Berita terkini Budaya Daerah Kalimantan Kesehatan Nasional News Populer Olaraga Opini Papua Peristiwa PMI Politik Polri Populer Puncak Jaya Sosial TNI

Susuri Sungai Barito, Dandim 1012/Btk Bantu Anak Stunting Dan Silaturahmi Bersama Anggota Koramil Jajaran

Barito Selatan – KABAR EKSPRES II Penanganan stunting menjadi prioritas TNI AD dalam membantu pemerintah untuk mengatasi penurunan angka stunting, Komandan Kodim 1012/Buntok Letkol Inf Hendro Wicaksono S.I.P. didampingi Ketua Persit Chandra Kirana Cabang XXXVIII DIM 1012 Buntok Ny. Titis Hendro Wicaksono beserta pengurus melaksanakan susuri sungai Barito bantu anak stunting dan menjalin silahturahmi bersama anggota Koramil, Bertempat di Kabupaten Barito Selatan, Provinsi Kalimantan Tengah, pada hari Selasa (02/01/2024).

Dalam susuri sungai Barito dalam bantu anak stunting, Dandim 1012/Buntok juga bersilahturahmi bersama anggota Koramil jajaran Koramil yang berada di daerah perairan Barito dan pemberian baksos bagi keluarga beresiko stunting, diantaranya di wilayah Koramil 1012-09/Jenamas, Koramil 1012-08/Dusun Hilir dan Koramil 1012-01/Karau Kuala.

Menurut Dandim 1012/Buntok Letkol Inf Hendro Wicaksono S.I.P. mengatakan, “Kegiatan ini bertujuan untuk percepatan penurunan anak-anak stunting wilayah Koramil jajaranya yang berada di pinggiran sungai Barito, Dandim juga sangat bangga bisa datang langsung dan memberikan santunan kepada anak-anak stunting. Semoga apa yang kita berikan ini bisa membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan”, ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut, Dandim juga lansung bersilaturahmi bersama Anggota Koramil Jajaran, yang mana melalui kegiatan tersebut ia dapat lebih memahami kondisi dan situasi wilayah di jajaran Koramilnya masing-masing sebagai panduan langkah dan kebijakan seorang pimpinan. Selain itu kunjungan ke Koramil jajaran juga menjadi sarana silaturahmi antara komandan dan anggotanya.

Sebagai seorang pemimpin harus mengetahui kondisi anggota di lapangan, apa yang dilakukan, apa kesulitan anggota, seorang pemimpin harus tahu, maka disitu seorang Komandan harus hadir untuk memberikan solusi”, ujar Dandim.

Susuri Sungai Barito, Dandim 1012/Btk Bantu Anak Stunting Dan Silaturahmi Bersama Anggota Koramil Jajaran

Selain itu, Dandim juga menyampaikan kepada anggotanya, Babinsa hendaknya harus senantiasa hadir ditengah-tengah masyarakat, mampu menyumbangkan kreatifitasnya untuk membantu masyarakat, sehingga dapat menjadikan kondisi wilayah aman dan kondusif, dengan demikian kehadiran Babinsa akan dirindukan oleh masyarakat.

Lebih lanjut Dandim juga meminta kepada seluruh prajurit agar apa-apa yang sudah menjadi perintah dan penekanan dari satuan atas dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. “Program dari pimpinan jangan sampai berhenti, harus terus dilaksanakan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hindari sekecil apapun pelanggaran jangan sampai mencoreng nama baik satuan, ikuti semua aturan yang sudah ada sebagai satuan Komando Kewilayahan, apa yang sudah bagus untuk pertahankan dan yang kurang bagus agar ditingkatkan”, ucapnya.

“Dalam waktu dekat kita akan menghadapi pesta demokrasi pemilu di tahun 2024. Saya tekankan netralitas TNI menjelang pemilu serentak tahun 2024 nanti diharapkan TNI khususnya seluruh anggota prajurit Kodim 1012/Buntok tetap netral, jangan ikut dalam lingkungan politik pemilu dikarenakan akan mencoreng nama baik TNI”, tutup Dandim. (Pendim 1012/Btk)

Reporter: Casroni

Anda mungkin juga suka...

Berita terkini Daerah DIY Yogyakarta

KPK Kawal Program Makan Bergizi Gratis di Yogyakarta, Cegah Celah Korupsi Sejak Dini YOGYAKARTA Kabarekpres.co.id/Pemerintah terus mematangkan implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia. Namun, di balik misi mulia meningkatkan kualitas sumber daya manusia tersebut, terdapat potensi risiko besar terkait tata kelola dan integritas,tutur KRISNA TRIWANTO S.H., Ketua Panitia Diskusi Publik Nasional,juga selaku Ketua DPW ARIES DIY,yang akan diselenggarakan Sabtu,7 Februari 2026 sampe j 14.00 wib,digedung DPRD DIY. Menyikapi hal ini, sebuah forum diskusi publik bertajuk “Sosialisasi, Edukasi, dan Diskusi Publik: Tantangan serta Pencegahan Korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis” digelar di Yogyakarta pada Sabtu (7/2/2026). Hadir sebagai narasumber utama, Jhonson Widwan Ginting, S.T., M.M., perwakilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI,dan narasumber lainya,keterangan Ketum ALIANSI RAKYAT INDONESIA EMA ( ARIES) Identifikasi Hambatan dan Gangguan Dalam paparannya, Jhonson Ridwan Ginting menyoroti bahwa proyek berskala nasional dengan anggaran besar selalu menjadi magnet bagi praktik maladminstrasi maupun korupsi. Ia memetakan empat klaster masalah yang harus diwaspadai: Hambatan Logistik: Distribusi pangan di wilayah geografis yang sulit yang berpotensi menyebabkan pembengkakan biaya tak terduga. Gangguan Data: Akurasi data penerima manfaat (siswa) yang seringkali tumpang tindih atau tidak diperbarui (update). Tantangan Kualitas: Standar gizi yang tidak seragam akibat permainan dalam pemilihan vendor atau penyedia jasa boga. Ancaman Korupsi: Adanya potensi kickback (setoran) dalam penunjukan vendor lokal serta pemotongan jatah volume makanan di lapangan. “Program ini adalah investasi masa depan bangsa. Jangan sampai anggaran yang seharusnya lari ke piring anak sekolah, justru belok ke kantong oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujar Jhonson di hadapan para peserta diskusi. Strategi Pencegahan dan Solusi KPK menekankan bahwa pencegahan korupsi tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus melibatkan ekosistem pengawasan yang ketat. Beberapa solusi strategis yang ditawarkan dalam diskusi tersebut meliputi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *