Tingkat Kemiskinan Provinsi Bali Lebih Rendah Dibandingkan Nasional

BALI, – KABAR EKSPRES II Pada acara pembukaan Musrenbang RPJPD 2025-2045 dan RKPD 2025 Provinsi Bali, Menteri Dalam Negeri yang diwakili oleh Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Teguh Setyabudi hadir memberikan sambutan dan arahan kepada seluruh peserta Musrenbang yang terdiri dari unsur instansi vertikal, pemerintah daerah, akademisi, dan tokoh masyarakat di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Provinsi Bali, belum lama ini.

Dalam keterangannya yang diterima redaksi, Senin (29/4), Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi pada sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap capaian indikator pembangunan Provinsi Bali tahun 2022-2023 yang seluruhnya menunjukan kondisi lebih baik dari angka nasional.

Tingkat kemiskinan Provinsi Bali sebesar 4,25%. Lebih rendah dibandingkan dengan tingkat kemiskinan nasional yaitu 9,36%. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berada di angka 78,01 yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan IPM nasional sebesar 74,39. Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) sebesar 5,71%, lebih tinggi dari LPE Nasional yaitu sebesar 5,05%. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Bali berada di angka 2,69 yang merupakan peringkat terbaik pertama apabila dibandingkan dengan provinsi yang ada di Jawa-Bali, dan juga lebih rendah dibandingkan dengan TPT Nasional yaitu sebesar 5,32. Serta Gini Ratio Bali sebesar 0,362, lebih rendah dari Gini Ratio Nasional yaitu sebesar 0,388.

Teguh juga menekankan agar Pemerintah Provinsi Bali tetap fokus untuk dapat menyelesaikan dokumen RPJPD paling lambat minggu pertama Agustus. Hal ini agar RPJPD Provinsi Bali dapat menjadi pedoman bagi penetapan RPJPD kabupaten/kota di Provinsi Bali paling lambat minggu keempat Agustus 2024, sekaligus menjadi pedoman bagi penyusunan RPJMD Provinsi Bali tahun 2025-2029.

Kemendagri Apresiasi Capaian Indikator Pembangunan Provinsi Bali Lebih Baik Dari Angka Nasional

Selain itu, dalam rangka penyusunan dan penyelarasan dokumen RPJPD dengan RPJPN, telah diterbitkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pedoman Penyusunan RPJPD Tahun 2025-2045, dan Surat Edaran Bersama (SEB) Menteri Dalam Negeri dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Nomor 600.1/176/SJ dan No. 1 Tahun 2024 tentang Penyelarasan RPJPD dengan RPJPN Tahun 2025-2045.

Pada acara yang dibuka secara langsung oleh Pj. Gubernur Bali, Sang Made Mahendra tersebut, turut hadir sebagai narasumber utama yaitu Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian PPN/Bappenas dan Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Pemerintahan Muchlis.

Sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan Musrenbang, diharapkan Pemerintah Provinsi Bali terus memperkuat koordinasi dalam rangka penyelarasan pembangunan pusat dan daerah, khususnya pada pelaksanaan Musrenbangnas, penyusunan rancangan akhir, sampai dengan penetapan Perkada RKPD tahun 2025.

Reporter: Imam

Hari Kesiapsiagaan Bencana 2024, Pemprov Sumut Serahkan Bantuan Alat Kebencanaan Senilai Rp1,8 Miliar kepada Kabupaten/Kota

MEDAN, – KABAR EKSPRES II Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara menyerahkan bantuan alat kebencanaan senilai Rp1,8 miliar kepada Pemerintah Kabupaten dan Kota. Bantuan peralatan yang diserahkan berupa perahu, tenda mesin pompa, serta peralatan kebakaran hutan dan lahan.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Basarin Yunus Tanjung mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Sumut pada kabupaten/kota dalam rangka penanggulangan bencana di daerah.

“Penanggulangan bencana memerlukan sinergi dan kolaborasi dari banyak pihak, apabila semua berkolaborasi dengan baik dengan begitu bisa mengurangi dampak yang diterima akibat bencana,” kata Basarin usai memimpin Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana 2024 di Lapangan Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Jalan Gatot Subroto, Medan, Jumat (26/4).

Meski begitu, Pemprov Sumut juga tetap mengutamakan mitigasi dalam menyikapi kebencanaan di Sumut. Membangun kesadaran masyarakat akan bencana merupakan yang penting dan sedang gencar dilakukan.

“Pemprov Sumut telah gencar melakukan upaya mitigasi bencana dan sosialisasi pada masyarakat, selain itu koordinasi hingga ke tingkat desa pun kami lakukan,” kata Basarin.

Hari Kesiapsiagaan Bencana 2024, Pemprov Sumut Serahkan Bantuan Alat Kebencanaan Senilai Rp1,8 Miliar kepada Kabupaten/Kota

Sementara itu, Kepala BPBD Sumut Tuahta Saragih mengatakan, Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana merupakan acara tahunan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. Apel tersebut diikuti berbagai instansi terkait, mulai sari BPBD se-Sumut, personel TNI dan Polri, serta berbagai organisasi dan relawan bencana.

“Selain menyerahkan bantuan perkataan, kami juga memberi penghargaan pada organisasi sosial dan relawan yang selama ini terlibat dalam penanggulangan bencana,” kata Tuahta.

Hari Kesiapsiagaan Bencana tahun ini mengusung tema “Siap untuk Selamat”. Kata Tuahta, tema ini menggambarkan pentingnya persiapan dan penanganan bencana dengan baik untuk melindungi masyarakat dari ancaman dan kerugian yang dapat ditimbulkan oleh bencana. Adapun subtema yang diambil “Indonesia Tangguh, Sumut Hebat” menekankan pentingnya sumbangsih Sumut dalam menghadapi bencana dengan kemampuan dan sumber daya yang dimiliki.

Reporter: Rizky Zulianda

Abaikan Ganti Rugi, Kapolda Sulut Didesak Hentikan Pembangunan Pantai Malalayang

MANADO, – KABAR EKSPRES II NPemilik lahan mendesak Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol Yudhiawan, segera menghentikan proyek pembangunan penataan Pantai Malalayang, menyusul masih adanya pemilik lahan yang tidak menerima ganti rugi.

Selain itu mereka juga mengimbau Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KOP) Kelas III Manado, untuk pro aktif dengan masalah tersebut karena keterkaitannya dengan garis pantai.

Keluarga Besar Somba, salah satu pemilik lahan keluarga mengatakan,telah dua kali mengirim surat kepada Walikota Manado Andrei Angouw tapi hingga kini tidak ada balasan.

Parahnya tambah keluarga Somba, bukannya surat balasan yang mereka peroleh, justru sebaliknya proyek tersebut terus berlanjut hingga ke tahap penimbunan oleh pihak ketiga.

“Kami berkesimpulan Walikota Andrei Angouw telah mengabaikan perintah undang-undang. Dia (walikota-red), dengan sewenang-wenang dan penuh keberanian membangun proyek di atas lahan warga,” ujar keluarga tersebut, kepada Anekafakta.com, Minggu (28/04/2024).

Abaikan Ganti Rugi, Kapolda Sulut Didesak Hentikan Pembangunan Pantai Malalayang

Disebutkan Keluarga Somba, kalau pembangunan tersebut telah merusak tatanan ekosistem kehidupan biota laut, sehingga sudah sepantasnya untuk dihentikan pembangunannya.

Menurut Keluarga Somba, pembangunan tersebut telah melanggar Pasal 98 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dimana pelaku perusak tumbuhan mangrove di pesisir pantai terancam hukuman pidana penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 10 tahun dan denda sedikitnya Rp 3 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar.

Selain itu tambah Keluarga Somba, perombakan itu melanggar UU Nomor 17 Tahun 2008, khususnya Pasal 297, yang menyebutkan setiap orang yang membangun dan mengoperasikan pelabuhan sungai dan danau tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 98 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama dua tahun atau denda paling banyak Rp 300 juta.

“Kedua disebutkan, setiap orang yang memanfaatkan garis pantai untuk melakukan kegiatan tambat kapal dan bongkar muat barang atau menaikkan dan menurunkan penumpang untuk kepentingan sendiri di luar kegiatan di pelabuhan, terminal khusus dan terminal untuk kepentingan sendiri tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 339, penjara paling lama dua tahun dan denda paling banyak Rp 300 juta,” kata Kel;uarga Somba.

Masalahnya ketentuan itu sebagaimana diatur dalam Pasal 298, setiap orang yang tidak memberikan jaminan atas pelaksanaan tanggung jawab ganti rugi dalam melaksanakan kegiatan di pelabuhan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 100 ayat (3), dipidana paling lama 6 (enam) bulan dan denda paling banyak Rp100 juta.

Sedangkan pada Pasal 339, setiap orang yang memanfaatkan garis pantai untuk membangun fasilitas atau melakukan kegiatan tambat kapal dan bongkar muat barang atau menaikkan dan menurunkan penumpang untuk kepentingan sendiri di luar kegiatan di pelabuhan, terminal khusus dan terminal untuk kepentingan sendiri wajib memiliki izin.

“Kalau semua syarat dan aturannya tidak ada yang dipenuhi, apa alasannya pembangunan terus berlanjut. Kami menduga ada sesatu yang terjadi pada pembngunan tersebut,” kata Keluarga Somba.

Padahal tambah mereka, mangrove harus dijaga dan dilindungi. Dasar itulah mereka pun mengimbau Walikota Manado Andrei Angouw harus bertanggung jawab atas rusaknya mangrove dan masalah lahan warga di Pantai Malalayang.

“Kami juga mendesak Presiden Joko Widodo, Menteri Perhubungan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), segera angkat bicara terkait proyek tersebut lanyaran telah merugikan banyak pihak.

“Kami yakin Presiden Joko Widodo akan memberikan pernyataan terkait pembangunan tersebut. yang dibangun di atas lahan warga. Tujuannya agar para pelaku-pelaku kejahatan pertanahan diproses hukum tanpa tebang pilih supaya ada efek jerahnya,” ketus Keluarga Somba.

Red

BPK Sulut Temukan Selisih Penggunaan Anggaran Insentif di Dinkes Tomohon

Manado, – KABAR EKSPRES II Aparat penegak hukum Kota Tomohon diingatkan segera mengambil tindakan menyusul ditemukannya selisih penggunaan anggaran insentif di dinas kesehatan (Dinkes) daerah tersebut senilai Rp388.677.425,00, oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Masalahnya, selisih dana temuan BPK Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) pada Tahun Anggaran (TA) 2022 itu, dinilai tidak sesuai jika dikaitkan dengan bentuk pelayanan kesehatan.

Hasil laporan pemeriksaan BPK Perwakilan Sulut membeberkan, pemberian insentif tersebut dianggap tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Hal ini memicu dugaan adanya unsur pelanggaran hukum dalam pemberian insentif tersebut.

BPK Sulut Temukan Selisih Penggunaan Anggaran Insentif di Dinkes Tomohon

Selain itu, BPK Perwakilan Sulut juga mengungkapkan kalau Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon telah menganggarkan belanja pegawai pada Laporan Realisasi Anggaran (LRA) TA 2022 sebesar Rp 284.176.442.100,00 miliar, dengan capaian 96,22 persen atau senilai Rp 273.426.152.156,00 miliar.

Sementara dari realisasi belanja pegawai tersebut, sejumlah dana digunakan untuk pembayaran belanja Insentif pajak dan retribusi daerah sebesar Rp1.151.511.860,00 miliar.

Meskipun anggaran belanja pegawai telah terealisasi sebagian besar, namun penggunaan dana untuk pembayaran insentif pajak dan retribusi daerah menjadi sorotan, terutama setelah temuan BPK terkait pemberian insentif yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan.

Imbas dari penggunaan anggaran tersebut, Pemkot Tomohon pun menjadi sorotan dengan dugaan tidak menuntaskan beberapa masalah terutama di beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pada 2021 dan 2022, sehingga menimbulkan menimbulkan pertanyaan khususnya pada transparansi serta akuntabilitas mengelola keuangan daerah.

Terkait temuan tersebut diharapkan menjadi peringatan penting bagi semua pihak terkait agar lebih memperhatikan prosedur serta ketentuan yang ditetapkan dalam pemberian insentif serta penggunaan anggaran secara efektif dan efisien.

Sayangnya hingga berita ini dipublikasikan tidak mendapat respons dari pemerintah kota Tomohon.

Red

Jelang Pilkada, Polres Kendal Gelar Patroli Skala Besar

Kendal, – KABAR EKSPRES II Menjelang Pilkada Polres Kendal menggelar patroli skala besar dalam rangka menjaga kondusifitas dan memelihara keamanan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah Kabupaten Kendal , Senin (29/4/2024).

Kegiatan Patroli skala besar tersebut di ikuti Kabagren Kompol Amin Supangat, Kasat Samapta AKP Untoro Beni, KBO Polair Iptu Sutrisno, KBO Satreskrim Iptu Rozikin, KBO Satreskoba Iptu Andi Yulianto, Pawas Iptu Sanhaji, Kanit Kamsel Sat Lantas IPDA Karyono, Kanit Sat Intelkam IPDA Ari Candra dan seluruh personel Polres Kendal.

Selanjutnya Personil Polres Kendal Melaksanakan Kegiatan Patroli yang ditingkatkan (KRYD) di sepanjang Jalan Pantura Kaliwungu sampai Weleri guna mengantisipasi terjadinya tawuran, balap liar dan tindak kriminalitas lainnya.

Jelang Pilkada, Polres Kendal Gelar Patroli Skala Besar

Kapolres Kendal AKBP Feria Kurniawan SIK melalui Kabagren Kompol Amin Supangat mengatakan Kegiatan Patroli KRYD dalam rangka mencegah gangguan kamtibmas serta harkamtibmas di wilayah hukum Polres Kendal.

“Kita laksanakan kegiatan patroli skala besar ini dengan tujuan adalah untuk
menciptakan Harkamtibmas dan memberikan rasa aman nyaman bagi masyarakat diwilayah Kabupaten Kendal serta memberikan himbauan kepada remaja yang berkumpul (cegah hal yang tidak diinginkan),”jelas Kapolres Kendal.

Pada saat personel melaksanakan patroli selalu menghimbau kepada masyarakat terutama yang sedang berkumpul di area jalan supaya tidak melaksanakan balap liar karena selain membahayakan diri sendiri juga membahayakan pengguna jalan lainnya.

“Patroli skala besar yang kami laksanakan ini tujuannya adalah untuk memberantas aksi balap liar, tawuran serta mengurangi potensi timbulnya gangguan Kamtibmas lainnya. Polres Kendal akan selalu hadir ditengah-tengah masyarakat dalam memberikan rasa aman dan nyaman untuk masyarakat Kabupaten Kendal terutama pada saat malam hari dimana masyarakat banyak menghabiskan waktunya bermalam di Kabupaten Kendal menjadi aman dan nyaman,” pungkas Kabagren Polres Kendal.

Reporter: Imam

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 16/TK Hadiri Upacara HUT Ke-25 Kabupaten Bengkayang

Bengkayang, – KABAR EKSPRES II Wujud persahabatan dan untuk meningkatkan tali silaturahmi, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 16/TK Pos Koki Gabma Jagoi Babang menghadiri upacara HUT Ke-25 Kabupaten Bengkayang.

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 16/TK Pos Koki Gabma Jagoi Babang yang dipimpin langsung oleh Danki 1 Koki Gabma Jagoi Babang Kapten Arm Ervin Panji Gama Putra beserta 6 orang anggota lainnya melaksanakan upacara Hari Jadi Kabupaten Bengkayang yang ke-25 di halaman Kantor Kecamatan Jagoi Babang Kab. Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat. Senin (28/4/2024)

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan hari jadi Kabupaten Bengkayang yang sudah berdiri selama 25 Tahun. Kegiatan ini juga menjadi bukti sinergitas antara Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 16/Tumbak Kaputing dengan instansi pemerintahan dan masyarakat di Kabupaten Bengkayang.

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 16/TK Hadiri Upacara HUT Ke-25 Kabupaten Bengkayang

Pada kesempatan ini Bupati Kabupaten Bengkayang Sebastianus Darwis, S.E., M.M. mengucapkan dalam pidatonya sangat senang dan mengucap syukur atas kehadiran rekan-rekan dari Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 16/TK yang dihadiri oleh Danki 1 Koki Gabma Jagoi Babang beserta anggota lainnya dalam memeriahkan hari jadi Kabupaten Bengkayang pada tahun ini.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat menjadikan TNI selalu dekat dengan masyarakat dan manunggal dengan masyarakat. (Yonarmed 16/TK)

Red

Kemenag RI Lounching Senam Haji dan Batik Haji Indonesia

Medan, – KABAR EKSPRS II Kementerian Agama (Kemenag-RI) menggelar Launching Senam Haji Indonesia. Kegiatan yang dipusatkan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta ini diikuti lebih dari 28 ribu jemaah haji Indonesia secara luring dan daring. Hal tersebut disampaikan Kakanwil Kemenag Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi, S.Ag, MM., usai mengikuti Lounching Senam Haji dan memperkenalkan Batik Haji Indonesia secara daring di Asrama Haji Medan Jl. Abdul Haris Nasution Kelurahan Pangkalan Masyhur Kecamatan Medan Johor – Medan, Minggu (28/4/2024).

Bahwa Launching senam haji bagian dari ikhtiar menjaga kebugaran jemaah haji agar jemaah bisa melaksanakan rangkaian ibadah haji dengan lancar, sehat dan bugar hingga sehat pula saat pulang,” sebagaimana yang disampaikan Sekretaris Jenderal Kemenag M. Ali Ramdhani di Asrama Haji Pondok Gede tadi, tutur Qosbi.

Kemenag Kabupaten Kota di Sumut Ikuti Launching Senam Haji bersama calon jamaah haji

Menurut Sekjen Kemenag pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap faktor kesehatan dalam penyelenggaraan haji tahun ini. Setidaknya, ada dua hal yang menjadi alasan mengapa faktor kesehatan menjadi perhatian. Pertama, kuota haji tahun ini mencapai 241.000 jemaah, terbanyak dalam sejarah penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M Indonesia kemudian dari jumlah itu, ada lebih dari 45.000 jemaah yang masuk kategori lanjut usia (lansia). Seperti 2023, tahun ini kita mengusung tagline “Haji Ramah Lansia”,” kata Qosbi mengulang yang disampaikan Sekjen yang hadir mewakili Menag Yaqut Cholil Qoumas.

Kedua, ada lebih 770 jemaah haji yang wafat tahun lalu. Ini juga jumlah terbanyak dalam 10 tahun terakhir penyelenggaraan ibadah haji.

“Kesehatan jemaah haji menjadi concern. Kita ingin jemaah haji berangkat dalam keadaan sehat, bisa menunaikan ibadah haji dengan baik, dan pulang ke tanah air juga dalam keadaan sehat,” tutur pria yang akrab disapa Kang Dhani ini.

Kemudian lanjut Qosbi, Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief menyampaikan senam haji ini dirumuskan tim Perhimpunan Kedokteran Haji Indonesia (Perdokhi) dan Perhimpunan Dokter Spesialias Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi (Perdosri) dengan gerakan low impact.

“Perdokhi sudah mengatur sedemikian rupa, bisa diterapkan di rumah hingga saat perjalanan di pesawat ke tanah suci. Jenis senamnya _low impact_, bukan aerobik, yang menguras tenaga,” ungkap Hilman.

Meski _low impact_, gerakan senam haji diharapkan mampu menjadi bekal jemaah sebelum berangkat agar kondisi saat melaksanakan haji secara sempurna. “Senam ini juga dapat dilakukan jemaah selama berada di tanah suci,” tutur Hilman.

*Batik Haji*

Selain Senam Haji Indonesia, dalam kesempatan tersebut juga diperkenalkan batik haji Indonesia. “Ini juga terobosan baru setelah 12 tahun batik jemaah haji tidak pernah berganti. Seragam batik ini diperoleh melalui Sayembara Desain Batik Haji pada 2023,” sebagaimana yang dikatakan Sekjen Kemenag Ali Ramdhani tadi dalam sambutannya.

Sementara Dirjen PHU Hilman Latief juga mengungkapkan dalam rangka pengadaan batik haji ini, Kemenag melibatkan UMKM yang berada di berbagai daerah di Indonesia. “Diperkirakan per jemaah membutuhkan 3 meter kain untuk satu batik, jadi sekitar 700 KM banyaknya jika dibentangkan. Dan kita melibatkan banyak UMKM untuk membuatnya,” kata Hilman Latief.

Batik baru jemaah haji Indonesia berwarna ungu bermotif Sekar Arum Sari, yang terinspirasi dari melati putih, motif kawung, motif truntum, motif songket dan tenun, serta burung garuda. Motif ini mengambil filososfi puspa nasional Indonesia yang digambarkan dengan bunga melati putih yang melambangkan simbol kesucian, keagungan, kesederhanaan, ketulusan, keindahan, dan rendah hati.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi, S.Ag, MM., mengatakan melalui senam haji dan batik haji indonesia yang di lounching pagi ini dengan penuh harapan sebagaimana yang dikatakan Pak Sekjen dan Dirjen PHU Kemenag tadi kita berharap dapat menjadi bagian dari ikhtiar menjaga kebugaran jemaah haji dan batik haji Indonesia yang diperkenalkan tadi dapat memberikan semangat baru dan berkesan bagi para jamaah haji, serta dapat pula menyebarkan keindahan dan kearifan dalam budaya haji Indonesia sehingga mencerminkan identitas Indonesia dan mudah dikenali oleh jama’ah haji Indonesia dan dunia internasional, ujar Qosbi.

Terima kasih atas dukungan dan waktu semua kita sehingga kita bisa bersama di Asrama Haji Medan ini, dan mari kita jaga nama baik daerah kita masing-masing, tutup Qosbi.

Reporter: Rizky Zulianda

Jaga Kondusifitas Jelang Pilkada, Polsek Sukorejo Gencarkan Patroli

KENDAL, – KABAR EKSPRES II Polsek Sukorejo Polres Kendal terus memprioritaskan keamanan dan ketertiban di wilayahnya dengan melaksanakan patroli rutin. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mereka untuk menjaga kenyamanan masyarakat dan mencegah potensi gangguan kamtibmas, Sabtu (27/4/2024).

Dalam patroli rutin tersebut dilaksanakan di berbagai area strategis di wilayah hukum Polsek Sukorejo. Patroli tersebut melibatkan personil kepolisian yang siap siaga memantau situasi sekitar Jalan Pasar Sukorejo dengan sasaran miras, perjudian, narkoba, asusila serta premanisme, guna memberikan rasa aman kepada masyarakat dari tindak kriminalitas.

Kapolsek Sukorejo AKP Agus Wibowo mengatakan bahwa patroli ini adalah bagian dari strategi proaktif mereka dalam mencegah kejahatan dan memberikan respon cepat jika diperlukan.

Jaga Kondusifitas Jelang Pilkada, Polsek Sukorejo Gencarkan Patroli

“Kami berkomitmen untuk melindungi dan melayani masyarakat kami dengan sebaik-baiknya. Melalui patroli rutin ini, kami dapat memonitor situasi di lapangan dan menjaga wilayah kami tetap aman,” ujarnya.

