JAWA TENGAH HARUS DI PIMPIN OLEH AHLI EKONOMI PANCASILA DAN MAMPU MEMAKMURKAN MASYARAKAT JAWA TENGAH SECARA KESELURUHAN ADA DI SOSOK PROF SUTAN NASOMAL

Jawa Tengah, – KABAR EKSPRES II Pemerhati Keadaan Masyarakat Bapak Prof,DR,KH Sutan Nasomal Mengatakan ada catatan tersendiri mengenai Jawa Tengah yang sempat terpuruk dalam kemiskinan. Bahkan didalam topik berita dari Kepala BPS Jateng Dadang Hardiwan dalam siaran pers di Semarang, Senin, mengatakan jumlah penduduk miskin di provinsi ini hingga Maret 2023 tercatat mencapai 3,79 juta orang.

Ada konsep yang salah dalam mengembangkan wilayah Jawa Tengah menurut penilaian Pak Prof Sutan.

Jumlah Penduduk Jawa Tengah berdasarkan data dari BPS Jawa Tengah, jumlah penduduk di Provinsi Jawa Tengah tahun 2024 sebanyak 37,892 juta jiwa, tersebar di 35 kabupaten/kota yang ada di Jawa Tengah.

Maka sangat perlu keseriusan membangun sistem ekonomi Pancasila dibangun dengan mengusung konsep kekeluargaan dan dijiwai oleh semangat gotong royong di seluruh Jawa Tengah.

Artinya sistem perekonomian ini tidak hanya mengutamakan kemajuan ekonomi suatu daerah, melainkan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah.

Prinsip sistem ekonomi Pancasila
Berikut lima prinsip sistem ekonomi Pancasila yang harus di pahami masyarakat saat ini.

Roda kegiatan ekonomi bangsa digerakkan oleh rangsangan ekonomi, moral, dan sosial
Muncul kehendak kuat dari masyarakat untuk mewujudkan pemerataan sosial, dengan tidak membiarkan berkembangnya ketimpangan ekonomi dan kesenjangan sosial
Semangat nasionalisme ekonomi untuk mewujudkan perekonomian nasional yang kuat, tangguh, serta mandiri
Demokrasi ekonomi yang didasarkan pada kerakyatan dan kekeluargaan
Keseimbangan yang harmonis, efisien, dan adil antara perencanaan nasional dengan desentralisasi ekonomi serta otonomi yang luas, bebas, dan bertanggung jawab.

Negara menguasai hajat hidup orang banyak
Artinya sumber daya alam yang ditujukan untuk kepentingan masyarakat luas dikuasai negara. Misalnya batu bara, air, hasil tambang, dan sebagainya.

Pemerintah dan swasta saling mendukung untuk pembangunan ekonomi
Maksudnya pemerintah dan swasta saling berdampingan dan mendukung untuk membangun perekonomian ke arah yang lebih baik. Bahkan para petani dan nelayan harus mendapatkan hasil yang di lindungi oleh Negara. Artinya Negara hadir bertanggung jawab sepenuhnya menilai ketetapan harga setiap hasil panen petani atau hasil usaha nelayan. Harga yang memberikan keuntungan. Tidak lagi di kuasai tengkulak atau ijon pada setiap waktu.

Dengan demikian, peran negara memang penting tetapi tidak dominan. Begitu pula dengan pihak swasta yang berposisi penting, namun keberadaannya tidak mendominasi

Perekonomian digerakkan melalui rangsangan ekonomi, sosial, dan moral
Berarti sistem perekonomian bergerak karena ada dorongan ekonomi, sosial, serta moral. Sementara masyarakat bertugas untuk mengawasi seluruh kegiatan produksinya.

Prioritas utama ialah menciptakan perekonomian yang tangguh
Ciri sistem ekonomi Pancasila ialah kebijakan pembangunan ekonominya diprioritaskan untuk menciptakan atau membangun perekonomian nasional yang tangguh.

Sehingga tiap kebijakan yang dibuat selalu dijiwai oleh sikap nasionalisme.

Dengan sistem ekonomi Pancasila, UMKM akan hidup. Karena sudah sangat jelas dalam sistem ini negara harus berkuasa penuh atas bumi air dan kekayaan yang terkandung di dalamnya. Termasuk, menguasai cabang-cabang produksi yang penting bagi hajat hidup orang banyak,” Gerakan Masyarakat Sadar dengan Ekonomi Pancasila harus di pupuk terutama Jawa Tengah “ujar Prof Sutan.

Dimana, lanjutnya, ekonomi Indonesia dijalankan dengan tiga pilar utama yakni koperasi atau usaha rakyat, perusahaan negara dan swasta, baik nasional maupun asing. Dengan ketiga pilar itu, terdapat garis demarkasi tegas antara wilayah public goods dan commercial goods, serta irisan di antara keduanya. Sehingga terjadi public, privat, people, and partnership.

“Jika kita membaca konsep ekonomi usaha bersama yang dirumuskan para pendiri bangsa kita, maka keterlibatan rakyat itu mutlak dan wajib,” ujarnya.

Oleh karena itu, mengajak untuk mengembalikan kedaulatan dan kesejahteraan rakyat dengan cara kembali ke UUD 1945 naskah asli, kemudian disempurnakan dengan teknik adendum.

“Saya minta dorongan dan semangat agar perjuangan besar ini berhasil. Sebab tujuannya adalah untuk kepentingan rakyat, bukan kepentingan segelintir orang,” tegasnya.

Pentingnya kembali ke UUD 45 naskah asli. Menurutnya, perekonomian Indonesia berantakan setelah Pasal 33 UUD 45 yang awalnya 3 ayat ditambah 2 ayat menjadi 5 ayat dalam Amandemen Konstitusi pada tahun 1999 hingga 2002.

“Ayat 1 Pasal 33 UUD 45 bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan, tetapi kemudian saat Amandemen ayat itu dibantai oleh ayat 4,” ujar Pak Prof Sutan

Dikatakan juga olehnya, sejak reformasi tidak ada data resmi jumlah petani dan jumlah nelayan di Jawa Tengah.

Petani yang ada di Jateng mencapai 4.211.996 orang. Walapun tidak jumlah ini semakin menyusut karena minat masyarakat menjadi petani semakin menurun akibat petani sering rugi besar di masa panen karena harga sangat murah diterima para para tengkulak atau ijon. Maka kembali menghidupkan pertanian Negara harus bersama kekuatan Koperasi menampung hasil panen para petani dengan harga yang di atas dari pemaen seperti tengkulak atau ijon. Penanganan pertanian harus di libatkan ahli pertanian dari guru guru besar universitas dan para ahli ekonomi. Sabtu,18/05/2024 Pak Prof Sutan menyampaikan kepada media

Menggunakan technologi pertanian agar dapat memacu penghasilan pertanian harus di sertakan. Negara negar ASIA dalam bidang pertanian juga menggunakan technologi. Maka petani Jawa Tengah Juga Harus di kembangkan bersama technologi.

Peran Nelayan harus menjadi perhatian besar pemerintah Jawa Tengah.

Begitu pula dengan peralatan melaksanakan kerja berat para nelayan di lautan luas harus di serta dengan peralatan bertechnologi tinggi, menggunakan perahu modern. Memaksimalkan dengan lokasi lokasi baru untuk Kampung nelayan. Harga jual ikan di pasar negara juga hadir menguntungkan nelayan dan melindungi dari kerugian.

Maka Pemimpin di jawa tengah harus yang memahami kondisi di lapangan. Seorang Putra Bangsa yang terbaik Pak Prof Sutan Nasomal siap bersama masyarakat Jawa Tengah siap membangun dengan konsep Ekonomi Pancasila,hal ini di sampaikan kepada Media

Red

Eks NAPI Terorisme Berbagi Pengalaman Dengan Asosiasi Pengusaha Tenaga Kerja Indonesia Kendal (APTIK)

KENDAL, – KABAR EKSPRES II Polres Kendal mengadakan kegiatan Silaturahmi dengan Asosiasi Pengusaha Tenaga Kerja Indonesia Kendal (APTIK) dalam rangka Penanggulangan Terorisme Radikalisme dan Intoleransi sehingga tercipta Situasi Kamtibmas yang kondusif diwilayah Kabupaten Kendal di Gentuman Resto Patebon, Sabtu (18/5/2024).

Kapolres Kendal AKBP Feria Kurniawan, SIK melalui Kasat Intelkam Polres Kendal AKP Susilo Kalis Rubiyono, SH, MH menyampaikan bahwa, “Kegiatan silaturahmi ini dalam rangka berbagi Pengalaman karena menghadirkan Eks Napiter atas nama Listyowati yang merupakan Mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hongkong yang pernah terpapar Paham Terorisme,

Listyowati sudah Ikrar Setia kepada NKRI dan sudah bergabung dengan Perkumpulan Garuda Bahurekso Kendal yang sudah terdaftar di Kemenkumham RI yang merupakan Mitra Polres Kendal,” jelas Kasat Intelkam.

Eks NAPI Terorisme Berbagi Pengalaman Dengan Asosiasi Pengusaha Tenaga Kerja Indonesia Kendal (APTIK)

Selanjutnya Kasat Intelkam juga menyampaikan bahwa, “Kegiatan ini dalam rangka mendukung kegiatan Prioritas Polri Program II Tentang Penanggulangan Terorisme Radikalisme dan Intoleransi diwilayah Kabupaten Kendal,” ucap AKP Kalis Rubiyono.

Sementara itu Pujiono sebagai Ketua Asosiasi Pengusaha Tenaga Kerja Indonesia Kendal (APTIK) menuturkan, “Kegiatan Silaturahmi yang diadakan Polres Kendal ini dengan menghadirkan Listyowati selalu Eks Napi Terorisme dan juga Mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sangat bagus dan positif karena langsung menghadirkan orang yang pernah terlibat sehingga bisa menceritakan secara real pengalamannya untuk kemudian akan kami sampaikan kepada para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan kami proses untuk waspada terhadap Paham Terorisme Radikalisme dan Intoleransi,

Kami juga sangat mendukung kegiatan Prioritas Polri Program II Tentang Penanggulangan Terorisme Radikalisme dan Intoleransi diwilayah Kabupaten Kendal,” pungkas Pujiono.

Reporter: Imam

Kemendagri Tekankan Peran Penting Sekretaris DPRD Jaga Hubungan Harmonis Legislatif dengan Kepala Daerah

Jakarta, – KABAR EKSPRES II Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menekankan peran penting Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di seluruh kabupaten/kota di Indonesia dalam menjaga hubungan harmonis antara anggota legislatif dengan kepala daerah. Peran ini krusial dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah yang lebih baik.

Demikian disampaikan Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri Yusharto Huntoyungo saat mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Tomsi Tohir menutup Seminar dan Musyawarah Nasional VIII Asosiasi Sekretaris DPRD Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia (ASDEKSI) di Hotel Millenium Jakarta pada Jumat, (17/5/2024).

Kemendagri Tekankan Peran Penting Sekretaris DPRD Jaga Hubungan Harmonis Legislatif dengan Kepala Daerah

“Kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan daerah diperlukan untuk diarahkan mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan, peran serta masyarakat dan peningkatan daya saing daerah,” ungkap Yusharto.

Tidak hanya itu, Yusharto juga menekankan keberhasilan Sekretaris DPRD dalam membangun hubungan baik dengan kepala daerah akan berdampak terhadap peningkatan kualitas hidup, penegakan hukum, hingga pembangunan berkelanjutan bagi masyarakat di daerah. Untuk itu, dirinya berharap ASDEKSI sebagai organisasi yang menghimpun para Sekretaris DPRD kabupaten/kota seluruh Indonesia dapat terus meningkatkan kinerjanya. Dengan begitu keberadaannya terus berdampak baik terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Ini menempatkan ASDEKSI sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong teraktualisasinya tri-fungsi DPRD dalam penyelenggaraan pemerintah daerah, yaitu fungsi anggaran, fungsi legislasi, dan fungsi pengawasan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yusharto juga mengajak ASDEKSI untuk mendukung penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024 yang akan dilaksanakan 27 November 2024 mendatang. Dukungan ini diberikan dengan memaksimalkan perannya sebagai mitra strategis bagi pemerintah.

“Bapak dan Ibu menjadi bagian dari yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan Pilkada. Untuk itu, harapan kami pengetahuan-pengetahuan yang telah diperoleh selama musyawarah nasional ini dapat diterapkan di tempat kerja Bapak/Ibu masing-masing,” pungkasnya.

Reporter: Casroni

Lyodra & Nassar Tampil Memukau Hibur Ibu Negara Hingga Ribuan Kader di HKG PKK ke-52

Solo, – KABAR EKSPRES II Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama ribuan kader PKK dihibur dua penyanyi Ibu Kota yaitu Lyodra dan Nassar dalam Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-52 dan Jambore Nasional Kader PKK di Taman Balekambang, Solo, Kamis (16/5/2024) malam.

Suara emas Lyodra berhasil membuat para penonton meleleh mendengarnya, ditambah suara cengkok dangdut khas Nassar yang melengking tinggi berhasil menghipnotis Ibu Negara dan semua yang hadir ikut joget ke depan panggung.

Keduanya membawakan sejumlah lagu hits andalannya dan berhasil tampil memukau, hingga Ibu Negara request langsung kepada Nassar untuk membawakan lagu “Seperti Mati Lampu”. Ibu Negara dan Ibu Wakil Presiden serta para pengurus Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) dan kader PKK pun turut bergoyang saat Nassar dan Lyodra menyanyikan lagu itu. Lyodra juga tampil total membawakan lagu-lagu andalannya seperti “Sang Dewi”, “Pesan Terakhir”, dan “Tak Dianggap”. Lagu populer lainnya yang dinyanyikan Lyodra ialah “Rungkad” dan “Ojo Dibandingke”.

Puncak Peringatan HKG PKK ke-52 ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ibu Negara Iriana Jokowi dan ucapan selamat HKG kepada seluruh kader PKK di seluruh Indonesia yang disampaikan Ibu Negara bersama istri Wakil Presiden Wury Ma’ruf Amin.

Lyodra & Nassar Tampil Memukau Hibur Ibu Negara Hingga Ribuan Kader di HKG PKK ke-52

“Pertama saya ucapkan selamat Hari Kesatuan Gerak PKK ke-52 ke penggerak PKK dan kader PKK, saya tidak banyak bicara,” ucapnya.

Sementara itu, dalam laporannya, Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian mengatakan, kader PKK yang hadir sebanyak 8.083 orang. Mereka datang dari Aceh sampai Merauke.

“HKG PKK ke-52 tahun 2024 ini dilaksanakan pada tanggal 14-16 Mei dengan tema ‘Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Keluarga Sejahtera untuk Indonesia Maju’. Dan Kader PKK telah hadir di Solo sejak tanggal 13 Mei,” ungkap Tri di Taman Balekambang, Solo, Kamis (16/5/2024) malam.

Puncak Peringatan HKG ini dihadiri langsung Ibu Negara Iriana Joko Widodo didampingi istri Wakil Presiden RI Wury Ma’ruf Amin, bersama pengurus OASE KIM. Wali Kota Solo sekaligus Wakil Presiden terpilih 2024-2029 Gibran Rakabuming Raka juga hadir dalam puncak peringatan HKG PKK dan Jambore Nasional Kader PKK tersebut.

Sementara itu, Puncak Peringatan HKG PKK ke-52 dan Jambore Nasional Kader PKK juga digelar sejumlah lomba seperti lomba paduan suara, lomba memasak menu pangan lokal sumber karbohidrat non-beras, lomba senam kreasi dan enam langkah cuci tangan, lomba parade budaya nusantara, lomba cerdas cermat, serta lomba kreasi jingle galeri pelangi.

Ibu Negara Iriana Jokowi dalam sambutannya tidak memberikan arahan melainkan menyapa para kader, memberikan pertanyaan, dan memberikan hadiah sepeda serta menanyakan makanan apa di Solo yang disukai kepada para peserta yang hadir. Iriana Jokowi juga meminta kepada peserta untuk tidak lupa membeli oleh-oleh di Solo sebelum kembali ke wilayahnya masing-masing. “Apa makanan yang disukai ibu-ibu semuanya? Dan jangan lupa beli oleh-oleh,” kata Iriana Jokowi.

Reporter: Casroni

Sejumlah Agenda Aspirasi Emak-emak Indonesia Dari Acara Halal Bi Halal Hingga Calon Gubernur DKI Jakarta & Mukernas

Menteng, – KABAR EKSPRES II Acara halal bi halal Aspirasi Emak-emak Indonesia yang berlangsung pada hari Jum’at, 17 Mei 2024 di Sekretariat Jl. Pati No. 26, Menteng, Jakarta Pusat, dihadiri sejumlah pengurus daerah mulai Banten, Bogor, Bekasi hingga Depok serta Jawa Tengah dan Sumatra Selatan termasuk dari Bangka dan Belitung.

Segenap hadirin yang hadir sepakat untuk lebih menggencarkan perjuangan Aspirasi Emak-emak Indonesia untuk meneruskan Resolusi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) tentang Anti Islamophobia yang diserukan pada tanggal 15 Maret 2022.

Karena itu, tanggal tersebut diharap oleh Aspirasi Emak-emak Indonesia dapat segera diterima oleh pemerintah untuk masuk dalam kalender nasional dan dijadikan hari libur nasional.

Setiap Tanggal 15 Maret perlu dapat diperingati Sebagai Hari Anti Islamophobia, agar dapat diingat oleh setiap orang, bahwa sikap ketakutan terhadap Islam tidak perlu dieksploitasi sehingga terus mengesankan buruk terhadap Islam.

Karena sejatinya Islam yang sesungguhnya adalah rachmatan lil alamin bagi seluruh umat manusia, ungkap Wati Imhar Burhanudin yang memimpin langsung acara halal bi halal yang cukup meriah dan mengesankan ini.

Karena menurut Wati Imhar Burhanudin, Ketua Umum Aspirasi Emak–emak Indonesia yang akan segera melaksanakan Musyawarah Kerja Nasional dalam waktu dekat, bahwa penetapan hari libur nasional pada setiap tanggal 15 Maret akan mengingatkan juga bagi umat agama lain bila sikap memberi kesan buruk terhadap agama yang ada di Indonesia tidak sepatutnya terjadi dan dilakukan oleh siapa pun terhadap agama apapun.

Islam sebagai agama mayoritas di Indonesia, tentu dapat dijadikan standar rujukan bila masih harus dikesankan yang buruk dan jahat. “Apalagi untuk agama yang terbilang minoritas, pasti akan lebih rentan mendapat perlakuan yang tidak baik dan akan terus dikesankan selalu buruk dan jahat”.

Tampil juga Toiyibah, Ketua Aspirasi Provinsi Banten, Titik Hariyati, Rosalinda wakil Aspirasi Sumatra Barat, Royaningrum, dari Aspirasi perwakilan Cibubur, Hasanah Wakil Aspirasi dari Sumatra Selatan. Lalu Maisyaroh mewakili Aspirasi Jakarta Pusat, dan Kanti mewakili Aspirasi Jawa Tengah.

Sejumlah Agenda Aspirasi Emak-emak Indonesia Dari Acara Halal Bi Halal Hingga Calon Gubernur DKI Jakarta & Mukernas

Wardah mewakili Aspirasi Emak-emak Indonesia dari Bekasi, siap untuk mensosialisasikan hari libur nasional dapat segera resmi diberlakukan di Bekasi. Demikian juga Zubaidah, Aspirasi Emak-emak Indonesia perwakilan Cirebon, sehingga sikap inti Ku Islam tidak terulang seperti yang pernah dialami oleh umat Islam dengan berbagai stempel atau stigma teroris dan sebagainya itu.

Hadir juga perwakilan Aspirasi dari Bangka dan Belitung. Menyusul kemudian wakil Aspirasi dari Sumatra Selatan. Hingga akhirnya pernyataan sikap untuk memperjuangkan hari libur nasional pada setiap tanggal 25 Maret dilontarkan juga oleh Aspirasi dari Jakarta Pusat.

Dalam kebulatan tekat Aspirasi Emak-emak Indonesia ini, hadir juga Prof. Dr. Eggy Sujana, Benz Jons Sastranegara serta sejumlah aktivis lain yang konsen mendukung perjuangan Aspirasi. Dan gagasan untuk referendum tentang rencana kepindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, dikemukakan Prof. Dr
Eggy Sujana yang disambut antusias oleh segenap hadirin sekaligus mendaulatnya untuk menjadi kandidat calon Gubernur DKI Jakarta.

Gagasan Bunda Jatiningsih ini, mendapat sambutan positif untuk segera mensosialisasikan dan menghimpun dukungan sebagai calon gubernur DKI Jakarta dari bilik independen seperti yang sedang dilakukan Komjen Pol. (Purn) Dharma Pongrekun.

Menurut Jatiningsih,
Anti Islamophobia, seperti yang sudah digaungkan oleh Perserikatan Bangsa-bangsa dapat menjadi muatan kampanye sekaligus kewajiban dukungan kepada calon kandidat Gubernur DKI Jakarta. Karena itu, Eggy Sujana berjanji akan mengutamakan pemberlakuan hari libur nasional untuk memperingati hari Anti Islamophobia di mulai dari Jakarta dan sekitarnya.

Menurut Benz Jons Sastranegara, sebenarnya tidaklah sulit bagi Presiden untuk menerbitkan ketetapan hari Anti Islamophobia pada setiap tanggal 15 Maret dijadikan hari libur nasional, imbuh Benz Jons Sastranegara meyakinkan. Maka itu, mau atau tidak Presiden melakukan penetapan hari libur nasional agar warga masyarakat luas bisa terus mengenang resolusi yang telah dikeluarkan oleh PBB itu, tandasnya.

Red

Kunjungan Kerja Danrem 071 Wijayakusuma ke Satuan Jajarannya : Membangun Sinergi dan Kedekatan

Banyumas, – KABAR EKSPRES II Kolonel Inf Jamaluddin, S.I.P, yang secara resmi sejak 2 Mei 2024 menjabat sebagai Komandan Korem 071/Wijyakusuma, dengan didampingi oleh Ketua persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Dip Ny. Dali Asmita Jamaluddin, Kasi Intelrem 071/Wk Mayor Inf Fendi Puthut beserta istri, Kasi Logrem 071/Wk Letkol Inf Amir Ma’ruf beserta istri, Kasi Terrem 071/Wk Letkol Inf Darul Quthni beserta Istri, Kasi Renrem 071/Wk Letkol Cba (K) Roro Sri Harjani, Pasiops Rem 071/Wk Mayor Cpl Riza Himawan, melaksanakan rangkaian kunjungan kerja perdananya ke satuan jajarannya yang berada di wilayah pantura, di antaranya Kodim 0736/Batang, Kodim 0710/Pekalongan, Kodim 0713/Brebes dan Kodim 0712/Tegal, Kamis (16/5/2024).

Rangkaian kegiatan kunjungan kerja tersebut selain bertujuan untuk membangun sinergi dan kedekatan antara pimpinan dan anggota satuan, serta memperkuat keterlibatan langsung dalam dinamika operasional satuannya, juga untuk dapat saling mengenal antara pimpinan dan anggotannya.

Dalam kunjungannya, Danrem 071 Wijayakusuma bertatapmuka langsung dengan para komandan satuan dan anggotanya, serta secara langsung berdialog, mendengarkan, dan merespons berbagai tantangan hambatan dan kebutuhan yang dihadapi oleh setiap satuan yang dikunjunginya.

Kunjungan Kerja Danrem 071 Wijayakusuma ke Satuan Jajarannya : Membangun Sinergi dan Kedekatan

Diskusi yang berlangsung mengedepankan komunikasi dua arah, memungkinkan para anggota satuan untuk turut berkontribusi dalam perencanaan dan pengambilan keputusan. Kolonel yang merupakan mantan Aster Kodam IV/Diponegoro tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi dan kerjasama yang erat antara pimpinan dan anggota satuan dalam mencapai kinerja optimal.

“Kunjungan ini adalah bagian dari upaya kita untuk saling mengenal antara atasan dan bawahan, selaturahmi kekeluargaan diatara pemimpin dengan yang dipimpin, memastikan bahwa setiap anggota satuan merasa didukung dan diperhatikan oleh pimpinannya dalam menjalankan tugas-tugas mereka,” kata Danrem.

Selain memberikan arahan-arahan strategis terkait dengan peningkatan kinerja operasional dan pembinaan personel, lebih lanjut Kolonel Inf Jamaluddin juga mengucapkan banyak terimakasih kepada segenap Prajurit, PNS serta ibu Persit yang telah memberikan sambutan hangatnya, beliau berpesan kepada seganap Prajurit, PNS dan Persitnya agar senantiasa bersyukur dan taat beribadah, senantiasa menjaga kesehatan, menjaga keharmonisan rumah tangganya, mendidik putra putrinya agar dapat meraih masa depan yang gemilang, senantiasa berbuat baik kepada masyarakat dimanapun dan kapanpun, ikhlas dalam berbuat kebaikan, membantu mengatasi kesulitan masyarakat binaannya, dan jangan ragu-ragu untuk berbuat baik, karena itu semua merupakan ladang pahala.

Dalam kesempatan tersebut, Danrem 071/Wijayakusuma Kolone Inf Jamaluddin, S.I.P berkesempatan memberikan bantuan bingkisan sembako kepada para anggotanya yang memiliki riwayat sakit menahun, anak yatim serta warakawuri di masing-masing Kodim yang menjadi sasaran kunjungan.

Danrem juga berharap, kunjungannya tersebut akan membawa dampak positif dalam meningkatkan semangat dan motivasi anggota disatuan jajarannya, serta memperkuat silaturahmi dan kualitas kinerja operasional secara keseluruhan. Karena sinergi dan kedekatan antara pimpinan dan anggota di satuannya menjadi landasan utama dalam memperkuat kedaulatan dan keamanan wilayah.

Reporter: Imam

Di Kawal Ratusan Emak-Emak, Mas Willy Raymond Menyerahkan Berkas Ke Kantor DPC PKB Kabupaten Brebes

Brebes, – KABAR EKSPRES II Dikawal ratusan Emak-emak, Willy Raymond, warga Pakijangan Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes yang merupakan generasi Z menyerahkan formulir pendaftaran sebagai Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) ke DPC PKB Kabupaten Brebes. Jum’at (17/05/2024).

Aktivis yang akrab dipanggil Bang Willy juga dikawal puluhan anggota LSM Harapan Rakyat Indonesia Maju (Harimau) saat mengembalikan formulir untuk maju sebagai Bacawabup di Pilkada Brebes.

Sugiharti, Salah satu emak-emak yang turut mengiringi Willy Raymond mengatakan, jika dirinya hadir mengiringi pendaftaran lantaran menilai Willy adalah sosok anak muda yang mampu membawa perubahan.

Di Kawal Ratusan Emak-Emak, Mas Willy Raymond Menyerahkan Berkas Ke Kantor DPC PKB Kabupaten Brebes

“Sangat mendukung, karena sosok Bang Willy itu orang yang kami nilai bisa membawa perubahan, dan biarlah yang muda yang berkarya,” kata Sugiharti yang mengaku dari desa Banjaratma.

Sementara Willy Raymond mengatakan, jika kedatangannya dan pendaftaran dan pengembalian formulir itu hanya lewat partai PKB saja, ia beralasan ada kecocokan ideologi dengan partai agamis tersebut.

“Hanya Partai PKB, ini karena ada kecocokan dengan partai ini lantaran partai agamis, apalagi saya pun pernah dekat dengan pendidikan pondok pesantren, pernah mondok,” kata Willy.

Sementara atas diterimanya pendaftarannya, dirinya berharap menerima rekom dari Partai Hijau itu
dan bisa maju bertarung di Pilkada Brebes mendatang, meski begitu ia menerima keputusan apapun dari DPP PKB.

Lebih jauh Bang Willy menegaskan, ada faktor motifasi dirinya bertarung dipilkada Brebes 2024. Jika nantinya mendapat mandat, program utama yang akan di prioritaskan menurutnya adalah program untuk kaum milenial.

“Pertama, saya melihat kaum milenial itu harus melek politik, karena ketika kaum milenial itu buta politik, sangat berpengaruh pada pembangunan bangsa ini, maka dari itu, sebagai kaum milenial kami akan galakan program program pemberdayaan kepada para kaum milenial,” terang Willy.

“Dibidang ekonomi, kesehatan, sosial dan pendidikan, politik sangat berpengaruh, maka dari itu kami mengajak masyarakat, khusunya para kaum milenial agar peduli terhadap politik saatnya yang muda berkarya,” tegas Willy.

Sementara itu, Purnomo tim penjaringan DPC PKB Brebes mengatakan, jika Willy Raymond adalah pendaftar pertama yang diterima, namun untuk rekom dikembalikan ke DPP PKB.

“Dari total empat bacabup dan empat bacawabup yang mengambil formulir, baru Mas Willy yang mengembalikan formulir pendaftaran, dengan ini kami nyatakan pendaftaran diterima. dan ini pertama pendaftaran Bacabup dan Bacawabup di DPC PKB yang kami terima,” kata PurnomoPurnomo

Reporter : Agus (WN)

Kolonel Infanteri Jamaluddin,S.I.P Danrem 071 Wijayakusuma, Kunjungan Kerja di Kodim 0713 Brebes

Brebes, – KABAR EKSPRES II Kolonel Infanteri Jamaluddin,S.I.P Danrem 071 Wijayakusuma, Kunjungan Kerja di Kodim 0713 Brebes Komandan Korem 071 Wijayakusuma, Kolonel Infanteri Jamaluddin, S.I.P. didampingi Ketua Persit KCK (Kartika Chandra Kirana) Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro melaksanakan Kunjungan Kerja Perdana ke Makodim 0713 Brebes, Jalan Jenderal Soedirman 107 Brebes, Jawa Tengah. Jum’at Pagi (17/05/2024).

Kedatangan Komandan Korem baru 071 Wijayakusuma beserta rombongan disambut langsung oleh Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXIII Ny. dr. Novi Sapto, Sp.M. beserta seluruh Perwira jajaran Kodim dan pemberian santunan kepada anak yatim piatu.

Kolonel Infanteri Jamaluddin,S.I.P Danrem 071 Wijayakusuma, Kunjungan Kerja di Kodim 0713 Brebes

Kedatangan orang nomer satu di Korem 071, kali ini merupakan kunjungan yang pertama kalinya beliau menjabat sebagai Danrem yang baru dalam rangka perkenalan diri kepada seluruh Prajurit, Persit dan PNS Kodim 0713 Brebes.

Sebelum memberikan arahan Komandan Korem terlebih dahulu menerima paparan satuan Kodim 0713 Brebes diruang Yudha.

Selanjutnya memberikan pengarahan di lapangan Indoor tennis dengan mengawali perkenalan diri sebagai pejabat baru di Korem 071 Wijayakusuma. Dalam arahannya Danrem menyampaikan. Kita sebagai prajurit Korem 071 Wijayakusuma memiliki Santi Aji “Musthi Cakra Sukarno Aji” dengan makna prajurit bersenjata yang peka dan mampu melaksanakan tugas dengan baik. Dan “Wijayakusuma” dengan makna bunga kemenangan atau sarinya kemenangan, “ungkap Danrem”.

Pengarahan selanjutnya, Danrem mengajak kepada seluruh prajurit harus tetap bersyukur dan nikmati tugas dengan baik. Tanamkan dalam hati dalam bekerja untuk membantu kepentingan rakyat. Berbuatlah dengan baik maka kalian akan di sukai oleh rakyat. Siapa tau kelak setelah pensiun dari TNI kalian bisa menjadi kepala desa karena baik dengan rakyat.

Babinsa hadir sebagai solusi dari masyarakat, terkait permasalahan di desa seorang Babinsa harus mampu dan bisa membantu dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat.

Danrem juga menambahkan, “Prajurit harus bisa memelihara keharmonisan keluarga, sehingga antara suami dan istri terjalin kerjasama yang baik. Bijak dalam menghadapi persoalan dalam rumah tangga, komunikasi yang baik antara suami dan istri harus terjalin harmonis. Persiapkan anak-anak untuk bisa berprestasi sehingga nanti mudah untuk mencari cita cita mereka “tutur Danrem selesai memberikan pengarahannya.

Sebelum melaksanakan foto bersama dengan seluruh anggota merupakan agenda terakhir dalam kunjungan Kerjanya Kodim 0713 Brebes, Komandan Korem 071 Wijayakusuma, Kolonel Infanteri Jamaluddin, S.I.P. dan Ketua Persit KCK (Kartika Chandra Kirana) Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro memberikan bantuan kepada anak berkebutuhan khusus.

Kesan dan Pesan Kunjungan Kerja di Kodim 0713 Brebes Danrem 071 Wijayakusuma menulis Kesan “ Prajurit Semangat, Pertahankan dan Tingkatkan, Pesan “Jadilah satuan yang dapat bermanfaat dan menjadi teladan bagi masyarakat di wilayah”.

Sedangkan Ibu Ketua Persit Koorcab Rem 071 menulis Kesan dan Pesan “Selalu menjadi teman yang baik, Selalu menjadi senior yang baik, Selalu menjadi ibu yang bahagia, Utamakan keluarga, Mendampingi suami dimanapun bertugas, “Pungkasnya

Reporter: Agus (WN)

Tingkatkan Implementasi BLUD, Kemendagri Dorong Pemerintah Daerah Kembangkan Pengelolaan

Jakarta, – KABAR EKSSRES II Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) mendorong pemerintah daerah (Pemda) meningkatkan implementasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Langkah ini dilakukan dengan mengembangkan pengelolaan BLUD. Jumat, 17 Mei 2024

Hal ini disampaikan Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuda Kemendagri Horas Maurits Panjaitan dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk
“Menyusun Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA) BLUD Tahun 2025 Berbasis Kinerja Keuangan dan Rencana Pelayanan” yang berlangsung di Hotel Ciputra, Jakarta Barat, Kamis (16/5/2024).

Maurits mengatakan, kegiatan ini penting dan strategis guna menyinkronkan, menyelaraskan, dan mengharmonisasikan kebijakan Pemda dengan pemerintah pusat. Selain itu, untuk menyosialisasikan peraturan perundang-undangan, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan tata kelola keuangan BLUD berbasis sistem informasi terintegrasi.

