1.000 Paket Sembako Habis Terjual di Pasar Murah Bersama Forkompimda Brebes dan Bulog

Brebes, – KABAR EKSPRES II Bertempat di Terminal Pasar Induk Brebes, Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Inf Sapto Broto, S.E., M.Si buka Pasar Murah Bersama Forkompimda Brebes dan Bulog di Terminal Pasar Induk Brebes, Jalan Jenderal Soedirman, Kelurahan Brebes, Jawa Tengah. Selasa (05/03/2024).

Acara ditandai dengan penyerahan sembako murah secara simbolis kepada penerima bantuan dan langsung meninjau Pasar Murah Bersama oleh Sekda Brebes Ir. Djoko Gunawan, MT, Kapolres Brebes AKBP Guntur Muhammad Tariq, S.IK., Kajari Brebes Yadi Rachmat Sunaryadi, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Agama Brebes Drs. Udin Nazmudin, Sh., M.H., Komisi III Bidang Pembangunan DPRD Brebes H. Hariyanto, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes Ir. Yulia Hendrawati, M.Si, Kasub Divre Pekalongan Anna Marianofa.

Dalam sambutan Kasub Divre Pekalongan Anna Marianofa memberikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan serta pihak-pihak yang memiliki komitmen tinggi untuk ikut serta menjaga stabilitas harga pangan di daerah, guna mengendalikan inflasi, dengan terlibat penuh dalam pelaksanaan Pasar Murah Bersama yang dilaksanakan oleh Kodim 0713 Brebes Bersama Forkompimda Brebes dan juga Bulog.

Sementara Komisi III Bidang Pembangunan DPRD Brebes H. Hariyanto mengatakan bahwa ini adalah langkah konkret kita Pemerintah Daerah untuk memberikan akses terhadap pangan yang terjangkau kepada seluruh masyarakat. Karena kami sangat menyadari bahwa kondisi perekonomian kita saat ini sedang mengalami pukulan berat, dampak dari inflasi yang cukup tinggi, sehingga terjadinya kenaikan harga kebutuhan bahan pangan, yang sudah pasti sangat membebani kemampuan keuangan rumah tangga dan menyebabkan berkurangnya daya beli masyarakat.

1.000 Paket Sembako Habis Terjual di Pasar Murah Bersama Forkompimda Brebes dan Bulog

“Menyikapi fenomena tersebut, selaku Pemerintah Daerah, tentunya kami harus bertindak dan bergerak cepat guna meringankan beban masyarakat, agar masyarakat bisa mendapatkan bahan kebutuhan pangan dengan harga yang relatif lebih murah dan terjangkau dari harga pasar, dan salah satu upaya yang bisa kita lakukan tentunya dengan gerakan pangan murah ini,” jelas H. Hariyanto.

Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Inf Sapto Broto juga mengingatkan bahwa dalam gerakan pangan murah melalui Pasar Murah Bersama Forkompimda ini kita tidak hanya bicara tentang harga pangan yang terjangkau. Kegiatan ini juga merupakan langkah strategis kita bersama dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah, dengan mengembangkan segala potensi pertanian lokal yang kita miliki, agar kita dapat mengurangi ketergantungan pada impor pangan serta memperkuat ekonomi lokal, kata Dandim.

“Melalui kegiatan ini hendaknya menjadi salah satu media kita dalam pengendalian inflasi pangan, mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Negeri junjungan menjelang BUlan Suci Ramadhan 1445 H/2024 M yang akan kita sambut beberapa hari saja lagi, ” harap Letkol Sapto Broto.

Sejumlah 1.000 paket sembako habis terjual dengan melihat antusiasme warga yang masih mengantri mengharapkan program Pasar Murah Bersama Forkompimda Brebes dan Bulog terus dilakukan secara rutin. (Pen0713).

Red

Berjalan Aman, KPU Brebes Berhasil Selesaikan Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilu 2024 Tingkat Kabupaten

BREBES, – KABAR ELSPRES II Rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Komisi Pemilihan Umum (KPU) 2024 tingkat Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, akhirnya berhasil diselesaikan setelah melalui proses serangkaian yang ketat dan transparan.