Dengan patroli rutin yang dilakukan secara rutin, Polsek Sukorejo berharap dapat membangun hubungan yang lebih baik dengan masyarakat dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pihak kepolisian.

Selain itu, Kapolsek Sukorejo juga mengajak masyarakat untuk bekerjasama dengan polisi dalam menjaga keamanan. “Kami mengajak seluruh warga untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Jika ada informasi atau kejadian mencurigakan, segera laporkan kepada kami,” tambahnya.

Red

Program Pendidikan Siswa Qur’ani Cetak Polwan Berprestasi dengan Keagamaan Kuat

Jakarta, – KABAR EKSPRES II Sekolah Polisi Wanita bersama Lemdiklat Polri dan Quantum Akhyar Institute yang dipimpin oleh Ust. Dr. Adi Hidayat, Lc., M.A., membuka program pelatihan pendidikan siswa Qur’ani. Program tersebut diperuntukan bagi siswa bintara Polwan.

Program di Sekolah Polisi Wanita memang tidak hanya memfokuskan pada pelatihan kepolisian, tetapi juga pada peningkatan iman dan taqwa, serta penguatan pondasi kehidupan melalui pengetahuan agama Islam. Para bintara polwan dididik bahwa moralitas yang kokoh adalah kunci dalam menjalankan tugas kepolisian dengan integritas dan keadilan.

Wakalemdiklat Polri, Irjen. Pol. Dr. Eko Budi Sampurno, M.Si., menyampaikan, program ini dirancang untuk menciptakan kader-kader kepolisian yang tidak hanya terampil dalam bidang keamanan, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual yang kuat.

Program Pendidikan Siswa Qur’ani Cetak Polwan Berprestasi dengan Keagamaan Kuat

“Hari ini kita menyaksikan sebuah langkah revolusioner dalam pembangunan karakter kepolisian wanita kita,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/4/24).

Menurutnya, dengan menyatukan pengetahuan kepolisian dan pemahaman yang mendalam tentang agama, diyakini bahwa para siswa Polwan peserta pelatihan akan menjadi pilar-pilar kekuatan positif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pentingnya integrasi antara keilmuan kepolisian dan pengetahuan agama sebagai fondasi yang solid bagi seorang anggota polisi menjadi makna dari program ini. Oleh karenanya, program pendidikan siswa Qur’ani ini akan berlangsung di Sekolah Polisi Wanita sebagai upaya konkret untuk mewujudkan visi kepolisian yang profesional dan berintegritas, yang tidak hanya berkompeten dalam bidang teknis, tetapi juga berakhlak mulia dan berbudi pekerti luhur.

“Dengan demikian, Al Qur’an akan menjadi panduan hidup yang utama bagi para anggota polisi, memandu mereka dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian dengan kebijaksanaan, keadilan, dan kecintaan kepada sesama,” ungkapnya.

Di antara bintara polwan yang menjadi peserta, terdapat sosok Salma Maria Naifa yang menarik perhatian. Dia merupakan siswa Sespolwan yang menghafal Al-Quran.

Salma Maria Naifa, seorang siswa dari Jawa Tengah yang telah menghafal 30 Juz Al-Qur’an. Dia saat ini tengah menjalani pendidikan pembentukan bintara polwan angkatan ke-55 di Sekolah Polisi Wanita, menjadi fokus perhatian ketika diuji bacaan Al-Qur’an oleh Ust. Dr. Adi Hidayat, Lc., M.A. dalam kesempatan tersebut.

Dengan kepiawaian dan ketelitian yang luar biasa, Salma berhasil menjawab semua tantangan yang diberikan dan mendapatkan pujian langsung dari Ust. Dr. Adi Hidayat, Lc., M.A. Kepiawaian Salma dalam menghafal Al-Qur’an serta kemampuannya dalam membaca dengan baik menjadi inspirasi bagi rekan-rekannya di Sekolah Polisi Wanita.

Prestasinya juga menunjukkan bahwa pendidikan agama memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kedisiplinan siswa, bahkan dalam lingkungan pendidikan kepolisian. Salma Maria Naifa, dengan keahlian dan dedikasinya, membawa semangat baru dalam program pelatihan pendidikan siswa Qur’ani di Sekolah Polisi Wanita, menjadi contoh bagi generasi muda untuk mengejar prestasi dan mengintegrasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

Program tersebut dan Salma menjadi bukti kepiawaian polwan sebagaimana yang diutarakan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo. Polwan dipandang telah menunjukkan kiprahnya yang luar biasa dalam berbagai bidang, baik operasional, pembinaan, pendidikan, maupun sosial.

“Polwan telah menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Polwan juga telah menjadi garda terdepan dalam melindungi perempuan dan anak,” jelas Jenderal Sigit.

Red

Dirgahayu Kabupaten Keerom ke-21, Personel Satgas Yonif 122/TS Tampilkan Kemampuan Prajurit Dengan Bhakti Sosial Dan Sosialisasi Rekrutmen TNI

Keerom, – KABAR SKSPRES II Dalam Rangka HUT Kabupaten Keerom ke 21 tahun, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Yonif 122/TS Ikut serta memeriahkan dengan melaksanakan beberapa kegiatan, bertempat halaman Kantor Bupati, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua, (29/04/2024).

Adapun beberapa kegiatan yang dilaksanakan, dengan mengikuti Jalan Santai, dan pembagian Door prize oleh pemerintahan Kabupaten Keerom, selain itu, Satgas Yonif 122/TS juga menampilkan beberapa kegiatan seperti menyanyikan lagu Keerom Kwembo Kintkei oleh personelSatgas, penampilan kemampuan Bela Diri Militer, Pelayanan kesehatan, Pembagian bubur kacang hijau, pemasangan kain ulos, pemotongan kue tumpeng, suprise kue ulang tahun Kabupaten Keerom ke 21 tahun, dan tidak kalah pentingnya juga dengan Sosialisasi rekrutmen TNI, hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 122/TS Letkol Inf Diki Apriyadi. S.Hub, pada saat di wawancarai.

Dirgahayu Kabupaten Keerom ke-21, Personel Satgas Yonif 122/TS Tampilkan Kemampuan Prajurit Dengan Bhakti Sosial Dan Sosialisasi Rekrutmen TNI

Lanjut Dansatgas menerangkan, apapun partisipasi kegiatan tersebut, merupakan wujud kekompakan dan kebersamaan antara Satgas dan seluruh jajaran instansi pemerintahan yang ada di Kabupaten Keerom yang merupakan wilayah perbatasan RI-PNG, guna memperkuat menjaga keutuhan NKRI.

Dalam Kegiatan ini dihadiri para tokoh Masyarakat dan Tokoh Forkopimda Seperti Drs. H. Wafir Kosasih, S.H.,M.H.,M.Si (Wakil Bupati Keerom), Lukas Saranga, S.Sos (Asisten I Setda Kab. Keerom/PLH Sekda Kab Keerom), Letkol Inf. Suwito (Pabung Kodim 1701 Jayapura Wilayah Kabupaten Keerom), AKBP Cristian Aer, SH., S.IK (Kapolres Keerom), Letkol Inf Diki Apriadi (Danyon 122/TS Satgas Pamtas RI – PNG), Mayor Inf Sardiyana (Danramil 1701-04/Arso), Pelda Yulianto (Pjs Danramil 1701-23/Skanto), Para kepala OPD Setda Kab Keerom
K.H. Nursalim Ar Rozy (Ketua FKUB Keerom), Gemma Kwalik (Kepala Distrik Arso)
Yakobus Jek Mekawa (Ketua Dak Kab. Keerom),
Para pelajar, dan Masyarakaik Keerom.

Kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan aman, tampak antusias masyarakat di berbagai kampung mengikuti kegiatan dengan penuh kegembiraan, dengan adanya beberapa kegiatan atraksi dan bantuan Sosial. (Yonif 122/TS)

Red