB-PERBAKIN) dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini menambahkan, format asah keterampilan PERIKHSA dirancang agar dapat dinikmati oleh semua anggota PERIKSHA dari semua tingkat keahlian, dengan mengutamakan interaksi sosial dan persahabatan para anggota. Partisipasi dalam kegiatan asah keterampilan PERIKHSA memerlukan penggunaan senjata api, sarung senjata (holster) dan peralatan lain yang cocok untuk pertahanan diri.

“Lomba asah ketrampilan ini akan membantu meningkatkan keterampilan dasar dalam menangani senjata api, menguasai situasi dan menguji keterampilan yang dibutuhkan seseorang dalam membawa senjata secara tersembunyi. Selain, mengembangkan pengetahuan, karakter, dan keterampilan para pemilik IKSHA untuk menguasai, terampil dan aman serta patuh hukum pada saat membawa senjata bela diri,” pungkas Bamsoet.

Reporter: Casroni

Kejaksaan Agung RI Memeriksa 4 Orang Saksi Dugaan Tindak Pindana Korupsi Komoditas PT Timah Tbk

Jakarta,- KABAR EKSPRES II Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM-PIDSUS) memeriksa 4 (empat) orang saksi yang terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) di PT Timah Tbk tahun 2015 s/d 2022, pada Selasa (21/5/2024)

Kejaksaan Agung RI Memeriksa 4 Orang Saksi Dugaan Tindak Pindana Korupsi Komoditas PT Timah Tbk

Berinisial:

1.YF selaku Administrasi PT Mutiara Alam Lestari (MAL).

2.RD selaku Karyawan CV Venus Inti Perkasa.

3.AB selaku Pekerja CV Venus Inti Perkasa.

4.HN selaku Direktur CV Mega Belitung.

Adapun keempat orang saksi diperiksa terkait dengan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) di PT Timah Tbk tahun 2015 s/d 2022 atas nama Tersangka TN alias AN dkk.

Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud. (K.3.3.1)

Reporter: Casroni

Mendagri memimpin sebagai Chair pada Ministerial Meeting World Water Forum ke- 10 di Bali

Badung, Bali. – KABAR EKSPRES II Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, memimpin Ministerial Meeting yang merupakan salah satu sesi dalam World Water Forum ke-10. Forum ini dihadiri oleh delegasi dari berbagai negara yang berkumpul untuk membahas tantangan dan solusi terkait pengelolaan air.

Sebagaimana diketahui, Forum Air Dunia atau World Water Forum ke-10 digelar di Indonesia, tepatnya di Bali pada tanggal 18 hingga 25 Mei 2024. Presiden Jokowi resmi membuka rangkaian kegiatan World Water Forum tersebut pada Senin, 20 Mei 2024 di Bali International Convention Center, Nusa Dua, yang mengangkat tema Water for Shared Properity.

Sebagai Chair dalam Ministerial Meeting, Menteri Tito mengawali dengan menekankan pentingnya air sebagai sumber kehidupan, didampingi oleh co Chair Professor Ben Braga, Presiden World Water Council (WWC) sebelumnya. Sebagai pengantar pembukaan, disampaikan Presiden World Water Council (WWC) Mr Loïc Fauchon.

Mendagri memimpin sebagai Chair pada Ministerial Meeting World Water Forum ke- 10 di Bali

“Pentingnya akses terhadap air minum yang bersih dan aman sebagai hak asasi manusia dan landasan kesehatan serta kesejahteraan masyarakat,” kata Menteri Tito yang disampaikan dalam Bahasa Inggris saat memimpin pertemuan tersebut.

Ia menyatakan bahwa air berada di garis depan tantangan global saat ini dan masa depan, dengan kombinasi pertumbuhan populasi, polusi, dan kenaikan suhu yang menyebabkan kelangkaan air di banyak tempat di dunia.

Menteri Tito juga menyoroti dampak perubahan iklim yang meningkatkan frekuensi dan intensitas banjir, yang membahayakan jutaan orang tanpa pengelolaan air yang berkelanjutan.

“Masalah air tidak hanya menjadi perhatian profesional dan akademis, tetapi juga membutuhkan kepemimpinan kuat dari para pengambil kebijakan. Air bersifat politis,” ujar Menteri Tito.

Menteri Tito mengajak para delegasi untuk menjadikan Forum Air Dunia ke-10 sebagai mercusuar yang memandu jalan menuju kerja sama yang inklusif, berdampak, dan saling menguntungkan untuk melindungi generasi mendatang.

Sesi Ministerial Meeting pada hari pertama (Senin, 20/5) diisi dengan serangkaian pernyataan dari berbagai negara peserta, yang disampaikan oleh Delegasi dari Kenya, Tanzania, Namibia, Arab Saudi, Tiongkok, Finlandia, Brunei Darussalam, Albania, Singapura, Irak, Spanyol, Sri Lanka, Mesir, Aljazair, Hungaria, Turkiye, Polandia, dan Iran. Masing-masing delegasi memberikan pandangannya terkait tantangan dan solusi pengelolaan air di negara masing-masing.

Selain itu, perwakilan dari organisasi internasional yaitu UNESCO, UNDRR, dan UNDP, juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan mengenai isu air di dunia, pada hari pertama. Selanjutnya Sesi Kedua (Selasa, 21/5) delegasi negara lainnya dijadwalkan akan menyampaikan country statament bersama dengan berbagai organisasi internasional yang telah haditr pada WWF ke 10.

Forum ini akan menghasilkan Ministerial Declaration sebagai output utama yang disertai dengan concrete deliverables (projects, initiatives, joint actions). Dalam proses penyusunan Ministerial Declaration tersebut, Indonesia menyampaikan 3 (tiga) usulan yaitu pendirian Centre of Excellence on Water and Climate Resilience (COE); pengarusutamaan Integrated Water Resources Management (IWRM) on Small Islands; dan penetapan World Lake Day.

Repoeter: Casroni

Tingkatkan Kesejahteraan Prajurit, Mabes TNI Jalin Kerjasama Dengan PT Asabri

Jakarta, – KABAR EKAPRES II Guna mempercepat pengimplementasian tugas, peran dan fungsi serta pertukaran data secara terintegrasi dalam rangka pemanfaatan program PT Asabri (Persero) oleh prajurit TNI, Mabes TNI lakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan PT Asabri (Persero), yang  dilaksanakan di Ruang Rapat Gedung Serbaguna  PT Asabri (Persero) di Cawang, Jakarta Timur pada Senin (20/5/2024).

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara Kementerian dari Badan Usaha Milik Negara dengan TNI pada tanggal 25 Maret 2024 tentang sinergitas tugas dan fungsi. “Dengan dilaksanakan penandatanganan perjanjian kerjasama ini, maka diharapkan terwujudnya kerjasama yang bersinergi dalam mempercepat pengimplementasian tugas, peran dan fungsi secara terintegrasi,” ujar Aspers Panglima TNI Marsda TNI Mohammad Syafii, S.I.P., M.M. sebagai pihak TNI yang menandatangani perjanjian kerjasama ini.

Tingkatkan Kesejahteraan Prajurit, Mabes TNI Jalin Kerjasama Dengan PT Asabri

Sementara itu, Direktur Utama PT Asabri (Persero) Bapak Wahyu Suparyono mengatakan perjanjian kerjasama ini dimaksudkan sebagai pedoman antara Asabri dan TNI dalam melaksanakan hak dan kewajiban serta ketentuan yang disepakati. “Pertukaran data juga dilakukan agar menjadi valid, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga dapat menjadi pelayanan optimal bagi peserta Asabri,” ujarnya.

Turut hadir dalam prosesi penandatanganan ini, Kolonel (Mar) Agus Paban IV/Watpers Spers TNI,  Kolonel Adm Yuni Paban VII/Dalpers Spers TNI, Letkol Inf Muhammad Hanafi Pandya-1/Hak Spers TNI. Sementara itu dari PT Asabri (Pesero) Bapak Khaidir Dirhub Lembaga, Bapak Febrianto Widhi Kadiv Kepesertaan, Bapak Koes Ariyanto Kadiv Layanan, Ibu Mardia Kadiv Tuhkum, Bapak Jondri Kabid Pulminpers, Bapak Samodro Kabid Lojita, Bapak Renold Kabid Hukum serta undangan lainnya.

Reporter: Casroni

Harkitnas Diperingati Satgas Yonmek TNI Konga XIII-R/UNIFIL Dengan Membantu Masyarakat Melaksanakan Community Work Di Adchit Al Qusayr.

Lebanon, – KABAR EKSPRES II Dalam rangka memeperingati Hari Kebangkitan Nasional Indonesia yang ke-116 pada 20 Mei 2024, Satgas Yonmek TNI Konga XIII-R/UNIFIL melaksanakan kegiatan Community Work membantu masyarakat dengan membersihkan jalan di lingkungan sekitar wilayah Adchit Al Qusayr Village Lebanon Selatan, Senin (20/05/2024).

