Tegal, – KABAR EKSPRES IIHari ini 19 Mei 2024, Anggota Komisi IX DPR-RI Fraksi PDI-P, Dr. Dewi Aryani, M.Si menggelar acara Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, bertempat di rumah aspirasi di Desa Sidaharja, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal.
Ratusan peserta hadir dari berbagai desa dari Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal.
Pada kesempatan ini Dewi Aryani menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan sekaligus jiwa gotong-royong.
Dewi Aryani Tekankan Persatuan dan Gotong-royong
Persatuan dan kesatuan bangsa sangat penting bagi bangsa Indonesia karena dapat menjaga keutuhan serta keamanan negara. Adanya persatuan dan kesatuan dapat menghindari Indonesia dari terjadinya konflik dan perpecahan di semua lapisan masyarakat. Selain itu, persatuan dan kesatuan merupakan salah satu prinsip dasar negara Indonesia.
Setelah pelaksanaan acara Dewi Aryani juga mengajak peserta sosialisasi untuk ikut serta menyambut pembawa obor perjuangan yang di bawa oleh atlet marathon yang berangkat dari Semarang.
“Obor perjuangan, obor kemenangan,” tandas Dewi Aryani di akhir sambutannya.
Bengkulu, – KABAR EKSPRES IIKepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Provinsi Bengkulu Dr. Hariyadi, S.Pd, MM, M.Si, beberapa waktu lalu digadang bakal maju dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Bengkulu Utara tahun 2024.
Hariyadi mengakui bahwa dirinya akan ikut serta dalam kontestasi Pilbup Bengkulu Utara tahun 2024. Dirinya ingin mengabdikan diri untuk memajukan Kabupaten Bengkulu Utara.
“Sebagai manusia pasti semua orang mempunyai impian dan mempunyai cita-cita yang mulia, termasuk lah untuk menjadi pemimpin atau kepala daerah di manapun dan siapapun orangnya, termasuk kami” kata Hariyadi saat di wawancarai, Sabtu (18/05/2024).
Digadangkan Maju Pilbup Bengkulu Utara, Ini Tanggapan Heriyadi Kepala BPKD Provinsi Bengkulu
Hariyadi juga menegaskan jika keputusannya untuk maju dalam Pemilihan Bupati Bengkulu Utara tidak hanya didasari keinginan pribadi, tapi juga mengacu pada aspirasi dan keinginan masyarakat Bengkulu Utara.
“Jadi kedaulatan ada di tangan rakyat, untuk rakyat menghendaki maka saya siap, karena suara rakyat adalah suara tuhan,” ujarnya.
Dikatakan Haryadi, saat ini timnya masih dalam proses pengumpulan dukungan atau formulir pendaftaran dari partai politik yang ada di Bengkulu Utara.
“Saya juga masih menunggu survei dari partai, Niat awal saya kalau ditakdirkan oleh Allah, saya siap,”tutupnya.
https://kabarekspres.co.idco.idIIKesaksian I-Tsing pun menyebutkan Ariyawijaya di Sriwijaya telah menjadi semacam perguruan tinggi agama Budha yang aktif melakukan pembinaan kehidupan beragama untuk memberi dukungan kepada Kedatuan Sriwijaya sebagai pusat Agama Budha.
Seorang Bhiku yang cukup terkenal ketika itu adalah Sakyakirti yang memiliki ilmu dan pengetahuan yang luas, karena memang telah menjelajah sejumlah negeri yang terbilang paling tersohor ketika itu, termasuk India yang sudah lebih dahulu terkenal karena ada perguruan tinggi agama Budha yang bernama Nalanda.
Bhiku Sakyakirti adalah penulis Kitab Hastadandasastra . Bersama dengan itu ada juga Bhiku Dharmapala dan Dharmakirti yang menyusun kritik untuk kitab Abhisamayalamkara yang tak banyak dipahami oleh sembarang orang. Syahdan, antara tahun 1011-1023, Pendeta Attisa dari Tibet baru bisa berkunjung ke Sriwijaya untuk menimba berbagai ilmu pengetahuan maupun keahlian dan keterampilan, utamanya “ngangsu kauruh” kepada Bhiku Dharmakitri. Semua tokoh yang datang ke Sriwijaya dahulu itu ditempatkan secara khusus, jika tak bisa disebut istimewa — yang menandai bahwa situasi dan kondisi Kedatuan Sriwijaya ketika sudah makmur, nyaman dan tenteram dalam arti kesejahteraan maupun keamanannya.