“Kegiatan ini merupakan momentum bagi seluruh elemen pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan kabupaten/kota untuk bersinergi agar pelayanan publik dapat semakin semangat, inovatif, produktif, dan semakin trengginas dalam memberikan produk layanan publik yang bermutu, efektif, optimal, serta berdaya saing tinggi yang tentunya dapat berimplikasi maksimal bagi terwujudnya masyarakat yang semakin sejahtera,” jelas Maurits.

Tingkatkan Implementasi BLUD, Kemendagri Dorong Pemerintah Daerah Kembangkan Pengelolaan

Lebih lanjut, Maurits menekankan, Kemendagri memiliki tanggung jawab dari sisi pembinaan dan pengawasan terhadap segala aspek penyelenggaraan pemerintahan di daerah termasuk optimalisasi implementasi BLUD. Hal ini mengingat peran Kemendagri sebagai poros pemerintahan dan politik dalam negeri, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Karenanya, kata dia, berbagai langkah konkret dan solutif terus dilakukan Kemendagri untuk mendorong serta membantu Pemda dalam mengoptimalkan peran BLUD. Dengan demikian, BLUD mampu memberikan manfaat dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah, meningkatkan pelayanan, melaksanakan pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kemendagri mendorong Pemda untuk mengembangkan pengelolaan BLUD sebagai upaya meningkatkan pelayanan publik bagi masyarakat. Pasalnya, BLUD memiliki berbagai fleksibilitas [keleluasaan dalam pola pengelolaan keuangan BLUD], yang dapat dioptimalkan untuk meningkatkan efektivitas kinerja BLUD, khususnya rumah sakit daerah dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Hal ini sesuai dengan pengecualian dari ketentuan pengelolaan keuangan daerah yang diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 79 Tahun 2018 tentang BLUD,” tegas Maurits.

Maurits menyampaikan, penerapan BLUD hingga saat ini terus menunjukkan progres yang signifikan terutama di bidang kesehatan. Berdasarkan data Subdirektorat BLUD Direktorat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), BLUD, dan Barang Milik Daerah (BMD), implementasi BLUD menunjukkan angka total mencapai kurang lebih 6.343 BLUD dan terus bertambah. Rinciannya yaitu terdiri atas kurang lebih 610 dari total 920 rumah sakit daerah, 5.259 dari total 10.292 Puskesmas, 382 dari total 3.625 SMKN, dan 92 BLUD bidang lainnya di seluruh Indonesia. Persentase BLUD terbanyak terimplementasi pada sektor kesehatan.

“Berdasarkan data tersebut, pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan BLUD penting untuk dilakukan secara efektif dan berkelanjutan, yang dapat dilakukan melalui pendampingan, sosialisasi serta evaluasi ataupun penilaian terhadap hasil pengelolaan BLUD yang meliputi aspek kinerja keuangan maupun kinerja non-keuangan,” ujar Maurits.

Maurits berharap, manajemen BLUD dapat segera bertransformasi agar mampu menjalankan layanan yang berkualitas dan berkelanjutan (sustainable). Caranya dengan menerapkan prinsip efisiensi, value for money, pemberdayaan SDM yang profesional, unggul, inovatif, kreatif, dan berjiwa entrepreneurship. Sejalan dengan itu, dibutuhkan adanya kesamaan persepsi mengenai implementasi BLUD agar dapat dijalankan dengan lebih optimal.

“Terutama pemahaman secara teknis melalui pendampingan, asistensi, maupun sosialisasi berbagai pedoman pengelolaan BLUD serta memperbaiki tata kelola keuangan guna meningkatkan pelayanan terbaik, sehingga mampu bersaing dan semakin kompetitif,” pungkas Maurits.

Reporter: Casroni

JAM PIDSUS : Memeriksa 4 Orang Saksi Tindak Pindana Korupsi Terkait Perkara Komoditas PT Timah Tbk

Jakarta, – KABAR EKSPRES II Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa 4 (empat) orang saksi yang terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi. Jumat,(17/5/2024).

Dalam pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) di PT Timah Tbk tahun 2015 s/d 2022, berinisial, Y selaku Cabang Dinas ESDM untuk Wil. Bangka Tengah dan Bangka Selatan.

R selaku Inspektur Tambang Dinas ESDM Prov. Kep. Bangka Belitung.
HK selaku Inspektur Tambang Dinas ESDM Prov. Kep. Bangka Belitung.
S selaku Inspektur Tambang Dinas ESDM Prov. Kep. Bangka Belitung.

JAM PIDSUS : Memeriksa 4 Orang Saksi Tindak Pindana Korupsi Terkait Perkara Komoditas PT Timah Tbk

Adapun empat orang saksi diperiksa terkait dengan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) di PT Timah Tbk tahun 2015 s/d 2022 atas nama Tersangka TN alias AN dkk.

Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud. (K.3.3.1)

Reporter: Casroni