Kegiatan tersebut dilaksanakan hasil koordinasi Dansatgas Yonmek TNI Konga XIII-R/UNIFIL Kolonel Inf Ragung Ismail Akbar, S.Sos., M.I.Pol dengan kepala pemerintahan Adchit Al Qusayr Mr. Mohamad Sweiden Selasa (14/05/2024) minggu lalu, ketika bertemu di kantor Baladiyah yang kemudian ditindaklanjuti oleh Staff CIMIC Satgas untuk melaksanakan pembersihan jalan-jalan di wilayahnya.

Harkitnas Diperingati Satgas Yonmek TNI Konga XIII-R/UNIFIL Dengan Membantu Masyarakat Melaksanakan Community Work Di Adchit Al Qusayr.

“Hari Kebangkitan Nasional kali ini kita peringati dengan membantu masyarakat sekitar Adchit Al Qusayr untuk membersihkan lingkungannya, sehingga dapat mempererat hubungan baik dengan masyarakat sekitar kita”, terang Dansatgas.

Sesuai dengan tema peringatan Harkitnas yang ke-116 tahun ini adalah “Bangkit Untuk Indonesia Emas” agar momentum Harkitnas membawa nilai-nilai semangat dan kekuatan bangkit memasuki Indonesia Emas, Satgas Yonmek TNI Konga XIII-R/UNIFIL dapat merefleksikan persatuan Indonesia agar tetap terjaga walaupun terdapat perbedaan bahasa, suku, agama, dan budaya tetap bersatu bahu-membahu dalam melaksanakan setiap kegiatan dan misi di daerah penugasan Lebanon Selatan.

Kepala Pemerintahan Adchit Al Qusayr Mr. Mohamad Sweiden mengucapkan banyak terimakasih atas kerjasamanya, dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Satgas Indobatt di wilayahnya. Semoga hubungan baik yang sudah terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan.

“Saya atas nama warga Adchit Al Qusayr mengucapkan terimakasih atas kegiatan pembersihan lingkungan di wilayah saya, sehingga jalan-jalan di sini menjadi bersih dan rapi”, ungkapnya.

Kegiatan dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar, atas kerjasama Staf CIMIC, Tim Enggagement, Kompi Bantuan dan Kompi Delta yang seluruhnya ada di UNP 7-1 Adchit Al Qusayr Lebanon Selatan.

Reporter: Casroni

 

Pen Satgas Yonmek TNI Konga XIII-R/UNIFIL

Pimpin Peringatan Harkitnas Ke-116, Kepala BSKDN Kemendagri Sampaikan Amanat Menkominfo

Jakarta, – KABAR EKSPRES II Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-116 Tahun 2024 di lingkup Kemendagri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).

Dalam amanatnya, Yusharto membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Republik Indonesia Budi Arie Setiadi. Pihaknya mengajak seluruh masyarakat Indonesia menyambut Harkitnas dengan optimisme dan keyakinan untuk menuju Indonesia Emas 2045. Momen kebangkitan ini harus ditangkap untuk menuju mimpi tersebut. Pasalnya, Indonesia tidak mungkin lagi berjalan lamban karena berkejaran dengan waktu.

“Di titik inilah seluruh potensi sumber daya alam kita, bonus demografi kita, potensi transformasi digital kita, menjadi modal dasar menuju ‘Indonesia Emas 2045’. Mari kita rayakan kebangkitan nasional kedua menuju Indonesia Emas,” demikian Yusharto membacakan amanat Menkominfo di Plaza Gedung A Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Senin (20/5/2024).

Pimpin Peringatan Harkitnas Ke-116, Kepala BSKDN Kemendagri Sampaikan Amanat Menkominfo

Dalam momen kali ini, para peserta upacara juga diminta untuk melakukan refleksi melalui sejarah dan gagasan awal pembentukan bangsa Indonesia guna memotivasi semangat kebangkitan nasional. Sebab, sejarah diperlukan bukan hanya sebagai sumber keteladanan nilai, tetapi juga sebagai percakapan terus-menerus tentang kemajuan, kemanusiaan, dan kesejahteraan.

Hal ini sebagaimana dilakukan oleh organisasi Boedi Oetomo yang didirikan oleh sekelompok dokter di Batavia, yang kemudian menjadi motor penggerak gerakan kemerdekaan. “Lebih dari seabad lalu, organisasi Boedi Oetomo menjadi simbol awal dari perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia,” tambahnya.

Selain itu, peran Kartini dalam mengawali gagasan kemerdekaan, kebebasan, kesetaraan, dan keadilan juga diangkat sebagai inspirasi penting bagi kaum muda untuk memperjuangkan cita-cita kemerdekaan dan kemajuan.

