Brebes – KABAR EKSPRES II Menghadapi momentum penting di Pemilu 2024, Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma telah mengambil langkah proaktif dengan menyiagakan 1 SSK (Satuan Setingkat Kompi) pasukan Huru Hara lengkap dan pasukan bermotor gerak cepat untuk mengatasi potensi kerusuhan selama pesta demokrasi berlangsung. Rabu (17/01/2024).
Pasukan yang disiapkan tersebut dikhususkan untuk menangani potensi Huru Hara atau gangguan keamanan yang dapat terjadi selama proses Pemilu berlangsung diwilayah Kabupaten Brebes.
Komandan Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama masa kampanye hingga pemungutan suara PilPres maupun Legislatif.
“Kami bersiap menghadapi segala kemungkinan yang dapat mengancam keamanan dalam rangka penyelenggaraan Pemilu 2024. Pasukan yang dikerahkan telah mendapatkan pelatihan khusus Huru Hara untuk menangani situasi darurat dengan cepat dan efisien.” Tutur dandim Brebes.
Selain itu Dandim Letkol Infanteri Sapto Broto juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang dan mendukung jalannya proses demokrasi yang akan di laksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada 14 Februari 2024 mendatang.
“Pentingnya menjaga keamanan bersama demi kelancaran pelaksanaan Pemilu tahun 2024 secara aman dan lancar khususnya di Kabupaten Brebes,” ucap Letkol Infanteri Sapto Broto.
Pemilu 2024 akan menjadi sorotan utama dengan tingginya antusiasme warga berpartisipasi dalam menentukan hak pilihnya masing masing sebagai warga negara Indonesia untuk kemajuan bangsa.
“Dengan langkah siaga ini, Komandan Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma berharap dapat menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat berpartisipasi dalam Pemilu dengan tenang dan nyaman,” tandasnya. (Pen0713).
lJateng, – KABAR EKSPRES II Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan serahkan seribu sertifikat produk halal pada pelaku usaha di Kabupaten Pekalongan Rabu (17/01/2024) bertempat di Islamic Center Kedungwuni
Penyerahan sertifikat halal tersebut merupakan bagian dari program Akselerasi Sertifikasi Halal yang di canangkan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan. Hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan, Imam Tobroni, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Ketua Baznas Kabupaten Pekalongan dan sejumlah Kepala OPD
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pekalongan dengan didampingi Kepala Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan dan Ketua Baznas Kabupaten Pekalongan menyerahkan secara simbolis sertifikat halal dan bantuan modal bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM)
Kepala Kemenag, Imam Tobroni dalam sambutannya menyampaikan bahwa target sasaran percepatan 5.000 diawal tahun 2024.
Dengan target semua Pelaku Usaha makanan,minuman,bahan olahan dan sembelihan hingga 17 Oktober 2024 semua telah bersertifikat halal .Sertifikat Produk Halal sampai saat ini di Kabupaten
Pekalongan sudah mencapai 2909 sertifikat dan hari ini diserahkan sejumlah 1000 sertifikat halal . Selanjutnya H.Imam Tobroni Mohon dukungan kepada bupati untuk secara bersama melakukan akeselerasi tersebut. Disamping itu juga diserahkan batuan modal usaha bagi 500 pelaku UMKM dari UPZ Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan.
Bersama Kepala Kemenag H.Imam Tobroni, Bupati Pekalongan Fadia Rafiq Serahkan Seribu Sertifikat Halal
Sementara itu Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq mengapresiasi Jajaran Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan yang telah ikut berpartisipasi membentu pemerintah daerah dalam pemberdayaan masyarakat terutama masyarakat pelaku UMKM.
Fadia berharap para pelaku UMKM yang sudah menerima sertifikat Halal ini diharapkan betul-betul menjaga agar produk usahanya tetap halal baik dari bahan bakunya maupun hasil olahannya, dan dengan bantuan modal usaha yang diberikan dapat mengembangkan lagi usahanya. Sertifikasi Halal merupakan usaha pemerintah untuk memberikan jaminan kepercayaan kepada konsumen bahwa produk Usaha tersebut benar Halal,sehingga menambah kepercayaan para konsumen.
Purbalingga – KABAR EKSPRES II Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Purbalingga berhasil mengungkap kasus kepemilikan narkotika jenis tembakau sintetis. Tiga orang tersangka diamankan berikut barang buktinya awal Januari 2024.
Wakapolres Purbalingga Kompol Donni Krestanto, saat memberikan keterangan, Rabu (17/1/2024) mengatakan Satresnarkoba Polres Purbalingga berhasil mengungkap kasus kepemilikan narkotika jenis tembakau sintetis.
Tiga tersangka berhasil diamankan yaitu S (25) warga Desa Lemberang, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, T (22) warga Desa Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja, Purbalingga dan R (27) warga Desa Selakambang, Kecamatan Kaligondang, Purbalingga.
“Ketiga tersangka membeli tembakau sintetis secara online kepada seseorang. Setelah pembayaran dilakukan kemudian barang dikirim dan diambil untuk dipakai bersama,” jelas Wakapolres didampingi Kasatresnarkoba AKP Achirul Yahya dan Plt Kasihumas Ipda Uky Ishianto.
Disampaikan bahwa pengungkapan kasus bermula saat anggota Satresnarkoba Polres Purbalingga sedang melakukan pemantauan di daerah Jompo Kecamatan Kalimanah Kabupaten Purbalingga, Selasa (9/1/2024) malam. Di lokasi tersebut diduga sering digunakan sebagai tempat transaksi narkoba.
Saat itu, didapati ada dua orang berboncengan sepeda motor yang gerak geriknya mencurigakan. Petugas kemudian mendatangi dan melakukan pemeriksaan terhadap dua orang tersebut.
Polres Purbalingga Ringkus Tiga Pengguna Narkotika Jenis Tembako Sintetis
“Saat diperiksa didapati dua plastik klip diduga berisi narkotika jenis tembako sintetis. Dari dua orang tersebut, kami berhasil mengamankan satu orang lainnya sebagai pemesan tembako sintetis tersebut,” ungkapnya.
Barang bukti yang diamankan dari tersangka diantaranya dua paket klip plastik transparan berisi diduga Narkotika jenis tembakau sintetis 1,27 gram, satu buntalan tisu warna putih dengan lakban hitam, satu bungkus rokok, tiga unit telepon genggam dan satu sepeda motor.
Tersangka mengaku sudah lima kali membeli tembako sintetis secara patungan. Tersangka mengaku mengonsumsi tembako sintetis untuk mendukung pekerjaan sebagai karyawan koperasi.
“Tiga tersangka yang sama-sama bekerja di koperasi mengaku membutuhkan tembako sintetis untuk menghilangkan lelah setelah bekerja menarik dana nasabah. Hingga melakukan pembelian tembako sintetis secara berulang sampai lima kali,” ungkapnya.
Wakapolres menambahkan kepada tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 Ayat (1) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pelaku diancam pidana pidana mati, seumur hidup, atau penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 800 juta dan paling banyak Rp. 8 miliar.
Banyumas – KABAR EKSPRES II KSN II Ratusan personel gabungan TNI-Polri diwilayah jajaran Korem 071/Wijayakusuma, ikuti apel kesiapsiagaan Kodam IV/Diponegoro dalam rangka menjaga dan mengamankan kondusifitas wilayah menjelang Pemilu.
Apel kesiapsiagaan yang dilaksanakan serentak diseluruh wilayah jajaran Kodam IV/Diponegoro, untuk wilayah jajaran Korem 071/Wijayakusuma dilaksanakan di dua wilayah eks Karesidenan yakni eks karesidenan Banyumas (wilayah selatan) dan eks Karesidenan Pekalongan (Utara).
Wilayah eks Karesidenan Banyumas (selatan), apel gelar pasukan beserta kendaraan, berlangsung di Makorem 071/Wijayakusuma dipimpin langsung Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Czi Mohammad Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., diikuti personel Kodim 0701/Banyumas, Kodim 0702/Purbalingga, Kodim 0703/Cilacap, Kodim 0704/Banjarnegara, Denpom IV/1 Purwokerto, Denkesyah 04.06.01 Purwokerto, Ajenrem 071/Wijayakusuma, Yonif 405/Surya Kusuma, Yonif 406/Candra Kusuma, Lanal Cilacap, Lanud Jenderal Besar Sudirman Purbalingga, Polresta Banyumas dan Kompi Brimob Purwokerto.
Diwilayah eks Karesidenan Pekalongan (Utara), apel gelar pasukan dipimpin Danrindam IV/Diponegoro, Danbrigif-4/Dewa Ratna berlangsung di Mabrigif-4/Dewa Ratna Tegal, diikuti personel beserta kendaraan dari Kodim 0710/Pekalongan, Kodim 0711/Pemalang, Kodim 0712/Tegal, Kodim 0713/Brebes, Kodim 0736/Batang, Brigif-4/Dewa Ratna, Yonif 407/Padma Kusuma, Lanal Tegal, Satradar Tegal, Sub Denpom Tegal, Polres Tegal, dan Kompi Brimob Pekalongan.
Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Czi Mohammad Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., selaku pimpinan apel kesiapsiagaan di Makorem 071/Wijayakusuma membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Tandyo Budi Revita menyampaikan, diselenggarakannya apel kesiapsiagaan ini untuk mengecek dan memastikan kesiapan pasukan dan perlengkapan satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro dalam menghadapi tugas pengamanan Pemilu yang saat ini sedang berlangsung rangkaian tahapannya.
Dikatakan, tahapan pemilu memiliki potensi konflik tinggi dan kompleks, untuk itu guna menjamin keamanan dan kelancaran pesta demokrasi tersebut, seluruh komponen dituntut untuk mampu bekerjasama mewujudkan stabilitas keamanan dan kondusifitas wilayah.
“Kita tidak boleh mengesampingkan potensi konflik sekecil apapun dan harus mengantisipasi agar tidak berkembang menjadi konflik besar yang dapat mengancam keutuhan negara”, tegas Pangdam.
TNI-Polri Wilayah Jajaran Korem 071/Wijayakusuma Siap Amankan Kondusifitas Wilayah Jelang Pemilu
Pangdam juga menekankan agar semuanya harus berpegang teguh pada integritas dan komitmen Netralitas TNI. “Netralitas adalah komitmen kita untuk tidak berpolitik praktis dan tidak mendukung salah satu calon yang saat ini sedang berkontestasi. Hal itu, tidak bisa ditawar-tawar lagi karena menjadi kunci kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI”, jelasnya.
Pangdam juga menjelaskan, apel kesiapsiagaan pengamanan Pemilu 2024 ini digelar serentak melibatkan satuan TNI AD, TNI AU, TNI AL, Polri dan Linmas yang dilaksanakan di 8 titik lokasi diwilayah Provinsi Jateng dan DIY dengan jumlah 5.610 personel. Dan selanjutnya, gelar pasukan siaga 1 peleton akan disiagakan di masing-masing Kodim serta diwilayah Korem disiapkan 1 SSK satuan batalyon yang stand by disatuan masing-masing.
Sementara itu, dalam jumpa persnya, Danrem 071/Wijayakusuma mengatakan, terkait dengan situasi saat ini menjelang Pemilu, masih kondusif namun kita juga melaksanakan upaya upaya cipta kondisi kemudian juga melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial dan mengajak kepada seluruh masyarakat untuk melaksanakan pemilu dengan damai dan berperan aktif bersama komponen lainnya bersama menjaga koduaifitas wilayah.
“Antisipasi kita lakukan dengan melihat data prediksi kerawanan yang mungkin terjadi dan potensi yang mungkin muncul, sehingga kita merangkul dan mengajak masyarakat untuk sama-sama menjaga kondusifitas wilayah sehingga tercipta pesta demikrasi yang damai.” katanya.
Danrem juga berpesan untuk seluruh jajaran, agar tetap stand by dan siap serta berkoordinasi dengan aparat Polri dan Pemda untuk bersama-sama mencegah dini terhadap hal-hal yang bisa menimbulkan kekacauan atau hal-hal yang berpotensi menjadi Pemilu ini tidak menjadi damai.
Terkait dengan Peralatan, Danrem mengungkapkan secara umum sudah siap, baik itu kendaraan maupun peralatan-peralatan yang melekat masing-masing personel sudah kita yakinkan siap sampai dengan nanti kita pelaksanaan di pilpres kita juga masih mendukung.
Untuk memastikan kesiapan personel dan perlengkapannya, Danrem 071/Wijayakusuma beserta Kapolresta Banyumas, Danlanal Cilacap, Danlanud Jenderal Besar Sudirman Purbalingga, PJ Bupati Banyumas beserta Forkopimda Banyumas Raya, mengecek personel dan kelengkapannya.
Kota Tegal – KABAR EKSPRES II Polda Jateng menyebut korsleting motor exhaust fan di ruang mushola menjadi penyebab kebakaran yang menewaskan 6 orang karyawan di Orange Karaoke, Kota Tegal. Hal itu disampaikan dalam konferensi pers yang digelar Polda Jateng bersama Polres Tegal Kota di Mapolres Tegal Kota pada hari Rabu, (17/1/2024) siang.
Konferensi pers tersebut dipimpin oleh Kabidhumas Kombes Satake Bayu, didampingi Dirreskrimum Kombes Johanson Ronald Simamora, Kabiddokkes Kombes Dr Sumy Hastry, dan Kapolres Tegal Kota AKBP Rully Thomas.
Di depan awak media, Kabidhumas menyebut kasus ini sebagai kejadian menonjol karena banyaknya korban jiwa. Pihaknya menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga para korban dan berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, gedung Orange Karaoke Kota Tegal mengalami kebakaran pada hari Senin (15/1/2024) pukul 08.30 WIB. Akibat kejadian tersebut 15 orang dilarikan ke RS Kardinah, dengan rincian 6 meninggal dan 9 masih menjalani perawatan.
“Kasus ini cukup menonjol karena banyaknya korban meninggal. Dalam kesempatan ini kami menyampaikan turut berduka dan prihatin terhadap para korban dan keluarga yang ditinggalkan. Penanganan kasus ini menjadi pembelajaran agar kasus serupa tidak terulang lagi,” ujar Kabidhumas.
Polda Jateng Sebut Korsleting Exhaust Fan di Mushola Jadi Penyebab Kebakaran Orange Karaoke di Kota Tegal
Di kesempatan itu, Dirreskrimum Kombes Johanson Ronald Simamora menyebut penanganan perkara melibatkan Bidlabfor Polda Jateng untuk mencari penyebab kebakaran.
“Hasil dari olah TKP, penyebab kebakaran adalah korsleting motor Exhaust Fan di ruang mushola lantai 3,” ungkapnya.
Pihaknya juga telah memeriksa sejumlah saksi termasuk pengelola tempat karaoke. Namun hasil pemeriksaan masih belum menetapkan tersangka yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
“Penanganan perkara masih berproses. Kita masih lengkapi keterangan dari ahli serta mencari alat bukti lainnya,” jelasnya.
Sementara itu, Kabiddokkes Kombes Dr Sumy Hastry menjelaskan penyebab kematian para korban adalah karena mati lemas akibat menghirup udara panas asap kebakaran. Hal tersebut sesuai hasil pemeriksaan otopsi terhadap para korban yang menemukan jelaga di saluran pernapasan korban.
“Tidak ada tanda-tanda kekerasan ataupun luka bakar di tubuh korban, semua mati lemas karena menghirup asap kebakaran. Ini sesuai dengan hasil otopsi para korban, ditemukan jelaga di saluran napas,” terangnya.
Disebutkan pada Selasa, (16/1/2024) terdapat 4 korban yang menjalani perawatan di rumah sakit sudah diperbolehkan untuk pulang guna rawat jalan.
Menguatkan keterangan tersebut, Kabidlabfor yang diwakili Kasubbid Fiskom AKBP Setiawan menyebut, meski yang terbakar hanya ruang mushola, namun konstruksi TKP yang berupa lorong sempit tersebut memperparah keadaan sehingga mempersulit evakuasi para korban.
“Banyaknya barang mudah terbakar seperti plastik, stereofoam, dan kabel-kabel membuat asap semakin pekat. Asap kemudian memenuhi lorong sempit dan memasuki kamar-kamar tempat para korban beristirahat,” ungkapnya.
Di akhir konferensi pers, Kabidhumas berharap agar para pemilik tempat usaha memberikan pelatihan kepada karyawannya mengenai apa yang harus dilakukan jika menghadapi bencana termasuk kebakaran.
“Perlu ada pelatihan pada karyawan, harus ada SOP, bagaimana evakuasinya. Termasuk menyediakan alarm sehinga bisa membangunkan yang masih tidur,” tandasnya.
Sragen, – KABAR EKSPRES II Pendidikan karakter siswa perlu dilakukan melalui berbagai kegiatan. Salah satunya melalui Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN). Bela negara merupakan cerminan dari sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berlandaskan pancasila dan undang undang dasar 1945.
PPBN sangat penting dan strategis sebagai pembinaan karakter siswa sekaligus untuk menanamkan jiwa patriotisme dan cinta tanah air. Untuk itu Serda Eko Cipto anggota Koramil 15/Gemolong Kodim 0725/Sragen melaksanakan kegiatan Bin PPBN kepada 155 Siswa/i dalam rangka Ketarunaan angkatan ke-IX SMK Sakti Gemolong, Selasa ( 16/01/2024 ).
Menurut Serda Eko, Bagi seorang pelajar, kita telah diberi bekal mengenai pendidikan kewarganegaraan semenjak kita berada di bangku SD, SMP dan SMA. Bahkan saat kita menempuh pendidikan di perguruan tinggi, kita tetap mendapatkan edukasi mengenai pendidikan kewarganegaraan, ungkapnya.
Menerapkan Sikap dan Perilaku Bela Negara bagi Pelajar di Wilayah Binaan
Pendidikan kewarganegaraan menjadi begitu penting salah satunya karena di dalamnya terkandung pembelajaran mengenai konsep bela negara bagi masyarakat, sehingga dengan adanya pembelajaran tersebut diharapkan dapat meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme serta rasa cinta kita pada negara Indonesia ini.
“ Sebagai seorang pelajar kita harus berusaha agar kita bisa menjadi salah satu kebanggaan di sekolah kita dengan mengikuti berbagai lomba baik di tingkat daerah, nasional maupun internasional. Sehingga kita dapat menjadi seorang pelajar yang berprestasi dan menjadi sosok inspiratif bagi pelajar lainnya “ Jelas Eko.
Brebes – KABAR EKSPRES II Kapten Infanteri Surikan Danramil 04 Tanjung, Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma mendampingi tenaga kesehatan Puskesmas Tanjung melaksanakan Pendampingan Pos pelayanan Sub PIN Dalam Rangka Penanggulangan KLB Polio di Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Selasa (16/01/2024).
Pendampingan Danramil dalam kegiatan imunisasi merupakan bagian dari tugas-tugas kewilayahan Aparat Teritorial sebagai bentuk kepedulian kepada anak agar sehat dan terhindar dari berbagai penyakit.
”Usia anak-anak sangat rentan terhadap penyakit, untuk itu sangat penting dilakukan imunisasi agar mereka mempunyai imun atau kekebalan yang dapat menangkal masuknya penyakit,” ungkap Kapten Infanteri Surikan.
Kapten Infanteri Surikan menyampaikan, seperti yang dikatakan tenaga kesehatan, imunisasi polio diberikan dengan cara diteteskan guna mencegah penyakit yang menular yang disebabkan virus yang ada di saluran pencernaan dan tenggorokan.
“Imunisasi ini juga guna mencegah penyakit yang sewaktu-waktu dapat menyerang anak-anak kita,” ujar Danramil.
Peduli Kesehatan, Danramil 04 Tanjung Kapten Infanteri Surikan Dampingi Pekan Imunisasi Nasional (PIN)
“Himbauan juga disampaikan melalui pengeras suara bersama Petugas Puskesmas Tanjung agar warga mengikuti imunisasi anak usia 0-7 tahun, seperti PAUD/TK dan SD/MI serta memberikan edukasi kepada orang tua pentingnya Imunisasi Polio untuk anak”. Imbuhnya.
Menurut Kapten Surikan perannya sebagai Danramil yang ada di wilayah akan selalu aktif untuk bekerjasama dengan para petugas Puskesmas, Bidan Desa dan para Kader Posyandu yang ada di wilayahnya dalam mewujudkan kesehatan generasi penerus.
“Ini juga bentuk kepedulian terhadap kesehatan dalam mencegah Stunting dan mewujudkan anak yang sehat untuk penerus bangsa yang berkualitas kedepannya,” pungkas Kapten Infanteri Surikan. (Pen0713).
Brebes – KABAR EKSPRES II LSM GMBI KSM Tanjung menggelar Audensi terkait Perpanjangan sewa lahan BTS yang berada di Desa Krakahan Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes.Audensi yang dihadiri dari puluhan Anggota LSM GMBI KSM Tanjung ini di gelar di Aula Kecamatan Tanjung sekitar pukul 10.15.Wib.pada hari Selasa,16/01/2024.
Turut hadir dalam acara Audensi ini Perwakilan dari PT.Towerindo Yudi Yulianto,Pihak Perijinan kabupaten Brebes Afroni SH,PLT Kapolsek Tanjung Iptu Imam Priyadi Danramil Tanjung yang diwakili Serka Muji
Sekcam Tanjung Nanang Raharjo SE.MH.Kades Krakahan Sugeng Heni Puji Setiawati serta Pemilik Lahan Dori dan perwakilan masyarakat Desa Krakahan.
Dalam Audensi ini telah sepakat antara pihak PT.Towerindo dengan Pihak Masyarakat,Bahwa pihak PT.Towerindo akan memberikan untuk lingkungan sebesar Rp. 3 juta,selama 1 tahun.sedangkan untuk , pemilik lahan bersedia memberikan tali Asih Sebesar Rp.20 juta selama kontrak perjanjian tersebut.
Menurut LSM GMBI KSP Tanjung Jumani”Kami melakukan Audensi agar persoalan ini cepat selesai dan Alhamdulillah semua sudah sepakat”ujar Jumani selaku ketua KSP Tanjung LSM GMBI.
Suwitno selalu perwakilan warga Desa Krakahan juga memberikan keterangan”Dengan saling menyadari kedua belah pihak telah sepakat,kami selaku warga berterima kasih kepada semua pihak yang telah andil dalam menyelesaikan persoalan-persoalan ini”ujarnya
Sementara itu dari Pihak Perijinan Afroni SH.menjelaskan”bahwa Perijinan itu awal saat PT. Towerindo melakukan perjanjian awal, jadi tidak ada perpanjangan perijinan lagi, ini hanya perpanjangan kontrak sewa lahan saja,itu sudah diatur dalam perundang-undangan “jelasnya.
PLT.Kapolsek Tanjung juga berharap”kondusifitas dan edukasi ke Masyarakat agar lebih memahami dan dapat saling menerima satu sama lain sehingga tercipta rasa Adil Aman dan bersahaja.”ujarnya.
Sekcam Tanjung Nanang Raharjo SE.MH.juga memberikan Apresiasi kepada Segenap LSM GMBI KSP Tanjung juga instansi yang terkait yang telah melakukan MOU kesepakatan,semoga ini menjadi edukasi kepada masyarakat yang lainya terkhusus Masyarakat Kabupaten Brebes “ucapnya.
Kades Krakahan Sugeng Heni Puji Setiawati juga mengatakan”sebagai Kades saya senantiasa memberikan pelayanan terbaik untuk warganya,agar Masyarakat saya lebih Nyaman dan Aman”jelasnya.
Selama kegiatan berlangsung aman tertib dan terkendali.pihak dari TNI/Polri mengawal sampai berakhir nya acara kegiatan ini
Cilacap – KABAR ESKPRES II Sebanyak 194.418 anak usia 0-7 tahun di Kabupaten Cilacap menjadi target Sub-PIN (Pekan Imunisasi Nasional) Polio. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah penyebaran virus polio yang ditemukan dibeberapa daerah di Indonesia.
Pencanangan Sub-PIN Polio secara simbolis dilakukan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Sujito, di Posyandu Sejahtera 5 Dusun Ciawitali Desa Panulisan Timur Kecamatan Dayeuhluhur pada Senin (15/1/2024).
Acara ini dihadiri oleh para Asisten Sekda, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, dr. Pramesti Griana Dewi, para Kepala OPD, Forkopimcam, dan tokoh masyarakat setempat.
Hal tersebut disampaikan Pj Sekda Cilacap, Sujito saat menyampaikan sambutan mewakili Pj Bupati Awaluddin Muuri pada acara pencanangan Sub-PIN Polio tingkat Kabupaten Cilacap.
Dia mengatakan, sebenarnya Indonesia telah menerima sertifikat bebas Polio di tahun 2014, namun pada tahun 2022 lalu, ditemukan lagi kasus Polio di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Jawa Barat. Kemudian, di tahun 2023 ditemukan juga di Jawa Tengah dan Jawa Timur sehingga dengan adanya Kejadian Luar Biasa (KLB) itu, maka Komite Imunisasi Nasional (KIN) merekomendasikan untuk dilakukan Sub PIN Polio.
194.418 Anak Usia 0-7 Tahun di Kabupaten Cilacap Jadi Sasaran Sub-PIN Polio
“Kepada sasaran usia 0- 7 tahun 11 bulan 29 hari tanpa memandang status imunisasi sebelumnya di Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur dan DIY,” katanya.
Dia menambahkan, di Kabupaten Cilacap pelaksanaan Sub Pin Polio dibagi ke dalam dua putaran yaitu pertama dilaksanakan pada 15 Januari 2024 dan putaran kedua dilaksanakan pada 19 Februari 2024. Demi tercapainya target 99 persen sasaran, Pemkab Cilacap mengimbau kepada seluruh pihak untuk ikut menyukseskan Sub PIN Polio.
“Dengan Jargon Tetes Manis Untuk Kaki Sehat, saya mengimbau kepada seluruh pihak untuk ikut menyukseskan kegiatan ini,” imbuhnya.
Pj Sekda juga mengajak jajarannya seperti Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para Camat untuk ikut mensosialisasikan Sub PIN Polio di wilayahnya masing-masing. “Kami mengajak juga kepada OPD dan para Camat untuk ikut menyukseskannya,” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Cilacap, Pramesti Griana Dewi juga menjelaskan sebenarnya di Kabupaten Cilacap juga telah dinyatakan bebas Polio tepatnya di tahun 2016. Namun, demi langkah preventif agar Kabupaten Cilacap tidak ditemukan kasus Polio, maka hari ini Kabupaten Cilacap melaksanakan Sub-PIN Polio.
“Sebenarnya Kabupaten Cilacap di tahun 2016 sudah bebas Polio. Ini juga demi langkah preventif agar Kabupaten Cilacap tetap bebas Polio,” tuturnya.
SEMARANG – KABAR EKSPRES II Pemerintah Kota Tegal menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kepatuhan atas Belanja Infrastruktur Tahun Anggaran 2023.
Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono bersama Ketua DPRD Kota Tegal, Kusnendro menerima secara langsung LHP dari Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Hari Wiwoho di Ruang Aditorium BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Senin (15/1) pagi.
Hadir Pj. Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, Sekretaris Daerah Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono dan Kepala Inspektorat Kota Tegal, Budi Hartono.
Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Hari Wiwoho berharap kedepan temuan BPK akan semakin sedikit karena meningkatnya kinerja dari Pemerintah Daerah.
“Kami berharap bahwa dengan rekomendasi hasil pemeriksaan yang saat ini dilakukan maka akan semakin transparan dan akuntabel laporan keuangannya, lebih efektif dan lebih bisa dipertanggungjawabkan, itu harapan kami dan itu merupakan goal kami sehingga kedepan akan semakin berkurang temuan dari BPK,”ujar Hari Wiwoho.
Pemkot Tegal Terima LHP BPK
Dalam kesempatan itu, Pj. Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana mengucapkan terima kasih kepada BPK.
“Terima kasih kepada BPK RI atas kinerjanya. Fungsi kontrol ini sangat penting, fungsi pengawasan sangat dibutuhkan. Intinya bagaimana kita memajukan sesuatu negara. Terima kasih atas bimbingan dan pembinaannya,” ujar Nana.
Nana Sudjana juga menambahkan bahwa kemitraan sangat penting untuk publik terhadap penyelenggaran pemerintahan di Jawa Tengah.
“Yang diharapkan makin transparan dan akuntabel. Kemitraan ini tetap berjalan sehingga Pemprov meraih prestasi, 12 kali meraih predikat WTP. Ini prestisius, dan ini menunjukkan pengeloaan seluruh Pemda di Jateng telah sesuai dengan peraturan undang-undangan,” ujar Nana.