Berita terkini Daerah DIY Yogyakarta

Ret ret Jurnalis di Wonosobo 

Wonosobo – Sebanyak 20 wartawan dari berbagai media pers online yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO I) dari Kabupaten Sleman, DIY, resmi mengikuti ret ret dan touring setelah dibuka secara resmi oleh Ketua DPD IWO Indonesia Sleman, Yupiter Omeh di Kabupaten Wonosobo, Jumat (24/10/2025) malam.

Forum ini dihadiri oleh Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Wonosobo,

Sri Fatonah Werdiyanti Ismagil, S.Sos, MM, Kasdim 0707/Wonosobo, Mayor Arh Siswoto Nurharjo, Penasehat IWOI Dr Haryadi Baskoro, MA, M.Hum dan Purdiyanto, M.Kom serta Eunike Martanti , sebagai Moderator acara Suarno.SPb , dan MC Nuning,

pembukaan seremoni ret ret yang dilaksanakan di Hotel Kledung Pass dan Restaurant

Pemilik Hotel Kledung Pass Hotel dan Restaurant Wonosobo, Eunike Martanti menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada rombongan DPD IWO I Kabupaten Sleman DIY memilih hotel sebagai tempat kegiatan ret ret di Wonosobo. karena lokasi ini strategis diapit oleh dua Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing .

Eunike Martsnti pemilik hotel sejak berdiri tahun 1958. Usaha ini merupakan usaha lintas generasi yang awalnya telah dirintis oleh orang tuanya.

Bicara mengenai eksistensi Kledung Pass Hotel dan Restaurant seiring mulai menjamurnya hotel dan restaurant di Wonosobo, Eunike mengakui bahwa Kledung Pass Hotel dan Restaurant sudah memiliki pelanggan sendiri khusus dari Wonosobo sendiri dan sekitar, dari Jakarta, Jawa Timur, Semarang dan DIY.

“Bisa bertahan sampai saat ini dan eksis karena selalu ada inovasi. Serta memiliki pangsa pasar sendiri, artinya hotel ini sudah memiliki pelanggan sendiri. Kita juga ada program paket pelajar dengan harga pelajar,” ujar Eunike.

Sementara itu, Fatonah Ismangi menyambut baik kegiatan ret ret IWO Indonesia Kabupaten Sleman di Wonosobo.

“Selamat datang di Wonosobo. Rekan rekan media IWO Indonesia Kabupaten Sleman DIY, bantu kami untuk promosi daerah ini,” katanya.

Ia mengajak rekan rekan jurnalis dari IWO Indonesia agar tidak lupa berfoto-foto , mengabadikan momen yang indah di Kabupaten Wonosobo. daerah ini memiliki banyak wisata kuliner, pemandangan alam yang indah, jalan yang berkelok-kelok

dan udaranya sejuk,

“Semoga kedatangan rombongan jurnalis IWO I di Wonosobo ini bisa membawa dampak positif bagi masyarakat secara luas. Karena jurnalis-lah yang bisa menyampaikan informasi tentang Wonosobo kepada masyarakat Indonesia,” tandas Bu Fatonah.

(* Suarno,SPb *,)

Anda mungkin juga suka...

Berita terkini Daerah DIY Yogyakarta

KPK Kawal Program Makan Bergizi Gratis di Yogyakarta, Cegah Celah Korupsi Sejak Dini YOGYAKARTA Kabarekpres.co.id/Pemerintah terus mematangkan implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia. Namun, di balik misi mulia meningkatkan kualitas sumber daya manusia tersebut, terdapat potensi risiko besar terkait tata kelola dan integritas,tutur KRISNA TRIWANTO S.H., Ketua Panitia Diskusi Publik Nasional,juga selaku Ketua DPW ARIES DIY,yang akan diselenggarakan Sabtu,7 Februari 2026 sampe j 14.00 wib,digedung DPRD DIY. Menyikapi hal ini, sebuah forum diskusi publik bertajuk “Sosialisasi, Edukasi, dan Diskusi Publik: Tantangan serta Pencegahan Korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis” digelar di Yogyakarta pada Sabtu (7/2/2026). Hadir sebagai narasumber utama, Jhonson Widwan Ginting, S.T., M.M., perwakilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI,dan narasumber lainya,keterangan Ketum ALIANSI RAKYAT INDONESIA EMA ( ARIES) Identifikasi Hambatan dan Gangguan Dalam paparannya, Jhonson Ridwan Ginting menyoroti bahwa proyek berskala nasional dengan anggaran besar selalu menjadi magnet bagi praktik maladminstrasi maupun korupsi. Ia memetakan empat klaster masalah yang harus diwaspadai: Hambatan Logistik: Distribusi pangan di wilayah geografis yang sulit yang berpotensi menyebabkan pembengkakan biaya tak terduga. Gangguan Data: Akurasi data penerima manfaat (siswa) yang seringkali tumpang tindih atau tidak diperbarui (update). Tantangan Kualitas: Standar gizi yang tidak seragam akibat permainan dalam pemilihan vendor atau penyedia jasa boga. Ancaman Korupsi: Adanya potensi kickback (setoran) dalam penunjukan vendor lokal serta pemotongan jatah volume makanan di lapangan. “Program ini adalah investasi masa depan bangsa. Jangan sampai anggaran yang seharusnya lari ke piring anak sekolah, justru belok ke kantong oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujar Jhonson di hadapan para peserta diskusi. Strategi Pencegahan dan Solusi KPK menekankan bahwa pencegahan korupsi tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus melibatkan ekosistem pengawasan yang ketat. Beberapa solusi strategis yang ditawarkan dalam diskusi tersebut meliputi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *