Berita terkini Budaya Daerah Internasional Jakarta Jawa Barat Keamanan Kesehatan Nasional News Populer Olaraga Opini Peristiwa PMI Politik Polri Populer Religi Sosial Teknologi TNI

Menhan Prabowo Terima Kunjungan Panglima Angkatan Bersenjata Australia

Jakarta, – KABAR EKSPRES II Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan atau courtesy call Panglima Angkatan Bersenjata Australia (Chief of the Australian Defence Force) Jenderal Angus J. Campbell, Selasa (20/2/2024).

Kedatangan Jenderal Angus J. Campbell disambut dengan Upacara Jajar Kehormatan di Kantor Kementerian Pertahanan RI.

“Selamat datang di Jakarta. Terima kasih dan penghargaan kepada Jenderal Angus J. Campbell yang telah hadir mengunjungi kantor Kementerian Pertahanan,” sambut Menhan Prabowo di awal pertemuan.

Menhan Prabowo Terima Kunjungan Panglima Angkatan Bersenjata Australia

Dalam pertemuan ini Menhan Prabowo dan Jenderal Angus J. Campbell membahas sejumlah topik tentang berbagai aspek hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia dalam kerja sama pertahanan. Topik pembicaraan antara lain mengenai peningkatan kerja sama pertahanan melalui kerja sama industri pertahanan, pertukaran pendidikan dan pelatihan, latihan bersama antara angkatan bersenjata kedua negara, baik dalam kerangka multilateral maupun bilateral.

Di akhir pertemuan kedua pejabat pertahanan menyampaikan harapan agar hubungan pertahanan antara Indonesia dan Australia terus meningkat di masa depan.

Dalam kunjungan ini Jenderal Angus J. Campbell didampingi Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams, Atase Pertahanan Australia di Jakarta BRIG Matthew Campbell serta sejumlah pejabat dari Kedubes Australia di Jakarta. Sementara itu, Menhan Prabowo didampingi Sekjen Kemhan Donny Ermawan Taufanto, M.D.S., M.S.P., dan Dirjen Strahan Kemhan Mayjen TNI Bambang Trisnohadi.

Reporter: Casroni/Setjen Kemhan

 

Anda mungkin juga suka...

Berita terkini Daerah DIY Yogyakarta

KPK Kawal Program Makan Bergizi Gratis di Yogyakarta, Cegah Celah Korupsi Sejak Dini YOGYAKARTA Kabarekpres.co.id/Pemerintah terus mematangkan implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia. Namun, di balik misi mulia meningkatkan kualitas sumber daya manusia tersebut, terdapat potensi risiko besar terkait tata kelola dan integritas,tutur KRISNA TRIWANTO S.H., Ketua Panitia Diskusi Publik Nasional,juga selaku Ketua DPW ARIES DIY,yang akan diselenggarakan Sabtu,7 Februari 2026 sampe j 14.00 wib,digedung DPRD DIY. Menyikapi hal ini, sebuah forum diskusi publik bertajuk “Sosialisasi, Edukasi, dan Diskusi Publik: Tantangan serta Pencegahan Korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis” digelar di Yogyakarta pada Sabtu (7/2/2026). Hadir sebagai narasumber utama, Jhonson Widwan Ginting, S.T., M.M., perwakilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI,dan narasumber lainya,keterangan Ketum ALIANSI RAKYAT INDONESIA EMA ( ARIES) Identifikasi Hambatan dan Gangguan Dalam paparannya, Jhonson Ridwan Ginting menyoroti bahwa proyek berskala nasional dengan anggaran besar selalu menjadi magnet bagi praktik maladminstrasi maupun korupsi. Ia memetakan empat klaster masalah yang harus diwaspadai: Hambatan Logistik: Distribusi pangan di wilayah geografis yang sulit yang berpotensi menyebabkan pembengkakan biaya tak terduga. Gangguan Data: Akurasi data penerima manfaat (siswa) yang seringkali tumpang tindih atau tidak diperbarui (update). Tantangan Kualitas: Standar gizi yang tidak seragam akibat permainan dalam pemilihan vendor atau penyedia jasa boga. Ancaman Korupsi: Adanya potensi kickback (setoran) dalam penunjukan vendor lokal serta pemotongan jatah volume makanan di lapangan. “Program ini adalah investasi masa depan bangsa. Jangan sampai anggaran yang seharusnya lari ke piring anak sekolah, justru belok ke kantong oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujar Jhonson di hadapan para peserta diskusi. Strategi Pencegahan dan Solusi KPK menekankan bahwa pencegahan korupsi tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus melibatkan ekosistem pengawasan yang ketat. Beberapa solusi strategis yang ditawarkan dalam diskusi tersebut meliputi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *