Berita terkini Budaya Daerah Jawa Tengah Keamanan Kesehatan Nasional News Populer Olaraga Opini Peristiwa PMI Politik Polri Populer Religi Sosial Teknologi TNI

Danrem 071 Wijayakusuma Peringati Idul Adha 1445 H dengan Sholat bersama dan Penyembelihan hewan Qurban dengan khidmat.

Banyumas, – KABAR EKSPRES II Danrem 071/Wijayakusuma Kolone Inf Jamaluddin, S.I.P mengikuti sholat Idul Adha 1445 H yang digelar di lapangan Upacara Makorem 071/Wijayakusuma Jl. Jend. Gatot Subroto Sokaraja Banyumas. Senin (17/6/24).

Sholat yang dimulai pada pukul 06.30 WIB ini dihadiri oleh Kasrem 071/Wk, para Kasirem 071/Wk, para Perwira, Bintara, Tamtama, PNS Makorem 071/Wijayakusuma, Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wijayakusuma, Ketua dan Wakil Ketua Persit KCK Koorcabrem 071/Wijayakusuma beserta pengurus dan anggota, serta warga masyarakat sekitarnya. Bertindak selaku Imam dan khotib KH. M. Maksum.

Usai ibadah sholat Idul Adha, dilanjutkan dengan prosesi penyembelihan hewan qurban yang diselenggarakan di lapangan komplek Denzibang 1/IV dengan mengikuti protokol keagamaan dan kesehatan yang ketat. Prosesi ini bertujuan untuk memperingati ketaatan Nabi Ibrahim dan mengedepankan nilai solidaritas sosial serta kepedulian terhadap sesama.

Danrem 071/Wijayakusuma Kolone Inf Jamaluddin, S.I.P menegaskan pentingnya menjaga tradisi keagamaan dalam suasana yang penuh khidmat dan kedamaian. Dia juga mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Idul Adha kepada seluruh umat Islam di wilayah sokaraja dan sekitarnya serta masyarakat diwilayah jajaran Korem 071/Wijayakusuma.

“ Dalam perayaan Hari Raya Idul Adha kali ini, setelah kita laksanakan sholat ied besrama-sama tadi, kita akan menyembelih hewan qurban berupa dua ekor sapi dan lima ekor kambing, mudah-mudahan apa yang kita qurbankan hari ini bisa menjadi berkah dan bermanfaat untuk anggota kita dan masyarakan yang ada di sekitar makorem,” ungkapnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Korem 071/Wijayakusuma dalam mendukung kegiatan keagamaan dan memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat.

Reporter: Casroni

Anda mungkin juga suka...

Berita terkini Daerah DIY Yogyakarta

KPK Kawal Program Makan Bergizi Gratis di Yogyakarta, Cegah Celah Korupsi Sejak Dini YOGYAKARTA Kabarekpres.co.id/Pemerintah terus mematangkan implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia. Namun, di balik misi mulia meningkatkan kualitas sumber daya manusia tersebut, terdapat potensi risiko besar terkait tata kelola dan integritas,tutur KRISNA TRIWANTO S.H., Ketua Panitia Diskusi Publik Nasional,juga selaku Ketua DPW ARIES DIY,yang akan diselenggarakan Sabtu,7 Februari 2026 sampe j 14.00 wib,digedung DPRD DIY. Menyikapi hal ini, sebuah forum diskusi publik bertajuk “Sosialisasi, Edukasi, dan Diskusi Publik: Tantangan serta Pencegahan Korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis” digelar di Yogyakarta pada Sabtu (7/2/2026). Hadir sebagai narasumber utama, Jhonson Widwan Ginting, S.T., M.M., perwakilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI,dan narasumber lainya,keterangan Ketum ALIANSI RAKYAT INDONESIA EMA ( ARIES) Identifikasi Hambatan dan Gangguan Dalam paparannya, Jhonson Ridwan Ginting menyoroti bahwa proyek berskala nasional dengan anggaran besar selalu menjadi magnet bagi praktik maladminstrasi maupun korupsi. Ia memetakan empat klaster masalah yang harus diwaspadai: Hambatan Logistik: Distribusi pangan di wilayah geografis yang sulit yang berpotensi menyebabkan pembengkakan biaya tak terduga. Gangguan Data: Akurasi data penerima manfaat (siswa) yang seringkali tumpang tindih atau tidak diperbarui (update). Tantangan Kualitas: Standar gizi yang tidak seragam akibat permainan dalam pemilihan vendor atau penyedia jasa boga. Ancaman Korupsi: Adanya potensi kickback (setoran) dalam penunjukan vendor lokal serta pemotongan jatah volume makanan di lapangan. “Program ini adalah investasi masa depan bangsa. Jangan sampai anggaran yang seharusnya lari ke piring anak sekolah, justru belok ke kantong oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujar Jhonson di hadapan para peserta diskusi. Strategi Pencegahan dan Solusi KPK menekankan bahwa pencegahan korupsi tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus melibatkan ekosistem pengawasan yang ketat. Beberapa solusi strategis yang ditawarkan dalam diskusi tersebut meliputi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *