Mengenal Ridhohul Khukam, ST. Pengusaha Dan Tokoh Masyarakat Asal Desa Luwungragi, Cor Jalan Yang Tidak Pernah Disentuh

Brebes, – KABAR EKSPRES II Ridhohul Khukam, seorang pengusaha ternama sekaligus tokoh masyarakat asal Desa Luwungragi, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dikenal luas tidak hanya karena kesuksesannya dalam dunia bisnis, tetapi juga karena kontribusi sosialnya yang luar biasa.

Meski telah mengundurkan diri dari bursa pencalonan Bupati Brebes pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Mas Ridho (panggilan akrabnya) tetap aktif berkontribusi untuk kemajuan desanya.

Bahkan, Mas Ridho kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menggunakan dana pribadi untuk membangun jalan yang belum pernah tersentuh di desanya. Yakni tepatnya di RT 5, RW 8, sepanjang 150 meter lebih dengan lebar 2,2 meter, yang kini telah dilakukan pengecoran yang pertama kalinya, berkat inisiatif dan dana yang ia keluarkan sendiri.

Langkah ini diambil sebagai upaya meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan warga setempat.

Mengenal Ridhohul Khukam, ST. Pengusaha Dan Tokoh Masyarakat Asal Desa Luwungragi, Cor Jalan Yang Tidak Pernah Disentuh

“Saya ingin tindakan ini menjadi inspirasi bagi yang lain, walaupun menggunakan ADD alias Anggaran Duite Dewek dan berharap pemerintah daerah lebih memperhatikan perbaikan infrastruktur yang masih banyak mengalami kerusakan di Kabupaten Brebes,” ungkap Mas Ridho, disela-sela ikut serta membantu pengecoran jalan di RT:05, RW: 08 Desa Luwungragi, Kamis 23 Mei 2024 siang.

Sekretaris Desa Luwungragi, Sodikun, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan Mas Ridhohul Khukam.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kepedulian Mas Ridho. Beliau sudah beberapa kali membantu perbaikan infrastruktur yang sangat dibutuhkan oleh warga,” ujar Sodikun.

Tidak hanya memperbaiki jalan, Mas Ridho juga telah mendanai berbagai kegiatan sosial lainnya, termasuk pembangunan sarana ibadah dan penyediaan air bersih di desanya.

Kepeduliannya terhadap kesejahteraan warga membuatnya sangat dihormati dan dicintai oleh masyarakat setempat.

Meskipun mundur dari pencalonan bupati, Ridho tetap menunjukkan komitmennya untuk membangun desanya.

Ia berharap langkah ini dapat menginspirasi lebih banyak orang, terutama para pengusaha lainnya, untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan desa. Dengan upaya bersama, ia yakin kesejahteraan masyarakat dapat terus ditingkatkan.

Warga setempat, Rambang Sari, juga turut serta mengungkapkan rasa terima kasihnya.

“Kami sangat terbantu dengan perbaikan jalan ini. Aktivitas sehari-hari kami menjadi lebih mudah. Terima kasih banyak kepada Mas Ridho atas bantuannya,” Pungkasnya

Reporter : Agus (WN)

Kali Kelima Brebes Raih WTP

Jateng, – KABAR EKSPRES II Pemerintah Kabupaten Brebes kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2023 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah.

Perolehan prestasi ini diraih Brebes kali ke-5 berturut turut semenjak tahun 2019.

“Saya merasa bersyukur tahun ini Brebes kembali meraih WTP, ini berkat kerja keras seluruh rekan OPD Brebes dalam menata laporan keuangan dengan baik,” ucap Pj Bupati Brebes Iwanuddin Iskandar SH MHum usai menerima penghargaan WTP di Kantor BPK RI Jateng, Semarang, Rabu (22/5/2024) sore.

Kata Iwan, meski kembali dapat WTP, evaluasi serta koreksi terhadap indikasi temuan harus tetap diperhatikan. Mengingat ini berhubungan dengan kinerja pemerintah, karena pemerintah harus bersih dan baik. Opini WTP ini menyadarkan semua pihak bahwa apa yang dikerjakan ada pertanggungjawabannya, memang tidak mudah, maka harus bersama dipertahankan jangan sampai kendor.

Wow, Pemerintah Kabupaten Brebes Kembali Meraih WTP

Iwan menjelaskan, ada beberapa hal yang perlu di tingkatkan untuk ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Brebes yakni tentang Pajak, BPJS Kesehatan dan Dana Desa. Tiga hal ini, dalam waktu 60 hari ke depan Iwan berjanji akan menindaklanjuti dan menyelesaikannya.

Wakil Ketua DPRD Brebes Wurja turut gembira dan bersyukur bahwa Kabupaten Brebes bisa mempertahankan opini WTP hingga lima kali. Pihaknya akan terus mendorong Pemkab Brebes dalam capaian prestasi tersebut. Sehingga masyarakat Kabupaten Brebes bisa merasakan manfaat dari hasil-hasil pembangunan Kabupaten Brebes sehingga masyarakat makin sejahtera.

Menurutnya, raihan predikat WTP ini tidak mungkin didapat tanpa kritik dan evaluasi dari semua pihak. Karena itu, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada semua elemen yang terus menyempurnakan.

“Raihan predikat WTP ini tidak lain untuk meningkatkan pelayanan di Kabupaten Brebes,” jelasnya.

Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jawa Tengah Hari Wiwoho mengucapkan selamat kepada seluruh bupati/walikota yang menerima predikat WTP. Hari meminta agar pemerintah kabupaten/kota terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pembangunan.

“Selamat kepada semua penerima LHP atas LKPD Tahun 2023 dengan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian,” tuturnya.

Hasil pemeriksaan yang telah disampaikan, kata Hari, bisa memberi dorongan dan motivasi untuk terus memperbaiki pertanggungjawaban pelaksanaan APBD, dan serta berkomitmen untuk mendukung penyelenggaraan pengelolaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel.

“Tak hanya itu, penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah juga harus berbasis elektronik,” tandasnya.

Selain Pemerintah Kabupaten Brebes, ada 16 daerah lain yang menerima Opini WTP. Diantarsnya adalah adalah Kabupaten Semarang, Kudus, Pati, Rembang, Grobogan, Klaten, Sukoharjo, Magelang, Kebumen, Cilacap, Pekalongan, Pemalang, Batang, Kota Surakarta dan Kota Pekalongan.

Turut hadir pada pemberian penghargaan, Kepala DPKAD Edy Kusmartono, Inspekstur Nur Ary dan Wakil Ketua DPRD Brebes Wurja dan Sekretaris Dewan Komar.

Repoeter: Agus S

Pamor Wicaksono, SH. Menekankan Pentingnya Memilih Calon Pemimpin Yang Memiliki Rekam Jejak Baik Dan Terpercaya.

Brebes, – KABAR EKSPRES II Pamor Wicaksono menekankan pentingnya memilih calon pemimpin yang memiliki rekam jejak baik dan terpercaya.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Brebes dari Komisi satu Fraksi Partai Golkar, Pamor Wicaksono, mengangkat isu pentingnya digitalisasi dalam proses demokrasi dalam acara pendidikan politik bagi masyarakat di Desa Kebogadung, Kecamatan Jatibarang, Brebes.

Acara tersebut diselenggarakan oleh Dinas Kesbangpol Brebes pada Rabu (22/5) dan dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai lapisan masyarakat.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Aula Balai Desa Kebogadung, Pamor Wicaksono menegaskan bahwa digitalisasi memegang peran krusial dalam memperkuat proses demokrasi di era digital saat ini.

“Digitalisasi sangat penting dalam era demokrasi ini karena memungkinkan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung tanpa harus melalui forum resmi, sesuai dengan apa yang mereka rasakan dan inginkan,” ungkapnya.

Pamor Wicaksono,SH Menekankan Pentingnya Memilih Calon Pemimpin Yang Memiliki Rekam Jejak Baik Dan Terpercaya.

Meskipun demikian, Pamor juga menekankan pentingnya bagi masyarakat untuk tetap menjaga agar digitalisasi tidak mengarah pada kerusakan tatanan iyang sudah ada.

“Konsepnya harus jelas, kami sebagai penyelenggara pemerintahan membutuhkan masukan dari masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Pamor menekankan bahwa masyarakat perlu memberikan pendapat yang bersifat membangun (konstruktif), dan jika sebaliknya, maka merupakan tanggung jawab bersama untuk menanggulangi hal tersebut.

Pamor juga menyatakan keterlibatan Dinas Kominfo Brebes sebagai mitra kerja Komisi I DPRD dalam melacak akun-akun palsu.
“Kami akan bekerja sama dengan Dinas Kominfo untuk melacak akun palsu agar kritik yang disampaikan bersifat konstruktif,” tegasnya.

Senada dengan yang disampaikan oleh Heri Fitriansyah ketua Komisi I DPRD Brebes, pihak kami telah memahami bahwa karakter masyarakat cenderung untuk menyebarkan berita tanpa melakukan seleksi terlebih dahulu.

“Sehingga apa pun yang sesuai dengan preferensi mereka, itulah yang mereka bagikan. Jika tidak sesuai, maka tidak akan dibagikan,” ungkap Heri Fitriansyah.

Menurut Heri, hal ini menjadi penyebab utama kesulitan masyarakat dalam membedakan antara berita yang benar dan berita palsu.

“Melalui edukasi ini, kami berharap agar masyarakat memiliki tanggung jawab yang besar dalam menyebarkan berita. Berita yang baik harus tetap didukung, sementara berita yang meragukan harus dicek terlebih dahulu sebelum disebarluaskan,” tambahnya.

Heri juga menekankan bahwa politik saat ini sangat dinamis, terutama di platform media sosial.

“Media sosial memberikan kesempatan bagi individu yang tidak dapat berbicara di depan umum untuk menyuarakan pendapat mereka. Mereka akan menggunakan media sosial sebagai wadah untuk berpendapat,” jelasnya.

Meskipun demikian, kami juga mengidentifikasi bahwa masih banyak orang yang menggunakan akun palsu untuk menyebarkan konten.
“Jadi, jika ingin menyuarakan pendapat, mari gunakan akun yang asli dan bukan akun palsu,” pungkasnya Heri.

Reporter : Agus (WN)

KONI Brebes Audensi dengan Pj Bupati. Bahas Hibah, Bonus Atlet, KOK, PORKAB dan Bapak Angkat

BREBES, – KABAR EKSPRES II Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Brebes mengadakan audiensi dengan Pj Bupati Brebes, Iwanuddin Iskandar beserta Kepala Dikpora setempat, Caridah untuk membahas sejumlah isu penting terkait pengembangan olahraga di daerahnya.

Beberapa poin utama yang dibahas antara lain anggaran hibah KONI Brebes tahun 2024, bonus atlet yang meraih medali di Porprov Jateng 2023, rencana kegiatan Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB), dan pembentukan pengurus Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) serta program bapak angkat bagi atlet.

Dalam audiensi yang digelar di ruang rapat Pj Bupati Brebes, pada Selasa 21 Mei 2024 ini, Ketua KONI Brebes, Abdul Aris Assaad, menanyakan mengenai anggaran hibah tahun 2024 yang hingga kini belum turun.

Pj Bupati Brebes menjelaskan bahwa keterlambatan ini disebabkan oleh perlunya perubahan Standar Satuan Harga (SSH) tahun 2024 yang telah diusulkan oleh KONI Brebes kepada Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) dan kemudian diteruskan kepada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

KONI Brebes Audensi dengan Pj Bupati. Bahas Hibah, Bonus Atlet, KOK, PORKAB dan Bapak Angkat

Selain itu, KONI Brebes juga membahas bonus bagi atlet yang berhasil meraih medali di Porprov Jateng 2023 yang hingga kini belum diterima.

Pj Bupati menyatakan bahwa pihaknya akan berupaya mempercepat proses tersebut agar para atlet mendapatkan hak mereka secepatnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua KONI Brebes, Abdul Aris Assaad juga menyampaikan, bahwa Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) berencana akan mengadakan kegiatan PORKAB.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ajang untuk meningkatkan prestasi olahraga di tingkat kabupaten,” ujar Abdul Aris Assaad.

Selain itu, pihaknya, mengusulkan program pembentukan pengurus Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) di 17 kecamatan kepada Pj Bupati Brebes.

Dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Brebes, KONI Brebes juga berharap mendapatkan dukungan kuat dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes untuk mengimplementasikan program “Bapak Angkat” bagi para atlet.

“Program ini dirancang untuk memberikan dukungan finansial dan moral kepada atlet-atlet potensial agar dapat lebih fokus dalam berlatih dan berprestasi,” ungkap Abdul Aris Assaad.

Menurutnya, bahwa program Bapak Angkat ini merupakan langkah strategis untuk membantu para atlet, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu.

“Dengan adanya dukungan dari tokoh masyarakat, pengusaha, dan pejabat daerah sebagai bapak angkat, para atlet akan mendapatkan bantuan yang lebih personal dan terfokus,” ujarnya.

Pj Bupati menyarankan agar terkait pembentukan KOK ini diatur melalui Peraturan Bupati (Perbup) tentang sinergitas pengembangan olahraga prestasi di Kabupaten Brebes.

Bahkan, jika diperlukan, dapat dibuat Peraturan Daerah (Perda) untuk memperkuat regulasi ini. Jika usulan tersebut terwujud, Brebes akan menjadi satu-satunya kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki Perbup atau Perda mengenai sinergitas pengembangan olahraga prestasi.

Terkait dengan hal itu, Pj Bupati Iwanuddin meminta agar KONI Brebes segera menyusun bahan perumusan terkait sinergitas pengembangan olahraga prestasi di Kabupaten Brebes.

“Hal ini dianggap penting untuk memastikan keberlanjutan dan peningkatan prestasi olahraga di daerah tersebut,” ujar Pj Bupati Iwanuddin.

“Dengan audiensi ini, diharapkan berbagai kendala yang dihadapi KONI Brebes, termasuk provram Bapak Angkat dapat segera teratasi, sehingga upaya pengembangan olahraga di Kabupaten Brebes dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Reporter: Casroni

Kemendagri Sebut UMKM Punya Peran Strategis bagi Pertumbuhan Ekonomi

Solo, – KABAR EKSPRES II Peringatan HUT Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ke-44 di Surakarta berlangsung meriah, dihadiri oleh berbagai instansi, termasuk Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah, Kemendagri.

Dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu (22/5/2024), Ditjen Bina Bangda Kemendagri berperan aktif dalam pameran dengan membuka stan bersama mitra Bank BJB.

Stan ini menampilkan produk unggulan dari UMKM binaan, seperti Numansa Batik (Kediri), GENSA (Gunungkidul), dan Batik Karlina (Surakarta).

UMKM binaan ini merupakan pelaku usaha dibidang Wastra dan Kriya yang memamerkan produk unggulan pada pameran tersebut.

Kemendagri Sebut UMKM Punya Peran Strategis bagi Pertumbuhan Ekonomi

Dengan desain etnik dan corak Batik Megamendung, stan tersebut berhasil mencuri perhatian pengunjung. Terlebih dipadukan dengan hasil karya lukisan Presiden Jokowi bersama cucunya, Jan Ethes yang berasal dari ampas Kopi menjadi magnet daya tarik tersendiri.

“Stan ini memiliki lokasi strategis, dekat dengan pintu masuk utama dan panggung utama,” ujar Dirjen Bina Bangda, Restuardy Daud, yang hadir langsung untuk meninjau pameran.

Menurutnya, pameran ini juga mendorong pengembangan budaya lokal serta menjaga warisan budaya dan tradisi lokal, sekaligus agar bisa menjadi unggulan daerah.

“UMKM mempunyai peran yang strategis bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ucapnya.

Untuk diketahui, selama 44 tahun ini Dekranas menjadi tonggak dalam pengembangan kerajinan dan produk kekayaan Indonesia untuk bisa dilirik di mata internasional. Peringatan HUT Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ke-44 di Surakarta dibuka oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo yang juga merupakan Pembina Dekranas.

Acara yang berlangsung dari 14-18 Mei 2024 ini mengusung tema “Tumbuh Bersama, Majukan Warisan Bangsa”, dengan tujuan memajukan pelaku usaha kriya dan wastra Nusantara.

Reporter: Imam

Pemda Brebes Telah Layangkan Surat Teguran Kepada Proyek Gudang Eling Santoso, Agar Kegiatanya Sementara dihentikan

Brebes, – KABAR EKSPRES II Hasil klarifikasi tim media ke Kepala Dinas LH Kabupaten Brebes, Laode Aris Vindar mengatakan telah melayangkan Surat Teguran sejak tanggal 13 Mei 2024 dengan nomor surat 660/0764/V/2024 berbunyi surat peringatan pertama sebagai surat teguran tertulis untuk dipatuhi dan dilaksanakan oleh pelaku usaha atau pemrakarsa oleh Eling Santoso. Untuk di hentikan sementara kegiatan pembangunan Gudang.

“Menyikapi pemberitaan, Pemda Brebes melalui Dinas LH telah melayangkan surat teguran kepada pemilik proyek tersebut,dan Pak Eling Santoso selaku owner sudah datang ke dinas LH dan menyanggupi kegiatan dihentikan sementara sampai perijinan terbit” ucapnya dikantor DLH Brebes, Senin (21/5/2024).

Eling Santoso selaku pemilik proyek gudang saat dikonfirmasi merasa sudah aman-aman saja, karena semua sudah includ biaya sudah dengan konsultan yang ada di Brebes.

Pemda Brebes Telah Layangkan Surat Teguran Kepada Proyek Gudang Eling Santoso, Agar Kegiatanya Sementara dihentikan

“Jadi kalau sampai begini saya sendiri tidak tahu, coba hubungi konsultan, karena selama ini saya belum bisa komunikasi dan kalau memang gak sanggup untuk mengurus ijin dan sebagainya uangnya kembalikan biar cari yang lainnya saja” ungkap Eling Santoso.

Aktivis pemerhati perijinan, Tris Bergas Memberikan Apresiasi kepada Pemda Brebes yang telah memberikan Surat Teguran kepada pelaku usaha yang belum taat aturan.

“Saya dukung Pemda Brebes melalui Dinas LH kabupaten Brebes yang telah melayangkan surat teguran kepada Proyek gudang milik Eling Santoso yang belum melengkapi Amdal tapi sudah membangun.

Ia berharap para pelaku usaha bisa patuh terhadap peraturan perundangan-undangan yang berlaku dengan mengurus perijinan sebelum proses pembangunan dimulai.

kami sangat mendukung investasi, terutama yang masuk diwilayah kabupaten Brebes dengan cara melakukan kontrol kepada pelaku usaha supaya taat aturan yang berlaku” pungkasnya.

Reporter: Ahmad S

Irjen Pol Ahmad Luthfi; Pimpin Conference Pers ungkap Jaringan Narkoba Antar Propinsi

Magelang, – KABAR EKSPRES II Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi, pimpin Konferensi Pers di Polresta Magelang. Selasa (21/05/2024) siang. Dalam pengungkapan Tindak Pidana Narkoba jenis sabu-sabu dengan barang bukti 2,7 Kilogram.

Kapolda menjelaskan, pengungkapan ini berawal dari informasi ada peredaran Narkoba di Kecamatan Secang.

“Dari hasil penyelidikan, didapatkan informasi Tersangka berinisial OWS (38), setelah di lakukan kegiatan Kepolisian selanjutnya tersangka beserta sejumlah barang bukti berhasil di amankan”

“ dari Tersangka di sita barang bukti Sabu sabu seberat 2,7 Kilogram dan atas aksinya ini tersangka mendapatkan upah 10 Juta ” ungkap Kapolda

Irjen Pol Ahmad Luthfi; Pimpin Conference Pers ungkap Jaringan Narkoba Antar Propinsi

Ancaman Pidana yang di terapkan terkait Narkoba yaitu Pasal 114 Ayat (2) atau pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman hukumannya sesuai pasal-pasal tersebut, bisa pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana paling lama 20 tahun penjara,” tandas Irjen Pol Ahmad Luthfi.

Kapolda Jateng menambahkan, Kasus Narkoba ini merupakan kasus menonjol di Jawa Tengah dan merupakan bagian dari jaringan Narkoba antar-provinsi, yaitu berupa jaringan putus Jawa-Aceh

“Dari keberhasilan pengungkapan ini berpotensi menyelamatkan 13.000 Jiwa” Pungkas Kapolda

Reporter: Agus S

Serahkan SK PPPK, Pj Bupati Brebes Ingatkan Integritas dan Profesionalisme

Brebes, – KABAR EKSPRES II Pj Bupati Brebes Iwanuddin Iskandar menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada 2.419 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formsi 2023. Sontak, ribuan penerima SK tersebut sujud syukur setelah dilantik sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) PPPK di halaman Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes, Selasa (21/5/2024).

Iwan mengingatkan bahwa amanah dalam mengemban tugas ini, menuntut PPPK memiliki integritas, profesional, entrepreneurship dan memiliki penguasaan teknologi dan informasi. PPPK harus senantiasa mendukung good governance dan tidak boleh hanya tinggal diam, pasif, terlebih ke depan zaman semakin maju dan jangan sampai teringgal. Kejujuran juga diperlukan karena kejujuran itu tidak hanya diucapkan tapi akan dilihat dan rasakan saat bekerja dengan sungguh-sungguh.

“Dan saya yakin kalian semua mampu melakukan itu,” ucap Iwan.

Iwan berpesan, para PPPK yang baru saja dilantik baik itu guru, tenaga kesehatan maupun tenaga teknis lainnya agar menguasai bidang tugasnya. Yang jadi guru harus menuntaskan kondisi angka putus sekolah. Yang jadi tenaga Kesehatan, bisa menurunkan Angka Kematian Ibu melahirkan dan Angka Kematian Anak yang dilahirkan (AKI/AKB) dan tenaga teknis lainnya juga masih banyak garapan yang harus diselesaikan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Brebes.

Tetap selalu rendah hati, lanjutnya, jangan sombong, di luaran sana masih banyak orang-orang yang masih belum beruntung. Mengabdilah dengan baik, dengan sungguh-sungguh, agar bisa membanggakan dan memberi manfaat bagi keluarga, orang tua, dan lingkungan sekitar.

Satu lagi, kalian juga akan mendapatkan Id card atau kartu tanda pengenal sebagai ASN PPPK yang di dalamnya terdapat norma-norma yang perlu dipahami. Ada norma tanggungjawab yang harus diwujudkan dengan perbuatan kalian, bukan norma untuk gagah-gagahan.

“Dan hari ini yang belum lolos dan belum bisa menjadi ASN PPPK, tetaplah berusaha, ke depan semuanya juga akan diperhatikan oleh pemerintah, tingkatkan terus kemampuan kalian semua,” pungkasnya.

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Nur Ary HY, menjelaskan, mereka yang mendapatkan SK PPPK adalah hasil seleksi tahun 2023. Dari formasi sejumlah 2.555, dihasilkan 2.419 ASN PPPK yang lulus dan telah diambil sumpah jabatannya. Mereka terdiri dari tenaga kesehatan sebanyak 723 orang, tenaga pendidik 1602 orang dan teknis lainnya 94 orang.

Dalam pengambilan sumpah jabatan ini, akan diserahkan pula Surat Keputusan (SK) Perjanjian Kerja dan Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT) langsung, sehingga sejak tanggal tersebut yang bersangkutan bisa langsung bekerja di tempat baru.
“Jadi saat setelah pengambilan sumpah mereka langsung menerima SK, Perjanjian Kerja dan SPMT,” ucapnya.

Hal unik juga terjadi usai pelantikan ASN PPPK Kabupaten Brebes yakni seorang guru yang sudah mendapatkan menunaikan nazarnya dengan potong rambut. Dwi Sutoto yang akrab dipanggil Yeyen ini memotong rambutnya yang sudah dipelihara panjang selama tujuh tahun. Sebagai guru, Yeyen mengabdi selama 14 tahun di SD N Ketanggungan 03.

“Kalau ngabdi sebagai guru itu sudah 14 tahun. Dan untuk rambut sudah saya rawat sejak tujuh tahun lalu, dan hari ini saya potong rambut karena dulu nazar kalau diangkat PPPK akan potong rambut,” jelasnya.

Usai melakukan pengambilan sumpah jabatan itu, dirinya maju ke depan untuk memotong rambut oleh pejabat yang hadir dalam pelantikan tersebut. Sontak, sejumlah pejabat baik itu Pj Bupati Brebes, Ketua Komisi IV DPRD Brebes, Kepala Dindikpora dan lainnya juga ikut memotong rambut guru tersebut.

“Saya mempunyai Nadzar tersendiri. Ini untuk diri saya, kedua orang tua saya dan keluarga saya. Dan alhamdulillah hari ini saya dan teman-teman lainnya dapat menerima SK. Semoga ke depan kita semua dapat memajukan dunia pendidikan,” ucapnya penuh haru.

Reporter: Agus/S/W

Irjen Pol Ahmad Luthfi; Polda Jateng Ungkap Kasus Penadahan Motor Transnasional

Semarang, – KABAT EKSPRES II Polda Jateng ungkap kejahatan Transnasional tindak pidana Penadahan Sepeda motor kata Kapolda Jateng Irjen pol Ahmad Luthfi saat memimpin Press Conference di Lobby Mapolda Jateng. Selasa (21/5/2024).

Kapolda mengatakan kasus kejahatan Transnasional tindak pidananya Penadahan Sepeda motor tersebut melibatkan 2 Negara yakni Indonesia dan Vietnam

Modus Operandi Tindak Pidana adalah Pengiriman Sepeda Motor tanpa dokumen resmi dari Indonesia ke Vietnam

Irjen Pol Ahmad Luthfi; Polda Jateng Ungkap Kasus Penadahan Motor Transnasional

” Pelaku mencari kendaraan Sepeda motor Leasing kemudian dibeli dengan harga murah, lalu dikirim ke Surabaya untuk di bawa ke Luar Negeri yang sebelumnya telah dimodifikasi Spedometer dibuat Nol Kilometer seolah kendaraan baru,” jelas Irjen Pol Ahmad Lutfi

Lanjut Ahmad Luthfi, dari kejahatan tersebut telah di amankan 2 (dua) tersangka yaitu (S), 38th warga kecamatan Karangawen Kabupaten Demak dan (A) 39 th, warga kecamatan Mranggen kabupaten Demak berikut barang bukti 80 unit SPM (Sepeda motor)

Pelaku dijerat dengan pasal 480 KUHP dan atau 481 KUHP kasus Tindak Pidana Penadahan dengan acaman pidana 7 tahun

Sementara itu salah satu Tersangka (S) 38 th dalam keterangan nya sebagai Pemodal mengaku untuk 1 unit kendaraan pihaknya menyediakan dana 17 juta dan mendapatkan keuntungan 1,5 juta setiap kendaraan.

Sedangkan Tersangka (A) 39 th mendapatkan keuntungan 500 ribu dari setiap kendaraan yang di peroleh nya dengan cara mencari melalui media sosial Facebook

“ Saya mencari sepeda motor lewat grup Jual beli STNK Only di Facebook dengan keuntungan 500 ribu setiap motor,” ujar nya

Dia akhir sesi Kapolda Jateng menghimbau kepada Dealer atau Finance maupun Masyarakat yang merasa dirugikan untuk segera melaporkan ke Polda untuk mendapatkan penanganan secepatnya

” Kepada Finance atau masyarakat yang di rugikan silahkan datang ke Polda untuk mengecek dan segera kita tangani” pungkas nya

Reporter: Agus S

Tujuh Atlet dan Satu Pelatih Asal Brebes Wakili Kontingen Jateng di PON Aceh dan Sumut XXI 2024

BREBES, – KABAR EKSPRES II Kabupaten Brebes patut berbangga, tujuh atlet dan satu pelatih asal daerah ini berhasil lolos seleksi dan akan mewakili kontingen Jawa Tengah (Jateng) dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang akan digelar di Aceh-Sumatera Utara (Sumut) pada September 2024.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Brebes, Abdul Aris Assaad menyampaikan, kebanggaannya atas prestasi yang diraih para atlet dan pelatih tersebut.

“Kami sangat bangga dan bersyukur atas pencapaian ini. Mereka telah menunjukkan dedikasi dan kerja keras yang luar biasa. Harapan kami, mereka bisa memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Brebes serta Jateng di kancah nasional,” ujarnya, Selasa 21 Mei 2024.

Tujuh Atlet dan Satu Pelatih Asal Brebes Wakili Kontingen Jateng di PON Aceh dan Sumut XXI 2024

Para atlet yang akan berangkat ke PON berasal dari cabang olahraga (cabor) senam 4 atlet, sambo 1 atlet, gulat 1 atlet dan panjat tebing 1 atlet.

Selain ketujuh atlet tersebut, 1 pelatih dari cabor E Sport juga turut serta menjadi bagian untuk mewakili kontingen Jateng dalam ajang olahraga bergengsi di tingkat nasional tersebut.

Diketahui, KONI Jateng memutuskan hanya akan memberangkatkan 758 atlet untuk 60 cabang olahraga (cabor) pada PON XXI Aceh-Sumut pada September 2024 mendatang.

“Saya sangat bangga bisa mewakili Jateng di PON XXI Aceh-Sumut. Ini adalah kesempatan emas untuk menunjukkan kemampuan saya dan membawa pulang medali untuk daerah. Dukungan dari keluarga, masyarakat, dan KONI sangat berarti bagi kami,” kata Tegar Arya Wibisono, salah satu atlet dari cabor gulat yang akan berangkat ke PON XXI Aceh-Sumut pada September 2024 mendatang.

KONI Brebes juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, termasuk pemerintah daerah, dan masyarakat Brebes yang terus memberikan semangat kepada para atlet.

Dengan semangat juang tinggi dan persiapan matang, diharapkan para atlet dan pelatih dari Brebes dapat meraih prestasi gemilang di PON, membawa pulang medali, dan membuat seluruh masyarakat Brebes maupun Jateng bangga.

Adapun tujuh atlet dan satu pelatih asal Kabupaten Brebes yang mewakili kontingen Jateng di ajang PON XXI Aceh-Sumut 2024, di antaranya dari cabor senam, yaitu Rofi Adyan Hakim, Dadan Aminullah, Tri Suryana dan Najwa Salsabil Bahri.

Kemudian atlet dari cabor gulat adalah Tegar Arya Wibisono, dari cabor sambo Hildan Pramuji dan dari cabor panjat tebing Bhetari Toto Dharmawati serta satu pelatih dari cabor E Sport, yakni Aditya Eka Putra Waluyo.

Red