Namun, sebuah kejadian khusus yaitu protes atau keberatan dari sejumlah saksi partai politik serta temuan Bawaslu mewarnai rekapitulasi pleno yang berlangsung selama lima hari sejak Jumat 1 Maret hingga Selasa 5 Maret 2024, pukul: 02:42 WIB dini hari.

Ketua Bawaslu Kabupaten Brebes, Trio Pahlevi, mengungkapkan, terkait dengan temuan yang menjadi catatan dalam berita acara kejadian khusus, yaitu menemukan beberapa perbedaan data (selisih). Yakni yang bersumber dari data rekapitulasi kecamatan dengan data finalisasi di tingkat PPK Kecamatan Banjarhajo.

Bahwa perbedaan atas temuan dari Panwascam Kecamatan Banjarharjo saat melakukan pengawasan adalah dengan merujuk pada sumber data tamplate excel Panwaslu Kecamatan Banjarharjo dengan foto C-hasil dibeberapa desa yang disandingkan dengan form D-hasil Kecamatan Banjarharjo yang sudah tercetak. Terutama untuk perolehan suara beberapa partai dan caleg DPR RI pada saat proses rekapitulasi di tingkat Kabupaten Brebes.

“Meskipun tidak terlalu signifikan perbedaan selisih suaranya antara C-hasil disandingkan dengan D-hasil, akan tetapi perlunya KPU melakukan pencermatan dan perbaikan,” pungkasnya.

Meskipun pada rapat pleno tingkat kabupaten banyak dinamika dan tanggapan yang disampaikan saksi partai politik, KPU menampung semua tanggapan dan masukan dalam berita acara kejadian khusus. Bahkan, proses rapat pleno berjalan dengan aman, lancar, tertib dan terkendali.

Ketua KPU Kabupaten Brebes, Manja Lestari Damanik, mengatakan pleno tingkat Kabupaten Brebes selesai dan resmi ditutup Selasa 5 Maret 2024, pukul: 02;42 WIB dini hari.

Berjalan Aman, KPU Brebes Berhasil Selesaikan Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilu 2024 Tingkat Kabupaten

Ia mengakui pada rapat pleno tingkat kabupaten banyak sekali dinamika dan tanggapan yang disampaikan saksi partai politik dan juga Bawaslu Kabupaten Brebes.

“Kami menampung semua tanggapan dan masukan yang disampaikan dan kami memasukkan dalam berita acara kejadian khusus. Untuk jumlahnya masih kita rekap, “kata Manja.

Ia menyebutkan, berdasarkan berita acara kejadian khusus ada belasan. Seperti, terjadi perubahan jumlah pemilih yang menggunakan hak pilih dalam daftar pemilih tambahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK).

Kemudian, terjadi perbedaan jumlah selisih suara antara C-hasil dengan D-hasil untuk beberapa partai politik dan beberapa caleg untuk DPR RI yang terjadi di beberapa kecamatan. Selain itu, perbedaan jumlah selisih suara juga terjadi untuk tingkatan DPRD Provinsi, DPD, bahkan DPRD Kabupaten. Namun, jumlahnya tidak terlalu signifikan.

“Akan tetapi perbedaan jumlah selisih suara itu sudah dilakukan perbaikan. Termasuk dengan temuan Bawaslu juga sudah dilakukan perbaikan,” jelas Manja.

Rapat pleno terbuka dinyatakan tuntas, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara. Selanjutnya, hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2024 tingkat kabupaten Brebes ini, akan diserahkan ke KPU Provinsi langsung hari ini.

Reporter: Casroni

Jelang Ramadhan dan Idul Fitri, Kapolda Jateng Minta Masyarakat Jadi Polisi Bagi Dirinya Sendiri

SEMARANG, – KABAR EKSPRES II Polda Jateng| Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi meminta masyarakat untuk mengadakan pengecekan rumah, kendaraan dan kesiapan diri saat akan bepergian di bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2024 Masehi / 1445 Hijriah mendatang.

Menurutnya, faktor keselamatan berawal dari ketelitian masing-masing individu untuk mempersiapkan diri sebelum bepergian.

” Saya himbau masyarakat menjadi “Polisi” bagi dirinya sendiri ” kata Kapolda Jateng di ruang kerjanya, Senin (4/3/2024).

Disebutnya, Polda Jateng juga menjamin kestabilan Kamtibmas dan kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok pada bulan Ramadhan mendatang.

Kapolda menyebut, pihaknya melalui Satgas pangan Polda Jateng sudah melakukan langkah-langkah koordinatif dan preventif agar distribusi bahan pokok tetap lancar dan dapat dibeli masyarakat dengan harga terjangkau.

Jelang Ramadhan dan Idul Fitri, Kapolda Jateng Minta Masyarakat Jadi Polisi Bagi Dirinya Sendiri

” kita siap melakukan operasi pasar kembali untuk memenuhi kebutuhan masyarakat” imbuhnya

Ditambahkan Kapolda, untuk menjaga kondusivitas kamtibmas di bulan Ramadhan dan Idul Fitri, Polda Jateng telah melaksanakan dua operasi yaitu operasi Keselamatan dan Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat).

Operasi Keselamatan dilaksanakan pada 4 hingga 17 Maret 2024 mendatang, berorientasi pada keselamatan berlalu lintas dan mengedukasi masyarakat, sehingga pada saat mudik nanti mereka sudah terdidik. Sedangkan operasi Pekat dilaksanakan pada tanggal 6 sampai dengan 25 Maret 2024 berorientasi pada melakukan penindakan terhadap berbagai jenis penyakit masyarakat seperti minuman keras, mabuk-mabukan dan sebagainya ,” jelasnya

Selain itu, Kapolda juga mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi terkait jam operasi tempat hiburan malam. Para Kapolres jajaran sudah diperintah untuk merapatkan hal tersebut dengan stakeholder di daerah.

” Penentuan pengaturan jam operasi tempat hiburan malam saat Ramadhan, diatur oleh masing-masing Kota dan Kabupaten. Polisi siap mengamankan keputusan yang sudah dibuat di masing-masing daerah dan bekerjasama dengan Satuan pamong praja, sesuai dengan tupoksinya,” tutur Kapolda

Untuk ormas yang nekat melakukan razia atau sweeping, Kapolda secara tegas siap menindak karena hal itu melanggar undang-undang. Disebutnya tidak ada individu atau organisasi di Jawa Tengah yang berkedudukan di atas hukum.

Dirinya berharap situasi Jawa Tengah betul-betul kondusif sehingga masyarakat bisa melaksanakan ibadah Ramadhan dan merayakan idul Fitri secara khusyuk dan aman

” Tidak ada kelompok masyarakat yang melakukan kegiatan penegakan hukum seperti razia dan sebagainya, Berdasarkan amanat undang-undang, kewenangan seperti itu ada di institusi kepolisian,” paparnya.

Red

Penghargaan atas Dedikasi: Kenaikan Pangkat Pengabdian Bagi Dua Personel Polres Batang

Batang, – KABAR EKSPRES II Polres Batang menggelar upacara kenaikan pangkat pengabdian personel Polres Batang periode 1 Maret 2024 di Mapolres setempat, Jumat (1/3/2024).

AKBP Raharja dan IPDA Subroto adalah dua anggota Polres Batang yang telah menerima kenaikan pangkat. AKBP Raharja telah dinaikkan pangkat setingkat lebih tinggi dari Kompol ke AKBP, sementara IPDA Subroto naik pangkat dari AIPTU ke IPDA.

Kapolres Batang, AKBP Nur Cahyo Ari Prasetyo, mengatakan kenaikan pangkat merupakan wujud perhatian dan penghargaan dari Institusi Polri kepada anggota yang telah menunjukkan dedikasi dan loyalitas tinggi Kegiatan ini merupakan wujud perhatian dan penghargaan dari Institusi Polri kepada anggota, yang telah menunjukkan dedikasi dan loyalitas yang tinggi dalam pengabdian dengan baik.

AKBP Raharja dan IPDA Subroto Naik Pangkat: Momentum Penghargaan Polri

“Dengan pangkat yang baru semoga semakin baik, semakin sukses dan menjadi momentum peningkatan kualitas diri baik dalam pengabdian diri pada Polri untuk berbuat baik melayani masyarakat,” kata Kapolres.

Kenaikan pangkat bukan hanya menjadi kebanggaan bagi personel yang bersangkutan dan keluarganya, tetapi juga membawa tanggung jawab untuk melaksanakan tugas kedepan dengan lebih baik.

“Kita berharap agar pelaksanaan tugas mereka ke depan tetap penuh dedikasi dan loyalitas yang tinggi, menjadikan mereka sebagai contoh bagi anggota lainnya dalam menjalankan tugas kepolisian dengan baik,” tambahnya.

Upacara laporan kenaikan pangkat pengabdian personel Polres Batang menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat dan integritas dalam menjalankan tugas kepolisian.

“Dedikasi dan pengabdian yang tinggi menjadi pondasi bagi keberhasilan Polres Batang dalam melayani masyarakat dengan baik,” pungkasnya.

Red

Miskomunikasi, Kades JA dan RP Sepakat Selesaikan Persoalan Secara Kekeluargaan

Sumatera Utara, – KABAR EKSPRES II Permasalahan antara Kepala Desa berinisial JA di Kecamatan Patumbak dengan seorang Caleg Deli Serdang terkait peroleh suara akhirnya terselesaikan secara kekeluargaan.

“Kami telah bertemu dan bersepakat dengan Caleg RP untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan,” kata Kepala Desa JA kepada wartawan, Senin (4/3/2024).

Ia menjelaskan, pertama kali persoalan itu muncul setelah adanya miskomunikasi diantara mereka berdua terkait minimnya perolehan suara RP di Desa Marindal II.

Miskomunikasi, Kades JA dan RP Sepakat Selesaikan Persoalan Secara Kekeluargaan

“Namun, setelah dilakukan pertemuan, akhirnya misomunikasi itu lebih kepada hal-hal yang detil, sehingga memunculkan perbedaan persepsi,” ungkapnya.

Sementara itu, RP membenarkan telah bertemu dengan Kades JA dan sudah bersepakat untuk tidak memeperpanjang persoalan.

“Kami sudah sepakat menyelesiakannya swcara kekeluargaan,” pungkasnya.

Reporter: Rizky/RI-1/Tim

Rekapitulasi Penghitungan Suara Tingkat Kabupaten Brebes Baru Selesai 9 Kecamatan. Meski Ada Protes, Kondisi Berjalan Kondusif

BREBES, – KABAR EKSPRES II Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat Kabupaten Brebes, yang diselanggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, di Grand Dian Hotel Brebes, baru menyelesaikan hasil 9 dari 17 kecamatan.

Dalam proses rekapitulasi yang berlangsung sejak Jumat 1 Maret hingga sekarang Minggu 3 Maret 2024 (hari ketiga-red), terdapat protes dari beberapa saksi partai politik, sehingga cenderung berjalan lamban.

Meskipun demikian, pihak KPU kabupaten telah mengambil langkah-langkah untuk menanggapi protes tersebut dengan serius. Mereka membuka ruang untuk klarifikasi dengan para pihak terkait guna mendengarkan aspirasi dan memastikan proses rekapitulasi berjalan secara transparan dan adil.

Selama proses tersebut, kondisi di lapangan tetap berjalan kondusif dan terkendali. Pihak keamanan dan tim medis setempat turut melakukan pengawasan dan pemantauan untuk memastikan situasi tetap aman dan terjaga.

Rekapitulasi Penghitungan Suara Tingkat Kabupaten Brebes Baru Selesai 9 Kecamatan. Meski Ada Protes, Kondisi Berjalan Kondusif

Adapun, kecamatan yang sudah menyelesaikan rekapitulasi penghitungan suara menurut Ketua KPU Kabupaten Brebes, Manja Lestari Damanik, sudah ada 9 kecamatan.

“Baru 9 kecamatan yang sudah selesai rekapitulasi penghitungan suara. Di antaranya, Kecamatan Paguyangan, Sirampog, Tonjong, Salem, Kersana, Tanjung, Wanasari, Losari, dan Ketanggungan,” kata Manja, ketika dikonfirmasi, saat tengah istirahat rekapitulasi penghitungan suara, Minggu 3 Maret 2024, pukul 12: 55 WIB.

Setelah 9 kecamatan ini, lanjut Manja, dilanjutkan rekapitulasi penghitungan suara untuk Kecamatan Larangan.

Adapun kecamatan lainnya, seperti Brebes, Bulakamba, Banjarharjo, Jatibarang, Songgom, Bantarkawung dan Bumiayu menunggu giliran.

Reporter: Casroni

Giat Bakti Sosial DPC LSM BPPI Kecamatan Tanjung Brebes, Bedah Rumah di Desa Luwunggede

Brebes, – KABAR EKSPRES II Ibu Kasyati, Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang ada di Desa Luwunggede Kecamatan Tanjung, mendapatkan Perhatian dari DPC LSM BPPI Tanjung Brebes. Minggu, (3/3/2024).

Pemilik RTLH itu adalah Ibu Kasyati warga RT: 06/RW: 02 Desa Luwunggede. Kondisi Rumah ibu Kasyati yang memprihatinkan pihak LSM BPPI DPC Tanjung melalui Ketuanya Edi Sucipto bersama Anggotanya yang tentunya telah berkoordinasi dengan pihak pihak terkait melakukan Bedah Rumah, dari pembongkaran rumah karna yang dikhawatirkan akan berisiko kepada penghuninya.

Agung Herlyanto selaku Sekretaris DPC LSM BPPI Kecamatan Tanjung, Menuturkan, Kegiatan Pembongkaran Rumah yang dibantu warga setempat dan dilakukan pada hari ini Minggu, 03 Maret 2024 juga disaksikan oleh warga setempat dan tokoh masyarakat,

Dan Kami bersama Ketua Dpc Tanjung juga berusaha semaksimal dengan mencari donatur donatur juga berkoordinasi dengan Pemdes maupun Dinas Terkait.Agar Rumah Baru Ibu Kasyati cepat direalisasikan.”Tandasnya

Giat Bakti Sosial DPC LSM BPPI Kecamatan Tanjung Brebes, Bedah Rumah di Desa Luwunggede

“juga menambahkan”Selain pembongkaran rumah ini nantinya kami juga akan membangun kembali sehingga Ibu Kasyati bisa memiliki Rumah yang layak untuk di huni.”Imbuh Agung

Edi Sucipto selaku Ketua DPC Tanjung LSM BPPI pada saat di temui awak media, “beliau menuturkan, giat ini kami sudah Kordinasi ke Cang Anto Ketua DPD LSM BPPI Kabupaten Brebes, juga kami sudah Ijin sama pihak Kepala Desa dan Warga Lingkungan Setempat.”Ucap Edi

Sementara itu menurut penuturan Edi Sucipto selaku Ketua DPC LSM BPPI Kecamatan Tanjung kabupaten brebes “Gerakan Bedah Rumah ini adalah bentuk rasa Peduli kami terhadap Ibu Kasyati yang sungguh sangat memprihatinkan”Sambung, Edi Sucipto.

 

Reporter: Casroni

 

Koperasi Produsen DAKU Dampingi Pengrajinan Sapu Ijuk Untuk Tetap Eksis

Cilacap, – KABAR EKSPRES II Salah Satu kampung yang berada di Kabupaten Cilacap, terdapat pengrajin sapu ijuk di Dusun Ciupas Desa Madusari Kecamatan Wanareja yang mulai menggeliat, dan sebenarnya usaha tersebut cukup berpotensi dan menjadi salah satu sumber pendapatan masyarakat.

Ini terbukti, berkat campur tangan Koperasi Produsen DAKU usaha ini mampu menyerap tanaga kerja serta menyediakan lapangan kerja bagi warga masyarakat, namun demikian, usaha ini masih pribadi maupun dibawah naungan serta bermitra dengan Koperasi sehingga keberadaanya dibutuhkan perhatian lebih dari Pemerintah Kabupaten Cilacap agar dapat bertahan dan berkembang, Sabtu (02-03-2024).

Anto warga Dusun Ciupas Desa Madusari Kecamatan Wanareja menyampaikan dirinya sudah menjalankan usaha seperti ini mencapai 5 tahun lamanya.

Koperasi Produsen DAKU Dampingi Pengrajinan Sapu Ijuk Untuk Tetap Eksis

Menurutnya, usaha yang dia rintis tersebut kini telah bermitra dengan Koperasi Produsen Duta Amanah Karya Usaha yang memang tempat kami bernaung dan juga untuk dapat terus berkembang nantinya terutama untuk mendukung sarana maupun permodalan hingga ke pemasaran ucapnya.

Selanjutnya dijelaskan bahan sapu ijuk yang menyerupai rambut, berasal dari tapes yang menempel pada pohon aren yang berwarna hitam. Mereka mendatangkannya dari hutan-hutan yang terdapat pohon Aren dan untuk memperolehnya didapat melalui warga maupun tetangga yang memang bisa dan suka mengambilnya serta untuk harga pun sangat variatif tandasnya.

Untuk saat ini dirinya dalam membuat sapu ijuk ditemani istri maupun orang tua kadang juga keluarga dan tetangga, sehari bisa menghasilkan antara 50 sampai 60 sapu yang sudah jadi dijepit tanpa gagangnya.

Mereka menyampaikan 1 sapu ijuk tanpa gagang seharga Rp 4000,00 diterima ke tengkulak dan menuturkan bahwa usahanya itu kadang tekor, terutama kalau para penjual ijuknya tidak jujur.

“Selain itu, resiko usaha sapu ijuk ini adalah karena kadar air yang terlalu tinggi di ijuk sapu disaat membeli dari warga dan kadang lidi nya pun dibawa pula dan ditimbang,” terangnya

Endang Supriyatna selaku Pengurus Koperasi Produsen DAKU menjelaskan untuk sapu ijuk memang kami selaku Koperasi Produsen akan terus ditumbuh kembangkan agar mampu menyerap tenaga kerja dilingkungan kami ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan Endang setelah nanti Rapat Akhir Tahun yang akan digelar pada tanggal 03 Maret 2024, kita akan fasilitasi sarana dan prasarana yang lebih komplit lagi sehingga selain bisa menampung lebih banyak pekerja juga diharapkan hasilnya pun akan semakin meningkat pula terangnya.

“Kita sudah sediakan sarana ataupun bangunan baru yang baru selesai untuk nanti digunakan dalam memproses pembuatan sapu dari tahap awal hingga selesai bisa dijual”. Tandasnya

Selain itu selaku pengurus Koperasi Produsen DAKU dengan adanya kami mampu bermanfaat dan yang paling utama bisa membuat lapangan pekerjaan bagi warga pungkasnya.

Reporter: Dani

Pemdes Cipelem Menyebut Akan Melanjutkan Pembangunan Talud JUT di RT 01 RW 02

BREBES, – KABAR EKSPRES II Pemerintah Desa (Pemdes) Cipelem, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes mengaku akan melanjutkan pembangunan talud Jalan Usaha Tani (JUT) yang ada di lingkungan RT 01 RW 02.

Kesanggupan untuk melanjutkan pembangunan talud JUT tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Desa Cipelem Tomy Santoso, Minggu 3 Maret 2024. Kepada awak media, Tomi menyebut kalau berdasarkan hasil perhitungan ulang dari konsultan teknis, memang ada kekurangan volume pekerjaan talud JUT di RT 01 RW 02 sepanjang 60 meter.

Dimana, kalau diuangkan proyek tersebut hanya menyisakan anggaran sekitar Rp.15 juta. “Kita sebelumnya juga sudah mengundang Bapak Nurfaidin,ST sebagai konsultan teknis. Dan dari hasil penghitungan beliau, hanya menyisakan volume pekerjaan 60 meter saja. Dan dari sisa volume tersebut, kami pun siap dan berkomitmen untuk menyelesaikannya,”ujar Tomi.

Kepada wartawan, Tomi juga menceritakan tentang kronologis diberhentikannya semetara proyek talud JUT di RT 01 RW 02. Dimana saat itu terjadi proyek warga/petani yang tengah melakukan masa tanam padi.

Pemdes Cipelem Menyebut Akan Melanjutkan Pembangunan Talud JUT di RT 01 RW 02
Pemdes Cipelem Menyebut Akan Melanjutkan Pembangunan Talud JUT di RT 01 RW 02

Dan untuk mendukung kelancaran warga dalam bertani, maka semua pihak sepakat untuk pembangunan talud JUT diberhentikan sementara lantaran dianggap mengganggu kegiatan tanam.

Disisi lain, tambah dia, bertepatan dengan itu juga sedang ada kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) yang dilaksanakan oleh pihak kecamatan untuk seluruh pekerjaan yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2023.

Dan dari hasil monev tersebut, tim lapangan menemukan adanya kelebihan pekerjaan yang sama di titik lain, tepatnya di RW 06. Atas kelebihan pekerjaan itu, tim Monev kemudian merekomendasikan agar pekerjaan sementara dihentikan.

Reporter: Casroni

Polsek Bobotsari Luncurkan Program Gas Pol Bos

Purbalingga, – KABAR EKSPRES II Polsek Bobotsari Polres Purbalingga meluncurkan program sosial bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan uluran tangan. Program tersebut bernama Gas Pol Bos yang merupakan akronim dari Gerakan Amal Sedekah Polsek Bobotsari.

Program Gas Pol Bos pertama kali dilaksanakan pada Jumat (1/3/2024). Dimana Polsek Bobotsari memberikan bantuan sosial kepada dua warga kurang mampu di Desa Palumbungan Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga.

Bantuan diserahkan kepada Mutiarto (70) dan Sairah (65) keduanya warga Desa Palumbungan RT 3 RW 1. Mutiarto merupakan difabel yang mengalami kelumpuhan setelah jatuh dari pohon kelapa. Sedangkan Sairah merupakan warga kurang mampu yang mengalami sakit menahun.

Kapolsek Bobotsari AKP Sarno Ujianto mengatakan sebagai bentuk kepedulian kepada sesama kami meluncurkan program Gas Pol Bos. Kegiatan dilaksanakan dengan memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu termasuk kepada difabel.

Polsek Bobotsari Luncurkan Program Gas Pol Bos

“Program ini diluncurkan dengan tujuan bahwa tugas Polri selain melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat juga harus peduli terhadap sesama manusia. Khususnya kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial,” ucap, Sabtu (2/3/2024).

Disampaikan bahwa dengan program ini, kami juga menanamkan kesadaran bagi anggota bahwa seluruh harta yang dimiliki ada sebagian yang menjadi hak mereka yang sangat membutuhkan. Sehingga menumbuhkan sikap keikhlasan dan rasa sosial yang kuat kepada anggota untuk mau berbagi.

“Alhamdulilah anggota Polsek Bobotsari seluruhnya mendukung program ini. Mereka menyisihkan sebagian harta yang dimiliki untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Semoga program ini bisa memberikan manfaat,” ucapnya.

Kapolsek menambahkan program ini akan terus dilaksanakan oleh Polsek Bobotsari setiap hari Jumat. Tidak hanya masyarakat di satu desa namun harapannya bisa menjangkau seluruh Kecamatan Bobotsari.

Respon positif disampaikan warga penerima bantuan program Gas Pol Bos. Salah satunya Mutiarto yang mengaku senang diberikan bantuan berupa sembako dari Polsek Bobotsari. Menurutnya bantuan tersebut sangat bermanfaat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Polsek Bobotsari yang telah memberikan bantuan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi saya,” ucapnya.

Reporter: Imam jateng