Berita terkini Daerah Jawa Tengah

Camat Kedungreja Beri Klarifikasi Terkait Polemik Desa Jatisari: Pintu Konsultasi Terbuka Lebar

CILACAP,Kabarekpres.co.id/Camat Kedungreja, Kukuh Setiaji, S.I.P., M.M., memberikan klarifikasi resmi terkait dinamika yang terjadi di Desa Jatisari pasca raibnya Kepala Desa jati sari yg akrab di panggil Aris,Menanggapi isu yang berkembang mengenai persoalan kedinasan maupun pribadi yang ditinggalkan kades

tersebut di atas, pihak kecamatan menyatakan komitmen penuh untuk mengawal proses penyelesaiannya secara transparan.
Siap Fasilitasi Persoalan Material dan Administrasi
Salah satu poin utama yang menjadi sorotan adalah adanya keterlambatan pembayaran material proyek yang sempat tertunda.

Kukuh Setiaji menegaskan bahwa pihak Kecamatan Kedungreja siap menerima dan memfasilitasi warga atau pihak terkait yang ingin berkonsultasi mengenai persoalan tersebut.
“Kami berkomitmen untuk mengawal masalah ini. Bagi warga yang merasa ada urusan administrasi atau pembayaran material yang tertunda, silakan datang untuk konsultasi.

Kami akan bantu cari solusi sesuai prosedur yang ada,” ujar Kukuh saat ditemui di kantornya, Rabu (28/01/2026).

Klarifikasi Terkait Miskomunikasi dengan Media
Menanggapi pemberitaan di beberapa media pada Selasa (17/01) lalu yang sempat memberi kesan adanya upaya menghindar, Camat Kedungreja meluruskan bahwa hal tersebut murni karena kepadatan agenda internal di tingkat kecamatan.

Ia menegaskan tidak ada niatan untuk “lempar tanggung jawab” atau menghindari awak media. Tertundanya pertemuan sebelumnya disebabkan oleh kesibukan dinas yang mendesak, bukan karena faktor kesengajaan.
“Hari ini kami bersyukur bisa bertatap muka langsung dengan rekan-rekan media.

Komunikasi kami selalu terbuka dan transparan. Pertemuan hari ini membuahkan kesepahaman bersama bahwa koordinasi antara pemerintah kecamatan dan media sangat penting untuk menjaga kondusivitas informasi di masyarakat,” tambahnya.
Transparansi dan Pelayanan Publik
Pihak Kecamatan Kedungreja memastikan bahwa seluruh proses transisi kepemimpinan atau penyelesaian masalah di Desa Jatisari akan dilakukan secara terbuka.

Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan mengedepankan jalur komunikasi resmi melalui kantor kecamatan agar setiap persoalan bisa terdata dan diselesaikan dengan baik.
Dengan adanya pertemuan hari ini, diharapkan polemik yang sempat muncul dapat mereda dan fokus beralih pada kelanjutan pembangunan serta pelayanan publik di Desa Jatisari dan wilayah Kedungreja pada umumnya.(Ibin)

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *