Brebes, – KABAR EKSPRES IIPolres Brebes Polda Jawa Tengah melaksanakan upacara serah terima jabatan (Sertijab) Kasat Narkoba pada Jumat (14/6/2024) yang digelar di Aula Sanika Satyawada Polres Brebes.
Kapolres Brebes AKBP Guntur M Tariq memimpin upacara tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Kapolda Jateng Nomor : ST/809/VI/KEP./2024 tanggal 3 Juni 2024.
Jabatan Kasat Narkoba Polres Brebes yang sebelumnya diemban AKP Aris Maryono beralih ke AKP Heru Irawan.
AKP Heru Irawan sebelumnya menjabat sebagai Kasubbagbinops Bag Ops Polres Brebes. Sedangkan AKP Aris Maryono pindah di Polda Jawa Tengah.
Dalam sambutanya, Kapolres Brebes AKBP Guntur M Tariq mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama. AKP Aris sendiri telah menjabat sebagai Kasat Narkoba Polres Brebes kurang lebih selama 3 tahun 9 bulan. Hal tersebutlah yang menjadi kesan dan kedekatan tersendiri antara Kapolres dengan anggota dijajaranya.
Kapolres Brebes Pimpin Sertijab Kasat Narkoba
“Kepada AKP Aris, saya ucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi- tingginya saat memimpin Satresnarkoba Polres Brebes. Semoga ditempat tugas yang baru saudara dapat melaksanakan tugas dengan lebih baik, mengabdi dengan sabar, ikhlas, tanpa pamrih dan hanya mengharap keridhaan dari tuhan yang maha esa,” ucap Kapolres.
Sementara kepada AKP Heru, Kapolres Brebes juga menyampaikan selamat atas jabatan yang yang diemban dengan berharap bisa melaksanakan tugas dengan amanah.
Dalam rangkaian Sertijab tersebut juga dilaksanakan penandatanagan pakta integritas serta pengambilan sumpah jabatan sebagai komitmen untuk bertugas dengan baik sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pejabat Polri di lingkungan Polres Brebes.
Upacara dihadiri oleh Waka Polres, para PJU Polres Brebes, Perwakilan Kapolsek serta Perwira dan Pengurus Bhayangkari.
Brebes, – KSN IIJajaran Polsek Paguyangan Polres Brebes Jawa Tengah menggelar kegiatan sosial dengan berbagi sembako kesejumlah warga masyarakat yang membutuhkan dibeberapa desa di Kecamatan Paguyangan, Kamis (13/6/2024) kemarin.
Beberapa warga penerima bantuan paket sembako yang berisi beras, mi instan dan telur tersebut dilaksanakan dengan menyambangi warga yang berlokasi di desa Paguyangan, Wanatitra dan desa Taraban.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Paguyangan Iptu Tasudin didampingi oleh sejumlah anggotanya.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Paguyangan mengatakan kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka menyambut HUT Bhayangfkara ke 78 tahun 2024. Tasudin berharap bantuan yang diberikan tersebut dapat bermanfaat bagi warga yang membutuhkan.
Sambut Hari Bhayangkara, Polsek Paguyangan Laksanakan Kegiatan Sosial.
“Menyambut HUT Bhayangkara ke 78 Polri melaksanakan berbagai kegiatan sosial, salah satunya bakti sosial ini. Harapan kami, bantuan tersebut dapat memberi manfaat untuk masyarakat,” terangnya pada Jumat (14/6/2024).
Selain itu, dengan kegiatan tersebut pihaknya juga berharap kehadiran Polri dimasyarakat dapat lebih dirasakan tanpa membeda – bedakan melalui kegiatan postif terutama jelang peringatan HUT Bhayangkara ke 78.
“Bahwa Polri hadir tanpa membeda-bedakan dan mengisi Ulang Tahun Bhayangkara yang ke 78 tahun dengan kegiatan-kegiatan positif dengan harapan akan berdampak baik dan langsung dirasakan bagi masyarakat,” terangnya.
Tegal, – KABAR EKSPRES IIRabu 12 Juni 2024 pukul 09.00 Wib s.d selesai, dilaksanakan giat Sinergitas TNI POLRI beserta masyarakat perihal penancapan tiang jembatan gantung Merah Putih Desa Banjaragung Kecamatan Warureja Kabupaten Tegal.
Hadir dalam kegiatan tersebut. Dandim 0712 Tegal Letkol Inf Suratman, S.I.P., M.I.P., beserta danramil dan anggota, Kapolsek Warureja, AKP Muhamad Wahyadi, S.H. beserta anggota, Kades beserta dan masyarakat Desa Banjaragung berbondong bondong penuh semangat membangun jembatan merah putih
Pembangunan jembatan gantung ini merupakan bagian dari program Karya Bhakti TNI Perdesaan yang didukung pendanaan APBD Kabupaten Tegal Tahun Anggaran 2024 dan diletakan bersebelahan dengan jembatan lama yang sudah tidak layak pakai yang merupakan akses penting sebagai penghubung antar desa
Sinergitas TNI-POLRI, Pemdes Masyarakat Banjaragung Bangun Jembatan Gantung Baru
spesifikasi panjang jembatan gantung baru mencapai 65 meter dengan lebar 2 meter, jembatan gantung ini nantinya hanya boleh dilintasi pejalan kaki dan pengguna kendaraan roda dua, selain memperlancar perangkutan hasil bumi, keberadaan prasarana penghubung yang memadai juga memberikan manfaat besar di berbagai sektor seperti ekonomi, Pendidikan, Kesehatan dan sebagainya
Komandan Kodim 0712 Tegal menjelaskan, TNI-Polri beserta Pemerintah siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Tegal dan akan mendukung serta mengawal penuh seluruh program-program dari pemerintah agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat
Kapolres Tegal melalui Kapolsek Warureja siap bahu-membahu bersinergi dengan seluruh instansi maupun elemen masyarakat untuk mewujudkan Kabupaten Tegal yang aman dan tentram, sehingga masyarakat dapat dengan tenang menjalani aktivitasnya sehari-hari.
Pekalongan, – KABAR EKSPRES IITiga pilar (TNI Polri, Pemda) merupakan ujung tombak representasi negara hadir untuk mewujudkan Ketertiban Keamanan dan pembangunan di wilayah. Siapapun pimpinan nanti di Jawa Tengah dia adalah putra terbaik yang akan mengeksplore menjadi Jawa Tengah Emas 2045.
Demikian di sampaikan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dalam acara Safari Kamtibmas Tiga pilar di Dupan Convention Hall, Kota Pekalongan pada Rabu, (12/6/2024) siang.
Di awal kegiatan, Walikota Pekalongan H. A. Adzan Arslan Djunaid mengapresiasi Irjen Pol Ahmad Luthfi yang senantiasa mengedepankan peran dan fungsi Tiga Pilar dalam setiap upaya penyelesaian masalah di masyarakat.
Dirinya menyebut, selama kepemimpinan Irjen Pol Ahmad Luthfi mampu menjaga sinergitas Tiga Pilar untuk menciptakan kondusifitas di wilayah.
Irjen Pol Ahmad Luthfi; Siapapun Pimpinannya Adalah Putra Terbaik Menuju Jawa Tengah Emas 2045
“Ini harus kita syukuri, kita apresiasi dan kita jaga agar Tiga Pilar tetap guyub rukun dalam menghadapi permasalahan di wilayah,” ujarnya di awal sambutan.
Dalam arahannya, Kapolda Jateng menyebut bahwa Tiga Pilar terutama di tingkat desa adalah representasi negara hadir di tengah masyarakat
“Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Lurah adalah cucuk lampah harkamtibmas, Anda adalah etalase hadirnya negara di tingkat paling kecil, yaitu di desa,” tutur Kapolda mengawali sambutan.
Dengan demikian, tiga pilar di tingkat desa tersebut harus mampu menjadi pelopor dalam upaya pemeliharaan kamtibmas melalui upaya preemtif dan preventif.
Kapolda mengungkap pihaknya tidak bangga menghukum masyarakat. Setiap permasalahan di masyarakat harus mengutamakan upaya restoratif justice dengan mengedepankan sinergi Tiga Pilar.
“Saya tidak mau di Kab. Pekalongan/Kota jika ada masalah sedikit-sedikit di pidana. Tolong Tiga Pilar berperan terdepan dalam penyelesaian permasalahan di wilayahnya,” tegas Kapolda.
Kolaborasi Tiga Pilar juga disebut menjadi kunci suksesnya Operasi Mantap Praja dalam rangka pengamanan Pilkada mendatang, Oleh karena itu Kapolda meminta agar terus memelihara sinergi
“Terus rekatkan sinergitas tiga pilah hingga terwujud Jawa Tengah yang Gemah Ripah Loh Jinawi, Toto Tentrem Kerto Raharjo,” ujarnya berpesan.
Kapolda turut berpesan agar masyarakat tetap memelihara persatuan dan kesatuan karena siapapun yang terpilih nanti adalah putra terbaik bangsa yang akan mengeksplorasi potensi Jawa Tengah.
“Ingat bahwa nyawanya Jawa Tengah adalah asas gotong royong dan tepo seliro. Diatasnya lagi ada asas yang namanya persatuan dan kesatuan”.
“Siapapun pimpinan nya nanti di Jawa Tengah dia adalah putra terbaik yang akan mengeksplore menjadi Jawa Tengah emas 2045,” pungkas Irjen Pol Ahmad Luthfi.
Tegal, – KABAR EKSPRES IIGuna meningkatkan kemampuan Unit Satwa atau sering disebut K9 yang akan diperbantukan untuk membantu tugas kepolisian. Pelatihan ini dilaksanakan di halaman Mapolres Tegal, Rabu (12/6/2024).
Kapolres Tegal AKBP Mochammad Sajarod Zakun S.H., S.I.K melalui Kasat Samapta AKP Surahno S.H., M.H menyampaikan pelatihan ini dilakukan secara rutin terus dilakukan, guna meningkatkan kemampuan dalam mendeteksi barang-barang berbahaya.
“Untuk saat ini Polres Tegal memiliki Unit K9 dengan anjing berasal dari Belanda yang berjenis Belgian Malionis dengan keahlian pendeteksi bahan peledak serta keahlian bidang SAR korban bencana alam,” ungkap Kasat Samapta.
AKP Surahno menambahkan anjing-anjing tersebut telah mengikuti pelatihan selama 2 bulan di Gunung Putri, Cikeas, Bogor bersama dengan pawangnya hal ini untuk menjadi satwa yang profesional dalam rangka membantu tugas kepolisian terutama saat melakukan sterilisasi lokasi atau tempat acara dari ancaman bahan peledak, serta pencarian korban apabila terjadi bencana alam.
Bantu Kepolisian, Unit K9 Dilatih
“Ke depan tantangan tugas yang semakin berat dan kegiatan rutin personel Unit Satwa dalam membantu tugas pokok kepolisian akan terus ditingkatkan,” pungkasnya.
Banjarnegara, – KABAR EKSPRES IIHal itu ditegaskan Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Jamaluddin, S.I.P., saat berikan jam komandannya pada kunjungan kerjanya di Kodim 0702/Purbalingga dan Kodim 0704/Banjarnegara, Rabu (12/6/2024) bertempat di masing-masing Kodim.
Dengan didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro Ny. Dali Jamaluddin, beserta para Kasirem 071/Wijayakusuma, didepan segenap prajurit, PNS dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVII Dim 0702/Purbalingga dan Cabang XIX Dim 0704/Banjarnegara, Kolonel Jamaluddin memberikan motivasinya terkait untuk keberhasilan dalam melaksanakan tugas.
Menurutnya, keberhasilan tugas seorang prajurit dan PNS, diawali dari diri setiap personalnya, mulai dari lingkungan keluarga, masyarakat dan lingkungan satuannya.
Danrem Wijayakusuma : Laksanakan tugas dengan baik dan tuntas.
Ia mengungkapkan, untuk mendukung pelaksanaan tugas Korem 071/Wijayakusuma, prajurit dan PNS harus tahu dan mengerti sesanti Korem 071/Wijayakusuma yakni Musti Cakra Sukarno Aji.
“Musti Cakra Sukarno Aji, bermakna prajurit Wijayakusuma memiliki kepekaan dalam melaksanakan tugasnya dan mampu melaksanakan tugas dengan tuntas dan baik dari pimpinan. Karenanya, ini sebagai simbol acuan dan tolok ukur akan keberhasilan pelaksanaan tugas, dalam rangka mendukung tugas pokok TNI AD diwilayah”, ungkapnya.
“Makna bunga Wijayakusuma adalah sarinya atau bunga kemenangan yang sejati. Yang berarti, prajurit Wijayakusuma harus bisa membawa masyarakat diwilayahnya untuk bersama-sama berkolaborasi, bersinergi bahu membahu memuwujudkan wilayah yang kondusif dan memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan mempertahankan keutuhan dan kedaulatan NKRI”, terangnya.
“Untuk terlaksananya keberhasilan tugas, dibutuhkan atau diperlukan motivasi bagi segenap prajurit dan PNS. Karenanya, setiap prajurit dan PNS harus memiliki karakter yang baik dalam melaksanakan tugas sesuai bidang tugasnya masing-masing. Yakni, Jujur, Ikhlas dan Tuntas atau Jitu”, terangnya.
“Prajurit dan PNS dalam melaksanakan tugas harus jujur, dalam artian setiap bekerja sesuaikan tugas yang diembannya secara obyektif serta akuntabel. Bekerja dengan penuh keikhlasan, karena bekerja adalah ibadah. Begitu juga dengan prosesnya, harus tuntas dan baik”, terangnya.
Terhadap dinamika rumah tangga para prajurit TNI, Danrem juga menyampaikan untuk menjaga keharmonisan dan kerjasama yang baik dalam menghadapi persoalan rumah tangganya.
“Prajurit harus bisa memelihara keharmonisan keluarga, sehingga antara suami dan istri terjalin kerjasama yang baik. Bijak dalam menghadapi persoalan dalam rumah tangga, komunikasi yang baik antara suami dan istri. Persiapkan anak-anak untuk bisa berprestasi sehingga nanti mudah untuk mencari pekerjaan,” ungkapnya.
Lakukan pola hidup yang baik, dengan menjaga kesehatannya masing-masing, berolahraga rutin dan asupan makan yang baik serta jangan begadang. Hindari pelanggaran sekecil apapun, karena pelanggaran yang dilakukan akan berakibat pada diri, keluarga dan satuan.
Terkait pelanggaran yang sedang marak yang dilakukan prajurit, judi online, Danrem mengingatkan agar prajurit untuk senantiasa memperkuat dan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan beribadah menurut agama masing-masing dan jangan terpengaruh iming-iming dari mereka yang ingin merusak kehidupan prajurit.
“Syukuri apa yang telah dianugerahkan Tuhan Yang Maha Esa kepada kita, apapun yang kita terima harus bisa kita kelola dengan baik. Jangan mudah tergiur dan terperdaya akan aroma manisnya judi online, karena itu akan menyengsarakan kita.
Taatlah beribadah sesuai dengan ajaran agama masing- masing, ajak anak dan istri kita selalu dekat dengan sang Khaliq agar kita selau terhindar dari hal-hal yang merugikan kita”, pungkasnya.
Dalam rangkaian kunjungannya tersebut, Danrem juga berkesmpatan memberikan penghargaan kepada Bintara dan Babinsa terbaik, putra putri anggota yang berprestasi dalam bidang pendidikan, baik formal maupun non formal, serta memberikan tali asih kepada anak yatim piatu anggota Kodim.
Semarang, – KABAR EKSPRES IIPolda Jateng|Penggunaan media sosial merupakan hal yang tidak bisa dinafikkan diera digital sekarang ini. Bagi institusi Polri, media sosial menjadi salah satu sarana komunikasi publik yang sangat vital. Dengan media sosial, akan sangat membantu Polri menyebarkan informasi dengan cepat dan luas kepada publik.
Utamanya dalam situasi darurat, bencana alam, atau kejadian penting, kepolisian dengan cepat bisa memberikan informasi terkini kepada masyarakat dalam waktu real. Begitupun sebaliknya, Polri dengan cepat bisa mengetahui informasi yang diunggah melalui media sosial.
Mengingat akan pentingnya hal ini maka Polda Jateng dan Korsahli Kapolri Bidang Manajemen laksanakan sosialisasi pemahaman penggunaan media sosial bagi anggota Polri di Legacy Convention Hall Semarang, Selasa (11/6/2024).
Acara dibuka oleh Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Drs. Agus Suryonugrogo, S.I.K., M.Hum., yang membacakan sambutan dari Kapolda Jateng.
“Di era digital sekarang ini, kita tidak bisa lagi mengabaikan pengaruh media sosial dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan media sosial yang bijak dan bertanggung jawab adalah kunci untuk menjaga keamanan dan ketertiban di dunia maya serta mencegah penyebaran informasi yang tidak benar.”
Polda Jateng bersama Korsahli Kapolri Gelar Sosialisasi Pemahaman Media Sosial
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua Tim, Irjen Pol Adi Derian Jayamarta, S.I.K., M.H., yang menyoroti peran Kepolisian dalam mendidik masyarakat tentang penggunaan media sosial yang positif dan produktif. Beliau juga menggarisbawahi beberapa tantangan yang dihadapi dalam menangani penyalahgunaan media sosial.
“Media sosial bagaikan pisau yang bermata dua, di satu sisi platform ini menawarkan segudang manfaat seperti terjalinnya hubungan komunikasi, penyebaran informasi hingga untuk menjalankan bisnis. Dan disisi lain penyalahgunaan media sosial dapat mengakibatkan hal fatal seperti penyebaran hoax, ujaran kebencian, cyber bullying bahkan tindak pidana,” ujarnya.
Menurut Irjen Adi, Polri harus mampu menyesuaikan strategi dalam mengelola informasi publik secara efektif karena penggunaan media sosial dapat mengubah penyebaran informasi operasional di mana Kepolisian memiliki kontrol yang ketat terhadap informasi yang dikeluarkan.
“Oleh karena itu setiap personil Polri harus bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial, setiap individu memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem digital yang sehat dan kondusif,” tegasnya.
“Salah satu langkah penting yang perlu dilakukan adalah memastikan bahwa setiap informasi yang disebarkan telah terverifikasi kebenarannya. Karena penyebaran berita palsu atau hoax tidak hanya merugikan individu tetapi juga dapat mengganggu stabilitas ketertiban umum,” imbuhnya.
Irjen Adi Deriyan mengingatkan untuk tidak terjadi lagi pelanggaran yang kemudian menjadi viral dimedia sosial, konten yang tidak sesuai dengan norma dan nilai-nilai di Kepolisian
“Maka dari itu era digital yang terus berkembang, pemahaman penggunaan media sosial bagi anggota perlu diberikan secara berkala mengingat viralitas media sosial memiliki potensi besar dalam mempengaruhi opini publik dan memicu reaksi cepat dari masyarakat,” pesannya.
Ia juga mengingatkan setiap personil kepolisian harus mampu menghadapi tantangan, juga dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat dengan akurasi dan kecepatan yang sama dengan penyebaran informasi di media sosial dalam konteks menjaga ketertiban masyarakat.
“Polri memerlukan strategi manajemen media yang efektif, strategi ini penting untuk menciptakan keamanan serta mencegah penyebaran issue yang dapat mengganggu ketertiban. Harus meningkatkan kepastian komunikasi untuk dapat menjaga kepercayaan masyarakat dan meminimalisir penyebaran informasi yang salah atau menjurus ke fitnah,” urainya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Ibu Rustika Herlambang, staf ahli Kapolri bidang media sosial, dan Kombes Pol Nandang Mu’min, Kabag Disindig Mulmed Divhumas Polri. Kedua narasumber ini memberikan wawasan mendalam tentang strategi penggunaan media sosial yang efektif, pentingnya verifikasi informasi sebelum disebarkan, serta langkah-langkah pencegahan terhadap konten negatif.
Seluruh rangkaian acara dipandu oleh moderator Devina, yang memastikan acara berjalan tertib dan interaktif. Peserta diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi langsung dengan para narasumber, menjadikan acara ini tidak hanya informatif tetapi juga sangat interaktif.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada seluruh peserta mengenai dampak positif dan negatif dari penggunaan media sosial, serta mendorong penggunaan yang lebih bijak di kalangan masyarakat Jawa Tengah.
Banyumas, – KABAR EKSPRES II Kokohkan Soliditas satuan dan sinergitas bersama komponen masyarakat serta merawat dan menjaga kesehatan prajurit, PNS beserta Persit, Korem 071/Wijayakusuma menggelar olahraga bersama. Selasa (11/6/2024) di Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas.
Olahraga berupa senam bersama dan jalan sehat ini, dilaksanakan dengan menggandeng Kantor Cabang BRI Purwokerto, diikuti prajurit dan PNS Makorem 071/Wijayakusuma dan Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wijayakusuma serta Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro dan anak ranting titipan Balak Aju Kodam IV/Diponegoro. Selain olahraga bersama, juga dilaksanakannya bakti sosial kepada para penyandang disabilitas ganda Banyumas.
Olahraga Bersama, Kokohkan Soliditas Satuan dan Sinergitas Komponen Masyarakat serta Jaga Kesehatan
Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Jamaluddin, S.I.P., mengatakan, kegiatan olah raga bersama dan bakti sosial kepada penderita disabilitas ganda ini, selain untuk menjalin silaturahmi dan mengokohkan soliditas satuan dan kebersamaan serta sinergitas bersama komponen masyarakat yang ada diwilayah, juga sebagai wahana untuk membantu kesulitan yang dialami masyarakat khususnya keluarga para penyandang disabilitas ganda di Banyumas ini.
“Kita lakukan kegiatan ini, untuk mengokohkan soliditas dan kebersamaan keluarga besar Korem 071/Wijayakusuma serta memperkokoh jalinan silaturahmi dan sinergitas bersama komponen masyarakat dalam hal ini BRI Kantor Cabang Purwokerto. Disamping itu, kegiatan ini juga untuk membantu kesulitan masyarakat khususnya keluarga para penyandang disabilitas ganda Banyumas”, ungkapnya.
Menurutnya, sebagai satuan kewilayahan, Korem 071/Wijayakusuma harus peka dan peduli terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakatnya dengan membantu kesulitan mereka para penyandang disabilitas ganda.
Kolonel Jamaluddin berharap, dengan menghadirkan para penyandang disabilitas ini, dengan rasa kebersamaan dan empati Korem 071/Wijayakusuma dapat menghibur mereka dengan rasa kekeluargaan diantara kita dan mereka.
Terkait hal itu, Danrem mengungkapkan, kegiatan semacam ini, akan terus dibina dan dilanjutkan secara berkesinambungan kedepannya dengan bersinergi bersama segenap komponen dan elemen masyarakat diwilayah.
Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BRI Purwokerto Arief Wijaya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Komandan Korem 071/Wijayakusuma atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“ Saya atas nama pribadi dan instansi menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Korem 071/Wijayakusuma atas terselenggaranya kegiatan olahraga bersama yang sangat positif ini, karena selain untuk menjaga kebugaran juga untuk mempererat tali silaturahmi dengan Korem 071/Wijayakusuma”, pungkasnya.
Magelang, – KABAR EKAPRES II Polda Jateng, Untuk memperkuat sinergitas dalam upaya menjaga harkamtibmas di wilayah terutama tingkat desa menjelang gelaran Ops Mantap Praja, Polda jateng melaksanakan apel tiga pilar di Gedung Jenderal Besar A.H. Nasution, Kota Magelang pada hari Selasa (11/6/2024) pagi.
Dalam sambutannya Kapolda menekankan bahwa sinergitas tiga pilar dibutuhkan untuk memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat.
” Rasa aman adalah hak setiap warga negara dan jaminan keamanan itu diberikan oleh tiga pilar ini”
” Saya kumpulkan tiga pilar harus mampu mengatasi masalah tanpa masalah” terang Kapolda.
Irjen Pol Ahmad Luthfi; Kita Akan Bergerak Bersama Sama Menciptakan Rasa Aman Digelaran Pilkada
Dalam keterangan persnya usai kegiatan, Kapolda Jateng menyebut pihaknya akan serentak menggelar kegiatan Kepolisian dengan sandi Operasi Mantap Praja. Operasi yang bertujuan mengamankan proses Pilkada Serentak di Jawa Tengah itu akan dimulai serentak awal Agustus 2024 di 35 Polres jajaran.
“Ini untuk memberikan jaminan keamanan pada masyarakat yang mengikuti proses Pilkada pemilihan Bupati, Walikota dan Gubernur di Jawa Tengah,” ungkap Kapolda dihadapan awak media.
Jaminan keamanan yang diberikan tersebut dimulai dengan terpeliharanya sitkamtibmas di tingkat desa, maka akan menunjang keamanan di tingkat kelurahan, kecamatan hingga tingkat Kota dan Kabupaten.
“Kita akan bergerak bersama sama (tiga pilar) TNI Polri dan Pemerintah Daerah untuk menciptakan rasa aman di gelaran Pilkada yang akan datang.” tandas Kapolda.
Brebes,– KABAR EKSPRES IIDua orang pekerja asal Kabupaten Pemalang, R (40) meniggal dunia dan S (47) harus di bawa kerumah sakit usai mesin panen padi (Combine) yang di gunakan untuk berkerja di perawasahan rusak dan meledak, Senin (10/06/2024).
Kejadian berawal dari keduanya yang bekerja untuk memanen hasil Padi di persawahan di desa Kedunguter Kecamatan Brebes dengan menggunakan mesin combine mengalami kendala (troble) saat digunakan, untuk memperbaikinya salah seorang saksi dari rekan korban mencoba membaikinya dan membongkar blower.
Usai membokarnya dan di rasa sudah benar, kemudian operator saudara M (saksi) atas permintaan dari rekanya menyalahkan mesin dan mesin dapat di gunakan kembali, akan tetapi setalah 5 menit mesin sudah berjalan, mesin yang di tunggangi 4 pekerja meledak, 2 korban yang kebetulan berada diatas blower perisis terpental hingga 3 meter dari mesin dan salah satunya meninggal dunia.
Para pekerja yang melihat kejadian tersebut dan rekanya tergeletak kemudian memanggil perangkat desa setempat dan menelepon Kepolisian.
Polisi Olah TKP 2 Pekerja Korban Mesin Panen Padi Yang Meledak, 1 Diantaranya Meninggal
Pihak kepolisian dari Polsek Brebes bersama dengan Satreskrim dan Inafis mendatangi lokasi tersebut dan memasang garis police line untuk olah TKP Lebih lanjut.
Sementara itu Kapolsek Brebes AKP Prapto membenarkan kejadian tersebut, Tim Reskrim Polsek Brebes Bersama dengan Satreskrim dan Inafis di kerahkan untuk melakukan olah TKP di Lokasi didesa Kedunguter Kecamatan Brebes untuk membuat terang kejadian.
“Untuk korban sendiri ada 2 orang, Salah satunya Berisial R (40) meninggal dunia dilokasi dan S(47) harus dibawa kerumah sakit untuk mendapatkan perawatan Intensif karena mengalami Luka Luka,”Ujarnya.
Untuk para saksi sudah kita mintai keterangan, dari keterangan para saksi peristiwa terjadi akibat mesin combine yang meledak hingga kedua korban terpental sejauh 3 meter.