Sejarah mencatat kunjungan pertama I-Tsing ke Kedatuan Sriwijaya terjadi pada tahun 671-672. Dia pun sempat belajar bahasa Melayu dengan serius untuk lebih memahami budaya masyarakat setempat dan sekitarnya yang mampu membangun Candi Muara Takus dan Candi Muara Jambi yang lebih indah dan menakjubkan seni arsitekturnya karena dibuat dari batu bata merah. Setidaknya, Candi Muara Takus dan Candi Muara Jambi, diperkirakan jauh jauh lebih dahulu dibangun dari Candi Borobudur maupun Candi Prambanan yang diperkirakan baru dibangun semasa Kerajaan Majapahit.
Dari keberadaan Kedatuan Sriwijaya dan Kerajaan Majapahit yang telah mewariskan peninggalan sejarah seperti yang diekspresikan dari apa yang diungkapkan oleh sejumlah Candi, lebih dari cukup untuk membuktikan bahwa peradaban Suku Bangsa Nusantara telah maju, seperti yang ditandai sejumlah kitab yang tertulis dalam bahasa — bahkan aksaranya khas — bukan cuma Sansekerta, tapi juga aksara dari masyarakat setempat, seperti kitab Ila Galigo yang justru kurang mendapat serta perhatian maupun penghargaan yang memadai dari Bangsa Indonesia sendiri.
Jacob Ereste : Kekayaan Alam, Budaya Serta Agama Suku Bangsa Nusantara Potensi Indonesia Menjadi Pusat Peradaban Dunia
Kehebatan dari peradaban Suku Bangsa Nusantara tampak ditandai oleh aksara dan bahasanya yang unik dan beragam. (Jacob Ereste, 5 April 2024). Karena pada masa itu pun — antara abad 10 hingga abad 15 — Kerajaan Tidore yang bercorak Islam di Maluku sudah tampil dan banyak berperan sejak awal kelahirannya pada tahun 1081. Lalu menyusul kemudian Kerajaan Ternate pada 1257 yang dibangun oleh Baab Mashur Malamo. Padahal Islam baru datang pada abad ke-7 Masehi di Aceh dan Barus yang diterima baik oleh Sultan Pasai, seperti di daerah Aceh Utara dan Peurelak serta Aceh Timur yang dapat dirujuk dari prasasti khas Islam yang terdapat pada batu nisan tokoh dan penduduk setempat. Sebaran prasasti khas Islam yang unik dan indah itu banyak terdapat di Utara Sumatra, Aceh dan Aru, Semenanjung Melayu — Johor Malaysia dan Patani, Thailand serta Kepulauan Sulu.
Dari catatan perjalanan Bhiku I-Tsing dapat diketahui pula tak kurang 1000 orang Bhiku yang datang untuk belajar Agama Budha di Sriwijaya. Dalam prasasti yang terdapat di Talang Tuo menyebutkan Dapunta Hyang Sri Jaya Naga adalah perintis Kerajaan Sriwijaya menjadi pusat pendidikan, ilmu pengetahuan serta pusat pendalaman agama Buddha yang setara dengan Nalanda di India. Padahal, perguruan Nalanda sudah muncul sejak abad pertama Masehi seperti yang ditandai oleh situs Piprahwa dan pada abad ke-3 dengan situs Nagarjunakonda dan situs Ganwaria pada abad ke-4 hingga situs Nalanda pada abad ke-5 Masehi.
Jadi, potensi Suku Bangsa Nusantara yang kemudian bersatu menjadi Bangsa Indonesia sejak proklamasi kemerdekaan pads 17 Agustus 1945 — atau dapat juga disebut sejak Soempah Pemoeda tahun 1928, sungguh patut dan memadai untuk menjadi pusat peradaban dunia dengan potensi dari keragaman siku bangsa, agama serta kekayaan dari kearifan genius lokal maupun kekayaan alam serta flora dan fauna yang ada. ***
JAKARTA, – KABAR EKSPRES II Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengapresiasi keberhasilan HOGERS Indonesia Drag Race of National Event 2 (HI- DRONE2), di Community Park, Pantai Indah Kapuk 2, pada 17-18 Mei 2024. Balapan drag race/balap trek lurus, ketangkasan dan keterampilan menggunakan Harley Davidson yang diselenggarakan komunitas Harley Davidson, HOGERS Indonesia.
“Melanjutkan kesuksesan pada acara serupa di tahun 2023 lalu, HI-DRONE seri ke-2 ini kembali menggabungkan dua trek lomba yang diadakan dalam dua event berbeda, yaitu 201 dan 402 sedangkan total jarak panjang sirkuit yang dipergunakan adalah 900 meter,” ujar Bamsoet di Jakarta, Minggu (19/5/2024).
Hadir antara lain Deputi Wakil Ketua Umum Hubungan Antar Lembaga IMI Pusat Erwin MP, serta Direktur HOGERS Indonesia Yudi Djadja.
Ketua IMI Bamsoet Apresiasi Gelaran HOGERS Indonesia Drag Race of National Event 2
Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, sebelum mengikuti perlombaan, semua peserta diwajibkan mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan oleh pelaksana HI-DRONE seri ke-2. Yaitu melakukan scrutineering atau tahap pemeriksaan menyeluruh, setiap peserta juga wajib memiliki KIS (kartu izin start) yang dikeluarkan IMI termasuk penggunaan safety gear.
“Kelas yang dipertandingkan antara lain bracket (16, 15, 14, 13, 12, 11, 10 dan 09), type twin cam (Sporster Non S, Softail, Dyna, Touring), type Milwaukee 8 (Sportster S, Cruiser, dan Touring), serta free for all (FFA) untuk semua tipe Harley Davidson dan FAST (Free All Self Throttle) untuk semua tipe,” jelas Bamsoet.
Ketua Umum Keluarga Olahraga Tarung Derajat (KODRAT) dan Ketua Dewan Pembina Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) ini menerangkan, tidak hanya mengedepankan spirit kompetesi dalam balap, event ini juga sebagai ajang silaturahmi bagi para pecinta Harley. Sebagaimana prinsip HOGERS Indonesia melalui semangat Stand For Unity, yang berdiri diatas persatuan, kesetaraan, saling menghormati, tidak membedakan warna kulit, agama, suku, ras, gender, senioritas, maupun club.
“HI-DRONE seri ke-2 juga kembali menumbuhkan ekonomi masyarakat melalui industri UMKM karena melibatkan banyak bengkel dan usaha jasa pengangkutan motor yang terlibat (towing). Termasuk mengajak para pelaku UMKM kuliner yang tergabung dalam komunitas BARBAZAR untuk berpartisipasi membuka stand usaha di lokasi acara,” pungkas Bamsoet.
Brebes, – KABAR EKSPRES II Sedikitnya ada 90 orang yang harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit maupun puskesmas, setelah mereka menyantap makanan yang dibagikan usai pengajian di rumah Ibu Dayati di Desa Kubang Jati, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jumat 17 Mei 2024 siang. Mereka diduga mengalami keracunan dari makanan yang disajikan oleh tuan rumah.
Sumber informasi menyebut, kejadian berawal saat puluhan warga yang sebagian besar ibu-ibu datang untuk mengikuti pengajian rutinan Jamiyah Syubaniyah yang dilangsukan di rumah Ibu Dayati.
Pengajian yang dimulai pukul 1 siang itu awalnya tidak menunjukan hal yang aneh. Seperti biasa, di sele acara berlangsung pengunjung kemudian disuguhkan hidangan makan. Kali ini tuan rumah membagikan nasi box dengan menu nasi telor plus sayur tahu.
Usai menyantap makanan itu, mereka pun pulang ke kediaman masing-masing. Namun esok harinya, warga yang menyantap makanan nasi box itu kemudian merasakan pusing-pusing, mual dan diare. Oleh warga lainnya, mereka pun langsung dilarikan ke puskesmas terdekat dan rumah sakit yang ada di wilayah setempat pada Sabtu, 18 Mei 2024 sekitar pukul 19.00 WIB.
90 Orang di Desa Kubangjati, Brebes Alami Gejala Keracunan, Usai Santap Hidangan Pengajian Rutin
Dari data yang diterima oleh awak media yang bersumber dari camat setempat, tercatat ada 70an orang yang harus menjalani perawatan medis. Mereka sebagian besar warga Desa Kubangjati, Ketanggungan.
Adapun korban yang dirawat sementara sebagai berikut: RSUD Ir Sukarno 36 orang, RS Derra Asyifa 6 orang, Puskesmas Ketanggungan 5 orang dan 24 orang rawat jalan. Tasriah, salah satu korban kepada awak media mengaku kalau ia mengalami mual-mual dan pusing usai menyantap nasi box. Ia yang juga sebagai ketua jamiyah pun harus mendapatkan perawatan medis.
Sementara, Kepala Desa Kubang Jati, Abdul Qodir saat dihubungi awak media membenarkan adanya dugaan keracunan yang dialami oleh warganya. Dari data yang telah dihimpun, ada 90 orang mengalami gejala keracunan. Adapun yang harus menjalani rapat inap di rumah sakit sebanyak 67 orang. Sedang 2 orang lainnya sudah diperbolehkan pulang.
Dikatakan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab yang dialami oleh warganya itu. Pasalnya, hasil diagnosa hingga saat ini belum keluar. “Hasil lab hari senin baru bisa diketahui,”tandas Abdul Qodir.
Jawa Barat, – KABAR EKSPRES II Program Studi Sarjana (S1) Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PG-PAUD) Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) berhasil meraih akreditasi “UNGGUL” yang dilakukan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK).
Penetapan predikat akreditasi Unggul ini berdasarkan Surat Keputusan Nomor 566/SK/LAMDIK/Ak/S/V/2024.
Dekan FKIP UMC, Dr. Dewi Nurdiyanti, M.Pd mengatakan kerja keras pada 26-27 April menjadi moment of the truth. Secara filsafat, capaian ini menunjukkan kemampuan, keberanian, atau kualitas tertentu untuk membuktikan nilai yang diyakini.
Dewi pun mengutip hadist Rasulullah SAW, “Sesungguhnya Allah SWT mencintai seorang hamba yang apabila ia bekerja, dia itqan (menyempurnakan) pekerjaannya. “ (HR. Thabrani).
Begitupun dengan pencapaian unggul yang diraih oleh PG-PAUD yang merupakan hasil dari kerja sama dan dukungan luar biasa seluruh pihak, baik pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa hingga alumni.
Prestasi ini, kata Dewi, membuktikan bahwa PG-PAUD siap mencetak guru pendidikan anak usia dini yang berkualitas lewat program studi yang terakreditasi unggul, sehingga menjamin kompetensi para sarjana tenaga pendidik yang dihasilkan.
“Alhamdulillah, Program Studi Pendidikan Guru PAUD telah meraih akreditasi Unggul oleh (LAMDIK). Haturnuhun kepada semua pihak, ” ucap Dewi, Ahad (19/5/2024).
Sementara itu, Kaprodi PG-PAUD UMC, Dr. Cucu, Sopiah M.Pd mengaku bangga dengan kerja keras tim. Betapa tidak, upaya meraih predikat unggul tak lepas dari dukngan seluruh pihak.
Menurut Cucu, hasil akreditasi unggul mesti disyukuri sebagai anugerah dari Allah SWT dan menjadi motivasi serta memacu semangat untuk lebih berprestasi, terutama dalam implementasi Tri Dharma, yakni Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat.
“Terima kasih kepada seluruh pihak,Kepala Lamdik, Tim Asesor, Rektor UMC, Bapak/Ibu Warek, Dekan FKIP, Wadek FKIP, Bapak/Ibu Kaprodi di FKIP, dosen-dosen PG-PAUD, tendik, mahasiswa,alumni dan mitra yang sudah bahu-membahu meraih akreditasi yang diharapan sekian lama,” ucap Cucu.
Cucu juga berpesan agar capaian ini tidak membuat puas diri, karena tugas kedepan adalah mempertahankan akreditasi keunggulan, maka prodi harus memenuhi standar yang tinggi yang ditetapkan oleh badan akreditasi, mencakup aspek seperti kualitas pendidikan, fasilitas, dosen, kurikulum, dan dukungan mahasiswa.
” kita menyadari bahwa meraih keunggulan butuh kerja keras, tapi mempertahakan jauh lebih kerja keras lagi. Capaian ini tidak serta merta membuat puas diri, karena quality maintenance ini yang harus jadi concern Utama,” ujar Cucu.
Lebih lanjut, Cucu bertekad untuk mengalokasikan sumber daya tambahan guna meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan. Hal ini bisa meliputi investasi dalam pengembangan staf, perbaikan infrastruktur, pengadaan peralatan atau teknologi terbaru, atau peningkatan program penelitian dan pengembangan.
Selain itu, Cucu kembli mengingatkan, mempertahankan akreditasi keunggulan juga memerlukan evaluasi terus-menerus terhadap semua aspek seperti kinerja dosen, efektivitas kurikulum, dan lain-lain.
“Proses evaluasi yang komprehensif dan berkelanjutan ini membutuhkan waktu dan upaya yang signifikan,” pungkas cucu.
Jakarta, – KABAR EKSPRES IISabtu 18 Mei 2024 di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, telah dilaksanakan Kegiatan Bakti Sosial yang diinisiasi oleh Pegawai Kejaksaan Republik Indonesia Angkatan 603. Adapun Bakti Sosial ini berupa renovasi rumah ibadah, pembagian sembako, kunjungan ke panti asuhan, dan kegiatan donor darah. Minggu (19/5/2024).
Tujuan besar dari pelaksanaan Bakti Sosial ini yaitu untuk mempererat tali silaturahmi seluruh anggota Angkatan 603 Kejaksaan RI, juga sebagai bentuk wujud rasa syukur, kepedulian dan kebiasaan berbagi kepada sesama, serta bentuk kontribusi konkret mengimplementasikan program Kejaksaan RI Peduli kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ketua Angkatan 603 Kejaksaan RI Deny Achmad menyampaikan bahwa anggota dari Angkatan 603 adalah 278 orang dan tersebar di seluruh Indonesia. Ia juga menyampaikan kegiatan Bakti Sosial ini merupakan program dari Angkatan 603 Kejaksaan RI.
Pegawai Kejaksaan RI Angkatan 603 Gelar Bakti Sosial di Kabupaten Sumedang Sebagai Implementasi Program “Kejaksaan RI Peduli”
“Ini memang program kerja Angkatan 603 Kejaksaan RI dari seluruh anggota yang tersebar di Indonesia, baik yang berdinas di internal Kejaksaan maupun yang ditugaskan di luar instansi Kejaksaan.
Ke depannya kami akan mengadakan kegiatan ini sebagai program yang berkelanjutan” ujar Ketua
Angkatan 603 Deny Achmad.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kejaksaan Negeri Sumedang Yenita Sari selaku Bendahara Angkatan 603 Kejaksaan RI berharap dengan adanya program Bakti Sosial dari Angkatan 603 Kejaksaan RI akan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Sumedang dan sekitarnya. (K.3.3.1)
Semarang, – KABAR EKSPRES IIUcapan terima kasih atas perhatian khusus Irjen Pol Ahmad Luthfi sering Bakti Sosial melalui Trabas Kamtibmas di sampaikan Bupati Semarang saat Kapolda Jateng Hadiri acara Trabas Kamtibmas 2024 bertempat di lembah Joglo Desa Kalongan Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang. Sabtu (18/5/2024).
Hadir dalam kegiatan antara lain Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha, PJU Polda Jateng, Forkopimda Kabupaten Semarang serta tokoh masyarakat kabupaten Semarang
Mengawali acara sambutan dari Bupati Semarang, mengucapkan terima kasih beserta harapan harapannya untuk Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi
Ucapan terima kasih dari Bupati Semarang untuk Irjen Pol Ahmad Luthfi sering Bakti Sosial melalui kegiatan Trabas Kamtibmas
“ hari ini di adakan Trabas Kamtibmas di Lembah Joglo, saya ucapkan terima kasih Pak Kapolda selama ini banyak memberi perhatian secara khusus kepada masyarakat kami, pak Kapolda sering memberikan bantuan Sembako, Pemeriksaan Kesehatan juga ada Donatur untuk pembangunan Mushola dan juga yang lainnya “ kata Bupati Semarang
“ semoga beliau (Irjen Pol Ahmad Luthfi) senantiasa diberikan Kesehatan, diberikan Kelancaran dalam rangka memberikan yang terbaik bagi Masyarakat dan semakin Sukses dalam berkarier “ imbuh nya
Kapolda Jateng, Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi yang hadir langsung membuka kegiatan menyampaikan terima kasih atas Soliditas Polri dengan Masyarakat dalam kegiatan Trabas Kamtibmas
“Kegiatan ini untuk menyamakan Persepsi Kebersamaan dalam rangka menciptakan Harkamtibmas dan Soliditas antara Masyarakat dan Polri,” kata Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi
“ Trabas merupakan suatu kegiatan olahraga di situ ada nilai-nilai Persatuan dan Kesatuan pada masyarakat kita untuk memberikan Kedamaian oleh karenanya Trabas mengandung makna yang sangat luar biasa “ tambah nya
Kapolda juga berharap, ini akan memberikan kontribusi terbaik untuk mengenalkan wisata di wilayah yang belum pernah di explore
“ di sini ada kegiatan untuk mengeksplor wilayah (potensi wisata), juga ada kegiatan Bakti sosial, rekan-rekan Trabas merupakan Pioner Pioner di satuan di wilayah, oleh karena itu di seluruh Jawa Tengah kita perintahkan untuk membuat kegiatan yang sifatnya pembinaan Harkamtibmas, contohnya dengan Trabas ”
“ Karena, kita akan mengadakan Pemilu (Pilkada) secara serentak, dengan kegiatan ini masyarakat akan lupa bahwa sedang melaksanakan Pemilu jadi ini untuk menghibur masyarakat (agar situasi Kamtibmas tidak panas dan terpolarisasi) ” imbuh Kapolda Jateng
Dalam kegiatan tersebut Irjen Pol Ahmad Luthfi juga mengadakan Penanaman Pohon, Bhakti Kesehatan, serta Bhakti Sosial.
Jakarta, – KABAR EKSPRES IISidang lanjutan perkara pencemaran nama baik yang dilakukan terdakwa Rudy Dermawan Muliadi terhadap Ketua Umum APKOMINDO Ir. Soegiharto Santoso, SH sudah mulai memasuki babak akhir. Sebelumnya pada sidang di PN Jakarta Pusat (22/4/2024) lalu, terdakwa Rudy Dermawan Muliadi telah dituntut 8 bulan penjara dengan perintah penahanan oleh Jaksa Penuntut Umum.
Sidang berikutnya untuk perkara pidana khusus No. 731/Pid.Sus/2023/ PN Jkt.Pst. ini akan berlangsung pada Rabu (22/5/2024) mendatang dengan agenda replik dari JPU.
Pada agenda sidang sebelumnya, JPU Frederick Christian S, SH, MH, membacakan tuntutannya antara lain; “Supaya majelis hakim PN JakPus yang memeriksa dan memutus perkara ini memutuskan perkara dengan terdakwa Rudy Deramawan Muliadi terbukti bersalah melanggar UU ITE dalam Pasal 45 ayat (3) jo pasal 27 ayat (3) UU RI nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana didakwakan dalam dakwaan penuntut Umum.”
JPU Tuntut Terdakwa Rudy Derwawan Muliadi 8 Bulan Penjara Dengan Perintah Ditahan
Sidang tuntutan JPU itu dipimpin Majelis Hakim Toni Irfan, SH. dengan anggota Teguh Santoso, SH., dan I Gusti Ngurah Partha Bhargawa, SH. serta Penitera Pengganti Min Setiadhi, SH.
Ketika itu, JPU menuntut majelis hakim menjatuhan pidana kepada Terdakwa Rudy Dermawanan Muliadi dengan pidana penjara selama 8 bulan dengan perintah untuk dapat ditahan, dan denda sebesar Rp 20 Juta dengan subsider 3 bulan kurungan.
Terkait tuntutan JPU tersebut, pihak korban Ir. Soegiharto Santoso, SH. yang juga berprofesi sebagai wartawan, mengaku puas atas tuntutan JPU terhadap terdakwa Rudy Dermawan Muliadi.
“Sesungguhnya kami sudah membuka jalan mediasi untuk berdamai yang difasilitasi oleh Polda DIY sebanyak 2 (dua) kali, akan tetapi terdakwa tidak hadir. Jadi saya serahkan kepada yang mulia Majelis Hakim untuk memutus perkara ini. Terlebih bukti dan fakta persidangan terdakwa berani memberikan keterangan palsu kepada majelis hakim dan JPU,” ujar Hoky sapaan akrabnya yang kini menjadi Pengacara dan dipercaya menjabat Sekretaris Jenderal PERATIN (Perkumpulan Advokat Teknologi Informasi Indonesia).
Dalam persidangan sebelumnya terdakwa Rudy Dermawan Muliadi sempat memberikan keterangan bahwa dirinya pernah akan dipertemukan oleh pihak kepolisian Polda DIY agar masalah ini tidak dilanjutkan dan Rudy mengaku datang ke Yogya, tetapi yang bersangkutan (korban/ Hoky) tidak datang.
Keterangan terdakwa itu menurut Hoky adalah bohong atau palsu. “Didalam BAP saya sangat jelas tertuliskan tentang saya hadir di Polda DIY sebanyak 2 kali untuk agenda mediasi dengan Terdakwa, akan tetapi Terdakwa yang tidak hadir. Saya juga telah mengirimkan surat kepada Majelis hakim untuk berkenan membaca ulang isi BAP saya dari Polda DIY, agar menjadi terang dan nyata tentang terdakwa itu berbohong,” ungkapnya.
“Memang benar selakuTerdakwa punya hak ingkar, namun saya yakin hukum akan menjadi panglima. Orang yang bersalah pasti akan menerima ganjaran sesuai perbuatannya, apalagi saya pernah mengalami kriminalisasi dan pernah ditahan selama 43 hari, atas ulah Terdakwa dan kelompoknya, padahal saya tidak bersalah, terbukti saya diputus bebas oleh Pengadilan,” beber Hoky.
Kemudian, lanjut Hoky, dalam sidang pembacaan pledoi Terdakwa yang dibacakan oleh kuasa hukum atas nama Dr. H. D. Djunaedi, SH., Sp.N, MH. pada Rabu 08 Mei 2024 lalu, pada intinya menyatakan Terdakwa tidak melakukan perbuatan pidana sesuai dakwaan dari JPU.
Menariknya, masih menurut Hoky, dalam pembacaan surat pledoi Terdakwa tersebut, kuasa hukum Terdakwa secara berulang kali menyatakan tentang Ketua Umum APKOMINDO yang sah adalah terdakwa Rudy Dermawan Muliadi, karena telah menang di PN Jakarta Selatan, menang di PT DKI Jakarta, menang Kasasi di MA, bahkan menang perkara PK di MA, padahal Terdakwa diduga menggunakan dokumen palsu dan saat ini telah dilaporkan di Polda Metro Jaya.
Hoky selaku korban yang selalu hadir dalam persidangan menyatakan, hal tersebut tentu sangat ironis, karena Terdakwa terus melakukan kebohongan dalam persidangan.
“Jadi selayaknya ia divonis seberat-beratnya. Karena pihak Terdakwa dan kelompoknya sebelumnnya telah melakukan gugatan di PTUN, PT TUN dan Kasasi di MA, terkait SK KUMHAM RI APKOMINDO, dan telah gagal total, sehingga telah berkekuatan hukum tetap sejak tahun 2016. Namun mereka terus melakukan gugatan lagi di PN JakSel pada tahun 2018 dengan dugaan menggunakan dokumen palsu akan tetapi bisa menang terus dari tingkat Pengadilan Negeri hingga PK,” terang Hoky.
