Material Proyek Belum Dibayar, Warga Sayangkan Pelayanan Birokrasi Di Kedungreja.
Cilacap – KABAR EKSPRES II Praktek birokrasi terkesan kurang maksimal dan pejabat yang diduga enggan menemui rakyat di Kecamatan Kedungreja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah kini ramai di perbincangkan oleh publik.
Disampaikan oleh Tugiman dan temanya, berawal dari permintaan Tugiman selaku perantara penyuplai material untuk pembangunan infrastruktur di Desa Jatisari yang hingga kini belum mendapatkan kejelasan mengenai pelunasan pembayaran.
Berharap ada kepastian pembayaran material, Justru Tugiman menerima sikap yang terkesan apatis dan tidak solutif dari Sekdes (sekretaris) Desa Jatisari, Arif Darmawan S.Pd, terangnya. Selasa (27/1/2026).
Tugiman menambahkan,Saat dikonfirmasi mengenai informasi dari pihak kecamatan, bahwa permasalahan tersebut sedang dalam tahap musyawarah, Arif justru diduga melempar tanggung jawab
“Kalau komunikasinya dengan Sekcam (sekretaris camat) ya ke kecamatan saja” cetus Arif dengan nada acu, seolah enggan menanggapi beban kerugian yang sedang dialami oleh mitra Desanya sendiri.
Karena diarahkan untuk komunikasi dengan pihak Kecamatan, lalu Tugiman menghubungi Sekcam Kedungreja melalui sambungan telepon. Dalam komunikasinya, Sekcam menyampaikan pihaknya sedang tugas di luar, namun memastikan bahwa Camat berada di Kantor dan bisa ditemui.
Setelah Sekcam memastikan Camat bisa ditemui, Tugiman dan temanya bergegas ke Kantor Kecamatan Kedungreja. Sesampainya di kantor kecamatan mereka diminta untuk menunggu dengan waktu yang sangat lama oleh Yasin anggota Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja).
Miris, setelah menunggu sangat lama Tugiman dan temanya tidak bisa bertemu dengan Camat Kedungreja, melainkan diarahkan untuk menemui Sekcam atau pihak lain (mantri).
Atas kejadian tersebut, Tugiman dan sejumlah warga sangat menyayangkan sikap para pejabat khususnya di Kecamatan Kedungreja yang seolah sengaja membuat sekatan dengan masyarakat yang sedang mencari keadilan terkait hak finansial.
“Kami datang bukan untuk meminta sumbangan, tapi menagih hak atas materai yang sudah Kami kirim dan sudah digunakan untuk pembangunan infrastruktur di Desa Jatisari. Tetapi saat kami datang ke Kantor Desa seolah kami di pingpong,di kecamatan Kami seolah dipermainkan dengan waktu tunggu yang tidak jela, tegas Tugiman kepada wartawan.
Menanggapi fenomena birokrasi yang tidak memuaskan ini, warga meminta kepada Bupati Cilacap untuk segera turun tangan dan mengevaluasi kinerja Camat Kedungreja dan Perangkat Desa Desa Jatisari.
Karena jika dibiarkan, sikap pejabat yang terkesan alergi terhadap rakyat dikhawatirkan akan merusak citra Pemerintah Kabupaten Cilacap secara keseluruhan.
Siswanto


