Catatan Ketua MPR RI : Gotong Royong dan Menghidupi Kewajiban Check and Balances

Jakarta, – KABAR EKSPRES II Bambang Soesatyo Ketua MPR RI/Dosen Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Borobudur dan Universitas Pertahanan RI (UNHAN)

Ragam persoalan baru yang menjadi tantangan riel, utamanya di sektor ekonomi, terus tereskalasi akibat ketidakpastian global yang berlarut-larut sekarang ini.

Jika tidak ditangani dengan bijaksana, semua tantangan riel itu pada gilirannya akan menyentuh langsung aspek kesejahteraan bersama. Karena itulah semua elemen bangsa dipanggil dan diajak bergotong royong untuk menanggapi ragam tantangan riel saat ini.

Namun, keterlibatan semua elemen bangsa untuk merespons ragam tantangan itu tentu saja tidak boleh menghilangkan fungsi dan kewajiban bersama melaksanakan check and balances. Sebaliknya, mekanisme checks and balances harus selalu hidup dan dihidupkan oleh dinamika negara-bangsa yang demokratis. Bahkan, lebih dari itu, mekanisme checks and balances harus berfungsi dan bekerja efektif. Dengan demikian, akan terwujud tata kelola negara-bangsa yang akuntabel.

Dengan mekanisme checks and balances yang efektif, tata kelola negara-bangsa yang dilaksanakan oleh tiga cabang kekuasaan, meliputi legislatif, eksekutif dan yudikatif, pun akan berjalan dengan efektif pula. Efektivitas tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) legislatif, ekesekutif dan yudikatif akan terwujud karena mekanisme check and balances mewajibkan masing-masing lembaga negara saling mengawasi dan memelihara keseimbangan sehingga kekuasaan tidak terpusat pada satu lembaga. Aspek pengawasan semakin diperkuat karena juga dilaksanakan oleh publik.

Lazim jika fungsi checks and balances dijalankan oleh kekuatan oposisi. Sebaliknya, wajar juga jika pemerintah yang berkuasa mengajak semua elemen masyarakat, termasuk elemen kekuatan politik, untuk bekerjasama (koalisi) dalam tata kelola negara-bangsa. Ajakan untuk berkoalisi selalu dilandasi kebutuhan, bahkan termasuk pertimbangan atau alasan sangat strategis. Misalnya, tantangan riel yang tidak ringan yang sedang atau akan dihadapi negara. Pertimbangan strategis lainnya adalah demi terwujudnya harmoni antar-elemen masyarakat pasca pemilihan umum (Pemilu).

Dua kebutuhan dan pertimbangan strategis seperti itulah yang melandasi keputusan dan langkah politik Presiden Joko Widodo – sebagai pemenang Pilpres 2019 – mengajak lawannya, sosok Prabowo Subianto, untuk berkoalisi dalam pemerintahan sekarang ini. Berkat langkah itu, rivalitas antar-kelompok masyarakat bisa direduksi, dan stabilitas nasional serta ketertibangan umum bisa dirawat dan dijaga dengan baik.

Catatan Ketua MPR RI : Gotong Royong dan Menghidupi Kewajiban Check and Balances

Sebagai Wakil Ketua Umum Partai Golkar, anggota koalisi dari pemenang Pilpres 2024, saya memahami dan merasakan bahwa pasangan presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, ingin mengajak semua elemen masyarakat untuk bergotong royong menghadapi tantangan riel yang sedang mengemuka saat ini. Indonesia pun tak bisa menghindar dari ragam tantangan itu. Kesediaan semua elemen masyarakat untuk bekerjasama menghadapi tantangan sekarang ini, dengan sendirinya, akan menjadi faktor pendorong bagi terwujudnya harmoni antar-elemen masyarakat pasca Pemilu.

Adalah fakta bahwa masyarakat sempat terkotak-kotak karena perbedaan pilihan politik. Kecenderungan seperti ini tentu saja tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Untuk mereduksi potensi masalah di kemudian hari, Saya sampai pada kesimpulan bahwa tatanan politik Indonesia saat ini hingga beberapa waktu ke depan belum membutuhkan oposisi di parlemen. Sebaliknya, seluruh partai politik termasuk Golkar seyogyanya sepakat dan mendukung inisiatif pasangan presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, untuk mengajak semua kekuatan politik berkoalisi dan membangun kerja sama bergotong royong melanjutkan pembangunan nasional, sambil menghadapi dan menanggapi ketidakpastian global saat ini.

Ada dua pertimbangan utama mengapa Saya sebagai Ketua MPR RI menyampaikan hal ini. Pertama, semua tokoh dan elit politik dari semua kekuatan politik idealnya fokus pada upaya bersama memulihkan harmoni di antara sesama anak bangsa. Pemilu telah usai. Kini, saatnya memulihkan silahturahmi di antara semua dan sesama elemen bangsa. Pihak-pihak yang belum dapat menerima keputusan resmi atas hasil Pemilu diberi peluang untuk mengajukan keberatan melalui jalur hukum. Pertimbangan kedua, tantangan riel di bidang ekonomi saat ini cukup berat. Demikian beratnya sehingga diperlukan kesediaan semua elemen masyarakat untuk bergotong royong menghadapi ragam tantangan itu.

Sebagaimana telah diungkap sebelumnya, ketidakpastian global akibat konflik dan perang di beberapa kawasan menimbulkan gangguan cukup serius terhadap dinamika perekonomian dunia. Ada faktor suku bunga acuan yang naik, gangguan rantai pasok, naiknya harga minyak mentah di pasar dunia hingga faktor melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Oleh faktor utang luar negeri dan faktor ketergantungan dari impor minyak, Indonesia otomatis terdampak oleh tingginya suku bunga dan naiknya harga minyak mentah dunia, serta menguatnya nilai tukar dolar AS.

Tak hanya para ekonom, sebagian masyarakat pun sudah paham bahwa APBN tahun berjalan sedang mengalami tekanan lumayan berat karena naiknya harga minyak mentah, tingginya suku Bunga acuan dan faktor melemahnya rupiah terhadap dolar AS. Nilai atau belanja impor minyak menjadi lebih mahal. Subsidi bahan bakar minyak (BBM) ikut membengkak. Menguatnya nilai tukar dolar AS di tengah suku bunga acuan yang tinggi menyebabkan pengeluaran untuk membayar pokok dan bunga utang luar negeri menjadi lebih besar dari sebelumnya.

Sebagian masyarakat pun tahu bahwa bahwa pemerintah saat ini memilih kebijakan menahan harga BBM bersubsidi yang dijual Pertamina pada tingkat yang sekarang, walaupun di saat yang sama produsen BBM lainnya sudah menaikkan harga jual. Sudah dipastikan bahwa pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM hingga Juni 2024 nanti. Terkait BBM bersubsidi itu, hanya pemerintah yang tahu apa yang akan terjadi di bulan Juni mendatang.

Pilihannya memang tidak mudah. Pasalnya, ketika harga energi dinaikan, dampaknya sangat signifikan. Biaya produksi naik. Mau tak mau, harga barang dan jasa ikut naik. Laju inflasi menjadi sulit dikenalikan. Kenaikan harga barang dan jasa akan memperlemah daya beli atau konsumsi masyarakat. Kalau sudah begitu, taruhannya adalah prospek pertumbuhan ekonomi.

Untuk mereduksi semua potensi masalah itulah dibutuhkan kesediaan semua elemen masyarakat untuk bergotong royong. Bekerjasama atau koalisi tidak otomatis mengeliminasi kewajiban bersama melaksanakan fungsi checks and balances. Kritik atau koreksi kebijakan pun bisa dilakukan dari dalam organisasi satuan kerja.

Red

Kapolri Beri Penghargaan Casis Bintara Jari Putus Dibegal Masuk Bintara Polri

Jakarta, – KABAR EKSPRES II Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan penghargaan kepada calon siswa Bintara Polri yang menjadi korban begal hingga jari tangannya putus di Kebun Jeruk, Jakarta Barat (Jakbar), Satrio Mukhti (18). Jenderal Sigit merekrut Satrio untuk ikut pendidikan Bintara Polri melalui jalur khusus disabilitas.

“Bapak Kapolri prihatin dengan kejadian yang dialami casis tersebut. Namun Bapak Kapolri pun bangga, casis tersebut memiliki keberanian melawan komplotan begal, dan casis tersebut tetap semangat ingin mengikuti rekrutmen,” kata Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulis, Jumat (17/5/2024).

“Sehingga Bapak Kapolri memberikan penghargaan kepada adik kita, Satrio Mukhti, diterima sebagai anggota Polri,” lanjut Irjen Dedi.

Kapolri Beri Penghargaan Casis Bintara Jari Putus Dibegal Masuk Bintara Polri

Seperti diketahui, Satrio Mukhti dibegal di Jalan Arjuna, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Satrio sempat berduel melawan pelaku bersenjata golok.

“Awalnya saya tidak melihat dia bawa senjata tajam, jadi berantem pertama tidak membawa senjata tajam. Sempat satu lawan satu,” ujar Satrio saat ditemui detikcom di rumahnya di Tanjung Duren Utara, Grogol, Jakarta Barat, Rabu (15/5).

Satrio mengungkapkan, awalnya, pada Sabtu (11/5), dia tengah berangkat untuk tes psikotes bintara Polri di SMK Media Informatika Pasanggrahan, Jakarta Selatan. Dia berangkat pukul 04.00 WIB karena tes dilakukan pada pukul 05.00 WIB.

“Pelaku itu satu motor tapi tiga orang. Pas berantem itu orang pertama kalah, tapi temannya yang tengah langsung turun dan ngeluarin senjata tajam,” kata Satrio.

Pelaku yang membawa golok langsung mengayunkan senjatanya hingga ditangkis oleh Satrio. Akibatnya, jari kelingking korban hampir putus.

“Pertama pas dibacok saya nggak merasa tangan saya kena, karena saya merasa nangkisnya pegangan goloknya. Dua kali dibacok, tangan dan kaki, alhamdulillah saya pakai helm jadi kepala nggak kena,” ujar Satrio.

Akibat pembegalan ini, Satrio mengalami luka parah di tangan. Jari kelingkingnya hampir putus karena menangkis golok.

“Kalau luka yang parah tangan, kaki juga cukup parah. Tulang kelingkingnya putus, tapi masih nyantel, pas operasi saya masih pegang jari saya,” ucap Satrio.

Satrio akhirnya terjatuh. Sementara para pelaku berhasil membawa kabur motor dan ponsel miliknya.

Dengan kejadian yang dialaminya, Satrio berharap masih bisa mengikuti rangkaian tes bintara Polri. Satrio mengaku telah dua kali mengikuti tes bintara Polri. Menurut dia, menjadi polisi adalah cita-citanya sejak kecil.

“Dengan kejadian ini, jika mimpi saya harus terkubur saya ikhlas. Tapi kalau dengan kejadian ini saya bisa jadi anggota Polri, saya siap,” tegas Satrio.

Pada kesempatan berbeda, Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Sutrisno menuturkan korban telah menjalani operasi penyambungan jari. “Sudah, sudah dioperasi. Sudah disambung,” Ujarnya, Selasa (15/5).

Reporter: Casroni

Brigjen TNI Dany Rakca Pimpin Upacara 17an Bulan Mei 2024 di Makorem

PEKANBARU, – KABAR EKSPRES II Komandan Korem (Danrem) 031/Wira Bima Brigjen TNI Dany Rakca S.A.P., M. Han, memimpin upacara bendera 17-an bulan Mei yang digelar di Makorem 031/WB Jl. Mayor Ali Rasyid, Kota Tinggi, Kec. Pekanbaru Kota, Kota Pekanbaru. Jumat (17/05/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Brigjen TNI Dany Rakca. S.A.P., M.Han, membacakan Amanat tertulis KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M. Sc., yang intinya Tingkatkan semangat persatuan dan kesatuan, mempertegas komitmen TNI AD sebagai penjaga kedaulatan negara. Meningkatkan efektivitas dan produktivitas kinerja satuan, serta peningkatan profesionalisme prajurit dalam mendukung tugas pokok TNI AD.

Dalam menanggapi tantangan yang semakin meningkat, TNI AD diharuskan untuk terus meningkatkan kapabilitasnya dalam beradaptasi dan berinovasi.
integritas merupakan kunci utama dalam menjalankan tugas-tugas penting dan mulia.

Danrem 031/WB Pimpin Upacara 17an Bulan Mei 2024 di Makorem.

Profesionalisme dalam melaksanakan setiap tugas adalah cerminan dan dedikasi untuk bangsa dan negara.

Beberapa program kegiatan TNI AD diantaranya pembangunan rumah untuk prajurit dan program unggulan TNI AD, seperti TNI manunggal air dan ketahanan pangan, merupakan inisiatif vital yang mendukung usaha pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Upacara bendera ini diikuti oleh seluruh prajurit dan PNS Korem 031/Wira Bima serta Satuan Dinas Jawatan Jajaran Korem 031/Wira Bima.

Red

5 PPPK TerkendalaPenetapan NIP, BKD Tunggu Kebijakan BKN

Bengkulu, – KABAR EKSPRES II Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu menyebut, proses penetapan NIP (Nomor Induk Pegawai) untuk pengadaan 5 orang PPPK tahun 2023 terkendala administrasi. Terkait hal ini, BKD Provinsi Bengkulu masih menunggu kebijakan BKN.

Kepala BKD Provinsi Bengkulu Gunawan Suryadi, mengatakan Informasi di dapat dari BKN memang ada dari 678 formasi itu atau lebih dari setengahnya yang ditetapkan NIP terdapat lima orang yang masih butuh kelengkapan administrasi.

“Ini masih kita usahakan dan lengkapi. Andai pun dibutuhkan yang bersangkutan untuk dipanggil karena ada hal yang bersifat prinsip dari persyaratan itu maka yang bersangkutan akan kita panggil untuk melengkapi,” ungkapnya.

Dikatakan Gunawan, jika pihaknya masih menunggu petunjuk dari BKN terkait dengan kelengkapan berkas administrasi apa saja yang nantinya diperlukan.

5 PPPK TerkendalaPenetapan NIP, BKD Tunggu Kebijakan BKN

“Selagi BKD masih bisa mengantisipasi, artinya memenuhi kekurangan itu, ini akan kita lakukan,” ujarnya.

Untuk diiketahui, ada sebanyak 678 orang PPPK yang dinyatakan lulus pengadaan ASN di lingkungan Pemprov Bengkulu pada tahun 2023 oleh Kemenpan-RB  dan diusulkan mendapatkan NIP. Rincian ASN PPPK tersebut yakni 616 tenaga pendidikan (Tendik) atau fungsional guru, 55 orang tenaga kesehatan (Nakes), dan 7 orang tenaga teknis penyuluh pertanian.

Reporter : Team Kabar Ekpress Bengkulu

Ketua DPRD Kota Bengkulu Sebut Pandangan di Parlemen Jelang Pilkada Hal Lumrah

Bengkulu, – KABAR EKSPRES II Fenomena polarisasi atau pengkubuan di tubuh parlemen mendekati pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2024 merupakan hal yang lumrah dan wajar.

“Namanya juga parlemen jadi isinya orang-orang politik semua, saat ini isi DPRD Kota Bengkulu 100 persen orang-orang dengan backcground dari Partai Politik (Parpol), hal seperti ini tentunya kawan-kawan akan tegak lurus dengan arah perjuangan partainya masing-masing, ini menurut pengamat saya,” ujar Ketua DPRD Kota Bengkulu, Suprianto, Jumat (17/5/2024).

Suprianto mengatakan, terjadinya dominan dari polarisasi di parlemen disebabkan Undang-undang pemilu di Indonesia yang menetapakan batas minimal pengajuan calon kepala daerah yang akan diusung oleh suatu partai politik.

“Dengan aturan Pilkada minimal harus memiliki 7 kursi, jadi mau tidak mau bagi partai yang masih belum mencukupi jumlah kursi maka harus melakukan koalisi dan komunikasi dengan partai lainya, sehingga secara alamiah terciptalah polarisasi untuk mensukseskan cakada yang akan diusung koalisi partai nantinya,” katanya.

Suprianto menyebutkan integritas dan loyalitas anggota DPRD Kota dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat khusunya kontituennya di Kota Bengkulu tidak akan terganggu karena hal seperti ini merupakan kewajiban seorang anggota DPRD Kota Bengkulu.

“Jabatan dewan ini merupakan mandat rakyat yang harus diprioritaskan, jadi ini merupakan kewajiban sebagai anggota DPRD kota Bengkulu tentunya masih berjalan baik dan maksimal,” singkatnya.

Reporter : Team Kabar Ekpress Bengkulu

Harapan Satrio Mukti Casis Bintara Polri Korban Begal Bertemu Idola Aipda Ambarita Akhirnya Terwujud

Jakarta Barat, – KABAR EKSPRES II Keinginan dan harapan Satrio Mukti Raharjo, calon siswa Bintara Polri yang menjadi korban begal di Arjuna Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Sabtu (11/5/2024) pukul 04.00 WIB, untuk bertemu dengan sosok idamannya, Aipda Ambarita, akhirnya terkabul.

Sosok inspiratif yang menjadi motivasi Satrio untuk menjadi seorang Bintara Polri ini, akhirnya hadir di hadapannya berkat tim dari Humas Polres Metro Jakarta Barat bersama Polsek Kebon Jeruk pada Kamis sore, 16 Mei 2024.

Satrio pun tidak menyangka dengan kedatangan personel Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Kebon Jeruk yang tiba-tiba mendatangi kediamannya di Jalan Alpukat 2, RT 002/002, Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

“Awalnya tak menyangka, bahkan saya sempat dikerjai. ‘Ini lho sosok idaman kamu,’ kata Ashari dari Humas Polres Metro Jakarta Barat,” ujar Satrio sambil tersenyum mengingat kejadian tersebut.

Namun, sosok yang diperlihatkan bukanlah Aipda Ambarita, melainkan salah satu tim dari Perintis Presisi Polda Metro Jaya.

“Bukan pak, bukan ini. Ini temannya Bang Ambarita,” jawab Satrio dengan sedikit kebingungan.

Tangis Haru, Casis Bintara Korban Begal Di Jakbar Dapat Surprize Bertemu Sosok Inspiratif Aipda Ambarita

Dengan suasana penuh canda, Ashari kemudian mengatakan, “Iya ini Bang Ambarita, tapi Bang Ambarita junior,” sambil tersenyum.

Selama pertemuan, tim Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Kebon Jeruk juga memberitahukan bahwa pelaku yang melukai Satrio dan mengambil motornya sudah berhasil diamankan.

“Saya sangat bersyukur mendengar hal tersebut. Ya Allah, Alhamdulillah sekali pak, akhirnya para pelaku sudah berhasil diamankan,” ucap Satrio dengan penuh rasa syukur.

Awalnya, Satrio dan ibunya sempat kecewa karena mengira Aipda Ambarita tidak datang.

Namun, tidak lama kemudian, sosok idolanya, Aipda Ambarita, muncul dari belakang memberikan kejutan.

“Ya Allah, tidak menyangka banget pak. Sampai saya dan ibu saya tertawa girang dan sempat meneteskan air mata karena kekaguman saya,” ungkap Satrio dengan haru.

Pertemuan ini tidak hanya menjadi momen yang membahagiakan bagi Satrio, tetapi juga menjadi bukti nyata dukungan dan perhatian dari Polres Metro Jakarta Barat terhadap korban kejahatan.

Aipda Ambarita, dengan dedikasi dan inspirasinya, terus memberikan motivasi kepada generasi muda untuk bergabung dan berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat sebagai Bintara Polri.

” Jangan patah semangat, banyak berdoa ingat ada tuhan dan doa orang tua,” ujar ambarita memberi semangat

Red

Kegiatan Gabungan Bersama TNI Polri dan Pemda, Bongkar Gudang dan Lokasi Penyulingan Minyak Ilegal di Banyuasin dan Muratara

PALEMBANG, – KABAR EKSPRES II Kabar Expres II. Pembongkaran gudang minyak ilegal dilakukan tim gabungan diwilayah Banyuasin dan Muratara sepanjang Kamis, (16/5/2024).

Dikecamatan Suak Tapeh kabupaten Banyuasin, terdapat dua lokasi gudang minyak ilegal yang dibongkar oleh tim gabungan yakni didesa Lubuk Lancang dan deda Sukaraja. Tim dari Ditreskrimsus Polda Sumsel, Pomdam II Sriwijaya, Polres Banyuasin, Subdenpom Sekayu dan Sat Pol PP Kabupaten Banyuasin melakukan pembongkaran gudang penimbunan BBM ilegal milik Aldi dan milik Indra.

Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Rosa yang memimpin tim pembongkaran mengatakan sesuai keputusan rapat bersama dan adanya komitmen pak Kapolda Irjen A Rachmad Wibowo dengan Pangdam II sriwijaya Mayjen TNI Naudi Nurdika untuk menindak tegas dan secara hukum terhadap kegiatan illegal drilling dan illegal refinery diseluruh wilayah hukum Polda Sumsel.

Kegiatan Gabungan Bersama TNI Polri dan Pemda, Bongkar Gudang dan Lokasi Penyulingan Minyak Ilegal di Banyuasin dan Muratara

“Kami bersama unsur TNI dari Pomdam II Sriwijaya dan juga Subdenpom Sekayu, Sat Pol PP Kabupaten Banyuasin dan diback up dari Ditreskrimsus Polda Sumsel, tim yang berjumlah 96 personel melakukan pembongkaran di dua lokasi dikecamatan Suak Tapeh kita bongkar dan tertibkan. Ini tindaklanjut dari komitmen bersama bapak Kapolda dan bapak Pangdam,” tegasnya.

Sementara itu di Muratara, hal yang sama dilakukan Kapolres AKBP AKBP Koko Arianto Wardani. Pada hari yang sama, Kapolres memimpin pembongkaran di 4 lokasi penyulingan atau pengolahan (masakan) minyak ilegal diwilayah Muratara, yaitu di Dusun I, Dusun II, Dusun V Desa Pantai kecamatan Rupit dan di Dusun VII Desa Kertasari Kecamatan Karang Dapo kabupaten Musirawas Utara (Muratara).

Reporter: Hendri

Kunjungan Kerja Danrem 071 Wijayakusuma di Kodim 0713 Brebes

Brebes, – KABAR EKAPRES II Komandan Korem 071 Wijayakusuma, Kolonel Infanteri Jamaluddin, S.I.P. didampingi Ketua Persit KCK (Kartika Chandra Kirana) Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro melaksanakan Kunjungan Kerja Perdana ke Makodim 0713 Brebes, Jalan Jenderal Soedirman 107 Brebes, Jawa Tengah. Jum’at (17/05/2024).

Kedatangan Komandan Korem baru 071 Wijayakusuma beserta rombongan disambut langsung oleh Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXIII Ny. dr. Novi Sapto, Sp.M. beserta seluruh Perwira jajaran Kodim dan pemberian santunan kepada anak yatim piatu.

Kedatangan orang nomer satu di Korem 071, kali ini merupakan kunjungan yang pertama kalinya beliau menjabat sebagai Danrem yang baru dalam rangka perkenalan diri kepada seluruh Prajurit, Persit dan PNS Kodim 0713 Brebes.

Sebelum memberikan arahan Komandan Korem terlebih dahulu menerima paparan satuan Kodim 0713 Brebes diruang Yudha.

Kunjungan Kerja Danrem 071 Wijayakusuma di Kodim 0713 Brebes

Selanjutnya meberikan pengarahan dilapangan Indoor tennis dengan mengawali perkenalan diri sebagai pejabat baru di Korem 071 Wijayakusuma. Dalam arahannya Danrem menyampaikan. Kita sebagai prajurit Korem 071 Wijayakusuma memiliki Santi Aji “Musthi Cakra Sukarno Aji” dengan makna prajurit bersenjata yang peka dan mampu melaksanakan tugas dengan baik. Dan “Wijayakusuma” dengan makna bunga kemenangan atau sarinya kemenangan, “ungkap Danrem”.

Pengarahan selanjutnya, Danrem mengajak kepada seluruh prajurit harus tetap bersukur dan nikmati tugas dengan baik. Tanamkan dalam hati dalam bekerja untuk membantu kepentingan rakyat. Berbuatlah dengan baik maka kalian akan di sukai oleh rakyat. Siapa tau kelak setelah pensiun dari TNI kalian bisa menjadi kepala desa karena baik dengan rakyat.

Babinsa hadir sebagai solusi dari masyarakat, terkait permasalahan di desa seorang Babinsa harus mampu dan bisa membantu dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat.

Danrem juga menambahkan, “Prajurit harus bisa memelihara keharmonisan keluarga, sehingga antara suami dan istri terjalin kerjasama yang baik. Bijak dalam menghapi persoalan dalam rumah tangga, komunikasi yang baik antara suami dan istri harus terjalin harmonis. Persiapkan anak-anak untuk bisa berprestasi sehingga nanti mudah untuk mencari cita cita mereka “tutur Danrem selesai memberikan pengarahannya.

Sebelum melaksanakan foto bersama dengan seluruh anggota merupakan agenda terakhir dalam kunjungan Kerjanya Kodim 0713 Brebes, Komandan Korem 071 Wijayakusuma, Kolonel Infanteri Jamaluddin, S.I.P. dan Ketua Persit KCK (Kartika Chandra Kirana) Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro memberikan bantuan kepada anak berkebutuhan khusus.

Kesan dan Pesan Kunjungan Kerja di Kodim 0713 Brebes Danrem 071 Wiajakusuma menulis Kesan “ Prajurit Semangat, Pertahankan dan Tingkatkan, Pesan “Jadilah satuan yang dapat bermanfaat dan menjadi teladan bagi masyarakat diwilayah”.

Sedangkan Ibu Ketua Persit Koorcab Rem 071 menulis Kesan dan Pesan “Selalu menjadi teman yang baik, Selalu menjadi senior yang baik, Seklalu menjadi ibu yang bahagia, Utamakan keluarga, Mendampingi suami dimanapun bertugas”. (Pen0713).

Reporter: Casroni

Tebar Isu Pungli dan Pemotongan Dana Publikasi, Kabiro dan Jajaran Pengurus IWOI Pringsewu : Menolak dan Tidak Terima

PRINGSEWU, – KABAR EKSPRES II Beberapa jurnalis yang tergabung di DPD IWO Indonesia Kabupaten Pringsewu, tolak dan tidak terima dengan pemberitaan yang menyebutkan telah terjadi pungli dan pemotongan terhadap beberapa Kabiro terkait dana publikasi.

Di antara masing-masing tiga Kabiro mengaku bahwa dana yang di berikan tersebut di sampaikan kepada pimpinan redaksi langsung di Kantor IWO Indonesia Pringsewu, sebagai syarat administrasi, pembuatan KTA, dan surat tugas. Selain itu dana tersebut juga di gunakan untuk cetak KTA, pembuatan stampel, pembuatan BKP dan kwitansi.

Hayat selaku Kabiro Teras Pasundan.com mengatakan bahwa dirinya baru beberapa hari tergabung di IWO Indonesia Pringsewu, dan tidak ada pungli ataupun pemotongan terkait dana publikasi.

“Saya baru tergabung di IWO-I Pringsewu ini, media saya pun Ketua yang Carikan, dan tidak ada itu pungli ataupun pemotongan, dana tersebut untuk bayar redaksi sebagai syarat administrasi dan saya tidak pernah merasa di konfirmasi kok ada pemberitaan seperti itu,”kata Hayat Kabiro Teras Pasundan.com, pada saat menyampaikan klarifikasi di kantor IWOI Pringsewu, Kamis (16/05/2024)

Hal senada juga di sampaikan oleh Desi Sunarti selaku Kabiro Infokus.web.id, bahwa menolak dan tidak terima dengan adanya pemberitaan yang menyebutkan bahwa telah terjadi pungli dan pemotongan terhadap dirinya yang di lakukan oleh Ketua kami.

Tebar Isu Pungli dan Pemotongan Dana Publikasi, Kabiro dan Jajaran Pengurus IWOI Pringsewu : Menolak dan Tidak Terima

“Saya menolak dan tidak terima menyebutkan bahwa telah terjadi pungli dan pemotongan terkait dana publikasi, saya tidak merasa di rugikan karena dana tersebut memang syarat kepada redaksi dan wsktu itu di berikan langsung di kantor IWO Indonesia Pringsewu,”Papar Desi Kabiro Infokus.web.id

Setali tiga uang dengan Hayat dan Desi juga di jelaskan oleh Mahfi Reza selaku Kabiro Pena sakti Nusantara.com, menjelaskan bahwa dirinya juga tidak pernah di konfirmasi terkait hal tersebut, dan sangat merasa keberatan serta tidak terima dengan menyebutkan ada pemotongan dan pungli terhadapnya.

“Tidak ada itu pungli dan pemotongan dana publikasi karena dana tersebut untuk redaksi sebagai syarat kami terhadap redaksi, juga sudah menjadi kesepakatan kami dan saya sangat menolak dan tidak terima dengan berita hoax tersebut,”jelas Reza Kabiro Pena sakti nusantara.com

Dalam kesempatan yang sama Juliansyah, S.Pd, selaku Sekretaris IWO Indonesia Pringsewu sangat mengecam atas tindakan dan pemberitaan oleh oknum beberapa media yang berniat ingin merusak nama baik kami.

“Saya sangat mengecam atas tindakan dan dan pemberitaan oleh oknum beberapa media di kabupaten Pringsewu, dengan ini kami keberatan dengan pemberitaan yang telah di publis oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab,”tandas Juliansyah, S.Pd

Ardiyansyah, selaku Ketua bidang OKK, IWO Indonesia Pringsewu menegas saya dan kami yang setia dan solid berada di IWO Indonesia Pringsewu mengakui dan mempercayai bahwa klarifikasi pengakuan yang di sampaikan oleh beberapa rekan jurnalis itu fakta dan benar adanya.

“Kami percaya dan mengakui bahwa klarifikasi yang di sampaikan rekan jurnalis itu fakta dan benar adanya, dan kami semua yang masih setia dan solid, menolak dan tidak terima dengan adanya pemberitaan secara sepihak yang menyudutkan dengan upaya pembunuhan karakter Ketua kami,”tegas Ardiyansyah

Reporter: Yani/Hanafi

TERTIBKAN KENDARAAN ODOL, KAPOLDA SUMSEL IRJEN A RACHMA WIBOWO TEMPATKAN 9 PERSONEL DI UPPKB KERTAPATI

PALEMBANG, – KABAR EKSPRES II Kabar Expres II – Kapolda Sumsel Irjen A Rachmad Wibowo melakukan peninjauan mendadak kekantor UPPKB Kertapati Palembang. Orang nomer satu dijajaran Polda Sumsel tersebut mengamati bagaimana berjalannya pengawasan muatan, dimensi, dan regulasi hukum truck atau kendaraan angkutan barang disana, Rabu (15/5/2024).

Hal tersebut dilakukan Irjen Rachmad Wibowo dilatar belakangi dampak yang ditimbulkan akibat kendaraan over load dan over dimensi diantaranya kemacetan, kecelakaan lalulintas dan rusaknya jalan. Terakhir, viralnya kasus meninggalnya seorang mahasiswi akibat kecelakaan melibatkan kendaraan besar.

Tak bisa dipungkiri, produksi komoditas ekonomi masyarakat yang terus meningkat telah berdampak pada bertambahnya aktivitas pengangkutan barang menggunakan kendaraan besar/truk. Namun, demi efisiensi biaya angkut, banyak perusahaan ekspedisi yang kemudian mengangkut berbagai komoditas tersebut dengan kendaraan yang over dimensi dan over load (ODOL), melebihi batas aman yang ditentukan.

TERTIBKAN KENDARAAN ODOL, KAPOLDA SUMSEL IRJEN A RACHMA WIBOWO TEMPATKAN 9 PERSONEL DI UPPKB KERTAPATI

Fenomena ini tidak hanya berbahaya bagi keselamatan berkendara/kecelakaan lalulintas, tetapi juga sering menyebabkan kemacetan hingga kerusakan jalan.

Kapolda Sumsel Irjen A Rachmad Wibowo saat melakukan peninjauan dalam rangka melihat jalannya pengawasan muatan, dimensi, dan regulasi hukum truck atau kendaraan angkutan barang menilai, sekatinya melalui ‘weigh in motion’ yang dipasang didepan akan secara otomatis bisa diketahui berat kendaraan dan muatannya.

“Ketika kendaraan itu teridentifikasi melebihi beban sesuai dengan kelas jalan, otomatis keluar petunjuk tulisan identitas kendaraan (misal BG nomor sekian) agar masuk timbangan. Tapi itu tidak ditaati karena sopir itu ada yang tidak tahu, dan ada yang pura pura tidak tahu. Ditambah lahi tidak adanya petugas yang menjaga,” ujar Rachmad Wibowo.

” Nah solusinya apa? Solusinya kita bantu dengan menempatkan 9 personel dari Polrestabes Palembang disini. Personel dari Polrestabes kita tugaskan didepan pintu masuk untuk mengarahkan mobil itu masuk kedalam (jembatan timbang). Personel ini akan dilengkapi alat untuk berkomunikasi antara operator disini dengan personel kita. Memberikan informasi kendaran sesuai layar weigh in motion, truk panjang warna kuning emas masukkan ke dalam, truk warna kuning emas masukan ke dalam. Kemudian nanti yang disini (jembatan timbang) juga ditempatkan anggota,” urainya.

Mengapa demikian, mantan Direktur Siber Bareskrim Polri tersebut menjelaskan ketika kendaraan terindikasi overload ditimbang dan kemudian ternyata bebannya melebihi batas muatan, harus masuk ke tempat parkir.

“Kalau melebihi muatan, kita tindak dengan penilangan dan harus masuk parkir. Kalau tidak ada petugas yang menjaga, maka sopir pura-pura tidak tahu dan akan keluar lagi meneruskan perjalanan. Jadi harus parkir dan mengurangi beban muatannya dengan cara dilansir,” tuturnya.

“Tempat (parkir UUPKB) ini bisa menampung sampai 50 truk. Begitu diketahui kelebihan muatan kewajibannya adalah untuk dipindahkan (dilansir). Jika truk kelebihan muatan sampai 100% (misal maksimum 10 ton ternyata isi 20 ton) berarti dibutuhkan satu truk lagi untuk dipindahkan. Ini salah satu solusi agar supaya jalan tidak rusak,” imbuhnya.

Dari pantauan di lokasi, terlihat beberapa perusahaan ekspedisi yang memuat barang secara berlebihan, yang berpotensi menambah risiko kemacetan dan kecelakaan di jalan raya.

Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah telah membangun Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) yang bertugas mengawasi dan menindak kendaraan ODOL.

Di Provinsi Sumatera Selatan sendiri, terdapat tiga UPPKB tercanggih di Indonesia, dilengkapi dengan teknologi Weight in Motion (WIM) dan kamera lidar. Teknologi ini mampu menimbang berat kendaraan saat melintas di jalan raya dan mengukur dimensi kendaraan, sehingga dapat diketahui apakah kendaraan tersebut melebihi batas dimensi yang diizinkan.

Namun, faktanya dari sekitar 122.000 truk yang melintas di UPPKB Kertapati setiap bulan, hanya berkisar 150 kendaraan saja yang masuk untuk ditimbang, atau kurang dari 4% dari seluruh kendaraan yang melintas. Hal ini menunjukkan bahwa pengawasan terhadap kendaraan ODOL masih belum optimal.

Inilah yang kemudian perlu diambil langkah/solusi oleh Kapolda Sumsel untuk menempatkan 9 personel Polrestabes Palembang memback up petugas UPPKB.

Terpisah, Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pratama mengatakan pihaknya telah melakukan penertiban dan penindakan terhadap pelanggaran kendaraan overload dan over dimensi.

“Angka kecelakaan lalulintas yang disebabkan angkutan barang ditahun 2023 sebanyak 735 kejadian, mengakibatkan 29 orang meninggal dunia, 26 luka berat dan 58 luka ringan serta mengakibatkan kerugian materi 3,9 milyar. Sedangkan tahun 2024 (hingga Mei ini) sudah 226 kejadian, 4 orang meninggal dunia, 7 luka berat, 12 luka ringan dengan kerugian materi 1 milyar. Ini harus menjadi perhatian kita bersama. Direktorat lalulintas telah melakukan penindakan dan penilangan sebanyak 288 kali ditahun 2023 dan meningkat tajam di 2024, hingga Mei ini sudah 351 kita tindak,” terangnya.

Pratama menghimbau kepada para pelaku usaha angkutan untuk mematuhi ketentuan yang ada, tertib dalam menjalankan usaha transportasi, tujuannya untuk keselamatan berlalulintas, mengurangi kemacetan dan kerusakan jalan.

Reporter: Hendri.