Hoky berharap majelis hakim dapat memberikan efek jera terhadap terdakwa yang diduga dapat merekasaya hukum agar marwah peradilan di Indonesia dapat terjaga dengan baik.
Terlebih, menurut Hoky, dalam sidang kriminalisasi terhadap Hoky di PN Bantul telah terungkap tentang ada pihak yang sengaja menyiapkan dana agar Hoky masuk penjara.
Faktanya, Hoky sempat ditahan selama 43 hari di Rutan Bantul namun akhirnya divonis tidak bersalah oleh PN Bantul dan upaya kasasi JPU telah ditolak oleh MA.
Jakarta, – KABAR EKSPRES II Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke 78 1 Juli 2024, Polres Metro Jakarta Timur bekerjasama Universitas Kristen Indonesia (UKI) Cawang Jakarta Timur akan menggelar lomba burung berkicau. Kegiatan ini akan di gelar Minggu (19/4/2024) di Pelataran Parkir UKI Cawang Jakarta Timur.
Perlombaan burung berkicau terbesar se Daerah Khusus Jakarta (DKJ) ini memperebutkan Piala Kapolres Metro Jakarta Timur. Dimana juga ada hadiah kejuaraan yang jumlahnya cukup fantastis dan juga ada hadiah hiburan.
“Untuk memperingati HUT Bhayangkara ke 78 Polres Metro Jakarta Timur akan menggelar lomba burung berkicau bekerja sama UKI Cawang Jakarta Timur. Kegiatan positif ini juga guna mengantisipasi situasi Kamtibmas di wilayah Polres Metro Jakarta Timur yang aman, tertib dan damai,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Dr. Armunanto Hutahean, SE SH MH, Sabtu (18/5/2024) di Jakarta dalam keterangan pers-nya.
Selain itu katanya, juga untuk menjaga keamanan tanpa tawuran, tanpa balapan liar dan bebas dari narkoba. Yang mana kata Armunanto, Polres Metro Jakarta Timur juga bekerjasama dengan komunitas burung berkicau B-16 mengajak anak-anak muda di wilayah Jakarta Timur untuk ikut dan hadir di acara tersebut.
“Acara lomba burung berkicau ini akan dihadiri banyak pihak dari berbagai kalangan, baik anak muda dan komunitas-komunitas. Bahkan acara ini memberikan dapat positif bagi kalangan UMKM yang berjualan di sekitar acara,” jelas Armunanto.
Sementara itu Rektor Universitas Kristen Indonesia (UKI) Cawang Jakarta Timur, Dr. Dhaniswara K. Harjono, SH.,M.H., MBA mengatakan, acara burung berkicau ini untuk mendukung Jakarta Timur menjadi aman, tertib dan damai. Selain itu acara ini upaya untuk kampanye tanpa tawuran, begal, balap liar dan bebas dari narkoba.
Hari Bhayangkara ke 78, Polres Metro Jaktim dan Universitas Kristen Indonesia Gelar Lomba Burung Berkicau
“Kami UKI siap mendukung dan mengundang kicau mania untuk turut mendukung dan meramaikan lomba burung berkicau Piala Kapolres Metro Jakarta Timur. Terima kasih salam kicau mania,” ucap Pak Rektor sapaan akrabnya.
Kegiatan ini juga mendapatkan apresiasi dan dukungan dari salah seorang Alumni Universitas Kristen Indonesia (UKI) Cawang Jakarta Timur, Arnol Sinaga, SE, SH, MH, CLA, CLTC. Pengacara terkenal ini menilai lomba burung berkicau ini adalah wujud kepedulian Polres Metro Jakarta Timur dan UKI Cawang Jakarta Timur untuk peduli pada lingkungan sosial.
“Saya Arnol Sinaga, sebagai pengacara dan juga mahasiswa dari Bapak Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, sangat mengapresiasi lomba burung berkicau. Saya akan turut serta dalam acara tersebut untuk mensukseskan event besar ini,” tutup Arnol sapaan akrabnya. (red)