Di sisi lain, pentingnya kemajuan teknologi digital sebagai bagian dari strategi nasional untuk menyongsong masa depan juga ikut disoroti. “Kemajuan teknologi telah menghampiri kehidupan kita sehari-hari dan menjadi bagian dari peradaban kita hari ini. Inovasi-inovasi teknologi telah mendorong perubahan kehidupan manusia secara revolusioner,” imbuhnya.

Selanjutnya, teknologi digital menjadi penanda zaman baru dan Indonesia memiliki potensi besar dengan bonus demografi. Adapun transformasi digital harus terus didorong untuk mengatasi berbagai tantangan dan mencapai target Indonesia sebagai negara berpendapatan tinggi pada tahun 2045.

“Inovasi teknologi digital bertumbuh setiap hari. Bonus demografi menunjukkan bagaimana 60 persen penduduk Indonesia dalam dua dekade ini menjadi tenaga usia produktif yang siap mengembangkan inovasi-inovasi baru bagi kemajuan teknologi dan pertumbuhan ekonomi,” tandasnya.

Reporter: Casroni

Hadiri HUT ke-64 SOKSI, Bamsoet Dorong Penguatan Konsolidasi Internal Organisasi

JAKARTA, – KABAR EKSPRES II Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua Dewan Pembina Dewan Pimpinan Nasional (Depinas) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Bambang Soesatyo bertepatan dengan ulang tahun SOKSI ke-64 tanggal 20 Mei 2024, mengajak seluruh pengurus dan kader SOKSI untuk terus melakukan penguatan konsolidasi internal organisasi. Sebab, banyak agenda kebangsaan yang harus didukung oleh para kader SOKSI. Termasuk, mengawal pemerintahan Presiden Terpilih Prabowo – Gibran dalam mewujudkan visi Indonesia emas 2045.

“Saya yakin perjalanan panjang yang sudah dilalui SOKSI sejak tahun 1960-an telah menempa para kadernya untuk tetap berada dalam satu barisan. Tidak terhasut atau terganggu oleh gerakan yang bisa meluruhkan cita-cita organisasi,” ujar Bamsoet usai menghadiri Halal Bihalal dan Syukuran HUT SOKSI ke-64 di Jakarta, Senin (20/5/2024).

Hadir pimpinan Depinas dan para tokoh senior SOKSI antara lain Ketua Umum Ahmadi Noor Supit, Pelaksana Harian Ketua Umum Freddy Latumahina, Sekjen Misbakhun, Oetojo Oesman, Bomer Pasaribu, Lili Asjudiredja, Rudy Sanyoto, Agun Gunandjar, Dewi Asmara, M. Lawrence TP. Siburian, serta para pengurus Depinas SOKSI.

Hadiri HUT ke-64 SOKSI, Bamsoet Dorong Penguatan Konsolidasi Internal Organisasi

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, SOKSI merupakan organisasi utama pendiri Partai Golkar yang memiliki peran strategis sejak masa transisi kemerdekaan hingga pasca reformasi. Didirikan tanggal 20 Mei 1960 oleh Mayjen (Purn) Prof. Dr. H. Suhardiman, S.E., sang penggagas istilah Golongan Karya dan aksi Karya Kekaryaan.

“Peran SOKSI tidak kecil sebagai kekuatan progresif revolusioner penggerak implementasi dan benteng Pancasila. Hal ini dibuktikan dari banyaknya kader SOKSI yang duduk di lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif. Pada Pemilu 2024 ini dari sekitar 102 anggota DPR RI Partai Golkar yang terpilih, sebanyak 21 diantaranya merupakan kader SOKSI,” kata Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Depinas SOKSI (Ormas Pendiri Partai Golkar) dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini menegaskan tidak ada dualisme kepemimpinan di tubuh SOKSI. Depinas SOKSI yang sah secara hukum hanya satu, yaitu Depinas SOKSI periode 2020-2025 yang dipimpin Ahmadi Noor Supit dan Pelaksana Harian Ketua Umum Freddy Latumahina.

Reporter: Casroni

Hadiri Pelantikan HIPPI, Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Pengusaha Nasional Tingkatkan Perekonomian

JAKARTA, – KABAR EKSPRES II Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mendorong Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) dibawah kepemimpinan Erik Hidayat untuk bekerja keras melahirkan lebih banyak pengusaha menengah-kecil agar dapat berkontribusi bagi perekonomian nasional.

Mengingat hingga saat ini, jumlah pengusaha menengah-kecil masih menjadi memprihatinkan. Sebagai contoh, pengusaha nasional Ciputra pernah mengungkapkan dari 50 pengusaha properti di Indonesia, hanya 1 dari pribumi.

