Kabarekspres co id/ Sleman — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sleman terus berinovasi dalam mewujudkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan humanis. Salah satu upaya yang dilakukan yakni penguatan pengawasan melalui razia kamar hunian secara rutin setiap hari sebagai bagian dari deteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Pada Selasa, 28 April 2026, razia kamar hunian kembali dilaksanakan sebagai bagian dari kegiatan rutin yang digelar tiga kali dalam sehari, yakni setiap selesai pergantian shift regu jaga. Kegiatan ini dilakukan secara acak terhadap kamar hunian warga binaan guna meningkatkan efektivitas pengawasan serta menghindari pola yang mudah diprediksi. Sasaran razia meliputi barang terlarang, barang berlebihan, serta barang berbahaya yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di dalam lapas.
Selain itu, Lapas Sleman juga menerapkan sistem identifikasi kamar hunian berbasis QR code. Melalui sistem ini, data penghuni kamar hanya dapat diakses oleh petugas berwenang sehingga kerahasiaan informasi warga binaan tetap terjaga. Penerapan sistem ini diharapkan dapat meminimalisir potensi gesekan antarwarga binaan akibat penyebaran informasi sensitif, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih kondusif.
Kepala Lapas Kelas IIB Sleman, Lamarta Surbakti, menyampaikan bahwa inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen dalam meningkatkan kualitas pengamanan dan pembinaan. Menurutnya, deteksi dini melalui razia rutin serta pemanfaatan teknologi menjadi langkah strategis dalam mencegah gangguan keamanan. “Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi guna mendukung terciptanya lingkungan lapas yang aman, tertib, dan kondusif, sehingga proses pembinaan dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Melalui berbagai langkah tersebut, Lapas Sleman berharap mampu menciptakan kondisi yang lebih terkendali dan harmonis di lingkungan pemasyarakatan. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang profesional serta berorientasi pada aspek keamanan dan kemanusiaan. ** ( Suarspb )


