Di tengah kesibukan menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, suasana kekeluargaan dan gotong royong tampak begitu kental di Desa Cisumur, Kecamatan Gandrungmangu, Cilacap. Hari ini, Rabu 18 Februari 2026, sebagai wujud kepedulian terhadap warga masyarakat, Pengelola Makam Pondok Gede menunjukkan perannya yang sangat vital dalam kegiatan tradisi Nyadran yang selalu dinantikan masyarakat setempat.
Pengelola makam tidak hanya hadir untuk memastikan kelancaran ziarah kubur, namun juga mengambil peran aktif dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi para peziarah. Salah satu upaya nyata yang mereka lakukan adalah dengan menyediakan pengamanan kendaraan. Hal ini tentu menjadi langkah preventif yang sangat dihargai, mengingat potensi pencurian kendaraan yang bisa terjadi kapan saja.
Lebih dari itu, sinergitas antara Pengelola Makam Pondok Gede dengan berbagai organisasi kemasyarakatan patut diacungi jempol. Mereka bekerja sama erat dengan Pemuda Pancasila, Banser, serta elemen masyarakat lainnya, bahu-membahu menjaga keamanan dan kebersihan area pemakaman. Kolaborasi ini menunjukkan betapa kuatnya ikatan sosial di Desa Cisumur.
Ketua Pengelola Tempat Pemakaman Umum Pondok Gede mengungkapkan bahwa sinergitas antara masyarakat dan organisasi kemasyarakatan adalah kunci. Beliau menekankan bahwa kerja sama ini tidak hanya terbatas pada kegiatan Nyadran, namun juga terjalin dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan lainnya di desa. “Kami harap semua pihak tetap konsisten mendukung kegiatan kami dalam sosial kemasyarakatan dan keamanan lingkungan,” ujarnya.
Kegiatan tahunan ini senantiasa mendapatkan apresiasi yang tinggi dari seluruh warga setempat dan juga Pemerintah Desa Cisumur. Ini adalah bukti nyata bahwa dengan kebersamaan dan komitmen, tradisi dapat terus lestari sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua.
Dari, Gandrungmangu, Cilacap. Tim liputan mengabarkan.