Data lain diungkapkan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 sekaligus tokoh pengusaha nasional Jusuf Kalla, dari 10 orang terkaya di Indonesia, hanya 1 pribumi.

Data lain dari Prof. Didin Damanhuri mencatat, Indonesia hanya memiliki 9 pengusaha pribumi yang masuk dalam Top 50 Daftar Orang Terkaya Indonesia. Dari 50 orang terkaya tersebut, nilai total kekayaan bersih mencapai USD 102,2 miliar atau sekitar Rp 1.582,67 triliun. Sementara total kekayaan 9 pengusaha pribumi hanya mencapai USD 11,3 miliar atau 11,1 persen.

“Gambaran berbagai data tersebut bukanlah untuk menguatkan sentimen dan dikotomi antara pribumi dan non pribumi, karena setiap pelaku ekonomi memiliki peran dan kontribusi yang sama dalam memajukan perekonomian nasional. Gambaran di atas justru harus menjadi pelecut semangat bagi para pengusaha pribumi untuk mengoptimalkan implementasi sistem ekonomi kerakyatan yang menjadi pondasi perekonomian nasional,” ujar Bamsoet dalam Pelantikan Dewan Pengurus Pusat HIPPI, di Jakarta, Senin (20/5/2024).

Hadiri Pelantikan HIPPI, Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Pengusaha Nasional Tingkatkan Perekonomian

Turut hadir antara lain, Ketua Umum KADIN Indonesia Arsjad Rasjid, Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Koordinator Bidang Organisasi, Hukum dan Komunikasi Yukki Nugrahawan, Ketua Dewan Penasehat DPP HIPPI Suryo B. Sulisto, Ketua Dewan Pertimbangan DPP HIPPI Suryani Sidiq Motik, dan Ketua Umum DPP HIPPI Erik Hidayat.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, dukungan terhadap pengusaha pribumi sangat diperlukan. Sehingga bangsa Indonesia bisa seperti berbagai negara maju lain. Misalnya di Turki, dari 10 pengusaha, 9 di antaranya berasal dari Turki. Sementara di Arab Saudi, dari 10 pengusaha, seluruhnya berasal dari Arab Saudi.

Masih kurang optimalnya keberadaan pengusaha pribumi, tidak lepas dari fakta sejarah. Harus diakui ada paradigma bahwa pribumi selalu identik dengan keterbelakangan. Hal ini tidak lepas dari propaganda pemerintah kolonial yang menerapkan kebijakan segregasi (pemisahan) rasial, dengan menempatkan penduduk pribumi sebagai warga kelas tiga. Penduduk Eropa yang berasal dari Belanda menjadi warga kelas satu, sementara penduduk pendatang sebagai warga kelas dua.

“Selama berabad-abad kita dijajah oleh Belanda, pembagian kelas sosial yang memarginalkan penduduk pribumi telah menjadi paradigma yang sulit untuk dihilangkan. Karena itu, hari ini pada pelantikan Pengurus DPP HIPPI yang bertepatan dengan peringatan hari kebangkitan nasional, saya mengajak segenap keluarga besar pengusaha pribumi untuk bangkit mendobrak ‘mental inlander’ yang diwariskan oleh pemerintah kolonial Belanda selama berabad-abad lamanya,” jelas Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Depinas SOKSI (Ormas Pendiri Partai Golkar) dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini menerangkan, salah satu faktor kunci untuk membangun ketahanan perekonomian nasional adalah mendorong terwujudnya ekonomi kerakyatan. Sistem ekonomi kerakyatan secara eksplisit pernah dinarasikan dalam Ketetapan MPR RI Nomor IV/MPR/1999 tentang GBHN yang menegaskan bahwa sistem perekonomian Indonesia adalah sistem ekonomi kerakyatan.

Secara implisit, UUD NRI Tahun 1945 pasal 33 mengisyaratkan bahwa sistem perekonomian nasional bertujuan untuk mewujudkan ekonomi kedaulatan rakyat, dimana konsep kebersamaan dan gotong royong menjadi landasan dalam penerapan ekonomi kerakyatan.

“Dalam konteks implementasi ekonomi kerakyatan inilah, pengusaha pribumi memiliki peran sentral. Karena ekonomi kerakyatan berbasis pada aktivitas ekonomi pada skala mikro, kecil dan menengah (UMKM), di mana sebagian besar UMKM didominasi oleh pengusaha pribumi. UMKM adalah sendi perekonomian nasional yang telah berkontribusi pada 60,5 persen PDB dan menyerap 96,9 persen tenaga kerja nasional,” pungkas Bamsoet.

Reporter: Casroni