Berita terkini Budaya Daerah Internasional Jakarta Jawa Barat Kalimantan Keamanan Kesehatan Nasional News Populer Olaraga Opini Peristiwa PMI Politik Polri Populer Religi Sosial Teknologi TNI

TFG Akhiri Tahapan Gladi Posko Latihan Matra Udara II Jalak Sakti Koopsud I.

JAKARTA, – KABAR EKSPRES II Langkah Kogasudgab dalam menyiapkan operasi militer perang (OMP) diakhiri dengan pelaksanaan Tactical Floor Game (TFG), dalam rangkaian kegiatan akhir tahapan Gladi Posko Latihan Matra Udara II Jalak Sakti Koopsud I, yang dilaksanakan di Ruang Pusoyu Sekkau, Halim Perdanakusuma. Dihadiri oleh Irkoopsud I, Para Pejabat Utama Koopsud I, Dankosek IKN dan Para Danlanud Jajaran Koopsud I, Pejabat Utama Kopasgat, beserta para unsur terkait yang terlibat. Kamis, (6/6/2024).

Setelah uji konsep melalui TFG tersebut, tahapan selanjutnya seluruh unsur latihan menuju daerah latihan Air Weapon Range (AWR) Lanud Pangeran M. Bun Yamin, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung.

Keseluruhan unsur Kogasudgab yang terdiri Satgas Hanud, Satgas Info, Satgas Intel, Satgas Komlek, Satgas Kesehatan, Satgas Khusus, Satgas Teritorial, Satgas Dukungan Operasi, Satpes Angkut, Satpes Tempur, Satpes Heli dan Satpes Intai, telah merencanakan personel dan materiilnya dalam Gladi Posko untuk ditampilkan dalam Manuver Lapangan.

TFG Akhiri Tahapan Gladi Posko Latihan Matra Udara II Jalak Sakti Koopsud I.

Dalam pelaksanaan TFG tersebut, Pangkoopsud I Marsda TNI Mohammad Nurdin, selaku Pangkogasudgab berpesan kepada seluruh unsur yang terlibat dalam Latihan tersebut, “Laksanakan setiap tahapan latihan ini dengan sebaik-baiknya dan tetap perhatikan safety”.

Sebelum dilaksanakan TFG, kemarin Rabu (5/6) Dankosek I selaku Dirlat melaksanakan pengecekan terhadap semua unsur komando latihan dan para pelaku latihan, sebagai bentuk persiapan untuk menyusun rencana taktis dan strategis, hingga dapat menghasilkan Rencana Operasi hingga Perintah Operasi yang dapat disesuaikan dengan berbagai dinamika situasi dan kondisi lawan di palagan pertempuran.

Setelah usai TFG semua unsur yang terlibat latihan satuan-satuan di jajaran Koopsud I, bergeser secara berangsur-angsur baik dari jalur darat maupun melalui jalur udara, untuk mempersiapkan manuver lapangan yang dilaksanakan pada tanggal 9-11 Juni 2024.

Reporter: Casroni

Sumber : Pen Koopsud I

Anda mungkin juga suka...

Berita terkini Daerah DIY Yogyakarta

KPK Kawal Program Makan Bergizi Gratis di Yogyakarta, Cegah Celah Korupsi Sejak Dini YOGYAKARTA Kabarekpres.co.id/Pemerintah terus mematangkan implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia. Namun, di balik misi mulia meningkatkan kualitas sumber daya manusia tersebut, terdapat potensi risiko besar terkait tata kelola dan integritas,tutur KRISNA TRIWANTO S.H., Ketua Panitia Diskusi Publik Nasional,juga selaku Ketua DPW ARIES DIY,yang akan diselenggarakan Sabtu,7 Februari 2026 sampe j 14.00 wib,digedung DPRD DIY. Menyikapi hal ini, sebuah forum diskusi publik bertajuk “Sosialisasi, Edukasi, dan Diskusi Publik: Tantangan serta Pencegahan Korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis” digelar di Yogyakarta pada Sabtu (7/2/2026). Hadir sebagai narasumber utama, Jhonson Widwan Ginting, S.T., M.M., perwakilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI,dan narasumber lainya,keterangan Ketum ALIANSI RAKYAT INDONESIA EMA ( ARIES) Identifikasi Hambatan dan Gangguan Dalam paparannya, Jhonson Ridwan Ginting menyoroti bahwa proyek berskala nasional dengan anggaran besar selalu menjadi magnet bagi praktik maladminstrasi maupun korupsi. Ia memetakan empat klaster masalah yang harus diwaspadai: Hambatan Logistik: Distribusi pangan di wilayah geografis yang sulit yang berpotensi menyebabkan pembengkakan biaya tak terduga. Gangguan Data: Akurasi data penerima manfaat (siswa) yang seringkali tumpang tindih atau tidak diperbarui (update). Tantangan Kualitas: Standar gizi yang tidak seragam akibat permainan dalam pemilihan vendor atau penyedia jasa boga. Ancaman Korupsi: Adanya potensi kickback (setoran) dalam penunjukan vendor lokal serta pemotongan jatah volume makanan di lapangan. “Program ini adalah investasi masa depan bangsa. Jangan sampai anggaran yang seharusnya lari ke piring anak sekolah, justru belok ke kantong oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujar Jhonson di hadapan para peserta diskusi. Strategi Pencegahan dan Solusi KPK menekankan bahwa pencegahan korupsi tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus melibatkan ekosistem pengawasan yang ketat. Beberapa solusi strategis yang ditawarkan dalam diskusi tersebut meliputi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *